Karena Jimin, akan selalu mencintai Yoongi.
Dan karena Yoongi, akan selalu mencintai Jimin.
Sampai kapanpun.
.
.
.
.
Jimin | Yoongi | Boy's Love | Most of Slice of Life | Ficlet collection | other member's appear
.
Do not plagiarize!
.
Enjoy!
.
.
.
.
Awalnya, Yoongi mengira kalau Jimin itu hanya anak-anak. Bocah lagi menyebalkan, berisik, tukang pamer, dan juga manja.
Sangat berbanding terbalik dengan kehidupan Yoongi selama ini.
.
Tetapi semua itu berubah seiring berjalannya waktu.
Seiring Yoongi mengenal Jimin lebih dalam.
Seiring bagaimana sikap mereka yang saling bertolak belakang karena usia.
Seiring betapa Yoongi yang dulunya kesepian kini selalu ada Jimin yang bermanja padanya.
Seiring betapa Jimin yang menyebalkan karena sikapnya itu bisa dikontrol oleh Yoongi seorang.
Seiring Jimin semakin gencar mengejar cinta Yoongi.
Seiring Yoongi mulai lelah berlari.
Yang juga seiring waktu bergulir, mereka mengerti, mereka tahu, kalau mereka itu saling membutuhkan dan saling melengkapi.
Layaknya sebuah pintu yang hanya mempunyai satu master kunci.
Takkan bisa terbuka jika tak ada kunci.
Dan takkan bisa ada yang terbuka bila tak ada pintu.
Seperti itulah Jimin dan Yoongi.
.
.
Jimin mungkin bukan seseorang yang dapat membuat Yoongi tertawa setiap waktu, membelikannya daging semau yang ia mau, tetapi Jimin adalah satu-satunya orang yang mampu membawa Yoongi keluar. Merasakan bagaimana indahnya perasaan berbagi bersama seseorang yang kau kasihi.
Merasakan bahwa bahagia itu sederhana.
Dan Yoongi butuh itu.
.
Begitu pula dengan Jimin.
Sosok Yoongi mungkin bukan yang sempurna untuknya.
Tetapi rasa cintanya yang tumbuh menjalari hatinya ketika bersama Yoongi, adalah benang-benang yang merajut asa cinta mereka menuju kesempurnaan.
.
Jimin pernah berjuang.
Berjuang mengejar sesuatu yang menjadi ambisi dalam hidupnya, merasakan perjuangan hingga dimana ia mencapai titik lemahnya untuk tak sanggup berdiri lagi mengejarnya.
Dan itu adalah ketika Jimin mengejar Yoongi. Mengejar cintanya.
.
Ketika Jimin hampir menyerah, ia tahu, Yoongi mungkin bukan yang terbaik untuknya.
Tetapi secercah harapan dari pancaran yang Yoongi berikan waktu itu, ketika ia meminta Jimin untuk menunggunya. Menunggu untuk menerimanya.
Jimin tahu, Yoongi bukan yang terbaik untuknya, tetapi Jimin mengerti kalau Yoongi itu yang tersempurna untuk dirinya.
.
Menurut Yoongi,
Cinta itu ketika ia merasa dalam dekapan ibunya.
Tetapi ketika Jimin menciumnya dengan kasih sayang untuk pertamakalinya waktu itu, Yoongi sadar. Kalau cinta yang dirasakan dalam dekapan ibunya adalah pertanda bahwa ia mempunyai cinta lain yang bisa disatukannya suatu saat nanti.
Dan itu ketika Yoongi bersama Jimin.
.
Menurut Jimin,
Cinta itu sama seperti tubuhnya yang bergerak menari ketika mendengarkan musik.
Saling mengikat antara musik dan gerakan agar membuatnya seimbang. Dan juga saling membutuhkan.
Sampai akhirnya Jimin mengerti bahwa ia tak bisa menari sendirian tanpa musik, maka ia harus mencarinya.
Dan Yoongi, adalah satu-satunya orang yang menjadi musik bagi Jimin. Lalu Jimin bisa menari dengan bebas karena ia telah menemukan musiknya.
.
Hanya satu yang dapat mereka gambarkan untuk kehidupan berdua di dunia ini. Yaitu,
Saling mencintai.
.
.
.
.
End.
.
.
.
.
Nb: full narasi sama separo puisi gitu deh. Tapi kayaknya bukan ya, apaan coba ._.
Dan akhirnya selesai juga ficletnya, sekaligus 6 chapter euy :'D pasti masih banyak yang belum kebikin ya permintaannya? Maafin, kadang saya suka stuck gitu kalo gak nemu plot yang pas huhu.
Tapi cinta yoonmin emang gak cukup sih kalo cuma dari A - Z doang mah #asek
Oke, terima kasih sudah mau mengikuti bacaan sampai sini, you know how much I love you :"D
Last review di story ini boleh :3
.
.
.
With love,
.
.
This ficlets story's copyright © by Phylindan.
