Naruto Milik Masashi Kisimoto
Highsclool DXD Milik Ichiei Ishibumi
Warning: Gaje, Typo's, Newbie VeryGodLike!Naru
Sumary: Dia yang awal diciptakan, berumur 13milyar taun lebih, lahir dari kehampaan di ruang hampa dan terlahir bukan atas kehendak tuhan
Chapter 2
20 Mei 20XX
Di malam hari di sebelah Selatan kota Tokyo, Jepang. Terlihatlah sesosok pemuda berambut pirang dengan pakaian santai yaitu kaos oblong warna hitam dengan gambar magatama di bawah kerah nya dan di balut jaket hitam polos serta bawahannya memakai celana hitam jenis joger dan sepatu kets berwarna hitam dengan garis melintang disisinya sedang berjalan santai di pinggiran sebuah kota yang tak pernah mati itu
Tujuan nya adalah pulang ke apartemennya yang disewa nya itu, saat sudah sampai di depan pintu dia berhenti sejenak memandang pintu nya itu, menghela nafas sejenak karena ia tau hal merepotkan sedang menunggunya didalam
Ckreek krieet
"Naruto-kuuuunn~ ahirnya kau pulang juga aku sudah lama menunggu mu tauu" yah inilah hal merepotkan nya, ya seorang gadis. Padahal gadis itu lumayan cantik dengan buah dadanya yang wow. Gadis itu memiliki surai ungu muda yang panjang sampai kelutut nya berbalutkan pakaian jaket hitam ketat dan pendek yang menperlihatkan pusarnya, tak ketinggalan payudaranya yang menonjol keluar memperlihatkan belahan indah itu, dan bawahan nya hanya memakai rok pendek rample yang 10centi di atas lutut nya
"Hn" pemuda yang dipanggil naruto itu hanya menjawab malas dan mencoba menghirau kannya "Sekarang tolong masakan aku Maya"
"Baik, apapun demi Naruto-Kunh~ aku akan memasak ramen spesial dengan banyak naruto nya seperti kesukaan mu" gadis bernama Maya atau lengkapnya Maya Natsume itu mengambil barang belanjaan yang sedari tadi di pegang Naruto dan bergegas menuju dapur
Pemuda itu pun melepas sepatu nya dan masuk ke ruang tengah apartemennya, lalu diapun menyalakan tv dan menonton film dorama kesukaannya
Beberapa Saat Kemudian"Ramen nya siap Naruto-Kun, ayo makan bersama" Ucap maya yang muncul dari arah dapur
"Hn"
Yah cuma itu yang di ucapkan Naruto atas ajakan Maya. Jika ada yang penasaran kenapa ada seorang gadis yang tinggal di apartemen seorang laki laki, itu karena kejadian beberapa bulan yang lalu saat Naruto sedang berada di kota Osaka, jadi naruto tak sengaja menemukannya saat ia sedang akan di gangbang oleh preman yang ada disana disebuah gang, awalnya dia tak peduli tapi karena mendengarkan tangis pilu pada gadis itu ia merasa tak tega, maka dia pun menolongnya dengan menghajar 5 preman itu dengan satu kali pukul sebelum preman preman itu melakukan hak buruk pada gadis itu, dan karena ucapan terima kasih dari gadis itu dia mengajukan diri untuk ikut Naruto, karena dia tak punya siapa siapa lagi dan tentu saja Naruto menolak, tapi karena dia berjanji akan melakukan apapun yang di perintahkan maka Naruto menyetujui nya, yah dia pikir lumayanlah ada pembantu dirumahnya
Naruto pun menuju meja makan dan duduk berhadapan dengan Maya di depan meja yang hanya cukup untuk 4 orang itu
Setelah selesai makan ia pun bersiap pergi lagi dengan memakai sepatunya "kau mau kemana Naruto-Kun? ini sudah malam" Maya bertanya dengan bingung, tak biasa nya dia keluar malam setelah makan, biasanya dia langsung melanjukan nonton film dorama kesukaannya
"Aku ada urusan sebentar, tunggulah disini" ucap naruto tanpa melihat lawan bicaranya
"Uhm baiklah, hati hati" Maya berkata sambil tersenyum manis
"Hn" dan cuma itulah balasan dari Naruto "Aku pergi" ohh ternyata dia menambahkan kalimatnya
"Ya sampai jumpa, jangan pulang terlalu malam" Ujar Maya dengan kembali mengunci pintu yang tadi di pakai akses kekuar oleh Naruto
Setelah Naruto berada diluar dan memastikan tak ada yang melihatnya, tiba tiba di depannya munculah lubang hitam seperti black hole dan Naruto pun memasukinya
Tempat Tak Diketahui
Perlahan sebuah bulatan hitam muncul di tempat entah berantah, dari bulatan itu munculah sesosok manusia berambut kuning dengan pakaian serba hitam, orang yang kita ketahui bernama naruto itu celingak celinguk setelah keluar dari bulatan hitam itu seakan mencari sesuatu
Dia memutus kan untuk terbang mencari benda atau mahluk yang di carinya
Tak jauh dia terbang, dia akhirnya menemukan apa yang di carinya, di depan nya ada sesosok naga merah yang sangat besar sedang terbang cepat ke arah nya, terlihat naga itu membuka mulut nya dan munculah energi berwarna hitam kemerahan di mulutnya seakan ingin menembakannya kepada Naruto
Naruto menyadari itu dan saat energi itu di tembakan saat itu pula naruto mencoba menghindar dengan mengelak ke samping kiri
Tapi bola itu datang lagi tanpa diduga dan mengenai naruto yang belum siap, duaarrrrr ledakan dahsyat terjadi di tempat Naruto tadi, asap mengepul dari tempat itu
Setelah asap menghilang terlihatlah Naruto dengan keadaan tanpa luka, tapi ada pendar putih yang mengelilinginya dengan tenang seakan menjadi tameng pelindung untuk tuannya
"Tidak sopan sekali menyambut kedatangan orang dengan cara begitu" ucap Naruto datar dengan melihat naga itu
"Grrrrr memangnya kau itu orang?" tanya sang naga dengan suara berat menyeramkannya, sengit membalas ucapan Naruto
Naruto mengernyitkan alis nya sambil bersidekap dada, pendar putih yang mengelilinginya tadi sudah dia hilangkan "Lancang sekali kau berkata begitu padaku, kadal"
"Gahahahaha kau masih saja kaku seperti dulu" sang naga malah tertawa mendengar balasan dari orang yang tak jauh didepannya, meskipun Naruto berbicara tidak terlalu kencang atau normal, tapi sang naga masih bisa mendengarnya karena pendengaran naga memang sensitif
"Aku kesini untuk menyampaikan sesuatu" Naruto mendekati moncong sang naga lalu berdiri di depan mata sang naga
Naruto begitu kecil di hadapan sang naga "Ada apa? tak biasa nya kau menemuiku dan setelah sekian lama kau untuk menyampaikan sesuatu? kurasa itu penting"
"Ya, ini penting. Aku berencana melakukan itu lebih cepat" Mata sang naga membulat terkejut atas apa yang dikatakan Naruto, mata yang sudah besar itu seakan menjadi lebih besar lagi
"Jangan membesarkan matamu seperti itu, itu menjijikan" Setelah sang naga menormalkan lagi matanya dia berucap "Kenapa kau ingin mempercepatnya?"
"Yah aku rasa saja hal itu harus di percepat, jadi bersiaplah aku akan mengunjungimu lagi nanti"
Dibelakang Naruto terlihat sebuah black hole atau pintu dimensi yang diciptakan Naruto, dia lalu berbalik dari hadapan sang naga dan berjalan menuju pintu dimensi itu
"Sampai jumpa Greet Red"
Dengan itu Naruto lenyap ditelan black hole nya meninggalkan sang naga atau yang biasa di sebut Greet Red dengan julukan Naga Impian itu yang hanya membisu di tempatnya
"Naruto-kun lama sekali sih, memangnya dia kemana malam malam begini" Terdengar suara gadis yang bicara sendiri disebuah apartemen cukup mewah atau memang mewah itu, menunggu orang yang bernama Naruto itu
Ckreek kriiet
Pintu apartemen itu terbuka menampakan seorang pemuda berambut kuning dengan jambang membingkai wajahnya
"Akhirnya kau datang juga Naruto-kun" ucap gadis berambut ungu muda yang kita ketahui bernama Maya Natsume itu
"hn" Naruto hanya membalas perkataan Maya dengan begitu adanya
"Ne ne Naruto-kun sebenarnya kau dari mana? aku menunggumu dari tadi tau~" Maya bertanya dengan kesal dan menggembungkan pipinya menambahkan keimutannya
"Aku tak menyuruhmu meninggalkan mu" Naruto membalas sambil berjalan menuju kamarnya
"Kau tak menjawab pertanyaan ku Naruto-kun" Maya semakin kesal saja dan menuntut Naruto membalasnya, tapi sepertinya terlambat karena Naruto sudah keburu masuk kamarnya
"Aku mau tidur" Ucap Naruto sebelum menutup pintunya
Maya hanya menghela nafas saja melihat Naruto seperti itu, dia sudah terbiasa dengan sifat dingin dan pendiam pemuda berambut kuning itu, dia pun mengunci pintu aparteman itu lalu berjalan menuju kamar nya yang berada di dekat kamar naruto
Skip pagi hari
Disebuah apartemen mewah terlihatlah pemuda sedang bersantai sambil menonton tv, ya pemuda itu adakah Naruto, dia masih santai padahal jam sudah menunjukan pukuk 09:00, apakah dia tidak bekerja? tenang saja walaupun dia selalu di rumah uang mengampirinya atau rekeningnya, Naruto adalah seorang pebisnis dia mempunyai banyak toko miliknya sendiri yang diurus orang lain, dia hanya tau menerima uang saja
"Naruto-kun kau tak mengecek bisnis bisnis mu? ini kan hari senin" Perempuan berambut ungu muda yang tinggal bersama Naruto itu bertanya, biasanya dia selalu mengecek bisnis bisnis nya di hari senin
"Aku malas"
Perempuan bernama Maya itu hanya sweetdrop mendengarnya, Dia sudah 3 bulan kenal dengan Naruto dan dia pun tahu Naruto itu adalah pemalas akut-_-
"Hey maya, minggu depan kita ke Kuoh"
"Hah mau apa kita kesana Naruto-kun?" Maya heran, selama dia tinggal dengan Naruto baru kali ini dia diajak keluar kota
"Aku mau liburan, sekalian mengecek bisnisku yang disana" Ucap Naruto tanpa mengalihkan perhatiaannya dari tv "Ohh baik lah, tapi bukannya kuoh itu teritory kekuasaan nya iblis bangsawan ya? nanti bagaimana kalau mereka merasakan auraku yang seorang malaikat jatuh?"
"Sejak kapan bumi milik manusia menjadi kekuasaan para iblis? mereka hanya mengklaim nya sendiri, jadi jangan dipikirkan"
"Uhm, baiklah" Maya mengangguk sambil tersenyum "Kalau begitu aku mau mandi dulu, aku mau belanja makanan ke mini market"
"Hn"
Skip saat sudah sampai di kuoh
"Naruto-kun sekarang kita akan kemana?" Setelah sampai di Kuoh Maya menanyakan akan kemana saat dia tidak tau harus apa
"Kita akan ke apartemen ku yang berada disnini, tepatnya di dekat sebuah sekolah" Naruto tak perlu menyewa lagi untuk tempat tinggal karena dia punya apartemennya sendiri
"Uhm baiklah"
Saat Naruto dan Maya turun dari sebuah taxi yang berhenti di sebuah apartemen yang tinggi, mereka berdua melihat sebuah kekai dari sebuah sekklah yang dekat dari gedung apartemen itu
"Kekai? Naruto-kun sepertinya ada sebuah pertarungan di sekolah itu"
"Hn biarlah itu bukan urusan kita" Naruto tak peduli akan itu toh itu bukan urusannya "Lebih baik kita masuk"
"Ahh baik lah"
Stelah sampai di apartemennya mereka langsung membereskan semua barang yang mereka bawa
Tapi sesuatu menarik perhatiaan Naruto, sebuah energi tak asing dimatanya, dia merasakan energi kedua naga peliharaannya dulu yang tak pernah akur
"Maya aku akan mengecek sebentar sekolah itu"
"Ahh kau ingin mengeceknya, tapi untuk apa?" Dia merasa bingung, tak biasanya Naruto tertarik dengan hal yang bukan urusannya
"Aku hanya memastikan, tunggulah disini" Naruto lalu melenggang pergi kearah jendela dan terbang kearah sekola itu "Ya baiklah"
Bersamaan dengan itu di sebuah sekokah terjadi keributan yang di hasilkan dua kubu
Yang pertama adalah kubu para penyihir yang di pimpin oleh Katarea Leviathan seorang mantan maou dari Old-Satan Faction
Dan kubu sebaliknya ada petinggi dari 3 fraksi akhirat, dari fraksi iblis ada Sirzech Gremory atau yang sekarang menjadi Sirzech Lucifer dan rekannya Serafall Sitri yang sekarang menjadi Serafall Leviathan
Dari Frakai Malaikat jatuh ada azazel sang Gubernur Malaikat jatuh yang memiliki rambut pirang di pony nya saja
Dan dati fraksi Malaikat ada sang Archangel Michael sang tangan kana tuhan dan disisinya ada malaikat sangat cantik bahkan mungkin paling canting dari seluruh mahluk yaitu Gabriel salah satu dari Seraph Surga
Lalu ada seorang pemuda berambut perak dengan armor berwarna putih nya sedang melayang di atas "Maafkan aku Azazel sepertinya berada di kubu ini lebih menarik buatku, akan banyak orang kuat yang kuhadapi"
"Jadi itu keputusan mu Vali? aku memang sudah menduganya tapi aku terkejut juga mendengarnya" Ucap seorang petinggi berambut pirang yang berdiri tak jauh di bawah pemuda yang disebut Vali itu
"Ya aku masuk Khaos Brigade untuk menemukan orang orang ku-" tiba tiba omonggan nya terhenti ketika ada sebuah pukulan melayang dengan keras kearahnya dari arah atas
Bughh Dummm
Tanah yang menjadi jatuh nya Vali menghasilkan sebuah kawah berdiameter 5meter dengan kedalaman 1 meter
Di atas tempat berdirinya Vali terlihatlah seorang pemuda tampan berambut pirang dengan setelan hitam semua sedang melayang dengan pandangan datar
Semua orang yang berada di situ langsung waspada melihat pemuda itu
"Siapa dia? dia berhasil masuk ke kekai yang kita buat, dia pasti bukan orang sembarangan" Kali ini yang bicara adalah sang Maou berambut merah alias Sirzech
"Kau benar Sir-tan dia pasti orang yang cukup kuat" Yang menjawabnya adalah Serafall, sang maou cebol teman Sirzech
"Kurasa kalian benar" Azazel pun ikut nimbrung pembicaraan itu, dengan posisi masih bersiaga
Kembali ketempat Naruto, dia masih tenang di posisinya dengan tangan menyilang di dada "Lama tak jumpa, Albion"
Mereka semua terkejut pemuda itu menyapa Vali atau mungkin Secred Gear nya?
"Si-siapa kau?" Vali yang masih tengkurap bertanya soal itu 'Sial satu pukulannya membuatku langsung tak bisa bangkit begini, kau tau siapa dia Albion kulihat dia mengenalmu' Vali bertanya pada jiwa naga yang ada pada Secred Gear nya, tapi dia diam saja mendengar pertanyaan Vali
"Itu tidak pen-" Perkataan Naruto di potong oleh seorang tante tante yang memakai kacamata, Katarea lah pelakunya dengan cara menyerangnya dengan melempar Demonic Power
"Siapa kau manusia rendahan?" Katarea bertanya dengan nada sarkas yang ditujukan untuk Naruto
"Iti tidak penting, yang penting aku tak suka saat ucapanku di potong, jadi kau harus mati saat in-"
"Huahahaha kau pikir bisa membunuhku, manusia? jangan bercanda, mahluk rendah sepertimu membunu-" Kali ini ucapay katarea yang terpotong bareng dengan lengan kanannya yang sudah tiada "A-apa?" Katarea sungguh terkejut, kejadiaannya sangat cepat hingga dia tak menyadarinya, para petinggi disanapun sama terkejutnya mereka tak menyadari sebuah pergerakan kecuali tangan pemuda itu yang terangkat setengah
"A-apa yang barusan terjadi Sirzech?" Serafall bertanya tanya "Kurasa pemuda itu yang melakukannya" Yang menjawabnya bukan Sirzech, tapi sang tangan kanan Tuhan
'Dia hebat hanya dengan gerakan kecil dia bisa memotong tangan katarea, siapa dia sebenarnya' Azazel menggumam dalam hatinya, dia memperhatikan serius apa yang terjadi
Vali yang sudah bangun dari tanah pun memperhatikannya dengan baik 'Siapa orang itu? hey Albion kalau kau mengetahui sesuatu tolong bicara'
'Lebih baik kau menjauhinya Vali' Vali mengernyitkan alisnya bingung 'Memangnya kenapa? kurasa dia kuat untuk lawan tandingku' Vali malah bersemangat untuk mencoba bertarung dengan pemuda yang tadu memukulnya 'Vali dengarkan aku, dia lebih dari apa yang kau bayangkan dia adalah mahluk yang takan pernah bisa kau pahami, dia terlalu tinggi untuk mu' Vali semakin mengernyitkan alis nya 'Memang nya ada apa dengan nya Albion?'
'Cukup kau bertanya Vali, aku tak akan menjawab lagi' Setelah itu Vali hanya diam mencoba fokus lagi pada pertarungan Katarea melawan Naruto
"A-apa yang kau lakukan sialan!?" Katarea bertanya dengan marah saat menyadari keadaanya "Kau memotong ucapanku dua kali maka ku potong lengan-"
"Persetan akan ku bunuh kau sialan" Bebarengan dengan teriakan marah itu Katarea meleasat menuju Naruto, tapi baru setengan jarak dari nya Katarea tiba tiba berhenti dengan sendirinya 'Kenapa aku tak bisa bergerak'
"Kenapa Katarea berhenti?" Serafall bertanya pada dirinya sendiri "Entahlah Sera" Seluruh mahluk yang ada disana pun bertanya tanya
Naruto masih diam di posisinya dengan tangan yang terlipat di dada "Sudah tiga kali kau memotong ucapanku"
"Kini ku tak izinkan kau bergerak, dan tak ku izinkan kau bicara" Katarea hanya melotot terkejut saat dia menyadari dia pun tak bisa bicara saat ini
Semuanya terkejut atas ucapan Naruto, jadi dia yang melakukannya? padahal dia tak bergerak sedikitpun. Kira kira itulah pikiran yang ada di benak semuanya
'A-apa? kenapa bisa begini, dia bisa menghentikanku hanya dengan kehendak?' Katarea tak bisa melakukan apa apa saat ini dia hanya menunggu apa yang akan dilakukan musuh nya sekarang
"Sekarang tak ku izinkan kau untuk bernapas" Katarea hanya memelototkan matanya saat tak ada udara yang bisa masuk ke paru parunya
"Dan sekarang tak ku izinkan kau untuk hidup!" Tiba tiba ada banyak darah di area itu, darah yang tak tau dimana munculnya itu menyelimuti tubuh Katarea
"I-ini darah!" Azazel menyadari saat ada setitik darah yang jatuh ke pipinya
"Dengan ini tidurlah untuk selamanya" Sambil mengucapkan itu tangan Naruto terulur ke araj target nya dan settt tiba darah yang menyelimiti katarea seakan di kompres oleh udara hingga menyisakan kekosongan didalamnya, darah itu pun menghilang kembali di udara dan Naruto pun mulai turun ke tanah
"Ka-Katarea mati" Serafall mengucapkannya dengan nada tidak percaya, bagaimanapun dia pernah bertarung dengan Katarea, dia tau seberapa kuat Katarea, bahkan dia pun terluka parah saat itu, tapi ini? pemuda di depannya mengalahkan nya dengan mudah tanpa bergerak dari tempatnya, seberapa kuat orang itu?
"Siapa kau?" Gabriel yang dari tadi diam kini angkat bicara
"Mau apa kau kesini?" Kini Sirzech yang berbicara
"Aku hanya menyapa teman lama ku"
"Teman lamamu? Siapa?" Sirzeck kembali bertanya
"Kau tak perlu tau" Naruto berucap dengan santai "Tapi kau melakukan pertarungan di teritoty kekuasaan iblis Gremory dan Sitri" Kini Serafall yang berucap
"Hah?! Teritory iblis? Sejak kapan tempat tinggal manusia jadi kekuasaan iblis, ini adalah Bumi, tempat tinggal manusia, dan kauu mengklaim seenak selangkanganmu sendiri ini adalah wilayah kekuasaan iblis? jangan bercandaa"
Wajah Serafall memerah, bukan karena marah, tapi, selangkangan? ayolah kenapa harus itu yang menjadi perumpaannya?
"A-apa kau bilang?" Dengan wajah merah Sera kembali bertanya
"Kubilang. Hah?! Teritory iblis? Sejak kapan tempat tinggal manusia jadi kekuasaan iblis, ini adalah Bumi, tempat tinggal manusia, dan kauu mengklaim seenak selangkanganmu sendiri ini adalah wilayah kekuasaan iblis? jangan bercandaa" Naruto mengulangi perkataannya
"Sudahlah Sera, tenanglah" Sirzech yang ambil bicara "Kami juga melindungi manusia dari iblis liar, jadi kamilah pelindung manusia disini"
Narutk hanya mendengus geli saat mendengar itu "Hee? melindungi manusia dari iblis liar? itu memang karena kaliam sendiri, jika saja kalian tak pernah membiarkan iblis liar keluar dari Mekai dan berkeliaran di bumi, ini semua takan terjadi"
Semuanya terdiam mendengar pernytaan itu
"Tapi sudah lah, aku hanya ingin menyapa teman lamaku" Naruto lalu mwmalingkan kepalanya kearah kanan dimana Vali berada lalu mengalihkan lagi pandangannya kedepan, lalu dari arah belakang para petinggi datanglah perempuan berambut merah berdada bombastis dan berseragam sekolah, mukanya mirip dengan Sirzech datang bersama laki laki berambut coklat dengan sarung tanga merah di tengan kirinya
"Onii-sama kami berhasil menyelamatkan Gesper" Ucap perempuan itu, lalu dia melihat kearah Naruto "Siapa dia Onii-sama?"
"Hmm Ddraig sudah datang rupanya" Ucap Naruto sambil melihat kearah laki coklat tadi, lebih tepatnya sarung tangan nya
"Kau kenal dia Issei?" Pemuda yang dipanggil Issei itu hanya menggeleng "Tidak Buchou aku tidak mengenalnya"
"Hati hati Rias dia orang yang berbahaya" Sirzech yang memperingati mereka
"Ada apa ini Rias? mana para musuh yang tadi?" Kali ini datang lagi segerombola orang dengan seragam sekolah, mereka adalah peerage dari Rias dan Sona
"So-tan kau baru datang rupanya" Sang kakak lah yang berbicara "Tadi saat kami menyelamatkan Gesper banyak musuh yang menghalangi jadi kami terlambat"
'Kau mengenalnya Ddraig?" Issei mencoba bertanya pada partner nya 'Ya'
'Siapa dia memangnya?' Issei kembali bertanya sambil terus memandangi pemuda yang didepannya
"Ddraig kau mengetahui sesuatu?" Azazel mencoba bertanya pada sarung tanga Issei "Ya"
"Siapa orang itu Ddraig?" Azazel kembali bertanya
"Dia...
tuanku"
Tbc
A/n:
Yooo apa kabar?:v cerita nya gajelas ya? haha maaf
Fanfic ini terinspirasi dari fic Revolution of the world
Ada yang tau kekuatan naruto? aku ambil dari komik lain:v silahkan tebak, diambil dari komik/manhwa korea
Ada yang aneh kah? soal para penyihir dan kdatangan rias misalnya? jadi gini para penyihir itu udah mati duluan sebelum vali diserang atau tepatnya saat vali ngobrol dengan azazel
soal rias dkk, mereka mnyelamat kan gesper jadi ga ikut pertarungan,
oh iya soal maya? serching aja maya natsume
terus soal yng review tentang awal mahluk hidup itu ada nya miliaran tahun awal. hahaa maaf saya gatau
segitu aja dulu
See you next chapter
Rnr
