This small thing also called love
.
.
By Lee Sunghyun
.
Kangen
.
Cash :
All Bts Members
Pairing : Taekook, Vkook
Disclaimer : Milik Allah SWT dan orang tua mereka.
NO BASHING! Please go away!
.
.
.
.
Drrttt~
"Hmm~ halo?" suara khas orang yang baru bangun itu terendam dengan selimut tebal yang masih menutupi dari kakinya sampai rambutnya.
"Taehyung?"
"Ne Kookie?" si pemilik bernama Kim Taehyung itu berusaha membuka matanya yang terasa di lem sambil menyembulkan kepalanya mengarahkan bola matanya ke jam beker diatas lemari kecil disamping tempat tidurnya. Jam 5? Dia bahkan baru tidur 3 jam yang lalu karena harus bergadang menamatkan level game nya yang baru dia beli.
"Taehyungie~ apa yang kau lakukan?"
Mendengar rengekan dengan panggilan manja Jungkook yang jarang ia dengar Taehyung berusaha mendudukkan tubuhnya yang terasa lesu.
"Taee~~" merasa kekasihnya terlalu lama menjawab Jungkook kembali merengek.
"Jungkookie kau jelas tau aku sedang apa. Aku baru tidur 3 jam yang lalu" Taehyung terhuyung-huyung ditempat tidur berusaha menegakkan tubuhnya tersadar yang seperti tidak mau bekerja sama dengannya.
"Tapi aku baru menelpon mu! Apa kau bermain game bodoh itu lagi?!"
Menghela nafas lelah. Taehyung menjatuhkan tubunya lagi ketempat tidur masa bodoh dengan matanya yang tidak kunjung bisa dia buka." Apa yang kau lakukan sekarang Kookie?"
"Aku sedang melihat langit malam"
"Kenapa kau belum tidur? Apa kau diluar sekarang?"
"Tidak, aku melihat langit dari jendela kamarku.. Aku tidak bisa tidur..."
"Apa ada sesuatu hal penting yang ingin kau katakan? Mungkin hal yang membuatmu tidak bisa tidur?"
"Hal yang penting!"
"Ya Kookie hal yang penting" memiringkan tubuhnya dengan jiwanya yang setengah hampir hilang tertelan alam bawah sadar akibat jam tidurnya yang kurang.
"Tae apa kau merasakannya?"
"Uh? Ya aku tidak dapat merasakan hal lain selain bahagia dapat pergi tidur sekarang juga"
"Kim Taehyung aku benci padamu!"
"Ne kookie ku sayang. Aku juga mencintaimu"
"..."
"..."
"..."
"Kookie?"
"Taehyungie kapan libur sekolah akan selesai?"
"Hmm... 1 minggu lagi mungkin" Taehyung tidak dapat tidur setiap Jungkooknya berbicara dan bertanya ditelpon. Dia tidak dapat meninggalkan Jungkook sendirian dan pergi tidur seperti apa yang dia inginkan tetapi pikiran dan hatinya terus ingin menemanin kekasihnya yang tidak dapat tidur.
"Aku memikirkan sesuatu saat kita bertemu minggu depan"
"Kenapa tidak setelah kau pulang dari liburan mu dari jepang sayang?"
"Aku terus membujuk Yeri untuk pulang lebih awal tapi dia tetap ingin tinggal lebih lama~" suara frustasi Jungkook membuat kening Taehyung berkerut dalam.
"Kenapa kau tiba-tiba ingin pulang lebih awal? Terakhir kali aku meninggalkan mu dibandara kau tidak berhenti mengoceh tentang hal-hal berbau jepang disana" Taehyung kembali melirik jam bekernya yang sekarang menunjukkan jam keangka 6.
"Iya tapi itu berbeda sekarang Taehyung~! Sekarang aku mau pulang ke korea dan berjumpa denganmu!" Jungkook menggerutu dengan suara yang tidak tanggung-tanggung.
"Kecilkan suaramu Kookie, kau bisa saja membangunkan seseorang yang tidur bersebelahan dengan mu"
"Tidak mau!"
"Ah~ mari video call sekarang juga" Taehyung bingung mau membujuk Jungkook dengan apa karena dia tidak tau permasalahannya.
"Tapi kau baru saja bilang kalau kau mengantuk!" sidir Jungkook menirukan suara Taehyung yang tadi.
"Aku tidak dapat tidur mendengar suaramu yang sedari tadi merengek nae Kookie~. Kau harus tidur duluan agar aku dapat bisa tidur dengan damai"
"..."
"..."
"Tae aku rindu"
"Apa?!" Taehyung terkejut beranjak duduk dan kembali memasang pendengaran nya setajam mungkin.
"Akurindupadamubodoh!"
"Oh sekarang aku tidak bisa tidur lagi" Taehyung tertegun terbayang suara Jungkook tadi. Meskipun dia mendengarnya beberapa detik saja dengan kata-kata yang tidak jelas.
"Aku serius! Aku rindu padamu~!" suara Jungkook setengah merengek dan setengah menggerutu. Jungkook hampir menangis menyampaikan sesuatu yang sejak tadi sesak menghimpit dadanya.
"Hiks Tae~"
Taehyung menyandarkan punggungnya ke kepala ranjang berusaha menyamankan tubuhnya yang tidak bisa dia ajak beristirahat lagi. Tersenyum bodoh mendengar kekasihnya yang menangis sesegukan dengan suara kecil.
"Kau keberatan melakukan video call sekarang Kookie?"
"A-ani~" begitu jawaban Jungkook terdengar, layar HP milik mereka berdua menampilkan wajah masing-masing. Taehyung melihat kekasihnya yang terduduk di atas ranjang dengan tangan kiri memeluk bantal dan tangan lainnya memegang HP. Bantal itu menutupi setengah wajah Jungkook dan hanya menampilkan matanya yang sembab masih mengeluarkan air mata.
"Sekarang aku akan menemaimu sampai kau tertidur" Taehyung menatap layar dengan wajah sendu melihat kekasihnya yang menangis. Dia berusaha menampilkan senyumnya agar Jungkook merasa lebih baik.
"T,tapi aku tidak bisa tidur"
"Baiklah" Taehyung mengangkat bahunya tidak peduli. Mereka satu sama lain hanya saling menatap mata masing-masing dari layar tanpa melakukan ataupun mengucapkan hal apapun selama hampir 10 menit.
"Aku akan tidur sekarang... Maaf membuatmu terbangun~" Jungkook menidurkan tubuhnya dan mulai menguap mengantuk. Dia melihat Taehyung hanya tersenyum dan tidak melepaskan matanya barang sedetik pun dari layar HP ketika dia mulai menarik selimut menutupi dagunya.
"Maaf membuatmu terjaga karena memikirkanku" ucapan Taehyung membuat wajah Jungkook merona, tetapi dia tetap tidak bisa menahan kantuk nya lagi dan pelan-pelan mulai menutup mata jernihnya.
"Jaljayo Jungkookie"
"Ung~ Tae Jaljayo"
.
.
.
.
End
.
.
.
Dasar bayik siap nangis langsung pergi tidur. Tinggal bilang rindu aja gengsi 😏.
Bener kata Taehyung *eh* dilan rindu itu berat wkwkwk
Thank you for riview. 👏😭
