Chapter 1

Title: The Halfs

Author: Lee Shikuni

Genre: Fantasy, friendship, romance

Archip: Sad ending, chapter, yaoi

Cast: -All members EXO

-All members BTS

-All members B.A.P

-All Members Super Junior

-And OC (Jika di perlukan *Jaga2*)

Warning: Yaoi Fanfic! DLDR! Setelah bca hrs di review, donk… ^^ Official Couple. Kecuali BTS.

A/n: Polarise 437: Kan official Couple. Emg HaeHyuk, kn? Bkn EunHae? Ok, gamsahamnida udh bca&review… ^^

Ah, ternyata ada yg minta next. Yaudah deh, next aja. Tp jgn kecewa klo sewkt-wkt Shi delete ini FF karna ada yg nge-bash ini FF mirip sma FF 'The Wings' Salah Shi sendiri jg, sih knp ngambil istilah dri FF lain. Tkt termasuk plagiat, aja. Tp sekali lagi, y… ALUR FF INI MURNI BWTAN SHI! #Smirk

Di sini aku cba bikin panjang deh, biar puas&gk bnyk protes lgi. Hope U like it. Happy reading… ^^

SOMEONE POV

Aku menutup bukuku, memasukkannya ke laci mejaku dan menatap keluar jendela. Itu lapangan basket. Selalu ramai. Dan aku sendirian di kelas.

Aku bangkit dari bangkuku dan berjalan menuju lapangan basket. Sebenarnya aku juga ikut klub basket. Hanya sedang tidak mood untuk bermain. Lagi pula kami di bebaskan di sini. Ah, mau kuperkenalkan orang-orang di sini?

Ah, kalian liat namja tinggi berambut pirang itu? Namanya Wu Yi Fan a.k.a Kris. Dia kapten tim basket Academy ini.

Oh, dan lihat namja tinggi berambut cokelat ikal itu. Namanya Park Chan Yeol.

Sedang namja tinggi yang rambutnya selegam langit malam bermata panda itu Huang Zi Tao. Namjachingu Kris. Aku-akui ia sangat imut, menggemaskan, juga lucu. Tapi yang aku tidak mengerti, kenapa bisa ada seekor panda menjadi namjachingu seekor naga? Lupakan itu. Berikutnya…

Namja tinggi berkulit putih-pucat yang sangat periang dengan rambut yang di cat biru cerah. Choi Jun Hong a.k.a Zelo.

Dan yang terakhir, Oh Se Hun. Namja tinggi berkulit putih-pucat, berambut cokelat dan jangan lupakan wajahnya yang memang tampan tapi berexpresi datar seperti dinding. Aku sempat berpikir dia tidak bisa berexpresi dengan expresi lain selain datar.

Oh, ne. Tambahan. Coba kalian lihat di sisi lapangan. Ada namja berwajah serius, kan? Badannya tinggi dan sebenarnya memiliki suara yang indah. Zhou Mi Sonsaengnim. Dia pelatih vokal, pelatih basket, pelatih dance, juga guru fisika dan kimia.

Anak-anak basket keluar dari lapangan. Mendengar ceramahan singkat dari Zhou Mi Sonsaengnim, lalu berjalan kearahku. Mereka menarikku ke… Dance club?

Tao, Se Hun, dan Zelo masuk ke ruangan klub dance. Aku hanya memperhatikan anak klub dance di pintu bersama Kris juga Chan Yeol.

Selain ada Se hun, Tao, dan Zelo, di kelas dance juga ada Zhang Yi Xing a.k.a Lay. Uh! Sepertinya dia terkejut saat Zelo dan Tao yang heboh berteriak di dalam kelas.

Yang baru bangun tidur di kursi sudut ruangan itu Park Jimin. Teman sekelasku. Termasuk…

Oh, lihat! Lihat namja cantik sekaligus tampan yang wajahnya mirip Se Hun berambut pirang? Tidak tahu yang mana? Itu, yang baru saja ber-hivi-ria dengan Tao juga Se hun. Sudah terlihat? Nah, dia Xi Lu Han. Namjachingu Se Hun. Tidak perlu begitu karena Lu Han bukan milik kalian. Kajja, kita lihat yang lain.

Nah, yang sedang mengobrol dengan namja imut di ujung kelas itu namanya Jung Ho Seok a.k.a J-Hope. Sedangkan yang di ajak ngobrol namanya Jeon Jung Kook. Mereka sepasang kekasih.

Tuh! Kalian lihat Zelo? Woah~ dia tersenyum! Lucu sekali~ tapi sayang senyumannya bukan untuk kalian. Tapi untuk namja yang ada di hadapannya. Moon Jong Up. Namjachingu Zelo.

Eh? Mana Hyung mungil itu, ne? Oh… itu dia! Sedang apa dia di bawah meja? Ah, lupakan. Namja lucu + imut yang sedang baca komik di bawah meja itu Kim Min Seok a.k.a Xiu Min.

Sedang namja yang tertidur dengan earphone di telinganya yang duduk di bangku paling belakang itu Kim Jong In a.k.a Kai.

Dan ada beberapa Sonsaengnim yang masuk barusan, membuat kelas yang ricuh(?) itu hening seketika.

Ada Lee Hyuk Jae a.k.a Eun Hyuk Sonsaengnim. Terkenal sebagai Sonsaengnim yang paling yadong di Academy. Selain jadi pelatih dance, Eun Hyuk Sonsaengnim juga guru konseling dan pelatih rap di rap club.

Ada juga Shin Dong Hee Sonsaengnim. Jika di lihat dari tubuhnya, mungkin orang akan mengira dia tidak akan bisa dance. Tapi sayangnya… dancenya sangat mengagumkan! Dia juga seorang guru sejarah Half. Tau tentang Half dan Human, kan? Geurae, nanti aku jelaskan lagi. Oh, dan selain itu, ia juga pelatih rap.

Lee Dong Hae Sonsaengnim. Tampan, sih… dia juga pelatih vokal dan rap. Termasuk guru Seni Teater. Dong Hae Sonsaengnim itu nampyeon-nya Eun Hyuk Sonsaengnim. Iri? Aku juga. Aku juga ingin menikah dengan orang yang kucintai meski dia namja…

Dan Zhou Mi Sonsaengnim juga ikut masuk kelas dance ini. Seperti kataku tadi. Dia juga pelatih dance.

Kalian tahu studio dance seperti apa, kan? Sebuah ruangan dengan cermin besar di seluruh dindingnya. Benar. Dan itu juga ada di dalam ruangan klub dance ini. Yang kubingungkan di sini adalah, sejak kapan di kelas dance ada meja dan kursi? Apa itu properti dance mereka? Hmm… Bukan urusanku.

Dan tanpa menghiraukan ocehan Sonsaengnimdeul di depan, J-Hope, Jong Up, Zelo, Jung Kook, Lu Han, Xiu Min, Tao, Se Hun, Lay dan Kai –yang ntah sejak kapan bangun— menarikku dan mengajak Kris dan Chan Yeol ke kelas klub vokal.

Lu Han dan Jung Kook masuk ke kelas vokal. Di sana ada Jung Dae Hyung yang kulitnya agak tan dan apa bisa kukatakan bibirnya itu dower? Meski begitu, dia anggota Sekretaris OSIS, lho…

Ada juga Kim Seok Jin –panggil saja Jin— dan Kim Tae Hyung a.k.a V yang sedang latihan vokal bersama sepertinya. Mereka sepasang kekasih.

Di tengah kelas ada namja manis dan namja imut yang sedang tersenyum dan melambai kearah pintu tempat aku berdiri. Rupanya sedang menyapa namjachingu masing-masing yang tentunya bukan aku.

Namja manis itu Byu Baek hyun. Namjachingu Chan Yeol. Baek Hyun memiliki suara yang cempreng-melengking tapi indah. Sama seperti Jimin. Tapi Jimin malah tak berani ikut klub vokal karena merasa suaranya buruk. Padahal jika ia mau mencoba, suaranya bagus untuk pengambilan nada suara tinggi untuk back sound(?). Beruntungnya, suara Baek Hyun jauh lebih bagus dari pada Jimin meski jenis(?) suara mereka sama.

Dan namja imut itu Do Kyung Soo a.k.a D.O. Namjachingu Kai. D.O memiliki suara yang merdu dan enak di dengar.

Di depan kelas ada Kim Jun Myeon a.k.a Su Ho yang memperhatikan teman-teman satu klubnya yang hampir tidak tahu situasi semua. Ribut sana-sini. Oh, ne. Su Ho juga Ketua OSIS di Academy ini. Suaranya lumayan bagus. Setahuku, dia masuk klub vokal untuk menyempurnakan –memperhalus— suaranya .

Dan di ujung kelas ada Kim Jong Dae a.k.a Chen yang sedang mendengarkan musik lewat aerphonenya. Dia adalah wakil ketua OSIS 2.

Beberapa menit kemudian, beberapa Sonsaengnim masuk ke kelas vokal. Yang pertama, Kim Jong Woon a.k.a Ye Sung Sonsaengnim. Dia memiliki suara emas yang sangat indah. Julukannya Golden Voice. Di tambah dia sangat tampan. Ye Sung Sonsaengnim juga adalah seorang guru bahasa. Kalian tahu kan, bahasa-bahasa kuno yang selalu di pakai para Half untuk membaca buku sejarah Half kuno. Ia juga pelatih vokal dan musik (Club).

Yang kedua ada Kim Ryeo Wook Sonsaengnim. Dia Anae Ye Sung Sonsaengnim. Manis, bukan? Lucu, bukan? Cantik, bukan? Ye Sung Sonsaengnim memang tidak salah memilih Ryeo Wook Sonsaengnim menjadi Anae-nya. Ah, apa 'dia' juga berpikir seperti itu padaku? Ah, lupakan. Ryeo Wook Sonsaengnim mengajar Seni Musik –selain pelatih vokal, musik, dan cooking-.

Lalu yang ketiga, ada Cho Kyu Hyun Sonsaengnim. Si Evil Maknae. Itulah julukannya. Julukannya Evil, aku masih mengerti karena dia memang salah satu Sonsaengnim yang jahil memang. Tapi julukan 'Maknae'? Aku dengar, sih… Dia termasuk Sonsaengnim yang cukup manja. Geurae, itu lumrah. *-_- Emmh,… Ada yang percaya bahwa Kyu Hyun Sonsaengnim mengajar Matematika? Tidak? Aku juga tidak. Tapi kenyataannya, itulah pekerjaannya. Yah~ Selain dia pelatih vokal dan musik.

Selanjutnya, ada Henry Lau Sonsaengnim. Sonsaengnim imut dengan pipi tembam bagai Mochi dan kulit putih pucatnya. Tapi dia berbakat, lho… Henry Sonsaengnim adalah Sonsaengnim termuda di Academy. Dia mengajar Biologi, pelatih vokal, dan musik.

Ada juga Dong Hae Sonsaengnim. Sepertinya ia sudah selsai di kelas dance-nya. Meninggalkan Anae tercintanya –Eun Hyuk Sonsaengnim— dengan Shin Dong Sonsaengnim di sana.

Dan… Ah… Rasanya aku sudah bosan menyebutkan ini berkali-kali. Tapi sepertinya Zhou Mi Sonsaengnim sudah selesai dengan kelas dancenya. Meninggalkan Shin Dong Sonsaengnim dan Eun Hyuk Sonsaengnim di kelas Dance. Dan Zhou Mi Sonsaengnim adalah Nampyeon dari Henry Sonsaengnim. Apakah mereka serasi?

Jung Kook, Baek Hyun, D.O, Lu Han, Jin dan V keluar dari kelas vokal. Mengabaikan ocehan Sonsaengnimdeul lagi di depan. *Harap jangan di tiru, ne?* Kemudian Jung Kook, J-Hope, Jong Up, Zelo, Baek Hyun, Lu Han, D.O, Kai, Se Hun, Tao dan Xiu Min menarik aku, Kris dan Chan Yeol ke Rap Club.

Kris, Chan Yeol, Jung Kook, J-Hope, Jong Up, Zelo, Kai, Se Hun, Xiu Min, dan Tao masuk ke kelas Rap. Sebenarnya aku juga anggota Rap Club. Tapi aku sedang malas. Lagi pula, aku sudah berjanji pada kalian untuk mengenalkan semua orang yang ada di sini, kan? Jadi bisa sekalian santai jalan-jalan keliling sekolah.

Selain anak-anak tadi –termasuk aku— di kelas Rap ini juga ada Kim Nam Joon a.k.a Rap Monster. Dia memiliki kemampuan dan kecepatan Rap yang luar biasa. Bahasa Inggris yang ia kuasai juga mendukung itu. Tapi tentu rap-nya masih kalah dengan rap-ku. Dan dia termasuk Bendahara OSIS.

Lalu ada Bang Yong Guk. Jika kalian dengar, rap-nya sangat manly. Aku suka mendengarkan rap-nya.

Beberapa saat kemudian, beberapa Sonsaengnim masuk. Seperti Shin Dong Sonsaengnim, Eun Hyuk Sonsaengnim, Dong Hae Sonsaengnim, dan Henry Sonsaengnim.

Tambahan, ada Kim Hee Chul Sonsaengnim. Dia adalah Sonsaengnim yang tegas. Dia Pembina Klub Mading, pelatih Modeling Club, dan guru pelajaran tentang Hukum. Emmh… setarakan saja dengan Wakasek Kesiswaan yang tegas di sekolah kalian.

Ntah Hee Chul Sonsaengnim sedang berbaik hati atau apa. Biasanya ia tidak akan membiarkan beberapa anak didiknya pergi tanpa izin darinya saat KBM(?) di mulai. Tapi kali ini sepertinya moodnya sedang bagus. Dia membiarkan Yong Guk, Rap Monster, Jung Kook, dan Chan Yeol keluar kelas. Mereka menarikku ke… Music Club.

Aku juga anggota klub musik. Aku masuk klub musik karena aku suka membuat lagu. Yang biasa membimbingku adalah Dong Hae Sonsaengnim. Tapi… Ah, lupakan itu. Yong Guk, Rap Monster, Jung Kook, D.O, Baek Hyun, V, dan Chan Yeol masuk ke kelas musik. Tapi aku tetap diam di pintu bersama Lay dan Jin.

Lagi-lagi ada beberapa Sonsaengnim yang masuk. Seperti Ye Sung Sonsaengnim, Ryeo Wook Sonsaengnim, Kyu Hyun Sonsaengnim, dan Henry Sonsaengnim, oh jangan lupakan Dong Hae Sonsaengnim. Sepertinya mereka sudah selesai dengan kelas vokal.

Kali ini, hanya D.O yang pergi tanpa pamit pada Sonsaengnimdeul. Kalian harus memaklum. Kami di bebaskan di Academy ini hingga seperti itu. Ckckck…

Sekarang kita menuju ke… Ah, Cooking Class! Aku selalu ingin mencicipi masakan buatan anak Cooking Class. Meski hanya resep coba-coba dan asal, tapi masakan mereka selalu enak dan aman. Juga sehat dan gratis. Hehehe… Mereka pasti akan mencari seseorang untuk mencicipi masakan buatan mereka sebelum di berikan pada Sonsaengnim untuk di nilai. Dan biasanya, yang sering sengaja datang ke sini adalah BTS Class. Nama kelasku.

Jin, D.O, Lay, dan Lu Han masuk ke kelas memasak. Sedangkan sebelum mereka masuk ada seorang namja bermata kucing yang sudah stand by berada di sana. Aduh… Itu yang ada di meja dekat jendela sana. Nah, itu namanya Kim Him Chan.

Beberapa detik kemudian, Ryeo Wook Sonsaengnim masuk. Dia adalah pelatih satu-satunya di Cooking Class karena Sonsaengnimdeul yang lain tidak bisa memasak –setahuku-.

Saat klub akan di mulai, Him Chan keluar dari kelas. Lalu dia manarikku ke… Modeling Class. Aku hampir lupa jika dia ikut kelas model.

Him Chan masuk ke kelas modelnya. Di dalam sana sudah Yoo Young Jae. Wakil ketua OSIS 1. Dan juga Dae Hyun yang sepertinya sudah selesai dengan kelas vokalnya.

Tidak lama setelah itu, 3 Sonsaengnim masuk ke kelas model. Di sini, siswa akan di ajari yang berhubungan dengan dunia modeling. Seperti fashion, dll.

Selain ada Hee Chul Sonsaengnim yang mengajar, ada juga Dong Hae Sonsaengnim, juga Choi Si Won Sonsaengnim. Selain jadi pelatih di Modeling Class, Si Won Sonsaengnim juga guru Keagamaan –Half juga punya agama-.

Lagi-lagi dengan tidak sopannya, Him Chan keluar dari kelas dan menarikku ke… Perpustakaan. Saat masuk ke perpustakaan, Him Chan tetap menarikku ke ruangan khusus di perpustakaan. Ini ruangan khusus untuk anak mading. Mereka berkarya dan di tempel di mading Academy.

Di dalam sana sudah ada seorang Sonsaengnim. Itu Tan Han Geng Sonsaengnim. Dia Pembina mading, guru Pengetahuan Sosial, dan guru sejarah Human. Nampyeon dari Hee Chul Sonsaengnim. Tampannya…

Oh, dan sepertinya Hee Chul Sonsaengnim sudah menyusul ke ruangan ini.

Meski anggota madding hanya Him Chan seorang, tapi banyak yang ikut membantu memenuhi mading Academy. Seperti anggota Music Club. Mereka selalu memerkan berbagai lirik dan not lagu di mading. Tapi kebanyakan mading di isi oleh poster-poster perlombaan yang akan di ikuti oleh masing-masing Club.

Geurae. Karena sepertinya aku sudah berkeliling dan mengenalkan hampir semua pada kalian. Mau kuperkenalkan pada Kepala Academy? Kajja, ikut aku!

Dan… Stop! Ini dia! Ruangan Kepala Academy Human Half. Itu adalah nama Academy ini. Coba kita lihat… Oh! Itu, yang duduk di kursi empuk itu, yang sedang berkutat dengan beberapa berkas, itu namanya Park Joung Soo a.k.a Lee Teuk. Dia Kepala Academy.

Di sampingnya ada Kim Yong Woon a.k.a Kang In. Wakil Kepala Academy sekaligus Nampyeon-nya Lee Teuk Juyohan (Kepala Sekolah).

Di meja dekat pintu ini, ada Lee Sung Min. Bendahara Academy. Anae dari Kyu Hyun Sonsaengnim. Manis, bukan? Lucu, kan? Benar-benar tipe Kyu Hyun Sonsaengnim. Oh, apa aku tipe 'dia', ya? Lupakan!

Di seberang meja Sung Min Hoegye Won (Bendahara), ada meja lagi yang di isi oleh Sekretaris Academy. Kim Ki Bum. Anae dari Si Won Sonsaengnim.

Sudah? Oh? Ruang Guru? Ruang Guru ada di sebelah Ruangan Kepala Sekolah. Itu….! Dan Ruangan OSIS ada di samping Modeling Class. Geurae. Sekarang biar kujelaskan tentang Academy ini, ne? Sembari berjalan-jalan.

Tadi aku sebut Academy berulang-ulang. Yah~ Ini memang Academy. Bernama Human Half Academy. Academy yang di khususkan untuk Half melatih keterampilan kekuatannya. Kalian tahu tentang Half dan Human, kan? Bagus. Tapi saking bagusnya pendidikan di Academy ini, banyak Human yang juga mau belajar di sini. Awalnya, Lee Teuk Juyohan tidak memperbolehkan. Hingga akhirnya permintaan Human begitu banyak ke Academy dan akhirnya Lee Teuk Juyohan memperbolehkan Human untuk ikut belajar bersama Half di sini.

Tapi tentu hanya Human tertentu saja yang bisa bersekolah di sini. Tidak. Bukan Human itu harus dari keluarga terpandang yang kaya-raya. Human itu hanya harus memiliki kemampuan unik atau lebih dari pada Human lainnya. Tapi pada umumnya, Human yang seperti itu dari keluarga terpandang juga kaya-raya. *Sama, aja! -_-"*

Kami mempelajari pelajaran yang sama seperti sekolah-sekolah Human biasa di luar sana. Hanya saja, cara belajar kami berbeda. Kami belajar sendiri dengan Sonsaengnim yang hanya memonitori dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh muridnya. (Kurtilas klo di kita. Tp Shi blm pke Kurtilas sebenernya ._.).

Di Academy yang di isi dengan sedikit murid tentu saja membuat kita kenal satu sama lain. Memang di Academy ini mengharuskan kita kenal dengan yang lain. KENAL, ok? Bukan TAHU!

Kelas-kelas di Academy ini di bagi menjadi 3 kelas. Kelas pertama bernama B.A.P Class. Kelasnya memang tidak memakai angka atau huruf. Academy ini menamai kelasnya. Yang katanya berbeda di setiap tahun. Geurae, B.A.P Class terdiri dari 6 orang. Bang Yong Guk, Kim Him Chan, Jung Dae Hyun, Yoo Young Jae, Moon Jong Up, dan Choi Zelo.

Kelas kedua bernama EXO Class. Terdiri dari 12 orang. Kim Xiu Min, Xi Lu Han, Kris Wu, Kim Su Ho, Zhang Lay, Byun Baek Hyun, Park Chan Yeol, Kim Chen, D.O Kyung Soo, Huang Zi Tao, Kim Kai, dan Oh Se Hun.

Dan kelas terakhir bernama BTS Class. Terdiri dari 7 orang. Kim Seok Jin, Min Suga, J-Hope Jung, Rap Mon. Kim, Park Jimin, V Kim, dan Jeon Jung Kook.

Di sebelah gedung sekolah, ada asrama. 1 kamar terdiri dari 2-3 orang. Di lantai 1, di isi oleh murid B.A.P Class, lantai 2 EXO Class, dan lantai 3 di isi oleh murid BTS Class. Setiap kamar memiliki kamar mandi masing-masing. Dan untuk makan, kami tinggal pergi ke kantin sekolah. Gedung sekolah termasuk kelas-kelas murid juga kelas-kelas klub.

Academy ini memiliki ruangan bawah tanah yang di sediakan untuk Half berlatih kekuatan mereka agar tidak merusak fasilitas sekolah.

Tapi seperti kataku tadi. Siswa di sini di bebaskan. Peraturannya hanya 1. Setelah kau masuk ke Human Half Academy, kau tidak bisa keluar. Kecuali kau sudah di beri tahu bahwa kau sudah siap untuk menghadapi dunia luar. Karena tujuan di dirikannya Academy ini adalah untuk menyempurnakan kekuatan Half pemula.

Jika Human bisa menua, Half tidak. Half akan tumbuh sampai pertumbuhan itu berhenti di umur yang sama seperti Human yang pertumbuhannya berhenti juga. Tapi Half separuh abadi. Mereka bisa saja mati.

Dan sekarang umurku 17 tahun. Tubuhku juga berumur 17 tahun. Hanya saja aku lebih mungil dari Human –itu yang di katakan Jimin padaku-.

Yah~ kembali lagi pada peraturan. Saking bebasnya kami, kami boleh membolos tanpa alasan di jam pelajaran. Hanya saja yang sedikit tidak boleh itu, masuk ke Ruang Kepala Sekolah dan Ruang Guru tanpa ada keperluan. Dan tidak boleh masuk ke Ruang OSIS saat ada rapat.

"Hyung!" panggil seseorang. Aku menoleh.

"Ada apa Jimin~ah?" tanyaku saat ia sudah berada di depanku.

"Apa malam ini Hyung akan 'latihan'?" Tanya Jimin. Aku menatap langit biru di lapangan basket. Tidak terasa berjalan terus sembari menjelaskan Academy ini pada kalian aku sudah sampai lagi di lapangan basket.

"Ne. Malam ini bulan purnama, kan? Kekuatan kami akan berlipat ganda" jawabku.

"Hyung mau kemana?" Tanya Jimin. Aku melihat ke ujung lapangan basket.

"Aku akan melihat Xiu Min Hyung dan Lu Han-ge main bola" jawabku sembari melangkah ke lapangan satunya. Itu adalah lapangan tak terpakai. Lapangan kecil, sih. Ntah kenapa mereka selalu bermain di sana.

Selama perjalanan ke sana, Jimin mengikutiku dalam diam. Hingga akhirnya aku yang bertanya.

"Kau akan melihat kami latihan lagi?" tanyaku tetap sembari berjalan ke lapangan sebelah. Jimin mengangguk.

"Aku akan melihatmu latihan" gumamnya yang masih terdengar olehku.

"Memangnya kau tidak lelah? Aku yakin jadwal latihan dance-mu padat, Jimin~ah… Minggu depan kau akan lomba, kan?" tanyaku.

"Gwenchana…." Jawabnya.

"Kau harus istirahat, Jimin" ucapku dengan nada semi(?) tegas.

"Kau juga, Hyung…" timpalnya. Dia membuatku kesal, saja.

"Tapi ini wajib untukku, Jimin~ah… Wajib untuk Half" jawabku sembari menekankan kata 'Half'. Jimin terdiam.

"Tidak wajib, juga…" ujarnya santai.

"Aku tidak mau di tanyai Ki Bum Biseo (Sekretaris) karena absen 'latihan'" ucapku.

Sesampainya kami di lapangan tak terpakai, aku melihat Xiu Min dan Lu Han sudah stand by bermain di sana ntah sejak kapan.

"Aku tetap akan menemanimu latihan" ucap Jimin keukeuh.

"Terserah" responku tak peduli. Dia memang keras kepala.

ΩΩΩ

Malam ini memang bulan purnama. Malam yang bagus untuk latihan. Malam yang di tunggu-tunggu para Half, karena kekuatan kami akan berkali lipat lebih kuat dari biasanya. Yah, kekuatan kami dari bulan.

Aku memasuki ruang bawah tanah. Emmh,… apa yang ada di pikiran kalian saat mendengar kata 'ruang bawah tanah'? Gelap? Mengerikan? Minim cahaya? Hahaha… Coba kalian pikirkan lagi saat kalian melihat ruang bawah tanah Human Half Academy. Aku akan menjelaskannya sembari berjalan ke ruang latihan, ne?

Di sini bagai lorong. Tanah yang kita pijak, dinding, dan atapnya di lapisi baja murni berwarna perak. Di sepanjang lorong ini terdapat lampu yang menerangi jalan kita. Aku tidak tahu pasti seberapa luas ruang bawah tanah ini. Hanya saja, di sediakan ruangan latihan per-kelas, juga ada lapangan latihan tertutup untuk seluruh Half di Academy ini.

Geurae, kita harus masuk ke lapangan latihan tertutup untuk seluruh Half. Sepertinya ada jadwal massal. Lihat? Lapangannya seperti lapangan basket. Licin, tapi tanpa ring di sisi kanan-kiri lapangan. Ukurannya sangat luas dan ada bangku-bangku penonton di sekelilingnya.

Dan lihat di depan itu. Sonsaengnimdeul, juga Kepala Sekolah, dll sudah duduk manis di kursi khusus di depan lapangan. Seluruh Half berkumpul. Eh? Aku juga!

Wajah Sonsaengnimdeul semuanya serius. Kenapa aku jadi gelisah begini? Mana Jimin? Ah, aku sampai melupakan anak itu!

"Karena sekarang bulan purnama. Aku ingin melihat seluruh kemampuan kalian. Duduklah sesuai kelas" perintah Lee Teuk Juyohan. Seluruh Half menurut. Kami semua duduk per-kelas di bangku penonton.

"Kalian akan menyerang satu sama lain. Status kalian semua adalah Independent. Singkirkan semua musuh yang ada di lapangan termasuk teman sekelas juga dan sisakan satu orang untuk jadi pemenang. Arra?" jelas Hee Chul Sonsaengnim. "Bersiap!" ucap Hee Chul Sonsengnim lantang. Kami yang merasa Half segera bersiap di lapangan. "Mulai!" teriak Hee Chul Sonsaengnim.

Para Half segera menyerang sekitarnya. Ada yang di kontrol, ada juga yang tidak. Aku hanya menunggu lawan datang. Membuang-buang tenaga tidak bagus saat awal pertandingan.

Ntah kenapa pikiranku melayang pada Jimin. Aku menoleh pada Jimin yang berada di bangku penonton. Dia melihatku, dan tersenyum manis padaku. Aku hanya membalasnya dengan senyum kecil. Ya, dia tidak ikut pertandingan. Karena…

"Mau bermain bersamaku, Hyung?" tawar seseorang yang mengalihkan pandanganku dari Jimin. Aku melihat Rap Monster sudah siap menyerang dengan naga bayangan di sebelahnya. Tingginya sama dengan tinggi tubuhnya. Sayangnya tubuhku kecil, jadi melihat naga itu terlihat besar. Kemampuan Half Rap Monster adalah bayangan. Dia bisa mengendalikan apa pun lewat bayangan. Bayangan apa pun dan siapa pun! Aku bersiaga.

"Sayangnya hari ini aku tidak mood untuk melakukan apa pun" jawabku alih-alih menolak tawarannya.

"Kalau begitu, izinkan aku menang kali ini setelah menghabisimu" ucap Rap Monster dengan smirk di wajahnya. Aku hanya tersenyum sinis.

"Lakukanlah" gumamku yang aku yakin dia mendengar itu. Tangannya terulur dan…

DEG!

SOMEONE POV END

~TBC/Delete?~

A/n: Tuh! Udh panjang! Mianh klo masih blm puas/FF-nya jelek. Kritik&saran di terima. Review, please… ^^