Satu tahun yang lalu.
.
Seorang wanita berlari kecil menghampiri sekelompok wanita yang sedang asik bergossip bersama di taman sekolah.
"Ssst aku dengar Kim Taehyung berpacaran dengan si cupu Jeon Jungkook"kata wanita itu membuka pembicaraan nya.
"Apa kau bercanda? Menjijikan"
"Aku serius"
"Kemarin kata teman sekelas ku dia melihat Taehyung dan Jungkook berciuman"
"Aku tidak menyangka selera Taehyung rendahan"
"Hahaha kau benar"
.
.
Jeon Jungkook sedang berjalan disebuah lorong sekolah yang nampak ramai, semua mata tertuju padanya, melihatnya penasaran mereka nampak bingung apa yang dilihat pria setampan Kim Taehyung yang jatuh cinta pada namja cupu seperti Jungkook, yang menonjol dari penampilan Jungkook hanyalah kaca mata besarnya dan seragam kebesaran serta bretel yang di kaitkan di celana kebesarannya.
Duh! cupu sekali kan penampilan Jungkook.
Jungkook terus berjalan melewati mereka seraya menundukkan wajahnya, jujur saja ia sangat takut menjadi pusat perhatian saat ini.
"Jungkook"
Ia mendengakkan wajahnya dan tersenyum, ketika ia melihat Taehyung yang memanggil namanya dan berlari menghampirinya.
"Sayang kau mau kemana?"tanya Taehyung.
Sumpah demi tuhan! Hampir seluruh murid yang mendengar pertanyaan Taehyung hampir terkena serangan jantung. Bagaimana tidak? Seorang Kim Taehyung, pria se-populer Taehyung memanggil Jungkook apa tadi? Sayang? Apa telinga mereka hampir rusak sehingga mereka salah mendengarnya? Duh.
"A-aku mau ke perputakaan" jawab Jungkook terbata-bata.
"Aku ingin ikut! Ayo kesana" kata Taehyung ia menarik tangan Jungkook dan menggengamnya erat lalu berjalan kearah perpustakaan.
Semua tatapan tak percaya menghinggapi semua murid yang berada di lorong itu, mereka pikir Taehyung sudah tak waras karena, Hell yeah, rumours yang mereka dengar ternyata benar Taehyung berpacaran dengan Jungkook, well selera yang buruk. Menurut mereka.
"Some people say you're no good
But they don't know what's good for me
If it isn't you then I don't need nothing"
.
.
.
Tittle : You Might Be The One
Cast : Kim Taehyung, Jeon Jungkook
Author : Yoonginugget
Rated : M
(Vkook) WARNING! BL (Yaoi) This gonna be M-Pregnant if you don't like it please go away
.
.
.
Malam telah tiba, cahaya lampu malam menerangi kota Tokyo malam itu, hiruk pikuk dan lautan manusia menghiasi suasana indahnya jalanan kota.
Indah sekali, sehingga membuat sebuah mata bulat kelam milik namja manis bernama Jeon Jungkook terkesima, Jungkook sangat mencintai negara Jepang berawal dari kegemarannya menonton anime (Animasi Jepang) sampai mencintai semua hal tentang Jepang Jungkook lakukan.
Taehyung juga mencintai negara sakura itu, memang Taehyung dan Jungkook memiliki hobby yang sama, sehingga hobby itu selalu menyatukan mereka berdua setiap saat.
"Sayang ayo kita pegi ke hotel dulu meletakan barang-barang kita" ajak Taehyung seraya menggenggam tangan Jungkook dan menuntunnya.
.
"Irasshaimase (Selamat datang)" seorang wanita berpakaian ala Jepang menyambut kedatangan Taehyung dan Jungkook seraya menundukkan tubuhnya kearah mereka berdua.
Taehyung dan Jungkook dengan reflek ikut menundukkan tubuh mereka, wanita itu segera membantu membawakan satu koper besar yang Taehyung bawa dan menariknya ke arah lobby, Taehyung pun berjalan ke arah resepsionis.
"Irasshaimase" Sambut resepsionis wanita tersebut.
"Ano, aku ingin memesan sebuah kamar untuk dua orang, apa ada kamar kosong?" tanya Taehyung
"Tentu tuan, anda bersama teman anda itu?" Tanya resepsionis itu.
"Dia bukan teman ku tapi tunanganku" jawab Taehyung lalu tersenyum.
"Sumimasen (mafkan aku), aku telah lancang" resepsionis wanita itu menundukkan tubuhnya untuk meminta maaf.
"Daijoubu desu ne (tidak apa-apa) hahaha" Taehyung terkekeh.
"Sebagai gantinya aku akan menyarankan kamar ini tuan, kamar ini adalah kamar terbaik di hotel ini dan anda mendapat potongan harga sebesar 30% untuk memperbaiki kesalahanku" Saran resepsiones tersebut seraya menunjukan sebuah gambar dengan suasana kamar hotel yang terkesan mewah dan nyaman tersebut.
"Aku ambil itu" kata Taehyung menyetujuinya lalu ia mengisi sebuah lembaran yang berisikan sebuah perjanjian berapa malam ia akan tinggal di kamar itu dan berapa biaya yang akan ia keluarkan nanti, setelah itu sang resepsionis itu pun mengantarkan Taehyung dan Jungkook kearah kamar yang ia sarankan.
.
"Ah senangnya aku bisa beristirahat juga" Kata Jungkook seraya melompat ke arah ranjang king size yang terdapat di dalam kamar hotel itu, sedangkan Taehyung berjalan ke arah balcony yang terdapat di kamar tersebut, Taehyung sangat menikmati indahnya malam dan cahaya lampu yang menghiasi jalanan Tokyo.
"Taehyung-hyung aku lapar" rengek Jungkook.
Taehyung menoleh kearah Jungkook dan tersenyum, ia pun menghampiri Jungkook.
"Kau makan diluar atau aku pesankan dan makan disini?"tanya Taehyung.
"Aku mau makan disini saja" jawab Jungkook
Jungkook pun melihat menu makanan dan minuman yang tersedia di hotel tersebut pada lembaran menu yang ia temukan di atas meja telepon.
.
"Aku mau satu mangkuk oden, satu mangkuk miso dan hum.. Bolehkah kita memesan shabu-shabu juga hyung?"tanya Jungkook
"Sayang, kita makan hanya berdua nanti tidak habis" Jawab Taehyung mengingatkan
"T-tapi aku mau shabu-shabu" rengek Jungkook, ayolah Taehyung tidak sanggup apabila melihat rengekan manja Jungkook sekarang.
"Baiklah, tapi pesan ukuran sedang saja" and then,Jungkook berhasil dalam membujuk Taehyung dengan rengekan manja nya.
.
.
Taehyung dan Jungkook menikmati makan malam mereka malam itu dan Taehyung hampir tak percaya Jungkook menghabiskan semua makanan yang ia pesan hampir sendirian sedangkan Taehyung hanya makan sedikit saja karena ia pikir ia tak terlalu lapar malam itu.
"Demi tuhan, aku tidak menyangka kau selapar itu sayang"
Taehyung tidak menyangka dengan kelakuan Jungkook, bagaimana bisa seorang Jeon jungkook makan terlalu banyak saat ini? Selapa-laparnya seorang Jeon Jungkook biasanya dia yang mengeluh duluan apabila timbangan berat badannya akan bertambah namun saat ini? Melihat napsu makan Jungkook yang bertambah membuatnya tak habis pikir apa yang akan dia lakukan apabila mendengar Jungkook yang mengeluh karena berat badan nya.
.
.
Saat ini Jungkook dan Taehyung berada di Sankeien Garden, taman ini terletak di Yokohama Perfektur Kanagawa sebelah barat dari kota Tokyo, Sankeien Garden adalah taman indah yang menawarkan keindahan yang khas, Taman ini juga didesain dengan gabungan Villa, Kuil dan berbagai bangunan yang sarat dengan khas budaya Jepang.
"Sayang lihat kesini" pinta Taehyung.
"Um?" Jungkook menoleh ke arah Taehyung, dan dengan cepat Taehyung mencuri sebuah ciuman manis pada bibir merah Jungkook, lalu berlari seraya menjulurkan lidahnya mengejek Jungkook.
Jungkook yang masih tidak menyangka apa yang terjadi pun mengedipkan matanya berulang kali dan dia baru sadar apa yang dilakukan Taehyung terhadapnya. Taehyung mencuri sebuah ciuman darinya.
"Ya! Kim Taehyung-hyung menyebalkan" seru Jungkook ia pun mulai berlari mengejar Taehyung .
.
Jungkook dalam mode ngambek adalah hal paling menyebalkan dan menggemaskan bagi Taehyung, hal menyebalkan adalah saat Jungkook tidak mau bicara padanya dan hanya diam, namun hal paling menggemaskan adalah ketika Jungkook berusaha membuang mukanya seraya mengerucutkan bibirnya dan mengembungkan pipinya lucu.
Tuh kan, Kim Taehyung jadi gemas dibuatnya rasanya ia ingin segera memeluk Jungkook dan mencumbui bibirnya terus menerus namun hal itu tak mungkin di lakukan karena bisa-bisa Jungkook tidak memberikan jatah nya selama satu bulan, bisa gawat kan kalau dia bermain solo selama satu bulan? Bisa-bisa persediaan sabun di apartemen mereka habis dengan cepat.
.
"Ayolah sayang tadi aku hanya iseng saja"
"Oh jadi tadi kau mencium ku hanya iseng? Tanpa ada rasa cinta?" tanya Jungkook marah.
"Bukan maksudku..." Jawab taehyung, namun jawabanya di potong duluan oleh suara Jungkook.
"Apa mau alasan? Aah aku benci taehyung-hyung!"
Tuh kan salah lagi Kim Taehyung, kenapa sih? Ia selalu salah di mata Jungkook.
Demi tuhan rasanya Taehyung ingin melakukan roll depan dan roll belakang berulang kali ketika Jungkook seperti ini.
"Jungkook apa kau makan ice cream?" tanya Taehyung tiba-tiba. Ia mencoba mengalihkan perhatian Jungkook.
Namun sia-sia karena Jungkook menggelengkan kepalanya. Tentu saja Taehyung tak habis akal.
"Kau makan?"
Jungkook menggeleng.
"Mau pergi nonton?"
Jungkook tetap menggeleng.
"Mau aku?"
Jungkook menganggukan kepalanya namun ia menggelengkannya lagi ketika sadar apa yang dia lakukan.
Gotcha! Taehyung mendapatkannya, ketika ia ingin menarik tangan Jungkook tiba-tiba ponsel Taehyung berdering membuat Jungkook mengerutkan dahinya bingung.
"Yeoboseyo eomma?"
"..."
"Aku? Aku di Jepang"
"..."
"Iya bersama Jungkook" Taehyung melihat ke arah Jungkook.
"..."
"kenapa? Megumi? Ia tidak memberi tahu ku"
"..."
"Um aku akan sampaikan salam mu untuk Jungkook"
Jungkook membulatkan matanya dan ingin mengatakan sesuatu namun Taehyung mengarahkan tangan nya seakan berkata 'sebentar' pada Jungkook, ia pun mengurungkan niatnya.
"..."
"Ya baiklah, sampai jumpa" ucap Taehyung, seraya memasukkan ponselnya kedalam saku.
"Ada apa hyung?" tanya Jungkook bingung.
.
"Megumi sedang di Korea" jawab Taehyung.
"Apa kita harus pulang dan menyambutnya?" Tanya Jungkook lagi dengan hati-hati.
"Tidak usah, itu kurang penting" jawab Taehyung seraya menarik tubuh Jungkook untuk keluar taman dan mencari kedai ice cream atau hanya sekedar truck ice cream di pinggir jalan.
.
"Megumi-noona mantan pacar mu kan hyung?" tanya Jungkook hati-hati seraya membuka pecakapan diantara mereka.
"Ya sayang"
"Kenapa kau tidak mau menemuinya?"
Taehyung hanya diam dan mengerutkan dahi nya, lalu menatap wajah Jungkook, Taehyung tahu Jungkook tidak suka membahas tentang mantan pacar nya tapi entah kenapa Jungkook malah membahasnya, Taehyung juga bingung kenapa ia tak ingin bertemu dengan Megumi, lagi pula apa yang dia lakukan disana? Bukan kah dia sedang kuliah diMelbourne.
Namun tiba-tiba "Taehyung" panggil Jungkook lirih.
"Ya sayang?"
Taehyung terus memerhatikan wajah Jungkook, terlihat air mata mulai menggenangi kelopak matanya dan mengalir jatuh ke pipi Jungkook.
"Aku takut, kau sudah melupakannya kan?"tanya Jungkook.
Demi cintanya pada Jungkook, Taehyung tidak sanggup melihat Jungkook menangis.
"Jungkook di hati ku hanya ada kamu bukan Megumi atau pun orang lain, demi tuhan!" Jawab Taehyung seraya merengkuh tubuh namja kelinci kesayangannya itu.
Taehyung tahu Jungkook adalah namja cengeng yang akan segera menangis, ketika ia ketakutan, dan berkat ini Taehyung tahu betapa besar cinta Jungkook untuknya.
Sangat besar, seakan luasnya samudra tak mampu membalas cinta Jungkook untuk Taehyung.
"Jangan tinggalkan aku ne?" Tanya Jungkook searaya membalas rengkuhan Taehyung
"Tanpa kau memintanya, aku tak akan pernah meninggalkan mu" Jawab Taehyung.
.
.
.
To be Continued
Hi '-')/
gimana FF nya jelek atau bagus? kurang greget ya?
maaf ya yang chapter pertama banyak typo karena typo sebagian dari ke khilafan nugget yang suka nulis dan update tengah malem
minta review nya dong biar aku tahu yang jelek di bagian mana dan berikan aku saran ^^
nuggetjuga pingin minta maaf gak bisa bales reviews kalian satu-satu tapi percayalah nugget baca semua kok dan berhasil buat nugget senyum-senyum sendiri :v
oh iya bias kalian siapa di BTS? kalau aku sih bias nya Taehyung sama Yoongi.
well buat silent reader ayo dong tunjukin diri kalian jangan malu-malu :3
gemes nih aku sama review kalian..
See you next chapter yaa :*
