Title :

Underestimate ( KaiSoo Ver)

Cast :

Kim Jongin, Do Kyungsoo and other cast you'll find by yourself ;)

Rate :

T

Genre :

Romance, GS, AU

Summary :

Kyungsoo selalu saja merendahkan Kai. Dia pikir, Kai itu tidak punya apa – apa untuk diandalkan. Namun, perjuangan Kai mampu membuat Kyungsoo menarik kata – katanya kembali.

Happy reading, don't like don't read, no bash, no plagiat, and review please...

Underestimate

Hari ini, Kyungsoo dan Kai ikut Sehun dan Luhan merayakan jadiannya Lay dan Suho. Mereka berada di cafe favorit Lay. Suho yang mentraktir mereka.

"Widih, selamat ya Suho hyung dan Lay noona...", ujar Kai pada Lay dan Suho.

"Hahaha, cepatlah kau menyusul aku dan Sehun. Tinggal kau yang belum punya yeojachingu...", ujar Suho pada Kai. Kai hanya merengut mendengarnya, sedangkan Suho, Lay, Luhan, Sehun dan Kyungsoo malah tertawa.

"Kenapa tidak Kai dan Kyungsoo yang pacaran? Mereka kan sama – sama belum punya pacar...", celetuk Luhan yang berhasil membuat Kai menyemburkan jusnya dan Kyungsoo menjatuhkan handphonenya.

"MWO?!"

.

.

.

Setelah acara pesta Lay dan Suho selesai, Kai tidak langsung pulang ke rumah melainkan pergi ke kedai es krim. Jangan salah, Kai bekerja di sana. Ia bekerja mulai jam 4 sore sampai jam 10 malam.
"Tolong buatkan Ice Vanilla Chip dan antar ke meja nomor 8.", ujar teman Kai yang berjaga di bagian kasir.

"Ne...", jawab Kai. Ia lalu segera membuatnya dan mengantarkannya.

"Ini pesanan anda...", ujar Kai sambil menyerahkan pesanan yeoja tersebut. Setelah itu, ia lalu segera kembali bekerja.

Sekitar jam 10.20 malam, ia sampai di rumahnya. Rumah Kai adalah sebuah flat ukuran medium. Harga sewanya per bulan 500 ribu won. Sebenarnya Kai tinggal di sebuah mansion pemberian orang tuanya, tapi ia tidak menempatinya karena takut kalau teman – temanya akan loyal padanya karena harta. Hanya teman dekatnya (Suho dkk) yang tahu latar belakang Kai yang sebenarnya. Kai lalu beranjak tidur supaya besok ia tidak terlambat pergi ke sekolah.

.

.

.

Keesokan harinya, ternyata ada tes untuk memilih jurusan. Di semester pertama di universitas tempat Kai kuliah, semua mata pelajaran masih diajarkan. Lalu mendekati semester kedua, akan diadakan tes untuk memilih jurusan. Dan parahnya, Kai lupa, belum mempersiapkan apapun untuk mengikuti tes jurusan impiannya, yaitu Desain Bangunan. Jika dia ke Desain Bangunan, nantinya akan ada Sehun.

"Bagaimana ini? Aku belum mempersiapkan apapun..", keluh Kai yang didengar Suho yang ada di sebelahnya.

"Memangnya kenapa kau belum siap?", tanya Suho.

"Kau tahukan, aku terlalu sibuk bekerja hyung...", jawab Kai lemas. Ia benar – benar bingung.

"Lakukanlah yang terbaik, meskipun kau belum mempersiapkan apapun. Lakukan sebisamu, setahumu. Oke?", ujar Suho menyemangati Kai. Kai mengangguk.

"Kau ambil jurusan apa, hyung?", tanya Kai pada Suho.

"Sama dengan Lay, Musik...", jawab Suho.

"Kalian ini, benar – benar jodoh..", celetuk Kai. Tak berapa lama, bel tanda masuk berbunyi.

"Semangat Kai!", ujar Suho.

"Semangat juga, hyung...", jawab Kai. Kai lalu masuk ke ruang tempat dimana tes untuk jurusan Desain Bangunan diadakan.

"Wah, kau benar – benar akan masuk ke Desain Bangunan, Kai?", tanya Sehun. Kai mengangguk.

"Tapi aku lupa belum mempersiapkan apapun...", keluh Kai.

"Kau memang terlalu sibuk bekerja. Semangat ya, do your best!", ujar Sehun menyemangati Kai. Mereka berdua lalu mencari tempat duduk. Tesnya adalah tes menggambar desain rumah dengan kriteria model terbaru, ramah lingkungan, megah dan biaya pembangunan minim. Setelah dipersilahkan, para peserta lalu segera memulai menggambar dan merancang.

Satu setengah jam kemudian, tes yang dijalani Kai dan Sehun selesai. Mereka lalu menunggu selama 20 menit, untuk pengumuman yang lolos tes. Sehun lolos, sedangkan Kai tidak.

"Ya kan, benar perkiraanku...", ujar Kai.

"Kau tidak mau mencoba jurusan lain?", tanya Sehun.

"Mungkin. Aku akan mencari..", jawab Kai. Ia lalu mencoba menyusuri kelas – kelas. Yang masih akan ada tes yaitu jurusan dance, musik, dan IT. Kai lalu masuk ke jurusan dance. Tesnya mudah bagi Kai. Ia hanya disuruh untuk menari sesuai dengan irama musik. Setelah selesai, ia lalu menunggu hasilnya selama 10 menit. Namanya dipanggil dan ia lolos. Tiba – tiba saja handphone nya berbunyi.

From : Suho hyung

Bagaimana tesmu? Aku menunggumu dan Sehun di kantin. Semua sudah berkumpul...

Itulah isi pesan yang dikirimkan Suho pada Kai. Kai lalu mengirim pesan pada Sehun.

To : Sehun

Neo eodisseo?

From : Sehun

On the way to canteen. Bagaimana tesmu?

To : Sehun

Aku lolos! Yay!

From : Sehun

Okay, chukkaeyo...

Setelah menerima balasan dari Sehun, Kai lalu segera menuju ke kantin. Sampai disana, ia melihat semua teman baiknya sedang asik mengobrol sambil menikmati minuman mereka.

"Kai, cepatlah kemari atau jus jerukmu akan menghilang ditelan Luhan.", ujar Suho. Tak mau minuman favoritnya itu diembat Luhan, Kai segera berlari dan duduk di depan Kyungsoo.

"Bagaimana tesnya?", tanya Suho.

"Aku tidak lolos, hyung...", ujar Kai lesu.

"Hah, kau memang tidak bisa jika harus mengambil jurusan yang banyak perhitungan seperti itu.", ejek Kyungsoo.

"Tapi ada berita bagus.", ujar Sehun.

"Apa?", tanya Luhan.

"Aku diterima di jurusan Dance...", ujar Kai lalu membuat Kyungsoo tersedak. Bahkan sampai memuncrati Luhan yang ada di kanannya.

"Apa?! Tidak mungkin!", ujar Kyungsoo tak percaya.

"Oh ya, Kyungsoo masuk jurusan Dance juga...", ujar Lay.

"Apa kataku, kalian berdua jodoh kan?', goda Sehun yang berhadiah jitakan dari Kyungsoo dan death – glare dari Kai.

"Sudahlah, jangan membuat omong kosong.", ujar Kyungsoo lalu menghabiskan jus apelnya.

"Ayolah, Kai menyukaimu sejak SMA, noona...",ujar Sehun. Sedangkan Kai yang jadi objek pembahasan hanya membenamkan kepalanya ke tangannya yang dilipat di meja.

"Omong kosong macam apa itu. Kau keterlaluan, Sehun – ah...", respon Kyungsoo dingin.

"Oh, come on. You and Kai are so cute if you two make a good couple...", ujar Sehun.

"Kau ini. Nggak usah sok – sokan pakai Bahasa Inggris segala..", keluh Kyungsoo lalu meninggalkan mereka berlima.

"Hei, Kai. Cepat ungkapkan perasaanmu pada Kyungsoo noona..", ujar Sehun.

"Kyungsoo noona itu tidak menyukaiku...", respon Kai lesu.

"Tapi tak apa kan jika mencoba?", usul Suho yang disetujui oleh Luhan, Lay dan Sehun.

"Baiklah, nanti akan kucoba.", jawab Kai.

"Nanti?", tanya Sehun kegirangan.

"Nanti kapan – kapan maksudku..", ujar Kai yang mendapat pukulan telak di bahunya.

"Sakit, Oh Sehun!", teriak Kai kesakitan.

To Be Continued

Hai semuanya...

Aduh, mian kependekan, trus hancur banget ini. Rencananya yang ini mau aku bagi jadi 3 kalau nggak 4 chapter. So sabar ya, yang minta TaoRis sama ChanBaek, akunya masih setengah sibuk. Eh, kok?

Mungkin akhir – akhir ini akan telat update, habisnya aku udah harus nyiapin segala sesuatu buat nyari SMA. Mana besok udah mau pengumuman kelulusan. Tapi alhamdulillahnya, sekolahku lulus 100%. Tapi ya, NUN nya itu yang masih bikin Dag Dig Dug Der!

Sedikit curhat ya, UN tahun ini tuh nyebelin pake banget! Mana soal B Indonesianya tuh pake ada soal bersampul dan tidak bersampul, Matematikanya keluar soal Olimpiade Internasional, dan bla bla bla. Dan menurutku, Matematika yang paling nyebelin. Sebenarnya yang typo tuh soalnya atau aku yang gak bisa ngerjain?

Okay, tapi yang sudah berlalu biarlah berlalu, so, let's having fun! Let's party hardly!