Malam itu hujan deras tiba-tiba. Yoongi masih di studionya untuk menyelesaikan sebuah lagu.
Ia tak sadar hari sudah selarut itu dan ia sendirian, semua member sudah kembali ke dorm sepertinya.
Dan Yoongi juga mengantuk sekali. Ingin tidur diatas ranjangnya sendiri. Apalagi kalau hujan deras seperti ini...
Tetapi sepertinya Yoongi harus menginap di gedung Bighit malam ini.
.
.
.
.
Jimin | Yoongi | Boy's Love | Most of Slice of Life | Ficlet collection | other member's appear
.
Do not plagiarize!
.
Enjoy!
.
.
.
.
Jimin menyambut kedatangan leadernya ke dorm dengan wajah cemas. Lalu melihat kesana-kemari begitu ia tak mendapatkan objek yang ditunggunya sedari tadi.
"Yoongi-hyung mana?" Tanya Jimin pada leadernya itu yang baru saja memasuki dorm dan sedang melepas sepatunya yang basah.
"Memangnya?" Jawab Namjoon seadanya.
"Yoongi-hyung belum pulang!" Heboh Jimin, menggigit bibir bawahnya khawatir.
Namjoon juga menanggapinya dengan terkejut. "Kukira sudah kembali ke dorm?"
"Aish." Jimin berdecak. Lalu kembali ke dalam untuk mengambil jaketnya dan membawa selimut punggung. Lalu berteriak melewati Namjoon yang baru saja melangkahkan kaki untuk masuk.
"Aku akan menyusul Yoongi-hyung! Kalau belum pulang artinya kami menginap!"
.
Blam.
.
Jimin menutup pintunya kencang dan Namjoon yang melihatnya hanya menggelengkan kepala lemah. Ia sudah terlalu lelah untuk balas meneriaki Jimin.
.
.
.
.
"Yoongi-hyung... Kenapa tidak ikut pulang sih..." Gumam Jimin di perjalanannya menuju gedung Bighit kembali menggunakan taksi yang membelah derasnya hujan malam itu.
.
.
Yoongi sudah tidak mood lagi untuk melanjutkan pekerjaannya kala ia merasa kedinginan dan tidak nyaman.
Jadi Yoongi hanya duduk memeluk kedua lututnya di atas sebuah sofa panjang dalam studio tak terlalu luas itu.
.
Yoongi menaruh dagunya diantara kedua lututnya, dan mendekap kedua kakinya semakin erat.
Yoongi kedinginan, sendirian, tak ada teman.
Untuk mendengarkan lagu saja rasanya Yoongi merasa begitu sepi.
.
Kalau dalam suasana seperti ini, biasanya Yoongi merasa begitu merindukan kedua orangtuanya.
Terutama ibunya yang akan memanjakannya kala ia kedinginan dengan membuatkannya makanan panas dan menemaninya tidur. Yang akan membuat ayahnya merasa iri akan hal itu.
Tetapi Yoongi kini hanya bisa membayangkannya. Ia sedang tak di rumah. Dan hanya sendirian di ruangan ini. Bersama dinginnya hawa hujan yang menusuk kulit putih pucatnya.
.
.
Sampai ketika Yoongi sudah hampir tertidur dengan masih memeluk kedua kakinya, suara pintu studio yang terbuka membuat kedua mata Yoongi kembali tersadar sepenuhnya.
Dan ketika Yoongi melihat siapa yang datang, ia tersenyum menyambutnya. Yang mengundang orang tersebut untuk membalas senyuman manis dari Yoongi.
.
"Yoongi-hyung..." Ucapnya pelan.
Yoongi tahu, itu Jimin. Dan lelaki muda kesayangannya itu datang padanya.
.
Jimin berjalan menghampiri Yoongi untuk duduk di sampingnya.
.
Begitu Jimin telah berada di sampingnya, Yoongi melepas dekapan pada kedua kakinya dan beralih pada Jimin. Memeluk lelaki yang lebih muda daripadanya itu dan melingkarkan kedua tangannya di punggung Jimin dengan menyelipkan tangannya melewati jaket Jimin yang tidak di kaitkan resletingnya.
.
Jimin tersenyum begitu menemukan Yoongi di ruang studionya seperti biasa.
Kemudian Jimin balas memeluknya erat begitu Yoongi langsung saja memeluknya.
Jimin tahu, Yoongi itu kalau kedinginan selalu seperti ini. Takkan pernah ragu untuk memeluknya duluan.
.
"Yoongi-hyung... Kau baik-baik saja?" Tanya Jimin pelan, mengecup belakang leher Yoongi dengan hangat.
Yoongi menggeleng pelan di bahu Jimin.
"Kenapa lama..." Yoongi bergumam.
Jimin kemudian melepas pelukan Yoongi. Dan beralih berjongkok di hadapan Yoongi. Yang membuat Yoongi hanya menatapnya bingung.
Jimin hanya tersenyum. Lalu mengeluarkan sesuatu dalam tas jinjingnya yang sengaja ia bawa.
Jimin lalu mengeluarkan sepasang kauskaki berwarna merah. Kemudian memasangkannya pada kedua kaki Yoongi yang tadinya hanya beralaskan slipper ruangan itu.
.
Yoongi menatap kedua kakinya yang baru saja dipasangkan kauskaki oleh kekasihnya itu dengan mengerutkan alisnya.
Sepasang kauskaki berwarna merah dengan corak kartun bergambar Ironman.
.
Sepertinya Yoongi kenal...
.
Jimin kembali bangkit dan duduk di samping Yoongi dengan tubuh menyamping kearah Yoongi. Lalu Jimin merentangkan kedua tangannya.
"Ayo peluk lagi?"
Yoongi tak mengindahkan perkataan Jimin, ia masih menatap kauskakinya. Sebelum akhirnya Yoongi mengingat sesuatu dan beralih untuk menghadap Jimin.
"Ayo peluk lagi?" Ulang Jimin, tersenyum lebar dan masih merentangkan kedua tangannya.
.
"Kauskakinya..."
Jimin memudarkan senyumnya dan menurunkan kedua tangannya begitu Yoongi tak juga merespon ucapan maupun pelukannya. Dan malah Yoongi berucap tentang kauskaki yang baru saja dipakaikannya.
"Aku memakaikannya untukmu supaya tidak kedinginan, Hyung. Bagaimana?"
Yoongi hanya terdiam dan kembali menatap kauskakinya.
Jimin yang melihat itu hanya menatap Yoongi gemas. Memangnya ada apa dengan kauskakinya itu.
Lalu karena Jimin yang gemas, ia memaksa Yoongi untuk berada dalam pelukannya.
.
Yoongi hanya diam dan menerima pelukan Jimin. Ia masih bertanya-tanya ada apa gerangan dengan kauskaki itu.
Tetapi Yoongi menggelengkan kepalanya dan menikmati sentuhan Jimin yang mulai mengusap-usap punggungnya.
Hangat. Betapa Yoongi menyukai sentuhan hangat ketika hari sedang hujan dan membuatnya kedinginan.
.
"Hyung, mau pulang?" Tanya Jimin. Ia kini merubah posisinya bersandar di ujung sofa, lalu membiarkan Yoongi berada di depannya dalam dekapan dadanya.
"Aku sudah mengantuk." Yoongi menggeleng pelan lalu menguap sebentar. "Temani aku disini."
.
Jimin terkekeh kemudian. Ketika Yoongi berkata 'temani aku' seperti ini, itu adalah keuntungan bagi Jimin. Ia bisa berduaan sepuasnya dengan Hyung manisnya itu.
.
Jimin lalu memberikan kecupan selamat tidur di pipi Yoongi, lalu mendekapnya semakin erat.
"Aku akan menemanimu selalu... Yoongi-hyung."
.
.
.
.
Disisi lain...
"Kauskaki ironman-ku! Dimana dia, Hyungdeul!"
Jungkook sedang mengaduk perlengkapannya sendiri malam itu.
.
.
.
.
End.
Let's find another ficlet.
.
.
.
.
Nb: hai xD
Ini itu tadinya mau dibikin gabungan kayak yang minta ngobrol ringan tiduran sama log-nya jungkook jimin suga.
Tapi kenapa jadi begini bener-bener gak nyambung deh -_-;
Yaudah, terimakasih sudah mau membaca sampai sini :"D
Review, please? :3
.
