Naruto Milik Masashi Kisimoto
Highsclool DXD Milik Ichiei Ishibumi
Warning: Gaje, Typo's, Newbie VeryGodLike!Naru, outcanon
Sumary: Dia yang awal diciptakan, berumur 13milyar taun lebih, lahir dari kehampaan di ruang hampa dan terlahir bukan atas kehendak tuhan
'Kau mengenalnya Ddraig?" Issei mencoba bertanya pada partner nya 'Ya'
'Siapa dia memangnya?' Issei kembali bertanya sambil terus memandangi pemuda yang didepannya
"Ddraig kau mengetahui sesuatu?" Azazel mencoba bertanya pada sarung tanga Issei "Ya"
"Siapa orang itu Ddraig?" Azazel kembali bertanya
"Dia...
tuanku"
Chapter 3
'T-tuan? apa maksudnya?' Issei membatin sambali terus memandangai pemuda di depannya
"Apa maksudmu?" Kali ini Sirzech yang bertanya, dia pun bingung, Sang Red Heavenly Dragon punya tuan? bukankah Issei itu tuannya karena pemilik Boosted Gear?
"Dia tuanku dan aku sudah cukup menjelaskan" Ddraig menjawab dengan hanya itu saja
'Apa benar dia tuannya Ddraig, Albion?' Disisi lainnya Vali pun bertanya pada partner nya, dia pun sama penasarannya
'Tidak' Albion menjawabnya, Vali semakin bingung dengan semua ini saat dia ingin bertanya lagi Albion keburu memotongnya 'Maksud ku dia bukan hanya tuan Ddraig, tapi tuanku juga. Dan jangan bertanya lagi aku takan menjawab'
Tuan Ddrag dan Albion? siapa orang itu sebenarnya? aura yang dikeluarkannya adalah aura manusia. Lalu bagaimana dia bisa menjadi tuan dari Dua Heavenly Dragon? Vali semakin bingung saja dan dia pun memutus kan tak memikirkannya. Tapi..
"Hey aku tak tau siapa kau, tapi kau kulihat cukup kuat, aku ingin bertarung dengan mu" Vali berucap sambil tangan nya menunjuk Naruto ditambah sebuah seringaian di bibir nya
Naruto melirik nya dengan pandangan detar dengan posisi sama masih bersidekap dada "Lancang sekali kau menunjuku.
.Lucifer"
Bersamaan dengan itu Naruto sudah menghilang dari tempatnya dan tiba tiba sudah ada di belakang Vali dalam keadaan siap pukul
Buuggh duarrr
Vali pun terseret akan pukulan Naruto menuju gedung sekolah dan mrnghancurkannya 'Pukulan nya kuat sekali, sial'
Vali sekarang tak bisa menahan tubuhnya hingga dia jatuh berlutut karena kelelahan
[Divide]
'Cih aku hanya bisa sekali membagi kekpuatannya, tapi itu cukup' Saat vali menegakan kepala nya dan melihat Naruto dia terkejut, kenapa dia biasa saja saat kekuatannya di bagi? 'Aku harus membagi nya sekali lagi'
'Tidak vali, jangan lakukan itu' Albion memperingatkan sebelum Vali menggunakannya lagi 'Memangnya kenapa?'
'Kau tidak lihat? Energi yang ada di Secred Gear mu sudah penuh, kalau ku melakukannya lagi maka itu akan kelebihan muatan dan merugikanmu'
Lelaki berambut perak itu membelalak terkejut 'Ba-bagaimana bisa? Aku hanya membagi nya sekali, dan bagaimana manusia bisa mempunyai kekuatan sebesar ini? Ti-tidak ini bukan kekuatan manusia!!? kekuatan apa ini Albion aku tak paham?'
Vali lalu berdiri dan memandang pemuda yang tadi menyerangnya 'Kau takan paham Vali, dia terlalu tinggi untuk kau pahami'
'Apa maksudmu? dia hanya.. manusia kan?'
'Sudah kubilang dia terlalu tinggi untuk kau pahami' Vali menggeram mendengarnya, mana mungkin seorang manusia begitu kuat? 'Lebih baik kau pergi Vali dia terlalu kuat untukmu'
Vali memikirkan nya sejenak dia dalam kondisi buruk saat ini, setelah terkena dua pukulan nya, tapi itu hanya dua pukulan? bagaimana dia jadi selemah ini atau mungkin... musuhnya lah yang terlalu kuat?
"Lebih baik kau pergi sebelum aku berubah pikiran" Naruto angkat suara kali ini, untung suasana hatinya sedang bagus kalau tidak pasti dia sudah melenyapkannya seperti Katarea
Vali hanya mendecih tidak suka, Vali tau dia tidak bisa mengalahkan orang itu saat ini, jadi dia pun akan pergi
"Baiklah aku akan pergi, tapi aku akan kembali untuk menantang mu" Naruto hanya memandannya dengan datar, seakan tak tertarik, dan Vali pun pergi dari sana
Tersisalah tiga petinggi dan para pengawalnya di tempat itu, Rias angkat bicara "Siapa kau?"
Naruto tak menghiraukannya tapi dia malah memandangi Secred Gear berbentuk sarung tangan yang Issei pakai
"Ddraig nanti aku akan mengambilmu" Semua orang terkejut sekaligus bingung atas pernyataan itu
"Hey kuning apa maksudmu mau mengambil Ddraig dariku?" Issei maju selangkah dan berbicara itu pada Naruto
"Selama ini kau hanya menjadi inang titipan dari naga itu, sejati nya dia adalah miliku kau tak dengar tadi Ddraig bilang aku tuannya?"
"A-apa sialan kau!" Issei hendak berlari untuk menerjang Naruto tapi Azazel menghentikannya "Hentikan Sekiryutei kau bukan lawan untuk orang itu"
"Ta-tapi-"
"Azazel benar, saat ini kau bukan tandingannya bahkan Katarea dan Vali dikalahkan oleh nya dengan mudah" Ujar Michael, kini semua yang ada disana terdiam atas pernyataan Michael
"Kalau boleh tau kau itu siapa? dari auramu kau adalah manusia" Sirzech mencoba bertanya
"Kau tak perlu tau" Kini semuanya kembali terdiam hingga "Hey yang sopan kalau bicara dengan kakaku"
Rias marah karena orang dideppannya berbicara begitu pada kaka nya, dia tak perlu takut walau pun orang itu kuat, lagi pula disini ada kakanya, dia yakin kakanya dapat mengalahkan orang itu, kira kira itulah yang dipikirkan Rias
"Rias hentikan dia bukan orang sembarangan" Sirzech mencoba menghalangi Rias mengatakan hal bodoh lagi supaya tak ada bentrokan yang terjadi tapi tiba tiba
Deeg
"Beraninya kau berkata begitu padaku hey perempuan" Keluar tekanan yang sangat hebat dari pemuda itu yang mmbuat team ORC dan Osis serta pengawal yang lain jatuh pingsan semua kecuali Rias dan Issei karena kekuatan naganya tapi hanya jatuh saja, bahkan para petinggi yang ada disana pun berusaha mati matian untuk tetap berdiri
Meski mereka sudah mengeluarkan energi mereka untuk meminimalisir tekanannya tapi tetap saja tekanan ini terlalu kuat
Sepertinya salah satu disana harus bertindak bicara, dan Sirzech lah yang mewakilinya "Maafkan adiku, atas ketidak sopanannya kuharap anda menghentikan tekanan ini"
Meski begitu Naruto tak menurunkan tekanannya dan masih saja "Sial tak ada cara lain kita harus menghentikannya"
Azazel melaju dengan cepat, menyerang Naruto dengan tinju nya saat sudah di depan Naruto dan hendak melayang kan pukulannya tiba tiba dia merasa nyeri di perut nya, ketika sadar ternyata Naruto sudah ada di depannya dekat sangat dekat dan tangan nya sudah bersarang menembus tubuh Azazel
"A-apa? uhukk" Gubernur Malaikat jatuh itu terbatuk darah lalu memegang tangan Naruto "Kau ingin tanganku keluar? baiklah"
jress
Tangan Naruto ditarik keluar dengan kasar hingga kita bisa melihat lubang di perut Azazel, Gubernur Malaikat jatuh itu terhuyung kebelakang hingga jatuh terduduk
Saat Naruto hendak menyerang Azazel lagi, tiba tiba Sirzech sudah ada di depannya siap melayang kan pukulan nya yang di lapisi Power Of Destruction, Naruto terpaksa mengelak kesamping hingga pukulan Sirzech hanya menghantam tanah dan menghasilkan cekungan di situ
Belum juga Naruto menapakan kaki nya di tanah sudah ada lagi serangan dari atas, pemuda kuning itu mendongkakan kepalanya hingga terlihat lah sang Maou mungil sedang ingin memukulnya dengan demonic power di tinjunya hingga
Bumm
Setelah melakukan serangan itu Serafall kembali ke belakang bersama temannya, sambil melihat kepulan debu hasil tinjunya, beberapa detik kemudian saat debu mulai menipis terlihatlah pemuda itu yang masih berdiri gagah tanpa luka tanpa lecet sedikit pun
"Dia hebat" Serafall memuji mahluk itu
"Sebenarnya aku sedang tidak ingin bertarung saat ini, tapi baiklah akan kulayani kalian" Lalu deegg tekanan tinggi itu datang lagi, energi putih menyelimuti tubuh Naruto dengan ganas
"Apa itu?" Sirzech mengamati apa yang akan dilakukan pemuda itu "Energi apa inu? E-energi nya berubah bukan lagi manusia, i-ini energi yang belum pernah kurasakan"
Mereka yang disana terkejut, bagaimana mungkin? tadi aura nya adalah aura manusia, kini aura itu berubah menjadi energi yang lain. Energi ini sangat.. kuno?
Naruto masih diam di tempat nya dengan energi putih menyelimuti nya, Azazel yang sudah bangkit dari posisi sebelumnya mencoba membuat Light Spear ditangan kanannya, sedangkan tangan kirinya memegang perutnya yang berlubang
Lalu Azazel melemparkan Light Spear cukup besar itu pada Naruto tapi saat jarak tombak itu dengan Naruto tinggal setengah meter lagi, tiba tiba tombaknya terkikis seperti terhapus olehh energi tak kasat mata
"Apa yang terjadi pada Light Spear ku?" Azazel kebingungan saat itu, padahal pemuda di depannya hanya diam di tempatnya
"Apa itu kekuatannya?" Sirzech angkat bicara, dia juga bingung apa yang terjadi
"Azazel-dono, Sirzech-dono, biar kubantu kalian" Michael datang lalu berdiri di samping Sirzech
"Kalian diam saja? baiklah kali ini aku yang menyerang" Naruto melesat menuju para petinggi Fraksi dan memukul tanah yang di pijak Sirzech, mereka terbang ke atas guna menghindari serangan itu dan bummmm gempa terjadi di sekitar situ akibat serangan Naruto
"Hanya satu pukulan sudah bisa membuat gempa? mahluk apa dia?" Mereka terkejut atas pukulan Naruto, andai saja mereka terkena, pasti tulangnya akan remuk semua
Seraffal mencoba menyerang dengan membuat pedang es, dia maju melesat ke arah Naruto sambil menyabetkan pedangnya, Naruto yang mlihat itu hanya diam tapi...
deeg
Seraffal tiba tiba berhenti, dia tidak dapat menggerakan tubuhnya
"Sial itu jurus yang sama saat menghentikan Katarea tadi" Sirzech menjadi cemas kali ini dia mencoba menyelamatkan Seraffal dengan maju dan akan membawanya kembali
Tapi Naruto tak diam saja, dia mencoba menghalangi Sirzech dengan menciptakan gelombang energi padat berwarna putih pada tangan kanannya yang sudah direntangkan kedepan, lalu dia menembakannya ke arah Sirzech
Buumm
Serangan itu kena telak kearah Sirzech, semuanya menjadi panik saat itu "Sirzech!!"
Tapi dalam kepulan asap bekas serangan Naruto terlihatlah Energi berwarna merah kehitaman setelah asap itu sepenuhnya mengilang terlihatlah Sirzech yang tubuhnya telah di selimuti Power Of Destruction.. ya itulah wujud True Form Sirzech, wujud yang membuatnya menjadi iblis yang diragukan ke iblisan nya, karena besar nya kekuatan itu yang membuatnya masuk dalam jajaran Top 10 Strongest Being In The World
"Salah satu dari kalian tolong selamatkan Sera, biar aku yang melawannya"
Tanpa kata lagi Gabriel yang sedari tadi diam melesat kearah Seraffal untuk membawanya kembali kebelakang
"Kalian semua mundurlah" Dengan itu Sirzech melaju dengan cepat kearah Naruto mencoba memukul pemuda itu, Naruto tidak diam saja dia menghindar ke arah samping kanannya yang lumayan jauh dari arah Sirzech
Duaar
Ledakan besar terjadi di tempat itu, dan dari arah sana pula sang Maou Lucifer melesat lagi kearah Naruto dan Naruto pun menghindar lagi dan begitu seterusnya hingga beberapa saat sampai Naruto tak ada kesempatan menghindar dan akhirnya terkena serangan Sirzech di perutnya.
Naruto pun terpental ke belakang hingga menabrak gedung sekolah di belakangnya sampai hancur dan terus begitu sampai dia menabrak dinding kekai yang di buat para petinggi Fraksi
"Apakah sudah selesai?" Azazel bertanya, yang mungkin pada dirinya sendiri
"Kurasa belum"
Dan dari arah Naruto terpelanting tadi terlihatlah siluet sedang berjalan santai melewati reruntuhan bangunan sekolah itu, dan saat sosok itu sudah terlihat jelas terlihatlah Naruto yang kelihatan baik baik saja, hanya robekan baju di perutnya saja lah yang terlihat rusak
"Di-dia selamat dari pukulan Sirzech?" Seraffal terkejut akan apa yang dilihatnya, pasalnya dia tau seberapa kuat pukulan Sirzech dalam wujud True Form nya itu yang bahkan mampu mwmbuat malaikat jatuh setingkat Kokabiel terluka parah, atau bahkan mati.
'Dia selamat dari pukulanku, sebenarnya siapa dia?'
"Baiklah sudah cukup main mainnya bocah, akan ku perlihatkan sedikit kekuatanku" Dengan itu aura putih menyelumuti tubuh Naruto dengan ganas (Seperti Yondaime Raikage saat menggunakan Raiton No Yoroi)
Lalu Naruto pun maju dengan kecepatan gila kearah Sirzech dan melayangkan tinjunya
Buggggg
Pukulan Naruto mengenai rahang Sirzech yang otomotatis mementalkannya ke atas, dan menabrak kekai hingga kekai itu pecah
"Kekai nya pecah, Gabriel bantu aku membuatnya kembali" Perintah Michael kepada saudarinya itu "Ha'i"
Tapi sebelum itu terjadi terlihatlah sebuah tubuh yang melesat jatuh kebawah dengan cepat
"A-apa itu?"
Buum
Tubuh itu adalah Sirzech, ternyata mereka tidak menyadari bahwa tadi Naruto sudah terbang kearah Sirzech untuk memukulnya lagi
Dari ataspun terlihat satu sosok lagi yang menukik dengan cepat ke arah Sirzech
"Sirzech awas!!!" Seraffal berseru khawatir pada temannya itu, dia pun hendak berlari untuk menghalau Naruto tapi terlambat
Bummmm
Pukulan Naruto sudah lebih dulu menghantam perut Sirzech hingga dia memuntahkan darah, terciptalah sebuah kawah yang sangat besar hingga menghancurkan tanah sekeliling bangunan sekolah itu, untung saja Michael dan Gabriel sempat membuat kekai kembali hingga tak ada manusia yang tau apa yang terjadi di dalam
Aura True From Sirzech menghilang di gantikan wujud biasanya yang telah pingsan
"Awas kau manusiaaa!!" Teriak Grayfia marah melihat suaminya yang tergeletak pingsan, dia hendak menyerang Naruto tapi di tahan oleh Maou Leviathan
"Hentikan Grayfia, kita takan bisa melawannya"
"Ta-tapi-"
"Dia benar Grayfia-san, bahkan suamimu kalah melawannya" Michael juga menahan Grayfia yang hendak menyerang Naruto
"Kita harus membawa Sirzech secepatnya" Azazel berkomentar
Disudut lain terlihatlah Naruto yang berdiri tegak di samping Sirzech yang pingsan "Heyy lebih baik kalian bawa dan segera obati orang ini, kalau tidak ingin dia mati"
"Suamiku tidak akan mati brengsek!"
"Pukulan ku tadi bukan pukulan biasa, energi ku sudah masuk kedalam tubuhnya dan sedang menggerogoti organ dalam nya" ucap Naruto dengan santai nya
"A-apaa?"
"Bawalah" Naruto pun memutar tubuhnya dan berjalan untuk pulang
"Hey siapa namamu? kau akan jadi penghalang perdamaian bagi kami" Azazel yang sudah memulihkan diri mencoba bertanya
"Kau tak perlu tau namaku dan soal perdamaian aku tak akan mengganggu kalian toh kalian semua akan lenyap"
"Apa maksudmu?" Azazel kembali bertanya
Naruto hanya terus berjalan tanpa menggubris peetanyaan Gubernur malaikat jatuh itu, lalu didepan Naruto pun muncul sebuah lubang hitam dan menyedotnya hingga lubang itu kembali menghilanh
"Cih dia akan menjadi penghalang rencana kita"
"Sudahlah ero Dhatensi kita sudah beraliansi dan punya kekuatan besar kita tinggal melawannya, sekarang lebih baik kita obati Sirzech"
"Kau benar kita harus obati Sir- HEY APA MAKSUDMU TADI HAHH DASAR MAOU CEBOL"
"Tadaima"
"Okaeri Naru- Asataga apa yang terjadi padamu Naruto-kun?" Maya panik dan langsung menghampiri Naruto didekat daun pintu karena melihat sebuah baju yang di pakainya telah Robek
"Aku tidak apa apa" Ucap Naruto datar
"Tapi kau terluka" Maya khawatir melihat keadaan Naruto
"Ini bukan apa apa bagiku, sekarang aku mau mandi" Ucap Naruto melangkah masuk kedalam hendak menuju kamar mandi
"Hmm baiklah kalau begitu, emm apa kau mau ku mandikan sekalian Naruto-kunh?~"
Underworld
Disebuah ruangan bernuansa putih terlihatlah seonggok orang berambut merah sedang terbaring di sebuah ranjang. Ya ini rumah sakit, di sekitarnya ada orang orang yang mungkin menjenguknya antara lain sang Gubernur Dathensi mesum penggila mahluk indah alias wanita, Azazel. Disisi lain ada seorang wanita cebol dengan dua aset yang menghianati tubuhnya alias Seraffal sang Maou leviathan. Dan ada dua rekan Maou nya yang lain yaitu Ajuka dan Falbium.
"Kita harus mengadakan rapat tentang penyerangan ini secepatnya" Ujar Ajuka
"Kau benar kita harus segera membicarakan kasus ini, dan mengungkap siapa sosok itu yang bisa mengalahkan Sirzech" Ujar Falbium Maou yang biasa nya malas itu kini mencoba berkomentar, mimik muka yang biasanya tak ada gairah kehidupan itu kini berubah memancarkan wajah serius
"Kita akan rapat setelah Sir-tan bangun, dan kau Erozel kau juga harue ikut" Seraffak berbicara dengan menyilangkan kedua tangan nya di bawah busungan semangka Denmark itu
"Ya baiklah" Untung saja Azazel sedang melihat ke arah lain, kalo tidak mungkin akan ada banyak darah diruangan itu
Skip Saat Rapat
"Jadi bagaimana cerita nya Sirzech kau bisa terluka seperti itu?" Ajuka membuka pertanyaan dengan bertanya
Oh iya sekarang mereka sedang ada di tempat ruang rapat rahasia khusus para Maou, dan yang hadir disitu hanyalah keempat Maou dan sang Gubernur malaikat jatuh saja
"Dia tiba tiba datang menembus kekai buatan kami, lalu langsung memukul Hakuryuko, dan dia membunuh Katarea dengan mudah dia bisa membuat lawannya diam dengan tatapannya seperti yang dia lakukan pada Katarea bahkan Sera sempat diam saat mencoba menyerangnya" Jelas Sirzech pada Katarea
"Membuat lawannya diam? apakah itu kendali pikiran? sangat sulit melakukan kendali pikiran apalagi yang di kendalikan adalah iblis kelas tinggi" Kali ini si Maou pemalas yang berkomentar
Azazel mencoba bicara "bukan hanya itu dia bisa mengendalikan darah yang tak tau darimana asalnya dan menjadikannya sebuah jurus, dia mengumpulkan darah di sekeliling lawannya lalu menyimelimuti lawan nya dan mengompres nya hingga lenyap tak berbekas"
"Mengendalikan darah? sepertinya aku pernah mengetahui nya" Ujar Ajuka sambil terus mengingat ngingat
"Dimana kau mengetahui nya Aju-tan?"
"Kalau tidak salah dari sebuah buku kuno yang kutemukan di reruntuhan suku Maya" Ingat Ajuka setelah mengingatnya
"Suku maya? bukankah itu suku manusia kuno yang tinggal di Semenanjung Yucatan, Amerika tengah? dan hidup sekitat tahun 250 Masehi sampai 925 Masehi?" Azazel bertanya secara bingung
"Ya itu benar"
"Tapi suku Maya tidak kenal tulisan kan?" Kini Sirzech membuka suaranya setelah lama diam dan hanya mendengarkan
"Ya, tapi inikan hanya tempat di temukannya buku itu, belum tentu suku Maya yang membuatnnya, lebih lagi buku itu lebih kuno dari umur suku Maya itu sendiri" Jelas Ajuka memberikan ilmu pengetahuannya sedikit
"Tapi Ajuka, jika memang bukan suku Maya yang membuatnnya lalu siapa?" Falbium mengutarakan kebingungannya sambil mata yang terpejam
"Lebih baik kau bawa saja buku itu kesini Ajuka"
"Ya, Sirzech benar lebih baik kau membawanya" Azazel pun membenarkan ucapan Sirzech, ya setidaknya buku itu menjadi acuan mereka sekarang
"Baiklah" Ajuka pun berdiri dari tempat duduknya dan melangkah keluar
Setelah Ajuka kembali dengan sebuah buku yang terlihat usang ditangannya dia memberikannya pada Azazel "Bacalah! Kau pasti mengerti"
"Hmm! Bahasa nya kuno sekali" Dia melihat lihat buku itu sebentar sebelum membukanya "Disini tertulis Dia mahluk yang tak dapat dipahami, sang awal dan akhir, berkekuatan 'kehendak' dan bersenjatakan darah. Dia adalah kekosongan dia adalah kehampaan. Maha kuasa dan bukan Maha kuasa, awal dan akhir, paradox dan ortodox. Dialah
.Avread Lordick"
"Buku ini di tulis oleh Frankestein" Tambah Azazel
"Siapa lagi itu?"
"Entahlahh"
Semuanya terdiam mendengar tuturan dari Azazel, Sirzech, Seraffal, dan Falbium mengerutkan dahinya kecuali Ajuka yang sudah tau isinya bahkan Azazel pun ikut ikut mengerutkan dahinya
"Apa maksudnya Maha kuasa dan bukan Maha kuasa?" Seraffal memecahkan keheningan yang terjadi
"Disini kan tertulis kalau mahluk itu tidak bisa dipahami"
"Azazel apa kau tau sesuatu?" Tanya Sirzech, dia sedang dilanda kebingungan saat ini di tandai dengan kerutan di dahinya
"Sayang nya tidak Sirzech" Gubernur malaikat jatuh itu menghembuskan napas nya pelan, semua ini membuatnya bingung
"Tapi bisa saja kan yang tertulis di buku itu bukan mahluk yang kalian maksud? bisa saja itu mahluk lain lagi" Falbium mencoba ber positive thingking saja kala itu
"Ya tapi kalau memang itu dia bagaimana? dia bisa jadi ancaman bagi kita" Sitri yang dikenal akan kejeniusannya pun di landa kebingungan saat ini, sungguh apa yang terjadi ini membuatnya pusing
"Lebih baik kita tak usah mempermasalahkannya sekarang, nanti kalau dia berulah lagi kita akan tangani secepatnya" Sirzech mencoba mencari jalan lurus saja daripada mereka sekarang terus terusan berada di ruang rapat untuk berpikir yang tak ada hasilnya karena kurang nya informasi yang lain
"Ya aku setuju" Azazel mengutarakan ke setujuannya, toh dia juga sudah pusing kali ini, lebih baik dipikir nanti sajalah, pikirnya
"Kalau begitu kunyatakan rapat kali ini selesai, kalian boleh pergi"
Kembali Ke Naruto
'Aku harus segera melakukan 'itu' pertama tama aku harus mengambil kekuatan penuhku' Batin Naruto, dia saat ini duduk di kursi ruang tengah apartemennya sambil menonton film dorama kesukaannya, tapi pikirannya tak fokus ke film di tontonnya, dia sedang berpikir tentang apa yang akan dilakukannya pertama kali untuk melakukan rencananya itu 'Apa kuhancurkan saja satu persatu mitologi? Tapi kudengar ada teroris bernama Khaos Brigade dikalangan mahluk supranatural?'
'Dan ketuanya adalah Ophis, ck! Naga itu apasi yang dipikirkannya'
"Hey Naruto-kun, kenapa kau melamun?" Ternyata Maya yang tadi sedang ada di kamarnya kini sudah ada di samping Naruto dan memperhatikannya
"Hm tidak apa" Jawab Naruto dengan datar seperti biasa
"Naruto-kun kenapa kau pendiam sekali?" Maya ingin sekali menanyakan itu dari jauh hari, tapi entah kenapa baru kali dia menanyakannya
"Aku memang pendiam kalau sendirian"
"Mou~ Naruto-kun menyebalkan" ungkap kesal Maya dengan mengembungkan pipinya yang memerah
'Sekarang apa yang harus kulakukan dengan mahluk ini'
Skip satu minggu kemudian
Disore hari di sebuah taman terlihatlah seorang pemuda berambut pirang sedang duduk disalah satu bangku yang ada di disana, dia sedang melamun sendirian
Naruto P.O.V
Lebih baik kuhancurkan Mitologi yang mana dulu hmm? Nordik? Shinto? Atau kuhancurkan si bocah Brahma saja dulu?
Tapi bagaimana dengan Maya nantinya? hahhh memang seharusnya aku tidak berhubungan dengan siapapun jika begini jadinya
Lalu sekarang aku harus menghancurkan yang mana? jika semua sekaligus aku tak mungkin bisa karena separuh kekuatan ku tidak ada
Ah aku tau! Aku akan menghancurkan yang itu saja dulu, lagipula aku tak suka dengan mereka yang selalu merasa di atas, baiklah aku akan kesana sekarang
Naruto P.O.V End
Olympus adalah sebuah tempat bagi para dewa dewi yang berada di yunani,
Gunung tertinggi yang terletak di Yunani dengan ketinggian 2919 meter dan terdapat sebuah kota yang terletak di kaki gunungnya yang sering disebut-sebut sebagai kota dewa yaitu kota Litochoro .
Menurut kepercayaan,Zeus dan para saudaranya Poseidon serta Hades ingin mengambil alih kekuasaan ayahnya Kronos yang pada saat itu menjabat sebagai dewa tertinggi..Setelah Zeus dan para saudaranya mengalahkan sang ayah,maka masa pemerintahan alam semesta yang baru pun dimulai. Masa ini dinamakan, masa dewa Olympus.
Terlihatlah di sebuah gerbang masuk Olympus yang sangat besar ada seorang pemuda berambut kuning sedang melayang di depan pintu gerbangnya
Pemuda itu merentangkan tangan kanannya kedepan lalu dari telapak tangan nya keluarlah sebuah bola energi berwarna putih padat.. dan
Wuusss
Bummmm
Pintu gerbang yang sangat besar itu hancur hingga berkeping keping menyisakan puing puing yang bertebaran dimana mana
Didalam Gedung Utama Olympus
Terlihatlah seorang pelayan yang lari terburu buru di dalam gedung itu sedang menunu sebuah ruangan yang memiliki singgasana di dalamnnya, setelah sampai dia pun menghadap seseorang yang duduk di singgasana itu, orang itu berperawakan tinggi dengan badan kekar dengan brewok dan rambut berwarna putih, tak lupa sorot wajah tegas menambah kewibawaannya, ya dia lah dewa tertinggi Olympus.. Zeus
"Lapor Tuan Zeus pintu gerbang utama telah di serang dan di hancurkan oleh orang tak dikenal" Lapor si pelayan itu dengan bersujud dengan kaki kanan yang di tekuk ke belakang (ngerti ga?)
"Apa?! Siapa yang berani menyerang Olympus?" Jawab Zeus dengan geram "Kalo begitu panggilkan Ares dan suruh menghadap padaku, cepat!"
"Baik" Jawab pelayan itu lalu pergu dengan terburu buru
"Ada apa ini Zeus?" Datanglah orang lain lagi di samping Zeus
"Olympus diserang" Jawab Zeus
"Apa? siapa yang menyerang Olympus? mungkinkah kelompok teroris Khaos Brigade itu?" Tanya sosok tadi lagi
"Kurasa bukan, karena yang menyerang nya hanya satu orang" Sosok yang berhadapan dengan Zeus itu melebar kan matanya terkejut, orang gila macam apa yang berani menyerang satu mitologi sendirian?
"Berani sekali dia, biar aku yang melawannya" Ucap sosok itu lalu mengeluarkan sebuah tombak trisula dari ketiadaan, ya sosok itu adalah sang Dewa penguasa laut, Poseidon
"Tidak usah, aku sudah menyuruh Ares kesini, biar dia yang melawannya"
Tak lama kemudian datang lah sosok kekar lain lagi dengan memakai baju seperti baju perang dan helm menyerupai helm sparta di tangannya, dia adalah sang Dewa perang Ares, putra dari Zeus dan Hera
"Ada apa kau memanggilku?" Dia bertanya dengan datar
"Ares putra ku, ku perintahkan kau untuk mengusir orang yang sudah lancang menyerang Olympus yang sekarang telah berada di gerbang utama" Ucap Zeus menyuruh sang Dewa perang itu
Ares pun menyeringai kejam karena diberikan perintah yang menyuruh nya secara tidak langsung untuk bertarung, lalu dia pun membungkukan badannya untuk memberi hormat pada Zeus "Baiklah ayah aku akan mengusir orang yang lancang menyerang tanah kita ini"
Lalu Ares pun berbalik untuk menjalankan tugas yang di berikan ayahnya
"Ares kusarankan kau membawa pasukan Sparta bersamamu" Poseidon berkata sambil melihat Ares yang berjalan menjauh
"Ahh ide mu bagus juga baiklah aku akan membawa hanya 50 pasukan saja" Jawab ares sambil terus berjalan menjauh
Ditempat Naruto
Mengepul asap di beberapa penjuru tanda bahwa tempat itu telah hancur, terlihat puluhan mayat yang sepertinya para penjaga Olympus itu dimana mana
Tep
Naruto menapak di tanah yang disekelilingnya telah hancur lebur itu, lalu dari arah depannya munculah segerombolan orang dengan baju perang khas nya ditambah perisai dan pedang ditangan nya, di tengahnya terlihatlah orang yang lebih menonjol diantara yang lain nya karena memakai baju perang yang berbeda karena memiliki jubah merah di bajunya serta helm yang memiliki bulu berwarna merah mencuat keatas seperti anak punk.
Mereka berhenti tak jauh dari Naruto "Berani sekali kau menginjakan kaki dan menghancurkan sebagian wilayah Olympus"
Sosok yang tak lain adalah Dewa Ares itu berbicara sambil mengacungkan pedangnya pada Naruto
Naruto hanya diam ditempatnya tak bergeming sedikitpun
"Tak mau bicara ya, baiklah prajurit, SERANG DIAA!!" Dewa itu berteriak di akhir kalimatnya untuk menyemangati pasukan yang di bawanya
Orryyaaaaaaaaaaaaa
ulululululululu
Berbagai teriakan tercipta dari para pasukan yang sedang berlari itu untuk menyemangati diri sendiri sedangkan Ares masih diam di tempatnya memperhatikan anak buahnya
Diposisi Naruto sendiri kini dia hanya diam tak melakukan apa apa, setelah pasukan Sparta itu cukup dekat dia berbicara pada mereka "Menepilah! Kalian tak berhak menghalangi jalanku"
Deeggg
Langsung saja para pasukan itu berhenti dan menyingkir satu persatu 'A-apa yang terjadi pada tubuhku?'
"Hey! APA YANG KALIAN LAKUKAN SERANG DIA!" Teriak Ares dari belakang dengan marah karena pasukan nya malah memberi jalan pada musuhnya
"Ya begitu, aku tak ada waktu untuk meladeni kalian"
'Cihh sial, pasukan yang tidak berguna' Ares hanya merutuki pasukan nya sendiri, lalu dia memasang kuda kuda bertarung nya 'Aku harus melakukannya sendirian'
"Ares sang Dewa perang, kau ingin melawanku?" Tanya Naruto yang err.. sebenarnya basa basi
"Tentu saja aku sang Dewa perang menantang mu bertarung, dan akan kucabut nyawamu dengan penderitaan yang melebihi hukuman di Cocytus"
"Benarkah? lalu apa yang akan di lakukan pasukanmu? hmm bagaimana ku hancurkan saja mereka" Dengan itu terlihatlah banyak darah yang muncul dari ketiadaan lalu menyelimuti para pasukan yang di bawa Ares lalu darah itu seperti menekan korbannya hingga tidak menyisakan bekas mayat atau apapun, bahkan teriakan pun tak ada
"A-apa, kemana mereka?" Sang Dewa perang pun semakin marah saja, karena pasukan yang di bawanya lenyap tak berbekas "Akan kuhancurkan kau sendiri brengsek"
Lalu diapun berlari kearah pemuda itu dengan tameng dan pedang di tangannya, saat jarak keduanya sudah cukup dekat Ares melompat dengan menghunuskan pedangnya, Naruto yang melihat itu tak tinggal diam dia pun melompat ka belakang guna menghindari serangan itu
Bumm
Suara saat pedang Ares dan tanah bertemu hingga menyebabkan keretakan ditanah itu
Lalu Ares pun berlari lagi menuju Naruto dan siap menusukan pedangnya kearah kepala Naruto
Swusss
Terdengar suara hembusan angin yang tercipta dari tebasan pedang yang hanya mengenai udara karena Naruto mengelak ke samping kanan dengan gerakan yang sederhana
Lalu tangan Naruto bersiap memukul perut Dewa Ares tapi di halangi oleh tameng yang di pegangnya menutupi perut sang Dewa dari pukulan tapi tetap saja itu membuat Ares terpental walau tidak terlalu jauh, yakni hanya sekitar dua meter saja kebelakang
Tapi saat baru saja memasang kuda kuda lagi tiba tiba Naruto sudah ada di samping kanan sang Dewa itu dengan posisi kaki diatas seperti hendak menendang kepala berbalut helm itu
Whuuuss
Tapi karena reflek seorang Dewa tendangan itu bisa di halau lagi dengan tamengnya, Ares yang melihat ada celah langsung mencoba menebaskan pedang nya kearah perut Naruto dengan sedikit energi dewa
Naruto yang melihatnya segera melompat keatas dan dari tebasan gagal Dewa Ares itu terciptalah gelombang angin yang sangat kuat hingga meluluhlantahkan tanah dan puing bangunan disekitarnya
"Hmm baiklah, mari taikan level nya" Dengan itu tubuh Naruto diselimuti oleh aura putih yang mengobar dengan ganas
Wussss
Naruto yang sedang berada di atas langsung menjatuhkan tubuhnya dengan ditambahkannya daya dorong dari tubuhnya ke arah Ares
Ares yang seakan tau tak bisa menghindar mencoba menahannya dengan tamengnya dan diapun sudah melapisi itu dengan energi dewa nya hingga terlihatlah perisai gagah dengan pendar emas di sekelilingnya
Duuaarr
Saat pukulan Naruto dan perisai tameng Dewa Ares bertemu terciptalah gelombang angin dari sekelilingnya dan karena tekanan yang kuat tanah pijakan Ares pun anjlok hingga menciptakan cekungan yang lumayan besar kira kira berdiameter 10 meter dan kedalaman 2meter
Tanpa diduga Naruto sudah ada di hadapnya, rupanya dia berpindah dengan cepat
"Hai" Sapa Naruto dan bugg pukulan sangat keras diterima oleh Ares. Saat Ares masih terpental Naruto sudah ada di belakangnya untuk melancarkan tendangan buggg Ares pun terpental lagi keatas sudah di atas pun dia menerima tendangan Naruto lagi dan begitu seterusnya, semua pukulan Naruto di terima oleh Ares tanpa bisa menghindar apalagi semua pukulan dan tendangan yang dilancarkan Naruto sudah memakai sedikit kekuatannya menyebabkan pukulannya menjadi sangat keras
Hingga beberapa menit akhirnya Naruto menyudahinya saat mereka berada di atas dan pukulan terakhirnya dilayangkan pada wajah Ares hingga Dewa itu jatuh dengan sangat keras menuju ke bawah
Buuumm
Suara yang menjadi bukti Ares jatuh dengan sangat keras
Tep
Naruto menapak sempurna di sisi Ares yang terlentang dengan luka luka di sekujur tubuhnya dan pakaian tempur sudah rusak bahkan tameng nya pun terbelah di sisi Ares, sedangkan pedang nya tertancap tak jauh dari situ
"U-uhukk, kau-" Ucapan Ares terpotong karena perutnya sudah di injak oleh Naruto
"Kau akan ku akhiri disini dengan pedangmu sendiri" Naruto lalu berjalan kearah pedang Ares yang tak jauh menancap ditanah, setelah mengambilnya dan berdiri lagi di samping Ares, Naruto siap menusukan pedangnya "Ada kata terakhir?"
"Ke-keparat-"
Jleb
Pedang itu menancap dengan sukses di kepala Ares yang sudah tidak memakai helm, dan merubah Ares menjadi partikel partikel kecil yang terbang di tiup angin
Naruto pun melanjutkan jalannya ke tempat lebih dalam Olympus
Di dalam istana Olympus
Terlihatlah seorang prajurit sedang berbicara pada Zeus selaku dewa tertinggi Olympus
"Lapor tuan Zeus, ada berita penting" Ucap prajurit itu masih dalam posisi bersujud hormat "Bahwa Dewa Ares telah tewas"
"Apaa? Yang benar kau!!" Zeus terkejut dengan pernyataan prajurit itu dia langsung bangun dari duduknya
"Be-benar tuan Zeus" Ucap prajurit itu dengan gemetaran takut takut kena semprot sang Dewa
"Dia bahkan bisa mengalahkan Ares, biar aku yang turun tangan Zeus" Poseidon yang sedari tadi duduk kini mulai berdiri
"Tidak, kali ini aku yang akan turun tangan sendiri"
Di luar istana di daerah olympus itu sendiri terlihatlah seorang pemuda sedang terbang pelan menuju arah istana
Dari kejauhan yang berlawanan arah terlihatlah Seseorang yang sedang melesat dengan cepat dan dilapisi petir di sekujur tubuhnya dan hendak memukul pemuda pirang itu hingga wuss bug pukulan Zeus hanya di tahan oleh sebelah tangan kanannya "Oh kau datang juga bocah Zeus"
"Dan kau ternyata yang menyerang olympus..
. Avread Lordick"
TBC
A/n:
yoo jumpa lagi:v
Yap kekuatan Naruto itu saya ambil dari Noblesse
dan disini tidak ada pair
Ares terlalu lemah? tidak dia tidak lemah Naruto nya aja yang terlalu kuat:'v
udah gitu aja sampai jumpaaa
