.

.

.

.

Jimin | Yoongi | Boy's Love | Most of Slice of Life | Ficlet collection | other member's appear

.

Do not plagiarize!

.

Enjoy!

.

.

.

.

Hari ini shooting episode kedua untuk variety show solo pertama BTS. Bangtan Channel, BTS Rookie King.

.

Yoongi menghela napas malas ketika director mengumumkan untuk masuk ke segmen selanjutnya. Segmen yang ia tidak suka.

Apalagi kalau bukan segmen End Plate.

.

Heol. Yoongi sebal.

Bagaimana tidak sebal kalau ia dari awal permainan saja sudah sial dengan terpilihnya skull card di tangannya.

Haah.

.

Di episode pertama, Namjoon menjadi King alias pemegang kartu dan tidak akan mendapatkan hukuman selama satu segmen.

Nah, yang sekarang...

.

.

Mereka sedang berada di tempat hang out sekaligus karaoke. Kali ini mereka duduk mengelilingi meja persegi empat. Di barisan sebelah kanan ada Jin, Jungkook dan Taehyung. Di barisan sebelah kiri ada Yoongi, Jimin dan Hoseok. Di ujung meja ada Namjoon sendiri dan berlawanan darinya adalah dimana kamera dan produser berada bersama dengan yang lainnya.

.

"Oke, aku akan mengambil kartu terakhir yang kuletakkan disini." Namjoon menyebarkan ketujuh lembar kartu tersebut di atas meja, yang langsung dengan cepat member lain memilih kartunya.

"Ini milikku!" Yoongi langsung. mengambil salah satu kartunya.

"Ini aku!" Hoseok juga mengambilnya.

"Kartuku!" Jin juga mengambilnya.

Sisa member lainnya hanya cepat-cepat mengambil kartu mereka dengan penuh harap akan mendapatkan kartu King.

"Oke, oke, tak masalah." Namjoong mengambil kartu terakhir yang terletak dihadapannya.

.

"Jebal~" Jimin berucap dengan penuh harap.

"Nah, hana, dul, set!"

.

.

.

.

Semua kartu mereka buka bersamaan, kecuali Taehyung, ia agak terlambat untuk membalikkan kartunya.

.

"YEAAAH!"

Taehyung segera berdiri dari duduknya dan memekik senang karena ternyata ia mendapatkan kartu King-nya.

"Ah! Kau tahu kau akan mendapatkan kartu itu ketika melihat yang lain tak ada kartu King dan kau sengaja terakhir kali membuka kartumu, huh?" Protes Namjoon tak terima.

"Kau melakukannya!" Jimin menambahi. Tak rela juga Taehyung yang mendapatkan posisi King kali ini.

Taehyung masih dengan cengirannya. Ia mulai membela diri. "Tidak kok! Sungguh!"

.

"Aah~ V benar-benar beruntung!" Berbeda dengan yang lainnya, Hoseok malah memuji Taehyung.

Jungkook yang duduk di sebelah Taehyung tak ingin ikut campur dan hanya menghela napas dan mengeluh dalam pikirannya kenapa ia tak dapat memenangkan kartu King itu.

"Kenapa harus dia?" Namjoon kembali memprotes. Taehyung mengabaikannya dan hanya menunjukkan senyum kemenangannya ke arah kamera.

.

Namjoon dan Taehyung kini bertukar posisi duduk, Taehyung menjadi di tengah dan Namjoon bersama dengan Jungkook dan Jin di barisan kanan. Taehyung menjadi King di Stage 2 ini, ia juga memakai bando mahkota mainan di kepalanya.

.

"Kita akan mulai tantangan pertama mainan ini." Taehyung membuka permainannya yang disambut tepukan tangan semangat oleh member lainnya. Yoongi juga mau tak mau harus ikutan semangat.

"Ah, aku ingat siapa yang tidak semangat minggu lalu." Hoseok tertawa mengingatnya, membuat Yoongi berucap semangat kali ini.

"Aku tidak akan kalah kali ini!"

.

"Wah! Warnanya emas!" Hoseok berucap ketika Taehyung mengangkat papan tantangannya dan mulai membukanya perlahan dengan suara trumpet buatan mereka.

Bba bba bba bba bba~

.

Criminal Disguise. Gunakan selotip hitam untuk menyamarkan dirimu sebagai buronan.

.

"Bisakah kau jelaskan apa maksudnya?" Yoongi bertanya. Namun Taehyung langsung mengalihkannya.

"Kenapa tidak kita memilih kartunya saja?" Cengirnya.

"Apaan penyamaran kriminal?" Jimin mengerutkan alisnya.

.

"Tak apa, bagikan dengan baik." Taehyung mulai meletakkan kartunya diatas meja dan mulai membagikannya, tak lupa dengan letaknya yang terbalik.

"Eomma~" Yoongi berdoa.

"Aku tidak merasa akan terpilih." Jin mengungkapkan perasaannya.

"Baiklah, ayo pegang kartunya dan bergabung ke tengah." Taehyung menutori dan semua member membawa kartu mereka masing-masing untuk ke tengah dan membukanya bersama-sama.

"Hana... Dul... Set!"

.

Semua member bersorak senang kecuali satu orang. Hoseok.

Ia terpilih dan mendapatkan skull card untuk menerima tantangan pertama di segmen kedua End Plate ini.

Dan ia hanya bisa tersenyum pasrah dan menjalankannya.

.

.

.

.

"So... Tantang berikutnya akan lebih menantang, misi seperti apakah itu?"

Member lain mulai ramai lagi. Hoseok yang tadi melakukan tantangannya, kini berpindah posisi duduk menjadi di sebelah Yoongi.

.

Keep fermented skate stuck under your nose.

.

"Waa~" semua member terkejut membaca tantang kedua ini. Apa-apaan. Membiarkan stick bebauan di bawah hidungmu? Whut.

.

"Man, ini benar-benar jahat." Keluh Namjoon.

"Aku sungguh takut sekarang." Yoongi berucap sedih. Mengungkapkan perasaanya yang tidak enak.

Taehyung mulai menyeringai, ia meraba-rama kartu di tangannya dan mulai membagikannya.

"Selama itu bukan aku, itu tak masalah." Harap Jimin.

"Ugh, perasaanku benar-benar tak enak." Yoongi mengungkapkan perasaannya lagi.

.

"Hana...

Dul...

Set!"

.

"WAAA~" semuanya kembali memekik senang kecuali satu orang tentunya.

Orang yang sedari tadi mengeluhkan perasaannya.

Min Yoongi.

.

Lagi-lagi ia 'kena' deh.

.

"Aku bahagia!" Ucap Jin santai.

Yoongi berdiri dan sempat mendelik sekilas ke arah Jin. Jimin juga berdiri, ia merangkul kekasihnya itu dan mengusapnya perlahan memberi ketenangan 'Semua akan baik-baik saja, Hyung'.

"Tapi kau harus menjalaninya, Hyung..." Bisik Jimin dengan seringainya. Ia terkekeh pelan.

Yoongi langsung mendelik kearah Jimin. Bukannya membantu, kekasih bocahnya itu malah ikutan membuatnya sebal saja. Yoongi balas berbisik. "Kau—"

.

Jimin tak mempedulikan ucapan Yoongi, ia langsung saja memeluk Yoongi dari belakang dan menarik tubuhnya sendiri untuk duduk kembali diatas sofa, membuat Yoongi yang ikut tertarik itu menjadi berada di pangkuan Jimin.

Jimin melingkarkan kedua tubuhnya di tubuh Yoongi untuk mengunci kedua tangannya agar ia tak memberontak untuk menerima tantangannya.

.

Taehyung menyeringai. Tindakan Jimin sungguh membantunya. Ia segera membuka stick skate bebauan itu.

"Ayo cepat tempelkan langsung padanya!" Jin lagi-lagi berkata dengan seenaknya melihat penderitaan orang lain. Membuat Yoongi ingin mendorongnya ke sumur saja.

.

"Jangan berontak ya, Hyung!" Jimin terkekeh dan mengeratkan lengannya yang melingkar di tubuh Yoongi. Ia mulai menggoda dengan menggesekkan dagunya di bahu Yoongi juga meniupkan nafas hangatnya di belakang telinga Yoongi.

Yoongi menggeram kesal. Kekasih bodohnya itu bukan membantunya malah membuatnya semakin susah saja. Yoongi kesal. Benar-benar kesal.

.

Yoongi memejamkan kedua matanya ketika tangan Taehyung mendekati wajahnya dan menempelkan stick skate bebauan itu ke hidungnya.

"Urm." Yoongi mengerang.

.

Sial. Ternyata benar bau sekali. Yoongi ingin melepaskan stick skate tersebut namun lengannya tertahan di samping tubuhnya karena lengan Jimin.

Mana Hoseok semakin menekan stinky stick itu di hidung Yoongi.

.

"Ugh," dan Yoongi segera mencubit keras paha Jimin untuk membuatnya melepaskan lengannya yang melingkar di tubuh Yoongi itu.

Dan itu berhasil, tetapi Jimin malah tertawa melihat Yoongi yang segera berdiri dan melepas stinky skate itu dari hidungnya.

"Yak!" Yoongi terduduk kembali. Tetapi sesaat kemudian ia juga kembali berdiri dan beranjak pergi dari situ. Tak peduli dengan member lain yang masih tertawa atau simpati kepadanya.

Hal itu membuat sang produser dan kru lainnya menghentikan shoot mereka dan di beri waktu istirahat sebentar.

.

"Yoongi-hyung ngambek ya?" Ucap Taehyung polos.

"Aish," Jimin segera berdiri untuk mengejar Yoongi.

.

.

Yoongi sedang berada di toilet, ia terus menggerutu sedari tadi sembari membasuh wajahnya dengan air, stick skate bebauan tadi masih terbayang di pikirannya. Ia juga sebal dengan Jimin, ugh.

Dan Yoongi terus menggerutu hingga ia tak sadar kalau seseorang juga memasuki toilet tersebut dan menghampirinya.

.

"Ngambek, hm?"

Yoongi tersentak ketika ada seseorang yang tiba-tiba memeluknya dari belakang. Namun ia diam saja ketika mengetahui itu Jimin.

"Kalau ngambek aku cium nih, Hyung?" Goda Jimin, ia mulai menggesekkan hidungnya di bahu Yoongi dengan gemas.

Yoongi tak peduli, ia mengabaikan Jimin dan memasang wajah cemberutnya.

"Beneran mau aku cium ya, hm?" Tanya Jimin lagi. Namun Yoongi juga tetap mengabaikannya. Ia masih sibuk membasuh tangannya dengan air yang mengalir dari kepala wastafel itu.

"Ck, baiklah."

.

Jimin melepas pelukannya, meraih bahu Yoongi dan memutarnya untuk menghadapnya. Ia kemudian mencium pipi kiri Yoongi. Tak peduli walau pipi putih itu masih basah karena Yoongi baru saja membasuhnya.

Yoongi mengerjap kaget ketika Jimin benar-benar menciumnya. Tetapi ia masih diam tak peduli.

"Masih ngambek?"

Yoongi tak menjawab. Ia hanya menatap datar Jimin.

Jimin yang melihat itu menatapnya dengan gemas. Ia kembali mengecup pipi kanan Yoongi.

"Masih ngambek lagi?"

Jimin mencium dahi Yoongi.

"Masih ngambek juga?

Jimin mencium pucuk hidung Yoongi.

.

Setelahnya Jimin semakin menatap Yoongi gemas. Apalagi sekarang Yoongi menatapnya dengan merengut lucu.

Dan Jimin segera memberikan ciumannya di atas bibir Yoongi. Mengecupnya pelan namun dengan dalam dan penuh perasaan sayang.

"Nah, masih ngambek?" Tanya Jimin, ia tersenyum lembut ketika Yoongi berangsur-angsur melengkungkan kedua sudut bibirnya untuk tersenyum manis.

.

Mungkin tadinya Yoongi pikir, Jimin hanya akan menggodanya. Tetapi ternyata kecupan bertubi dari Jimin benar-benar menenangkan perasaan kesalnya.

Setelahnya Yoongi langsung memeluk Jimin. Ia bergumam disana. "Menyebalkan."

Dan Jimin hanya membalas pelukannya. Mengeratkan kedua tangannya di tubuh kecil itu dan terkekeh ketika mendengar gumaman Yoongi.

.

.

.

.

End.

Let's find another ficlet!

.

.

.

.

Nb :

HAAAI.

Ehm, mabok gak tuh sama Danger. Haetgalige hajimaaa~

Duh ya, dek jungkook ini makin gede makin minta banget buat diasuh. *apa*

Omong-omong, karena telat update (kerjaan lagi rame huhu *curhat) ada bonus nih! Tolong dinikmati ya. Ada sekuelan As Sweet As Sugar loooh, sama Back Seat HAHAHA *guling-guling bahagia*

Oh iya, ini ide dari kak narinari hehe. Saya urutin dari momennya, jadi setiap masukan dari kalian juga saya urutin, jadi yaa tunggu saja kkk

Yasudahlah, terima kasih sudah membaca sampai sini, masih butuh banyak masukan, kritik, dan juga sarannya.

Review, please? :3

.