Summary: 6 orang yeoja kaya raya yang sangat manja, dipaksa mengikuti kegiatan perkemahan oleh orangtua mereka agar dapat menjadi lebih mandiri / " Hell no! Berbaur dengan alam memang menyenangkan. Tapi jika harus berurusan dengan tanah? Menjijikkan! " / " Annyeong… Selamat datang di scout's summer camp " /
That Scout Namja
Rate: T
Genre: Romance, Drama.
Cast: EXO member, other.
Disclaimer: They're not mine, all cast belong to GOD~ But this story actually MINE. I hate PLAGIARISM so much. So, DON'T copy-paste my fanfiction juseyo! :)
Warning: Typo bertebaran, EYD tidak terpenuhi, cerita nyaris pasaran(?), GENDERSWITCH
Annyeong~ :3 Eunhye sebenernya 'agak' gimana gitu sih ngeliat review sedikit… bukannya gimana sih, Eunhye sebenernya ga terlalu mikirin review, tapi Eunhye rada gimana gitu ngeliat silent readers lebih banyak—bahkan membludak— dibandingkan sama yang review. Tapi tenang aja,, Eunhye ga akan nge-discontinue ff yang sudah Eunhye post di fandom ini APAPUN alasannya, soalnya itu ketetapan hati Eunhye sejak memutuskan untuk menjadi author disini :D
Gausah banyak omong lagi deh,
Let's start the story!
.
.
.
.
.:: That Scout Namja ::.
.
.
.
.
" Eonni-deul, kalian juga ikut kegiatan ini? " Tanya Baekhyun tak percaya.
" Tentu saja! Aish, andai saja appa dan eomma tidak mengancam akan melenyapkan seluruh CD Dance Cover milikku, aku tidak akan ingin mengikuti kegiatan ini " Dengus Lay kesal.
Tao terdiam mengamati para jie-jie nya yang tak berhenti menumpahkan kekesalan mereka karena harus dengan sangat terpaksa mengikuti kegiatan ini. Sejujurnya ia tidak suka mengikuti kegiatan seperti ini, tapi karena suasana alam disana cukup menyenangkan, ia rasa tak ada salahnya mencoba untuk menjalani kegiatan ini walaupun jauh di dalam lubuk hatinya ia sangat - amat - membenci -kegiatan – ini.
" Jie, lebih baik kita mencoba menjalani saja... Lagipula kurasa tak ada salahnya mencoba bukan? Sesekali berada di alam bebas seperti ini tampaknya menyenangkan " Ujar Tao.
Xiumin memutar kedua bola matanya malas. " Hell no! Berbaur dengan alam memang menyenangkan. Tapi jika harus berurusan dengan tanah? Menjijikkan! "
Baekhyun, Luhan dan yang lainnya mengangguk setuju.
" Oh please Jie. Ini hanya dua minggu saja 'kan? Setelah dua minggu itu selesai kita bisa kembali menikmati fasilitas di rumah, right? "
" Tersesah kau saja, Tao " Luhan menyandang tas miliknya di bahu.
Tao mengedikkan bahunya tanda tak mau peduli, lalu berjalan memasuki area perkemahan. Diedarkannya pandangannya ke seluruh sudut tempat perkemahan. Terlihat tak begitu banyak orang yang mengikuti kegiatan ini, hanya segelintir orang saja. Beberapa namja dan yeoja termasuk dirinya sendiri dan para Jie-jie nya.
Entahlah, mungkin karena sekarang 'scout' hanya dianggap sebelah mata oleh masyarakat. Dulu pada saat kegiatan seperti ini sedang booming tak terhitung banyaknya manusia yang berlomba-lomba mengikuti kegiatan ini.
Tanpa sadar, memori dalam otaknya kembali berputar. Disaat ia masih berumur 10 tahun dan di tempat perkemahan seperti ini, ia bertemu dengan seseorang yang menurutnya sangat ia benci karena telah membuatnya tenggelam di salah satu sungai yang terdapat cukup jauh dari tempatnya dan māmā, pàpà berkemah.
Entah apa yang terjadi saat itu. Disaat ia tenggelam dan kehilangan kesadarannya, ia hanya merasa seseorang memeluknya dari belakang dan disaat ia sadar, ia tengah terbaring lemah diatas ranjang rumah sakit.
Sejak saat itu, ia sangat membenci segala hal yang berhubungan dengan perkemahan. Ia takut kejadian seperti dulu terulang lagi.
" Annyeong... Selamat datang di Scout's Summer Camp " Seorang namja berwajah angelic menyambut kedatangan mereka.
" Ah, annyeong... " Tao membalas sapaan namja itu diiringi senyuman manis— atau lebih tepatnya senyum terpaksa —.
" Kalian anggota yang baru bergabung itu 'kan? " Tanya seorang namja lainnya yang memiliki tinggi yang melebihi rata-rata.
" Wuah, neomu yeppeo " Puji namja bekulit tan.
" Nuguya? Manis sekali " Sahut namja bertubuh cukup pendek.
Tao sedikit merasa risih dan takut bedekatan dengan namja-namja yang terlihat kelewat menyebalkan tersebut. Aigoo, salah apa dirinya hingga dipertemukan dengan manusia-manusia aneh seperti ini?
" Kai, Chen, Chanyeol, berhenti mengganggunya. Kalian membuatnya tak nyaman, pabo " Tegur sang namja berwajah agelic.
" Aish... Kau mengganggu saja Suho hyung. Kau seperti tak suka saja melihat dongsaeng- mu bahagia "
" Park Chanyeol, bisa kau diam? "
Namja bertubuh kelebihan tinggi yang diketahui bernama chanyeol itu meringis pelan begitu Suho men-death glare dirinya.
" Kka, kalian semua ikuti aku. Aku akan menunjukkan tenda kalian " Suho berjalan menuju tempat tenda-tenda didirikan diikuti oleh ke enam yeoja tersebut dari belakangnya.
.
.
.
.
.:: That Scout Namja ::.
.
.
.
.
" Disini tenda-tenda kalian. Satu tenda diisi oleh dua orang, untuk pembagiannya bisa kalian atur sendiri " Suho menunjuk kearah tiga tenda berukuran sedang lalu merongoh sakunya dan memberikan beberapa lembar kertas kepada Tao dan jie-jie nya. " Itu jadwal kegiatan yang akan kita jalani selama dua minggu ke depan. Semua jadwal harus dijalankan on time, jika terlambat sedikit saja, kalian dapat diberi hukuman "
" Mwo? Hukuman? "
Suho mengangguk meng-iyakan.
" Hanya telat saja dihukum? Itu keterlaluan! " sungut Tao kesal.
" Well... Tak ada gunanya kau protes denganku. Jika kau mau protes, kau bisa protes kepada ketua kami "
Tao merengut. " Ketua kalian? Cih, paling juga dia tidak seberapa. Manusia pabo ta— "
" Kurasa lebih baik jangan melanjutkan kata-kata mu, Zi Tao-ah "
" Wae? Yang kukatakan tidak ada salahnya, ani? Ketua-mu memang pabo hingga memberikan hukuman walau hanya terlambat sedikit saja "
" Hukuman itu memang pantas untuk yeoja manja dan pemalas sepertimu "
Seketika Suho dan Tao membeku. Perlahan, Tao membalikkan tubuhnya dan melihat seorang namja berambut hitam dengan tubuh yang tingginya sedikit diatas Chanyeol tengah menatap sinis dirinya.
" YAK! Apa maksudmu!? "
" Itu benar 'kan? Kau itu anak rumahan yang manja dan hanya bisa menyuruh-nyuruh orang lain melakukan suatu pekerjaan untukmu " Sahut namja berwajah stoic itu tenang.
" Jangan berbicara sembarangan! Kau tidak tahu apa-apa tentangku! "
" Oh ya? "
" Akan kubuktikan padamu, bahwa aku bisa melakukan semua hal jauh diatas dirimu! "
Namja itu menyeringai " Geurae. Kita lihat saja nanti " Ucap namja itu sambil berlalu dari tempat tersebut.
" Aish! Jeongmal jinjjayo! Namja menyebalkan! " Tao menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal ke tanah.
" Suho-ssi, tadi itu siapa? " Tanya Kyungsoo lirih. Tampaknya ia ketakutan melihat seringai yang tadi ditunjukkan oleh sang namja berwajah stoic tadi.
" Dia? Dia itu ketua kami. Kris "
" Mwo? Ketua kalian? " Mata Kyungsoo membulat.
" Ne... Harap kalian memaklumi saja ne? Dia orangnya memang seperti itu "
' Namja menyebalkan! Tiang listrik pabo! Nappeun namja! ' Tao tak hentinya mengumpat dalam hati.
Kesal? Tentu saja. Ini pertama kalinya ia di remehkan oleh seseorang. Biasanya ia tidak akan di remehkan oleh orang lain dikarenakan status keluarganya. Tapi sekarang? Ia justru diremehkan oleh orang yang bahkan baru ia kenal.
Sepeninggal Suho, Tao memasuki salah satu tenda bersama Kyungsoo. Ya, mereka telah melakukan pembagian. Lay bersama Luhan, Xiumin bersama Baekhyun sementara Tao bersama Kyungsoo.
Tak terasa, waktu menunjukkan pukul 07.30. Seluruh peserta perkemahan berkumpul mengelilingi api unggun. Beberapa yeoja menyiapkan makanan sementara para namja menyiapkan air dan hal-hal lainnya. Tao sendiri sedikit membantu Key— salah satu yeoja yang baru saja di kenalnya— Kyungsoo, dan Lay memasak karena pada dasarnya ia kurang pandai berurusan dengan dapur.
Luhan, Xiumin, Chen dan Sehun— dua teman Kris— menyiapkan alat-alat makan untuk mereka sementara Baekhyun dan Chanyeol yang sedari tadi tidak berhenti mendebatkan hal yang tidak jelas.
" Kau bilang kau berumur 17 tahun? Jangan berbohong! Pasti kau itu masih di Elementary School! "
" YAK! Kau saja yang terlalu tinggi tiang listrik! "
" Bilang saja kau gengsi mengakui bahwa kau anak Elementary School~ "
" Sudah berkali-kali kubilang aku murid High School! " Baekhyun menjerit frustasi.
" Jie, sudahlah. Bisa tolong aku sebentar? " Tao segera menyela disaat Chanyeol membuka mulut untuk membalas perkataan Baekhyun.
" Tapi Tao, dia... "
" Sudahlah Jie~ dan ChanChan gege, can't you stop call Baekhyun-jie an Elementary School student, eoh? "
Chanyeol terkekeh pelan " Aniyo~ I'm so sorry TaoTao, I can't and I won't do it "
" Tao-er! Kau kenal tiang listrik ini!? " Baekhyun menatap Tao dan Chanyeol bergantian.
" Eum… Ne Jie-jie " Tao menjawab agak ragu.
" Mwoya? Mengapa kau tidak memberitahuku dari awal? Neomu jinjjayo! "
" Yak! Jangan menyakiti Tao-'ku'! "
Chanyeol menarik Tao kedalam pelukannya tepat disaat Baekhyun ingin menjitak kepala Tao. Tao sendiri yang dipeluk oleh Chanyeol merasa pipinya memanas.
" Lepaskan dia Park Chanyeol! "
" Shireo! Dia milikku, yeoja pendek! "
" Yak! Kau pikir kau siapa hingga bisa memonopoli Tao? " Baekhyun menggeram kesal.
" Aku calon namjachingu-nya! "
" Cih, percaya diri sekali! "
" Diam kau yeoja pendek, bilang saja kalau kau iri karena tak ada namja yang mau berpacaran denganmu~ "
" YAAA! Jangan berbicara sembarangan Park pabo! "
Chanyeol berlari meninggalkan Baekhyun sambil tertawa-tawa. Tangan kanan namja itu menggenggam erat tangan mungil Tao.
Dibalik pohon yang tak jauh dari mereka, Kris mengepalkan tangannya erat melihat pemandangan itu.
.
.
.
.
.:: That Scout Namja ::.
.
.
.
.
~ T.B.C ~
~ Eunhye's Break Time ~
Apa chapter ini memuaskan?
Kalau review bisa mencapai seenggaknya lebih dari 10, Eunhye usahakan memperpanjang chapter depan dan update kilat.
Ohya, ff ini dominan kearah KrisTao. Tapi couple lain tetep bakalan Eunhye bahas kok.
Chapter depan sekalian Eunhye menjelaskan beberapa hal dalam dunia kepramukaan. Btw, apa disini ada readers yang ikut atau terlibat dalam kegiatan pramuka?
Kalau gaada, coba deh ikut pramuka. Kebersamaan bener-bener diuji xD Jangan pikirin ' ikut pramuka ntar kulit hitam, belang, jadi jelek '. Swt banget deh sama kulit. Kulit belang ga belang juga sama aja kok~ tetep cantik-cantik dan ganteng-ganteng x3
Okeh, sampai disini saja~~~
Mind to Review? :3
