~Harusnya kau bisa merasakan itu. ketika hari dimana aku pertama kali melihatmu dengan mata itu kau juga sama denganku. memilih untuk diam sehingga tak menyadarinya. bahwa semua yg terjadi hari itu.. adalah kenyataan~
After a Minute
YeWook
warn : gs, alur membingungkan(sengaja sih*?) typo,
The person in this story is not mine, but.. the story always be MINE!
Seoul, 15 Agustus 2014
Suara langkah kaki terdengar sangat jelas dalam koridor ini. bukan. bukan karena koridor ini sepi dan tidak ada orang lain. hanya saja semua
orang yg berada di koridor itu berhenti melakukan aktifitas mereka dan diam menunduk, menghormati orang yang berjalan melewati koridor itu.
Tentu saja ini bukan hal yg aneh lagi. mengingat orang yg berjalan itu sangat tidak suka suara kebisingan yg membuat telinga nya sakit. sehingga ia selalu menyuruh keadaan sekitar yg ia lewati atau tempati dalam keadaan yg tenang.
Bagaimana jika tidak menuruti kemauan pria itu? sudah dipastikan keesokan harinya kamu akan mendapati mejamu telah ada surat pemecatan mu dari kantor ini.
Sadis bukan? Tapi.. ya begitulah..
Pria bermata sipit itu tidak pernah menaruh kata 'Prihatin' terhadap siapapun. ia sudah sangat menyesal dengan perasaan yg bernama 'Prihatin' itu.
Kalian pasti bertanya-tanya kan? sebenarnya ada apa? apa pria itu dulunya orang baik atau memang wataknya seperti bos-bos yg sering diceritakan lainnya yg selalu memasang wajah dingin, angkuh, dan, berwibawa? Nanti saja.. ada saatnya untuk menceritakan semua itu. kini kita kembali kepada pria yg telah memasuki ruangannya itu.
Bisa kalian tebak apa yg terjadi setelah pintu ruangan pria itu tertutup. tentu saja, keadaan kembali bising seperti sebelumnya.
"wah wah.. kau kaku sekali tadi."ucap seorang pria berambut coklat yg sedang duduk di sofa ruangan itu. sedangkan pria bermata sipit yg diajak berbicara tersenyum geli.
"memangnya aku harus seperti apa lagi, Hae-ah?"
Pria bernama Donghae itu tertawa kecil. tangannya beralih ke Ipad nya dan menunjukannya ke sahabatnya.
"Bagaimana menurut mu? bukankah ini cukup? selama ini kau menyuruhku mengikutinya. sudah puas, Jong Woon seosangnim?" kali ini Jong Woon yg tertawa. tangannya menerima ipad itu lalu menatap foto yg muncul di layar Ipad. matanya terus menelisik seluruh foto tanpa sekalipun berniat untuk melihat yg lain.
Donghae mendecih sebal. "ya! kau kenapa lagi?"
"memangnya aku kenapa?"
"kau menatap Ipad ku seakan-akan kau ingin memakannya!"seru Donghae. ia tak habis pikir. kenapa sahabatnya itu bersikap sangat labil?
Dengan senyum yg masih mengembang, Jong Woon beranjak duduk di kursi nya dengan angkuh. seakan ia memanglah orang yg sangat dingin dan sombong.
"Sudah. kau kembali ke kampusmu, sana. nanti hubungi aku jika 'Yeoja' itu ingin pergi ke suatu tempat."ucap Jong Woon dengan nada santai namun terkesan memerintah.
Mata Donghae membulat "hah?! memangnya kau ingin langsung menemui nya?! jika kau melakukannya kau akan dibunuh, hyung!"
Jong Woon mengedikan bahunya. matanya juga tidak beralih sedikitpun. "aku hanya ingin memastikan dengan mata kepalaku sendiri, Donghae-ah.. aku ingin menemuinya dengan jarak yg sangat jauh. atau bahkan.. hanya memandangnya~"
Donghae mengangguk mengerti. dirinya kini ikut merasakan kesedihan sahabatnya itu. sangat menyiksa. dibalik semua rasa ambisinya yg kuat tanpa rasa prihatin, pria itu selalu memendam rasa ketakutan dan kecemasan yg berlebihan.
"baiklah. aku akan pergi. annyeong, hyung!" pria itu bergegas meninggalkan ruangan. dan sebelum menutup pintu, ia mengucapkan kalimat yg sukses membuat seorang Kim Jong Woon merasakan kebahagiaannya lagi walaupun sekilas.
"ah iya.. kemarin dia menolak tawaran ,Appa, nya untuk ikut ke ,Rumah,nya"
.
.
.
Yeoja itu melangkah dengan senyuman yg terus terukir di bibirnya. gumaman-gumaman kecil keluar dari mulutnya. terkesan sangat lucu bagi orang yg melihatnya. mata biru yg mengerling, dan dengan tas yg tergantung di pundaknya. ia dmemasuki sebuah toko kecil.
Kriing!
"Ryeowook-ah! kau sudah datang?"
Ryeowook mengangguk senang, menjawab sambutan yg ia terima. yeoja itu menggantuk tas selempangnya lalu bergegas memakai afron yg diberikan oleh yeoja yg menyambutnya tadi. ia memasuki dapur kecil yg memang disediakan khusus untuknya.
Ingat! Khusus Untuknya! sehingga tak ada satupun orang lain yg berani masuk ke ruangan itu tanpa izinnya. tak terkecuali sahabatnya yg tadi menyambutnya.
"Wookie.. kau tak lupa dengan acara malam ini kan?"tanya yeoja berGummy smile itu.
Ryeowook menggeleng. bagaimana bisa ia melupakan malam yg sedang ia jadikan alasan hatinya yg senang ini?
namun sesaat kemudian, yeoja itu tersenyum getir. pandangannya mulai kosong. membuat Eunhyuk-sahabatnya-menatapnya khawatir. ia sudah hafal benar. jika ryeowook sudah begini, tak salah lagi bahwa pikirannya terbesit bayangan tentang sebuah kata yg berusaha ia lupakan.
"Ryeowook-ah! ya! kau mendengarku tidak?" teriak Eunhyuk menyadarkan Ryeowook.
Sontak yeoja itu menggelengkan kepalanya lalu menatap Eunhyuk dengan pandangan sebelumnya yg-terlihat memaksa-ceria. "ah! mianhae.. kau mengatakan apa tadi?"
Eunhyuk menghela nafas. "tidak apa. lupakan.."
Ryeowook mengangguk. tangannya kembali berkutat dengan alat-alat masak yg sebelumnya ia hentikan. sedangkan Eunhyuk kembali menyibukan dirinya dengan kemoceng. membersihkan rak-rak buku dan meja-meja kecil, serta beberapa patung pahatan yg ada.
ah.. kalian pasti bingung kan dengan toko ini? sekilas seperti sebuah cafe. tapi kenapa ada rak-rak buku disana?
nah.. saya jelaskan.
Sebenarnya ini hanyalah perpustakaan kecil yg menyediakan cafe kecil jika saja ada yg ingin membaca sambil makan atau minum. yah.. gaya ruangan perpustakaan itu memang terkesan 'Kuno'. tapi percayalah.. buku-buku, bahkan makanan dan minuman disana sangatlah lengkap.
Ah.. arti lengkap untuk makanan dan minuman disini bukan berarti ada segala jenis makanan pembuka, hidangan, serta penutup. tapi arti lengkap disini adalah makanan dan minumannya sangat enak dan lengkap untuk lidah. walaupun hanya makanan dan minuman kecil seperti cake dan chocolate tea, tapi rasanya sudah melebihi rasa masakan di restoran-restoran sana.
Memang tidak banyak yg mengunjungi tempat itu. namun jika ada yg sudah pernah mencoba untuk kesana, pasti akan kembali kesana dengan membawa temannya dan menjadi pengunjung tetap. Sudah jelaskan? setidaknya nanti akan disebutkan lagi jika memang ada tempat. *eh?
Ryeowook menatap senang kue yg telah selesai ia buat itu. tangannya mengusap peluh di dahi nya dengan lega.
"nah.. appa.. aku tidak akan pulang sekarang. karena aku masih ingin bersama dengannya walaupun sangat jauh. tapi.. aku akan menghabiskan waktu untuk menemanimu disini."ucap yeoja itu dengan senyum tipis yg terukir.
Ini memang kesalahannya, bukan? mengatakan perjanjian yg akhirnya ia sesali itu adalah hal terburuk yg ia buat. sebenarnya.. ia bukannya tak sadar. tapi lebih tepatnya ia 'berpura-pura' untuk tak sadar bahwa ia telah melangkah memasuki sebuah kata yang selalu ia ucapkan sekaligus ia hindari itu.
Kini ia tertawa kecil. meluapkan sedikit rasa sakit yg kembali menyelingkupi hatinya. pandangannya mengabur. mata birunya telah mengeluarkan air mata.
"seperti yang kau bilang, oppa~ aku pun mempunyai alasan tersendiri untuk pilihan yg aku pilih. karena aku..hanyalah 'fleurs qui sèche*"
Tbc~^^
yaaaap! chapter 2 comiing.. :D
sebelumnnya makasih banyak yg udah mau review. :) semakin banyak yg review, semakin cepat di update! :D
oiya.. yg diatas itu artinya "bunga yg mengering". hehe..
banyak yg nanya kenapa mata Wookppa biru ya?sebenernya sih agak bingung juga awalnya ingin nulis mata caramel. tapi entah kenapa ngebesit bayangan Wookppa dengan mata biru. kan lucu tuh.. tapi nanti dicerita juga bakal di ceritain kok.. tenang saja~ :D.
oiya.. balasan review~!
liplip gimana ya? haha.. nanti bakal diceritain kok. :) ditunggu aja ya.. makasih. ^^
jangmiyesi : iya.. gpp kok. kmu review aja aku udah seneng~^^ maunya wookie gimana? haha.. sengaja.. dibuat bingung kan malah jadi penasaran. niih udah dipanjangin. gimana? kurang ya? hehe mian.. lagi banyak acara jadi gk bisa full gadget. hehe gomawo~^^
y : di chap 1 ryeowook semua kok.. masih anak-anak. :)
Rnine21 : humm.. nanti juga kejawab kok semuanya.. kkkk~ :D
guest : sudaaah!
yulia cloudsomnia : suka kan? :D tentang mata biru... bacalah atas. :) oiya udah aku confirm ya fb nya? hehe ditunggu buat selanjutnya yaa.. *bow
jeremy kim84 : hehe.. yasudah.. ditunggu aja buat selanjutnya. gomawo~ hiks.. jadi nangis kan mikirin kakak ipar yg wamil.. *yesung T.T aku juga kangen kok.. tapi klo nonton SS5 jadi seneng lagi.. karena banyaaaaak sekali moment yewook.. haha.
Gomawo buat semua yg udah mau ng review~ tolong review ya yg udah baca.. jangan jadi silent reader~ oke? :)
Sign, Kim Hye Ni^^
