Hallo Haloo! Apa kabar semuanya? Kangen sama Kumato? Hm? Hm? Yaaaah, karena berbagai alasan Kumato mengambil hiatus darurat dan menghilang dunia per-fanfic-an utk sementara waktu. But now I'm back, yaaayyy~!
Mungkin ini agak terlambat tapi Kumato beserta seluruh alter ego mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri :D *sungkem*
Eeh, mau ngomong apa lagi ya? Kumato lagi blank gegara kelamaan tidur… Ini dimana? Aku siapa? #plakk XD Eniwei, dikarenakan Kumato lagi linglung setengah senewen dikit… seperti cukup sekian dari Kumato untuk chapter ini. Iya, wawancaranya jadi batal lagi. Maaf ya~ Sebagai gantinya, silahkan nikmati wawancara special Ramadhan ini :D
*Kabur dari amukan massa*
BoBoiBro: Alternate Universe
BoBoiBoy © Monta
This AU is mine ;)
Ini adalah wawancara yang dilakukan di bulan puasa. Karena gak ada internet di rumah jadi gak bisa diaplot. Kumato malas mengeditnya supaya up-to-date jadi… FLASHBACK sebulan yang lalu~! X3
(~=w=)~
~(=w=)~
~(=w=~)
(/=o=)/
\(=o=)/
\(=o=\)
\(=3=)/
UYEEEHHHH—Hah?! Udah mulai nih?! (III0A0)!
Ehem, ehem…
Hallo Haloo! :D
Eheh, maafkan kelakuan Kumato yang tadi. Kumato lagi hyper soalnya akhirnya punya waktu untuk bikin wawancara lagi X3 Beberapa bulan ini adalah salah satu bulan paling sibuk, bukan untuk Kumato, tapi untuk Raizu. Tugasnya numpuk, hehe. Tapi berhubung udah bulan ramadhan jadi ada waktu sedikit =w=)/ Bukan berarti bisa santai sih, soalnya kalo libur kerja ntar Kumato gak kebagian waktu buat eksis dan tak ada tumpangan internet :v
Oke, cukup ngebacotnya.
Arigatou, xie xie, gracias, thank you, matur nuwun, dan terima kasih buat Willy0610, Rampaging Snow, Annisa Arliyani Wijayanti, AisuChanAlya, blackcorrals, Delia Angela, Horan Cyclone, , (kak) NaYu Namikaze Uzumaki, felisitasmp, FangLove, Asha, Adelia Rahman, Fancy Candy, IsniaSutou14, Trysfia Safyr, Nalash Polal Falayt, Airyn yyin dan Illara! Oh, dan SHOUTOUT untuk Hikaru Q.A sebagai reviewer ke-100! Weeeee~ Nih cyber-cookie. AI LOP YU GAIS POREPER! XD
Fyuhh… Cukup sudah pembukaannya =w=) Oke, walaupun bintang tamu belum datang kita mulai aja wawancaranya. Mari kita sambut: BoboiBro! XD Yeeeyyy! Plokk plok plokk!
Gempa: Halo semuanya, lama tidak berjumpa :)
Taufan: Kangen sama kami? ^3^)/
Halilintar: … BoboiBro? Nama macam apa itu?
Boboiboy Bersaudara… Boboiboy Brother… disingkat jadi BoboiBro. Bagus kan? Aku gak nyangka aku punya naming sense yang luar biasa! Nye heh heh! *bangga*
Halilintar: Aku ragu… "-_-)
Ayolah, sudah lama kita gak wawancara seharusnya kamu semangat Halilintar! SEMANGAT! XD
Halilintar: Terserah. Ayo mulai saja wawancaranya.
WOWIE! Halilintar gak ngeluh diundang wawancara! Apa dunia akan berakhir atau aku bermimpi?! /(0A0)\
Halilintar: Kamu bisa pilih, mau fic ini yang berakhir atau kau kubuat tidur untuk selama-lamanya? *dark aura*
Glekk… Maaf aku kelewatan… Tapi aku senang sekali Halilintar akhirnya dengan sukarela mau diwawancarai :D
Halilintar: Lebih tepatnya aku terima nasib aja. Kau bakalan tetap mewawancari kami meskipun aku menolak *acuh tak acuh*
Uuhh, masih dingin dan cuek ya… Okelah, kita mulai dengan bincang-bincang ringan dulu =w=)/ Jadi, Gempa, Taufa, gimana rasanya kita mulai wawancara lagi?
Gempa: Kami memang lama gak muncul, tapi kami bakalan menjawab semua pertanyaan yang ada ^-^)/
Taufan: Tanya apa aja, Taufan bakalan jawab! X3
Hiks, kalian sangat antusias dan koperatif! (gak kayak seseorang…) Membuatku terharu dan menitikkan air mata… TwT)/
Gempa: Tapi jangan lupa gaji tambahan. Kau belum membayarnya :)
Taufan: Tadi aku pesan kue cokelat 4 loyang untuk buka puasa, Kak Kumato yang bayar, kan? ^o^)/
Hiks… Kurasa dompetku juga ikutan menangis… TxT) Anyway, chapter kali sangat special lhooo… :3
Gempa: Karena Ramadhan?
Taufan: Karena Kak Kumato mau traktiran?
Halilintar: Karena kita bakalan pulang cepat kali ini?
Gempa cukup mendekati, tapi Taufan dan Halilintar salah besar… =_=) Selain ramadhan, ini adalah chapter special perayaan review yang mencapai 100, horeeeee! XD *confetti bertebaran dan lampu kelap-kelip berhamburan* Maka dari itu… *menjentikkan tangan* *tiba-tiba Halilintar tertutupi oleh asap* =~=)
Halilintar: What the—?! *shocked* 0A0)
Taufan: *mata berbinar-binar* Whoooo! *o*)
Gempa: *kaget juga* Itu kan… pakaian butler? O_O)
Halilintar: KUMATO! APA-APAAN INI?! *ngamuk*
Itu Pakaian ketua pelayan. Di chapter sebelumnya aku kelepasan janji bakalan bikin Halilintar jadi butler, tehee~ Aku sempat galau gimana caranya supaya kau mau memakainya :9
Halilintar: Makanya kau nunggu moment seperti ini hah?!
Ah, ketahuan… Ma-maksudku, tentu saja tidak. Aku sangat sibuk sampai tidak bisa wawancara tau! Lagipula kau tidak boleh marah-marah. Kan sedang puasa ;)
Halilintar: … *pergi ke pojokan, berbisik pelan sambil ninju dinding* Tahan… Jangan tonjok gadis sinting itu… lagi puasa…. *tarik napas dalam*
Gempa: … (kasihan Hali…) ^^;)
Taufan: Curang! Kenapa Kak Hali saja yang cosplay. Aku juga mau! ^x^)/
Fine by me. ADD IT! X3
Taufan: *tertutupi oleh asap dan keluar dengan memakai baju Romeo* Yahoo~! Ayo Kak Gempa juga ikutan!
Gempa: Hmm, pass. Habis ini kakak harus balik kerja.
Hmm. Kostum, cek. Sekarang tinggal meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Gempa, gara-gara kamu, orang-orang yang baca fic ini (dan anggota keluargamu) jadi takut makan roti!
Gempa: Huh? Kenapa jadi salahku? *heran*
Err, pokoknya jelaskan sajalah. Kan lumayan berbagi ilmu. :D
Gempa: Oo..ke? Ehem. Roti memang sebenarnya tidak begitu baik dikonsumsi terlalu banyak, terutama roti gandum yang notabenenya dikatakan lebih 'sehat'. Roti mengandung zat yang disebut Acrymilade yang akan muncul—
Halilintar(yang udah gabung dengan mereka di sofa): Kami dan para reader sudah tau itu. Langsung ke intinya saja.
Gempa: Kalian sudah tau? *semuanya ngangguk* Wah, kalian pintar sekali :)
Halilintar: … *buang muka*
Taufan: … *grogi*
Gempa: Yah, roti menjadi tidak sehat JIKA dikonsumsi dalam jumlah terlalu besar, memiliki sensitifitas pada zat tertentu (untuk roti gandum) atau terlalu gosong (untuk roti biasa). Jadi bukan berarti roti sangatlah berbahaya hingga tidak boleh dimakan, hanya saja makanlah dengan sesuai. Apa itu cukup? :)
Super sekali, Prof. Gempa! Dengan ini Kumato gak akan dimusuhin sama tukang roti lagi X3 Woke, karena kesalahpahaman sudah selesai kita langsung ke sesi pertanyaan! XD
Halilintar: yayy *sarkastik*
Pertanyaan pertama! Taufan dan Halilintar sekolah di mana?
Taufan: SMP dan SMA lokal. Sekolah kami satu kompleks jadi kadang-kadang kami ketemu 'v')
Halilintar: Kami berangkat bareng naik bis. Jarak lumayan jauh, jadi kami harus bangun pagi-pagi buta supaya gak kena macet.
Gempa: Apa perlu kakak belikan motor? *cemas*
Halilintar: *sigh* Untuk ke-entahkeberapa kalianya, Gak perlu.
Taufan: Lagipula kalo naik kendaraan umumkan bisa mengurangi polusi ^_^)
Hooo, bijak bijak! :D kalian berdua memang patut dicontoh. Btw, kalian ikut ekstrakulikuler atau klub di sekolah?
Taufan: Aku ikut klub teather/drama ^o^)
Gempa: Klub drama di sekolah Taufan sering mengikuti lomba. Dan kami selalu nonton setiap pertunjukkannya :)
Taufan: Huhum *bangga* Nanti Taufan menjadi peran utama di pertunjukkan amal untuk panti asuhan kota X3
WOWIE! Apa peranmu, Taufan? *o*)
Taufan: Rahasia ;)
EEEHHH? Gempa, peran apa yang dimainkan Taufan?
Gempa: Well, kalau Taufan gak mau kasih tau berarti belum saatnya kamu untuk tau ;^^)
Uuukh…!
Taufan: Sudah sudah. Pokoknya itu adalah special surprise deh. Ntar juga tau ;)
Halilintar: Hah, paling author belum nyiap—
Halilintar! kamu ikut klub apa?! *nyolot*
Halilintar: *kaget tapi tetap poker face* … Aku gak ikut klub apapun.
Loh? Kenapa tidak? Klub itu kan ada untuk mengembangkan bakat diluar jam pelajaran! Itu sangat penting! *mikir* Oh, jangan-jangan kau ini gak punya bakat ya? *u*)/
Halilintar: Oh, tentu saja aku punya bakat *senyum inosen?* Aku bisa mengubah struktur wajah seseorang… *dark aura* hanya dengan tinju. Mau coba?
(III._.) *shiver* Ge-Gempa… Itu Cuma becanda kan?
Gempa: Kurasa tidak…
Taufan: Kak Gempa mah dah justru udah biasa matahin hidung orang. Kan kerjaannya menghajar pem-bully XD
Hiee?! Menghajar pembully?! (0A0)
Taufan: *ngangguk-ngagguk* Waktu itu aku pernah ngeliat Kak Hali menghajar kakak kelas yang memalak anak kelas satu. 3 fersus 1 lho! :o
Seriously?! 3 lawan 1?! Hebat dong Eh tapi… Apa gak bermasalah tuh? O_o)
Taufan: Tentu aja masalah. Tapi Kak Hali gak sampe dikeluarkan kok, Cuma dikasih surat peringatan. =w=)/
Wowie…! Halilintar beruntung banget bisa nonjok orang tanpa dikeluarkan. Ckckckck… Anak-anak, jangan ditiru di rumah ya. Hanya professional dan Halilintar saja yang boleh melakukannya. –v-)/ Tapi, kau benar-benar menghajar mereka Halilintar? Kau berandal sekali sih. (III._.)
Halilintar: Huh. Itu karena mereka Cuma paham satu bahasa.
Dan itu adalah…?
Halilintar: Tinju! *ngepalin tangan*
Taufan: Gimana dengan tendangan? *polos*
Halilintar: *sigh* Yeah, mereka juga paham tendangan.
Gempa: Berarti mereka bisa dua bahasa dong?
Halilintar: *facepalm* Urgh, whatever. Yang jelas bukan aku yang salah. *menyilang tangan*
Gempa: Iya, kamu memang gak salah. *nepuk kepala Halilintar* Tapi jangan pake jalur keras begitu, nanti kalo kamu kenapa-kenapa gimana? Ntar kamu lecet atau benjol atau…
Halilintar: *blush* Iya, iya! *nepis tangan Gempa* Jangan perlakukan aku seperti anak kecil begitu.
Cie cieeee ada yang nge-blush ni yeee… Seneng ya kepalanya di puk puk sama Gempa? *senyum gaje*
Halilintar: Sh-shaddap! *sewot*
Taufan: Pppffft, Kak Hali bilang 'shaddap'…
Lol! XD Here's next! Apa hobi kalian semua? Owo)/
Taufan: Menggambar, berakting, menyanyi (*semuanya mendadak merinding*) dan masak! Apa makan juga termasuk hobi? :9
Tentu saja! High-Five! XD *kompak sama Taufan*
Halilintar: Main game dan bela diri.
Sudah main Undertale? 8D
Halilintar: *senyum* Heh, seleramu bagus juga. *fist-bump sama Kumato*
Nye Heh Heh! Kalo Gempa apa?
Gempa: Hmmm. Kerja… mungkin?
T&H: GAK!
Halilintar: Kerja BUKAN hobi, kak. *tegas* Begadang bahkan gak tidur demi kerja BUKAN hobi.
Taufan: Huhuhu… Kak Gempa terlalu banyak kerja sampai-sampai menjadikannya sebagai hobi… *nangis gaje*
Gempa: We-well, Kerja itu memang berat, tapi… karena kakak melakukannya demi kalian, kerja apapun jadi menyenangkan kok :)
T&H: …
Taufan: *langsung meluk Gempa* BEST brother ever!
Halilintar: Terserah Kak Gempa deh. *buang muka*
Gempa: ^-^)
Taufan: Tapi harus tetap makan yang teratur! *gelitiki Gempa*
Halilintar: Dan istirahat yang cukup! *megang leher Gempa*
Gempa: Eh, jangan geli—HahahahahahWOIhahaha!
D'awwww~ Kumato jadi penasaran, siapa yang paling manja sama Gempa? Well? (0w0)
Gempa: Yang paling manja padaku? *menghapus air mata dulu* Hmm, mungkin Taufan.
Taufan: Yeah, kalo Api&Air lebih sering berkunjung ke rumah, juara satu-nya pasti mereka =w=)
Ngeeh, gak seru =3=) Itu mah jawaban yang udah terprediksi! Harusnya ada plot-twist, misalnya yang paling manja ternyata adalah Halilintar! t(0A0t)
Halilintar: Need me to twist your head instead…? *dark aura*
(III.A.) Pelayan yang sangat galak…
Halilintar: Apa kau bilang…?
P-pertanyaan selanjutnya… Apa kalian punya kebiasaan tidur yang buruk?
Halilintar: Aku? Gak ada.
Taufan: Itu fitnah! Kebiasaan tidur Kak Hali parah banget!
Gempa: Kalau sedang tidur, Halilintar sangat… 'liar' ._.)
Taufan: Kalau gak hati-hati, ntar kena bogem mentah nyasar atau tendangan setengah tidur! Hii! "-_-)
Hieee… Halilintar seliar itu kalo dibangunkan? ("OAo)
Taufan: Begitulah. Makanya Kak Gempa memberinya jam weker super ribut supaya kami gak perlu membangunkannya –w-)/
Gempa: Tapi jam weker itu selalu dia banting hampir tiap pagi. ("^-^)a
(A/N: liat chapter sebelumnya)
Taufan: Trus ujung-ujungnya harus kami juga yang bangunin Kak Hali =3=) *geleng-geleng* Tak patut, tak patut…
Halilintar: Huh, kau sendiri kadang-kadang jalan sambil tidur kan?
Taufan: Tapi masih lebih baik dari pada Kak Hali XP
Woe… Bukannya kebiasaan paling parah adalah kebiasaan buruk Gempa?
T&H: *terdiam + merinding disko*
Gempa: Eh? Kakak punya kebiasaan buruk? O.O
Anyway, ke pertanyaan selanjutnya… Ah, ini dari Kak Nayu! ^~^)
Halilintar: Cewek gak waras itu ya?
Gempa: Hali… Jangan bicara begitu, gak sopan tau *cemberut*
Halilintar: Yea, yea…
Taufan: Campakkan pertanyaan-pertanyaannya~
Uhum, Gempa, kalo kamu dikasih cuti seminggu, apa yang akan kau lakukan?
Taufan: Oh, Kak Gempa pernah dapet cuti seminggu kok.
Lalu, apa yang dilakukannya? Bersih-bersih rumah? Masak?
Halilintar: Bukan -_-) Cari pekerjaan baru.
Gempa: Hehehe *senyum inosen*
Dasar workaholic "-_-) Pertanyaan selanjutnya, kapan Gempa bakal menikahi Kak Nayu?
Halilintar: PERTANYAAN MACAM APA ITU!?
*inosen* Aku cuma baca apa yang kulihat… =.=)a
Taufan: PASS! PASS!
Gempa: … (tumben bahasa inggrisnya Taufan bener)
Iya, iya… frantic banget sih *geleng-geleng kepala* Huh, baidewei, kok Yaya belom datang-datang juga sih? Kan dia janji bakalan datang? O.o)
Gempa: Benar juga. Jangan-jangan dia tersesat ketika sedang menuju kemari?
Loh? Kalian sudah kasih tau kalo tempat wawancaranya disini?
Taufan: Loh? Bukannya Kak Kumato udah kasih tau?
Enggak…
Halilintar: Berarti dia…
… Di Rumah Boboibro…
Yaya: Duh, kok ditungguin dari tadi gak ada orang sih? *nelangsa di depan rumah*
… Di tempat wawancara…
GASWAT! Kalo gitu aku harus jemput Yaya dulu!
Gempa: Jadi kita istirahat dulu?
Tidak bisa… Aku sedang tidak ada ide untuk drabble T^T) Ah, aku minta gantikan saja. Kalian pilih aktif atau pasif?
Taufan: Ap tu yu 0v0)/
Gempa: Yang mana saja boleh kok ^^
Halilintar: Yang pasif saja -)
Kalo gitu, Raizu, tolong jaga mereka ya. Sekarang aku harus pergi . Bye! =w=)/ *pergi*
Taufan: Hmm, kita harus berdo'a supaya Kak Kumato bisa kembali hidup-hidup, selamat dari amukan kemarahan Kak Yaya nih.
Gempa+Halilintar: Amin.
Raizu: Yo. *datar*
Boboibro: Halo/Yo tu yu tuu/…
Raizu: Aku disuruh gantikan Kumato karena keteledorannya sendiri, tapi gak tau caranya nge-host. Jadi silahkan host sendiri acara ini. *stoic* Aku bakalan jadi mandor-nya *nyerahin tablet*
Taufan: 0v0)? ? ? *nerima tabletnya*
Gempa: 0_0 *bingung*
Halilintar: Ah, seharusnya tadi aku jawab 'normal'… *facepalm*
..
Flashbacknya Bersambung … =w=)/
Karena terlalu panjang, dibagi jadi dua chapter aja =~=) request/pertanyaan ditutup untuk sementara waktu, soalnya pertanyaan jadul mau dijawab dulu. Di chapter selanjutnya, peran Halilintar sebagai Butler akan terus berlanjut, BoboiBro bakalan nge-host sedikit, kemunculan character baru dan… *gasp* INSHI! Kamu nulis cerita romance disini?!
Inshi: Cuma sedikit kok… '3') Emangnya gak boleh?
Bukannya gak boleh, tapi sejak awal kan aku bilang gk akan ada romance…
Inshi: Sudahlah, ini kan chapter special. Kita gunakan sebaiknya-baiknya *pokk pokk* Di UUD, Cinta merupakan hak segala bangsa tau.
Eh? Masa' sih…
Inshi: Sudahlah, jangan pikirkan hal sepele ;D
Hmmm, oke. Well then, see you all in the next chapter! XD Jangan lupa RnR~ Boi!
