Author : GyuGyu407
Summary : Sebuah cerita cinta petualangan yang bercerita tentang seorang namja tampan berlesung pipi yang membantu seorang namja manis yang tersesat untuk kembali ke tempat asalnya. Yaitu, ke sebuah kerajaan sihir yang terdapat di dalam hutan larang.(Summary gak nyambung)
Rated : T
Genre : Ikuti aja ceritanya :p
.
.
.
"Namamu siapa?" Tanya Changmin lembut kepada Kyuhyun. Kyuhyun mendongakan kepalanya yang dari tadi hanya menunduk.
"Cho Kyuhyun" Jawab Kyuhyun singkat, padat, dan jelas lalu melanjutkan kembali acara makannya. Changmin baru menyadari kalau Kyuhyun sangat susah diajak bergaul.
"Namaku, Changmin. Umurku 25 tahun hanya beda dua tahun saja dengan kakak ku. Umurmu berapa?" Tanya Changmin membuat Kyuhyun mulai terganggu. Namun, Kyuhyun tidak enak kalau tidak menjawab pertanyaan dari adik orang yang menolongnya.
"Umurku 24 tahun" Jawab Kyuhyun pendek. Tanpa mereka berdua ketahui, Siwon sedang menahan tawa melihat Kyuhyun yang terlihat menutup dirinya kepada orang lain.
"Wah! Wajahmu manis, cantik, dan terlihat sangat muda. Aku kira kau masih 15 tahun" Puji Changmin membuat Siwon ingin memuntahkan makanannya. Hey! Adiknya itu rajanya gombal!.
"Kamsahamnida" Kyuhyun tersenyum sejenak. Changmin mulai kesal dengan sikap Kyuhyun yang tertutup.
"HAHAHA! Changmin-ah, mau bagaimana pun kau memujinya, ia tidak akan jatuh cinta padamu" Siwon tertawa terbahak bahak melihat wajah kesal Changmin. Changmin melemparkan pandangan sadisnya ke Siwon.
"Aku akan mencampakkan mu ke hutan larang jika tawamu terdengar lagi dan hidup lah dengan cinta pertamamu disana selamanya" Ancam Changmin membuat Siwon terdiam. Kyuhyun mengerinyitkan dahinya tidak mengerti. Cinta pertama? Di hutan larang? Bukannya itu hutan dimana 'Magic Castle' terletak?
"Yak! Kau kembali mengingatkan ku kepada masa kecilku lagi" Protes Siwon lagi. Dan, sekarang malah Changmin yang tertawa.
"Dan kembali berhalusinasi tentang seorang bocah laki laki kecil memakai haengbok yang sedang bermain itu? Hahaha" Tiba tiba saja wajah Kyuhyun memucat. Bocah laki laki memakai haengbok? Di hutan larang? Bukan kah itu dirinya?
"Kyu, kau kenapa?" Tanya Siwon menyadari perubahan wajah Kyuhyun yang tiba tiba saja terlihat sangat pucat.
"Aku tidak apa apa" Jawab Kyuhyun sambil tersenyum kearah Siwon. Siwon juga tersenyum sambil menatap Kyuhyun.
Mereka berdua saling menatap membuat Changmin kesal setengah mati karena ia di acuhkan oleh kakaknya dan Kyuhyun.
"Yak! Kalian malah asik bertatapan seperti itu!" Protes Changmin. Siwon dan Kyuhyun langsung melarikan arah pandangan mengetahui kalau lagi lagi mereka saling bertatapan dengan tatapan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.
.
"Dimana lagi kita harus mencari putera mahkota?" Tanya salah satu prajurit yang sudah sangat lelah karena mereka sudah mengitari seluruh kawasan Seoul, tetapi masih saja belum bisa menemukan sang putera mahkota.
"Saya lelah!" Keluh prajurit lain. Kepala prajurit bernama Kim Young Won atau biasa di sapa Kangin itu menjadi khawatir dengan keadaan anak buahnya.
"Beristirahat lah sejenak" Saran Prajurit yang sudah duduk di atas pinggiran trotoar jalan.
"Maafkan saya, tetapi Raja menyuruh kita tidak berhenti untuk mencari Putera Mahkota. Dan, kalau kita ketahuan bersantai seperti ini, kita akan dihukum mati oleh Raja" Tutur Kangin kepada seluruh anak buahnya. Sebenarnya ia juga ingin bersantai, namun keadaan berkata lain.
"Putera Mahkota, dimana anda?!" Teriak prajurit yang duduk di trotoar itu dengan suara yang terdengar lelah.
"Ayo kita lanjutkan jalan kita!" Ujar Kangin yang mulai melangkahkan kakinya kembali. Para pengikutnya pun kembali mengikutinya dengan langkah yang malas.
.
In Siwon's Apartment
Afternoon (16.30 pm)
"Sudah hampir malam... Hyung, Kyu, Aku pulang dulu ya" Pamit Changmin sambil membungkuk 2 kali kearah Siwon dan Kyuhyun. Saat ini Siwon dan Kyuhyun sedang berada di depan apartment karena mengantar Changmin keluar.
"Ne, datanglah lagi Changmin-ssi" Kyuhyun melambaikan tangannya kearah Changmin yang sudah berjalan jauh. Changmin juga membalas lambaian tangannya.
"Hyung, aku boleh curhat?" Tanya Kyuhyun setelah Changmin sudah tidak tampak lagi dari penglihatan mereka.
"Curhat apa?"
"Kemarin, aku bermimpi dicium seseorang"
"Uhukkkk"
Siwon tersedak air ludahnya sendiri saat mendengar apa yang dikatakan Kyuhyun. Kyuhyun langsung terlihat panik dan khawatir melihat Siwon yang tiba tiba saja terbatuk seperti itu.
"Ah~ Gwaenchana. Mungkin itu hanya bunga tidur saja" Jawab Siwon lalu kembali masuk ke dalam apartmentnya. Kyuhyun segera berlari mengekori Siwon yang sudah masuk ke dalam apartmentnya.
"Itu sangat nyata bagiku, Hyung" Kata Kyuhyun agak kesal karena Siwon meninggalkannya ke dalam apartment.
"Memang siapa yang mau mencium bibir jelekmu itu?" Tanya Siwon sedikit mengejek. Saat ini, ia tengah menonton TV di ruang TV. Kyuhyun yang mendengarnya menjadi sangat marah.
"YAK! KAU BILANG BIBIRKU JELEK?!" Tanya Kyuhyun dengan suara 8 oktafnya sambil menarik kerah baju Siwon dengan tarikan yang kuat membuat posisi Siwon yang tadinya terduduk menjadi berdiri.
"Mianhae, Kyunnie~" Kata Siwon takut dan terbata bata. Kyuhyun mendorong tubuh Siwon ke sofa membuat tarikannya terlepas.
"Jangan menghinaku jika kau tidak mau kujadikan sate !" Ujar Kyuhyun sambil menunjuk ke hadapan Siwon.
"Ternyata, sifatnya seperti iblis juga" Cibir Siwon pelan seperti berbisik. Kyuhyun yang mempunyai telinga dewa dapat mendengar cibiran dari Siwon itu.
"Kau bilang aku apa tadi?" Tanya Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Siwon membuat Siwon meneguk salivanya susah payah. apalagi saat melihat bibir cherry Kyuhyun yang sexy itu.
"Aniyeo. Aku tidak bilang apa apa" Jawab Siwon ketakutan. Kenapa nyali dia sebagai laki laki jadi ciut seperti ini? Apa ada yang salah?
"Aku mengakui kalau aku sudah tidak normal. Kau harus bertanggung jawab, Kyu!" Monolog Siwon pelan sambil menatap punggung Kyuhyun yang memasuki kamar mereka lagi.
Prang
Siwon mematikan televisi yang sedang hidup itu ketika mendengar pecahan kaca yang jatuh. Kemudian, ia berlari ke arah kamarnya yang merupakan sumber bunyi pecahan kaca tersebut.
Betapa terkejutnya ia saat seluruh barang di kamarnya pada berterbangan. Ia alihkan pandangannya kearah Kyuhyun yang tampaknya sangat bingung dan kaget.
"KYU! APA YANG TERJADI?!"PRANG
Siwon menunduk ketika vas bunga di meja riasnya akan mendarat di wajah tampannya.
"Yak! Kyu, berhenti!" Teriak Siwon lebih keras untuk menghentikan Kyuhyun. Bisa bisa di seluruh barang di apartment nya ini akan musnah.
"Hyung! Ada yang menyelinap di bawah ranjang mu!" Ujar Kyuhyun yang merasa ketakutan. Terus, mengapa author mengetik kaget dan bingung? Mau tahu?! Nanti aja ya weeek ? ゚リン
"Menyelinap?" Tanya Siwon mentautkan alisnya. Kyuhyun mengangguk cepat. Kalau di pikir pikir, tidak mungkin pencuri masuk ke apartmentnya dan tidak mungkin tikus ada di dalam apartmentnya. Jangan-jangan itu...
"Bugsy?!" Siwon segera berlari kearah bawah ranjangnya dan melihat seekor anak anjing sedang bersembunyi ketakutan.
"Kyu, dia hanya anak anjing milikku. Sekarang turunkan barang barangku!" Titah Siwon ketika ia sudah mengambil anak anjingnya yang bersembunyi.
Kyuhyun pun menurunkan seluruh barang yang sedang berterbangan. Setelah itu, Siwon menatapnya bingung. Mengapa Kyuhyun bisa membuat seluruh benda berterbangan seperti tadi?
Tangan Kyuhyun bergetar ketakutan. Alasan mengapa tadi saat Siwon masuk ke kamar dan ekspresi nya kaget dan bingung adalah. Kaget karena Siwon telah mengetahui kekuatan yang sudah lama ia tidak gunakan, ia tidak lagi pernah menggunakan kekuatannya ketika kekuatannya itu membuat 'saudaranya' meninggal. Dan, ia bingung harus melakukan apa saat Siwon sudah tahu tentang kekuatannya, apa ia harus memberitahu asal usul nya?
"Kenapa kau melamun, Kyu?" Tanya Siwon menyipitkan matanya dan menatap Kyuhyun seperti akan mengintrogasi seorang pelaku kejahatan. Hei! Vas bunga tadi hampir mengenai kepalanya.
"Ah... aku... aku" Kyuhyun meneguk salivanya susah payah dan salah tingkah ketika ia di tatap seperti itu.
"Dari mana kau berasal, Kyu?" Tanya Siwon semakin menyipitkan matanya.
'Bagaimana ini?' Teriak batin Kyuhyun. Kondisinya telah terjepit sekarang! Dan tidak bisa lagi keluar.
"Bicaralah! Aku janji tidak akan memberitahu siapa pun. jebal" Pinta Siwon sambil memohon. Kemudian, mendekat kearah Kyuhyun, tetapi Kyuhyun mundur. Siwon tidak tahu mengapa Kyuhyun menghindarinya sambil melihat kearah anak anjing peliharaannya.
"Ada apa, Kyu?" Tanya Siwon heran.
"Jauhkan anak anjing itu dari ku!" Teriak Kyuhyun ketakutan membuat hampir seluruh barang di kamar Siwon berterbangan lagi. Siwon menatap horor kearah Kyuhyun.
"Kenapa, Kyu? Dan, Hei! Turun kan barang-barang ku!" Ujar Siwon dengan suara yang agak di tinggikan. Yak! Seluruh barang yang ada di kamarnya nya itu mempunyai harga yang cukup mahal.
"A...aku phobia dengan anjing" Jawab Kyuhyun bergetar sambil menutup matanya takut. Saat ini, Ia sudah berada di sudut kamar membuatnya tidak bisa lagi mundur.
Air mata bening itu mengalir dipipi Kyuhyun membuat Siwon merasa bersalah. Kemudian, ia menurunkan anak anjing yang di gendongnya dan menyuruh anak anjing milik nya keluar dari kamarnya.
Setelah itu, Siwon semakin merapatkan dirinya ke Kyuhyun. Sedangkan, Kyuhyun masih menutup matanya ketakutan. Ia memberanikan diri untuk menyentuh pipi mulus namja manis di depannya itu membuat namja manis itu membuka matanya yang menampakkan mata rubah nya yang selalu mendebarkan Siwon ketika menatap mata itu.
"Bugsy sudah pergi. Kau tidak perlu takut lagi. Arraseo?" Bujuk Siwon dengan suara yang lembut. Namun, tetap saja tatapan mata Kyuhyun kepadanya menunjukan sebuah ketakutan.
Brugh
Kyuhyun langsung memeluk tubuh Siwon kuat membuat Siwon terlonjak kaget. Apa Kyuhyun sedang memeluknya? Astagah! Rasanya jantung Siwon akan keluar saat itu juga.
"Jebal, aku tidak mau anak anjing itu di apartmentmu, Hyung" Ucap Kyuhyun bergetar dan semakin mempereratkan pelukannya. Siwon tersenyum dan membalas pelukan itu.
"Kau tenang saja, Kyunnie. Hyung akan membawa Bugsy ke penangkaran hewan. Jangan takut lagi" Kata Siwon sambil mengelus punggung Kyuhyun. Siwon teringat sesuatu yang akan ditanyakannya kepada Kyuhyun.
"Kyunnie" Panggil Siwon masih mempertahankan posisi mereka.
"Hmmm?" Balas Kyuhyun.
"Kau berasal dari mana?" Tanya Siwon dengan nada suara yang terdengar serius.
"Aku akan menceritakan semuanya kepadamu, Hyung. Tapi, kau harus berjanji kepadaku..." Jawab Kyuhyub namun menggantung.
"Berjanji apa?" Tanya Siwon melepaskan pelukan mereka dan memandang Kyuhyun yang sedang mempoutkan bibir cherrynya dengan pandangan yang tidak bisa diartikan.
"Tidak akan memberitahu kepada semua orang termasuk adikmu" Lanjut Kyuhyun. Siwon tersenyum menampakan lesung pipinya yang mempesona.
"Aku berjanji" Mereka mengaitkan jari kelingking mereka. Kyuhyun pun mulai menceritakan apa yang kemarin menimpanya dan membuatnya bertemu dengan Siwon.
"Wow! Ceritamu tidak masuk diakal namun aku percaya karena kau baru saja mengeluarkan kekuatan 'magic' mu yang hampir membuat seluruh barang di kamarku pecah" Tanggap Siwon sambil bertepuk tangan. Kyuhyun memutar bola matanya malas. Saat ini mereka telah berada di balkon kamar Siwon, menikmati angin malam yang menerpa wajah mereka dengan spoi spoi.
"Terus? Mengapa kau tidak menghajar penjahat penjahat yang kemarin ingin melakukan hal tidak senonoh kepadamu dengan kekuatan yang kau punya?" Tanya Siwon membuat Kyuhyun bersedih. Pertanyaan Siwon barusan membuat Kyuhyun harus memutar memori lamanya ketika ia masih berusia 9 tahun.
Kyuhyun menghirup nafasnya dalam dalam lalu menghembuskannya perlahan. Lalu, mulai menceritakannya.
"15 tahun yang lalu aku memiliki seorang Kakak laki laki. Dia tampan, pendiam, dingin, dan selalu membantah perintah orang tua kami. Namun, sikapnya itu selalu bertolak belakang ketika bertemu denganku. Kau tahu maksudku kan?" Tanya Kyuhyun memulai ceritanya. Siwon menggeleng tidak mengerti.
"Dia brother complex" Siwon terbelalak saat mendengar 3 kata itu.
"Namanya Cho Kibum. Dia sangat mencintaiku melebihi nyawanya sendiri, Sangat posesive dan overprotective, ia selalu berbicara lembut kepadaku apalagi saat ia memanjakanku. tetapi, Aku sangat takut ketika ia marah karena..."
"Kenapa?" Tanya Siwon penasaran. Kyuhyun yang tadinya memandang Siwon berpindah pandangan menjadi memandang Seoul dari balkon.
"Karena dia akan mengeluarkan sifat kasar, dingin, dan tidak punya hati. Bahkan, ketika ia marah, ia selalu memukulku" Jawab Kyuhyun memejamkan matanya memflashbackan kejadian 15 tahun yang lalu. Kejadian yang selalu membuatnya menyesal dan menangis.
Flashback
15 Years Ago
"Hyungie~~~, Mianhae, Kyunnie kan hanya main di hutan larang" Seorang bocah laki laki manis sedang menangis saat bocah laki laki tampan dan dingin di depannya menarik tangannya kuat.
"Kau bilang 'hanya'?! Kau tahu?! Tadi ada seorang namja yang melihat mu dengan pandangan terpesona kearahmu. Dan aku tidak suka!" Ujar bocah laki laki tampan dan dingin itu. Ia hanya berbeda 3 tahun dari adiknya itu.
Mereka adalah Cho Kyuhyun dan Cho Kibum. Mereka juga adalah putera dari kerajaan 'Magic Castle'. Saat itu, Kyuhyun masih berumur 9 tahun dan Kibum berumur 13 tahun.
Perasaan yang dirasakan Kibum kepada Kyuhyun bukan perasaan seorang kakak kepada adiknya. Namun, perasaan seorang laki laki kepada orang yang dia cintai. Ya, Kibum itu Brother Complex.
"Mianhae, Hyung" Air mata Kyuhyun mengalir membuat amarah Kibum yang mengkobar menjadi padam seketika. Kibum tidak bisa melihat orang yang dicintainya menangis seperti ini. Ya, hanya dengan cara inilah Kibum tidak memukulnya
"Uljima" Ujar Kibum sambil menghapus air mata Kyuhyun menggunakan kedua ibu jarinya.
"Aku sangat mencintaimu, Cho Kyuhyun. Kau harus tahu itu! Tidak akan ada yang boleh merampasmu dari tanganku" Dan inilah yang membuat Kyuhyun takut. Kibum yang tadinya lembut kembali menjadi kasar dan tidak punya hati ketika mengatakan kalimat-kalimat barusan.
PLAK
PLAK
PLAK
PLAK
Tamaparan itu mendarat di kedua pipi chubby Kyuhyun secara bergantian dengan tamparan yang amat keras membuat keduanya memerah. Kyuhyun menangis saat menahan perih di pipinya.
"Kemari kau!" Kibum kembali menyeret paksa Kyuhyun kearah Magic Castle.
Saat mereka melewati ruangan ratu dan raja. Orang tua mereka langsung mengejar Kibum dan Kyuhyun yang berlari kearah kamar Kibum.
"Kibummie! Keluarlah, nak. Jangan kau sakiti lagi adikmu" Teriak ayah mereka dengan suara yang keras. Dari dalam kamarnya, Kibum telah mengikat Kyuhyun di kursi khusus nya yang memang diperuntukan untuk hukuman Kyuhyun.
Setelah mengikat Kyuhyun, Kibum memberikan seluruh ruangannya itu pelindung agar siapapun tidak akan bisa masuk termasuk kedua orang tua mereka.
"Bummie! Bummie! Buka, nak. Eomma mohon." Dari luar sana Kibum dapat mendengar teriakan khawatir dari sang ibu.
"Kau lihat, Baby?" Kibum memutari Kyuhyun yang sedang duduk sambil meronta di kursi khusus.
"Mereka mengkhawatirkan mu! Hahahaha apakah aku sekejam itu padamu?" Tanya Kibum dengan tawa dinginnya.
"Hyung, buka" Lirih Kyuhyun disertai isakan.
"Apa, Baby? Hyung tidak dengar?" Kibum menulikan pendengarannya. Kyuhyun semakin kuat meronta membuat Kibum marah.
PLAK
Sebuah tamparan lagi mendarat di pipi kanan Kyuhyun membuat sudut bibir kanan Kyuhyun berdarah. Kyuhyun melemparkan tatapan amarahnya kepada sang kakak. Ia sudah tidak kuat lagi di perilakukan seperti ini.
"Kenapa kau menatapku seperti itu, Baby?" Tanya Kibum mendekatkan dirinya ke Kyuhyun.
"Bummie! Jika kau tidak mau keluar. Appa akan menyuruh pendeta ini membuka pelindung yang kau berikan." Lagi lagi suara sang ayah terdengar jelas di kupingnya.
"Brengsek!" Kibum segera melepaskan ikatan Kyuhyun. lalu, membawa Kyuhyun keluar istana lewat jendela kamarnya. Ternyata, diluar istana sedang terjadi hujan besar, bukannya tadi cuaca cerah?
Kibum berlari di tengah hujan besar dan memasuki hutan larang lebih dalam dan dalam lagi. Dan, saat itu juga Raja dan Ratu berhasil masuk ke kamar anaknya
"Kejar! Kibum sekarang!" Perintah Raja kepada seluruh prajurit nya ketika melihat jendela kamar Kibum terbuka. Seluruh prajurit pun segera berlari keluar lewat jendela kamar Kibum.
Kibum menoleh kebelakang dan mendapati beberapa prajurit sedang mengejarnya. Kibum semakin mempercepat larinya, sedangkan Kyuhyun yang digendong ala karung beras di pundak kirinya itu hanya diam dan memikirkan cara untuk melawan kakak nya ini.
Kibum mengarahkan tangan kanannya ke belakang dan langsung membuat para prajurit itu terjatuh bersamaan.
Haengbok Kibum dan Haengbok Kyuhyun telah kotor dan basah akibar terjatuh berkali kali tadi dan terkena hujan yang sangat deras.
Kibum merutuki dirinya karena ini adalah jalan buntu. Belakang mereka ini adalah jurang.
Tiba tiba Kyuhyun mencubit pinggang Kibum membuat Kibum refleks melepaskannya. Kyuhyun kali ini menggunakan kekuatannya dan melawan Kibum.
"Kyu, berhenti! Hyung akan jatuh!" Peringat Kibum kepada Kyuhyun karena Kyuhyun terus mendorong kibum kearah jurang menggunakan kekuatannya. Namun, Kyuhyun tidak mendengar karena Kyuhyun tengah di selimuti oleh amarah yang besar.
"Kyu! Ahhhh!" Teriak Kibum ketika ia tergelincir dan jatuh ke bawah jurang. Kyuhyun segera menggapai tangan Kibum sambil memegang batu besar di sampingnya agar tidak terjatuh. Apa yang telah ia lakukan? Ia sudah membuat Hyung nya terjatuh.
"Hyung, bertahanlah!" Kyuhyun berusaha mengangkat tubuh Kibum keatas namun hujan turun deras membuat tanjakan jurang semakin licin.
Kibum tidak tega melihat adiknya menahan kesakitan ketika menariknya. Air matanya jatuh, ia tidak kuat melihat orang yang dicintainya kesakitan seperti itu.
"Lepaskan tanganku, Kyu!" Ujar Kibun keras diantara hujan deras.
"Tidak akan pernah" Desis Kyuhyun yang terus mencoba mengangkat Kibum.
"Aku bilang lepaskan!" Teriak Kibum. Kyuhyun menatap kakaknya berkaca, lalu ia menggeleng.
"KYUHYUN! LEPASKAN!" Teriak Kibum lebih kencang sambil melepaskan tangan kanan Kyuhyun yang menariknya menggunakan tangan sebelahnya yang menganggur.
"Kumohon jangan, Hyung! Aku minta maaf karena sudah mendorongmu! Aku akan menarikmu keatas!"
"Aku tidak menyalahkanmu, Kyu. Aku yang salah. Dan, aku akan menebus seluruh kesalahan ku!"
"Dengan cara ini? Tidak akan kubiarkan! Pegang tangan ku Hyung!"
"Kau bisa jatuh juga, Kyu! Lepaskan tanganku!"
"Kita jatuh bersama saja!" Dan saat itu juga genggaman tangannya terlepas membuat Kibum terjun bebas ke bawah jurang.
"BUMMIE HYUNG! ANDWAEEEEEEE! HYUNGGGGGGGG! KAJIMAAAAA!" Teriak Kyuhyun histeris dan akan melompat. Namun, ada orang yang langsung menariknya membuat niatnya untuk jatuh juga tidak jadi.
Kyuhyun melihat siapa yang menariknya. Ternyata, mereka adalah Raja dan Ratu.
"Eomma! Appa! Itu hyung... hyung jatuh dan Kyunnie tidak menangkapnya ! Eomma! Appa! Ini salah Kyunnie" Kyuhyun semakin histeris dan ingin kembali melompat dari atas jurang.
"BUMMIE HYUNG!" Teriak Kyuhyun histeris. Kyuhyun merasakan dirinya merosot kebawah. Ia tidak kuat melihat kakak laki laki yang ia cintai dan benci itu mati di hadapannya.
Sang ayah dan sang ibu menangis diam sambil menatap ke jurang. Kyuhyun memeluk sang ibu erat. Ia menyesal! Sungguh sangat menyesal!
Flashback OFF
"Itulah menggapa aku tidak menggunakan kekuatan ku lagi" Kata Kyuhyun mengeluarkan air matanya. Ia tidak sanggup mengingat nya lagi. Itu adalah kenangan terburuk yang pernah ia alami.
Siwon yang berada di sampingnya bergerak untuk memeluk Kyuhyun.
"Keluarkan kesedihanmu, Kyu!" Ujar Siwon lembut. Kyuhyun membalas pelukannya. menumpahkan seluruh kesedihan diatas bahu Siwon membuat baju di bagian bahu kanan Siwon basah, namun Siwon membiarkan hal itu. Yang hanya diatas kepalanya saat ini adalah menenangkan orang yang sudah membuatnya jatuh cinta.
"Hiks... hiks... Aku tidak kuat mengingatnya, Hyung... Dia... Hikss... Hikss" Siwon juga mengeluarkan air mata saat mendengar tangisan menyayat hati dari Kyuhyun. Dan...
Brugh Kyuhyun jatuh pingsan tepat di pelukannya. Entah, karena lelah fisik atau lelah rohani mungkin keduanya bisa jadi.
Siwon mengelus surai eboni itu dengan lembut. Ia sangat suka dengan aroma yang selalu menguar dari tubuh Kyuhyun.
Hembusan angin malam semakin dingin dan tidak bagus untuk kesehatan. Siwon pun menggendong Kyuhyun ala bridal style ke ranjang mereka, melupakan makanan yang sudah ia siapkan untuk makan malam.
Ia juga memeluk tubuh rapuh itu, lalu memejamkan matanya. Andai saja waktu bisa berhenti, ia akan memberhentikan saat saat sekarang ini.
"Jaljayeo, Kyunnie"
.
.
.
In Morning (6.30 a.m.)
Lagi lagi kita menemukan sepasang namja yang sedang berpelukan lagi. Saling menghangatkan tubuh masing masing dengan pelukan itu.
"Eunghh" lenguh Kyuhyun saat membuka matanya dan ia menemukan dirinya lagi lagi dengan moment seperti itu. Pipinya yang putih pucat itu mengeluarkan semburat merah jambunya membuatnya semakin imut dimata Siwon.
Ternyata Siwon sudah terbangun duluan daripada nya. Siwon tersenyum simpul saat Kyuhyun menyembunyikan semburat merah jambu yang ada di kedua pipi chubbynya.
Kemudian, Siwon mendudukan dirinya diikuti dengan Kyuhyun. Kyuhyun mengrejapkan matanya membuat Siwon gemas.
"Kau mau kemana, Hyung?" Tanya Kyuhyun dengan nada polosnya. Karena tidak tahan akan kemanisan dan keimutan Kyuhyun, Siwon pun mencubit pipi kanan nya.
"Aku mau kerja, Kyunnie" Jawab Siwon yang tertawa karena Kyuhyun mempoutkan bibirnya kesal membuatnya semakin imut.
"Oh ya, aku ingin bertanya lagi. Tapi, kau harus berjanji padaku" Kata Siwon mendudukan dirinya berhadapan dengan Kyuhyun.
"Tanya apa? Berjanji kenapa?"
"Kau harus berjanji dulu tidak akan menangis lagi jika aku menanyakan ini denganmu"
"Aku berjanji. Kau mau menanyakan soal Kibum Hyung?" Tanya Kyuhyun dan di jawab dengan anggukan Siwon.
"Apa yang kau ingin tanyakan padaku, Hyung?" Tanya Kyuhyun dengan senyuman manisnya. Sieon menarik nafasnya kemudian menghembuskannya perlahan.
"Hyungmu masih hidup?" Tanya Siwon. Dan...
"Hahahahaha" Tawa Kyuhyun terdengar di telinga Siwon.
"Kenapa tertawa?" Tanya Siwon bingung.
"Ya jelas dia sudah meninggal. Dia kan jatuh dari jurang yang cukup tinggi, Hyung. Apalagi, jurang itu berbatu" Jawab Kyuhyun diakhiri dengan wajah sedihnya.
"Bukannya dia mempunyai kekuatan?" Tanya Siwon lagi. Kyuhyun terperanjat
'Benar juga kata Siwon Hyung bukannya Kibum Hyung mempunyai kekuatan.'
"Tapi, saat kami cari dibawah jurang yang hanya kami temukan adalah sebagian haengbok Kibum Hyung yang terkoyak dan penuh darah. Jadi, kami pikir ia dimakan singa atau binatang buas yang lainnya"
"Aku semakin yakin kalau dia masih hidup. Apa jangan jangan..." Lirih Siwon tanpa bisa di dengarkan oleh Kyuhyun.
"Hyung!" Panggil Kyuhyun mengejutkan Siwon yang sedang melamun.
"Ye?"
"Aku boleh ikut kau bekerjakan?" Tanya Kyuhyun memohon dengab puppy eye nya.
"Kau masih sakit, Kyunnie" Kyuhyun mempoutkan bibirnya dan mengarahkan wajah nya ke arah lain.
"Oke. Baiklah, kau boleh ikut dengan Hyung"
Chup~
Siwon menatap kyuhyun tidak percaya karena Kyuhyun telah mengecup kilat pipinya.
"Gomawo, Hyung" Malah sekarang Kyuhyun memeluknya. Bolehkah dia menghentikan waktu.
"Hyung, aku ingin mandi dulu" Kata Kyuhyun yang mengambil handuknya di gantungan.
"Aku dulu yang mandi, Kyunnie"
"Kyunnie dulu!"
"Bagaimana kalau kita mandi bersama?" Tanya Siwon. Kemudian tertawa, dan tak berapa lama kemudian melayanglah sebuah bantal guling di kepalanya.
Sang pelaku cepat cepat berlari ke kamar mandi. Siwon tersenyum sambil menatap pintu kamar mandi.
"Bagaimana bisa aku memarahimu, BabyKyu-Ku"
Siwon menyeringai. Tidak ada yang boleh mengambil Kyuhyun darinya termasuk adiknya dan kakak Kyuhyun sendiri.
.
.
.
SKIP TIME
.
.
Mereka berdua sekarang On The Way ke kantor Siwon. Kalian tahu jabatan Siwon? Tidak?! Jawabannya adalah dia seorang direktur sekaligus pemilik perusahaan yang terkenal di korea tersebut.
Saat ini mereka sedang bersenda gurau. Tanpa mereka sadari, mobil yang dikendarai Siwon telah terparkirkan di pinggir halaman luas. Selain mobik Siwon banyak mobil karyawannya yang juga terparkir disitu.
"Hyung, Tunggu!" Cegah Kyuhyun saat Siwon akan keluar dari mobilnya.
"Kenapa?" Tanya Siwon tersenyum.
"Aku ingin menantangmu" Siwon mentautkan alis nya. Saat mengerti maksud Kyuhyun, Siwon pun menyeringai membuat Kyuhyun bergidik ngeri.
"Menantang apa?" Tanya Siwon juga penuh tantangan.
"Kau harus menggendongku ala piggyback sampai ke ruanganmu!"
"Oke. Siapa takut"
Siwon pun keluar dari mobilnya kemudian berjalan kearah pintu mobil disebelah Kyuhyun. Dan langsung memberikan punggungnya kepada Kyuhyun.
Karena malu, Kyuhyun pun menyembunyikan wajah manis nya di perpotongan leher Siwon membuat Siwon tersenyum.
Tak lama kemudian, ada sebuah mobil sedan berwarna biru terparkir di sebelah mobilnya. Siwon tahu siapa yang mengendarai mobil sedan biru itu. Lalu, menunggunya untuk berjalan bersama ke dalam perusahaannya.
Orang tersebut mulai keluar dari mobilnya. Dari ujung kaki sampai ujung rambut orang tersebut telah tampak cool. Apalagi pakaian formal yang melekat ditubuhnya dan kacamata yang membuatnya terlihat seperti kutu buku.
Kemudian, orang itu berbalik menampakan wajah tampannya, namun terlihat dingin dan datar, kulitnya yang seputih salju membuatnya semakin bersinar.
"Annyeonghaseo, Sajangnim. Siapa kah yang sedang anda gendong tersebut?" Tanya orang tersebut dengan suara bass nya membuat Kyuhyun yang sedang menyembunyikan wajahnya di perpotongan leher mentautkab alisnya. Ia sangat mengenal suara ini, walaupun sedikit berubah karena pertumbuhan menjadi semakin dewasa. Namun, ia yakin kalau pemilik suara ini adalah...
"Kibum Hyung?!" Kyuhyun menyembulkan kepalanya dari balik leher Siwon. Betapa, terkejutnya dia saat menemukan wajah itu. Wajah yang 15 tahun belakangan ini tidak pernah ia liat lagi. Sekarang, ia dihadapkan oleh wajah itu lagi, wajah Hyungnya yang paling ia sayangi dan ia benci itu. Wajah namja di depan Siwon dan dirinya sangat sangat mirip dengan, Cho Ki Bum.
"Kibum Hyung?!" Ya nama itu lagi lagi keluar dari bibir cherry Kyuhyun. Siwon mentautkan alisnya bingung saat Kyuhyun menatap sekertaris nya dengan tatapan yang kaget dan takut.
"Oh ya, Kyunnie. Ini adalah Kim Kibum, dia sekertaris ku. Namanya hampir sama ya dengan nama kakak mu? Dia tidak sama dengan hyungmu kok, Kyu." Ucap Siwon saat melihat ekspresi wajah Kyuhyun yang terkejut. Apakah Kibum yang Kyuhyun maksud seperti Kibum sekertaris-nya. Aishhhh! Siwon merasakan kalau di gila jika memikirkan ini terus.
"Ayo kita keruangan ku bersama sama" Mereka bertiga mulai berjalan masuk kedalam gedung pencakar langit di depannya, tidak semuanya berjalan sih, Kyuhyun di gendong ala piggyback oleh Siwon.
Saat ini mereka sudah di dalam lift. Kibum memencet tombol 20 yang menunjukan lantai paling atas dari gedung itu. Entah mengapa, Siwon merasa aura di dalam lift menjadi aneh sampai sampai ia merinding di buatnya. Apakah karena efek diliat oleh banyak orang tadi karena baru pertama kali ia menggendong seseorang di belakangnya?
Kyuhyun merasa kalau dirinya sedang ditatap dengan tatapan yang sesuatu. Namun, setelah ia melihat Kibum di sampingnya, malah Kibum sedang asik bermain gadget nya.
"Hyung~" Panggil Kyuhyun manja, hey mengapa dia tiba tiba manja seperti itu. Hah, entahlah Kyuhyun juga tak tahu, dia hanya ingin bermanja manja an dengan Siwon.
"Ada apa, Kyunnie?" Tanya Siwon lembut sambil tersenyum.
"hufft bisakah kau memanggilku lebih manis lagi? Sudah banyak yang memanggilku seperti itu" Ucap Kyuhyun sambil memanyunkan bibir cherrynya.
"Terus kau ingin kau panggil apa?" Tanya Siwon lagi. Kyuhyun mengetuk dagunya seperti berfikir keras.
"Hmm... terserah mu saja!" Sahut Kyuhyun semakin mengeratkan tangan nya di leher Siwon. Tidak tahu apa mereka berdua kalau ada seseorang di dalam lift itu juga yang memandang mereka dengan pandangan yang tidak bisa diartikan.
"BabyKyu!" Ujar Siwon semangat. Kyuhyun terperanjat, panggilan itu hanya Hyung kandungnya yang memanggilnya seperti itu.
"Kenapa kau memanggilku seperti itu?" Tanya Kyuhyun dengan penasaran.
"Karena kau memang seperti seorang bayi. Sifat manjamu, wajah manis mu, bibir cherrymu yang imut itu, kulit putih pucat dan halus mu, ughh pokoknya semua seperti seorang bayi" Entah sadar atau tidak Siwon mengatakan semua itu. Tidak sadarkah engkau ada yang mengepalkan tangannya erat hingga buku buku kuku nya menjadi memutih?.
Kyuhyun tiba tiba saja merasa diselimuti aura yang sudah 15 tahunan ini tidak ia rasai. Sebenarnya siapa sekertaris Siwon Hyungnya ini. Tunggu! Kyuhyun memanggil apa 'Siwon Hyung-NYA'? Hello! Maksud nya apa coba'?
Ting~
Lift sudah berhenti. Dan mereka bertiga pun keluar dari lift tersebut, di sela sela perjalanan hanya suara tawa dari pasangan WonKyu saja terdengar. Sedangkan, Kibum hanya diam saja. Ya, Kim Kibum ini sangat pendiam malah dia dijuluki Prince Ice.
I'm Trapped~
Dering smarthphone Siwon berbunyi membuatnya harus menurunkan Kyuhyun dari gendongannya. Kyuhyun memandangnya bingung. Kibum telah duduk di tempat duduknya karena meja kerja nya berada di luar ruangan direktur. Yaiyalah, dia kan sekertaris Siwon.
"Mwo? Kenapa bagitu mendadak?!"Tanya Siwon meninggikan suaranya membuat Kyuhyun sedikit terlonjak kebelakang karena kaget.
"Hufttt... Baiklah 15 menit lagi saya akan kesana." Siwon menaruh smartphonenya di saku celananya. Kemudian, memegang kedua bahu Kyuhyun. Ia tidak mau melukai hati namja manis dan cantik di depannya ini.
"Baby" Panggil Siwon yang hanya mendapat sahutan 'hm' saja.
"Aku ada Meeting mendadak. Jadi aku harus pergi, bagaimana kalau Kibum menemanimu jalan jalan sekitar sini?" Tawar Siwon sambil tersenyum, walaupun berat meninggalkan namja yang sudah membuatnya jatuh cinta tersebut tetapi ia juga mempunyai pekerjaan dan harua bersikap profesional.
"Hm" Ya. Kyuhyun terlalu kesal dengan meeting dadakan Siwon. Sebenarnya Kyuhyun ingin bermanja manjaan, tetapi yah Siwonnya ingin pergi sekarang. Mau di apakan lagi? Itu sudah tugas Siwon, ia hanya bisa menanggukan kepalanya berat.
"Kibum" Panggil Siwon kepada Kibum yang sedang sibuk mengotak ngatik komputernya. Mata Kyuhyun mulai membesar saat nama itu dipanggil, Kyuhyun merasa kalau hatinya mulai tidak tenang.
Kibum yang merasa di panggil pun segera berdiri dan menghadap Siwon.
"Kau jaga dia. Kalau perlu ajak dia jalan jalan" Kibum mengangguk setelah Siwon mengatakan itu. Siwon beralih lagi ke Kyuhyun yang berdiri dengan tangan yang dilipatkan ke dada dan bibir yang dipoutkan.
"Ayolah Baby. Hanya 1 jam saja." Bujuk Siwon. Akhirnya, Kyuhyun menganggukan kepalanya sambil tersenyum.
"Gomawo, Baby" Siwon memeluk Kyuhyun. Kyuhyun merasa nyaman jika Siwon memanggilnya seperti itu. Ya, tidak apa apa kan kalau dia sedikit berharap? '3'
Siwon berjalan pergi sambil melambaikan tangannya. Kyuhyun membalas lambaian tersebut sampai Siwon masuk kedalam lift. Meninggalkan Kibum dan Kyuhyun yang tiba tiba saja menciptakan aura baru yang mencekam.
Dari pada ia tambah merinding dibuatnya. Kyuhyun pun memilih masuk ke dalam ruang direktur. Ruangan itu sangat luas. Tidak tahu apa, kalau Kibum diluar sedang menyeringai tidak jelas.
"Sebenarnya Siapa dia?! " Bisik Kyuhyun pelan dan kecil yang hanya bisa didengar olehnya.
Kriet
Pintu ruangan berdecit menandakan jika ada seseorang yang masuk ke dalam ruangab direktur. Keringat dingin megucur dari pelipis Kyuhyun, rasa takut kembali menyelimutinya. Ia pejamkan matanya saat sebuah tangan menyentuh bahunya.
"Hey! Kyu!" Suara ini. Ya, ini suara. CHANGMIN! Refleks Kyuhyun berbalik dan memeluk Changmin. Changmin terperanjat saat melihat Kyuhyun memeluknya, tubuh Kyuhyun bergetar.
"Kau kenapa, Kyu?" Tanya Changmin membalas pelukan Kyuhyun. Ia ingin namja manis yang berada di pelukannya ini tenang.
"A...aku a...ku takut" Jawab Kyuhyun terbata bata. Bibirnya bergetar, ia tidak sanggup untuk berbicara.
"Sekarang ada aku. Kau tidak perlu takut ne?" Kyuhyun menganggukan kepalanya saat kata kata changmin mengalun di telinganya. Dengan ini ia merasa aman.
"Kau mau jalan jalan?" Tanya Changmin menawarkan. Kali ini dia akan mengambil start-nya dulu, ya dalam artian pendekatan dengan Kyuhyun. Kyuhyun menjawabnya dengan anggukan, ia akan mati ketakutan jika berada di sini. Kyuhyun akan memilih tidur di apartment Siwon jika hal ini akan terjadi. Arghh mengapa ia sebodoh ini?!
Saat keluar dari ruangan ini. Kyuhyun dapat melihat Kibum yang sibuk dengan komputernya. Apakah itu Hyungku? Pertanyaan itu terus saja berputar dalam benak nya.
"Kibum-ssi" Panggil Changmin. Kibum segera meninggalkan pekerjaannya dan bergegas ke arah Kyuhyun.
"Aku akan membawa Kyuhyun berjalan jalan. Katakan pada Siwon Hyung kalau aku membawa namjachingunya sebentar" Kata Changmin membuat Kyuhyun membulatkan matanya. Namjachingu? Oke, mungkin Changmin sedang lapar.
"Yak! Apa apa an kau bilang aku itu namja chingunya Siwon Hyung?" Omel Kyuhyun tanpa sadar mempoutkan bibirnya. Aigooo~ tidak tahu kah kau, Kyu. Kalau dua seme didepannya ini menatapnya gemas?. Tunggu! Dua? DUA?! *author lebay.
"Ughh! Kau manis sekali" Puji Changmin lalu mencubit pipi kanan Kyuhyun.
"YAK! Pipi ku!" Protes Kyuhyun merasa pipinya di cubit cukup keras. Mungkin, pipi kanannya sudah memerah.
"Ayo! Kita berjalan jalan" Changmin menarik tangan Kyuhyun sambil sedikit melompat dan bernyanyi. Dari kemarin, Changmin bertemu dengannya dan sekarang bertemu lagi. Bukannya, Changmin itu dokter? Kalau dia memikirkan ini mungkin bisa bisa Siwon memasukannya ke RSJ.
Kibum memandang kepergian Changmin dan Kyuhyun dengan tatapan geram.
.
.
In Other Place
"Bukannya itu putera mahkota!?" Seru seorang prajurit kepada seluruh prajurit yang sedang beristirahat sejenak.
"Putera Mahkota!" Panggil Kangin sang kepala prajurit kepada seorang namja manis yang sedang berjalan bersama seorang namja tampan yang mempunyai tinggi semampai. Kangin dapat melihat mereka tertawa. kangin segera mengejar namja manis itu dengan cepat.
"Tuan muda" Panggil Kangin menyentuh bahu namja manis itu. Saat berbalik, namja manis tetsebut terlihat kaget. Ternyata mereka adalah Changmin dan Kyuhyun.
"Siapa dia, Kyu?" Tanya Changmin penasaran. Namun, Kyuhyun tidak menjawab. Ia edarkan pandangannya kearah prajurit yang sedang kelelahan tersebut, dirinya menjadi tidak tega dengan kondisi para prajurit. Ini semua salahnya.
"Ahjussi, bisakah kau tidak memanggilku tuan muda? Panggil saja, Kyu" Bisik Kyuhyun pelan.
"Tapi..."
"Jebal" Pinta Kyuhyun sambil melirik Changmin pelan. Kangin pun mengangguk, kemudian ia meamanggil anak buahnya. Ia membisikan kepada semua anak buahnya untuk memanggil Kyuhyun itu dengan panggilan biasa.
"Min" Panggil Kyuhyun kepada Changmin
"Apa?" Tanya Changmin lembut.
"Aku kembali saja ya ke kantor, aku ingin memperkenalkan teman temanku kepada Siwon Hyung. Mungkin Siwon Hyung juga sudah datang" Kyuhyun segera pergi dari sana bersama kangin dan anak buahnya. Ia hanya berjalan dekat perusahaan Siwon saja, jadi hanya beberapa langkah kaki, dia sudah sampai.
"Apa yang kalian lakukan disini?" Tanya Kyuhyun seperti berbisik kepada Kangin.
"Raja meminta kami untuk menjemput anda, tuan" Jawab Kangin tidak kalah pelannya.
"Dan, kenapa anda memakai baju ini? Kemana haengbok anda?" Tanya Kangin yang merasa aneh dengan penampilan Kyuhyun.
"Haengbok ku kotor. Kenapa kau juga memakai baju model sekarang?" Tanya Kyuhyun. Kangin memutar bola matanya malas, Tuan muda nya ini memang tidak bisa menyimpulkan sesuatu.
"Jika saya dan prajurit memakai haengbok, keberadaan magic castle akan di ketahui" Jawab Kangin. Dan Kyuhyun hanya ber-oh ria.
"Tuan muda!" Panggil seseorang dibelakang mereka. Ternyata, dia adalah Lee Donghae. Selama ini Donghae memang mengikuti Kangin dan anak buahnya. Rasa bersalah kepada Raja terus melingkupi perasaan Donghae.
"Astagah! Apalagi ini" lirih Kyuhyun sambil memijit ujung batang hidungnya.
"Ayo kita pulang!" Donghae berlari kearah Kyuhyun.
"Yak! Berhenti memanggilku 'Tuan muda' disini! Nanti ketahuan. Panggil aku Kyu saja! Ayo ikut aku!" Ujar Kyuhyun menarik tangan Donghae dan Kangin masuk kedalam sebuah gedung pencakar langit itu.
Setelah keluar dari lift Kyuhyun segera membawa mereka keluar ruangan direktur. Ia mau menunjukan Kibum dan ingin melihat ekspresinya.
"Kita mau kemana, tuan muda?" Tanya Kangin namun langsung menatap nya tajam.
"Maafkan aku, Kyu" Rasanya aneh kalau Kangin memanggilnya seperti itu. Ah! Sudah lah!
"Kibum-ssi" Panggil Kyuhyun.
Ekspresi apa itu? Kyuhyun tidak bisa mengartikannya, wajahnya terlalu dingin.
"Ada apa?" Seluruh yang berada di situ kaget saat melihat wajah itu. Wajah yang tidak lagi menghiasi 'Magic Castle'
"Siwon Hyung sudah kembali?" Tanya Kyuhyun.
"Belum, Kyuhyun-ssi. Maaf saya masih banyak kerjaan" Kibum kembali ke meja kerjanya. Jika, Kyuhyun masuk kedalam ruangan Siwon dan membawa Donghae, Kangin, dan para prajurit masuk kedalam ruangan. Mungkin, akan seperti kapal pecah, Kyuhyun tidak mau jika Siwon marah kepadanya.
"Kita duduk disana saja!" Ujar Kyuhyun menunjuk lantai didepan mereka.
Mereka pun duduk di lantai mengikuti Kyuhyun. Mereka berbincang bincang, kadang ada tawa dan gurauan. Tidak menyadari seseorang diantara mereka yang mendengar seluruh pembicaaran mereka.
"Yang paling lucu itu saat Hyungmu itu mengganti popok mu dan saat mengganti popok, kau mengompol hahaha" Tawa donghae dan diikuti gelak tawa yang lain. Kyuhyun juga tertawa, lelucon Donghae membuatnya flashback lagi.
Flashback ON
"Aigooo~ Kyunnie, popok mu sudah penuh. Eomma akan menggantinya" Monolog Ratu bernama Heechul itu, lalu mengambil popok bayi di sebelah anaknya yang baru saja berumur 2 tahun itu. Namun, sebelum itu, anak pertamanya telah mencegah tangannya.
"Eomma! Biar Bummie yang mengganti popok Kyunnie" Heechul tersenyum, kemudian mengacak rambut anak pertamanya yang berumur 6 tahun tersebut.
"Ughhh susah" Desah Kibum dengan sekuat tenaga ia memakaikan popok untuk adik yang ia sayangi. Namun...
Kyuhyun menembakkan(?) Air seni nya kearah Kibum membuat baju dan wajah Kibum basah dan mengeluarkan bau yang pesing (Author ngakak pas ngetiknya).
"Huwaaaaaa Eommaaaaaaaa!" Teriak Kibum. Sedangkan, Donghae dan Hangeng -Raja- yang berada di dalam kamar menjadi tertawa
Flashback OFF
"Hahahaha" Kyuhyun tertawa terbahak bahak saat Donghae sudah selesai menceritakan hal memalukan itu.
"Jadi, siapa dia ? Mengapa wajahnya dan namanya mirip sekali dengan tuan Kibum?" Tanya Kangin sambil melirik Kibum yang masih fokus ke komputernya namun dia masih mendengar dengan jelas pertanyaan yang di lontarkan Kangin.
"Oh, namanya Kim Kibum. Dia tidak sama dengan Bummie Hyung kok. Dia terlalu datar dan dingin kepadaku, sedangkan Bummie Hyung cendrung lembut dan manis kepadaku"Jawab Kyuhyun sedih. Ia kembali merasa kehilangan sosok seorang Kibum.
"Tapi, misalnya tuan Kibum masih hidup apa yang akan tuan Kyuhyun lakukan?" Tanya salah satu seorang prajurit.
"Aku belum siap untuk berhadapan dengan nya" Jawab Kyuhyun menatap kearah Kibum.
"Mengapa?" Tanya prajurit itu lagi.
"Aku belum siap untuk di pukul lagi" Jawaban itu membuat seluruh terdiam.
"BabyKyu!" Seru seorang namja tamoan berlesung pipi sambil merentangkan tangannya. Kyuhyun langsung beranjak dari duduknya, kemudian memeluk Kyuhyun. Donghae dan Kangin saling berpandangan.
"Oh iya. Hyung, ini namanya Donghae dan ini namanya Kangin, dan mereka semua itu adalah ankk bodyguardnya" Kyuhyun memperkenalkan Donghae, Kangin, dan para prajurit. Mereka semua saling berpandangan dengan tanda tanya besar di kepala mereka.
"Hmmm... kenapa tidak diajak masuk saja, Baby?" Tanya Siwon lembut samvil mengelus pipi Kyuhyun membuat seluruh orang disana membulatkan matanya termasuk Kibum. BABY? Panggilan macam apa itu? Itulah yang ada di benak mereka semua.
"A...aku takut kau marah jika aku membawa mereka masuk karena tangan mereka itu pecicilan" Jawab Kyuhyun tergagap, Ia menjauhkan dirinya dari Siwon.
"Ah~ Gwaenchana"
"Dia pacarmu, Tu- ah maksudku Kyu?" Tanya Donghae hampir saja memanggil Kyuhyun itu tuan lagi.
"A..aku.."
"Ne. Aku pacarnya" Siwon merangkul pinggang Kyuhyun, Kyuhyun membulatkan matanya saat siwon mengatakan hal itu. Darahnya berdesir keseluruh tubuhnya dengan cepat membuatnya panas dan pipinya pun memerah.
Seluruh orang disana terkejut bukan main. Tanpa menyadari dua orang yang sedang menggeram.
"Kau telah bermain curang, Choi/Hyung!"
TBC
Gak nyambung yaaaa? Pendek ? Padahal dah dipanjangin #mewek
Permainan sebenarnya akan dimulai. Apa yang terjadi selanjutnya?
Ceritanya sih sebenarnya mau di buat won langsung bantu kyu buat kembali ke magic castle tapi yaaa aku maunya bertahap gitu harus ada permainannya gitu hahahahaha
