Hidden Love

By Fan_dio

Cast : Do Kyungsoo, Kim Jongin, Exo member, Kpop, Kdrama and Kmovie

Genre : Romance

Warning : This is Yaoi (Boys Love), Maaf nggak bisa bikin GS

Rated : T

= Happy Reading =

o…o…o…o…o…o…o…o…o…o…o

Plak..

Kembali tamparan melayang untuk Krystal, pipi mulus dan putih yeoja itu mendadak membiru, dan yang menamparnya adalah kakaknya sendiri, Jessica

"hentikan eonni… eonni kenapa?" Krystal memohon dan memundurkan tubuhnya, dia sedari tadi tersungkur ditanah

"kamu memeluk namjaku, kamu memeluk Jongin, dia namjaku… kamu seharusnya tahu" jawab Jessica, wajah yeoja dewasa itu memerah saking geramnya

Krystal membulatkan matanya, dia shock dan tidak percaya,

"ap..apa? Jongin oppa adalah namja eonni?" Tanya Krystal, sambil memegang pipinya yang sakit dan pedih

"jangan pura-pura, dasar jalang kamu…"

Jessica kembali naik darah, entah mengapa emosinya sangat meledak-ledak, tidak seperti biasanya, mungkin karena yeoja itu merasa ditusuk dari belakang, dan yang menusuknya adalah adiknya sendiri, itu sangat menyakitkan untuknya

Jessica menarik rambut panjang Krystal, dia menjambak dan menggoyangkannya kasar, Krystal seketika menjerit kesakitan, rupanya kakak perempuannya itu sama sekali tidak main-main

Kyungsoo dan Jongin hanya bisa menyaksikan dan menonton saja, terutama Kyungsoo, dia tidak tahu harus melakukan apa, dia sebenarnya kasihan melihat Krystal yang teraniyaya itu. Sedangkan Sehun sibuk merekam aksi yang menurutnya 'perang saudara' itu, dia sesekali tersenyum dan sesekali meringis lebay melihat Krystal menjerit

Para penjaga gerbang kediaman keluarga Kim hanya bisa diam saja, mereka ikut menonton dan menunggu aba-aba dari tuannya alias Jongin untuk melerai pertengkaran adik-kakak yang sepertinya dimenangkan oleh Jessica

"Jongin ah, tolong pisahkan mereka" Kyungsoo menghampir Jongin, dia tidak jadi pergi dari tempat itu, dia takut informasi yang diberikan oleh Sehun benar

"aku tidak bisa melakukan apa-apa Kyungsoo ya, biarkan mereka menyelesaikan urusan mereka" jawab Jongin pelan, walau dalam hatinya dia waspada, siapa tahu saja terjadi pertumpahan darah tanpa disadarinya

Jessica masih memegang dan menarik kasar rambut Krystal

"eonni, lepaskan… eonni pernah mengatakan jika pacar eonni itu namanya Kai, bukan Jongin" tukas Krystal, dia berujar sambil menahan rasa sakit dikulit kepalanya

"jangan mengelak jalang, kamu adik yang tidak tahu diri" Jessica melepaskan cengraman tangannya dirambut adik kandungnya itu, dia cukup puas dengan aksinya

Krystal terangah-engah, dia merapikan rambutnya yang acak-acakan, dia memandang kiri dan kanan, tidak ada satupun orang yang membantunya dan melerai kakaknya tadi

"aku jadi yakin, Jongin memutuskanku karena kamu yang menyuruhnya.."

"tidak, sama sekali ti.."

Jessica mendorong kasar Krystal, jiwa kasih sayangnya untuk adiknya itu sepertinya sudah menguap, dia ingin memberikan pelajaran kepada adiknya tersebut, ini bukan kali pertama baginya, dirumah mereka yang lama, adiknya juga pernah 'menyalipnya' dan berpacaran dengan namja tetangga incarannya, dan sekarang terjadi lagi

"eonni, aku betul-betul tidak tahu.. aku bersumpah" kali ini Krystal tidak bohong, yeoja tersebut memang tidak mengetahui jika kakaknya berpacaran dengan Jongin juga

Jongin sebagai salah satu pihak yang bersalah dan seharusnya melerai hanya diam saja, dia menatap sekilas kearah Sehun yang berhenti merekam

Jongin membuka kembali pesan singkat dari Sehun untuknya sejam yang lalu, pesan yang sampai saat dia dan Kyungsoo sedang dimobil

"dan sekarang, apa kamu mengetahui semua ini oppa?" Jessica perlahan berbalik kepada Jongin, dia masih saja memanggail Jongin dengan oppa

Jongin mendengus

"mana aku tahu, tanya sendiri pada adikmu itu.." jawab Jongin enteng, dia tersenyum meremehkan

"aku masih menganggap hubungan kita belum putus oppa" terang Jessica, dia menyilangkan tangannya didadanya

"aku sudah memutuskanmu, itu sudah final" jelas Jongin, dia mendengus lagi

"tapi tidak ada alasan yang jelas, dan…" kalimat Jessica terhenti,

Sebuah pukulan tepat menghantam tengkuknya, pukulan yang dilayangkan dengan sangat kuat, yeoja yang sudah tidak muda lagi itu menjerit tertahan dan tersungkur lemas

"jangan harap eonni bisa menang begitu saja.." kata Krystal tiba-tiba, yeoja itu memegang pentungan satpam yang berada di pos jaga dekat gerbang keluarga Jongin, dia yang menghantam kakaknya sendiri

"aku tidak akan tinggal diam, eonni seenaknya menampar dan menjambak rambutku, aku tidak akan menerima itu, jalang.." umpat Krystal balik, dia puas sekarang, dia menyerang kakaknya yang sedang lengah tadi

Sehun ternganga, dia sebenarnya tadi melihat Krystal mengambil diam-diam pentungan satpam itu, karena si pemilik pentungan sedang fokus dengan hal lain, namun Sehun entah dia lambat loading atau apa, dia terlambat

Krystal kembali mendekati Jessica, dia ingin menjambak balik rambut kakaknya yang pingsan itu, namun Jongin dan Sehun secara bersamaan mencoba menghentikan aksi Krystal, menurut pengalaman yang sudah-sudah kemarah Krystal lebih sadis dari pada kakaknya, mungkin karena jiwa labil yang dimilikinya

"cukup-cukup, kakakmu pingsan, apa itu belum cukup.." tahan Jongin, dia memegang tangan kanan Krystal yang sudah memegang rambut kakaknya, sedangkan Sehun memegang tangan kiri Krystal

"tidak.. eonni seperti dia harus diberikan pelajaran, dia yang merebut semua dariku.. pelacur kurang ajar.." ronta Krystal, dia menarik rambut Jessica dengan Jongin dan Sehun yang mengapitnya, lalu..

Rambut palsu Jessica terlepas, rambut berwarna pirang itu lepas dengan tidak elitnya, tergenggam kuat ditangan Krystal, menyisakan rambut asli tipis dan berwarna hitam

Sehun mengira rambut asli Jessica sudah lepas, hampir saja dia mengapresiasi tarikan tangan yang kuat dari Krystal (?)

"sudah, ayo kita masuk, tenangkan dirimu…" ujar Jongin lagi, dia bersama Sehun menarik Krystal yang meronta-ronta, yeoja itu masih ingin menjambak atau menampar kakaknya. Dengan terpaksa Jongin membawa Krystal masuk dirumahnya

Jongin memberikan kode kepada penjaga posnya, dia menyuruhnya untuk memegang tangan kanan Krystal, menggantikannya, si penjaga mengangguk

Jongin lalu mendekati Kyungsoo, dia ingin memegang tangan Kyungsoo dan menuntutnya masuk kerumahnya, namun Kyungsoo menarik tanganya pelan,

"maaf Kyungsoo ya, kedatanganmu kerumahku malah ternodai dengan tingkah gila adik kakak itu" jelas Jongin, dia meminta maaf dengan tulus

"tidak mengapa, aku tidak masalah. Ini diluar dugaan kita"

Jongin menatap Jessica yang masih pingsan dengan posisi yang tidak seksi, dia memberikan aba-aba kepada penjaga yang lainnya untuk menggotong Jessica kedalam rumahnya

"aku akan memperlihatkan sesuatu kepada kakak beradik itu.." ucap Jongin kemudian,

"apa itu Jongin ah?"

"kamu akan melihatnya didalam, bukan kejutan untukmu, tapi kejutan untuk Jung bersaudara itu" jelas Jongin, dia lalu secepat ninja asasin memegang tangan Kyungsoo, Kyungsoo tidak sempat menolak dan menepis tangannya, dan terpaksa dia pasrah saja

Jongin tersenyum, dia menang

.

.

.

Krystal didudukkan di sofa ruang keluarga, dengan penjagaan ketat dari Sehun dan dua orang penjaga keamanan keluarga Jongin. Krystal meneguk air dingin yang diberikan oleh salah satu pelayan tua di disana, perasaannya sedikit tenang sekarang

Jessica ditidurkan disofa yang agak berjauhan dari adiknya, takutnya siapa tahu saja Krystal kembali jadi labil dan malah menyerang kakaknya lagi

"bawa kotak P3K kesini" perintah Jongin tegas kepada pelayannya, dia sudah melepaskan pegangan tangannya dari Kyungsoo, sedangkan Kyungsoo berdiri, dengan posisi agak jauh dari Jessica dan Krystal

Setengah jam kemudian, Jessica sadar dari pingsannya, dia memegang tengkuknya yang masih sakit dan ngilu, dia ingin beranjak, namun tenaganya sangat lemah

"Krystal, kamu lancang sekali… kamu berani-beraninya memukul kakakmu sendiri" kata Jessica, kalimat pertamanya pasca siuman dari pingsannya

Krystal mendadak tertunduk, nyalinya ciut seketika, sikap yeoja itu memang sulit ditebak, memang harus berpikir 1000 kali untuk menjadikannnya pacar

"berhenti, kalian dirumahku.. aku minta kalian jangan bertengkar lagi, hargai aku sebagai pemilik rumah ini" seru Jongin tiba-tiba, mendadak berwibawa. Sehun manggut-manggut, entah dia terpana atau ingin ketawa

Jessica dan Krystal tidak ada yang berkomentar, kedua yeoja itu terdiam

Hening

'sakitnya tuh disini didalam hatiku.. bla..bla…'

Tiba-tiba bunyi musik yang aneh terdengar, aneh untuk orang korea tentunya, bunyi itu membuyarkan kewibawaan Jongin yang sudah diatas angin

"oh, itu bunyi ponselku.. aku tidak sadar.." kekeh Sehun, dia mendownload lagu yang asing untuknya itu dan menjadikan nada deringnya,

Sehun mengangkat panggilan telefon, kemudian terkikik tidak jelas

Jongin menggeleng pelan,

"oppa, aku ingin oppa memilih diantara kami berdua.." ucap Jessica tiba-tiba, yeoja itu kembali ketopik semula, dia tidak begitu saja lupa

Jongin membalas dengan dengusan

"Jongdae, aku ingin kamu mengumpulkan semua pelayan dirumah ini, tanpa terkecuali" perintah Jongin, dia memerintahkan kepada salah satu penjaga keamanan dirumahnya

"untuk apa tuan muda?"

"lakukan saja, tapi aku ingin kamu mengumpulkan mereka diluar, dan.. ambil ini" lanjut Jongin lagi, dia mengeluarkan uang berlembar-lembar dari dalam dompetnya dan menyerahkannya kepada Jongdae

"aku ingin kamu membawa semua pelayan dirumah ini, entah kemana, ke pusat perbelanjaan atau bisokop, yang penting selama sejam kedepan rumah ini harus kosong" kata Jongin lagi, kosong dalam artian hanya ada Jessica, Krystal, Sehun, Kyungsoo dan dirinya sendiri

"baik tuan"

Dan beberapa detik kemudian, suasana lengang mewarnai rumah besar keluarga Jongin, semua pelayan, yang terdiri dari 8 pelayan rumah tangga, 3 penjaga keamanan dan 1 tukang kebun, semuanya pergi untuk sejam kedepan, sesuai dengan perintah majikan mereka

Sehun menggeleng tidak mengerti, namun dia berinisiatif memeriksa sudut rumah, pekerjaan bodoh dan melelahkan tentunya

"beres hyung, aku sudah memeriksa semua sudut, para pelayan sudah pergi, yahh kecuali ada yang bersembunyi diatas atap atau di septik tank" jelas Sehun, dia 'ngos-ngosan' karena sudah berkeliling tidak jelas

Jongin tersenyum

Jessica mencoba mendudukkan dirinya, tapi nihil, tengkuknya masih saja sakit, dia merasa dipermainkan oleh Jongin,

"oppa, harus memilih diantara kami berdua.." ucap Jessica lagi, dia mulai kehilangan kesabaran

Jongin memasang wajah serius, dia beranjak dari tempat duduknya,

"aku sengaja menyuruh semua pembantu dirumah ini untuk pergi sementara, karena aku akan memperlihatkan sesuatu kepada kalian… aku tidak ingin orang luar menyaksikan sesuatu yang sebentar lagi akan kuperlihatkan" sahut Jongin, dia memperjelas kenapa dia menyuruh semua pekerjanya untuk libur sejam

"itu tidak penting, yang penting sekarang adalah oppa harus memilih diantara kami.." kali ini yang menyahut adalah Krystal, yeoja itu memberanikan dirinya dan sepakat satu suara dengan kakaknya, Jessica mendengus pelan mendengar keberpihakan adiknya

"penting, sangat penting.."

"tapi oppa harus memilih…"

"aku tidak akan memilih diantara kalian, tidak salah satunya.." potong Jongin cepat, dia mendadak geram dan tidak dihargai oleh Jessica dan Krystal

Jessica dan Krystal memasang wajah murka, mereka berdua tidak mengharapkan jawaban seperti itu, Jongin harus memilih diantara mereka

Jongin berjalan perlahan, dia mondar-mandir, dan mendekati Kyungsoo, jaraknya dengan Kyungsoo sudah sangat dekat,

"aku memilih orang lain, dan itu bukan salah satu diantara kalian.." tegas Jongin

"siapa dia?" Jessica dan Krystal bertanya serempak, nada suara mereka sangat tinggi

Dan kemudian, Jongin mengarahkan wajahnya ke Kyungsoo, dia memegang pipi kanan Kyungsoo dan melayangkan ciuman maut untuk namja kecil itu, Kyungsoo yang cium mendadak, tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali membulatkan matanya yang sudah bulat

Degg.. Jongin mencium Kyungsoo dihadapan Jung bersaudara,

Bibir Jessica bergetar hebat, dia ingin memaki dan meneriakkan sesuatu, namun suaranya tercekat, begitu juga dengan Krystal, andai saja ada benda tajam di dekatnya, dia mungkin sudah mengakhiri hidupnya, dia shock tingkat dewa

Sedangkan Sehun, dia berekspresi lebay, baru kali ini dia menyangsikan sendiri adegan ciuman namja dan namja, secara live tentunya. Dia melupakan untuk merekam adegan langka itu

Jongin melepaskan ciumannya dari Kyungsoo, ciuman dahsyat yang singkat

"apa yang oppa lakukan… oppa lebih memilih dia.. ahh.." teriak Krystal, dia masih shock

"dugaanku selama ini benar, namja itu salah satu perusak hubungan kita.." Jessica melanjutkan, dadanya naik turun, namun dia berusaha mengusai dirinya, dia mendelik kearah Kyungsoo

Kyungsoo menunduk malu, ingin rasanya dia membenamkan dirinya di lantai marmer rumah Jongin

"jangan salahkan Kyungsoo, salahkan diri kalian dan kelakuan kalian berdua.." kata Jongin dengan wajah puas, dia berhasil membuat wajah kakak adik Jung itu merah padam

"kelakukan apa, aku pribadi tidak pernah melakukan apa-apa.." Krystal yang menyahut, dia seakan melupakan bahwa di pernah 'kepergok' selingkuh oleh Jongin

Jongin ber-smirk evil,

"Sehun, ah… sambungkan rekamannya, kita semua akan menyaksikan bagaimana kelakuan 'adik bungsu' polos keluarga Jung.."

"baik komandan.." jawab Sehun antusias,

Namja berwajah tampan namun sering datar itu dengan sigap memasang instalasi, dia menghubungkan kamera video dengan TV layar datar ukuran jumbo, yang terletak diruang keluarga itu

"this is show.." cadel Sehun, dia sangat gembira

Jessica, Krystal dan Kyungsoo memasang wajah ingin tahu, mereka bertiga adalah orang yang memang sama sekali belum tahu maksud Jongin

"kalian lihat sendiri…" kata Jongin, dia bergaya ala pemandu siaran TV terkenal

Dan jreeng…

Mata Jung bersaudara membulat, terutama Krystal, yeoja itu mendadak bergetar dan lumpuh, dia ingin sekali melempar dan menghentikan tayangan yang sudah 'full show' di depannya

Adegan yang tampil dilayar LCD itu menampilkan sosok Krystal dengan seorang namja, namja yang lebih tua diatas Krystal. Mereka berdua terekam bukan saling mengobrol, bukan juga saling bercanda, namun yeoja namja itu berhubungan 'seks' dengan sangat dahsyat, lokasinya jelas dikamar Krystal yang didominasi warna pink

"a..apa ini?.." gagap Jessica, dia menatap bergantian layar TV dan adiknya, tidak perlu memanggil pakar telematika untuk membuktikan siapa yeoja yang sedang dijamah itu, Jessica menggeleng tidak percaya

"ii.. ini.. " Krystal berusaha memberikan pembelaan, namun suaranya mendadak hilang

Jongin mendengus,

"lihatlah.. berhubungan seks tanpa ikatan pernikahan, begitulah kelakuan anak bungsu keluarga Jung" cibir Jongin, dia menatap sekilas kearah Sehun yang tidak berkedip, berkat jasa namja itulah dia bisa memperlihatkan 'kebobrokan' Krystal

Sehun masih tidak mengedipkan matanya, padahal dia sudah mengulangi dan memutar sendiri adegan itu sebelumnya, Sehun mendadak 'On'

Adegan seks Krystal masih berlanjut, berbagai gaya telah mereka coba, mulai dari gaya konvensional, 69, up down, miring dan doggy style. Tampak suara desahan dan erangan erotis dari Krystal yang keenakan 'disodok', wajah yeoja itu terkekam sangat bahagia dan menikmati surga dunia yang dilakoninya. Kyungsoo yang juga menonton dan memperhatikan adegan tersebut mendadak mual, baru kali ini dia menyangsikan sendiri adegan seks, yang pemerannya ada di dekatnya

"hentikan, matikan TVnya, kumohon.." Jessica berteriak, dia beranjak sendiri dan menendang tombol manual on off di samping layar TV, LCD itu mendadak off karena tendangan Jessica

"katakan siapa namja itu? Kenapa kamu melakukannya?" Tanya Jessica, dia mengusap wajahnya kasar

Krystal tertunduk lesu, dia masih lumpuh mendadak

"katakan.." bentak Jessica kasar

"nam.. namanya Minhyuk.." jawab Krystal pelan, dia akhirnya mengaku

Jessica ingin melayangkan tamparannya, tapi tangannya mendadak dipegang oleh Jongin

"jangan.. kalian sudah saling menyakiti, jangan ditambah lagi" kata Jongin

"sekedar informasi saja, rekaman ini diambil kemarin, dan menurut perhitunganku kamu melakukan 'hal' itu setelah aku mendapatimu selingkuh dengan namja yang bernama Myungsoo, ternyata kamu melakukannya dengan namja yang berbeda Krystal shi. Jadi keinginanku untuk putus denganmu bukanlah suatu kesalahan.. mataku sudah terbuka" ucap Jongin panjang lebar,

"kenapa kamu melakukannya? Kenapa?"

Krystal masih tertunduk, dia menciut mendengar bentakan bringas kakaknya

"katakan alasanmu?"

"aku.. aku hanya ingin mencoba saja eonni.."

"aku tidak percaya, pasti ada alasan lain, katakan.."

Krystal mendongakkan wajahnya suram,

"aku pernah gagal menjebak Jongin oppa, aku mengatakan kepadanya bahwa dia sudah 'menjamahku', tapi sebenarnya tidak, jadi aku mencari cara bagaimana tetap mempertahankan hubunganku dengan Jongin oppa…"

Krystal menghentikan kalimatnya sejenak, dia menarik nafas

"… dan misalnya Jongin oppa menyuruhku untuk tes uji kehamilan, sedapat mungkin aku bisa hamil, karena aku sering melakukannya dengan namja lain, jadi aku hamil dan Jongin oppa yang akan bertanggung-jawab" jelas Krystal, dia sudah kepalang basah, sekalian saja dia membeberkan semuanya, dia juga sudah ternoda dan tercoreng

Jessica menggeleng-gelengkan kepalanya, dia merosot dan terduduk lunglai di sofa, sakit tengkuknya bertambah parah saja, dia pusing

"maafkan aku eonni.." lanjut Krystal

"kamu seharusnya meminta maaf kepadaku" potong Jongin, dia memandang datar Krystal, dia sudah tidak mempunyai rasa lagi untuk yeoja itu

Hening

"dan untuk Jessica noona, aku ingin meminta penjelasan dengan foto ini.." lanjut Jongin, dia masih mempunyai kejutan yang tidak terduga, kali ini untuk Jessica

Jongin melemparkan 2 lembar foto diatas meja, tepat didepan Jessica

Mata Jessica lagi-lagi melotot tidak percaya, dia mengambil foto itu cepat dan memandangnya lekat-lekat

"di.. dimana kamu mengambil foto ini?" Jessica tergagap,

"noona tidak perlu tahu" jawab Jongin santai, dia mulai sekarang memanggil yeoja itu dengan embel-embel noona, yeoja itu bukan pacarnya lagi sekarang

Jessica memegang dahinya, matanya mendelik singkat kearah Kyungsoo

"jangan melihat pacarku seperti itu.." serang Jongin, dia menangkap tatapan mata Jessica tadi

"aku tidak menyangka jika noona mempunyai hubungan khusus dengan pemilik agensi film porno, aku yakin jika noona juga pernah melakukan hal yang dilakukan oleh Krystal tadi, biasanya kelakukan kakak dan adik itu tidak jauh berbeda.." cibir Jongin, dia sepertinya berada dipihak yang menang

Jessica maupun Krystal tidak ada yang menyahut, Jessica meremas foto yang menampilkan dirinya sedang minum-minum dengan bos besar agensi film porno illegal, hal tersebut menjadi bukti bahwa yeoja itu banyak terlibat dengan bisnis haram itu

Hening

"aku masih menyimpan copian video dan foto itu. jadi aku minta sekarang, kalian berdua untuk menjauh dari kehidupanku, tidak mengganggu Kyungsoo-ku lagi.."

Jessica dan Krytal tidak berkomentar,

"jika tidak, aku tidak akan menjamin jika video dan foto kalian tidak akan tersebar di dunia maya, situs porno, forum-forum sosialita, twitter, istagram, weibo, patch dan sejenisnya. Dan sepertinya akan sangat menyenangkan jika video dan foto kalian terkirim di smartphone petinggi keluarga Jung, omma dan appamu...hm…" Jongin mengintimidasi, sukses besar

Jessica mendadak berdiri,

"ja..jangan.. tolong jangan…jangan lakukan itu, aku mohon" balas Jessica, yeoja dewasa itu tidak ingin keluarganya terpecah, hancur, tercemar dan ternodai karena ulahnya

Krystal masih tidak berkomentar, dia masih shock, adegan memalukannya disaksikan oleh banyak orang, adegan yang seharusnya hanya dia, namja partner dan tuhan yang tahu, Krystal menutup wajah dengan kedua telapak tangannya, dia resah dan galau

"aku tidak akan melakukannya, aku masih mempunyai nurani. Yang penting kalian mau bekerjasama dan memenuhi permintaanku tadi.." terang Jongin, memperjelas argumennya

Jessica kembali terduduk, dia sebenarnya tidak bisa merelakan Jongin begitu saja, tapi sepertinya semua pintu rujuk dari Jongin sudah tutup, pintu itu hanya terbuka untuk satu nama, yaitu Kyungsoo, namja Jongin sekarang

Jessica melirik Krystal, adiknya itu perlahan mendongak, dia mengangguk pelan, tanda dia setuju dengan syarat Jongin

"baiklah, aku setuju.." ucap Jessica

"Krystal?"

"adikku itu juga setuju, kami berjanji tidak akan hadir dan mengganggu kehidupanmu lagi" tegas Jessica

Jongin tersenyum,

"tapi tidak dengan hanya lisan saja, aku ingin ada bukti hitam diatas putih" Jongin mengangguk-angguk

"maksudnya?"

"kalian berdua harus menandatangani surat yang sudah aku persiapkan, diatas materai dengan saksi Sehun dan Kyungsoo" Jongin menjelaskan, sepertinya dia sudah mempersiapkan semuanya, dan rencananya sejauh ini berjalan lancar

"baiklah, mana surat itu, aku sudah muak dengan semua ini.." seru Jessica cepat, dia ingin mengakhiri semuanya, dia sudah terjepit

"sebentar.." Jongin mengambil tas sekolahnya tidak jauh dari tempatnya, menarik zipper tas itu dan mengeluarkan surat pernyataan dari sana

"kalian harus tanda tangan disini" ucap Jongin lagi, dia menunjuk kolom nama yang harus dibubuhkan tandatangan kedua yeoja

Dan akhirnya, kedua yeoja itu membubuhkan tandatangannya, Jessica yang pertama tandatangan, dia tidak lagi membaca poin perpoin. lalu krystal, yeoja ini agak lama dan butuh proses agar dia yakin untuk memberikan tandatangannya disurat pernyataan itu

Jongin bernafas lega, dia mempunyai pegangan sekarang, jika kedua yeoja itu macam-macam dan melanggar poin-poin pernyataan, dia dengan mudah bertindak, Jongin memang tidak main-main dan bukan hanya ancaman belaka

Kyungsoo yang sedari tadi hanya menonton dan diam saja, mendadak perasaannya menghangat, dia menyaksikan sendiri perjuangan seorang Kim Jongin untuk memutuskan kedua yeoja mantan-mantannya, yeoja yang sukar dan sulit dikalahkan hanya dengan kata-kata

Dan sepertinya, mulai detik ini, namja yang bernama Jongin secara resmi menjadi milik Kyungsoo

Sehun juga senang, sejak tadi celananya mendadak kesempitan, namun sekarang sudah normal kembali, hampir saja dia menyelesaikannya dengan sabun dikamar mandi rumah Jongin

"ayo kita pulang.." ajak Jessica, dia memegang pelan tengkuknya, tengkuk yang dihantam oleh adiknya sendiri, yeoja itu mencoba melupakan kelakukan adiknya tadi, mereka berdua sama saja, tidak ada yang sempurna dan luput dari kesalahan. Jessica memegang tangan Krystal, memaksa pelan adiknya itu untuk berdiri, entah mengapa Krystal masih lumpuh dan lemas

Dan akhirnya kedua yeoja itu pulang, pulang membawa luka dan duka, pulang membawa sakit hati, pulang 'tanpa status' sebagai calon isteri pewaris Kim Coorporations

Jessica dan Krystal kalah sebagai yeoja, dan pemenangnya adalah Kyungsoo, namja yang sama sekali tidak pernah masuk dalam medan pertarungan

.

.

.

"terima kash Sehun ah, kamu sudah membantuku" ucap Jongin kepada Sehun, mereka saat ini hanya bertiga dengan Kyungsoo. Jung bersaudara sudah pulang beberapa menit yang lalu, Jongin sebenarnya menawarkan untuk mengantar mereka, namun Jessica menolak dengan kasar

"sama-sama hyung" jawab Sehun, wajahnya cemberut

"kamu kenapa?" Tanya Jongin, apa dia sudah salah ucap tadi

Sehun mendadak menghentakkan kaki, dia seperti anak kecil yang diumpani permen rasa merica

"ini hyung, rekamannya.." kata Sehun, dia memegang kamera kecil, kamera yang sama digunakannya untuk merekam tadi,

"kenapa dengan rekamannya? Rekaman ML Krystal?"

"bukan hyung, rekaman perkelahian singa betina dan musang betina itu, ternyata…."

"kenapa?"

"aku lupa menekan tombol 'rekam', jadi adegan seksi mereka tadi tidak terekam hyung…" sahut Sehun, dia seperti tidak bergairah untuk melanjutkan hidup

Jongin ternganga, sedangkan Kyungsoo menahan tawanya

"salah siapa?"

"salah orang dipenjara hyung"

Sehun dan Jongin saling bercanda, Sehun memang tipe namja yang gampang dialihkan,

"jangan cemberut begitu, lupakan saja rekaman yang tidak pernah ada itu. Ambil ini.. ini bonus untukmu" kata Jongin, dia merogoh kembali dompetnya dan mengeluarkan kartu kredit dan memberikannya kepada Sehun

"uang tunaiku habis, jadi kamu pakai saja kartu kredit ini.. kamu bisa belanja dan memesan makanan semaumu" Jongin menjelaskan

"benar hyung.." Sehun mendadak move on,

Jongin mengangguk pelan, Sehun menerima kartu kredit itu dengan rasa senang

"kalau begitu hyung, aku pergi dulu… aku sudah tidak sabar ingin mencicipi makanan yang aneh-aneh di restoran mahal.. aku ingin mencoba menu 'nasi goreng' khas negeri tetangga yang jauh hyung, dan menu-menu lainnya" ucap Sehun, matanya berbinar lebay

"pergilah.."

"eh hyung, apa kartu ini bisa digunakan untuk menyewa yeoja-yeoja pengucap selamat datang di toko-toko pakaian hyung?"

"uh, entahlah… kamu bisa mentraktir mereka mungkin" Jongin memberikan jawabannya

"apa aku mulai saja dengan mencari namja-namja unyu diluar sana.. tapi, aku tidak tertarik hyung, aku hanya tertarik dengan yeoja berdada besar dan berbokong mirip gitar spanyol.." ujar Sehun sambil merinding disko, padahal video klip favoritnya adalah klip Miley Cyrus 'wrecking ball', yang notabene dada artis itu sangatlah kecil

Jongin memutar bola matanya malas

"itu tergantung kamu, mau memilih yang mana, namja, yeoja, ajuhma, perawan tua dan sebagainya, kamu yang memutuskan.." Jongin berujar bijak, dia melirik Kyungsoo, namja itu menahan tawanya mendengar kalimat bijak Jongin

"baiklah hyung, aku tidak akan membuang waktu lagi.. aku pergi Jongin hyung.. Kyungsoo hyung, selamat menikmati masa-masa sunyi dirumah ini"

Sehun lalu lekas berlari keluar, dia melambaikan tangannya singkat dan menghilang dibalik pintu, dia sepertinya akan menggunakan jasa angkutan umum atau mungkin taksi untuk membawanya kepusat perbelanjaan, restoran, toko besar dan sebagainya

Jongin menggeleng pelan melihat tingkah teman sekolahnya yang selalu ajaib dan wah itu.

"kita sekarang kemana?" Jongin bertanya kepada Kyungsoo,

"eh?"

"kita ke Incheon stadium, disana ada pergelaran Kpop, dan sepertinya seru" Jongin memilihkan alternatif

Kyungsoo menggeleng pelan,

"kita tidak usah kemana-mana Jongin ah, terus terang aku tidak begitu suka dengan tempat ramai seperti itu" jelas Kyungsoo, dia memberikan alasannya

"benarkah?"

"ya"

Kalau begitu, aku akan membawamu kerumah pohon dibelakang.. bagaimana?"

"rumah pohon, dibelakang sana ada rumah pohon?" Kyungsoo membulat, dia tidak menyangka ditempat mewah dan banyak bangunan bersemen, masih ada yang namanya rumah pohon

"ya, rumah pohon itu sudah ada sejak dahulu, appa melarang untuk menebangnya"

"ayo kita kesana.. aku sangat penasaran"

Jongin dan Kyungsoo akhirnya menuju taman bagian belakang kediaman Jongin, Jongin melihat jam tangannya, sebentar lagi sepertinya para pekerja dirumahnya akan pulang

.

.

Jongin membantu Kyungsoo untuk naik ditangga kecil yang terbuat dari tali yang besar dan kokoh, jarak antara tanah dan rumah kecil diatas pohon itu kira-kira 13 meter lebih

"apa kamu suka?" Tanya Jongin, dia dan Kyungsoo sudah sampai beberapa menit kemudian, Kyungsoo duduk manis dengan wajah sumringah, jelas dia suka

"aku suka, disini sejuk dan tenang" ungkap Kyungsoo, dia mengarahkan pandangannya keberbagai arah, dia bisa melihat rumah-rumah tetangga, dan hamparan ilalang dibalik pagar belakang rumah Jongin, pemandangan yang membosankan memang, tapi itu cukup membuat namja imut itu senang

"kamu tahu, kamu adalah orang pertama yang kuajak kesini" Jongin berujar dan memegang bahu Kyungsoo, mendekapnya dengan sebelah tangan

"teman sekolahmu?"

"tidak, tidak ada satupun yang pernah naik kesini, kamu yang pertama"

Kyungsoo tersenyum, senyum bentuk hati khasnya yang selalu membuat Jongin bahagia.

"aku tidak menyangka akan berakhir seperti ini"

"berakhir?"

"ya, maksudku, berakhir dengan kamu yang memilihku, aku hanyalah namja biasa dan kini pengangguran" jelas Kyungsoo, dia secepatnya akan melayangkan surat pengunduran dirinya

"jangan berkata begitu, aku memilihmu, karena kamu adalah namja yang baik. Aku sudah menghubungi kawanku yang menjadi bos disebuah café ternama, aku merokemendasikanmu untuk menjadi penyanyi disana"

"penyanyi?" Kyungsoo ber O_O

"ya, aku pernah mendengarmu bernyanyi, suaramu bagus, aku suka. Aku yakin jika kamu akan diterima. Itu adalah salah satu pekerjaan yang cocok untukmu Kyungsoo ya.."

Kyungsoo menunduk malu, pernah terbersit dipikirannya untuk menjadi penyanyi café, namun jalan untuk kesana belum ada, setelah tamat sekolah menengah, dia malah mendaftar dan bekerja sebagai kasir supermarket

"terima kasih Jongin ah, aku akan mencobanya.."

Kyungsoo tersenyum, dia memiringkan kepalanya dan bersandar dibahu kokoh Jongin. namja itu lalu berinisiatif memegang tangan Jongin dan menggenggamnya erat

Jongin tersenyum, akhirnya namjanya berinisiatif sendiri untuk bermanja-manja dengannya

Jongin berharap Kyungsoo adalah sosok pujaan hati terakhirnya, dia akan menanggalkan sifat playboynya yang sudah mendarah daging selama ini, semua demi Kyungsoo-nya, namja kecilnya, namja yang membuat hari-harinya selalu indah

"I love you, my namja" gumam Jongin pelan,

"I love you too" balas Kyungsoo tidak kalah pelan

Rumah pohon itu menjadi saksi bisu indahnya kasih sayang yang tercipta dari dua namja yang duduk berdampingan dan saling menghangatkan itu, Rumah pohon tersebut tidak tahu sampai dimana kisah kasih kedua namja itu akan dibawa, tapi yang pasti, rumah pohon itu tetap akan menjadi peneduh untuk kedua namja itu, kapanpun dan dalam suasana apapun

Happy day

.

.

.

.

.

.

.

END

o…o…o…o…o…o…o…o…o…o

Akhirnya sampai di chapter terakhir. Maaf jika endingnya kurang sesuai ekspektasi pembaca ya… he…he… aku sekali lagi ingin berterima kasih kepada pembaca yang terus mensuport dan memberikan Reviewnya untuk setiap chapter, aku selalu senyam-senyum sendiri baca review kalian semua.

Sekedar info saja, aku buat FF, dengan main cast Kaisoo dan Chanbaek, dipublish kemarin dan baru chapter 1, judulnya 'Bitch Boy', rated M+ dan ada adegan NCnya.. he..he.. baru chap awal sih, jadi belum terasa bagaimana NCnya itu, dichapter-chapter depan akan diperjelas lagi dan setiap chap akan ada NC *yadongmaksa*

Baiklah, untuk chapter terakhir FF ini, aku meminta sekali lagi kesediaannya untuk memberikan Reviewnya, kesan terakhirnya dengan ending FF sederhana ini…. salam

Thanks to Review :

lailatul. magfiroh. 16, KaisooLovers, metacho137, nisakaisa, SognatoreL, humaira9394, me1214, NatasyaNs, t.a, thelostisland35, dims, JonginDO, yisingcom, BlackXX, ayusafitri35, ViraaHee, maple fujoshi2309, mrblackJ, dekaeskajei, cahayaanjanie, beng beng max, kaisooya, Kaisooship, lolamoet, kaiLa wu (guest), 1214 (guest) DOKIMKYUNGSOOJONGIN, EXO88, cuwon, dokimkyungsoojongin, Guest, Huang Zi Lien, meliarisky7, SuvinaAsantoni, MyeonSoo Baby, , soo kyungs, all favorite and follow my FF

By : Fan_dio