Hidden Love
By Fan_dio
Cast : Do Kyungsoo, Kim Jongin, Exo member, Kpop, Kdrama and Kmovie
Genre : Romance
Warning : This is Yaoi (Boys Love), Maaf nggak bisa bikin GS
Rated : T
= Happy Reading =
o…o…o…o…o…o…o…o…o…o…o
Yeoja yang kepergok selingkuh dan berciuman itu adalah Krystal, gadis cantik yang masih menjadi yeojachingu Jongin. Krystal mencoba menggapai lutut Jongin, namun gagal, karena Jongin memundurkan langkahnya
"oppa, tolong oppa.. ini tidak seperti yang terlihat" elak Krystal, yeoja itu meniru gaya orang yang sudah tertangkap tangan selingkuh di drama-drama
Jongin menggeleng dan mendengus
Krystal 'mengesot' dan terus merapikan belahan dadanya yang tersingkap, model bajunya yang ribet membuat yeoja itu kesulitan merapikannya
"dan kamu.. sejak kapan kamu menjadi selingkuhan Krystal?" Tanya Jongin, dia mengarahkan pandangannya kearah namja disamping Krystal yang masih shock, namja itu tidak menyangka akan ketahuan oleh pacar Krystal
"eh.. baru sebulan.." jujur namja itu, dia menunduk
"Myung Soo.. kamu…" protes Krystal cepat, dia menyayangkan kejujuran namja itu didepan Jongin
"ternyata sudah selama itu" sahut Jongin, dia menggeleng kepalanya lagi, rupanya Krystal sudah mulai selingkuh sebelum Jongin bertemu dengan Kyungsoo
"jadi selama ini kalian sudah berbuat apa saja?" Tanya Jongin lagi, kata-katanya itu lebih ditujukan untuk namja yang bernama lengkap Kim Myung Soo itu
"kami belum melakukan 'apa-apa', oppa" Krystal yang menjawab, yeoja itu berkata cepat dan mendahuli jawaban dari namja disampingnya
"aku tidak percaya.." gumam Jongin pelan, dia membuang mukanya
Krystal menggesek-gesek jari dipakaiannya, dia gugup. Posisinya masih duduk, bersama namja yang bernama Myung Soo, selingkuhannya
"kamu sudah tertangkap tangan Krystal Shi, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, kalian berciuman dengan bergairah dan penuh nafsu" serang Jongin, dia memandang jijik
"itu tidak seperti yang terlihat.." elak Krystal lagi, dia mengulangi jawaban awalnya
"Myungsoo oppa hanya menyingkirkan benda asing dirambutku, dan itu mungkin terlihat kami sedang berciuman, oppa datang dari arah belakang, jadi jelas saja anglenya salah…"
"pembohong.." potong Jongin cepat, dia tertawa pelan mendengar pembohongan publik Krystal yang sangat tidak elit, dia menyayangkan cara berbohong yeoja itu yang masih amatir
Krystal lalu tertunduk lagi
Jongin mengela nafasnya
"sudah tidak ada yang dijelaskan lagi, KITA PUTUS.." seru Jongin lantang, kalimat putusnya akhirnya keluar juga
Krystal mendongak, matanya kembali berkaca-kaca, dia berteriak histeris
"tidak oppa.. aku tidak ingin putus.." Krystal menjambak rambutnya sendiri, dia seperti orang gila sekarang
Jongin memundurkan dirinya, seperti dugaannya, Krystal pasti bersikap seperti ini. Walaupun Jongin sudah mempunyai bukti dengan menyaksikan sendiri perselingkuhan Krystal, namun yeoja itu tetap masih sulit diputuskan
"tidak oppa.. tidak.. "jerit Krystal, jeritannya membuat banyak namja dan yeoja ditaman itu menoleh, mencari sumber suara, karena posisi Krystal dan Myungsoo tadi memang sangat tersembunyi, dan andai saja Jongin terlambat memergoki mereka, mungkin saja terjadi 'you know' lah
"tenang.. tenang.." Myungsoo mencoba menenangkan Krystal, namja yang akrab disapa L disekolahnya itu memegang Krystal dengan intim
"hei, tanganmu kenapa sengaja menelusup kesitu" kata Jongin, dia sempat-sempatnya memprotes tangan Myungsoo yang curi-curi untuk memegang belahan dada Krystal
Myungsoo tertunduk malu
Krystal tidak mendengarkan percakapan Jongin dan Myungsoo, yeoja itu hanya memikirkan cara bagaimana agar dia tidak diputuskan, jeritan dan isakan semakin keras darinya, itulah salah satu caranya supaya Jongin sulit memutuskannya
"bawa dia.. aku tidak ingin dia melukai dirinya sendiri" ucap Jongin cepat, kalimatnya itu untuk Myungsoo, dia melihat sepertinya Krystal mencari-cari benda tajam disekitarnya, yeoja itu memang terbilang nekat dan labil
"kamu sendiri? Krystal ini pacarmu.." balas Myungsoo, dia masih terus mencoba menenangkan Krystal dengan memegang bahunya
"aku tidak bisa mengantarnya, aku sedang bersama orang lain, lagi pula Krystal sejak awal tadi bersamamu, jadi kamu yang harus bertanggungjawab" jelas Jongin, dia semakin memundurkan langkahnya, karena Krystal berusaha menggapai lututnya
"baiklah" ucap Myungsoo akhirnya, dia mencoba membuat Krystal berdiri
"dan.. status yeoja itu detik ini adalah 'mantan pacar, silahkan saja jika kamu ingin menjadi pacar barunya.." lanjut Jongin lagi, kata-kata itu terucap begitu saja, mungkin salah satu alasannya karena Kyungsoo, namja yang kini sedang menunggunya disebelah taman
"tidak oppa, aku masih pacar oppa.. tidaakk.." jerit Krystal sekeras-kerasnya, bahunya masih dipegang oleh Myungsoo
"aku akan gantung diri.." lanjut Krystal lagi
Jongin tidak memperdulikan jeritan, ancaman dan raungan Krystal, dia membalikkan badannya dan berharap namja selingkuhan Krystal itu bisa membawa pulang yeoja tersebut dengan selamat
Jongin tidak menoleh lagi, dia berjalan menjauh, untuk kembali ketempat tadi dia meninggalkan Kyungsoo
.
.
.
"Kyung…"
Jongin ingin memanggil nama Kyungsoo dengan nada manja, namun suaranya terhenti, karena dia melihat namjanya itu tidak sendiri, dia bersama orang lain sekarang
'kenapa harus namja itu lagi' batin Jongin kesal
Jongin membawa dirinya sedikit ketepi, dia bersembunyi dibalik rimbunan daun dan memastikan bahwa posisinya saat ini tepat dan dia bisa mendengar dan memantau pembicaraan Kyungsoo dan seseorang bersamanya
"maaf hyung, kenapa hyung tiba-tiba ada disini?" Tanya Kyungsoo pelan, dia menunduk
"aku.. aku tidak sengaja kesini, dan melihatmu duduk sendiri Kyungsoo" jawab namja itu kalem
"oh"
Taman bunga tempat Kyungsoo tersebut memang sudah cukup terkenal dan siapa saja dapat datang ketempat itu, banyak petak-petak mirip labirin yang terhampar, dan biasanya petugas kebersihan akan menemukan banyak kondom bekas berserakan dipagi hari, terutama jika sebelumnya adalah malam minggu
"kamu sendiri?" Tanya namja itu, dia memandang berkeliling,
Jongin yang bersembunyi kira-kira berjarak 10 meter, cepat-cepat memperbaiki posisinya, agar namja tersebut tidak melihatnya
"tidak, aku… aku bersama temanku" jawab Kyungsoo, dia menggesek-gesekkan kakinya pelan
"namja yang sering muncul di toko itu?"
"ya, dia"
Namja tersebut menghela nafasnya, dia tidak ingin melanjutkan bertanya mengenai siapa orang yang bersama Kyungsoo, dia kembali berujar
"aku… aku ingin mengatakan sesuatu.." ucap namja itu lagi, dia merasa momentnya sudah tepat, mereka hanya berdua saja
"apa itu Suho hyung?"
Kyungsoo mendongakkan wajahnya, rupanya namja yang bersamanya itu adalah Suho, atasannya. Kyungsoo mendadak gugup, dia mengarahkan wajahnya kiri dan kanan, mencari seseorang, dia mencari Jongin
"aku…aku…"
"…"
Suho menarik nafas dalam dan menghembuskannya dengan pelan
"aku menyukaimu Kyungsoo ya.." ungkap Suho, dia mengutarakan perasaannya yang selama ini terpendam
Deegg… Kyungsoo menampilkan ekspresi O_O nya, dia ditembak oleh Suho
Dilain pihak, Jongin mengepalkan tangannnya gusar, dugaannya selama ini terhadap namja yang bernama lengkap Kim Junmeyon itu ternyata benar, namja itu menyukai Kyungsoo-nya. Jongin geram
"maafkan aku… tapi aku tidak bisa menyimpan ini lagi, aku harus mengatakannya sekarang.." jelas Suho, dia sedikit lega. Sudah 3 kali dia gagal mengutarakan isi hatinya untuk Kyungsoo
Kyungsoo masih terdiam, namja itu berusaha tetap tenang dan menormalkan dirinya
"maaf hyung, tapi… aku bukan yeoja. Aku namja hyung.." sahut Kyungsoo, dia berusaha menatap mata Suho yang penuh harapan itu
"aku tidak peduli, mau namja atau yeoja. Yang pasti aku menyukaimu" balas Suho, dia berusaha memegang tangan Kyungsoo, namun Kyungsoo secara halus melerai tangannya
"maaf hyung, tapi.. tapi…"
"tapi kenapa?"
"aku.."
"…"
"aku sudah dimiliki oleh orang lain hyung" ungkap Kyungsoo tegas, matanya masih menatap mata Suho
Ekspresi wajah Suho mendadak berubah, namja itu kecewa,
"siapa dia?" Tanya Suho, dia terlambat mengatakan cintanya
"dia.. dia.."
Kyungsoo ragu, dia sudah berkomitmen untuk tidak memberitahukan dan mengumbar kisah cintanya, cinta tersembunyinya dengan Jongin, namun jika keadaan sudah darurat, semua komitmen bisa saja direvisi
"siapa dia Kyungsoo ya? Tolong katakanlah… supaya aku yakin, dan bisa menilai apakah orang itu bisa membahagiakanmu" Suho memaksa secara halus,
"dia namja hyung.." Kyungsoo memberikan jawaban ambigu
"namanya?" Suho kembali mendesak
Dan tiba-tiba…
"namanya Kim Jongin… aku sendiri.." jrenggg
Jongin yang menjawab pertanyaan sensitive Suho, Jongin muncul ala Naruto secara tiba-tiba, dan mendekati kedua namja dihadapannya, Jongin keluar dari tempat persembunyiannya
Kyungsoo membelalakkan matanya yang bulat, dia tidak menyangka bahwa namjanya itu sedari tadi bersembunyi dengan jarak lumayan dekat darinya
Suho menanggapi santai kemunculan Jongin, dia sudah menebak sendiri bahwa namja itulah yang berhasil mendahuluinya, Suho diselip dari arah kanan, mirip Moto GP
"Jongin ah.."
Kyungsoo berdiri, dia tidak ingin dianggap selingkuh oleh Jongin. Jongin tersenyum kearah Kyungsoo dan Suho
"senang bertemu dengan hyung.." kata Jongin menyapa, dia memanggil kakak kepada Suho yang memang lebih tua darinya tersebut
"sama-sama" balas Suho, dia tersenyum, namun masih jelas tersirat rasa kecewanya, Kyungsoo belum menyatakan penolakan, namun sudah jelas bahwa dia tidak akan diterima
Kyungsoo tertunduk kembali, Suho adalah orang pertama yang mengetahui hubungan cintanya dengan Jongin, dia tidak menyalahkan Jongin yang 'gegabah' tadi, kondisinya memang sudah darurat dan kejujuran yang terpaksa adalah jalan keluarnya
Suho juga ikut berdiri, dia memandang bergantian antara Kyungsoo dan Jongin, namja dewasa itu berpikir keras dan mencoba menyikapi semuanya dengan kepala dingin, dia sudah berusaha dan hasilnya sudah bisa ditebak
"selamat, aku berharap kamu adalah namja yang tepat dan bisa membahagiakan Kyungsoo" ujar Suho tiba-tiba, dia mengulurkan tangannya kepada Jongin,
Jongin mengernyitkan dahinya singkat, namun setelah itu wajahnya sumringah dan membalas uluran tangan Suho
"terima kasih hyung, aku berjanji akan menjadi namja terbaik untuk Kyungsoo"
Kyungsoo mendongakkan wajahnya, lagi-lagi dia menampikan ekspresi andalan O_O nya, dan kemudian dia juga ikut tersenyum, atasannya tersebut memang orang yang baik
"kalau begitu aku pergi dulu, tolong jaga Kyungsoo dengan baik" Suho berujar kepada Jongin, dia ingin mengambil motornya yang sudah beberapa jam dibengkel
Jongin mengangguk lalu tersenyum kepada Suho.
"terima kasih hyung atas pengertiannya" ucap Kyungsoo, dia merasa tidak enak dengan Suho
"ya" balas Suho pelan, dia menepuk pelan bahu sempit Kyungsoo
Dan kemudian akhirnya Suho pergi, meninggalkan Jongin dan Kyungsoo
"semoga hyung mendapatkan pasangan yang terbaik" gumam Kyungsoo, nyaris tidak kentara, dia memandang punggung Suho yang mulai menghilang
"iya, semoga" Jongin menjawab doa pelan Kyungsoo, dia tersenyum
Kyungsoo berbalik menatap Jongin,
"ayo kita pulang Jongin ah, sudah malam" kata Kyungsoo, dia tidak menanyakan mengenai kemana namjanya tadi pergi
"baiklah" tutup Jongin
Akhirnya mereka berdua pulang, dengan menggunakan mobil milik Jongin
.
.
.
o…o…o…o…o…o…o…o…o…o…o
2 hari kemudian,
Sehun menghampiri Jongin yang sedang duduk menyendiri diperpustakaan sekolah, namja itu tidak sedang mengerjakan tugas atau membaca buku, dia hanya duduk-duduk saja
"hyung, kenapa nomor hyung tidak aktif ?" Tanya Sehun, namja cadel itu mendudukkan dirinya didepan Jongin
"maaf Sehun ah, aku menonaktifkan ponselku 2 hari ini" jawab Jongin pelan
"kenapa?"
"Krystal terus menghubungiku, dia tidak menyerah"
"hyung sudah memutuskan musang betina itu?" Tanya Sehun kembali, kali ini dia mengganti kata 'singa dan serigala' untuk menyebut Krystal
"ya, aku memergokinya selingkuh dibelakangku, secara tidak sengaja"
"wow"
"mungkin Tuhan sudah menakdirkanku untuk mengetahui kelakuannya dibelakangku"
"yeoja itu memang pantas untuk diputuskan hyung, terlihat dari wajahnya, dia seakan tidak puas jika tidak bisa menikmati semua namja tampan disekolah, mungkin tinggal aku saja hyung yang tidak pernah merasakan bagaimana belaian…" Sehun menghentikan kalimatnya, seperti biasa jika dia melihat perubahan wajah Jongin secara mendadak
"bagaimana dengan misi yang kutugaskan?" Jongin merubah arah dan topik pembicaraan
"beres hyung, aku sudah memasang kamera tersembunyi dikamar musang betina itu" jawab Sehun, dia membanggakan dirinya
"kamu nekat juga, bagamana caramu masuk kerumah keluarga Jung?" Tanya Jongin mendadak penasaran
"aku merayu Jessica noona, dia terpedaya dengan tipu muslihat dan ketampananku hyung, noona itu terhipnotis dan akhirnya membawaku masuk kedalam kamarnya, eh..maksudku membawaku kedalam rumahnya" jelas Sehun lebay
Jongin tersenyum tertahan, penjelasan Sehun itu terdengar unik ditelinganya
"bagaimana dengan Kyungsoo hyung? Apa hyung sudah mendapatkan cintanya?" Sehun menaik-naikkan alisnya centil
"aku masih berusaha" jawab Jongin singkat, belum ingin jujur kepada Sehun jika dia sudah mendapatkan cinta Kyungsoo, seutuhnya
"bagaimana rasanya hyung, perbedaan antara mendapatkan cinta seorang yeoja dan namja?" Sehun kembali bertanya, dia terlihat sangat antusias
"jelas beda, ada tantangan tersendiri yang harus dihadapi Sehun ah" Jongin menjawab pelan dan singkat
"contohnya?"
"yeoja itu begitu mudah didapatkan, hanya bermodalkan ketampanan dan uang saja, satu atau selusin yeoja bisa didapatkan, sedangkan untuk mendapatkan seorang namja, butuh pengorbanan dan usaha yang serius, terlebih lagi jika namja itu adalah namja yang unik dan berbeda dengan namja yang lainnya" ungkap Jongin, secara tidak langsung dia menceritakan pengalamannya untuk mendapatkan cinta Kyungsoo
Sehun mengangguk-anggukkan kepalanya, entah dia paham atau hanya mencoba mengerti saja
"aku masih penasaran dengan sebutan playboy nomor 2, yang nomor 1 siapa?" Jongin bertanya 'gaje',
"nomor 1 itu aku hyung… aku tetap nomor satu dan tidak ada duanya…" kikik Sehun mirip kuda, padahal dia sama sekali tidak mempunyai pacar sekarang, klaim yang meragukan
Jongin tersenyum, pertanyaan bodoh yang pernah dilontarkannya
"sepulang sekolah nanti hyung pulang kerumah?" Tanya Sehun, dia melirik jam tangannya, sebentar lagi jam istirahat berakhir
"sepertinya tidak, aku mempunyai firasat jika Krystal menungguku dirumah" jawab Jongin
"jadi hyung mau kemana?"
"mungkin ke supermarket tempat Kyungsoo bekerja"
"hyung masih punya utang 25 hari untuk mentraktirku, diluar bonus"
"tenang saja"
Sehun cengengesan tidak jelas, dia mengambil buku secara acak dan pura-pura membaca dengan serius, dan kemudian bel tanda istirahat sekolah berakhir
"yah, padahal aku baru mulai membaca" gerutu Sehun
"kamu mengambil buku berjudul 'pintar berbahasa indonesia', aku tidak pernah mendengar jika kamu pintar menggunakan bahasa itu" kritik Jongin
"ah, hyung buka kartu"
Keduanya lalu tertawa terbahak-bahak, penjaga perpustakaan menegur mereka berdua. Sehun dan Jongin tidak menanggapi teguran tersebut, karena mereka memang sudah mau keluar dan menuju kelas masing-masing
"sakitnya tuh disini…"
"apa itu?"
"aku membacanya dibuku tadi hyung"
Jongin dan Sehun kembali tertawa disepanjang jalan menuju kelas mereka
.
.
.
o…o…o…o…o…o…o…o…o…o
Kyungsoo masuk bekerja hari ini, dia mempunyai jadwal shift siang. Namja kecil itu sudah membuka kasirnya dari tadi, dia menggantikan kasir yeoja yang buka sedari pagi
Kyungsoo mencari cari sosok Suho, tapi sepertinya namja berwajah teduh itu sama sekali tidak muncul, tidak biasanya
"kamu sekarang menjadi pramuniaga Kyungsoo.." kata sebuah suara tiba-tiba, suara yang sangat tidak disukai oleh Kyungsoo, suara Hyunsuk, mantan supervisor yang pernah membawahinya
"apa?" Kyungsoo terbelalak, secepat itu statusnya berubah di supermarket besar ini
"ya, jangan protes. Ini sudah sesuai dengan kesepakatan pemilik supermarket ini, tuan Park. Semua kasir ditoko ini harus yeoja" jelas Hyunsuk, nadanya sangat tidak ramah
"tapi kata Suho hyung, itu baru sekedar wacana… dan…"
"sudah diputuskan, cepat tutup kasirmu dan lekas bergabung dengan pramuniaga digudang, banyak barang yang harus diangkat dan disusun di rak" lanjut Hyunsuk arogan
"baiklah" Kyungsoo berujar lesu, dia menutup kasirnya dengan perlahan
"cepat, kamu digaji disini untuk bekerja, bukan untuk berlama-lama seperti itu" hardik Hyunsuk sadis
Kyungsoo menghela nafasnya pelan, dia sudah berhasil menutup kasirnya. Dia mengarahkan pandangannya kesegala arah, mencari sosok Suho, si penyelamatnya, namun nihil
Kyungsoo membungkuk pelan, dan lekas berlalu, namja itu membuka celemek khas kasir yang harus selalu dipakainya, kini statusnya berganti sebagai pramuniaga, istilah sopan untuk menyebut kuli toko
Kyungsoo bergabung dengan banyak pramu di gudang, dia menyapa pelan Koordinator gudang
"angkat karton minuman itu dan susun dilemari pendingin, sesuaikan dengan label harganya, jangan sampai salah" terang si Koordinator,
"iya" sahut Kyungsoo
Namja itu mulai mengangkat karton yang begitu banyak, dia mengangkatnya sedikit-sedikit, dia takut terkena encok atau patah tulang, karena ini adalah kali pertamanya mengangkat barang berat
"kamu ini lemah sekali, angkat 3 karton sekali jalan itu enteng" seru Hyunsuk, dia berpapasan dengan Kyungsoo
Kyungsoo tidak menyahut, dia terus saja jalan dengan beban karton yang tidak ringan itu
Kyungsoo menurunkan karton itu, dia memutuskan untuk menaruh isinya dulu di lemari pendingin, dia lelah
Namja itu dengan telaten memasukkan minuman tersebut, dia menoleh singkat, Nampak sebuah siluet yang menghilang dengan cepat dibalik kaca supermarket, dia sepertinya mengenali sosok itu, sosok namja
Kyungsoo selesai menyusun 2 karton minuman, dia kembali lagi untuk mengambil minuman lainnya, digudang tentunya. Kyungsoo mulai mengangkat sekarton minuman lagi, namun dia menaruh kembali karton tersebut, karena matanya menangkap sosok yang sangat dia kenal, ya.. Jongin
Namja berkulit eksotis itu berada dipagar dekat gudang. Sepertinya siluet yang dilihat oleh Kyungsoo didepan toko tadi adalah siluet Jongin, namjanya
"kamu sedang apa disini?" Tanya Kyungsoo, dia berbisik dan mendekati Jongin
"aku ingin melihatmu" jawab Jongin pelan
"orang luar tidak boleh masuk kesini, setahuku pintu belakang dijaga ketat, bagaimana kamu bisa masuk?" Kyungsoo kembali bertanya, dia mengelap keringat didahinya
"tenang, semua bisa diatur" jawab Jongin lagi, dia terkekeh
Kyungsoo menggeleng, dia menebak, pasti namja dihadapannya itu membayar petugas jaga. Jongin memang sangat nekat
"maaf, aku sibuk, aku jadi…" kata Kyungsoo pelan, dia tidak enak dengan statusnya sekarang,
"maka dari itu, aku tadi melihatmu dimarahi oleh si muka tua itu"
"eh.."
"dan aku kesini untuk mengajakmu pergi"
"aku bekerja Jongin ah"
"aku ingin kamu berhenti bekerja, pekerjaan seperti ini tidak cocok untukmu Kyungsoo ya"
"tapi.."
"tolonglah.. tidak ada tapi-tapi, aku akan mencarikanmu pekerjaan lain, yang lebih layak dan sesuai dengan kemampuanmu" Jongin berujar penuh harap, dia lalu memegang tangan kecil Kyungsoo
"tapi.. aku belum pamit pada Suho hyung.."
"nanti kita akan mencari rumahnya, yang penting sekarang kamu ikut denganku.."
Setelah berkata, Jongin lalu menarik lembut lengan Kyungsoo. Namja kecil tersebut hanya pasrah saja, dia kembali mengelap keringatnya, Jongin benar, dia tidak cocok bekerja kasar seperti ini
Jongin dan Kyungsoo melewati dua petugas dibelakang, mereka hanya melambaikan tangan dan membiarkan Jongin dan Kyungsoo pergi
Dan akhirnya, Kyungsoo dan Jongin duduk manis dimobil mewah milik Jongin, mereka berdua berputar-putar tidak tentu arah. Kyungsoo menghela nafasnya, dia kabur dari tempatnya bekerja, itu bukan stylenya, tapi demi Jongin dan kata hatinya, dia yakin bahwa keputusannya ini sudah tepat
Kyungsoo tersenyum lega
.
.
.
o…o…o…o…o…o…o…o…o…o…o
Kyungsoo dan Jongin saling diam. Mobil Jongin melaju dengan kecepatan yang sedang dan membelah jalanan Kota Seoul yang selalu ramai
"Kyungsoo ya.." Jongin memegang tangan Kyungsoo, sambil menyetir
"ya?"
"aku sudah memutuskan yeoja chinguku.." kata Jongin jujur,
"Jessica noona?" Kyungsoo bertanya pelan, padahal Jongin sudah mengatakan kepadanya sudah memutuskan yeoja tua itu
"bukan, namanya Krystal" terang Jongin, dia berharap Kyungsoo tidak sakit hati mendengar dia menyebutkan nama mantannya
"kamu memutuskannya begitu saja?"
"tidak, aku mempunyai alasan dan bukti yang cukup"
"apa ini adil baginya?"
"aku rasa iya, dia selingkuh dibelakangku Kyungsoo ya.."
"tapi, kamu juga selingkuh dibelakangnya, apa bedanya.."
"sangat beda.. sangat beda, dia selingkuh jauh sebelum aku bertemu denganmu Kyungsoo ya"
"sama saja, kamu berpacaran dengan Jessica noona secara bersamaan, apa itu bukan disebut selingkuh namanya" lanjut Kyungsoo, sepertinya tema mereka berjudul 'selingkuh'
Jongin terdiam, semua perkataan Kyungsoo adalah kebenaran, dia tidak bisa membantahnya
"tapi sekarang situasinya sangat berbeda, aku hanya menginginkanmu saja disisiku, bukan yang lain" sahut Jongin, dia semakin mempererat genggaman tangannya
"terima kasih Jongin ah, kamu memilihku. Padahal kamu bisa saja mencari seseorang lain yang lebih baik dariku" balas Kyungsoo, dia merendah
"kamu adalah namja terbaik yang pernah kutemui Kyungsoo ya"
Kyungsoo tersenyum, pengalaman cinta pertamanya bersama Jongin telah memberikan warna baru untuk hidupnya yang membosankan, walaupun sepertinya dia harus menghadapi serangan yang mungkin saja dilancarkan oleh para mantan-mantan yeoja Jongin
"kita kemana Jongin ah?" Tanya Kyungsoo, dia memandang sekilas dirinya dicermin kecil mobil Jongin, dia masih menggunakan baju kerjanya
"kita kerumahku"
"hah, aku belum siap diperkenalkan dengan kedua orangtuamu Jongin ah"
Jongin tersenyum dan tertawa pelan secara bersamaan
"tidak Kyungsoo ya, appa dan ommaku sedang keluar negeri. Aku hanya ingin membawamu kesana, dan memperkenalkanmu dengan lingkungan tempat tinggalku.." jelas Jongin, dia masih tertawa renyah, perkataan Kyungsoo barusan terdengar sangat lucu untuknya
Kyungsoo menunduk malu, dia seperti yeoja yang ingin memasang kelambu dimalam pertama (?)
Cinta memang kadang menyenangkan dan kadang menyakitkan, namun yang dirasakan oleh Jongin dan Kyungsoo saat ini adalah cinta yang menyenangkan dan memabukkan
.
.
.
Jongin dan Kyungsoo beberapa menit kemudian tiba di area halaman kediaman keluarga Kim.
Jongin memarkirkan mobilnya tidak dibagasi, tapi didepan gerbangnya. Dia bersama Kyungsoo turun dari mobil
"welcome to my home, Kyungsoo ya.." kata Jongin lebay
Kyungsoo terpana, rumah keluarga Jongin sangat besar, mungkin hampir selebar kompleks tempat tinggal Kyungsoo, rumah itu berdiri megah dan bertingkat, warnanya didominasi warna putih dan sedikit warna kuning, dengan halaman yang sangat luas
"kamu hanya tinggal dengan omma dan appamu?" Tanya Kyungsoo
"tidak, aku mempunyai kakak perempuan, tapi sekarang sedang melanjutkan studinya diluar negeri, didalam hanya ada asisten appa dan para pembantu rumah tangga" jelas Jongin, dia menjelaskan tanpa ada sedikitpun kesombongan dari nada bicaranya
Kyungsoo mengangguk pelan, kehidupan ekonomi namjanya itu jelas sangat mapan
"ayo kita masuk.." ajak Jongin,
Jongin baru saja ingin memegang tangan Kyungsoo dan menuntunnya untuk masuk, namun sebuah pelukan yang datang tiba-tiba membuatnya terdiam, seseorang memeluknya dari arah belakang, dan itu jelas bukan Kyungsoo,
"oppa, aku menunggu oppa selama berjam-jam… ponsel oppa tidak aktif.." seru seseorang yang memeluk Jongin itu, dia terisak-isak manja
Jongin memegang tangan yang memeluknya, tangan yeoja, dia juga sangat mengenali suara yang manja alias dimanja-manjakan itu. Jongin mengarahkan pandangannya ke Kyungsoo, namja itu menatap shock dan mematung
"tolong lepaskan.." kata Jongin, dia meronta pelan
"tidak oppa… oppa harus memaafkanku, aku tidak ingin putus. Aku masih yeojachingu oppa, selamanya.." ujar orang tersebut, yang ternyata adalah yeoja
"lepaskan Krystal, kita sudah tidak mempunyai hubungan apa-apa lagi" seru Jongin gusar, dia terus melirik kearah Kyungsoo-nya
"tidak oppa, aku tidak mau… selama 2 hari ini aku terus menerus menangis oppa" yeoja yang ternyata adalah Krystal itu semakin mempererat pelukannya, dia menggesek-gesekkan buah dadanya dipunggung Jongin
Kyungsoo mendadak panas melihat namjanya dipeluk erostis seperti itu, dia perlahan berbalik dan mencoba pergi dari tempat itu, namun langkahnya terhalangi oleh seseorang
"Kyungsoo hyung, jangan kemana-mana"
"eh, kamu Sehun kan?"
"iya hyung, hyung jangan kemana-mana, disebelah sana ada suruhan mantan pacar Jongin hyung… aku tidak bisa menjamin hyung tidak akan kenapa-kenapa jika jalan sendiri" kata Sehun, namja cadel itu mendadak bijak dan tidak 'ngasal' lagi
"benarkah?"
"iya hyung, tapi sepertinya perang saudara akan terjadi hyung, sebentar lagi sepertinya" terang Sehun, dia menampilkan wajah ceria saat menyampaikan pandangannya itu
"perang saudara?" Kyungsoo masih tidak mengerti, dia menoleh dan memandang Jongin yang masih dipeluk, dia heran kenapa Jonginnya tidak meronta-ronta saja, namja itu jelas lebih kuat dari seorang yeoja
Sehun mengangguk, dia merogoh sakunya dan mengambil kamera kecilnya, dia berencana merekam aksi 'perang saudara' yang diramalkannya
Dilain pihak, Jongin meronta pelan, dia sebenarnya tidak ingin menyakiti Krystal yang memeluknya bagai lem castol itu,
Dan kemudian, tiba-tiba… langkah kasar mendekat dari arah belakang, lebih mirip berlari
"adik sialan, rupanya kamu menusuk saudaramu dari belakang.." tukas sebuah suara, lagi-lagi suara yeoja, dia menarik Krystal dari arah belakang.. dan…
Plakk…. Sebuah tamparan keras dilayangkannya untuk Krystal, yeoja itu meringis dan membelalakkan matanya
"eonni.."
"aku bukan kakakmu lagi, dasar jalang.."
Plakk.. sebuah tamparan lagi melayang untuk Krystal, yeoja yang menampar itu sangat geram dan hilang kendali, dia hendak menampar sekali lagi
"Jessica eonni kenapa?…tolong… sakit..."
Plakk…
.
.
.
.
.
.
.
TBC
o…o…o…o…o…o…o…o….o…o…o…o…o
Chapter 8 dipublish… tinggal satu chapter lagi, FF sederhana ini mencapai endingnya. Maaf jika ceritanya itu-itu saja... he…he… mungkin aku akan buat FF baru lagi, yang rate-nya naik…he..he.. sesuai permintaan banyak reader lewat PM. Aku akan 'maksain' untuk buat, walau secara pribadi aku masih terasa aneh dengan adegan NC boy x boy… tapi itulah dinamika, tidak selamanya FF yang dibuat hanya berkisah tentang hal-hal yang melankolis saja..he..he.. harus ada hal baru yang mewarnai sebuah FF agar lebih menarik…
Akhir kata, terima kasih untuk semua reader yang memberikan Reviewnya disetiap chapter, karena kalian semualah, FF ini hampir ending. Sampai jumpa di chapter terakhir ya… salam
RnC lagi ya…
Thanks to Review :
lailatul. magfiroh. 16, KaisooLovers, metacho137, nisakaisa, SognatoreL, humaira9394, me1214, NatasyaNs, t.a, thelostisland35, dims, JonginDO, yisingcom, ayusafitri35, ViraaHee, maple fujoshi2309, mrblackJ, dekaeskajei, cahayaanjanie, beng beng max, kaisooya, Kaisooship, lolamoet, kaiLa wu (guest), 1214 (guest) DOKIMKYUNGSOOJONGIN, EXO88, cuwon, dokimkyungsoojongin, Guest, Huang Zi Lien, meliarisky7, SuvinaAsantoni, MyeonSoo Baby, , soo kyungs, all favorite and follow my FF
