Wow. Kayaknya ada yang ga suka fic ini. Congrats ya! Karena ga suka hasil kerjaku ini. Kepada 'guest'.. Yah, aku ga suka mention-mention nama orang, aku tau bahwa HUMOR-NYA MAKSA BANGET. Tidak perlu dibilang dua kali. Dan soal bahasanya, jelas-jelas bahasa indonesia. Frost majoriti ngetik bahasa indonesia. Aku (Dark) tidak terlalu tau bahasa indon, jadi aku ngetik dalam bahasa malaysia. Kalau mau salah, salahkan penyakit DID-ku. So, mulai sekarang, aku akan beri warning dalam setiap chapter.
Warning : Chapter ini panjang. DON'T LIKE? GET THE HELL OUT OF HERE!
Sorry, bahasa gue kasar. Gue mah gitu orangnya.
Game 7. Enjoy (or not)
.
.
.
Frost : Hm.. Mana mereka nih..? Udah mau mula game-nya *lihat jam tangan*
15 menit kemudian..
Frost : *duduk goyang kaki sembari baca komik* Hahahaha! Lawak!
20 menit kemudian..
Frost : Gila! Sudah 35 menit nih! Oke, aku tunggu lagi.. Hm, mendingan aku lakukan PR. Kalo ga, kena marah dengan sang guru killer! *pucat*
25 menit kemudian..
Frost : Yosh! *ngangkat tangan ke atas* Siap juga soalan nomor 35 Matemat-
Taufan : BOO!
Frost : Woah! *jatuh ke belakang bersama kursi yang diduduki*
BRUUUKKKK-
Frost : Adeh.. Sakitnya.. *mata berpusing ala anime*
Semua karakter : *ketawa berjemaah* Hahahahahaha!
Trio, Gopal, Ochobot : *tos-ria*
Thorn : Haha! Bagus Fan!
Blaze : Terbaik! *ngacung jempol*
Gopal : Pftt- Dey, aku kasian padamu.
Ochobot : Hahaha!
Fang : Hah! Rasain tuh Frost! *senyum sinis*
Frost : Tak guna! Sini kau Taufan! Aku akan beri kau pengajaran berharga yang takkan dilupakan otak jahilmu! *ngejar Taufan*
Taufan : *terbang ke atas dengan hoverboard* Hahaha! Pengajaran ya? Sini! Ayo! Kenapa? Tanganmu ga bisa capai aku ya?
Frost : Eish.. *ngembungkan pipi*
Semua karakter : Hahahaha!
Frost : Sheesh.. Udah datangnya telat,
lepastu ngenakan aku pula *gerutu kesal*
Gempa : Hm, sorry Frost. Aku bersama pecahanku yang lain harus nolong atok di kedai.
Solar : Iya. Entah kenapa kedai atok ramai sekali hari ini.
Blaze : Sudah malam pun masih ramai yang datang.
Ice : Dan itu membuatku capek. Hooam~ Aku pengen tidur..
Halilintar : Hey, janganlah tidur Ice! *ngegoncang Ice* Kau bukannya tolong yang benaran!
Thorn : Dengan pakaian Hali yang feminim gitu, siapa juga yang tak tertarik? Pftt-
Gopal : Hahaha! Hali jadi maid di kedai Tok Aba!
Frost : Hah? Mana Hali? *cari Hali* Pffft- Ahahahaha! Kau masih pakai baju maid dan nekomimi tu?! Bwahahaha!
Halilintar : Urusei! *memerah* Kalau bisa, aku juga ga mau! Tapi-
Gempa : *motong kalimat Hali* Kan Hali harus pakai baju tu selama 3 chapter..
Frost : Iya! Iya! Hahaha! Pasti pelanggannya banyak cowok! Ahaha!
Halilintar : Eish.. Pedang Halilin-
Frost : Eh! Jangan ngeluarin tuh pedang! Kalo maunya nanti aja!
Halilintar : *dalam hati* Untung saja kau cewek.
Yaya : Em, maaflah. Aku pula pergi beli bahan untuk buat biskuitku. Bahannya hampir habis semua.
Semua karakter kec Yaya : *dalam hati* Orang gila mana yang beli biskuitmu?
Ying : Aku pula pergi nolong mbak yang butuhkan bantuan ma..
Frost : Bantuan apa?
Ying : Hihihihi. Beli sekantung es ma..
Ochobot : Di mana?
Semua karakter kec Ocho dan Ying : *dalam hati* Polos banget soalannya. Pastilah di kedai, masa' di kamar mandi? *sweatdrop*
Ying : Di kutub.
Karakter lainnya : *jawdrop*
Solar : *dalam hati* Hanya karena sekantung es, perginya sampai ke kutub?
Halilintar : Dia bercanda ya? *sweatdrop*
Gopal : Aku pula terlalu leka bermain game Papa Zola 10: Hapuskan Musuh Kejahatan Dengan Kebenaran!
Ochobot : Aku main bareng Gopal.
Semua Elemental : Pantas saja kau tidak ada di kedai tadi! *teriak ke Ocho*
Gempa : Kami cari kau di mana-mana tau!
Ochobot : Hehe.. Gomenasai..
Solar : Entah. Sakit kaki dan tanganku.
Ochobot : Aik? Pecahanmu yang lain?
Halilintar : Ck, si trio gak jelas itu buat kerja sambil main. Iya mereka itu membantu, sangat malah. Membantu buatkan kedai LEBIH BERANTAKAN! Terima kasih pada kalian! *teriak ke trio*
Trio : Eep! *meluk masing-masing*
Fang : Habis, si Ice tidak membantu?
Gempa : Si Ice? Jangan tanya, dia lagi asyik tidur!
Ice : Hehe.. Maaflah. Aku diserang kantuk yang teramat.
Frost : *sweatdrop* Eh? Mana abang ganteng? Aku baru perasan dia tidak ada di sini *garuk kepala*
Fang : Dia masih dalam misinya. Katanya kalau dia sempat, dia bakalan ke sini.
Semua karakter : Oh~
Karakter : Oke, mari mulakan game-nya *ngeluarin hape*
Semua karakter : *dalam hati* Moga saja bukan diriku.
Frost : Pftt- Hahaha!
Semua karakter : *dalam hati* Mula lagi tawa laknatnya.
Trio : *dalam hati* Petanda buruk.
Frost : O-Oke. Aku baca ya.. Haha! Pasti kau tidak suka dengan dare ini, Hali!
Halilintar : *perempatan imaginer muncul* Ck, hal lain yang aku minta, hal lain yang terjadi! *dalam hati*
Frost : Baiklah. Dare-nya dari syafikayas. Miss syafikayas dare ke Halilintar dan Taufan. Katanya, "Halilintar harus memeluk dan bersikap lembut pada Taufan sampai acara selesai." Hehehehe.. Sho kiyut~
Yaya, Ying : Sho shuwit~
Semua Elemental kec HaliTau, Fang : *dalam hati* Fyuhh.. Untung saja..
Halilintar : *dalam hati* Lagi laginya aku.. Apa aku terlalu imut ya? Sampai-sampai fans ku banyak yang kasi dare buatku?
Frost : Ceh, imut huh?
Halilintar : Hah? Kau dengar apa yang kukatakan barusan?
Frost : Dengan jelas *ngangguk kepala*
Halilintar : *dalam hati* Apa aku batinnya terlalu kuat ya? Atau jangan-jangan... *mandang Frost* Frost itu mind-reader?!
Frost : Woy! Jangan nuduhku seenaknya ya! Tapi kalau dipikirkan, enak juga kalo punya kuasa gitu.
Thorn : Iya! Kurasa, semua orang dalam ruangan ini mendengar kalimatmu Hali..
Fang : Dasar narsis.
Halilintar : Ck, sudahlah! Aku lagi malas berantem denganmu, landak ungu!
Fang : Apa?! Diamlah bocah stoic!
Halilintar : Siapa yang kau panggil bocah huh, BOCAH!
Fang : Kau tuli ya?
Halilintar : Apa?!
Fang : A'ha! Kau memang tuli! Kau bertanya padaku padahal kau sudah mendengarnya.
Semua karakter kec Hali, Fang : *sweatdrop*
Gempa : *garuk pipi* Mereka ini ga adanya berhenti..
Blaze : Perang mulut antara bocah dingin nan narsis!
Taufan, Thorn, Gopal, Ochobot : Hahahahahaha!
Ice : Aduh.. *meluk guling*
Frost : Hahaha! Adududuh.. Sakit perutku! Haha- Eh? *mandang Ice* Mana kau dapat guling tu Ice?
Ice : Huh? Ouh, mestilah kamarmu. Emangnya di mana lagi?
Frost : *jawdrop* K-Kamarku? Kau menerobos kamarku di studio game ini ya?!
Thorn : Hey, dari game.. Hm.. Game berapa ya? Argh! Lupakan je lah! Dari game kemarin-kemarin, Ice sudah meluk guling itu.
Karakter lainnya : *ngangguk kepala*
Frost : *geleng kepala* Oke, lupakan tentang guling. Ayo kembali ke game *pijit dahi*
Taufan : Hali meluk gue?!
Fang : Seorang lagi tuli. Apa semua persona Boboiboy memang tuli ya? *mutar mata*
Taufan : Ck, diamlah! Hm.. *pipi memanas*
Halilintar : Ugh.. *dalam hati* Kenapa aku jadi kaku gini ya? *blushing*
Solar : Hey, cepatlah! Hanya pelukan kan? Gitu aja susah *bersedekap dada*
Halilintar, Taufan : *dalam hati* Ck, senangnya katamu Solar! Coba kalau kau meluk Thorn.. Baru tau rasa! *deathglare ke Solar*
Solar : Jangan mandangku gitu, risih tau! Apa ucapanku salah ya?
Karakter lainnya : *sweatdrop*
Halilintar : *berjalan ke arah Taufan* Hm.. *meluk Taufan dari sisi*
Taufan : *jadi batu*
Halilintar : G-Gini aja o-o-oke k-kan? *mejam mata*
Taufan : *mimisan*
BRUUKKK-
Ying : Haiya! Si Taufan pingsan pula!
Ochobot : Pasti karena Hali pakai.. pakaian yang.. um.. gitu.
Halilintar : H-Hey! Bangunlah! *masih meluk Taufan*
Yaya : Frost! *mandang Frost* Ayo ke dare yang- Urgh.. *sweatdrop*
Frost : *ikut pingsan bersama Taufan*
Fang : Pantas saja dia diam sedari tadi *hela nafas* Malah ikut pingsan.. *pijit dahi*
Ice : *ngambil hp dari tangan Frost* Oke, biar aku yang-
Thorn : Akar Berduri! *lilit hp di tangan Ice*
Ice : Ark! Hey! *hp terlepas dari tangan*
Thorn : Hehehe.. Kali ini biar aku yang-
Blaze : *ngerampas hp* Hahahaha! Biar aku yang baca!
Thorn : Beri aku hp itu Blaze! *ngejar Blaze*
Blaze : Werkk! *julur lidah* Tidak akan!
Frost : *bangun* Eh? Mana hp-ku? *ngeliat BBB Elemental*
Gempa : Hey sudahlah! *ngejar Thorn, Blaze dan Ice*
Taufan : *bangun dari pingsan*
Halilintar : Weh, kau tak apa-apa?
Taufan : *megang kepala* Hm.
Solar : Berisik banget! Oi! Lihat nih!
Semua karakter : *mandang Solar*
Ying : Ups.. Yaya, mendingan kamu pakai tuh gogle yang ada di kepalamu.
Yaya : Iya.. Kalau tidak, bisa berdampak besar nih *pakai gogle*
Semua karakter : *mandang Solar*
Solar : Tembakan Solar! *nembak ke langit*
Semua karakter kec Yaya, Ying, Ochobot, Fang, Solar : *nutup mata*
Solar : Huh, diam juga akhi-
Frost : Wuarghh! Mataku! Mataku! Silaunya! *lari sambil pegang mata* Tidaaaaakk! Aku ga bisa lihat! Aku buta!
Karakter lainnya : *buka mata*
Gempa : *pegang bahu Frost* Wey, kau hanya buta sementara saja. Jangan risaulah.
Beberapa menit kemudian..
Frost : YUHUUU! Aku bisa lihat semula! *lompat-lompat* Kalo gitu, ayo ke dare yang seterusnya! Eh tunggu! Mana hp-ku?
Blaze : Aku mau baca review yang lain!
Thorn : Tidak! Biar aku saja!
Gopal : Dey! Aku juga mau baca!
Taufan : *terbang bersama hoverboard* Hey! Seharusnya aku!
Halilintar : Wuarghh! T-Taufan! Berhenti! *masih meluk Taufan*
Gempa : Kesalahan fatal, Solar..
Solar : *ngangguk kepala* Hm. Kupikir dengan menggunakan Tembakan Solar bisa membuatkan suasana aman, ternyata..
Ice : Makin ribut..
Gempa, Ice, Solar : *hela nafas panjang*
Ochobot : Kayak bocah aja..
Fang : Hish.. Jari-Jemari Bayang! *ngerampas hp di tangan Blaze*
Blaze : Ark! Jangan Fang!
Fang : Nih, untukmu *beri hp ke Frost*
Frost : Thanks Fang! *senyum*
Taufan, Blaze, Thorn, Gopal : Alaa.. *muka sedih*
Halilintar : Jantungku.. terasa mau copot.. *megang dada*
Taufan : Hehe, sorry Hali *garuk pipi*
Halilintar : T-Tidak apa *memerah*
Fang : Heh, kenapa kau ga marah-marah stoic? *nada sinis*
Yaya : Lha.. Kan Hali harus bersikap lembut pada Taufan..
Fang : Hm. Apa-apa je lah *mutar mata*
Frost : Wow! Aku suka dare nih! Paranormal~ *suara mengerikan*
Halilintar : *meluk erat leher Taufan*
Taufan : Huarghh! H-Hali! Kau- Kau mau bunuh ak-aku ya?! Ga bisa n-nafas!
Fang : Heh, muka saja brutal, tapi takut dengan hal-hal yang begituan..
Frost : Sudah, sudah. Dengar ya, dari author Rampaging Snow. Yeah! Kita punya nama yang sama! Frost dan Snow! Cocok banget!
Gopal : Dey, Frost dengan Snow tidak samalah!
Frost : Tapi elemennya tetap sama, iya kan Ice? *mandang Ice sambil senyum*
Ice : Er.. Jangan mandangku gitu.. Menakutkan tau.
Frost : Haih.. Oke, Miss Snow kata, "Aku ingin menantang semua karakter untuk melakukan suatu permainan mistis pemanggil arwah." Woah! Aku suka! Aku suka! *mata berbinar-binar*
Halilintar : *nelan ludah*
Taufan : Kau meluknya jangan yang erat dong!
Halilintar : M-Maaf.
Semua Elemental kec Hali : *dalam hati* Habislah. Hali itu paling takutnya dengan hal-hal yang berbau paranormal..
Halilintar : *dalam hati* Mampus aku! Untung saja aku punya Taufan untuk dipeluk. Aku berterima kasih padamu Miss syafikayas.
Ying : Mau main permainan apa?
Frost : Sejujurnya aku ga punya banyak pengetahuan tentang permainan gini. Oke, aku cari di google aja lah *main hp*
Ochobot : Bagusnya kalau jadi Captain Kaizo.
Karakter lainnya : Emangnya kenapa?
Ochobot : Karena dia tidak perlu lakukan permainan menyeramkan gini.
GEDUBRAAKKK-
Semua karakter : *jatuh berjemaah*
Fang : Hey! Kalau jadi abangku lagi berbahaya tau tak?! Dia harus mempertaruhkan nyawanya untuk mendapatkan kuasa-kuasa kepada yang layak!
Semua karakter : Wuuu *nepuk tangan*
Frost : Oke! Dah jumpa! Kalian mau main yang mana? *scroll page di hp* Ada banyak nih..
Yaya : Menurutmu yang mana seru?
Semua karakter kec Yaya : *dalam hati* Ngapain kamu tanya pertanyaan gitu?! Mesti Frost akan milih game yang meyeramkan!
Frost : *gumam* Hm, Cat Scratch tidak menakutkan, Jailangkung? Lupakan. Papan Ouija terlalu mainstream.. Bloody Mary? Ga seru. Baby Blue? Hanya seorang pemain. Pencil juga sudah mainstream.. Hm.. Scroll lagi.. Devil Face, Lady in White, Card Game, Candy Man, Kokkuri.. Daruma-san Ga Koronda? Itu hanya game biasa.
Semua karakter : *dag-dig-dug-dag-dig-dug*
Frost : Aha! Gimana dengan The Closet Game?! Kayaknya seru nih! *mata berbinar*
Fang : Apa katanya?
Frost : Um.. Katanya, "Siapkan satu kotak korek api. Matikan lampu di kamar tidur anda. Kamar harus benar-benar gelap, dan harus di malam hari. Masuk ke dalam lemari anda. Tutup pintunya. Duduk di dalam lemari kira-kira dua menit, menghadap ke pintu lemari. Ambil sebatang korek api, posisikan di depan muka anda, dan ucapkan: "Show me the light or leave me in darkness." Dengarkan dengan saksama. Jika anda mendengar bisikan (bisa sangat pelan) segeralah nyalakan korek SECEPAT MUNGKIN. Kalau korek mati, segera nyalakan yang lain. Kalau anda tidak cukup cepat, atau koreknya mati terlalu lama, anda akan ditarik ke neraka. Dengan korek yang masih menyala, pelan-pelan keluarlah dari lemari. Jangan melihat ke belakang, dan tutup pintu lemari (tanpa melihat). Tutup saja pakai kaki kalau tidak sempat. Permainan telah selesai, namun hantu lemari bakalan tetep di sana selamanya. Anda tidak boleh membuka lemari ketika lampu mati mulai sekarang, dan jangan meninggalkan lemari dengan pintu terbuka ketika lampu mati." Wow.. Mengerikan juga ya teman-teman?
*krik-krik-krik*
Frost : Eh? Jangkrik mana yang sesat? Guys? *mandang ke arah para karakter* Eh? Pingsan?
Semua karakter : *terbaring*
Thorn : Ditarik ke neraka?
Ice : Terdengar menyeramkan.
Solar : Neraka huh? Aku ga percaya semua itu.
Gopal : Appa! Appa! Selamatkan aku dari sini!
Blaze : Wuarghh! Menakutkan!
Fang : Game yang agak seram aku pernah dengar..
Yaya, Ying : *berpelukan*
Ochobot : Untung saja aku ini robot..
Halilintar : Huhuhuhu.. Tolongku Taufan *meluk Taufan dengan erat*
Taufan : Aku mau hidup! Gak! Aku nggak akan lakukan game itu!
Frost : Betul juga. Lagian 'hantu lemari' itu akan menetap di sana selamanya.
Gempa : Ga ada game lain Frost? *bangun*
Karakter lainnya : *bangun dari baring*
Frost : Kalo gitu, gimana dengan Crossroads Divination? Terdengar seru. Iya kan? *senyum*
Semua karakter : *dalam hati* Gila! Cewek ini benar-benar tidak waras. Yang lain lagi gigil ketakutan, dia hanya senyam-senyum kayak orang gila?! Oh lupakan. Dia memang gila!
Semua karakter kec Hali : Crossroads Divination?
Frost : Iya! Cara mainnya, "Pada tengah malam, berdirilah di sebuah persimpangan jalan yang sepi, kalau bisa dekat persawahan, jangan persimpangan yang ramai. Buat suara dengan cara menggesekkan jari anda ke bagian sisir yang untuk menyisir (bukan gagangnya) dan ucapkan tiga kali: "Tsuji-ura, tsuji-ura, grant me a true response." Tunggu sampai ada orang lewat. Orang yang lewat harus seseorang yang anda tidak kenal. Kalau anda lihat ada orang lewat, segera tutupi muka anda dan teman-teman anda. Lalu tanyalah pada orang itu nasib anda. Kalau dia menolak menjawab (artinya dia hanya orang tersesat) anda harus menunggu sampai ada orang lain yang lewat." Wuish.. Ini juga keren! *mata berbinar-binar* Tapi katanya, ramai yang bunuh diri karena nasib mereka tidak begitu baik.. Apa kalian mau mati awal? *nada polos*
Semua karakter : TENTULAH TIDAK!
Frost : Aish.. Bukannya Solar mau mati awal ya?
Solar : Nggak! Aku belum puas hidup!
Karakter lainnya kec Halilintar : Yang lain?
Frost : Oke, ini yang terakhir. Kalian WAJIB main permainan ini!
Semua karakter : *neguk ludah*
Frost : Baiklah. Kalian mainnya, The Midnight Man.
Semua karakter : The Midnight Man?
Frost : *ngangguk kepala* Nah, kalian bacalah sendiri *beri hp pada para karakter*
.
Game ini sangat berbahaya dan akan melelahkan, dan tidak bisa dihentikan di tengah jalan. Nyawa anda dapat melayang hanya dalam waktu tiga jam. Game ini amat sangat berbahaya, karena bisa saja nyawa anda melayang kalau menganggap enteng si Midnight Man. Sangat tidak disarankan.
Bahan:
Garam (taruh dalam container yang gampang dibuka dan diraih)
Lilin besar
Kertas putih
Jarum
Pensil
Lighter
Pintu depan terbuat dari kayu
Cara bermain:
1. Tulis nama lengkap anda di atas kertas. Lalu tusuk jari anda dengan jarum dan teteskan ke kertas. Biarkan meresap.
2. Matikan semua lampu di dalam rumah.
3. Berdiri di depan pintu rumah anda (pintu harus terbuat dari kayu).
4. Letakkan kertas di depan pintu, dan letakkan lilin di atasnya. Nyalakan lilin.
5. Tepat pada jam 12 malam, ketuk pintu 22 kali. Anda harus selesai mengetuk sebelum jam 12.01 kalau tidak game ini akan gagal.
6. Buka pintu, tiup lilin sampai padam.
7. Tutup lagi pintunya dan nyalakan lilin secepatnya.
8. Selamat, anda telah mengundang The Midnight Man ke dalam rumah.
Now, the true Midnight Game begins.
Anda harus berjalan di dalam rumah dengan lilin menyala, menghindari si Midnight Man sampai jam 3.33 AM. Game ini tidak akan berhenti sampai jam tersebut, di mana si Midnight Man akan kalah dan pergi. Anda tidak boleh tertangkap sama sekali.
Tanda-tanda Midnight Man berada di dekat anda adalah: lilin padam, suhu menjadi dingin secara mendadak, terdengar suara-suara bisikan, terdengar siluet pria. Jika lilin anda padam, segera nyalakan dalam waktu 10 detik (jangan pakai korek api kayu, bawalah lighter yang baru dibeli supaya mudah menyalakannya).
Jika anda tidak bisa menyalakan dalam 10 detik, tebarkan garam menyerupai lingkaran di sekitar agan dan berdiri di dalam lingkaran sampai lilin menyala.
JANGAN MENINGGALKAN LINGKARAN SAMPAI LILIN MENYALA.
Game akan berakhir pada pukul 3.33, di mana Midnight Man akan pergi.
.
Semua karakter : KAU GILA YA?!
Frost : *masih senyum sambil nutup telinga*
Fang : Ia sudah kasi warning!
Frost : Hehehe.. Kalian kan punya kuasa, jadi ga masalah kan? *ngecek kuku*
Ying : Haiya! Warning-nya banyak sekali!
Yaya : Hm betul tu. Mendingan ga usah bermain.
Frost : Tidak. Kalian harus main. Aku jamin kalian gak bakalan apa-apa.
Taufan : Hey! Kau bisa baca tidak sih?! Kalo gak, sini aku bilang ke kamu. Satu, SANGAT BERBAHAYA! Dua, MELELAHKAN. Tiga, TIDAK BISA DIHENTIKAN DI TENGAH JALAN! Empat, NYAWA MELAYANG! Lima, SANGAT TIDAK DISARANKAN!
Semua karakter kec Taufan : *nutup telinga*
Frost : Wow, kali pertama kau ninggikan suara. Sudahlah suaranya cempreng lagi. Kalo kau jerit gitu, bukan kau yang takut akan Midnight Man, sebaliknya Midnight Man yang akan takut padamu.
Karakter lainnya : *jatuh berjemaah*
BRUUKKK-
Semua karakter : *dalam hati* Kenapa dia ambil tau hal gini dengan enteng sih?!
Semua Elemental : Terbalik..
Frost : Baiklah. Sekarang baru pukul 11.20 PM. Masih ada 40 minit lagi. Kalo gitu, ayo lakukan dare yang lain dulu *ngecek hp*
Semua karakter : 11.20 PM?! Cepatnya masa berlalu!
Frost : Hey, kalian datangnya saja sudah hampir pukul 10 tau *baca review*
Halilintar : *dalam hati* Apa hari ini hari roh-ku ditarik oleh Malaikat ya? Huhuhu!
Frost : Aww.. Captain Kaizo tidak ada di sini. Alright, kita ke dare-
Captain Kaizo : Woi.
Semua karakter termasuk Frost : *terlonjak kaget*
Trio, Halilintar, Gopal, Ochobot : *meluk sesama sendiri* WAAA! JANGAN BAWA KAMI KE NERAKA MISTER MIDNIGHT MAN!
Captain Kaizo : Midnight Man? Bukankah itu salah satu game yang manggil.. um.. arwah/roh? Lagian, aku yang tampan ini dibilang hantu?!
Fang : Eish.. Abang nih! Longgar jantung aku!
Yaya, Ying : *masih berpelukan*
Gempa, Ice, Solar : *hela nafas lega*
Frost : Kaget kami dibuatnya.. Baiklah, untung abang ganteng datang. Aku punya kejutan buatmu. Sini! *narik lengan Kaizo ke sebuah kamar*
Captain Kaizo : E-Eh! Kau mau bawaku ke mana?
Frost : Jangan banyak bacot ah! Ikut saja.
BRAAKKK- *pintu ditutup*
Yaya : Agaknya apa 'kejutan' yang dimaksudkan Frost ya?
Karakter lainnya : Entah.. *gedik bahu*
Ice : Hey, lihat nih. Frost ninggal hp-nya lagi *ngambi hp yang terletak di atas meja*
Karakter lainnya : *mandang Ice*
Taufan, Blaze, Thorn, Gopal : *deathglare sesama sendiri*
Taufan : Aku mau baca!
Halilintar : Waaa! Taufan!
Blaze : Tidak! Ice beri aku hape it-
Gopal : Dey! Ini tidak adil! Seharusnya orangnya mesti aku!
Thorn : Jangan harap! Akar Berduri!
Trio, Gopal + Halilintar : *menuju ke arah Ice*
Ice : Huh? *sweatdrop*
Solar : *nepuk jidat* Belum habis lagi ke?
Gempa : Tanah Pencengkam!
Trio, Gopal : Hey! Apa ini?! Lepaskan kami!
Halilintar : Kenapa aku juga terjebak?! *masih meluk Taufan*
Fang : Huh, dasar bocah.
Ochobot : Sabar Fang. Jangan nimbulkan masalah lagi.. *nepuk bahu Fang*
Ying : Aiyo! Bisa pusing kepalaku dengan ulah mereka!
? : Pedang Tenaga!
DHOOOOMMMMMM!
Karakter lainnya : Apa tu?
Fang : Itu suara abangku!
? : Huaaahhhh! Jangan hancurkan kamar ni!
Gempa : Itu kan suara.. Frost? *sweatdrop*
Solar : Apa yang mereka buat?
Frost : Wuish.. Sabar dong! Bando itu cocok untukmu tau! *keluar dari kamar*
Semua karakter : *mandang Kaizo* Pftt- Hahahahaha!
Captain Kaizo : Apa semua ini?!
Blaze : Ini- Hwahaha! Ini dare- Buahahaha! Ke?! Haha! Lawak!
Thorn : Bando telinga kucing?! Hwahahaa!
Fang : Hehe.. Kena juga abang..
Taufan : *ketawa sambil terapung dengan hoverboard* Wkwkwkwkwk!
Halilintar : T-Taufan! Kau mau aku j-ja-jatuh ya?!
Taufan : Huahahaha! S-Sorry Hali! Wahaha! Aku ga bi-bisa ngendalikan tawaku! Captain Kaizo yang terkenal itu pakai.. Bando telinga kucing?! Hahahahaha!
Gempa, Ice, Solar : Pftt- *coba nahan tawa*
Captain Kaizo : Ck, diamlah! Pedang Tenaga!
Trio, Gopal + Halilintar : WUARGHH! *lari ke belakang Frost* Tolong kami Frost!
Frost : S-Sabar bang! Pftt- Jangan marah kek gitu.. Nanti manisnya hilang dong!
Karakter lainnya : Hahahaha!
Yaya : Wah! Cocok denganmu, Captain Kaizo!
Ying : Iya! Nampak manis!
Frost : Lihat! Yaya dan Ying juga setuju! Ice! Berikan hape itu padaku!
Ice : Nah.
Frost : Oke, aku bacakan dare-nya ya. Dari Ililara. Katanya, "Captain Kaizo pakai bando telinga kucing terus peluk si Pang/Fang HAHAHAHA."
Captain Kaizo : Ck, yang ketawa di akhir kalimat itu kamu atau guest? *muka sebal*
Frost : Hahaha! Lho? Pastilah Miss Ililara sendiri dong~
Halilintar : Hah! Kau akan dipeluk oleh abangmu, rambut landak berantakan!
Fang : *perempatan imaginer muncul* Diamlah! *memerah*
Frost : Ayo bang ganteng~ Pelukin adik tersayangmu itu~
Captain Kaizo : Sheesh.. *meluk Fang*
Fang : A-Abang.. *blushing*
Captain Kaizo : *pipi memanas* D-Diam aja lah.
Frost : Wahahaha! Aku akan menjepret kalian!
Ochobot : Kalian?
Frost : Iya!
Jeprettt- Jeprettt- Jeprettt- Jeprettt-
Frost : KaizoFang dan TauHali! Hihihihihi!
Halilintar, Taufan, Captain Kaizo, Fang : APA?!
Halilintar : Bola Kilat!
Taufan : Pencakar Udara!
Captain Kaizo : Tumbukan Tenaga!
Fang : Tusukan Bayang!
Frost : WOY! APA NI?! SERANGAN COMBO?! WAAA! TOLONG AKU! *lari terbirit-birit*
Thorn : Muahahahaha! Lari Frost! Hahaha!
Blaze : TauHali? Bukan HaliTau? Hahahahaha!
Gopal : Dey! Setelah ini pasti badan Frost gosong kayak ubi kayu! Buahahaha!
Gempa, Ice, Solar, Yaya, Ying, Ochobot : *sweatdrop*
Beberapa menit kemudian..
Halilintar : Hah! Rasakan Frost!
Fang : Serve her right.
Taufan : Wow. Kali pertama aku lukai cewek.
Captain Kaizo : Puas hatiku.
Frost : *badan gosong* T-Terbalik.. *ambruk ke lantai*
Yaya : *terbang ke Frost* Hey, kau ga kenapa-kenapa Frost?
Ying : Sini, ku bantuin *hulur tangan ke Frost*
Frost : *sambut huluran tangan Ying* T-Trims Ying *berdiri sambil bersihkan pakaian*
Ice : Hey, ini sudah pukul 11.50.. Kapan aku bisa- Hooamm~ Pulang...?
Frost : Huh? Sepuluh menit lagi! Ayo! Kita ke rumah usang sebelah studio game nih!
Di rumah usang...
Trio, Halilintar, Gopal : *neguk ludah*
Halilintar : *meluk Taufan* T-Taufan. Jangan lepaskan pelukanku..
Frost : Oke, nah Gempa. Disebabkan kau orang yang paling ku percayai ketimbang Elemental lainnya-
Semua Elemental kec Gempa : WOY!
Frost : Ambil nih. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk main game-nya. Garam yang ditaruh dalam container, lilin besar, kertas putih, jarum, pensil dan lighter.
Gempa : Um.. *ambil bahan*
Ochobot : Bukankah pintu depannya harus terbuat dari kayu?
Thorn : Iya! Gate-nya terbuat dari besi! Lihat nih!
Blaze : Iya!
Frost : Hey, ia kata pintu depan. Ini gerbang! Jangan tukar topik! Sekarang masuk! *nolak para karakter masuk*
Trio, Gopal, Ochobot : *nangis gaje* Huhuhu.. Selamat tinggal dunia!
Halilintar : *masih meluk Taufan*
Ice : *meluk guling*
Solar, Fang : *nelan ludah*
Captain Kaizo : *pijit dahi*
Yaya, Ying : *berpelukan*
Frost : Sebelum kalian mula, baca sekali lagi cara mainnya. Nah *beri hape*
Setelah selesai membaca...
Frost : Oke, good luck guys~ Jam 3.33 pagi nanti aku akan jemput kalian! *jalan menjauh*
Fang : Tak guna! Si Frostbite niggalin kita gitu aja di sini!
Frost : *jerit* OH YA! ADA AKU BILANG? DALAM RUMAH TU GA ADA SEBARANG LAMPU! YA SUDAH, AKU SUDAH BILANG! BYE GUYS~
Semua karakter kec Gempa, Yaya, Ying, Captain Kaizo : *deathglare ke Frost*
Solar : Setelah ini aku akan bunuh Frostbite tu *aura gelap*
Gempa : *hela nafas* Sudahlah.. Ayo mulakan. Hm, mau tulis nama siapa dalam kertas ini?
Trio : Namamu saja!
Gempa : O-Oke.
'Boboiboy Gempa'
Gopal : D-Dey! A-Aku takut! *meluk Ocho*
Captain Kaizo : Kalo tulis namamu, darahnya juga harus darahmu.
Gempa : *nepuk jidat* Aduh.. Kenapa tak terpikir olehku ya?
Solar : Langsung bikin saja Gempa!
Gempa : *hela nafas pasrah* Baiklah.. *tusuk jari dengan jarum* Ark.. *meringis*
'Tik.. Tik..'
Yaya : *megang tangan Ying* Setelah itu matikan semua lampu.
Fang : Bagus. Karena baru Frost bilang bahwa rumah usang ini ga ada lampu.. *nada sarkastik*
Thorn : Selepas itu apa? *meluk Solar*
Solar : *memerah*
Karakter lainnya : Er..
Ice : Berdiri dan letakkan kertas di depan pintu bersama lilin di atasnya. Lalu nyalakan lilin itu. Kemudian tepat pukul 12, ketuk pintu sebanyak 22 kali. Ketuknya harus sebelum 12.01, kalo gak game akan gagal.
Blaze : Mana kau tau?
Ice : *ngeluarin sehelai kertas*
Taufan : Apa tu? Sini! *rampas kertas*
Ochobot : Cara bermain?
Halilintar : *masih meluk Taufan* Kapan kau nulisnya? Kupikir kau tidur..
Ice : Kerjaanku bukan tidur aja tau!
Gempa : Sudah, sudah. Baiklah aku ketuk ya?
'Tok' (22x)
Ying : *meluk lengan Yaya* Kemudian harus masuk kan?
Gempa : *ngangguk kepala* Sebelum itu kita harus niup lilin ini sampai padam.
Taufan : Baiklah.. *niup lilin*
Captain Kaizo : Ayo masuk..
Fang : Hm.
Karakter lainnya : *dalam hati* Kenapa mereka akting biasa-biasa saja?!
Halilintar : *dalam hati* Tak guna kau Pang! Cih, kau punya kuasa 'gelap', jadi kau sudah terbiasa dengar persekitaran yang gelap!
BRAAKKK- *pintu ditutup*
Blaze : Nyalakan semula lilinnya! Cepat!
Gempa : Oke-oke!
Gopal : *gigil ketakutan sambil meluk Ochobot* Huhuhu.. Walaupun sudah punya satu lilin, masih gelap.. Appa.. Aku mau pulang..
Ochobot : Setelah itu kita harus buat apa?
Thorn : Hm, menurut kertas yang ditulis Ice, 'Selamat, anda telah mengundang The Midnight Man ke dalam rumah.'
Semua karakter : *neguk ludah*
Di studio game...
Frost : *baca komik*
30 menit kemudian..
Frost : *nonton TV* Hahahaha! Lawaknya!
1 jam berlalu..
Frost : Hm, sudah jam 1.30 tepat. Masih ada 2 jam 3 menit lagi. Agaknya apa yang mereka tengah lakukan ya? Apa Solar akan menggunakan kuasanya untuk mendapatkan pencahayaan? Ya sudahlah.. Hooamm~ Mendingan aku tidur dulu. Ups! Lupa! Aku harus ngunci alarm! *ngambil hp* Baiklah, 3.33 a.m. Set! Hoam~ *mejam mata*
Jam 3.33...
Baby are you down, down, down, down, down. Down~ Down~ Even if the sky is falling down. Down~ Down~
Frost : *bangun tidur* Hoooamm~ *ngucek mata* Wow. Sudah jam 3.33 pagi. Aku harus ngejemput merek-
BRAAAKKKKK- *pintu studio dibuka secara kasar*
Halilintar : Hah.. Hah.. Hah..
Frost : Hali?
? : Larian Laju!
? : Kelajuan Supersonik!
? : Larian Bayang!
Ying, Yaya, Fang : *muncul* Hah.. Hah.. Hah..
Frost : Kalian berempat saja? Mana yang lain?
Fang : *nafas tersengal* Hah.. Hah.. Mereka.. Hah.. Mereka..
Frost : Wuish.. Sabar wahai anak muda.. Nih, ambil minuman kebenaran ini *beri Halilintar, Fang, Yaya dan Ying sebotol minuman*
Taufan : *nangis* Huweee! Frost! *muncul dengan hoverboard bersama Blaze dan Thorn*
Thorn : Waaa! Aku takut!
Blaze : Aku ga bisa tidur malam ini! Uwaa!
Frost : *dalam hati* Ini sudah pagi bego! *sweatdrop* Kalian bertujuh aja? Mana lagi 6 orang? Er.. Pengecualian untuk satu robot..
Yaya : Mereka ketinggalan!
Halilintar, Fang, Yaya : *ngangguk kepala* Iya!
Taufan, Blaze, Thorn : *sibuk minum minuman* Gulp-gulp-gulp-
Frost : Ouh.. Tunggu- Kalian rasa tidak?
Halilintar, Fang, Yaya, Ying : Rasa apa?
Frost : Tanah bergegar...
Gempa : *muncul dari dalam tanah bersama Ice, Solar, Gopal, Ochobot dan Captain Kaizo*
Gempa : *kaki bergetar terus jatuh terduduk*
Ice : *kepala menunduk*
Solar : *megang lutut* Hah.. Hah..
Captain Kaizo : *megang dada*
Gopal : *meluk Ocho dengan badan bergetar*
Frost : Hey, kalian oke tidak sih?
Semua karakter : TIDAK!
Frost : *nutup telinga* Huish.. Usah pakai acara teriak berjemaah dong! Tuli nih telinga kebenaran tau!
Captain : Kau! Kau mau bunuh kami ya?!
Frost *geleng kepala* Aku tidak sekejam itu tau. Kalau iya pun, pasti aku lakukan dengan.. INI! Hehehe.. *ngeluarin pisau yang terdapat cairan merah*
Captain Kaizo : Pisau?
Taufan : I-Itu.. darah?
Blaze, Thorn : *nelan ludah*
Frost : *jilat cairan merah di pisau dengan dramatis*
Semua karakter : *pucat*
Frost : Hehehe.. Kenapa muka kalian pucat gitu? Ini hanya sos tau!
Semua karakter : *jatuh berjemaah*
GEDUBRAKK-
Gempa : Haih.. Kirain apa tadi..?
Semua Elemental : Terbalik..
Frost : Hey, gimana game tadi? Pasti seram kan?
Thorn : Iya! Mestilah seram! Dan Hali gak pernah lepaskan pelukannya ke Taufan! Hahahaha!
Halilintar : *blushing* Kau pun apa kurangnya? Kau juga memeluk Solar!
Thorn : Ugh.. *memerah*
Taufan : Blaze pula memeluk Ice! Seperti ga mau kehilangan Ice saja! Wahahaha!
Blaze : *blushing sambil nyengir*
Ice : *pipi memanas*
Solar : Yah.. Fang juga meluk Gempa. Ala bridal style pula tu~
Gempa, Fang : *memerah*
Frost : Huahahahaha! Terus? Kalo si Gopal meluk Ocho, Yaya meluk Ying, abang ganteng pula? Meluk Mister Midnight Man ya? Shahahahaha!
Semua karakter kec Captain Kaizo : Hahahahaha!
Captain Kaizo : Aku tid-
Ochobot : Mana ada lah. Captain Kaizo meluk tiang! Haaha!
Karakter lainnya : Hahahahaha!
Frost : Pasti pengalaman yang menakutkan bagi kalian kan?
Halilintar : Iyalah! Aku bisa gila kalo lama-lama di situ!
Frost : Heh~ Tapi kau yang pertama keluar dari rumah tu kan? Hali guna Gerakan Kilat ya~
Halilintar : Diamlah!
Blaze : Ice hampir saja tidur. Huh! Aku juga yang gendongnya
Ice : Hehe.. Maaflah.. Aku mengantuk sangat..
Yaya : Aku merasa aneh.
Frost : Aneh? Maksudmu?
Ying : Kenapa Midnight Man-nya ada 3?!
Frost : Tiga? Oke, itu aneh. Tapi, munkin perasaan kalian aja kali.
Taufan : Hey Frost, aku hampir saja mati dibunuh tau.
Frost : Huh? Emangnya kenapa dibunuh?
Taufan : Aku juga ga tau *gedik bahu*
Solar : Kau mengumpatnya tau!
Taufan : Masa'? *nada polos*
Thorn : Iya! Kau kata, "Yah.. Mana Midnight Man ya? Apa dia takut pada kita?" Gitu..
Taufan : Beneran?
Blaze : Bukan itu saja! Malah kau juga sebut, "Dia gak muncul-muncul lagi. Kenapa ya? Jangan-jangan dia ga mau nunjuk ke kita wajahnya.. Pasti wajahnya jelek kan?"
Halilintar : Dan yang paling teruk, kau memanggilnya! "Midnight Man! Oo~ Midnight Man? Where are you~ Ayo keluar! Meow! Meow! Masa untuk makan!" Itu kalimat yang paling 'berbisa' tau!
Yaya : Dan itu mengundang kemarahan Midnight Man.
Ying : Kalian main-main ma..
Taufan : Hehe.. Sorry minna *garuk pipi* Mana kutahu kita tidak bisa ngutuknya.
Fang : Hey, kakiku kena tarik dengan Midnight Man tau! Berkat kuasa penembusku, aku sukses lepaskan diri darinya.
Gempa : Hm, Yaya juga hampir saja menumbuk Midnight Man. Tapi, untung aku sempat menghentikan Yaya.
Yaya : Aku kaget waktu itu. Tiba-tiba saja Ying menjerit.
Ying : Haiya! Bikin malu saja. Aku terkejut karena terlihat kain putih yang tergantung di siling ma..
Frost : Ouh~ Abang ganteng juga pasti meringkuk ketakutan kan?
Captain Kaizo : Tidaklah!
Frost : Betullah! Lihat! Sampai bando telinga kucingnya saja abang lupa untuk tanggalkan! Hwahahahaha!
Karakter lainnya : Hahahahahaha!
Captain Kaizo : *memerah* Ck, nah. Ambil balik *tanggal dan beri bando pada Frost*
Frost : *ngambil bando* Hohohoho~ Jangan malu-malu tsundere gitu dong~
Halilintar : Aku juga mau tanggalkan baju dan nekomimi ini!
Ice : Chapter depan baru bisa kau tanggalkan Hali.
Halilintar : Hmph- *ngembung pipi*
Frost : Di sana memang ga ada cahaya kan?
Fang : Kau yang bilang tidak ada! Kenapa malah tanya pada kami?!
Frost : Yah.. Aku hanya penasaran. Mana tau Solar ngambil kesempatan buat guna kuasanya dalam rumah itu..
Semua karakter : *jawdrop*
Solar : Kenapa tak terpikir olehku ya..? *pijit dahi*
Frost : ... atau Hali gunakan kuasa halilintarnya untuk memulihkan listrik yang terputus.. *nada polos*
Semua karakter : *jawdrop hingga ke lantai* APAAA?! MAKSUDMU, DI SANA ITU BISA-
Frost : *senyum sambil ngangguk kepala* Iya!
Fang : Kau- Hish... *narik nafas* Sabar Fang..
Halilintar : Terasa seperti mau menyetrummu tau! *listrik muncul di pipi*
Frost : Heh? Kapan kau jadi pikachu Hali?
Semua karakter : *jatuh berjemaah kesekian-kalinya*
Frost : Oh ya. Aku mau minta maaf pada kalian, soal Ice yang tertidur dan Taufan yang mengumpat itu. Bukan salah mereka kok.
Ochobot : Kenapa?
Frost : Aku lupa nunjuk pada kalian. Lihat nih *serah hp pada para karakter*
.
JANGAN NYALAKAN LAMPU SELAMA PERMAINAN BERLANGSUNG.
JANGAN MENGUMPAT MIDNIGHT MAN SELAMA PERMAINAN.
JANGAN SAMPAI TERTIDUR.
JANGAN PAKAI DARAH ORANG LAIN ATAU NAMA ORANG LAIN DI DALAM KERTAS.
JANGAN ADA ORANG LAIN DI DALAM RUMAH KETIKA PERMAINAN BERLANGSUNG.
.
Semua karakter : KENAPA KAU TIDAK BILANG AWAL-AWAL LAGI?!
Frost : *nutup telinga*
Solar : Oke, cukup sudah. Rasakan nih, Tembakan Solar!
Blaze : Cakera Api!
Halilintar, Taufan : Serangan Combo Gerudi Halilintar dan Taufan!
Gempa : Tumbukan Tanah!
Ice : Meriam Pembeku! Tembakan Pembeku!
Thorn : Akar Berduri!
Fang : Separa Beruang Bayang!
Frost : WOAH! APA INI?! SERANGAN COMBO BERJEMAAH?! WAAAAA! *kabur*
Captain Kaizo : *nepuk jidat*
Yaya : *hela nafas panjang*
Ochobot : Er.. Kapan kau mau lepaskan aku Gopal?
Gopal : Hehehe.. Sorry, sorry.
Ying : Oke, aku mau pulang! Bye Yaya! Larian Laju!
Yaya : Bye Ying! Bye semuanya! *terbang*
Gopal : Hm, aku juga harus pulang. Kalo gak kena sebatan 'kepishh' dari appaku! *lari*
Captain Kaizo : *bangun dari duduk* Aku mau kembali ke kapal angkasaku. Bye.
Ochobot : Hm... *lihat Elemental Boboiboy dan Fang*
Frost : *badan gosong*
Semua Elemental, Fang : *tos-ria* BYE, FROST!
Ochobot : *sweatdrop*
Blaze : Ayo Ocho! *narik Ocho*
.
.
.
Frost : Aduh.. Sakit badanku *ambil hp*
Tut.. Tut.. Tut.. Tut.. Tut.. Tu- *bunyi hape*
? : Moshi-Moshi?
Frost : Thanks guys~ Rencanaku berhasil~ Kalian memang bisa diandalkan. Mereka kata ada tiga orang Midnight Man.. Hahaha! Aku ngakak mendengarnya. Bagus akting kalian!
? : Heh, kalo mau minta bantuan buat ngenakan para karakter lagi, call kami ya! Bye!
Frost : Takde hal lah! Kay, bye!
Tut!
Frost : *senyum* Hahahahaha! Kena kalian! Wahaha!
.
.
.
Game 7. Complete. Maaf, aku buat Midnight Game versiku sendiri.
Untuk syafikayas, Rampaging Snow dan Ililara, moga kalian suka ya!
See ya in the next chappy, my lovelies~ Game 8!
