Pairing : Kise x Fem!Kuroko x Midorima x Fem!Akashi

Disclaimer : Kuroko no Basuke Fujimaki Tadatoshi

Genre : Romance dan Supernatural

Rate : T

Warning : AU dan OOC

Note : "…" (Bicara biasa)

"…." (Bicara dalam hati)

"…." (Setan,Roh, dll yang bicara)

"Kuroko" Wujud asli

"Tetsuna" Roh Pelindung

Summary : Kuroko Tetsuna mampu melihat roh-roh halus. Awalnya Kuroko takut dan bingung. Tapi, ditemani oleh dua cowok cakep, Kise Ryota dan Midorima Shintaro, Kuroko mulai berani menghadapi petualangannya. Suatu hari datang roh penasaran mengincar Kuroko membuatnya berubah wujud menjadi gadis cantik yang ternyata roh pelindung. Ah, Kise tidak bisa melepaskan pandanganya.


"Aku bingung gak tau gimana caranya…Supaya bisa tidur..Itu-itukan artinya aku bilang suka pada Kise-kun" Batin Kuroko yang sedang melamun saat klub tenins dimulai apalagi dia melamun di depan Hanamaki membuat Hanamaki kesal dan langsung dia lempar beberapa bola tenis kearah Kuroko.

"Brengsek! Kuroko, kau! Berani-beraninya bengong didepanku di lapangan tenis?! Kau sengaja cari gara-gara, ya!" Marah Hanamaki.

"Bu-bukan begitu..Satu-satunya teman yang bisa kuajak diskusi Cuma Hanamaki seorang" Kata Kuroko tapi dia kaget melihat Hanamaki yang sudah siap-siap untuk melempor bola tenis ke arahnya.

"Sejak kapan aku jadi temanmu hah!" Teriak Hanamaki sambil melempar boleh tenis lagi dan Kuroko berusaha menghindar dari tembakan itu dan untung teman-teman Hanamaki langsung menghentikan tindakan Hanamaki dan Kuroko selamat.

"Ucapan Kise-kun itu…Aku tidak tau apa harus serius menanggapinya…Si Kise-kun kan orangnya selalu bilang suka pada semua cewe" Batin Kuroko sambil mengelus kepalanya karena kena benturan bola tadi tapi dia langsung kaget melihat Kise yang sedang membawa bola sepak sepertinya Kise ada kegiatan klub sepak bola. Kise yang menyadari kalau dia diperhatikan Kuroko langsung menoleh ke Kuroko dan langsung tersenyum sambil melambaikan tangannya. Kuroko langsung blushing dan memalingkan wajahnya agar tidak diliat Kise.

Sedangkan Midorima, dia baru nyampai sekolah dan langsung menukar sepatunya dengan sepatu sekolah di loker.

"Setelah tidur 8 jam penuh akhirnya badanku segar lagi-nodayo" Batinnya sambil menghela nafas dan langsung menoleh ke arah lapangan dan dia melihat Kuroko yang selalu memerhatikan Kise entah kenapa dia cemburu melihat itu "Lagi-lagi dia melirik pada Kise..Kalau Kuroko maupun Tetsuna minta tolong lagi padaku, pasti kutolak-nodayo…Tapi…Apa aku bisa menolak.." Batin Midorima yang sedang kebingungan dan dia tidak tau setiap Kuroko berubah wujud ke Tetsuna di selalu saja blushing dan tidak bisa menolak permintaan Tetsuna itu membuatnya aneh bin ajaib.

"Tuh, lihat! Lagi-lagi Kuroko jelalatan! Dia memang nyebelin" Kesal Hanamaki yang dari tadi mengoceh terus.

"Katanya dia bilang suka sama Kise, ya" Kata salah satu teman Hanamaki sedangkan Midorima yang mendengar bahwa Kuroko 'suka' sama Kise membuatnya mengeluarkan aura hitam yang dahsyat yang mengelilingi tubuh dan membuat sekola ih meguncang membuat Hanamaki dan temannya kaget.

"Kyaaaa! Gempa bumi ya?" Teriak Hanamaki yang berlari dan di ikuti temannya.

"Kenapa saat ini aku merasa ingin membunuh Kise-nodayo…Pakai 'itu' saja..Untuk menghilangkan kekesalanku biar gak bete" Batin Midorima langsung menuju ke perpustakaan tapi masih setia di kelilingi aura hitam.

Kise yang sudah selesai dengan kegiatan klubnya dia langsung menuju kelasnya yang masih setia dia pasang senyumnya yang menawan membuat para siswi ber-kya-ria dan pingsan sesampai di depan pintu kelas Kise langsung kena beberapa lembar kertas yang mengenai kepalanya.

"Aduh" Rintihnya.

"Kise-kun, daijoubo" Tanya Kuroko yang langsung menghampiri Kise.

"Daijoubo, Kurokocchi" Jawab Kise.

"Kise-san, tolong dipungut! Terbang kena angin nih.." Kata salah seorang sensei yang membawa tumpukan kertas dan baru aja Kise ingin mempungutnya tiba-tiba dia kena siram air.

"Gomennasai, aku tersandung.." Ucap seorang siswi yang membawa ember dan terjatuh mengenai Kise.

"Daijoubo" Kata Kuroko.

"Daijoubo, Kurokocchi…Aku akan keruang ganti untuk mengganti seragam dengan olehraga-ssu" Kata Kise yang langsung meninggalkan Kuroko yang sedang berdiri di depan pintu kelasnya.

Beberapa menit kemudian, Kise sudah mengganti bajunya dengan baju olahraga dia sedang kesal karena kena sial hari ini.

"Rasanya ada yang aneh-ssu…Entah kenapa aku kena sial hari ini…Gak ngerti tapi ada yang gak beres nih!" Ucap Kise yang berbicara sendiri.

"Kise-san awasss" Kise mendengar teriak seseorang dan langsung mendongkakkan kepala ke atas dan dia melihat buku biologi yang jatuh kearah dan Kise langsung menangkap buku itu tapi bukan di tanggap tapi kena kepala yang membuat Kise dapat benjol di kepalanya.

"Ittaiiii" Rintih Kise sambil mengelus kepalanya yang benjol.

"Gomen! Tadi buku itu diterbangkan angin kencang" Teriak seorang sensei.

"Dari tadi banyak kejadian aneh…Pasti ada sesuatu-ssu! Perlihatkan wujudmu! Atau kubakar ya!" Teriak Kise tapi Kise melihat ada benda yang keluar jendela yang terhanya ember yang di isi air dan langsung mengenai kepalanya yang ternyata isi ember itu adalah kodok. Kuroko sedang mencari Kise dan dia menemukan Kise yang sedang membasuh kepalanya di keran untuk cuci tangan tanpa pikir panjang Kuroko langsung menghampiri Kise.

"Kise-kun, daijoubo?" Tanya Kuroko.

"Daijoubo Kurokocchi" Jawab Kise.

"Kise-kun, kau di kerjain ya? Siapa orangnya? Ayo katakan! Biar aku buat perhitungan!" Kata Kuroko yang membuat Kise ketawa geli.

"Hahahah…kau ini serius-ssu? Kurokocchi, akhir-akhir ini kau tidak memperlihatkan sifat aslimu? Sebetulnya kau ini sangat tegas kan..Justru itu yang kusukai darimu-ssu" Kata Kise yang membuat Kuroko blushing tapi langsung menghilangkan apa makna 'suka' itu.

"Hentikan! Aku harus serius" Batinnya sambil menggelengkan kepalanya.

"Aku gak suka orang yang mudah mengatakan 'suka' seperti anjing" Kata Kuroko yang membuat Kise bingung.

"Seperti anjing?" Tanya Kise.

"Iya, demi makanan kau selalu bilang 'suka' pada siapa pun, kan? Mirip anjing yang mengincar makanan!" Lanjut Kuroko.

Kise berpikir sejenak dan akhirnya dia mengerti apa yang di maksud Kuroko "Oh, itu maksudnya..Aku mengerti-ssu"

"Eh?"

"Aku hanya akan mengatakan suka padamu saja..Oh ya, aku gak dikerjain siapa-siapa kok..Kesialan hari ini mungkin karena kutukan kodok ini? Dikubur baik-baik deh, biar mereka gak marah" Kata Kise yang bicara sendiri sedangkan Kuroko yang mendengar ocehan Kise hanya memiringkan kepalanya tandanya kalau dia gak mengerti.

"Sensei..Aku minta izin pulang-ssu!"

"Hei, sebentar lagi ada ujian!"

"Iya, aku tau! Tapi aku betul-betul mau mandi nih!"

"Jangan ngawur, Kise-san"

"Kabur ahhh" Kata Kise yang langsung menyambar tasnya dan langsung pergi dan Kise tidak memperdulikan ocehan senseinya yang marah-marah.

"Aku hanya akan mengatakan suka padamu" Entah kenapa perkataan Kise masih terngiang di kepala membuat dia blusing gak karuan sedangkan Midorima.

"Kenapa ya?Sudah kulakukan tapi tidak membuat hatiku jadi senang-nodayo" Batin Midorima sambil membaca buku tapi didalam hatinya dia masih kesal dengan Kise.

Pulang Sekolah

Midorima langsung menuju ke perpustakaan untuk menemui seseorang.

"Kau kupecat..Sana pulang ke akhirat-nanodayo" Kata Midorima yang berpicara kepada roh genit yang selalu ngejar Tetsuna sang roh pelindung.

"Apa?! Sudah kulakukan semua perintahmu! Dan aku berusaha sekuat tenaga! Membuat si Kise sial bertubi-tubi" Kata roh itu yang sedang protes.

"Tapi tidak ada hasilnya-nodayo"

"Ah cerewet! Kau sembunyikan aku diperpustakaan ini..Merasa berkuasa memberiku perintah macam-macam.."

"Nyatanya kau memang tak becus-nodayo"

"Pokoknya tepati janjimu! Kau tidak boleh mengganggu aku lagi! Merayu roh Tetsuna itu!" Kata roh itu yang entah darimana dia tau nama roh pelindung itu.

"Janji? Apa ini?" Kata Midorima sambil memperlihatkan botol airnya.

"Sudahlah, ayo tinggalkan sekolah ini..Jangan sampai kau merasakan semburan airku lagi-nodayo"

"Sial! Aku sudah lama curiga! Ternyata kau suka Tetsuna..Itu sebabnya kau menggangguku!"

"EH!Suka?"

"Jangan pura-pura bego! Sudah jelaskan!"

"Dia ngomong apa sih? Aku suka Tetsuna? Suka Tetsuna?" Midorima tiba-tiba blushing "Eh? Yang benar saja? Masa sih..Tapi kalau dipikir-pikir aku selalu menuruti perintahnya..Jangan-jangan aku cemburu dengan Kise-nodayo?!" Batin Midorima yang tiba-tiba ooc dia langsung menggelengkan kepalanya.

"Asyik, Asyik..Selagi kau tidak ada aku bisa mendekatinya" Dan roh itu pun langsung menghilang untuk mengejar Tetsuna.

"Ah…Hei, kau tunggu?" Teriak Midorima yang langsung mengejar roh itu.

Dilain tempat, Kuroko sedang melakukan perjalanan pulang kerumah tapi dia merasakan sesuatu yang aneh.

"Rasanya tadi aku merinding..Ada apa ya..Apa aku masuk angin?" Batinnya yang langsung melanjutkan perjalanannya tapi dia kaget melihat rambutnya mulai memanjang menjadi merah dan Kuroko tau kalau dia akan berubah wujud sambil memegang tekuk lehernya. Perlahan-lahan Kuroko berubah wujud tapi masih celingak celinguk untuk mencari di mana roh jahat itu.

"Ada roh jahat..Dekat sekali denganku? Dimana ya? Dimana?" Ketika Kuroko sudah sepenuhnya berubah ke Tetsuna langsung membalikan badannya ke belakang dan langsung meninju roh yang ternya si roh genit tadi.

"Lagi-lagi kau!"

"Ittaiiii!" Teriaknya yang langsung terlempar ke arah pepohonan.

"Mau apa kau?" Sambil menghampiri roh itu yang mengelus pipinya yang kena tinju tadi.

"Aku ingin kau jadi milikku"

"Jangan ngawur!"

"Ukh hidoii..Jangan dingin begitu…Aku betul-betul naksir padamu…Kau ini arwah berusia ratusan tahun..Warna rohmu sangat cantik berbeda dengan arwah lain" Jelas roh itu.

"Hhhmmm betul juga" Batin Tetsuna tapi dia merasakan aura yang dia kenal mengarah kesini "Dia datang" Batinnya dan dia pun mempunyai ide.

"Boleh deh, aku mau jadi milikmu" Kata Tetsuna sambil menyeringai.

"Eh?! Benarkah?!" Girangnya.

"Demo..Kau harus mengalahkannya dulu" Kata Tetsuna langsung menyender di pohon dan langsung keluar seseorang yang dia maksud adalah Midorima yang ngos ngosan sambil berlari untuk mengejar roh genit itu.

"Hei, kau" Teriak Midorima.

"Huwaaa" Roh itu pun terkejut dan langsung menghilang karena takut.

"Hihih cemen!" Kata Tetsuna sambil tertawa kecil.

"Daijoubo? Gomen, ini gara-gara aku" Cemas Midorima.

"Apa?" Tanya Tetsuna.

"Aduh! Celaka-nodayo" Batinnya yang langsung menutup mulutnya.

Bletak

Tetsuna langsung menjitak kepala Midorima "Ketahuan ya..Kau menyimpan roh itu! Dasar kekanak-kanakan!" Kata Tetsuna yang langsung berkacak pinggang.

"Gawat aku kelepasan-nodayo" Batin Midorima yang sedikit menyesal.

"Kenapa kau melakukannya?" Tanya Tetsuna tapi tidak dijawab oleh Midorima tapi dia memalingkan wajahnya.

"Ayo, katakan alasanmu! Gak bisa ngomong ya" Kesal Tetsuna yang langsung menjewer Midorima.

"Ka-karena aku kesal pada Kise-nanodayo" Kata Midorima yang berusaha menyembunyikan wajah nya yang merona.

"Nande?"

"Karena dia telah merebutmu! Ya benar, aku seperti anak kecil! Aku sendiri tidak menyangkal! Sebelum roh itu biacar..Aku sama sekali tidak menyadari perasaanku ini-nodayo!" Kata Midorima panjang lebar dan dia langsung membelakangi Tetsuna ke arah pohon gak berani melihat wajah Tetsuna sedangkan Tetsuna dia langsung terdiam.

"Itu sebabnya dia datang? Padahal dia selalu bersikap dingin..Dia lari dengan nafas tersengal, belum sempat tukar sepatu.." Batin Tetsuna yang masih terdiam di tempat.

"Sial…Apa lagi yang kuocehkan..Memalukan sekali-nodayo..Habislah sudah-nodayo..Lebih baik aku mati saja daripada harus menanggung malu begini-nodayo"

"Shinatro, tidak kusangka, kau betul-betul seperti anak kecil..Demo, aku justru suka dengan yang seperti ini" Kata Tetsuna sambil mengedipkan sebelah matanya sambil tersenyum dan langsung menarik Midorima untuk berciuman dengan Tetsuna. Sudah hampir dekat bibir mereka akan bersentuhan tapi Tetsuna tiba-tiba berubah kembali menjadi Kuroko yang masih menarik kerah baju Midorima. Kuroko pun langsung terkejut dan dia pun berterika.

"Kyaaaa" Teriak Kuroko dan langsung menampar Midorima dan langsung meninggal Midorima yang sedang mengelus pipinya yang memerah.

Kamar Kuroko

"Ah? Tapi yang kusukai, kan bukan Midorima-kun yang kusukaikan Kise-kun? Kenapa? Kenapa jadi begini? Aku-aku-aku dan Midorima-kun..Saat itu dalam sekejab..Rasanya aku betul-betul suka pada Midorima-kun…Huwaaaa kok bisa sih" Batin Kuroko sedang kacau dengan kejadian tadi sore membuatnya Kuroko tidak masuk sekolah selama 3 hari.


TBC


Akhirnya dilanjut juga nih…Arigatou minnacchi yang masih setia menunggu cerita Misakicchi…Ini Misakicchi udah lanjut nih...Gomen ne ceritanya pendek karena Misaki sempat kehilangan ide jadi segini dulu deh ceritanya...Tapi Misakicchi masih aktif untuk melanjutkan cerita ini...Jadi jangan khawatir ya…Silahkan dinikmati…

Jangan lupa Reviews