Chapter 4 [My Angel]

Happy Reading^^

Luhan mengajak Baekhyun untuk berkunjung ke apartemennya. Luhan dan Chanyeol memang di beri apartemen sendiri-sendiri oleh orang tua mereka saat masing-masing dari mereka sudah menginjak umur 20 tahun. Orang tua mereka juga selalu sibuk dengan urusan bisnisnya dan sering pergi ke manca negara jadi kediaman keluarga Park sudah biasa sepi tanpa pemilik jika kalian datang kesana kalian hanya akan bertemu dengan para maid yang bekerja disana.

"baekkie apa chanyeol memperlakukanmu dengan baik?" tanya Luhan tiba-tiba sambil mendudukan dirinya di samping baekhyun setelah membuatkan minum untuk tamunya

"eh? maksud eonni?"

"apa dia sering berlaku dingin padamu? Maafkan dia ya baek, chanyeol sebenarnya tidak seperti itu hanya saja dia memiliki trauma untuk berhubungan dengan wanita dan hal itu juga lah yang membuatnya selalu dingin pada wanita-wanita baru yang masuk ke dalam kehidupannya. Tapi jika sudah kenal lama seperti dengan kyungsoo misalnya, ia akan berubah menjadi anak baik yang bisa di andalkan" jelas luhan membuat baekhyun mengangguk-anggukan kepalanya

"begitu ya? Hm mungkin dia belum terlalu terbiasa denganku hehe. Dan apa tadi ? trauma untuk berhubungan dengan wanita ? maksud eonni bagaimana ?"

Luhan tiba-tiba terdiam beberapa saat dengan tatapan lurus kedepan dia menghela nafas panjang "apa kau mau tahu penyebab chanyeol bisa seperti ini?" tanya Luhan sambil menatap baekhyun yang duduk di samping kirinya

"tentu saja eonni"

"chanyeol awalnya adalah pria normal, dia menjadi seperti ini karena faktor psikologis dan lingkungannya bukan dari Gen. Buktinya ia dulu pernah tergila gila pada seorang gadis yang menjadi cinta pertamanya. Ia memang sedikit sulit untuk jatuh cinta tapi jika ia sudah jatuh cinta ia akan melakukan apapun untuk orang yang ia cintai"

"ya aku tahu dan bukti lainnya adalah ia masih saja memperjuangkan kekasihnya yang tampan itu sampai saat ini meski banyak orang yang menentangnya, cih" entah kenapa baekhyun selalu kesal jika mengingat kenyataan jika kedua pria tampan itu berpacaran

"ah ya sebelumnya, apa kau tahu siapa pria yang dekat dengan chanyeollie itu?" tanya Luhan

"kekasihnya?" tanya baekhyun sambil menaikan sebelah alisnya

Raut wajah luhan tiba-tiba datar saat mendengar ucapan baekhyun dan baekhyun sadar jika ia sudah salah bicara. Luhan sedang sangat sensitif sepertinya.

"ah maaf eonni, y-ya aku tahu namanya Kris kan? Aku pernah melihat fotonya sekali dia tampan juga ya"

"..." Luhan kembali terdiam.

Baekhyun merutuki mulutnya yang tidak bisa di kontrol harus nya ia mengerti Luhan benar-benar sangat sensitif tentang pria bernama 'kris' itu. ia memukul mulutnya dengan tangan kanannya lalu tersenyum meringis ke arah Luhan

"maaf eonni aku tidak bermaks-"

"dia memang tampan, tapi dia brengsek dan aku sangat membencinya. Aku minta kau jangan mengucapkan nama itu di depanku lagi ya baek cukup sekali tadi saja" ucap Luhan datar

"i-iya eonni, aku mengerti maafkan aku" baekhyun tertunduk karena merasa bersalah

"tidak apa-apa maafkan aku juga jika aku terlalu sensitif jika membahas orang itu" baekhyun tersenyum sambil menganggukan kepalanya ke arah luhan

"ah baiklah aku akan memulai ceritanya. Jadi begini, saat itu aku masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Pertama sedangkan chanyeol masih kelas 1. Kita kedatangan tetangga baru pindahan dari kanada waktu itu dan ya kau tahu anak dari tetangga baru itu adalah dia, dia berada di tingkat sekolah yang sama denganku..." ucap Luhan memulai ceritanya

"apa sebegitu bencinya Luhan eonni pada pria itu sampai-sampai untuk menyebutkan namanya saja sepertinya ia tidak sudi" pikir baekhyun

"awalnya semua berjalan normal, aku dan chanyeol berteman baik dengan pria itu namun mungkin karena aku perempuan jadi mereka lebih sering main berdua seperti main basket bersama, main playstation dan apapun itu permainan anak laki-laki yang jelas-jelas bukanlah permainan yang aku sukai..."

"... chanyeol sangat dekat dengannya, bahkan terkadang ia lebih menurut pada pria itu di banding padaku. Dulu Chanyeol sudah menganggapnya sebagai hyung sendiri mereka benar benar dekat sebagai sepasang sahabat hingga pada saat chanyeol duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Atas dia mulai menemukan cinta pertamanya, dia menyukai teman kuliahku namanya Nami. Dia memang cantik, sangat cantik tapi ia bukanlah gadis baik baik..."

"... kau tahu sendiri chanyeol itu sangat keras kepala sekeras apapun aku memberi tahunya ia tidak akan mendengar ia malah beranggapan jika aku hanya mengarang cerita dan tidak ingin melihatnya bahagia, berbeda dengan pria itu. dia selalu menuruti apapun yang chanyeol mau dia tidak pernah menegur atau memarahi chanyeol ia akan melakukan apapun untuk chanyeol dan saat itu pula chanyeol mulai selalu membanding-bandingkan aku dengan pria itu, dia bilang jika aku tidak menyayanginya tidak seperti pria itu, kau tahu bagaimana sakit hatinya aku saat itu baek? Pria itu sudah mulai merebut adik kecilku..."

Luhan mulai terisak di tengah ceritanya baekhyun memeluknya dari samping lalu mengelus punggung gadis cantik itu mencoba memberi ketenangan.

"eonni bisa menghentikan ceritanya jika eonni tidak sanggup meneruskannya" ucap baekhyun lalu membantu Luhan untuk menghapus air matanya

"terima kasih, tapi aku akan menceritakan semuanya sekarang baek"

"baiklah aku akan mendengarkan semuanya"

"dari sejak itu hubunganku dengan chanyeol sedikit merenggang, ia semakin dekat dengan pria itu dibanding denganku mungkin dipikirannya waktu itu pria itu lebih menyenangkan dari pada aku. Bahkan dia tidak bercerita apapun padaku jika saat itu ia sudah berpacaran dengan Nami, aku saja tahu hal itu dari teman kuliahku yang lain. Aku membiarkannya aku sudah lelah memberi tahunya kau harus tahu baek Nami itu benar benar bukan wanita baik baik ia hanya memanfaatkan pria dengan kecantikannya ia hanya akan menghabiskan uang pria pria yang terjerat oleh kecantikannya itu..."

"... dan hal itu juga terjadi pada chanyeol, chanyeol menjadi sangat boros saat itu. uang bulanannya selalu cepat habis. Aku memang pura-pura tidak peduli di belakangnya tapi bagaimanapun juga aku sangat menyayangi adikku aku tidak mau ia sakit hati. aku selalu memantau mereka dari jauh aku tahu barang barang apa saja yang chanyeol berikan pada Nami, kemana saja mereka pergi berkencan dan apa saja yang mereka lakukan. Tapi aku bangga pada chanyeol karena sekeras apapun Nami menggodanya ia masih selalu bisa mengontrol dirinya sendiri, ia terlalu sayang pada gadis itu hingga untuk menyentuhnya saja ia tidak berani aku tahu itu dari teman sekolah chanyeol namanya Munkyu dia adalah salah satu orang terdekat chanyeol juga. dia bilang chanyeol tidak pernah berani menyentuh Nami karena ia takut menyakiti gadisnya.. "

Baekhyun di buat sedikit tertegun dengan kalimat terakhir luhan. Luhan pun terlihat sedikit tenang saat mengatakan kalimat itu

"... hingga suatu hari chanyeol memergoki Nami tengah bercinta dengan seorang ahjussi tua di apartemen gadis itu tepat di hari kelulusannya dari Sekolah Menengah Atas. bayangkan saja baek, chanyeol melihat kekasih yang sangat ia cintai bercinta dengan orang lain di depan mata kepalanya sendiri. Dan mulai saat itu chanyeol mengurung dirinya di kamar selama beberapa hari. Ia seperti kehilangan jiwanya, ia tidak pernah terdengar menangis tapi wajahnya selalu di banjiri oleh air mata. Ia tidak mau makan atau pun bertemu dengan orang lain, dia seperti mayat hidup dan dia benar-benar terlihat stress..."

Air mata Luhan kembali keluar saat mengingat kejadian pahit yang menimpa adik kesayangannya di masa lalu, baekhyun pun kembali tertegun ia tidak menyangka jika seorang Park Chanyeol yang terlihat sangat angkuh dan kuat itu memiliki masa lalu seburuk itu.

"dia seperti itu sudah hampir satu minggu sampai dimana tubuhnya tidak mampu lagi bertahan tanpa makanan dan minuman, ia pun di larikan ke rumah sakit. Ia di rawat selama beberapa hari disana dan setelah kembali sehat chanyeol benar-benar berubah, ia mulai menjadi pria yang dingin dan tertutup berbanding terbalik dengan chanyeol yang dulu dan mulai saat itu juga chanyeol memutuskan untuk meneruskan studinya ke kanada bersama Pria itu dengan alasan ingin melupakan Nami dan sejak saat itu aku tidak pernah mendengar beritanya lagi..."

Luhan berhenti sejenak dari cerita panjangnya, kini bukan hanya sekedar isakan yang di dengar baekhyun melainkan suara tangisan memilukan. Baekhyun kembali memeluk luhan lebih erat dia tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan luhan saat itu. dia 'kehilangan' adik satu satunya yang sangat ia sayangi.

"... dan kau tahu kabar yang kudengar pertama kali setelah kepergian chanyeol ke kanada selama 2 tahun adalah tentang kabar hubungannya dengan pria brengsek sialan keparat itu hiks aku sangat sakit saat mendengar itu baek hiks sakit sekali" Luhan terus menangis sambil membalas pelukan baekhyun dia juga terus merutuki pria bernama Kris yang ia anggap sudah mengambil chanyeol adik kesayangannya

"chanyeol tidak pernah mengaku apapun padaku, aku tahu dari salah satu teman dekatku yang merupakan teman pria keparat itu juga. Dan sejak saat itu aku memaksa chanyeol kembali ke korea dengan berbagai cara, aku tahu ia suka seni akting jadi aku meminta bantuan heechul Oppa untuk membantu chanyeol menjadi seorang aktor aku menceritakan semuanya pada heechul oppa dan akhirnya ia setuju ia bahkan rela membagi waktunya untuk mengurus restorannya dan menjadi manager chanyeol..."

"... aku melakukan ini semua agar chanyeol sibuk dan bisa melupakan pria keparat itu, agar dia kembali terbiasa dekat dengan para wanita, dan aku selalu berharap chanyeol bisa cinta lokasi dengan salah satu lawan mainnya. Tapi semua itu hanya seperti mimpi bagiku mimpi yang sangat sulit ku gapai karena pada kenyataannya chanyeol masih saja berhubungan dengannya hingga akhirnya media mencurigai hubungan mereka dan saat itu jugalah aku sudah muak dengan adikku sendiri..."

"...aku memutuskan untuk tidak mau lagi peduli lagi tentangnya, tapi itu sangat sulit karena bagaimanapun juga ia adalah adikku, eomma dan appa sudah menitipkannya padaku karena mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri. Aku sungguh stress baek aku sudah benar-benar ingin menyerah hingga akhirnya kau datang secara tiba-tiba di antara kami, seolah membawa setitik harapan untukku, untuk mengembalikan chanyeollie-ku. Kembali membawa chanyeollie-ku yang dulu, yang ceria, ramah, sopan, baik dan... normal"

"..." baekhyun terdiam ia mulai melonggarkan pelukannya pada Luhan.

Luhan menatap Baekhyun dengan tatapan sendu, wajahnya penuh air mata. Mata rusanya berubah sembab dan hidung memerah karena kebanyakan menangis. Luhan tersenyum miris saat melihat reaksi baekhyun yang tiba-tiba melepaskan pelukannya.

"maaf jika aku terlalu berharap banyak padamu, kau bisa meluapakan kalimat terakhirku barusan" ucap Luhan sambil menghapus sisa air mata di wajahnya

"maafkan aku baek harusnya aku tahu diri dengan kau sudah mau membantu kami untuk jadi kekasih pura-pura chanyeol saja seharusnya aku sudah sangat bersyukur, jadi yang tadi tidak usah terlalu dipikirkan" lanjutnya dengan senyuman meringis lalu mengusap lembut rambut belakang baekhyun

"apa eonni mau berjanji padaku untuk tidak menangis lagi jika aku mau membantu eonni?" tanya baekhyun tiba-tiba dengan pandangan lurus kedepan

Sebenarnya ia sedang bertengkar dengan dirinya sendiri, haruskah ia merelakan kehidupannya yang bebas dan menyenangkan menjadi kehidupan penuh drama dan kebohongan layaknya drama-drama yang ia tonton di televisi ? ia jelas tidak mau, tapi setelah melihat wajah cantik penuh air mata milik Luhan ia juga sedikit tergugah untuk membantunya, mengembalikan senyum seorang gadis yang mulai dari beberapa jam lalu ia anggap sebagai kakak sendiri. Baekhyun memang sudah lama ingin memiliki saudara perempuan mengingat kedua kakak nya adalah laki-laki semua dia jelas senang saat Luhan menawarkan diri untuk menjadi kakak nya juga.

Jiwa penolong Baekhyun kembali bangkit, karena senakal-nakalnya maknae keluarga Byun ini dia tetap saja seorang gadis polos yang baik hati, yang tidak suka jika orang yang ia sayangi bersedih. Jadi haruskah ia membantu Luhan untuk mengembalikan adiknya? Dan sialnya selain nakal sifat buruk baekhyun yang lain adalah 'pendek pikiran' ia selalu cepat mengambil keputusan tanpa memikirkan apa resiko yang akan ia ambil nanti. Seperti saat ia menyetejui perjanjian bodohnya bersama heechul dan chanyeol hanya karena di iming-imingi tiket konser Kai dan sepertinya sebentar lagi sifat buruk itu juga akan kembali muncul.

"kau tidak usah menganggap serius ucapanku tadi baek, sungguh. Aku tidak mau menyusahkanmu" ucap Luhan yang mulai tidak enak pada Baekhyun

"aku mau menolong eonni"

see ? sifat pendek pikirannya mulai muncul tidakkah ia pikir resiko apa saja yang akan ia ambil setelah ini

"tidak baek, kau tahu chanyeol itu sangat keras kepala. Sulit untuk merubahnya"

"tapi jika kita berusaha kita pasti bisa eonni" baekhyun masih kekeh dengan keputusannya

"baek-"

"sudahlah eonni tenang saja, aku akan berusaha. Eonni do'akan aku ya" ucap baekhyun cepat sambil memberikan senyum manisnya sebelum Luhan menolak lagi

Luhan terdiam mencoba memikirkan beberapa kemungkinan yang akan terjadi kedepan. Ia sebenarnya sangat senang dan tidak mau menolak tapi dia juga tidak tega jika baekhyun harus menderita nantinya.

"kau yakin baek?"

"sangat yakin"

"aku akan selalu berada disampingmu, jika kau butuh sesuatu katakanlah, jika kau sudah menyerah katakan lah jangan di paksakan, kau juga punya Hak untuk berhenti nantinya aku tidak akan pernah memaksamu" ucap Luhan akhirnya saat melihat kesungguhan baekhyun

Baekhyun tersenyum cerah mendengarnya "aku menyayangi eonni" ucapnya lalu kembali memeluk erat tubuh Luhan

"aku juga sangat menyayangimu baek, terima kasih" ucap Luhan sambil membalas pelukan Baekhyun dan tersenyum tulus

.

.

.

Pohang

Seperti hari-hari biasanya Tao menghabiskan waktu liburannya dengan membantu sang bibi mengurusi mini marketnya. Sebagai gadis remaja biasa Tao juga sebenarnya ingin menghabiskan waktu liburan seperti teman-temannya yang lain dengan berkumpul bersama, pergi ke taman bermain, piknik dan hal lain yang biasa di lakukan oleh orang-orang ketika liburan. Tapi Tao cukup tahu diri, dia tinggal bersama bibinya disini dan bibinya pula lah yang membiayai biaya kuliah dan biaya hidupnya selama di Seoul jadi setidaknya selama ada waktu ia pasti akan memanfaatkannya untuk membantu apapun untuk bibinya.

Gadis asal China itu telah siap di depan televisi yang berada di sudut kanan mini market sejak 10 menit yang lalu karena menurut info yang ia dapatkan dari salah satu teman satu Fandom nya chanyeol akan mengadakan konferensi pers mengenai foto-foto nya bersama seorang gadis yang sedang beredar di media. Sebagai salah satu fans Chanyeol jelas saja Tao tidak ingin ketinggalan informasi tentang idola kesayangannya. Ia juga bersyukur dan berharap agar chanyeol membenarkan tentang beritanya kali ini karena itu berarti kabar yang mengatakan jika ia Gay itu hanya Gosip. Bukan hanya Tao, tapi jutaan fans Chanyeol di luar sana juga mungkin memiliki harapan yang sama.

Acara Konferensi Pers sudah di mulai. Acara ini di adakan di salah satu gedung serbaguna milik management yang menaungi Chanyeol. Konferensi Pers kali ini di tayangkan secara Live di salah satu stasiun televisi dan banyak sekali pers yang datang. Chanyeol nampak sangat tampan seperti biasa dengan kemeja berwarna biru laut dan celana kain dark blue, di sebelahnya ada Heechul selaku manager sekaligus juru bicaranya dan ada juga beberapa pihak yang berkepentingan dari managementnya.

Acara di awali dengan penjelasan heechul tentang hubungan chanyeol dengan gadis yang masih di rahasiakan itu. Heechul mengatakan jika Chanyeol memang memiliki hubungan khusus dengan gadis yang berada dalam foto yang tengah beredar dan mereka sudah berkencan selama dua bulan.

Tao tersenyum cerah mendengarnya "ahhhh akhirnyaaa, selamat Oppa semoga kau bahagia. Setidaknya kau telah membuktikan pada mereka jika kau adalah pria normal. Aisshh aku sangat senang" pekiknya seolah Chanyeol bisa mendengar ucapannya itu

Sekarang saatnya sesi tanya jawab, banyak sekali wartawan yang mengangkat tangannya untuk mengajukan pertanyaan dan pertanyaan pertama yang di ajukan oleh salah satu wartawan pria dengan jaket kulit coklatnya adalah "apa pernyataan Anda barusan benar-benar yang sesungguhnya ? maaf sebelumnya tapi banyak diluaran sana yang menganggap ini hanya settingan untuk menutupi skandal Chanyeol-ssi sebelumnya"

"ish wartawan menyebalkan, tahu apa kau tentang Chanyeol Oppa. Sudah jelas-jelas tadi Heechul Oppa bilang jika kabar kali ini sungguhan kenapa masih mengungkit-ungkit kabar itu" gerutu Tao. Dia sudah percis seperti ibu-ibu yang mengomentari sinetron yang ia tonton.

Chanyeol terlihat hendak menjawab pertanyaan wartawan barusan "ini bukan settingan aku benar-benar sudah memiliki kekasih" jawabnya singkat dan tenang

"bisakah anda memberi tahu kami siapa gadis beruntung itu? setidaknya agar semua fans Anda bisa lebih mempercayai berita ini" tanya seorang wartawan wanita dengan rambut sebahunya

"ya Tuhan kenapa aku jadi gugup begini? Sanggupkah aku mendengar nama kekasih Chanyeol Oppa sekarang? Hweeeee" ucap Tao saat jiwa fangirl nya bangkit

"namanya... Baekhyun, Byun Baekhyun"

"..." Tao membulatkan matanya "apa? Apa dia bilang? Byun- Byun apa ? Byun Baekhyun? Apa aku salah dengar ya" ia mengoreki telinganya siapa tahu ia benar-benar salah dengar

"mungkin karena aku sedang merindukan anak nakal itu jadi aku mendengar nama itu yang di ucapkan Chanyeol Oppa, yaaa benar Tao oh ayolah nama Byun Baekhyun itu bukan hanya satu di Korea, mungkin ada ratusan" lanjutnya mencoba untuk meyakinkan diri sendiri

"ya namanya Byun Baekhyun dia gadis asal Pohang, dia masih kuliah dan baru saja menyelesaikan semester 2 nya. Dia sedang liburan makanya ia ada di Seoul sekarang" lanjut Chanyeol

"Byun Baekhyun, Pohang, mahasiswa semester 2, liburan ke Seoul. Oh Ya Tuhaaan yang benar saja. Gadis bernama Baekhyun mungkin banyak tapi Pohang, semester 2 dan liburan ituuuu aigooo tidak mungkin taotao percayalah mungkin ini hanya kebetulan Oh Tuhan semoga" Tao mengacak-acak rambutnya frustasi, tidak mungkin kan yang Chanyeol maksud Byun Baekhyun itu adalah sahabatnya si maknae Byun yang nakal dan tergila-gila pada Kai?

"bolehkah kita melihat orang nya secara langsung?" tanya wartawan lain yang sedari tadi terlihat siibuk mengetik di laptopnya.

Chanyeol memandang Heechul seolah meminta pendapat haruskah mereka menunjukan Baekhyun di depan publik dan heechul membalasnya dengan anggukan kepala. Chanyeol beranjak dari duduknya lalu berjalan menuju salah satu sudut ruangan yang cukup padat oleh orang-orang. Dia menghampiri dua gadis cantik dengan senyuman manis. Tao jelas tahu salah satu gadis itu adalah Luhan, kakak chanyeol namun ia tidak bisa melihat dengan jelas gadis yang sekarang tengah di gandeng Chanyeol menuju tempatnya tadi karena gadis itu selalu menundukkan kepalanya di tambah para wartawan yang ikut berdiri seolah berlomba mendapatkan foto gadis tersebut. Tapi dari perawakannya sepertinya Tao kenal.

"tidak. tidak mungkin ya Tuhan, oh ayolah yang benar saja" gumam Tao was was sendiri di tempatnya dan entah kenapa badannya mulai dibasahi keringat.

Chanyeol sudah tiba di tempatnya semula dan tangannya masih menggenggam tangan gadis yang sampai saat ini masih menundukan kepalanya.

"angkat kepalamu sayang, mereka ingin melihatmu" ujar Chanyeol yang terdengar sangat lembut

Gadis itu mengangkat kepalanya secara perlahan, dan benar saja...

"YAK DEMI TUHAN BYUN BAEKHYUN ANAK NAKAL APA YANG KAU LAKUKAN DISANA APA KAU SUDAH GILA. ASTAGAAAAAAA" Tao histeris dan langsung mematikan TV nya .

.

.

.

Seoul

Acara Konferensi Pers itu berjalan dengan lancar. Chanyeol beserta timnya berhasil membuat wartawan yakin jika ia memang benar-benar sudah memiliki kekasih. Sekarang aktor tampan itu tengah istirahat di ruangannya bersama Baekhyun, Luhan dan Sehun.

Luhan nampak berbinar ia terus memeluk Baekhyun sedari tadi dengan senyuman manis yang tidak pernah hilang dari mulutnya. Membuat kedua Pria tampan itu ikut tersenyum karenanya.

"Lu kau terlihat sangat senang sekali hari ini" ucap Sehun, calon suami Luhan.

"tentu saja, kau tahu aku sangat senang memiliki calon adik ipar seperti Baekhyun. Terima kasih ya Chanine" ucap Luhan membuat pipi baekhyun sedikit merona

"eh? i-ia noona" jawab Chanyeol sedikit gugup

"ah bagaimana jika kita kencan bersama pasti akan mengasyikan, kau mau kan Baek?" ajak Luhan

"eh? a-aku terserah Chanyeol Oppa saja" oh ya kalian harus tahu jika Baekhyun harus membiasakan diri memanggil Chanyeol dengan embel-embel 'Oppa' di depan orang lain selain Heechul. Itu heechul sendiri yang meminta.

"bagaimana Chan ? kau mau kan?" Luhan tahu Chanyeol tidak pernah menolak apapun permintaannya semenjak dia kembali dari Kanada, kecuali permintaan Luhan agar ia meninggalkan Kris tentunya.

"apapun, asal Noona bahagia" jawabnya sambil tersenyum tulus. Senyum yang entah sejak kapan tidak mau di lihat oleh Baekhyun karena jika ia melihatnya maka jantungnya akan berdetak tidak normal.

"kalau begitu aku juga akan mengajak Kyungsoo dan Kai agar lebih menyenangkan, tapi kemana kita akan pergi?" tanya Sehun

"astaga hunnie bukankah hari ini kita harus ke cafe puff eonni (istri heechul) untuk memastikan makanan apa saja yang akan kita pesan nanti?" ucap Luhan saat mengingat hal yang sempat ia lupakan, ia sepertinya terlalu senang dengan kabar chanbaek sehingga ia sedikit melupakan tentang persiapan pernikahannya dengan Sehun.

"aku kira kau tidak akan sayang, kita bisa pergi kesana lain waktu jika kau mau. Aku rasa puff noona tidak akan keberatan"

"tidak. Kita harus kesana sekarang. kau seharusnya mengingatkanku Oh Sehun" Luhan mempoutkan mulutnya lucu membuat Sehun terkekeh. Chanyeol dan baekhyun juga ikut tersenyum melihatnya. Pasangan calon pengantin itu terlihat sangat manis.

"aku akan menelpon Kyungsoo biar kita bertemu dengan mereka disana" ucap Sehun setelah mengacak rambut Luhan

.

.

.

Pohang

Tao sedang duduk di ruang tamu rumah bibinya di depannya sudah ada Jongdae dan kekasihnya, Minseok. Jongdae sudah mengetahui berita tentang Chanyeol dan adiknya. Jongdae terlihat benar-benar stress.

"Zitao kau pasti tahu sesuatu tentang ini kan? Bukannya saat itu Baekhyun bilang ia pergi ke Seoul bersamamu?" tanya Jongdae dengan tatapan tajam membuat Tao menunduk ketakutan

Tao menautkan jemari tangannya, ia benar-benar sangat gugup. Harus kah ia jujur jika sebenarnya ia tidak pergi ke Seoul dan alasan Baekhyun kesana adalah untuk menonton konser Kai ? tapi ia sudah berjanji pada anak nakal itu untuk tidak membocorkan rahasianya. Aisshhh Byun Baekhyun memang selalu membuat hidupnya tidak tenang ck.

"a-aku tidak tahu Oppa, Oppa tahu sendiri jika aku ke Seoul hanya sehari. Bukankah Baekhyun bilang ia mau berlibur di rumah joonmyun Oppa?" dan Tao memutuskan untuk menjaga rahasia anak menyebalkan itu, bersyukurlah kau memiliki sahabat seperti Tao nona Byun.

"iya tapi tadi sore Joonmyun Hyung menelpon dan mengomeliku karena ia kira aku tidak memberi tahunya jika Baekhyun sedang berada di Seoul. Bukankah itu artinya anak nakal itu tidak berkunjung ke rumah Joonmyun Hyung? Aishhh kenapa dia senang sekali berulah" Jongdae mengeram frustasi

"handphonenya juga tidak aktif aku kira ia tidak memberiku kabar karena terlalu asik berlibur bersama Joonmyun Hyung, Yixing Noona dan Joonhee (anak sulay) karena kau tahu sendiri anak itu tidak mau di ganggu saat liburan. Tapi apa yang terjadi ? bahkan Joonmyun Hyung saja baru tahu jika dia ada di Seoul? Apa yang harus aku katakan pada joonmyun hyung ? dia pasti sangat kecewa padaku. Untung saja eomma dan appa sedang berada di jepang jadi mereka tidak akan mengetahui berita ini jika mereka tahu maka habislah aku" Jongdae mengacak rambutnya, Baekhyun benar-benar membuatnya stress.

Minseok mengusap punggung sang kekasih dengan lembut mencoba untuk sedikit meredakan emosi kekasihnya yang tengah meledak-ledak. Minseok tahu jongdae itu sangat menyayangi baekhyun meskipun ia tidak pernah secara terang terangan menunjukkan kasih sayangnya. Ia juga sangat overprotektif pada adiknya itu jadi tidak heran jika jongdae bisa se-stress ini sekarang.

"tenangkan pikiranmu jongdae-ya" ucap minseok lembut

"bagaimana aku bisa tenang saat aku tidak tahu kabar dan dimana keberadaan adikku sendiri minnie ? eomma dan appa bisa memecatku menjadi anaknya jika mereka mengatahui aku tidak bisa menjaga adikku dengan baek, joonmyun hyung juga pasti sangat kecewa padaku" jongdae menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan sambil menyenderkan punggungnya di sandaran kursi

"Tao sebenarnya siapa aktor yang menjadi kekasih baekhyun itu? aku belum sempat mendengar beritanya kau tahu tadi sore aku sangat sibuk di butik jadi tidak sempat menonton tv dan setelah pulang aku langsung di bawa kemari oleh Jongdae"

"aktor itu... ngg Park Chanyeol" jawab Tao masih dengan kepala tertunduk

"Park Chanyeol? Tunggu... apa kau tahu banyak tentang aktor itu?"

Tao mengangguk "aku adalah salah satu fans nya eonni"

"apa Park Chanyeol itu memiliki kakak perempuan bernama Park Luhan yang merupakan seorang desainer juga ?"

Tao kembali mengangguk.

"kau kenal mereka sayang?" tanya Jongdae

"ya, Luhan adalah teman kuliahku dulu aku tahu dia memiliki adik bernama Park Chanyeol karena ia sering menceritakannya. Aku akan mencari tahu nomor handphone Luhan pada temanku yang lain kau tau kan aku baru saja kehilangan handphoneku 2 bulan yang lalu dan no Luhan ada disana" jelas Minseok dengan senyuman khasnya

"ahhhh terima kasih ya Tuhan, kau memang malaikatku sayang" jongdae langsung memeluk erat minseok

"sudah sudah sekarang tenangkan pikiran kalian dan istirahatlah, besok kita pergi ke Seoul aku akan menanyakan alamat Luhan nanti setelah mendapatkan nomor handphonenya" ucap Minseok dan Jongdae menganggukan kepalanya

"oppa.. ngg apa aku boleh ikut besok?" tanya Tao takut takut

"tidak" jawab Jongdae dingin, membuat Tao semakin menundukan kepalanya hingga ia tidak bisa melihat jika Jongdae saat ini sedang menahan tawanya.

"jangan menjahilinya Jongdae" tegur Minseok

"hahahaha kau tentu boleh ikut Taotao kau juga pasti sangat khawatir dan merindukan anak nakal itu kan?" ucap Jongdae

"ah benarkah? Aku akan meminta ijin pada bibi besok"

"tentu, dan maafkan aku jika tadi aku sempat emosi. Aku hanya terlalu mengkhawatirkan Baekhyun" ucap Jongdae lengkap dengan senyuman khas nya.

"hehe tidak apa oppa aku mengerti"

.

.

.

Seoul

Sehun, Luhan, Chanyeol dan Baekhyun sudah tiba di salah satu Korean Dessert Cafe ternama di Seoul. Cafe ini milik Puff istri dari Heechul. Sehun dan Luhan memang berencana pergi kesini untuk memilih berbagai jenis dessert yang akan mereka pesan untuk pesta pernikahan mereka nanti sedangkan untuk makanan utama mereka sudah memperayakannya pada restauran milik heechul.

Mereka sedang berada di dapur tempat para chef membuat makanan dan minumannya, Kai dan Kyungsoo pun sudah bergabung bersama mereka sejak 5 menit yang lalu, dan kebetulan heechul juga sedang ada disana. Puff memang menyuruh mereka untuk melihat langsung bagaimana cara pembuatan makanan dan minuman di cafenya. Dan dari sejak mereka menginjakkan kaki di dapur mata baekhyun terus berbinar, dia sudah pasti sangat senang di ajak ke tempat seperti ini.

"kalian harus mencoba yang ini" ucap Puff sambil menyodorkan beberapa kue tteok kecil yang menyerupai cupcake, tetapi sebenarnya adalah seolgi (kue beras Korea yang dibuat dengan tepung beras non-ketan yang dikukus)

"waaaah ini enak sekali eonni apa aku boleh mencicipinya lagi?" ucap baekhyun berbinar dan dengan tidak tahu malu –seperti biasanya- dia mengambil satu kue lagi setelah melihat puff menganggukan kepalanya.

"jangan terlalu banyak makan baek, kau bisa tambah gemuk" ucap Chanyeol

"apa maksudmu dengan tambah gemuk? Jadi kau pikir aku sekarang sudah gemuk eoh?" tanya Baekhyun dengan mulut yang masih penuh dengan Kue

"ck, kau ini kebiasaan sekali habiskan dulu makananmu baru bicara" omel chanyeol dia pun mengambil tissu yang berada di dekat mereka lalu membersihkan mulut baekhyun yang sedikit belepotan

Baekhyun terpaku di tempatnya, baru kali ini ia melihat wajah tampan chanyeol dengan jarak sedekat ini. Chanyeol yang merasa di perhatikan pun menghentikan kegiatan tangannya yang tengah membersihkan mulut baekhyun lalu membalas tatapan baekhyun tepat di matanya. Kedua pasang mata itu saling tatap selama beberapa detik.

"aish pantas saja Tao sangat mengidolakan pria ini, dia ternyata sangat tampan yaa meski Kai Oppa juga tidak kalah tampan" batin baekhyun masih sambil menatap dalam mata bulat chanyeol

"aigoooo manis sekali pasangan baru ini" goda Kai yang sedari tadi 'menonton' mereka dari belakang bersama Kyungsoo

Kedua orang itu langsung tersadar dari lamunannya masing-masing dengan wajah sama-sama merah.

"Oppa tenang saja karena setahuku selain lezat dan menarik kue ini juga rendah kalori jadi Oppa tidak usah takut baekhyun bisa gemuk nantinya" jelas Kyungsoo yang ikut tersenyum senang melihat adegan Chanbaek barusan

Chanyeol hanya tersenyum meringis sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

"ayo anak-anak kita keluar duduklah disana aku sudah menyiapkan semua menu terbaik disini untuk kalian cicipi" ujar heechul seolah ia adalah ayah dari ke enam orang yang lebih muda darinya itu.

Mereka pun hanya menurut lalu duduk di sebuah meja dengan delapan kursi yang di tunjuk heechul tadi. Meja itu sudah di penuhi oleh berbagai macam dessert mulai dari patbingsu, injeolmi, sikhye, songpyeon, steamed pear, gyungdan, hodo gwaja, sujeonggwa dan masih banyak menu dessert khas korea lainnya. Membuat mata baekhyun tidak berhenti berbinar.

"silahkan coba semuanya dan pilihlah yang paling enak menurut kalian" ucap Puff mereka mengangguk senang lalu mulai mencoba makanan dan minuman yang telah tersaji. Sudah di pastikan Baekhyun adalah yang paling semangat di antara mereka.

Luhan, Sehun, Kyungsoo, Kai, heechul dan puff di buat tertawa oleh kelakuan baekhyun yang memakan hidangan itu dengan bringas dan 'tidak tahu malu' seperti biasa dia benar-benar jauh sekali dari imej anggun -_- sedangkan Chanyeol hanya menatap baekhyun dengan kening mengkerut dan ia pun tidak menyentuh makanannya sama sekali.

"kau tidak mau ikut makan chan?" tanya Luhan ditengah tawanya

"aku sudah kenyang dengan hanya melihatnya makan" jawab Chanyeol sedikit ambigu

"aigooo cheesy sekali" timpal Heechul mulai menggoda chanyeol membuat kerutan di kening aktor tampan itu bertambah

"apanya yang cheesy? Aku kan berniat menyindir cara makan gadis ini?" batin chanyeol

"Oppa in-"

"baek"

"yayaya" baekhyun langsung menelan makanannya sebelum chanyeol mengucapkan omelannya lagi

"aku sudah menelan makananku lihat aaa" baekhyun membuka mulutnya lebar lebar tepat di depan wajah chanyeol membuat chanyeol bergindik jijik sedangkan yang lain kembali tertawa melihatnya

"baekhyun, kau jorok sekali ishhh" gumam chanyeol tidak habis pikir dengan kelakuan gadis itu

"hahahaha kalian lucu sekali" ucap Kai "sepertinya aku akan menjadi chanbaek shipper" lanjutnya membuat chanyeol membelalakan matanya

"aku juga, aku akan menjadi ketua Chanbaek Shipper di Seoul" canda Puff mengundang tawa yang lain lagi

Baekhyun hanya tersenyum manis mendengarnya lalu kembali melanjutkan acara makannya sendirian.

Oh ya harus kalian tahu, baekhyun sudah tidak 'segila' dulu pada Kai semenjak pengakuan Kai tentang hubungannya dengan Kyungsoo ketika konser perdananya beberapa minggu lalu. Jika kalian adalah seorang fangirl kalian pastinya akan mengerti bagaimana perasaan baekhyun, dia bukannya tidak suka dengan hubungan Kaisoo ia malah sangat mendukung hubungan mereka dan mungkin akan menjadi kaisoo shipper juga hanya saja dia merasa aneh sendiri jika harus terus memuja dan meneriaki nama Kai hingga otot lehernya hampir putus sedangkan ia sendiri tahu jika Kai juga telah memiliki gadis yang ia puja. Seperti buang-buang tenaga saja, apalagi ia tahu dan kenal dengan kekasihnya, kyungsoo adalah gadis cantik yang baik hati Kai juga sangat mencintainya. Baekhyun juga cukup tahu diri untuk tidak terlalu menunjukkan jiwa fangirlnya di depan kyungsoo meski dia yakin kyungsoo tidak masalah jika ia berfangirl ria pada Kai.

Kali ini baekhyun hanya berusaha untuk menjadi fans realistis dan lebih dewasa dengan tidak menganggap idolanya adalah 'miliknya' bukankah ia bilang kebahagiaan kai adalah kebahagiaan dia juga? Dan kebahagiaan kai adalah Kyungsoo, jadi mau apalagi ? ia hanya seorang fans, dan tugas fans adalah mendukung idolanya. Dia akan tetap mendukung Kai dengan menghargai dan menikmati karya-karyanya.

.

.

Baekhyun dan Chanyeol sudah kembali ke apartemen chanyeol. Setelah sampai dan beristirahat sejenak baekhyun langsung masuk kedalam kamar mandi yang ada di dalam kamarnya untuk membersihkan diri.

15 menit kemudian

"KYAAAA…" baekhyun berteriak sekeras-kerasnya. Dia kaget melihat chanyeol yang sedang duduk santai sambil memainkan handphone di atas ranjangnya oh maaf ralat maksudnya ranjang yang ada di kamar tamu chanyeol.

"kau tidak perlu berlebihan. Aku juga tidak bernafsu padamu, tenang saja," ucap chanyeol tenang lalu berdiri dan menyimpan handphonenya di nakas samping ranjang itu.

"dia biasa sekali melihatku dengan hanya dililit handuk? dia benar-benar tidak normal" gumam baekhyun

"YAAK Kau mau mengintipku ya?!" pekik baekhyun sambil memelototi chanyeol

"Ha? Jangan bercanda. Sudah kubilang aku tidak bernafsu padamu sana minggir aku mau memakai kamar mandinya, kamar mandi di kamarku sedang tidak beres yang di luar juga" chanyeol melewati baekhyun begitu saja lalu masuk kedalam kamar mandi

"terkutuk kau Park Chanyeol"

Yaa mereka hanya akan terlihat sedikit akur di depan banyak orang karena nyatanya kelakuan mereka ketika di tinggal berdua masih seperti itu, tidak pernah akur.

Baekhyun terlihat sangat kesal jelas saja ia merasa di remehkan LAGI oleh pria itu. dia menghentak-hentakan kakinya lalu berjalan menuju lemari untuk mengambil piama dan memakainya dengan asal lalu duduk di depan meja rias untuk merapikan penampilannya ia sebenarnya tidak pernah peduli dengan penampilan namun heechul selalu mengomelinya jadi ia mulai terbiasa untuk 'mengurus' diri.

Sebuah benda persegi panjang berwarna putih di atas nakas mulai menarik perhatian baekhyun yang sedang mengeringkan rambutnya. Ia memandang benda itu lalu memandang pintu kamar mandi secara berulang-ulang.

"ah chanyeol kan mandinya lama, sepertinya tidak masalah jika aku meminjam handphonenya sebentar" gumam baekhyun lalu meraih benda yang tergeletak itu.

Baekhyun menyalakan handphone chanyeol dan ternyata sepertinya chanyeol lupa menutup salah satu aplikasi messenger lintas platform yang tengah ia pakai sehingga baekhyun bisa melihat chanyeol saling berkirim pesan dengan seseorang dengan username 'Galaxy Wu' baekhyun jelas penasaran makanya ia langsung membaca semua isi pesan mereka

Galaxy Wu

Jelaskan padaku apa maksud berita itu yeollie

Itu adalah pesan teratas yang baekhyun baca "yeolli? Pffftt sok imut sekali panggilannya" gumamnya sambil menahan tawa

Real PCY

Itu hanya untuk pengalihan isu hyung, jangan terlalu dipikirkan.

Galaxy Wu

Really? Kau tidak sedang main-main dibelakangku kan?

Real PCY

apa aku pernah bermain dibelakangmu sebelumnya? Sudahlah percaya padaku ini hanya untuk pengalihan isu saja.

Galaxy Wu

Baiklah aku percaya padamu, btw kau tidak merindukanku eoh? kita sudah lama sekali tidak bertemu kkk~

Baekhyun langsung membelalakan matanya dan bergindik ngeri saat membaca pesan itu

Real PCY

Aku sangat sibuk hyung, aku bahkan tidak sempat untuk merindukanmu kkk~

Galaxy Wu

Sibuk dengan gadis baru itu eoh? siapa namanya ? byun baekhyun?

Real PCY

Oh ayolah hyung jangan kekanakan seperti ini.

Galaxy Wu

Hahaha aku hanya bercanda, yasudah aku akan menghubungimu lagi nanti aku masih berada di studio dan pekerjaanku masih sangat banyak. Jangan terlalu lelah dan istirahatlah yang cukup karena jika aku dengar kau sakit karena kelelahan disana aku akan menyusulmu ke Korea saat itu juga

Real PCY

Ayay captain. Kau juga harus banyak beristirahat hyung.

Galaxy Wu

Yeaah I will,

you know I love you so bad yeollie

Real PCY

I know, and thanks for your love :)

Baekhyun tiba-tiba mual saat melihat pesan terakhir yang di berikan oleh 'Galaxy Wu' itu, dia menutup mulutnya seperti menahan muntah. Ia juga geli sendiri membaca pesan-pesan itu benar-benar disayangkan saat ia mengingat wajah Kris di foto yang ia temukan waktu itu. Pria itu sangat tampan, baekhyun juga tidak bisa memungkiri jika chanyeol juga tampan. Tapi kenapa orang-orang tampan seperti mereka menyukai orang yang tampan juga. Arrrghh baekhyun pusing memikirkannya. Lalu bagaimana nasib gadis-gadis di luar sana termasuk dirinya, haruskah mereka 'bertarung' dengan pria tampan untuk mendapatkan pria tampan juga ? oh ayolaah apa dunia sudah gila T.T

Baekhyun langsung menyimpan kembali handphone chanyeol ke tempat semula saat mendengar decitan suara pintu dari arah kamar mandi ia pun mendudukan dirinya di pinggir ranjang dengan kikuk, takut ketahuan.

"APA?" tanya nya sewot saat chanyeol memandangnya curiga

"tidak ada" jawab chanyeol singkat lalu duduk di meja rias baekhyun memunggungi baekhyun meskipun ia masih bisa melihat gadis itu dari kaca yang berada di depannya.

Chanyeol sudah berpakaian lengkap ia memakai kaos polos warna putih dan celana pendek rumahan berwarna abu-abu dia sedang mengeringkan rambutnya di meja rias baekhyun.

"chanyeol aku ingin mengatakan sesuatu padamu" ucap baekhyun sambil menundukan kepalanya

"apa? Kau menyukaiku? Maaf tapi aku tidak menyukaimu"

"YAK percaya diri sekali kau, cih" geram baekhyun "tapi aku benar-benar ingin mengatakan sesuatu padamu, sebenarnya... tadi aku memainkan handphonemu"

"..."

"aku minta maaf sungguh aku hanya penasaran" sesal baekhyun, dia memang anak yang jujur tapi tidak menutup kemungkinan jika ia juga suka berbohong

"apa saja yang kau lakukan?" tanya chanyeol dingin

"aku tidak melakukan apapun, sungguh. Aku hanya... hanya membaca pesanmu dengan orang bernama Galaxy Wu. Apa dia itu Kris?" tanya baekhyun dengan wajah polosnya

"kau tahu kau baru saja mengusik privasi orang, kau mau aku laporkan ke komnas HAM?"

"ishhh kenapa kau berlebihan sekali, aku kan hanya meminjam handphone mu sebentar"

"meminjam? Apa kau tahu apa arti meminjam? Apa kau merasa sudah meminta ijin sebelumnya padaku dan apa kau merasa aku sudah memberimu ijin?"

Baekhyun kembali tertunduk sambil mempoutkan mulutnya "aku tahu aku salah, maafkan aku" gumamnya

"tapi kau harus menjawab pertanyaanku apa benar Galaxy Wu itu Kris?" chanyeol tidak terlalu kaget saat tahu jika baekhyun sudah mengetahui siapa nama kekasihnya yaa dia tahu selama ini baekhyun sangat dekat dengan heechul dia pasti tahu kris dari sepupu sekaligus managernya itu

"jika iya kenapa? Apa urusanmu eoh?" chanyeol jadi mulai malas untuk meneruskan kegiatan mengeringkan rambutnya. Ia masih duduk membelakangi baekhyun tapi baekhyun bisa melihat jika chanyeol sedang menatapnya tajam lewat kaca di depannya.

"tidak ada hanya saja... apa kau tidak kasihan pada Luhan eonni?"

Chanyeol terdiam, terpaku di tempatnya. Dia pasti tidak bisa berbuat apa-apa jika ada yang menyangkut pautkan hubungannya dan Kris dengan kakaknya, Luhan.

"kemarin Luhan eonni menceritakan semuanya padaku, menceritakan masa lalu mu dan penyebab kau bisa jadi seperti ini. Luhan eonni menceritakannya sambil menangis tersedu-sedu aku benar-benar tidak tega melihatnya" ucap baekhyun yang mengakhiri kalimatnya dengan helaan nafas.

"kau juga harus tahu sebenarnya Luhan eonni sudah mengetahui semuanya dia tahu tentang perjanjian yang kita buat bersama heechul Oppa. Ia hanya pura-pura tidak tahu di depanmu agar kau bisa memperlakukan ku dengan baik di depannya hingga kau terbiasa untuk berprilaku baik padaku dan lupa jika kau sebenarnya hanya berpura-pura"

Chanyeol mulai menundukkan kepalanya, rasa bersalah kembali merasuki dirinya. Baru saja ia merasa terbebas dari rasa bersalah itu setelah melihat senyuman Luhan saat melihatnya bersama Baekhyun tapi ternyata Luhan mengetahui yang sebenarnya. Tapi ia yakin senyuman luhan itu terlihat sangat tulus, apa Luhan benar-benar berharap hubungannya dengan baekhyun itu sungguhan ?

"dia bercerita padaku jika ia ingin melihatmu kembali seperti dulu, chanyeollie nya yang dulu, yang ceria, ramah, sopan, baik dan... normal" ucap baekhyun hati-hati "tidak bisakah kau mewujudkannya? Mewujudkan keinginan dari orang yang kau sayangi, kakak mu sendiri"

"kau tidak mengerti baek" ucap chanyeol setelah bungkam beberapa menit

"tidak mengerti apa ? tentang perasaan aneh mu pada pria bernama Kris itu? lalu apa kau mengerti bagaimana perasaan Luhan eonni? Perasaan orang-orang yang juga menyayangimu? Apa kau tidak merasa egois dengan itu?" entah mengapa nada bicara baekhyun tiba-tiba meninggi membuat emosi chanyeol juga ikut terpancing

"apa maksudmu? Kenapa kau nampak seperti sudah mengetahui segala hal yang terjadi di kehidupanku? Ingat ya kau itu hanya 'orang asing' yang tidak sengaja masuk kedalam kehidupanku, kau tidak tahu apa-apa tentang ku " ucap chanyeol dengan nada yang cukup keras juga ia bahkan sudah berdiri dari duduknya dan menatap baekhyun secara langsung.

"aku tahu, aku tahu meski belum semuanya, tapi Luhan eonni dan heechul oppa sudah banyak bercerita padaku" balas baekhyun yang ikut berdiri "sekarang aku tanya kau lebih memilih Luhan eonni atau Kris kekasih mu itu ?"

"jangan memberiku pertanyaan yang aneh"

"apanya yang aneh? Kau cukup memilih salah satu diantara mereka. apa itu sulit?"

"sekarang aku tanya padamu bukankah kau memiliki 2 kakak? Coba pilih salah satu dari kakakmu, apa kau bisa memilih?"

"jelas aku tidak bisa karena mereka berdua adalah kakakku, aku memiliki hubungan darah dengan mereka. tunggu... apa selama ini kau hanya menganggap Kris itu adalah kakakmu juga?"

"tidak. Dia kekasihku" baekhyun kembali mual mendengarnya.

"aku yakin kau hanya menganggapnya sebagai seorang kakak, kau hanya terbiasa dan ke enakan bersamanya karena dia terlalu baik padamu jadi kau menganggap perasaan sayangmu itu berlebih padahal tidak. Oh ayolah chan kau bisa kembali normal" ucap baekhyun antusias.

"tutup mulutmu Byun"

"ayolah percaya padaku kau bisa kembali normal, aku akan membantumu. Luhan eonni juga akan mendukungku untuk mengembalikanmu seperti dulu. Tidak bisa kah kau belajar untuk... menyukaiku?" nampaknya baekhyun sudah benar-benar bertekad tentang hal ini hingga ia memutuskan urat malunya

"teruslah bermimpi Byun Baekhyun" ucap chanyeol dingin

BRAAK

ia keluar dari kamar baekhyun sambil membanting pintunya cukup keras

"YAAK JIKA KAU TIDAK MAU TIDAK USAH SEPERTI ITU AKU JUGA TIDAK AKAN MEMAKSAMU DASAR 'UKE' LABIL, PERGI SANA DAN MENGADULAH PADA 'SEME' MU" pekik baekhyun yang tidak terima dengan perilaku chanyeol padanya.

Baekhyun terlalu emosi sampai nafasnya terengah-engah "cih dia pikir dia siapa? Dasar pria tidak tahu diri. Jika bukan untuk Luhan eonni aku juga tidak akan sudi seperti tadi. YAK DASAR PARK CHANYOEL KEPARAT MENYEBALKAAAAAN" teriaknya sampai chanyeol yang sudah berada di kamarnya bisa mendengar cacian itu

"dan bodohnya aku malah menyukainya" tapi chanyeol tidak bisa mendengar gumaman baekhyun yang ini.

TBC

Akhirnya selesai juga chapter 4 hehe, ini kepanjangan ga sih ? dan waaaaaaaaaaaaaaah aku ga nyangka kalau chanpter kemaren banyak juga yg review makasih banyak ya buat yang udah review aku seneng banget dan makin semangat nulis^^

Dan sekarang aku mau balesin review-an kalian ^^

Younlaycious88 : makasih udah review^^ haha ayo kita kerjasama aja buat nyatuin chanbaek. Baek kelakuannya emang bikin chanyeol emosi mulu yee :D

Amalia1993 : makasih udah review^^ iya nih baekhyunnya baper duluan hehe,ini udah update semoga suka yaa :D

BluePink EXO-XOXO-COUPLE : makasih udah review^^ ayo dong makanya bantu baekhyun buat narik perhatian chanyeol kkk~ kris sama tao ? hmm gimana yaaa hahaha liat ntar deh, ini udah update semoga suka ya :D

Parkchanbyunbaek : makasih udah review^^ ini udah lanjut semoga suka ya :D

LuXiaoLu : makasih udah review^^ mereka bisa jadi normal lagi kok asal niatnya kuat aja hehe, Aamiin eh tapi kalau chan-nya cepet suka sama baek nanti cepet tamat dong kkkk~

Choi Hyun Young : makasih udah review^^ kapan kapan aja deh *plak kkk~iyap pacarnya chanyeol itu kris, ini udah lanjut semoga suka ya :D

.94 : makasih udah review^^ waaah makasih loh ya hehe Rika juga JJANG, kalau chanyeol cepet sembuh nanti cepet tamat ff nya kkk~ ini udah lanjut semoga suka ya :D

Kachimato : makasih udah review^^ haha syukur deh ffku bisa bikin orang senyum, ini udah lanjut semoga suka ya :D

Sefan : makasih udah review^^ hehehe chanyeol disini emang jarang becanda tapi sekalinya becanda nyakitin ya :'D chanyeol kapan kapan aja deh debarannya kkk~ kamu juga semangat terus ya buat review hahaha ini udah lanjut semoga suka :D

Biyachan : makasih udah review^^ syukur deh kalau ff nya kocak berarti bisa menghibur kan hehe ini udah dilanjut semoga suka :D kecup balik(?)

Iyou : makasih udah review^^ gapapa asal skrg komen lagi ya kkk~ aku juga geli sebenernya pas nulis apalagi bagian chantingannya krisyeol di atas, baekhyun juga geli kan (?) hahaha ini udah update semoga suka :D

Byeon65 : makasih udah review^^ baek emang sengaja dibikin gitu hehe, iya pacarnya chan itu kris ini udah lanjut semoga suka :D tapi maaf buat ff aku yg JOL aku belum bisa lanjut, lagi mentok ide :( idenya lagi ngalir ke ff ini, maaf yaaa :(

Blackwhite1214 : makasih udah review^^ makasih atas kritiknya :) aku jadi berasa keingetin sama hal itu hehe disini udah di jelasin gimana 'perasaan' baek ke kai sekarang^^ Kaisoo ama Hunhan emang sengaja dibikin harmonis disini. Kalau chanbaek gimana ntar aja *plak kkk. Itu di atas juga udah ada reaksi Tao, gimana ? dia kurang lebay ga? Kkk. Makasih yaaa hwaiting^^

Starbucks91 : makasih udah review^^ itu emang udah jadi kerjaannya baekhyun buat ngelurusin chanyeol kkk~ dia emang udah naksir ama chan, tapi chan nya belom dan mungkin masih agak lama *plak kkk. Ini udah apdet semoga suka yaa :D

Rnine21 : makasih udah review^^ iya kris tuuuh, ketawain aja si chan tuh ketawain aja biar dia mikir kkkk :D

: makasih udah review^^ baekhyun emang sengaja di buat kaya gitu biar greget *apadah kkk. Ini udahlanjut semoga suka yaaa :D

: makasih udah review^^iya temenku juga ada yg gay hehe tapi kalau chanyeol cepet sembuh nanti ff nya juga cepet tamat kkk~ kris kembalinya di chanp depan atau depannya lagi deh, waktunya belum tepat *elaah haha maaf kalau hunhannya dikit :( hehe maaf yaa

Exindira : makasih udah review^^ kris muncul di chap depan atau depannya lagi waktunya belum tepat soalnya kkk~ waaah bisa banget tuh. Sulay diusahakan chap depan yaaa :D

Devrina : makasih udah review^^ kris nya masih di kanadasama emak nya :') nantu dia baru muncul kalau waktunya udah tepat kkk~ Kris cinta kok sama chan, liat aca contah chanttingan mereka di atas :3 jangan geli ya bacanya haha

Kaisoo's noona : makasih udah review^^ ia aku sengaja tahan dia dulu di kanada nanti dia aku munculin di waktu yang tepat (?) kkk~ kaisoonya disini malah tambah dikit maap yaaa :( tuh udah ada tuh reaksinya Tao, gimana ? kurang lebay ga ? ini udah dilanjut semoga suka fighting :D

90Rahmayani : makasih udah review^^ iya dia sok sok'an diam diam suka gicuuu :3 kkk~ baekhyun emang kerjaannya bikin chan normal haha. Ini udah lanjut semoga suka ya :D

ChanBaekLuv : makasih udah review^^ eh jangan salah kadar suka nya baek udah nambah lagi tuh dia sendiri yg ngaku kkk~ oh iya tentu nanti pasti ada moment Krisyeolnya *evillaugh moment krisyeolbaek juga pasti ada tapi masih lamaaaa banget haha. Ini udah update semoga suka ya :D

HunHanCherry1220 : makasih udah review^^ eh jangan salah tuh coba liat dari chattingan mereka siapa yg keliatan paling perhatian *evillaugh hhaha heechul kaya gitu karena dia gasuka sama Kris jadi gituuu hehe. Ini udah lanjut semoga suka :D

ViviPExotic46 : makasih udah review^^ yah gimana dong udah terlanjur :( kkk~ kalau chan yg suka kayaknya sih masih agak lama, butuh proses yang lumayan panjang loh *apaandah kkk~

DJ 100 : makasih udah review^^ hay kamu maaf ya aku lagi mentokide nih buat nerusin ff JOL maaf ya :( idenya lagi ngalir ke ff ini siih kkk~

Veratjan : makasih udah review^^ tuh tao udah nongol, dia besok mau ikut ke Seoul katanya kangen ama baek kkk~ ini udah lanjut semoga suka ya :D

kkaebsongBaekhyeol : makasih udah review^^ ini udah update semoga suka yaa :D

KaiSooLovers : makasih udah review^^ ini udah lanjut semoga suka ya :D

KimChanBaek : makasih udah review^^ pasti kok pasti :') tuh bule mau ga dikirim ke Pohang ? kkk~

Anggi32897 : makasih udah review^^ iya nanti kris pasti ketemu sama chanbaek tapi ceritanya terserah nanti aja gimana mood aku *plak kkk~ ini udah lanjut semoga suka yaa :D

Parklili : makasih udah review^^ tuh dia gatau malu lagi disini masa -_- kkk~ bukan cuman terpesona dia udah sok sok'an diam diam suka gitu kayanya ama chan wkwkwk

Kai4d.o : makasih udah review^^ nanti Kris keluar di waktu yang tepat antara chap depan atau depannya lagi hehe. Tau kok dia tuh liat dia minta penjelasan chanyeol di atas hihi :D

J12 : makasih udah review^^ nanti ajalah kapan-kapan *plakk kkk~ udah tau kok dia tuh udah minta penjelasan chan diatas :D fighting !

Nur991fah : makasih udah review^^ gpp asal tetep baca hehe nanti bang yifan keluar di waktu yang tepat antara chap depan atau depannya lagi hehe. Iya luhan kan emang Gedeg banget ama Kris kkk~

VelanditaSelly : makasih udah review^^ haha iya aku maapin deh asal kesana nya review lagi ya kkk~ ini udah dilanjut semoga suka yaaa :D

Shallow Lin : makasih udah review^^ gpp masuk kok reviewnya hehe baek emang sengaja dibuat gitu biar gregettt *apaan kkk~ iyalah sibaek pasti bisa dia berkoalisi dengan banyak pihak *elaaah haha ini udah update semoga suka yaaa :D

Yool : makasih udah review^^ syukur deh bisa bikin senyum hehe. Ini udah lanjut semoga suka ya :D

Ririn Cross : makasih udah review^^ chan kapan kapan aja deh naksir baeknya *evillaugh hahaha iya dia uke kris tapi jangan salah dia bukan uke biasa *apaan -_- dia itu tipe uke yang 'laki' gitulaaah kkk~ ini udah lanjut semoga suka yaa :D

Suchi : makasih udah review^^ iya pacarnya chan itu kris :D

ByunAud : makasih udah review^^ kalau penasaran coba search di google deh 'baekhyun girl vers' atau sejenisnya lumayan banyak kok aku juga suka banyanginya dari situ (?) hahaha chanyeol cintanya nanti-nanti ajalah yaa *plaak kkkk hwaiting !

.77 : makasih udah review^^ hahaha bisa-bisa. Ayoooo loh nanti siapa yg jadi lawan duelnya Kris ? baek atau malah chan ? kkk~ baek emang dasar kelakuan -_- Luhan dari hati kok dia tulus sayang sama baek. Aku juga suka heebaek tapi buat jadi partner aja gicuuu hhe

Rachel suliss : makasih udah review^^ itu udah di beritau di atas, Luhan udah cerita semuanya :) chap depan dia ketemu keluarganya :) tao emang best friend forever deeeh kkk~

ParkByun : makasih udah review^^ ini udah lanjut semoga suka ya :D

sekali lagi makasih banyak buat kalian semua yang udah review jangan lupa review lagi yaak^^ buat reader lain yang belum sempat review aku tunggu juga reviewnya, tapi aku ga akan maksa kok segimana keikhlasan kalian aja mau ngasih review atau ngga soalnya dengan kalian udah mau baca ff aku yang mungkin sangat biasa aja ini aku udah seneng hehe, oke cukup sampai ketemu di chapter depan paipaiiiii^^