Bonus Drabble

Pairing: Yoonmin

Rate: T

Warning: Gaje, bahasa campur aduk

All flaws are mine

.

.

.

.

.

Malam itu, keluarga Min sedang beristirahat. Sepasang kekasih itu tertidur lelap di kasur, namun keheningan itu terpecahkan sesaat ketika tangisan bayi memenuhi ruangan dari baby monitor yang mereka pasang di meja mereka, Jimin mengerang, tangannya meraba baby monitor nya untuk dikecilkan. Jimin hendak bangun untuk melihat keadaan anaknya, Namun sepasang tangan menahannya untuk kembali "Udah aku aja" Suara Yoongi yang masih serak akibat tidur menenangkan Jimin "Hm? Gapapa hyung aku aja-" "Jimin, aku aja. Udah balik tidur gih, besok kan aku cuti" otak Jimin yang masih setengah sadar hanya menurut saja dan dalam sekejap Jimin sudah tertidur kembali.

Yoongi turun dari tempat tidurnya dan berjalan menuju kamar bayi kecil mereka yang dipenuhi warna hijau dan kuning, dan sekarang terselip beberapa warna pink. Yoongi melihat didalam box bayi dan mendesah saat melihat anaknya menangis.

"Ssshh ssshh Suji sayang, jangan nangis ya" Ujar Yoongi perlahan dan mengangkat anaknya "Suji kenapa? Hm? Laper? Apa popoknya udah penuh sayang?" Yoongi mengecek popok anaknya namun tidak ada tanda-tanda popoknya penuh, Yoongi membawa Suji kedapur dan menyalakan lampunya untuk membuat susu untuk anaknya, namun setelah susunya jadi, Suji pun tidak ingin minum, dia tetap menangis.

Yoongi sekarang berdiri di ruang tengah, tubuh mungil Suji dia dekap dan sesekali memantulkan tubuhnya. Kemudian dia teringat, salah satu cara yang manjur ketika Suji rewel adalah..nyanyian Jimin. Ketika Suji rewel, Jimin pasti selalu menyanyikan lagu untuk Suji dan ajaibnya anak gadisnya pasti langsung terdiam mendengarnya. Apa dia harus menyanyi? Tetapi suaranya jika dibandingkan dengan Suara Jimin sudah jelas Jiminlah yang memiliki suara yang lebih bagus dan bak malaikat.

Yoongi menepuk nepuk punggung Suji perlahan yang masih menangis di gendongannya. Yoongi menarik nafas dan dia mulai bernyanyi

Rock-a-bye, baby
On the treetop
When the wind blows
The cradle will rock
If the bough breaks
The cradle will fall
But mama will catch you
Cradle and all

Sejenak dia merasakan Suji sedikit demi sedikit mulai tenang, Yoongi menggumamkan lagunya dan membawa Suji kesana kemari, tepat 30 menit kemudian, Suji sudah menghela nafas, membawa Suji kembali ke box bayinya, dengan perlahan Yoongi menurunkan Suji, ketika ia merasa Suji sudah mulai tenang dia kembali kekamar dan menidurkan dirinya disamping Jimin. Yoongi menghela nafas, memejamkan matanya.

kemudian ia merasakan Jimin menidurkan kepalanya di dadanya "Terimakasih Yoongi appa" Ujar Jimin perlahan dan memberikan kecupan pada pipi Yoongi. Yoongi tersenyum, mencium rambut Jimin dengan lembut "Seharusnya aku yang berterimakasih sama kamu, karena sudah membawa anak kita ke dunia." Jimin terkekeh kecil "Suaramu ternyata enggak jelek-jelek juga hyung" pipi Yoongi memanas mendengar Jimin yang memuji nya "Kamu denger?" "Ya iyalah, gapapa kali hyung lagian suaranya hyung seksi seksi gimana gitu pas nyanyi" Yoongi menjitak perlahan kepala Jimin "Udah tidur, kamu besok ke studio kan? Aku anter ya?" Jimin mengangguk perlahan "Iya Appa" Yoongi tersenyum kecil, sebelum membawa Jimin lebih dalam kedalam pelukannya. .

.

.

.

.

End

Hai! Kyukubi here! Ini aku kasih bonus drabble karena kalian luar biasa! Hahaha dan banyak yang minta buat cerita mereka setelah Suji lahir jadi yaa here it is! Oh ya kalo memang kalian suka, maybe, mungkin akan aku lanjutin lagi ceritanya hahahahaha *dasar author labil* /gablok/

And as always don't forget to review! Kritik dan saran sangat-sangat diterima! Bye bye!