"Yeoboseyo oppa?"
"..."
"Aku di dalam mobil"
"..."
"Aniyoo aku tidak menangis, oppa, apa aku boleh meminta pertolongan mu?"
"..."
"Temani aku ke club"
"..."
"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan"
"..."
"Okay, terimakasih oppa sampai jumpa" Megumi mematikan sambungan teleponnya,ia pun mulai menyalakan mobilnya dan keluar dari parkiran basemant, kini tangisannya sakit hatinya sudah berheti tergantikan oleh senyum licik yang menghiasi wajahnya.
.
.
.
Tittle : You Might Be The One
Cast : Kim Taehyung, Jeon Jungkook
Author : Yoonginugget
Rated : M
(Vkook) WARNING! BL (Yaoi) This gonna be M-Pregnant if you don't like it please go away
.
.
.
Jungkook menoleh, ketika suara lembut wanita memanggil namanya, kini netra nya melihat sesosok wanita paruh baya yang ada di hadapannya, dengan senyuman manis yang terpatri di wajah lembutnya.
"Eomma ada apa?" tanya Jungkook pada wanita paruh baya yang ada di hadapan nya tak lain adalah ibunda Taehyung.
"Kau sedang apa? Kenapa melamun sayang?" tanya Kim Minah –ibu Taehyung, wanita itu pun mendekat menghampiri Jungkook, dengan sayang ia mulai mengelus perut Jungkook yang masih terlihat rata itu.
"E-eomma, umm a –aku sedang menunggu Taehyung dia se –sedang membuatkan susu untuk ku"jawabJungkook terbata-bata, Kim Minah tersenyum ketika calon menantunya ini menjawab pertanyaannya terbata-bata. Mungkin ia gugup ketika ia mengusap perut nya. Pikir Minah.
"Relax kelinci ku sayang, eomma hanya ingin merasakan perkembangan cucu eomma" Minah tersenyum, dan senyuman itu membuat Jungkook merona.
"Oh ya, jangan lupa sekitar tiga jam lagi kalian harus fitting busana pengantin di butik langganan eomma ne?"
"Ne eomma , kalau itu aku tidak akan lupa" angguk Jungkook mengerti.
.
.
.
Jungkook memilih beberapa busana pengantin dengan berbagai model dan warna, ia nampak sangat kebingungan sedangkan Taehyung hanya duduk manis dan memperhatikan Jungkook yang kebingungan.
Sebenarnya nyonya Jeon dan nyonya Kim memperhatikan apa yang Jungkook dari tadi lakukan namun mereka hanya membiarkan ia terlebih dahulu memilih apa yang ia inginkan.
"Ya! Aku bingung! Ah aku sebal!" Jungkook mengembungkan pipi gembilnya, lalu berjalan ke arah Taehyung yang duduk santai seraya merenggangkan tangannya pada senderan sofa, Jungkook menghempaskan tubuhnya begitu saja keatas empuknya bantalan sofa. Ia menyerah.
Taehyung menahan rasa gemasnya pada Jungkook dengan mengusap-usap rambut Jungkook yang halus, sedangkan nyonya Jeon dan nyonya Kim terkekeh geli dibuatnya.
"Siap turun tangan?" nyonya Jeon melirik nyonya Kim dengan senyuman nya.
"Hum ayo!" lirik nyonya Kim lagi, mereka pun berjalan ke arah rak ratusan model busana pengantin pada bagian pria,mereka memilih beberapa kemeja putih, suit dan tie yang cocok untuk mereka padu padankan antara keduanya, pilihan nyonya Kim jatuh pada suit hitam dan tie berwarna merah berbentuk kupu-kupu yang lucu ia ingin Jungkook mengenakann ini pada hari pemberkataan pernikahannya nanti sedangkan nyonya Jeon memilih suit hitam yang memiliki model yang hampir sama yang dipilih oleh nyonya Kim, tak lupa ia memilih tie berwarna merah panjang karena ia sengaja tidak memilih tie berbentuk kupu-kupu untuk Taehyung alasannya karena agar Taehyung terlihat lebih manly nantinya.
"Anak-anak lihat ini"ucap nyonya Jeon dan nyonya Kim hampir bersamaan, Jungkook dan Taehyung pun menoleh ke arah suara ibu mereka.
Mereka melihat sebuah suit dan tie dengan model sederhana namun mewah saat dipandang.
Jungkook segera menghampiri nyonya Kim untuk mencoba busana pengantinnya pada ruangan yang cukup luas untuk sebuah kamar pas. Dengan tiga kaca besar di tiga dindingnya. Poster-poster pernikahan menempel di dinding lain.
Tiba-tiba saja tubuh Jungkook bergetar menahan sesuatu yang sepertinya meluap, netranya terasa menghangat ketika ia memandang busana pernikahannya, tidak, Jungkook tidak sedih karena pernikahan nya yang semakin dekat tapi ia hanya merasa gugup saja dan entah kenapa, ada rasa senang ketakutan yang sangat besar bukan main.
ia mengusap air mata yang mengalir dari sudut netra kelamnya lalu mulai membuka baju ya yang ia kenakan.
Ia terus menerus memandang tubuh bagian atasnya yang telanjang, lalu menyampingkan tubuhnya, perutnya sedikit membuncit menurutnya namun masih terlihat rata juga untuk ukuran seorang yang sedang hamil, wajar saja sih ini kan minggu ke ketujuh pada masa ke hamilannya. Pikirnya
Ia mengusap perutnya pelan , lalu mulai menusuk-nusuk pipinya sendiri, ia kira ini hanyalah mimpi belaka saat ia sengaja mencubit pipinya lalu merasakan sakit. Ia pun tersenyum.
.
Jungkook terlihat sangat indah saat memakai busana pengantinnya, ia keluar dari kamar pas, netranya langsung bertemu pada pria tampan yang sudah menunggunya dari luar kamar pas.
"Yatuhan, Jungkookie ku sayang!" katanya terkesiap. Taehyung terkejut bukan main, saat melihat Jungkook telihat sangat manis dengan busana pengantinnya, tidak Jungkook memang dari awal sudah terlihat manis namun dengan busana menambah ke manisannya saja, hati-hati Taehyung nanti kau terkena diabetes karena terus berdekatan dengan Jungkook.
"A-apa aku terlihat buruk?"tanya Jungkook terbata-bata.
"Yaa, kelinci manis eomma manisnya" jerit nyonya Kim mengejutkan mereka, ia terus memuji dan segera menghampiri Jungkook dan Taehyung.
Jungkook nampak menundukkan wajahnya untuk menyembunyikan rona merah dari pipinya.
"Anak ku tersayang eomma bahagia melihat dirimu yang sekarang"ucap nyonya Jeon seraya mengusap air matanya, ia menangis karena bahagia.
"Ayo berfoto bersama dan tunjukan pada tuan-tuan besar kita yang sedang menunggu dirumah"usul nyonya Kim, lalu meminta tolong pada staff yang bekerja di butik tersebut.
Nyonya Kim mengirimkan foto mereka ke tuan Kim dan tuan Jeon, lalu tiba-tiba ia melihat sebuah pesan kakaotalk dari Seokjin, anak tertuanya. Ia mengirimkan sebuah foto undangan pernikahan Taehyung dan Jungkook dengan sebuah caption "Eomma apa kau suka?"
Nyonya Kim melihat concept wedding invitation yang dikirimkan oleh putranya, undangan itu berwarna merah pada bagian belakang namun pada bagian depan berwarna putih dengan hiasan sebuah pohon sakura dan dua ekor kelinci yang memakai busana pengantin seraya berpegangan tangan di bawah pohon sakura tersebut tak lupa sebuah tulisan bertinta emas yang bertuliskan "Kim Taehyung & Jeon Jungkook" pada bagian belakangnya dan tinta merah hati bertuliskan sebuah pesan pernikahan pada bagian depan.
Please Join with us
Kim Taehyung & Jeon Jungkook
Request the honour of your prensence at their marriage
On Wednesday, 19th of June 2013
At six o'clock in the evening
Jubilee Church
527-1 Sinsa-dong, Gangnam-gu, Seoul, South Korea
Nyonya Kim tersenyum, lalu mengirmkan pesan pada Jin tanda ia menyetujui concept yang di berikan oleh Jin, putra pertamanya.
Ia pun segera memberi tahukan pada nyonya Jeon berserta Taehyung dan Jungkook.
Mereka semua nampak menyetujuinya.
.
.
Seorang namja manis sedang duduk di depan meja riasnya, ia memandang dirinya sendiri yang sedang memakai bunny maid costume super imut dari nyonya Kim, ia memainkan sebuah rabbit ear headbands yang ia kenakan di kepalanya lalu tersenyum lucu.
Ia memuji dirinya sendiri tanpa henti lalu pikiranya mulai berfantasi dengan liar bagaimana kalau ia menggoda calon suami nya dengan costume ini, pikirnya.
Lalu ia berpikir ia harus menggunakan cara apa, ia meikirkannya dengan keras," Aha!"katanya ia ketika ia mengingat sebuah adegan doujin (manga ero Jepang) yang ia baca waktu lalu.
Jungkook pun dengan cepat mencari tripod kesayangan Taehyung di dalam sebuah lemari besar milik Taehyung untuk menyimpan semua barang-barang kesayangan milik tunangannya itu.
"gotcha ketemu!"ucapnya, Ia mengatur letak ponselnya pada tripod lalu mengatur dalam,video mode ia memulai aksinya.
Mula-mula ia memasang wajah innocent nya di depan camera dan mengembungkan pipi nya dengan lucu ia juga mulai memainkan kedua jari telunjuknya "Bbuing bbuing, Anyeong Taehyung daddy~" ucapnya dengan wajah super imut yang ia buat.
"Daddy~ cepat pulaang, baegopayooo~~~" ucap Jungkook asal lalu memberi wajah sedihnya yang malah terlihat imut. Dengan cepat ia mematikan video mode pada ponselnya dan terkikik geli.
Ia pun mengirimkan video dirinya yang sedang ber –aegyo pada Taehyung.
.
.
Ponsel Taehyung berbunyi menandakan pesan masuk pada kakaotalknya, ia pun meminta izin keluar pada client nya dan membuka pesan kakaotalk pada ponselnya.
From : Bunny Kookie
To : Taehyung
Anyeong~ lihat video ini ya, love you.
Taehyung menaikkan sebelah alisnya, lalu melihat ke sekelilingnya, karena thumbnail pada video yang Jungkook kirim terlihat ambigu dimatanya.
Ia pun memasangkan headset pada ponselnya dan segera memakainya.
Demi tuhan, Taehyung membulatkan matanya, ketika ia memutar sebuah video yang Jungkook kirim barusan. Ia pun terpaku.
Apa-apaan ini Jungkook mengirimkan video dirinya yang sedang ber-aegyo dan dengan― , what the heck bunny maid costume? Siapa yang berani memberikan Jungkook costume ini?. Tuhan berikan dia kemakmuran, katanya dalam hati.
Entahlah Taehyung ingin bersyukur atau mengumpat kesal karena Jungkook mengirimnya video yang laknat ini.
Lalu satu pesan kakaotalk dari Jungkook masuk ke ponsel Taehyung lagi, tanpa pikir panjang Taehyung membukanya karena thumbnail hitam pada video tersebut membuatnya penasaran.
Mula-mula Taehyung melihat Jungkook dengan costume yang sama berjalan dan melambaikan tangan ke arah camera, lalu ia melihat Jungkook menggigit bibirnya sendiri dengan gaya yang sensual membuat dirnya ingin ikut menggigit bibir tipis milik Jungkook.
"Anngghh daddy~" desah Jungkook seraya memberikan tatapan seductive pada camera. Dengan cepat Taehyung menekan tombol pause dan melihat sekelilingnya sekali lagi. Aman.
Taehyung pun menekan tombol pada layar ponselnya.
Ia melihat Jungkook memainkan rok renda pada costume-nya dan mengangkatnya keatas memperlihatkan pakaian dalam yang ia pakai saat ini.
Pipi Taehyung memerah.
Jungkook dengan sensualnya membuka pakaian dalam yang ia kenakan, namun dia tidak lagi mengangkat rok rendanya sehingga Taehyung tidak dapat melihat sesuatu di balik pakaian dalam Jungkook.
Taehyung mendengus kecewa.
Dalam mode yang masih menonton video yang Jungkook kirim Taehyung, segera menyederkan tubuhnya pada dinding di kantor milik keluarganya, takut-takut ia merasa horny dan tidak kuat menopang tubuhnya sendiri.
Kini ia melihat Jungkook mengemut sebuah permen lollipop berwarna-warni, dengan tatapan yang menggoda ia memasukan dan mengeluarkan permen lollipop itu ke dalam mulutya.
"Ini milik daddy"ucap Jungkook menggoda seraya menunjukkan lollipop yang ia hisap.
Sebenarnya dari awal Taehyung sedikit bingung kenapa Jungkook memanggilnya daddy?, tapi persetan dengan video yang Jungkook kirim membuatnya horny.
Dengan cepat ia menghubungi asistennya, dan menyuruhnya menggantikan ia memimpin rapat nya saat ini dengan alasan ia memiliki urusan penting yang mendadak karena Jungkook membutuhkannya.
Asisten Taehyung, Jung Hoseok. Yang tahu calon istri boss-nya yang sedang hamil muda itu pun mengerti dan segera memaklumi tanpa curiga sedikit pun.
.
.
Taehyung segera berlari ke arah mobil mewahnya dan melesat dengan cepat seakan mobilnya membelah jalanan kota Seoul saat itu.
Taehyung sudah tidak sabar ingin melahap kelinci kesayangannya itu, dengan terus-menerus menahan rasa horny-nya ia meremas kemaluan-nya sendiri.
.
Di lain sisi Jungkook sedang asik berguling-guling di bawah selimut hangat yang ada diatas ranjang Taehyung dengan masih memakai bunny maid costume yang nyonya Kim berikan kepadanya.
Dengan memainkan selimutnya kini Jungkook terkikik geli membayangkan reaksi apa yang akan Taehyung berikan pada kedua video yang ia kirim kepada Taehyung.
Mungkin saat ini tunangannya sedang turn on, dan mendecak sebal di kantor.
Jungkook tertawa bahagia, ketika membayangkan Taehyung dan wajahnya yang tersiksa nya itu.
"Rasakan itu tuan Taehyung hahaha aku mengerjai mu"kata Jungkook.
Saat sedang asik mentertawakan keberhasilan rencana nya, dengan tiba-tiba suara pintu kamar Taehyung terbuka, membuat Jungkook terkejut dan menghentikan tawa nistanya.
Ia mulai mengintip dari balik selimutnya.
"Taehyung?" pekiknya pelan lalu mulai membulatkan matanya dan menutup selimut itu rapat-rapat.
Jungkook mulai berpikir kenapa Taehyung pulang cepat ah jangan-jangan ini karena video yang ia kirim barusan.
Gawat!, pikirnya ia pun berpura-pura tertidur di balik selimutnya dan berharap Taehyung tidak melakukan apa-apa kepadanya.
"Hey bunny nakal, aku tahu kau tidak tidur" kata Taehyung dengan suara dinginnya.
Jungkook menelan ludah dengan kasar, ketika Jungkook merasakan tempat tidur disampingnya merendah karena menanggung tubuh Taehyung.
Dengan kasar Taehyung menarik selimut yang Jungkook pakai untuk menutupi dirinya.
"Masih ingin berpura-pura tidur hum?"
"Ta-taehyung?"Jungkook terbata-bata.
"Apa?"tanya Taehyung seductive seraya mendekatkan wajahnya pada wajah Jungkook .
Jungkook membuang pandangannya ke segala arah untuk menghindari kontak mata dengan tunangan nya ini.
Lalu dengan tiba-tiba Taehyung mengurung tubuh Jungkook dengan kedua tanggan nya, Jungkook tertegun.
Wajah Taehyung yang mengeras dan terlihat sedikit marah padanya membuat Jungkook takut.
"Maaf"cicit Jungkook ia tahu dimana letak kesahalan nya.
Wajah Taehyung mendekat dengan susah payah Jungkook menahan tubuh Taehyung dengan kedua tangannya yang ia letakan di atas dada Taehyung , ia berharap wajah Taehyung tidak terlalu dekat dengan dirinya.
"Kenapa kau masih memakai costume ini hum?" Taehyung mengendusi ceruk leher Jungkook "Kau mencoba menggoda ku ya?" tanya Taehyung lagi dengan seductive.
Jungkook menggeleng dengan cepat, dengan masih mencoba menjauhkan tubuh Taehyung dari dirinya namun ia rasa usahanya hanyalah sia-sia.
"Jungkook sayang jawab aku" kata Taehyung lalu menggigit pelan cuping Jungkook dengan gemas "Oh ya satu lagi kenapa kau memanggil ku daddy?"
Damn!, nafas Jungkook tercekat karena ia tidak tahu lagi bagaimana menjawabpertanyaan yang Taehyung lontarkan kepadanya, banyak faktor yang mebuat dirinya tidak bisa menjawab pertanyaan dari Taehyung.
Pertama tubuh Taehyung terlalu dekat.
Kedua Jungkook merasa gugup saat ini.
Ketiga ia tidak bisa mengeluarkan suaranya karena rasa geli yang ia rasakan dari tadi ketika tangan Taehyung menggerayangi tubuhnya di bagian bawah. Dan beribu-ribu alasan lain nya yang akan Jungkook berikan.
.
"Taehhhyunggghhh" desahnya tiba-tiba ketika dengan sengaja Taehyung meremas kejantanannya di balik rok renda yang ia pakai.
Taehyung memberikan senyuman kemenangan pada Jungkook, lalu dengan iseng ia menarik pakaian dalam yang Jungkook pakai begitu saja.
"Taeeehh― jangan" larang Jungkook.
.
.
.
To Be Continued
Hey!
nugget balik lagi niih dengan FF ini
gimana ceritanya? makin gak jelas ya? masa ya aku ngerasa gak mood buat konfliknya *apa-apaan ini*
soalnya pas liat Jungkook imut banget pas lagi di bandara bah jadi gak tega diriku ini, tapi tenang aja ko nanti ada konfliknya
oh iya aku ngakak liat bangtan bomb yang baru itu loh pas bagian vkook lucu sama gemes-gemes gimana gitu.
terus aku yang ngeliat taehyung ganti warna rambut jadi bingung sendiri soalnya foto selca dia yang pertama rambutnya keliatan warna abu-abu kayak yoongi eh pas di bandara warna gold gitu, aku kira kedua suami ku /plak/ bakalan jadi duo grandpa karena warna rambutnya sama xD
eh malah jadi curhat wkwkw
terus makasih juga yang udah ngasih reviews nya, aku tunggu reviews kalian lagi di chapter ini
ah ya jangan lupa baca ff oneshoot aku yaaa Rated T sih tapinya dan tinggalin review disana, makasih.
readers-san arigatou ne(readers-ssi gomawo ne) love you :*
see you next chapter! :v
