Disclaimer :
Sengoku Basara Hanya milik CAPCOM, kalau cerita ini milik saya!
.
.
.
Warning :
OOC, Gaje, Humor Garing, Typo dimana - mana
.
.
.
Happy Reading
Chapter 07
Jam pun menunjukkan angka 06.00 p.m artinya semua murid selesai Freetime dan langsung bergegas kemading dekat tenda Sensei.
"MAU LIHAT!! AWAS MINGGIR!!" teriak Yukimura.
"Red... Sabar, yang lain juga sedang melihatnya... Jangan berebut," Masamune menenangkan.
"MASAMUNE-DONO KAN TAHU KALAU AKU ORANGNYA GAK SABARAN!! JADI AKU MAU LIHAT SEKARANG JUGA!!" teriak Yukimura lagi.
"Red sabar," Masamune menenangkan lagi.
"Berisik!! Kalian jangan berisik didekat tenda sensei!" bentak Nobunaga-sensei.
Deg!
Semua murid diam seribu kata(?) kemudian Author pun datang untuk memberikan penjelasan.
"Um.. Begini murid-murid, memangnya kalian tidak lihat kalau mading nya kosong?" kata Author.
Semua murid langsung melirik mading.
"Oh iya... Madingnya kosong, kenapa thor?" kata semua murid dengan kompak.
"Jadwal untuk hari kedua nya hilang..." jelas Author to the point.
"EH? HILANG?!" teriak Yukimura.
"Iya tapi te-" ucapan Author terputus.
"Iya... Sekarang kalian harus membantu Author dan Sensei mencari jadwalnya," perintah Nobunaga-sensei.
"Yah~" keluh para murid.
"Kalau kalian tidak membantu.. Malam ini jadwal untuk tidur akan diperkecil alias tidak tidur semalaman..."
"E-eh?! Jangan Nobunaga-sensei! Kami akan bantu!" murid-murid Sweatdrop tingkat akut(?), Author yang berada disitu pun ikutan Sweatdrop
"Bagus.. berpencarlah," Nobunaga-sensei pun masuk kedalam tenda.
Beberapa menit kemudian.. Murid-murid sudah membagikan beberapa kelompok.
"Guys! Bagaimana? Sudah ketemu?" tanya Masamune.
"Belum!" jawab Sasuke, Kojuro, Yukimura, dan Kasuga.
Masamune menoleh kearah lain "Bagaimana dengan kalian?" tanya Masamune lagi.
"Masih belum ketemu!" jawab Matsu, Toshiie, Keiji, dan Magoichi.
"Ichi? Bagaimana? Sudah ketemu belum?" Nagamasa sekarang yang bertanya.
"Belum Nagamasa-sama.. Dilaci ini juga tidak ada," Oichi menutup laci ditenda darurat yang tadi ia periksa.
Sudah 2 jam mereka mencari tetapi hasilnya nihil.. Semua murid pun dikumpulkan saat jam menunjukkan angka 08.00 p.m
"Apakah kalian menemukannya?" tanya Nouhime-sensei
"Tidak..." jawab semua murid.
"A-ano.. Sebenarnya..." cela Author.
"Sebenarnya apa?" tanya semua murid.
Author diam
1 menit
2 menit
3 menit
berlalu dan semua murid plus sensei mulai greget. "Cepat Jawab!!" kesal mereka.
"Itu... Um... Soal jadwalnya... Saya masih ingat semuanya jadi tinggal diketik ulang," jelas Author.
Semua murid plus sensei terdiam
Pletak!
Author berakhir dengan jitakan maut dari Masamune.
"Kenapa gak bilang dari tadi?!!" kesal Masamune, gimana gak kesal... Wong Masamune dah panik setengah mati tadi :'D salahkan Authornya tuh... (Readers : ente kan Authornya!!).
"Hehe tadi mau bilang, tapi udah dipotong Nobunaga-sensei," kata Author dengan jari yang sudah membentuk tanda peace (Syifa takut salah tulis).
Semua murid plus sensei pun berusaha menahan ke gregetan(?) mereka.
Semuanya pun bubar dan menyiapkan acara selanjutnya yaitu Api Unggun, karena tadi sudah terpakai 2 jam... Jadi acara Kuis, Singing and Dance nya dibatalkan.. Dalam 1 menit (baca : 1 jam) semua murid sudah berada dilapangan dan menyusun dengan rapih kayu-kayu yang sudah mereka bawa dari rumah.
"Baiklah... Petugas Api Unggun untuk hari ini adalah Para Sensei," umum Hisahide-sensei.
Semua murid dengan tertib menyaksikan penobat- *digetok Readers* Eh... Maksudnya semua murid dengan tertib menyaksikan acara Api Unggun dengan ceria... Walaupun Kuis, Singing and Dance dibatalkan... Mereka tetap ceria dengan pemandangan Api Unggun yang dingin itu (baca : panas) kecuali Author, Masamune, dan Sakon yang sedang sibuk dengan pengetikan ulang jadwal untuk hari ke-02.
"Minna! Sekarang jam 11:00 p.m! sisa 30 menit silahkan kalian berganti baju memakai baju tidur dan bersiap-siap untuk tidur!" komando Shingen-sensei.
"Ha'i Shingen-sensei!" semua murid (minus Masamune dan Sakon) pun bubar ke tenda nya masing-masing.
Tenda 01
Disini ramai karena mereka ganti baju ditenda (Readers : loh? Gimana yang perempuan nya?!) ya... Mereka bergantian, jadi pas yang perempuan ganti baju... Yang laki-laki keluar dan sebaliknya.
"Oi! Udah belom?! Cepetan ganti baju nya! Kita mau masuk!!" teriak Kasuga dari luar.
"UWOHH!! SEBENTAR LAGI!!" teriak Yukimura dengan suara yang agak menipis, wah... suara nya mulai habis XD *dilempar tombak*
"GC!! (Baca : Gerak Cepat)"
"Iyeee~ sabarrrrrr," jawab semua murid laki-laki (minus Masamune).
Setelah 15 menit Kasuga dan Matsu menunggu... Akhirnya mereka bisa masuk ke tenda.
"Hmph! Kalian lama sekali... Bahkan tadi aku berganti baju gak sampai 5 menit..." kesal Kasuga.
"Kau kan ninja!" sahut semua penghuni tenda (minus Masamune and Author).
Tiba-tiba Nouhime-sensei masuk
"Minna.. Kalian harus tidur sekarang, bila ada yang ingin makan malam... Ada nasi goreng(?) ditenda khusus dan makan nya ditenda masing-masing... Jadi, kalian tidak boleh membuang dan membuat tenda ini kotor ya~ karena setelah kita selesai berkemah... Akan ada penilaian kebersihan dan kerapihan tenda," jelad Nouhime-sensei.
"Ya..." jawab murid dengan sinisnya.
Sabarkan hamba-mu ini kami-sama~ batin Nouhime-sensei sambil meninggal kan tenda yang penuh dengan murid yang sangattttt sopan...
Tenda 02
Disini juga ada Kenshin-sensei yang mengumumkan hal yang sama kepada penghuni (minus Sakon) tenda alias para murid.
"Baiklah segitu saja penjelasan dari sensei, apakah ada pertanyaan?" tanya Kenshin-sensei.
"Gak ada sensei cantik~" sahut mereka.
"Baiklah sensei permisi dulu... Oyasumi~"
"Oyasumi mo sensei cantik!"
Kenshin-sensei lebih memilih diam, dan menahan emosinya itu lalu pergi meninggalkan Tenda 02
Beberapa menit setelah itu semua murid bergegas tidur, ada juga yang memilih untuk makan.
Keadaan dipos panitia.
"Gimana? Udah selesau belum pengetikan ulang jadwalnya?" tanya sakon.
"Udah nih tinggal di-print," sahut Author.
"Huft... Im so tired~ kenapa sih segala ilang jadwalnya?" keluh Masamune.
"Karena ceroboh lah!" kesal Author dan Sakon.
"Ya.. Ya... Gak usah membentak,"
"Nah! udah selesai... Sekarang kita tempel dimading," kata Author.
Masamune, Sakon, dan Author pun pergi ke Mading untuk menempel jadwal kemudian langsung pergi ke tendanya masing-masing untuk tidur.
skip*
Saat jam 04.30 a.m tenda 02 sudah ribut karena Itsuki yang menangis.
"Hiks...Kemana nasi goreng yang semalam aku makan? Hiks.." tangis Itsuki.
"Memangnya kau taruh dimana nasi gorengnya?" tanya Maria sambil menenangkan.
"Hiks.. Semalam ada di-" ucapan Itsuki terputus karena Fuuma melemparkan kertas yang sudah diremuk-kan menjadi bola, Itsuki membacanya dan ia pun mengingat kejadian semalam.
Flashback on!
Saat malam ditenda 02, Itsuki merasakan lapar karena ia belum makan apapun sejak sampai dihutan tadi dan ia pun pergi ke tenda khusus untuk mengambil makanan.
"Kata Kenshin-sensei, disini ada nasi goreng... Um... Ah benar disini ada nasi goreng dan bau nya juga enak," Itsuki gembira dan langsung mengambil satu porsi untuknya lalu membawa nya ketenda untuk dimakan.
Saat sampai ditenda, Itsuki duduk difuton-nya dan saat mau makan...
"H-hoam... Aku nga...n...tuk..." Itsuki tertidur dengan keadaan nasi goreng yang ia taruh diatas bantalnya tertindih kepalanya. Tak lama kemudian, Fuuma terbangun dan melihat nasi goreng yang tertindih.
'He? Itsuki kenapa menindih nasi goreng ini? biar kubuang saja... Mungkin nasi goreng ini sudah basi' batin Fuuma lalu mengambil sebungkus nasi goreng itu dan membuangnya ketempat sampah didepan.
Flashback Off!
"Hehehe," respon Itsuki saat teringat kejadian semalam sambil membaca tulisan Fuuma, "hehe Fuuma-niisan maaf aku ceroboh," sambungnya sementara Fuuma mengangguk dan semua murid di tenda 02 hanya Sweatdrop melihat kelakuan Itsuki.
"Anak-anak kalian sudah bangun?" tanya Keshin-sensei tiba-tiba.
"Uwahh!! Sensei cantik bikin kaget saja!!" kejut semua murid ditenda 02.
Sabar... Sabar... Batin Kenshin-sensei. "Kalian siap-siap lah untuk kegiatan hari ini, dimading sudah ada jadwalnya," jelas Kenshin-sensei.
"Ha'i," semua murid ditenda 02 langsung bersiap-siap.
Saat jam 06:00 semua murid ditenda 01 dan 02 berbondong-bondong menuju mading(?) untuk melihat jadwalnya, dan isinya...
*blabla*
Jadwal Hari ke-02 Perkemahan Sengoku High School
06:00 - 08:00 = Bangun, Mandi dan bersiap-siap.
08:00 - 08:30 = Berkumpul dan pembagian kelompok.
08:30 - 11:30 = Mencari jejak dihutan.
11:30 - 12:30 = Waktu makan bersama.
12:30 - 15:30 = Pertandingan sepak bola (bagi laki-laki) dan lomba menghias tenda (bagi perempuan).
15:30 - 18:30 = Freetime (boleh makan, mandi, main) plus penilaian lomba hias Tenda.
18:30 - 21:00 = Bermain bersama disekitar Api Unggun.
21:00 - 04:00 = Tidur.
*blabla*
"Yang belum siap-siap dan mandi pagi, cepat mandi! Karena akan ada permainan mencari jejak!" tegas Nobunaga-sensei.
Semua murid ditenda 01 langsung pergi siap-siap (karena murid ditenda 02 tadi udah pada siap semua) lalu mereka langsung berkumpul dilapangan depan tenda.
"Baiklah sekarang kita akan membagikan kelompok, sebelumnya apakah ada yang belum hadir?" tanya Shingen-sensei.
"Sudah hadir semua Shingen-sensei!" jawab para murid.
"Saya pun sudah hadir," cela Author tiba-tiba, entah dari mana saja Author itu (Readers : anda kan Authornya!!) Syifa telat bangunnya... Soalnya kemaren yang ngerjain semuanya itu Syifa... Wajar lah capek *curhat*
"Baiklah, sekarang kita bagi kelompoknya... Kelompok 01 adalah Masamune, Yukimura, Sasuke, Kojuro, dan Kasuga... lalu Kelompok 02 adalah Keiji, Toshiie, Matsu, Fuuma, dan Itsuki... Kelompok 03 Ieyasu, Mitsunari, Motonari, Motochika, dan Maria... Kelompok 04 Nagamasa, Oichi, Sakon, Katsuie, dan Tsuruhime... dan Kelompok yang terakhir Magoichi, Ranmaru, Imagawa, Kennyo, dan Mitsuhide..." umum Shingen-sensei panjang lebar.
"Nah! Minna! Saya gak ikutan ya~ jadi silahkan kalian berangkat, dan bawa buku ini untuk petunjuk tanda jejak apa saja yang sudah kami sebar," lanjut Author.
"EH AUTHOR GAK IKUT?" tanya Yukimura.
"Enggak... Saya malas," jawab Author sambil tutup kuping.
"Author harus ikut atau aku perempuan sendiri dikelompok 01," mohon Kasuga.
"Kelamaan! Udah ayo ikut! Pokoknya Author harus membantuku mengatur semua!" kesal Masamune sambil menarik (lebih tepat nya menyeret) Author untuk ikut kedalam hutan dan membatu Kelompok 01, al hasil Author pasrah diseret kehutan... Para murid yang lain juga sudah pergi ke Hutan.
"Baiklah, sementara para murid kehutan.. Kita buat jadwal hari keterakhir..." ajak Shingen-sensei.
"Baiklah... Baiklah..." respon para sensei
TBC
Hay! Maaf nih telat Update karena Syifa Simulasi UNBK dan UAS juga... Ini pun ngetik nya diwaktu senggang *curhat* oh iya! itu bagian Itsukinya Truestory banget! jadi tuh... Syifa dulu kan ikut Jambore ranting 2014, pas hari kedua (malamnya) Syifa tidur pas mau makan nasi goreng XD mana pas pagi-paginya Syifa marah-marah nyariin nasi goreng XD eh ternyata udah dibuang sama pembina :"D saya jadi keinget masa-masa SD dulu :'D.. mungkin masih banyak typo-nya ya dan Humornya juga kurang lalu words-nya kurang banyak! cuma 1000 kata doang :( ah sudahlah... makasih buat Readers dan Siders yang sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca karya anak gak jelas ini :'D *Terharu* (elah lu! gitu aja terharu!!)
Balasan Review~
Shadow0Reader : oke Zero-san! arigatou kritikannya!! yeay berguna banget :'D Syifa jadi lebih semangat melanjutkannya dan dapat mengembangkan lagi tulisan Syifa! Thanks reviewnya~
See you next Chapter guys!
Review? gak maksa kok :D terserah kalian saja
