Summary: 6 orang yeoja kaya raya yang sangat manja, dipaksa mengikuti kegiatan perkemahan oleh orangtua mereka agar dapat menjadi lebih mandiri / " Hell no! Berbaur dengan alam memang menyenangkan. Tapi jika harus berurusan dengan tanah? Menjijikkan! " / " Annyeong… Selamat datang di scout's summer camp " /
That Scout Namja
Rate: T
Genre: Romance, Drama.
Cast: EXO member, other.
Disclaimer: They're not mine, all cast belong to GOD~ But this story actually MINE. I hate PLAGIARISM so much. So, DON'T copy-paste my fanfiction juseyo! :)
Warning: Typo bertebaran, EYD tidak terpenuhi, cerita nyaris pasaran(?),GENDERSWITCH
Let's Start the Story
.
.
.
.
.:: That Scout Namja ::.
.
.
.
06.00 a.m
Suho menatap jam berwarna hitam yang melingkari tangannya.
"Apa semuanya sudah berkumpul?" Tanya Suho pada Chanyeol.
Chanyeol mengangguk. "Ne~ sudah semua, hyung."
"Baiklah, kau bisa membagikan kertas ini sekarang."
Chanyeol mengambil kertas yang disodorkan oleh Suho, dan segera membagikan kertas tersebut ke seluruh peserta camp. Saat namja itu melihat Baekhyun, dengan sengaja ia tidak memberikan kertas itu dan langsung beralih kepada Kai yang duduk di sebelah Baekhyun.
"Ya! Tiang jelek!"
Baekhyung menarik lengan Chanyeol.
"Ada apa, bocah pendek ber-eyeliner?" Tanya Chanyeol seraya memasang senyuman —sok— polos.
"Kenapa kau tak memberikanku kertas itu juga, eoh?"
"Memangnya kau memerlukannya?"
"Kau—!"
Kai memutar kedua bola matanya malas. Ia menyodorkan kertas miliknya kepada Baekhyun. "Ini noona, kertasku untuk noona saja."
"Eh? Jinjjayo?"
"Ne noona~ ambil lah."
Seketika, mata Baekhyun berbinar cerah. Yeoja bermata sipit itu spontan memeluk Kai erat, membuat wajah Kai memerah dan menyulut api cemburu seseorang —ah, dua orang lebih tepatnya. "Kai-ah gomawo~ kau memang yang terbaik~!"
"E-eh, noona," Kai gelagapan. Sungguh, ia sangat terkejut karena dipeluk secara tiba-tiba oleh Baekhyun.
Baekhyun melepas pelukannya dan menunduk, berusaha menyembunyikan rona merah yang menjalar di pipinya.
"Mianhae, Kai. Aku terlalu senang hingga langsung memelukmu dengan spontan."
"Ng… ne, gwaenchan noona."
Chanyeol menatap keduanya kesal. "Yaa! Tidak bisa begitu, Kai! Kertas itu untukmu, kenapa kau memberikannya pada bocah ini?"
"Chanyeol hyung, kau kekanakan sekali. Dan tolonglah, itu hanya selembar kertas,hyung!Kertas itu sudah kau berikan untukku, dan itu artinya sudah menjadi milikku. Apa salah jika aku memberikan kertas itu untuk Baekhyunnoona?"
Chanyeol terdiam. Memang, yang dikatakan oleh Kai adalah kebenaran. Tapi entah mengapa ia tak suka melihat Kai begitu baik pada Baekhyun, bahkan Baekhyun memeluk Kai seerat itu. Seakan ada api kecil yang mulai membakar sesuatu di dadanya.
"Sudahlah, hyung. Berikan aku kertas lagi." Kai menarik selembar kertas dari tangan Chanyeol. "Cepat bagikan sisanya, hyung. Masih banyak yang belum mendapatkan kertasnya."
Namja berjulukan happy virus itu mendengus kesal, lalu pergi meninggalkan Baekhyun dan Kai. Sesekali, ia menoleh ke belakang, kearah Kai yang kini tengah mengatakan sesuatu kepada Baekhyun hingga membuat yeoja itu tertawa lepas. Tangannya yang tidak memegang tumpukan kertas mengepal erat hingga buku-buku jarinya memutih.
'Aish! Sebenarnya ada apa denganku? Kenapa rasanya aku tak suka melihat Baekhyun tertawa selepas itu karena Kai?' Batinnya frustasi.
"Chan-chan-ge! Hei~"
Mendengar suara yang yeoja yang sangat dikenalnya, ia membalikkan badan. "Waeyo, Tao-er?"
"Umm, aniya.. Hanya saja kau tampak tak fokus. Gwaenchanayo?"
"Ne, Tao. Nan gwaenchana…"
Chanyeol kembali berkeliling membagikan kertas-kertas tersebut. Setelah semua peserta camp mendapatkan kertas itu, Chanyeol mendudukkan dirinya disebelah Suho.
"Baiklah semuanya, hari ini kita akan meempelajari tentang morse." Ucap Kris. "Perhatikan dengan baik kertas kalian masing-masing."
.- : A
-… : B
-.-. : C
-.. : D
. : E
..-. : F
-. : G
…. : H
.. : I
.- : J
-.- : K
.-.. : L
- : M
-. : N
- : O
.-. : P
-.- : Q
.-. : R
... : S
- : T
..- : U
…- : V
.- : W
-..- : X
-.- : Y
-.. : Z
"Dalam beberapa kegiatan, morse digunakan untuk mengirimkan atau memberitahukan adanya bahaya, maupun hanya untuk mengirim sandi biasa. Morse juga dapat dikatakan dasar dari beberapa sandi yang lain. Contohnya, sandi rumput, sandi kimia, dan sandi kanji." Jelas Kris.
"Berarti sandi tidak hanya morse saja?" Tanya Kyungsoo.
"Ne. Sandi ada beragam. Seperti sandi koordinat, sandi kotak, sandi jam, sandi bunga, sandi 007, sandi 234, sandi a-n, dan ada juga semaphore," Ujar Suho, menjawab pertanyaan Kyungsoo.
Key mengangkat tangannya, "Semaphore itu apa, Suho-ssi?"
"Semaphore itu semacam sandi, namun menggunakan bendera."
Kris berdehem pelan. "Ada pertanyaan?"
"Apa kita harus menghafal semua morse dari a hingga z?" Tanya Luhan.
Namja berwajah stoic itu tersenyum kecil "Aniya. Untuk kegiatan ini kita hanya mempelajari sandi yang penting dan sering digunakan seperti S-O-S. Namun jika kau bias menghafal semuanya, itu akan lebih baik." Jawabnya. "Baiklah, sekarang silakan menghafal berpasangan, satu namja dan satu yeoja."
"Arasseo~" Jawab seluruh peserta camp kompak.
Dengan segera, setiap peserta telah mendapatkan pasangan masing-masing, kecuali… Luhan. Yeoja manis itu tampak kebingungan mencari pasangan. Hingga seseorang menepuk bahunya pelan, dan orang itu adalah—
—Oh Sehun.
"Noona, kau belum mendapatkan pasangan?"
Luhan tersentak pelan. "A-ah.. belum…"
"Bagaimana jika noona berpasangan denganku?"
Luhan tampak berpikir sebentar, lalu mengangguk kecil, dibalas dengan senyuman dari Sehun.
"Baiklah, kka, kita menghafal bersama." Ucap Sehun sambil menggandeng tangan Luhan.
Sementara sang empunya tangan, Luhan, hanya bisa menunduk guna menyembunyikan wajahnya yang telah memerah sempurna.
.
.
.
"Aniya noona, (…) itu huruf S!"
"Bukannya itu H?"
"Aniya, huruf H titiknya empat kali, bukan tiga kali!"
"Tapi keduanya mirip!"
"Keduanya berbeda, noona!"
Luhan mengacak rambutnya frustasi. "Ah molla! Apa tak ada cara yang mudah untuk menghafal morse?"
Sehun menatap Luhan sekilas. "Tentu saja ada."
"Jinjja? Ajari aku, Sehunnie~" Ucap Luhan memelas.
"M-mwo? Sehunnie?"
"Ne~ itu panggilan dariku untukmu. Apa kau tidak suka?"
"A-ah, aniya. Aku suka panggilan itu, noona." Sehun mengalihkan pandangannya kearah lain, menghindari tatapan Luhan.
Luhan memiringkan kepalanya imut. Ditepuknya pelan bahu Sehun. "Hunnie waeyo?"
"Aniya, noona. Sudahlah, apa noona benar-benar ingin tahu cara mudahnya?" Tanya Sehun, mengalihkan pembicaraan.
"Ne~! beritahu aku, Hunnie~" Jawab Luhan antusias.
Sehun tersenyum. "Baiklah, kalau begitu, hafalkan morse E, I, S, H. Lalu morse T, M, O."
"Yak, bukankah itu sama saja?"
" Ani. Pertama noona harus menghafal 7 morse itu. Lalu berlanjut ke morse A,N, dan seterusnya."
"Wait, kenapa 7 morse itu yang harus dihafalkan terlebih dahulu?"
"Pertanyaan bagus. Ke-7 morse tersebut bias disebut belum campuran."
"Maksudnya?"
"Morse E, I, S, H keempatnya terdiri hanya dari morse titik, hanya jumlah titiknya yang harus diperhatikan. Begitu juga prinsip morse T, M, , morse T, M, O terdiri dari morse garis."
"Ah, arasseo…"
.
30 minutes later…
.
"Morse K?"
"Umm… (-.-)?"
"Bingo! Kau benar lagi, noona." Sehun tersenyum tipis. "Noona cepat juga menghafal semua ini. Aku tak menyangka noona menebak semuanya 100% benar."
"Itu karena kau yang mengajarkanku cara mudah untuk menghafalnya, Sehunnie."
Luhan mendekatkan wajahnya, lalu mengecup pipi Sehun. "Gomawo, Hunnie." Ujarnya senang. Rona berwarna merah mejalar pada kedua pipi Sehun dan Luhan.
"Err, ne… Cheonmayo, noona…"
.
.
.
TBC
.
.
.
~Eunhye's Corner~
Annyeong readersdeul, Eunhye come again :D
Mianhaeyo, Eunhye hiatusnya kelamaan ne? Jeongmal mianhae…
FF ini harusnya minggu lalu sudah Eunhye update… TAPI,
Tiap Eunhye buka ffn, pasti yang muncul malah pemberitahuan ffn diblokir dari server karena mengandung SARA, dll. (mungkin SARA gara-gara Jongin oppa sering di-bully dibeberapa ff/?)
Waktu Eunhye tanya ke temen Eunhye, dia bilang dia bisa buka ffn, lewat firefox.
Oke, waktu itu Eunhye pikir mungkin ga bisa kebuka karena Eunhye buka lewat Chrome.
Alhasil, Eunhye dengan cepatnya minjem laptop appa, dan ngebuka ffn lewat firefox. Dan…. Tetep ga bisa. -_-
Gatau kenapa baru hari ini ffn ga keblokir lagi (di server Eunhye), dan FF ini baru bisa Eunhye update.
Oh ya, yang minta HunHan moment, apa sudah cukup *ehem*romantis*ehem*?
Mianhae kalau belum romantis… Chapter depan masih ke HunHan lagi kok, sekalian sama KrisTao._. Entah kenapa Eunhye lagi ngebet sama dua couple yang nyaris terlupakan itu.
Dan… apa ada readers disini ada yang punya acc roleplayer di twitter? Kalau ada PM Eunhye ne. Let's be friend~ :D
Last,
Mind to RnR? ;)
