SEQUEL
Pairing: Yoonmin
Rating: T
Warning: MPREG, Birth Scene (not explicit) DLDR, Bahasa campur aduk
Typos and any kind of flaws are mine.
.
.
.
.
Week 4
Jimin menatap buah yang berada dihadapannya, keranjang yang dihadapannya seakan seperti parsel buah untuk orang sakit karena…ya..memang buahnya banyak "Hyung?" Jimin mencicit melihat Yoongi yang sedang sibuk mengupas apel tanpa memutus kulitnya. Jimin diminta ke ruang makan untuk makan oleh Yoongi dan selesai makan, tiba-tiba saja Yoongi menaruh buah sebanyak ini didepannya "Hm?" Jawab Yoongi matanya tidak teralih dari apelnya, memang kebiasaan Yoongi ini "Ini..buah sebanyak ini buat apa hyung?" Yoongi mendingak dari kegiatannya dan menatap Jimin datar "Ya buat kamu lah, siapa lagi?" Jimin melongo mendengarnya "Hah? Yang bener aja hyung, masak aku suruh makan segini?"
Yoongi hanya mengangguk "Iyalah, katanya buah itu bagus buat ibu hamil-" "Ya tau hyung, ya kali aku suruh makan segini banyaknya!" Yoongi tidak bergeming "Pokoknya harus makan buah. Ini apelnya dimakan ya sama kalo makan apa nanti bilang, aku kupasin." Yoongi menyodorkan buah apel yang sudah dia kupas dan ditata apik di piring, Jimin tidak suka memakan apel yang masih ada kulitnya, dan Yoongi menambahkan beberapa anggur disamping apel tersebut. Jujur Jimin tidak masalah dengan memakan buah nya, tapi, tidak sebanyak ini, apa dia haris memakan ini setiap hari? Jimin hanya menghela nafas tetapi menuruti suaminya itu, perlahan mengunyah apel yang dikupaskan untuknya. Yoongi menatap Jimin dengan senyuman kecil dibibirnya membuat pipi Jimin merona "Ish hyung, jangan liatin terus" "habisnya kamu lucu sih makan apelnya, kayak hamster" Satu buah anggur melayang ke kepala Yoongi.
Instagram Update:
Chimin
(Jimin mengupload foto Yoongi yang mengupas apel yang dia ambil diam-diam, Yoongi tampak konsentrasi dengan lidahnya sedikit keluar dari bibirnya)
378 Likes
Chimin
Week Four.
Eatjin Euluhh si Yoongi, kapan Joon bisa gini, motong Bombay aja dia ga bisa.
J-Himang Ih mesra banget.
KimTae Itu buah banyak amat, mau buka toko buah apa?
Chimin Eatjin oi Kimdaily tuh dikode ama Jin-Hyung / J-Himang Ih sirik. Makanya jangan kelamaan jomblo hyung.
Chimin KimTae tanya Yoongles
J-Himang Chim berantem aja yuk
Chimin Ibu hamil ga boleh aktivitas berat hyung sorry ^^
JeonCena Hyunggg makan yang banyak buahnya katanya makan banyak buah bagus loh buat adek bayinya
Chimin Iyyaaaa Kookie sayanggg, makasihhhhh :***
Week 12
Jimin melihat dirinya di cermin dari samping. Bajunya dia angkat sedikit memperlihatkan perutnya yang dulu rata sekarang ada sedikit lekukan. Ini padahal baru memasuki Minggu ke 12 tetapi perut Jimin sudah sedikit membesar. Dimana dulu terdapat otot yang keras sekarang sudah hampir hilang dan tergantikan oleh jaringan yang lunak dan berlemak. Jimin mengelus perutnya merasakan betapa empuknya perutnya sekarang "Ehem!" Jimin terlonjak mendengar deheman keras dari samping dan ia melihat suaminya sedang berdiri di ambang pintu kamar mandi, handuk masih melilit di pinggangnya
"Ngeliatin apa sih? Serius banget" Yoongi menggoda dengan seringaian khasnya membuang handuk basahnya yang ia gunakan untuk rambut ke kasur "Hyung! Kasurnya nanti basah!" desis Jimin, mengambil handuk basah itu dan memasukkannya kekeranjang kotor "Iyaa iyaa maaf Eomma" Jimin hanya mencubit pinggang Yoongi kecil dan duduk di kasur memperhatikan suaminya, Yoongi pun melepas handuknya dan berganti pakaian "Hyung?" "Ya sayang?" "Aku tambah gendut ya?" Yoongi yang tadi hendak memakai baju pun terhenti. Dia menatap Jimin seakan tidak percaya akan apa yang didengarnya "Chim, kamu kan hamil, ya wajarlah kalo tambah gendut" Jimin menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal "Uhhm..iya sih hyung Cuma…kok lengan, dagu apalagi ini nih tambah besar" Jimin menunjuk pahanya yang juga semakin gendut. Memang Jimin semakin..membesar tapi bukan dalam artian yang jelek, dia Cuma kelihatan lebih..montok.
Yoongi menghela nafas dan duduk disamping Jimin "Jimin, denger ya, kamu itu hamil, kalo tambah berat badan wajar lah kan itu nanti makanan buat anak kita, lagian aku ga peduli kok Kamu mau kurus gendut, ga akan ngurangin rasa sayang aku ke kamu" Jimin merona merah mendengar pernyataan Yoongi dan memukul lengan Yoongi "Hyung kebanyakan nonton sinetron deh" Yoongi terkekeh kecil kemudian ia mencium pipi Jimin "How about I'll show how beautiful you are tonight?" Yoongi berbisik ke telinga Jimin dengan suara rendah nya membuat Jimin bergetar, Jimin mengangguk kecil, membuat Yoongi menyeringai besar, dan mulai menyerang Jimin
Bisa dikatakan keesokan harinya Yoongi mendapat 'breakfast' special in bed dari Jimin.
Instagram Update:
Yoongles
(Yoongi mengupload foto hasil ultrasound yang hanya menunjukkan gundukan kecil didalam perut Jimin.)
Yoongles
Hello little one, can't wait to see you.
1270 Likes.
WangJiaer YienTuan Yang, pengen deh punya debay :(
YienTuan WangJiaer Selama lu yang hamil ga masalah :)
Yoongles WangJiaer YienTuan Jangan rebut di IG orang plis.
Chimin YienTuan MARK HYUNGGG ( *¯ ³¯*)
YienTuan Chiiminnnnnn DM aja yah
Yoongles (눈_눈)
WangJiaer (눈_눈)
Kimdaily Halah udah gausah pada cemburu, paling mereka gossip kayak ibu-ibu arisan.
Chimin Gimana Namjoon-hyung? (◕‿◕✿)
KImdaily Eh enggak papa kok chim, canda ehehehe.
Week 24
Perut Jimin semakin membesar dibulan ke 6. Jimin sudah tidak bisa menari lagi, dia bahkan tidak bisa menyentuh jari kakinya. Jimin diminta untuk terus bergerak untuk melakukan peregangan agar tubuhnya tidak kaku, namun kenyataannya kakinya malah semakin membengkak karena terus berjalan. Tidak hanya itu si kecil didalam perutnya membuat dia harus bolak balik ke kamar mandi. Di sore hari Jimin berniat untuk membuat teh dan tiduran didepan sofa agar dia bisa relaks. Jimin pun membuat teh, biasanya Yoongi memaksa agar dia yang membuatkannya namun Yoongi sedang keluar karena ada kerjaan jadi dia harus membuatnya sendiri. Jimin menuangkan air panas ke mug kesayangannya dengan sedikit gula dan memasukkan the jasmin kesukaannya, namun tiba-tiba kakinya merasa nyeri saat dia tidak sengaja menghantam meja, membuat mug nya jatuh beserta isinya, membasahi baju dan celananya.
Cairan yang panas itu membuat Jimin berteriak kecil dan segera membasuhnya dengan air dingin. Jimin melihat the nya yang sudah menyatu dengan karpet tiba-tiba menangis, dia hanya ingin minum teh hangat, apa salahnya! Kenapa malah jadi begini. Jimin duduk dilantai yang basah, tidak peduli akan mengotori celananya lebih lanjut. Tepat saat Jimin mengalami breakdown, pintu depan rumah mereka terbuka "Jimin?" Yoongi memanggil nama Jimin, Jimin menghapus air matanya dan kemudian menjawab "Di-di dapur hyung" Yoongi yang mendengar suara Jimin bergetar seperti itu segera memasuki dapur dan melihat keadaan Jimin yang terduduk di lantai dengan mug pecah dan seluruh dapur bau seperti the.
"Astaga Jimin, ada apa?" Yoongi membantu JImin berdiri perlahan, bajunya basah, celananya basah dan matanya pun basah "Aku-aku Cuma mau buat teh hyung, tapi terus jatuh" Jimin hanya tersedu sedu kecil, Yoongi menggeleng kecil "hey hey udah jangan menangis ya? Aku buatin yang baru. Kamu udah mandi?" Jimin menggeleng menandakan dia belum mandi "Yaudah bagus, sekarang kamu duduk di sofa, aku beresin dulu ini terus aku siapin air buat kamu mandi" "Eh, tapi hyung kan baru aja pulang? Harusnya aku donk yang nyiapin air, hyung ga capek?-" "Udah nurut aja" Jimin terdiam, dan menuruti perkataan Yoongi.
Yoongi menyiapkan bubble bath dengan aroma strawberry setelah membersihkan kekacuan di dapur sebelumnya. Dia perlahan melepaskan pakaian Jimin sesekali melirik ke perut Jimin yang besar. Jimin masuk kedalam bathtub dan mengeluarkan erangan karena air hangat yang menyentuh kaki Jimin terasa sangat melegakan dan meloloskan otot kakunya, Yoongi tersenyum, dia sudah berganti kaos dan celana pendek, dan duduk ujung bathtub dekat kaki Jimin. Biasanya jika Jimin berendam seluruh tubuhnya akan terendam, namun kali ini perut Jimin menyembul separuh di permukaan air "Bagaimana? Enakan?" Jimin mengangguk senang "Hyung..ga mau gabung?" Yoongi menggeleng "Nanti aja, Kamu mau makan apa? Kita order aja ya? Gausah masak male mini"
Mata Jimin berbinar "Aku mau kimchi jigae! sama..naengmyeo..kimbap juga boleh hyung" Yoongi menggeleng mendengar permintaan 'istrinya' itu "Bukannya kamu udah ga ngidam lagi?" Jimin merengut mempoutkan bibir tebalnya "Tapi mochi masih pengen makan hyung" Jimin mencicit, Yoongi menaikkan satu alisnya "Mochi?" Jimin mengangguk "Iya, ini adek bayinya, habisnya kayak bunderan mocha sih, jadi aku panggil Mochi aja" Yoongi mendengar pernyataan polos dari Jimin tertawa kemudian mencubit pipi Jimin "Astaga Jimin, udah ah aku mau order dulu" Yoongi beranjak dari tempatnya untuk berjalan keluar namun, tangannya digenggam tiba-tiba oleh Jimin "Hyung! Tunggu" Yoongi mengenyeritkan dahinya "Apa?" tanpa bilang apa-apa Jimin meletakkan tangan Yoongi di perut besarnya dan saat itu dia merasakannya, ada sesuatu yang bergerak dibawah tangannya, anaknya baru saja menendang. Yoongi merasakan lututnya lemas, dia membiarkan tangannya masih diperut Jimin dan anaknya masih bergerak dibawahnya "Mochi gerak hyung..ini pertama kalinya dia gerak." Jimin berbisik pelan, merasa takjub akan gerakan didalam perutnya itu, dia dapat mendengarkan suaranya bergetar, Jiminnya akan menangis
"Jimin…" Yoongi mencium pelipis Jimin dengan lembut "Thank you, thank you for giving me the greatest gift I could ever asked for." Jimin sekarang benar-benar menangis, namun kali ini adalah tangis bahagia "You should give yourself a little credit, we made this"
Instagram Update
Chimin
(Foto Jimin sedang bersama Yoongi berada di satu collage, mereka sedang berbelanja pakaian bayi dan foto yang lain menunjukkan mereka menyiapkan ruangan untuk si kecil lengkap dengan keranjang bayi, semua nya bernuansa peach pastel, dan kuning pastel, warna yang netral, karena mereka ingin gender bayi mereka menjadi kejutan)
Chimin
569 Likes
Shopping for little mochi :D
J-Himang Ga sabar mau liat keponakannya samchon σ(≧ε≦o)
Eatjin Udah makin gede aja chim? Udah berapa bulan sih?
Chimin Eatjin udah 6 bulan hyung hehehe / J-Himang Hyung plis jangan diajarin aneh-aneh gedenya
J-Himang Lu kok sensi mulu ama gue sih chim :')
Eatjin 3 bulan lagi donk? Kalo lahiran bilang bilang loh chim awas ya
Week 40
Tubuh Jimin terasa makin tidak nyaman, dia dapat merasakan bayinya sekarang mulai turun, dan berada di perut bawahnya, dan frequensi abolak balik ke kamar mandi semakin meningkat. Jimin sudah tertidur pulas malam itu, menunjukkan pukul 12.08 namun ia merasakan anaknya menendang kandung kemih nya membuatnya terbangun untuk bergegas ke kamar mandi. Jimin mengerang, karena bangun dalam keadaan seperti ini sngat sulit terutama jika perutmu sudah sebesar bola yoga (perutmu nggak segede itu Chim jangan lebay ah' pasti itu yang dikatakan Yoongi hyung jika dia dengar). Saat usia seperti ini, Bayi sudah mulai turun ke panggul sang ibu yang membuat perut bawah mereka kesemutan, dan semakin berat. Beberapa hari ini Jimin pun sering sesak nafas karena bayinya sudah tidak berada di tempat sebelumnya.
Dokter Shim pun sudah memperingatkan agar mereka menyiapkan pakaian untuk ke dokter jika tiba-tiba bayi mereka datang mereka sudah siap datang ke dunia ini. Jimin pun menjadi semakin uring-uringan, ugh dia ingin anaknya segera keluar saja! Jimin menyelesaikan bisnis nya dikamar mandi dan kembali ke kasur, sang suami masih tertidur pulas.
Jimin sudah menyelimuti dirinya hendak untuk kembali tidur ketika dia tiba-tiba merasakan nyeri di perutnya dan sesuati keluar dari tubunhnya dan celananya tiba-tiba basah, tunggu apa dia ngompol lagi? Tapi dia baru saja ke kamar mandi? Perutnya semakin sakit "Agh! Yoongi-Yoongi!" Jimin memukul Yoongi keras sontak membuat suaminya bangun "Hhhh-ah ada apa Jim?" suaminya bertanya dengan kesadaran belum terkumpul "Mochi-mchi" ujar Jimin terbata-bata. Yoongi mencoba untuk mengerti apa yang dikatakan Jimin sebelum dia merasakan sesuatu yang basah ditangannya dan semuanya terkumpul jadi satu, Jiminnya akan melahirkan "Oh-oh shit, okay-okay, aku akan mengambil baju dan-kau bisa menelfon taksi?" Jimin mengangguk lemah, mengambil ponselnya yang sudah dia siagakan di meja nakas dan menelfonnya. Yoongi mengambil duffel bag dan mengangkat Jimin perlahan dari kasurnya "Ayo sayang kita turun, ambil nafas okay" Jimin mencoba untuk tenang namun rasa sakit yang menjalar disekujur tubuhnya sudah membuat otaknya tidak bisa berpikir lagi, mereka tiba dibawah tepat saat taksi tiba "Saint Marie Hospital, cepat!" bentakan Yoongi membuat sang supir takut, sang supir hanya mengangguk dan menancap gas membawa mereka ke rumah sakit.
Jimin dibawa menggunakan kursi roda, dokter serta suster sudah siaga didepan pintu rumah sakit karena Yoongi sudah mengabari duluan, saat Yoongi hendak mendorong Jimin masuk ke ruang bersalin, Yoongi distop oleh dokter shim "Tuan, sebaiknya tunggu diluar dulu, oke? Dan selesaikan administrasinya di depan-" "Tapi saya suaminya dok!" "Saya tahu, tapi saat ini mohon anda tunggu diluar sementara, Jimin butuh konsentrasi" Tanpa babibu, dokter Shim memasuki ruang persalinan menutup pintu didepan wajah Yoongi. Yoongi mengerang kesal, dan duduk di ruang tunggu. Dia merasa gelisah, anak pertamanya dan Jimin alan segera lahir tapi dia tidak bisa melihatnya, dia ingin menemani Jimin selama persalinan, dia ingin-" Tuan Min Yoongi" Yoongi mendongak mendengar suara suster memanggil namanya "Ya?" "Tuan Jimin…ingin anda masuk" Yoongi mendesah lega, dan segera memasuki ruang persalinan, dia mengganti pakaiannya menjadi jubbah teril, memakai headcap serta masker, saat dia masuk, dia melihat Jimin berada di tengah kursi, kedua kakinya terbuka lebar, tubuhnya seperti lemas, wajahnya pucat dan penuh dengan keringat "Yoongi…." Jimin berujar lirih menggunakan sisa tenaga nya untuk menggapain Yoongi. Yoongi segera berdiri disamping Jimin, melihat dokter Shim yang menatapnya "Aku disini sayang, ayo pegang tanganku, iya bagus" Yoongi mendaratkan ciuman di pelipis Jimin "Oke, kamu bisa sayang, kamu pengen ketemu Mochi kan?" Jimin menggangguk pelan tubuhnya sudah tidak bertenaga "Okay, okay, ambil nafas pelan aja…iya…oke siap?" Yoongi menatap dokter Shim dan mengangguk yang dibalas anggukan oleh nya "Ya Jimin, sekarang dokter mau kamu tenang sebentar…okay, that's good! And…give a big push!" Teriakan Jimin yang mendorong bayinya keluar pun mendengungkan telinga Yoongi.
Jimin terbangun, dia mendengar suara dari sampingnya, dan baru pertama kali dalam 9 bulan ini, tubuhnya terasa ringan, seringan kapas. Ia menggerakkan tangannya ke perutnya, dan seperti ada yang janggal, tubuhnya tiba-tiba menjadi…kurus?. Jimin mendapatkan kesadarannya setelah 1 menit berlalu, dia melihat kesamping dan melihat suaminya, tengah berdiri dan seperti sedang menggendong sesuatu. Oh iya, Jimin baru saja melahirkan "Hey, lihat siapa yang sudah bangun? Eomma sudah bangun sayang" Jimin memfokuskan kembali pengelihatannya pada suaminya dan di pelukannya terdapat gundukan kecul berwarna pink, dan disana, bayinya, sedang tertidur lelap "Mochi.." Jimin berujar, dia mencoba mendudukan dirinya tapi ditahan oleh Yoongi "Hey, Sebentar, aku naikin kasurnya dulu" Yoongi memencet remote untuk menaikkan kasurnya sehingga Jimin berada dalam posisi duduk "Nah, sekarang ini, Eomma mu sayang, ayo, sama eomma dulu" Yoongi menyerahkan Mochi ke pelukannya dan membenarkan posisi gendongan Jimin. Jimin terpaku melihat mahluk mungil yang didekapannya sekarang, hidungnya seperti Yoongi, bibirnya tebal seperti Jimin, dan kulitnya seputih Yoongi "Jadi, siapa nama mochi kita?" "Kamu belum ngasih nama hyung?" Yoongi menggeleng "Belum, aku nunggu kamu bangun" Jimin merasakan air mata mulai memanjat kembali ke matanya, putrinya sangat cantik, secantik yang dia bayangkan "Su..ji" Yoongi duduk disamping Jimin "Hm?" "Suji, Min Suji." Yoongi mengusap airmata Jimin "Nama yang cantik, secantik anak kita."
Intagram Update
Yoongles
(Foto Jimin yang masih mengenakan gaun rumah sakit berada ditengah-tengah kerumunan teman mereka, sedang menggendong Suji, Wajah Jimin tampak lelah namun senyum sumringah masih terpampang diwajahnya)
1789 Likes
Yoongles
Welcome to the world my little princess, Min Suji.
END OF SEQUEL.
Hallo! Kyukubi here! Hayooo siapa yang kemaren minta sequel ya? and for real, I had to google "fase kehamilan" Hahahahaha dan semoga sequel ini tidak mengecewakan ya I hope you guys enjoy it! And as always don't forget to leave a review! Kritik dan saran sangat-sangat diterima! Love you guys! Mwah
.
.
.
yongchan
Nanti aku sampein (?) hahahah, makasih udah sempetin baca! ^^
Key0w0
Here you go!
Lee Hyun Hoo
Here it is! I hope you like it! Di pemikiran aku, Yoongi tu buat orang luar kayak cuek banget, tapi kalo udah menyangkut 'istri' nya wohhh hahahaha
Thalkm
Makasih udah semperin bacaaaa thank you so much! Semoga sequelnya ga ngecewain ya
Jungeunyoon
Hahaha thank you for reading! Udah lanjut loh ya hahaha
avis alfi
Oh iya donk, Chimin kan hipster (?) hahaha makasih yaa udah sempetin mbaca!
mochimol
Ini dia sequelnya! Hope you like it!
