Chapter 8 [My Angel]
Happy Reading^^
Chanyeol kembali sibuk dengan rutinitasnya sebagai seorang selebritis. Ia baru saja menyelesaikan sebuah pemotretan dan sekarang ia sedang berada di dalam mobil bersama Heechul. Chanyeol sempat berfikir jika Heechul pasti akan mengintograsinya karena managernya itu sudah tahu tentang Kris yang sudah kembali ke Korea. Tapi nyatanya ? Heechul malah mendiamkannya dari tadi. Heechul hanya bicara seperlunya dan bicara pada Chanyeol jika artisnya itu bertanya. Jujur saja situasi seperti ini sangat tidak di sukai oleh Chanyeol karena Heechul tidak pernah mendiamkannya seperti ini, bukankah heechul itu pria yang cerewet ?
"Hyung?" Chanyeol berusaha memecahkan keheningan
"hn?"
Chanyeol jadi kikuk sendiri mendengar respon Heechul, membuat ia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"ngg... Hyung sudah bertemu dengan Kris Hyung ?" tanyanya sedikit ragu dan Heechul hanya membalasnya dengan anggukan kepala.
"Hyung tidak mau bertanya apapun padaku ?"
"untuk apa?" Heechul masih betah dengan nada datarnya
"yaaa siapa tahu kan hyung ingin mengintrogasiku, biasanyakan begitu" ucap Chanyeol dengan memelankan nada bicaranya di akhir kalimat.
"awalnya memang aku berpikir seperti itu, tapi aku rasa itu semua percuma saja. Hanya membuang-buang tenaga" jelas Heechul, nada nya berubah menjadi ketus
"maksud Hyung?"
Heechul menghela nafas keras lalu sedikit mengalihkan pandangannya dengan tatapan tajam selama beberapa detik pada Chanyeol yang duduk di sampingnya lalu kembali menfokuskan matanya pada jalanan di depan.
"kau pikir aku tidak tahu kris masih berkeliaran di Korea sampai detik ini dan kau pasti masih berhubungan dengannya? kau juga tidak jujur padanya tentang hubunganmu dengan Baekhyun. Aku tidak tahu sebenarnya apa mau mu dan jujur saja aku sudah tidak mau tahu dengan semua jalan hidupmu yang tidak bisa aku mengerti. aku sudah tidak mau lagi ikut campur dalam masalahmu"
Chanyeol terdiam beberapa saat "kenapa ? padahal aku sangat butuh bantuanmu Hyung" ucapnya lirih
"ha? Bantuanku? Aku hanya akan buang-buang tenaga saja jika aku mau membantumu lagi" Chanyeol menundukan kepalanya, sedih juga ia mendengar kata-kata yang terlontar dari mulut pedas Heechul
"apa kau tidak ingat berapa ratus kali aku memberi tahumu untuk berhenti berhubungan dengan Kris ? membantumu untuk sembuh dengan membawa Baekhyun ke kehidupanmu. Kau memang menurutinya tapi hanya beberapa saat setelah itu kau akan kembali pada tabiat mu yang dulu, aku sudah bosan memberi tahumu kau minta bantun saja pada Kris bukankah kau bilang dia adalah orang yang paling mengertimu ? minta tolong lah padanya, karena aku bukanlah orang yang bisa mengertimu" Heechul sudah lama sekali memendam kekesalannya ini. dia benar-benar gemas sendiri melihat kelakuan Chanyeol yang terkesan sangat labil dan tidak bisa di beri tahu.
"tapi kali ini aku benar-benar bingung Hyung. Aku ingin memilih salah satu dari mereka. bantu aku untuk meyakinkan pilihanku"
"harus berapa ratus kali lagi aku memberi tahumu untuk belajar mencintai Baekhyun dan meninggalkan Kris ? apa kau mendengarnya ? tidak kan ? kau tahu salah satu hal sia-sia yang kita lakukan adalah menasehati orang yang sedang jatuh cinta, kau sedang jatuh cinta lagi pada Kris dan terbukti kan ? semua nasehat yang kuberikan padamu hanya akan sia-sia sudah kau urus saja masalahmu sendiri"
Chanyeol kembali menundukkan kepalanya, dia terlihat sangat murung dan stress. Heechul sebenarnya tidak tega melihat Chanyeol seperti ini tapi ia tidak bisa memanjakan Chanyeol dengan terus membantunya, dia sudah dewasa dia harus bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Lagi pula percuma saja jika ia membantunya, orang yang sedang jatuh cinta memang susah di beri tahu dan chanyeol adalah salah satunya, ia selalu meminta bantuan heechul tapi setelah heechul memberinya saran ia tidak pernah melakukan saran itu membuat heechul merasa lelah sendiri memberi tahunya.
"kau harus bisa memilih Chan, kau tidak bisa seperti ini terus" Heechul pun mencoba untuk sedikit meredakan kekesalannya pada Chanyeol.
"aku bingung Hyung"
"pikirkan semuanya dengan kepala dingin. Jangan egois dengan memikirkan dirimu sendiri saja pikirkan juga orang-orang di sekitarmu. Kau sudah dewasa seharusnya kau bisa memilih mana yang terbaik untukmu dan yang lain" Heechul memulai petuahnya membuat Chanyeol sedikit berpikir juga. Ingat ya hanya SEDIKIT.
"Aku jadi heran kau ini Pria atau bukan sih apa-apa selalu saja meminta bantuanku, manja ! " gerutu Heechul
"YAK tentu saja aku Pria" ucap Chanyeol tidak terima dengan ucapan Heechul yang seolah-olah meragukan gendernya.
"jika kau memang Pria kenapa kau malah mencintai Pria juga ?"
"..." Chanyeol langsung bungkam. Dia tentu kalah telak dan tidak bisa menjawabnya.
Dan mulai sekarang kita lihat saja, apa Chanyeol akan menjadi lebih dewasa dan sadar dengan sendirinya lalu memutuskan untuk memilih Baekhyun sesuai dengan harapan Heechul. Atau dia malah ke enakkan untuk tetap menjalani permainan busuknya karena tidak ada lagi yang mengingatkan.
.
.
.
Baekhyun sedang berada di apartemen Luhan mereka baru saja belajar memasak bersama dengan chef Kyungsoo tentunya. Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam dan Baekhyun berniat untuk segera pulang karena tidak mau membuat Joonmyun khawatir. Kyungsoo juga akan pulang sebentar lagi, gadis itu sudah menelpon jongin untuk menjemputnya dan Baekhyun pun melakukan hal yang sama ia berniat untuk menelpon Chanyeol dan meminta pria itu untuk menjemputnya juga.
Baekhyun menelpon Chanyeol sekali tapi pria itu tidak menjawab, apa dia sedang sibuk?
Baekhyun mencoba sekali lagi, kalau tidak diangkat lagi dia akan memutuskan untuk pulang naik taksi saja, mungkin Chanyeol masih sibuk dengan pekerjaannya. Tapi setahu Baekhyun pria itu sudah menyelesaikan pekerjaannya sejak sejam yang lalu dan tidak lama akhirnya Chanyeol pun mengangkat telponnya juga.
"Hallo?" Baekhyun mengerutkan kening, hey ini bukan suara Chanyeol ! Baekhyun tahu jenis suara Chanyeol itu memang Bariton tapi tidak sebariton ini (?) ia juga yakin jika ini bukan suara Heechul karena suara Heechul itu kan terkesan sedikit cempreng untuk ukuran suara laki-laki. Dan saking bingungnya baekhyun jadi tidak menjawab sapaan di sebrang sana.
"Hallo? apa kau mendengarku?" yang disebrang sana bertanya lagi. Baekhyun jadi sedikit linglung, tidak mungkin ini suara Chanyeol. Apa jangan-jangan dia salah sambung ?
"Ah ya, aku bisa mendengarmu. Bisakah aku bicara dengan chanyeol?" suara Baekhyun agak pelan, ia sedikit ragu dia tidak salah sambung kan ? ini benar no handphone Chanyeol tapi siapa pria yang menjawab telponnya ini.
"Ini siapa? Chanyeol sedang tidak bisa menjawab telponmu dia sedang ke Toilet. Apa ada yang penting? nanti akanku sampaikan padanya."
Ya Tuhan. Baekhyun langsung lemas. Ini berarti Chanyeol sedang bersama seorang pria kan? Ini bahaya, Baekhyun akan lebih tenang jika yang mengangkat telponnya ini adalah seorang wanita aduhai, jujur saja ia lebih takut jika Chanyeol pergi dengan seorang Pria. Ini mungkin aneh tapi jika kau berada di posisi Baekhyun yang memiliki kekasih seorang Gay kau akan mengerti bagaimana perasaannya.
Baekhyun juga sedikit heran kenapa orang ini bertanya siapa dia ? apa Chanyeol tidak menyimpan nomor handphonenya ? atau pria itu menamai kontaknya dengan nama lain ?
"Ya aku mencari Chanyeol" Baekhyun berhenti sebentar. Tidak, dia harus tau siapa pria ini. Baekhyun bisa mati penasaran kalau tidak tau siapa ini. Setidaknya dia tidak akan berprasangka buruk jika memang pria ini hanya teman kerja Chanyeol saja "nggg, boleh aku tau siapa kau?"
"Eh? aku? Aku Kris. Ada yang bisa kusampaikan pada Yeollie?"
DEG!
Baekhyun hampir saja membanting handphonenya sendiri, tunggu... biar dia selesaikan dulu pembicaraan ini baru ia banting handphonenya.
Dan apa ? Yeollie katanya ? Apa-apaan ini? Menggelikan. Baekhyun bahkan tidak pernah memanggil Chanyeol dengan panggilan menggelikan seperti itu.
"tidak usah. Kurasa dia sedang sibuk."
"Ah… baiklah."
Baekhyun langsung cepat-cepat mematikan sambungan telponnya. Sekarang ia tidak punya kekuatan untuk sekedar membanting handphonenya itu. Bahkan posisi duduknya pun sampai melorot, dia tiba-tiba merasa lemas.
Ya Tuhan apakah ini tanda-tanda Chanyeol tengah berselingkuh? KRIS ?! Bagaimana bisa Pria itu kembali lagi? Baekhyun kan belum berhasil merebut hati Chanyeol sepenuhnya, bagaimana jika Chanyeol kembali berpaling pada Pria itu ? Baekhyun lebih baik mati saja.
Baekhyun sangat ingin menangis tapi tidak bisa. Dia masih berada di Apartemen Luhan. Apa yang harus dia lakukan?
Mungkin konyol jika cemburu pada kekasihnya sendiri yang sedang pergi dengan teman prianya, tapi dia Park Chanyeol ! Sungguh, Baekhyun akan jauh lebih bersyukur jika seandainya Chanyeol ketahuan berkencan dengan Ren atau wanita lain yang lebih cantik darinya dari pada dengan seorang Pria, setidaknya dia sudah normal.
"Kapan Chanyeol akan menjemputmu?" Luhan berjalan kearah Baekhyun yang terduduk lemas di sofa ruang TV. Ia baru saja mengantarkan Kyungsoo ke depan pintu karena Kai sudah menjemputnya.
"dia tidak bisa menjemputku eonni, enggg.. dia sedang sibuk. aku pulang sendiri saja" Baekhyun cepat-cepat membenarkan posisi duduknya dan memberikan ekspresi wajah senormal mungkin seolah tidak terjadi apa-apa sebelumnya.
"Kalau begitu biar eonni saja yang mengantarkanmu pulang ya"
"tidak usah eonni, aku bisa pulang sendiri. Eonni istirahat saja" tolak Baekhyun lembut lalu segera berdiri dari posisi duduknya.
"benarkah ? kau tidak apa-apa kan Baek?" Luhan memandangnya sedikit curiga
"tidak apa-apa eonni aku pulang dulu yaa"
"yasudah. Hati-hati Baek, kau bisa langsung menghubungiku jika terjadi apa-apa padamu"
"iya eonni, Bye"
"Bye"
.
.
.
Baekhyun sedang berjalan di trotoar sendirian dengan air mata yang membanjiri pipi mulusnya ia sama sekali tidak memperdulikan pandangan-pandangan aneh dari orang lain yang melihatnya, dia benar-benar sedang kesal pada Chanyeol "ternyata dia memang benar uke labil, dasar sialan, keparat, brengsek, tidak tahu diri" umpatnya sambil terus menyusuri keramaian kota seoul di malam hari seorang diri.
Baekhyun ingin sekali mencabik-cabik tubuh profesional Park Chanyeol dengan pisau tajam lalu mencongkel bola matanya dan mengumpankannya pada kandang Buaya buas ? Oh tidak dia masih waras, dia bukan seorang psikopat.
Lagi pula Baekhyun juga tidak akan mampu melakukannya. Jangankan mencabik-cabik tubuh Chanyeol, untuk menanyakannya hal tadi saja dia tidak berani. Dia terlalu takut jika jawaban Chanyeol akan membuatnya semakin gila. Dan bukankah dia juga sudah berjanji untuk menunggu Chanyeol sampai pria itu bisa mencintainya? bisa saja kan Chanyeol tadi bertemu Kris untuk memberitahu keadaannya sekarang yang tidak seperti dulu lagi. Ya Baekhyun harus positive thinking sekarang, itu yang terbaik.
Tapi Baekhyun tidak tau lagi jika selanjutnya dia akan semakin terpojok. Mungkin suatu saat nanti dia harus bicara pada Chanyeol kalau ada tanda-tanda yang lebih mencurigakan. Untuk sekarang dia cukup pura-pura tidak tahu saja, menganggap jika ia tidak pernah menelponnya tadi.
Tapi Hatinya semakin tidak tenang. Pikirannya melayang kemana-mana. Pada kenyataannya dia merasa sangat menyedihkan. Chanyeol memang memperlakukannya dengan sangat baik tapi ia tahu jelas jika pria itu masih belum bisa membalas perasaannya sampai saat ini ditambah lagi sekarang ada Kris yang bisa saja bisa mendepaknya dari dalam hati Chanyeol yang baru bisa ia masukki sedikit(?).
Bagaimana dia harus menghadapi Chanyeol jika mereka bertemu nanti? Bersikap biasa saja? Baekhyun sedikit ragu bisa melakukannya, hatinya sakit sekali. Bisa saja tiba-tiba Baekhyun mengamuk seperti orang kesurupan.
Pantas saja Ia merasa beberapa hari ini Chanyeol sangat baik padanya sangat sabar menghadapi sikapnya yang sedikit urakan dan terkadang meledak-ledak membuat ia terbuai hingga merasa di terbangkan ke langit ke tujuh namun sekarang jiwanya terasa di hempaskan begitu saja dari langit karena teryata ada maksud tertentu dari sikap chanyeol yang 'hangat' itu. Untuk menutupi keberadaan Kris di Korea mungkin? Baekhyun lupa, Chanyeol pasti akan bersikap sangat baik jika ada maunya. Setidaknya itu lah yang bisa Baekhyun simpulkan selama ia mengenal Chanyeol.
Gadis cantik itu terus saja berjalan tanpa tujuan dia tidak mungkin pulang dengan keadaan seperti ini karena Oppanya pasti akan langsung mengintrogasinya, dia terlalu asik dengan pikirannya sendiri sehingga tidak di sadarinya jika sekarang ia sedang berjalan di jalanan yang sepi dan rawan dengan kejahatan.
"hay cantik, kenapa kau menangis? Lebih baik kau bersenang-senang dengan kami" ucap seseorang pria berambut gondrong dengan bau alkohol yang sangat menyengat yang entah sejak kapan sudah berada di hadapan Baekhyun.
"hey jangan kurang ajar ya" bentak baekhyun ketika ada pria lain yang mencolek dagunya.
"sudahlah cantik tidak usah menolak, kami pasti akan memanjakanmu" ucap pria yang memiliki tato di tangan sebelah kanannya
"jangan macam-macam atau aku akan teriak" ancam baekhyun namun wajahnya sudah nampak mulai ketakutan
PLAKK
Pria gondrong itu menampar pipi mulus baekhyun dan tanpa terasa air mata baekhyun kembali turun semakin deras
"hahaha kau pikir kami takut hah? Ayo kita mulai 'permainan' nya" perintah Pria berambut gondrong itu dan dua orang lainnya pun mulai menyeret tubuh baekhyun ke dalam sebuah gang sempit dengan peneragan yang sangat minim, salah satu dari Pria itu telah berhasil merobek sedikit baju atasan baekhyun, baekhyun tidak tinggal diam dia terus memberontak namun tiba-tiba...
BUGH
Kedua pria yang sedang berusaha membuka bajunya secara paksa itu ambruk seketika.
Baekhyun langsung membalikan badannya untuk melihat siapa orang yang membuat kedua Pria itu ambruk, dan betapa kagetnya dia saat melihat chanyeol tengah berdiri di belakangnya sambil membawa sebongkah kayu yang lumayan besar, sepertinya chanyeol menggunakan itu untuk membuat kedua pria tadi ambruk.
"hey siapa kau? Tidak usah so jadi pahlawan" bentak Pria berambut gondrong itu. mereka jelas tidak tahu Chanyeol adalah seorang selebritis selain mereka sedang dalam keadaan mabuk orang-orang seperti mereka juga mana peduli dengan artis-artis yang sering muncul di TV.
"baek kau tunggu sebentar ya, aku akan menghabisinya dulu" ucap Chanyeol, Baekhyun hanya mengangguk cepat dan langsung menjaga jarak dari tempatnya tadi.
Baekhyun menutup matanya dengan kedua tangan saat mendengar suara hantaman yang terus menerus terdengar di telinganya namun tidak lama kemudian suara hantaman itu pun berhenti ia memberanikan diri untuk membuka matanya dan dia melihat Chanyeol tengah berdiri di hadapannya sambil mengulurkan tangan sedangkan Pria berambut gondrong tadi tengah terkapar dengan berbagai luka di sekujur tubuhnya.
"kau tidak apa-apa?" tanya chanyeol
"y... ya, aku baik-baik saja" jawab baekhyun sedikit ragu "kenapa kau tahu aku ada disini?"
"bajumu robek" Chanyeol tidak menjawab pertanyaannya dan malah membuka jaketnya "pakai ini" ucapnya sambil menyodorkan jaket yang tadi di pakainya pada baekhyun tapi gadis ini tidak menerimanya dia malah terus saja menatap chanyeol dengan tatapan yang mengisyaratkan bahwa ia ingin chanyeol menjawab pertanyaannya tadi.
"aku tadi ingin menjemputmu ke apartemen Luhan Noona, tapi Luhan Noona bilang kau sudah pulang, aku menelpon Joonmyun Hyung dan ia juga bilang kau belum sampai di rumah makanya aku mencarimu" jelas Chanyeol sambil tetap menyodorkan jaket yang di pakainya pada Baekhyun
"tidak usah" tolaknya yang tiba-tiba bersikap dingin pada Chanyeol membuat pria itu mengerutkan keningnya.
"Apa aku melakukan kesalahan lagi ?" Batinnya. Tidak kah kau sadar kesalahanmu itu sudah terlalu banyak Park Chanyeol ?
"bajumu robek, jika kau tidak memakai jaket kau akan di goda lagi oleh pria-pria hidung belang lain"
"AKU BILANG TIDAK USAH" bentak baekhyun, chanyeol nampak sedikit kaget ini memang bukan kali pertamanya Baekhyun membentaknya. Tapi Chanyeol rasa Baekhyun bukan tanpa alasan membentaknya seperti ini, pasti telah terjadi sesuatu padanya.
"ayolah baekkie aku hanya tidak ingin kau kenapa-napa" bujuk chanyeol melembut
"tidak usah sok peduli padaku" ucap baekhyun sambil mengalihkan pandangannya dan membuat chanyeol bisa melihat pipinya yang tadinya mulus jadi sedikit memerah seperti bekas tamparan.
"baekhyun-ah apa tadi kau di tampar mereka?" tanyanya khawatir sambil menyentuh pipi Baekhyun tapi Baekhyun langsung menepisnya, meskipun Chanyeol termasuk tipe pria yang tidak peduli pada wanita tapi dia paling tidak suka jika ada wanita yang disakiti secara fisik apalagi oleh pria.
"bukan urusanmu" ucap baekhyun yang masih terdengar ketus dan entah kenapa airmatanya pun kembali turun membuat chanyeol terlihat salah tingkah dan mengaruk tengkuknya yang tidak gatal
"baekhyun-ah, aku mohon pakailah jaket ku, selain tidak aman kau juga akan kedinginan dengan memakai baju robek seperti itu" bujuknya lagi sedikit gugup
"AKU BILANG TIDAK USAH SOK PEDULI PADAKU, berhentilah memberikanku harapan palsu tuan Park" bentak baekhyun lagi airmatanya pun mengalir semakin deras, tanpa dia sangka chanyeol langsung menariknya kedalam dekapan hangat, dia langsung memeluk tubuh gadis itu dengan sangat erat.
"maafkan aku" bisiknya tepat di telinga baekhyun "aku tahu aku pasti sudah melakukan kesalahan sampai kau jadi seperti ini, maafkan aku" Gadis itu pun menangis di dalam pelukan chanyeol sambil memukuli dada bidang Aktor tampan itu.
Chanyeol melepaskan pelukannya dan langsung menghapus airmata baekhyun dengan jempol tangannya "dengarkan aku Byun Baekhyun jika kau tidak mau memakai jaketku, kau harus mau berjalan menuju mobilku sambil ku peluk untuk menutupi bajumu yang robek, kau mau?" ucapnya sambil mengeluarkan senyuman andalannya yang bisa membuat Baekhyun meleleh.
Baekhyun berusaha menelan ludahnya dengan susah payah dan dia yakin wajahnya sekarang sudah memerah seperti tomat. chanyeol hanya tersenyum melihatnya dan langsung memakaikan jaket yang ia pegang. Si keparat ini memang paling bisa meluluhkan hati Baekhyun
"menyebalkan" umpat baekhyun membuat Chanyeol tersenyum.
"jangan menangis lagi ya? sekarang kau ikut kerumahku dulu. Eomma dan Appaku ingin bertemu denganmu" ucap chanyeol sambil mengacak-acak rambut Baekhyun.
Baekhyun membalasnya dengan anggukan imut, penurut sekali dia. Oh Tuhaaan, Byun Baekhyun apa kau lupa ? bukankah tadi kau sedang sangat marah pada Pria yang sekarang tengah menggenggam tanganmu ini ? Cinta memang bisa membuat siapapun menjadi Gila.
.
.
.
"annyeong" sapa Chanyeol saat ia memasuki rumahnya dengan baekhyun yang mengikutinya dari belakang. Orang tuanya memang baru saja sampai di Korea dan mereka langsung menyuruh Chanyeol datang kerumah sambil membawa kekasihnya. Luhan sudah menceritakan tentang Baekhyun pada orang tua mereka.
"annyeong" sahut seorang wanita paruh baya yang wajahnya mirip dengan chanyeol 'sepertinya itu eommanya chanyeol' batin baekhyun
"channie kenapa kau baru kemari ? bukankah eomma sudah menelponmu dari tadi?" tanya ajumma itu dengan nada yang terdengar sedikit marah
"aku ada sedikit urusan eomma" jawab chanyeol
"Ya Tuhan,, apa gadis ini adalah gadis yang di ceritakan Luhan? Aigo~~ cantik sekali dia, aish anak-anak eomma memang pintar mencari pasangan " ucap nyonya park lagi sambil tersenyum ramah pada baekhyun
"dia-"
"yaaaak Park Chanyeol apa yang telah kau lakukan pada gadis cantik ini hah?" belum sempat chanyeol menyelesaikan ucapannya eommanya sudah langsung membentaknya ketika nyonya park melihat baju atasan baekhyun yang sedikit sobek di bagian bahu dan lengannya karna sekarang dia sudah tidak memakai jaket chanyeol lagi
"eomma ini tidak seperti yang eomma pikirkan" bantah chanyeol yang langsung mengerti arah pembicaraan eommanya.
"yaaak apa aku pernah mengajarkanmu untuk berbuat hal yang memalukan seperti ini? Aku memang mengijinkanmu berpacaran tapi tidak sampai seperti ini Park Chanyeol" bentak nyonya park lagi sambil menjewer telinga chanyeol yang lebar.
"eomma, eomma dengarkan aku dulu" chanyeol mulai kelabakan dengan sikap eommanya yang pasti tidak akan mau mendengarkan penjelasannya dia juga terus berusaha untuk bisa melepaskan diri dari jeweran 'dahsyat' eommanya itu
"ahjumma ini semua tidak seperti apa yang ajumma pikirkan, chanyeol Oppa tadi hanya menolongku dari para penjahat yang mencoba untuk melecehkanku" jelas baekhyun kemudian yang kasihan melihat chanyeol di jewer oleh eommanya. Kau bahkan masih memiliki rasa kasihan padanya Baekhyun.
"benarkah ?" tanya nyonya park yang tidak langsung percaya dan masih menjewer telinga chanyeol
"benar ajumma aku tidak berbohong, seharusnya ajumma bangga memiliki anak seperti chanyeol Oppa yang sangat baik ini" jelas baekhyun lagi. Baik ? Tidak ingatkah gadis ini siapa orang yang sudah membuatnya menangis dan membuatnya seperti orang linglung di jalan tadi?
"baik? Andaikan kau tahu apa yang telah aku lakukan dibelakangmu Baek, kau pasti akan langsung menarik kata-kata mu itu" pikir chanyeol
"aaaah anak eomma memang baik" ucap nyonya park sambil melepaskan jewerannya dan langsung memeluk chanyeol dengan erat dan menciumi anak bungsunya itu
"makanya dengarkan dulu" cibir chanyeol
"aku belum tahu namamu nona cantik" ucap nyonya Park setelah melepaskan pelukannya pada sang anak
"ya? eh maaf ahjumma, namaku Byun Baekhyun ahjumma bisa memanggilku Baekhyun" ucapnya mengenalkan diri
"ah oke Baekhyunnie, sekarangkan sudah malam jadi kau menginap disini saja ya?" pinta nyonya Park
"eh tapi ahjumma aku-"
"biar aku yang memberitahu Oppamu" ucap Chanyeol yang sepertinya sudah tahu apa yang akan di katakan oleh Baekhyun, karena tidak ada alasan lain baekhyun pun akhirnya mengangguk
"kau bisa tidur di kamar tamu yang tepat berada di sebelah kamar chanyeollie" jelas nyonya park "chan cepat antarkan kekasihmu ke kamar tamu" perintahnya chanyeol pun mengangguk dan langsung menjalankan perintah eomma nya
Sebenarnya mulut Baekhyun sudah sangat gatal untuk menanyakan perilah Kris pada Chanyeol. Tapi sepertinya waktunya belum tepat, selain sekarang ia sedang berada di rumah Orang tua Chanyeol ia juga tidak mau mengambil resiko terburuk dengan mengamuk pada Chanyeol padalah acara pernikahan Luhan akan dilakukan selama beberapa hari lagi. Ia tidak mau bertengkar dengan Chanyeol dan membuat Luhan bersedih melihatnya, jadi biarkan saja ia memendam semuanya sendirian dulu, sambil menunggu bukti-bukti lain karena Baekhyun sudah berjanji pada dirinya sendiri ia akan pergi jika Chanyeol memang benar masih berhubungan dengan Kris.
.
.
.
Pagi ini nyonya Park meminta Chanyeol menyuruh Baekhyun bersiap untuk menemaninya pergi berbelanja. Ia teringat dengan sikap Baekhyun kemarin malam sebelum ia membawanya ke rumah ini. apa Baekhyun tahu tentang Kris ? kemarin malam dia memang sedang makan bersama Kris dan pria itu bilang jika 'BBH' menelponnya Chanyeol memang sudah mengganti nama Kontak Baekhyun di handphonenya. Tapi kemarin Kris bilang Baekyun tidak bertanya apa-apa, jadi bisa saja kan Baekhyun tidak tahu siapa yang mengangkat telponnya ? ya setidaknya itulah yang ada di otak udang Park Chanyeol.
Baiklah, lebih baik ia bersikap biasa saja. Jika Baekhyun bertanya dia akan menjawab jika itu hanya partner kerjanya saja bilang saja dia memang kebetulan sedang memegang handphonenya.
Chanyeol berjalan masuk kedalam kamar tamu yang di huni Baekhyun sejak kemarin malam. Begitu Chanyeol menginjakkan kaki di kamar ini ia melihat Baekhyun sedang duduk bersila di atas kasur sambil memperhatikan selembar foto. Mata Chanyeol pun langsung mengarah ke foto itu, jantung Chanyeol langsung berdebar kencang. Dari mana Baekhyun mendapatkan foto itu ? bukankah Foto itu adalah Foto yang Chanyeol simpan di bawah bantal apartemennya tapi chanyeol sudah lama kehilangan Foto itu.
"Chanyeol-ah Lihatlah foto ini!" Baekhyun menunjuk foto yang terpampang wajah Chanyeol waktu masih SMA dulu. Chanyeol memang kaget tapi ia berusaha terlihat biasa saja, dia kan jago akting.
"Hn? dari mana kau mendapatkannya baek?" Chanyeol duduk disampingnya dan berusaha untuk terlihat rileks
"Ini sebenarnya sudah lama aku temukan di kamar apartemenmu saat aku masih tinggal disana. Wajahmu terlihat lucu di foto ini jadi aku ambil saja hehe" Baekhyun tersenyum padanya, dia menunjuk wajah tampan nan polos milik Chanyeol dulu yang masih terbalut seragam SMA.
"aku kan memang selalu lucu hahaha" Chanyeol berusaha untuk sedikit mencairkan suasana, entah mengapa tapi dia merasa tegang sekali.
"Tidak juga. Aku lebih suka dengan Pria ini, dia sangat tampan" Baekhyun menunjuk pria yang merangkul Chanyeol di foto itu, dia adalah Kris.
"Benarkah? Ah… tapikan masih tampan aku" Chanyeol ikut memperhatikan foto itu supaya bisa terhindar dari tatapan Baekhyun, jujur saja Chanyeol cukup takut melihat matanya.
"Siapa namanya? Apa dia teman SMA-mu?" Baekhyun terus menatap Chanyeol, jadi mau tidak mau Chanyeol pun melihatnya juga.
Wajah Baekhyun terlihat polos dan biasa saja, membuat Chanyeol merasa dirinya saja yang berlebihan.
"Baekhyunkan tidak tau apa-apa tentang Kris Hyung, aku saja yang terlalu ketakutan" pikir Chanyeol
"Iya dia temanku. Tapi aku lupa namanya, ah ya Baek tadi eomma menyuruhmu untuk bersiap dia ingin mengajakmu pergi. Aku juga mau mandi dulu" tanpa buang waktu Chanyeol pun langsung kabur secepat mungkin sebelum Baekhyun menanyainya lagi.
Baekhyun tersenyum kecut melihat Chanyeol yang seolah menghindarinya. Apa dia pikir Baekhyun tidak tau apa-apa? Baekhyun jelas sudah tahu dari sejak lama. Ia sudah menyimpan foto itu dari semenjak ia masih tinggal di apartemen Chanyeol dan Heechul sudah memberi tahunya jika Pria yang berfoto bersama Chanyeol itu adalah Kris. KRIS.
Mau sampai kapan Chanyeol akan berpura-pura? Baru ditanya siapa pria itu saja dia sudah kabur apalagi jika Baekhyun menanyainya hal yang lebih menjurus, seperti 'bagaimana hubunganmu dengan Kris saat ini?' . cih.
Baekhyun memperhatikan wajah Pria bernama Kris itu dia Tampan, sangat Tampan dan terlihat seperti Pria normal lainnya tapi sebenarnya tidak, benar-benar menipu. Senyumnya juga sama menawannya dengan Chanyeol. Tipikal pria idaman setiap wanita.
Dari wajahnya saja Baekhyun sudah tau kalau pria itu sulit untuk ditolak. Ditambah lagi dulu mereka sudah pernah menjalani hubungan, atau bahkan sampai sekarang. Sebenarnya Baekhyun sudah akan bertanya siapa pria yang mengangkat telponnya kemarin tapi melihat wajah Chanyeol yang menegang ia jadi tidak tega. Ia tidak suka menyudutkan seseorang. Dia juga tidak mau mendengar jawaban yang menyakitinya lebih dalam lagi.
"Apa jangan-jangan aku yang salah ya?" baekhyun berbisik lirih, ia merasa aneh. Seharusnya ia marah karena kekasihnya sudah 'bermain api' dengan pria lain tapi semakin lama ia jadi merasa ini tidak adil bagi Chanyeol. Apa salah jika Chanyeol memiliki perasaan cinta? dan bukankah yang sebenarnya berhak marah itu Kris? Kan yang lebih dulu menjadi kekasih Chanyeol itu sebenarnya adalah Kris, bukan dirinya. Mereka hanya terpisah oleh jarak dan Baekhyun malah merebut Chanyeol darinya.
"Jadi sebenarnya aku yang salah?" Baekhyun bengong. Tapi kenapa jadi dia yang salah? Dia juga tidak salah kan jika memiliki perasaan cinta seperti Chanyeol? Ia jadi bingung harus menyalahkan siapa. Sebenarnya siapa yang salah dan patut menyalahkan ia sendiri juga tidak mengerti.
Tapi jika Kris datang kemari untuk melanjutkan hubungannya dengan Chanyeol pria itu pasti marah jika sampai ia tahu Chanyeol sudah memiliki kekasih lagi? Jadi intinya mereka tidak mungkin macam-macam lagi. Mungkin kemarin mereka hanya bertemu sebagai 'teman biasa'.
"kau harus positive thinking Baekhyun" ucapnya pada dirinya sendiri.
Ia menaruh foto itu di sebelah salah satu foto yang berisi ia dan Chanyeol. Baekhyun memperhatikan kedua foto itu. Semakin dilihat ia semakin merasa kalau yang lebih cocok itu foto Kris dan Chanyeol, bukan fotonya bersama Chanyeol. Baekhyun langsung memalingkan wajahnya. Kalau lama-lama melihat foto itu ia akan semakin menyalahkan dirinya sendiri. Tidak, jangan sampai itu terjadi.
.
.
.
Hari pernikahan Luhan dan Sehun pun datang, Chanyeol sudah menghubungi Baekhyun jika ia akan menjemputnya jam 07.00 pagi . Sekarang jam sudah menunjukkan pukul 06.50 KST Baekhyun masih saja berkutat di depan cermin dia nampak sedikit gugup, baru kali ini dia akan pergi ke pesta bersama seorang pria kecuali dengan kedua kakaknya, Jongdae ataupun Joonmyun.
"baekkie, cepat turun chanyeol sudah datang menjemputmu" panggil Joonmyun dari lantai satu.
"iya oppa" sahut baekhyun, dia kembali memeriksa dandanannya di depan cermin dan segera turun ke bawah sebelum dia diomeli Joonmyun karena membuat tamu menunggu lama
"Hay, maaf membuatmu menunggu" ucap baekhyun saat melihat chanyeol tengah duduk di ruang tamu ditemani oleh Joonmyun dan Yixing.
"eiiyyy~ apa benar ini Byun Baekhyun adikku? Kau terlihat sangat cantik sekali hari ini sayang, benarkan Chan?" ujar Joonmyun saat melihat adiknya yang baru turun dari tangga
"Oppa terlalu berlebihan" ucap Baekhyun sambil menundukan kepalanya.
"Tidak baek, Oppamu benar kau terlihat sangat cantik hari ini" ucap chanyeol membenarkan ucapan Joonmyun tadi sambil menunjukkan senyuman manisnya.
"jika aku memang cantik, kenapa kau masih belum bisa mencintaiku juga keparat" rutuk Baekhyun dalam hati.
"aish sudahlah ayo kita pergi sekarang saja" baekhyun pun mencoba untuk mengalihkan pembicaraan
"ah tunggu, hyung aku mau minta ijin untuk membawa Baekhyun ke resepsi pernikahan Luhan Noona, aku janji akan menjaganya selama disana" ucap Chanyeol meminta ijin pada Joonmyun dengan sangat sopan. Seperti sudah ahli mengambil hati keluarga kekasih saja dia.
"ya, aku percaya padamu. Jaga adik perempuanku satu-satunnya ini dengan baik ya? dan sampaikan maafku pada keluargamu karena akan datang terlambat, kami masih harus menunggu Jongdae dan Minseok"
"iya hyung, tidak apa-apa Annyeonghigaseyo" pamit Chanyeol " ayo Baek" ucapnya lembut sambil menarik tangan baekhyun dengan tidak kalah lembut (?)
"Annyeonghigaseyo Oppa, eonni" ucap Baekhyun sedikit berteriak karena chanyeol sudah menarik tangannya untuk segera pergi
"Annyeonghigyeseyo" sahut Joonmyun dan Yiixing yang mengikuti mereka sampai teras rumah
.
.
.
Baekhyun menatap lurus ke depan dengan tatapan kosong. Dia memang lebih senang melamun akhir-akhir ini, banyak sekali hal yang menganggu pikirannya terutama satu nama yang menjadi lawannya untuk menduduki posisi teratas di hati Chanyeol, Kris Wu.
"kau tidak apa-apa?" tanya Chanyeol pelan agar tidak ada yang mendengarnya kecuali gadis yang sedang duduk di sampingnya ini, Baekhyun pun hanya mengangguk lemah dan sedikit tersenyum ke arah Chanyeol.
Tanpa mereka sadari kejadian barusan tertangkap oleh mata nyonya park, wanita paruh baya itu tersenyum bahagia ke arah mereka "lihatlah Chanyeol dan Baekhyun sangat serasi ya? Mereka juga sangat romantis dari tadi aku lihat mereka terus saja berpegangan tangan seolah tidak mau kehilangan satu sama lain, andai saja baekhyun sudah lulus kuliah aku ingin segera menikahkan mereka" ucapnya yang sama sekali tidak mengetahui keadaan sebenarnya .
"iya mereka sangat serasi" sahut Puff –istri Heechul- yang juga nampak bahagia melihat 'pasangan' itu sambil menakupkan kedua tangannya didepan dada "bibi harus tahu aku adalah ketua ChanBaek Shipper no 1 di Seoul, wakil-ku adalah Kai" lanjutnya sedikit bercanda membuat Nyonya Park tertawa
"apa aku boleh mendaftar untuk jadi bendahara Chanbaek Shipper?" dan Nyonya Park malah menimpali candaan Puff barusan membuat mereka kembali tertawa bersama.
'aku pastikan bibi Park pasti akan langsung mencoret nama Chanyeol di daftar nama keluarganya jika ia tahu apa yang sebenarnya terjadi pada anaknya yang abnormal itu" batin Heechul
Luhan dan Sehun sudah sah menjadi sepasang suami istri. Pasangan pengantin baru itu sekarang tengah sibuk menerima ucapan selamat dari kerabat, saudara dan tamu-tamu yang hadir ke pesta pernikahan mereka. Mereka semua yang hadir kesini nampak bahagia dan sangat menikmati pesta yang bisa dibilang cukup mewah ini.
"Chan apa kau tidak mau memberi selamat pada kami?" ucap Luhan sambil menggandeng tangan kekar milik Sehun yang sekarang sudah menjadi suaminya
"eh? Selamat ya Noona ku yang cantik, hyung tolong jaga Noona kesayanganku ini dengan baik. Semoga kalian bahagia selamanya" ucap chanyeol sambil tersenyum tulus
"pasti, terimakasih Chanyeol-ah" balas Sehun "ah ya mana Baekhyun?"
Baru saja chanyeol membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan Sehun, tiba-tiba Baekhyun datang dan langsung menyodorkan satu gelas minuman pada chanyeol membuatnya sedikit kaget "Hay Oppa-Eonni, apa kalian mencariku?" ucapnya sambil memamerkan senyumannya yang sangat manis, dia harus ikut bahagia bersama pasangan pengantin baru itu.
"hahaha kau tahu saja baek" ucap Sehun sambil sedikit tertawa(?)
"ah ya aku belum mengucapkan selamat kepada kalian Selamat ya Oppa tampan, Eonnie cantik. Semoga kalian bahagia selamanya" ucapnya tulus
"ah kalian memang pasangan yang sehati, ucapan selamat kalian pun sama" ucap Luhan sambil tersenyum
"benarkah?" tanya baekhyun tidak percaya, namun nadanya sedikit melirih
"ya, kalian benar-benar serasi. Tidak kalah dari pasangan Kyungsoo dan Kai haha. Benarkan sayang?" tanya Sehun
"Iya, kalian adalah pasangan yang sangat serasi" ucap Luhan sambil terus tersenyum memandang pasangan yang ada dihadapannya ini. dia benar-benar bahagia melihat Chanyeol yang –ia anggap- sudah sembuh itu.
Baekhyun tidak bisa membayangkan bagaimana jika Luhan tahu tentang kelakuan Chanyeol yang akhir-akhir ini cukup mencurigakan. Bagaimana jika Chanyeol benar-benar kembali berhubungan dengan Kris? Baekhyun tidak bisa membayangkan perasaan Luhan, jangan kan untuk membayangkan perasaan Luhan, untuk membayangkan bagaimana perasaan dirinya nanti saja dia tidak berani.
"ah kami kesana dulu ya? Kami ingin menemui Kai dan Kyungsoo. Kalian bersenang-senanglah" Sehun pun menggandeng tangan istrinya untuk menjauh dari pasangan Chanbaek setelah pasangan itu menganggukan kepalanya.
Acara demi acara terus berjalan dengan meriah dan sekarang adalah saatnya untuk pesta dansa. Setiap tamu yang membawa pasangannya ke acara ini langsung mengajak pasangannya untuk bergabung ke lantai dansa, pasangan Kai dan Kyungsoo tengah menjadi sorotan mereka nampak sangat serasi dengan balutan busana bernuansa putih silver. Selain karena Kai adalah seorang Rapper terkenal ia juga sangat pandai menari dan bersyukurlah Kyungsoo bisa mengimbangi setiap gerakan Kai seolah sudah terbiasa, yaa mereka memang sudah sering berdansa bersama mereka kan pasangan yang romantis dan sekarang Mereka terlihat sangat mencolok di banding dengan pasangan-pasangan lain.
Chanyeol tidak mau kalah, ia mengajak Baekhyun juga untuk bergabung ke lantai dansa dan Baekhyun pun tidak mungkin menolaknya. Mereka memang tidak sepandai pasangan Kaisoo tapi mereka cukup menikmati moment ini apalagi Baekhyun, ia bahkan hampir lupa jika akhir-akhir ini Chanyeol selalu membuatnya galau.
Chanyeol melingkarkan lengan kekarnya di pinggang ramping Baekhyun sedangkan Baekhyun melingkarkan lengan kurusnya di leher jenjang Chanyeol mereka sangat menikmati alunan musik yang kini terdengar sangat lembut. Mereka juga terlihat tidak kalah serasi dari pasangan lain termasuk pasangan Kaisoo.
Baekhyun memejamkan matanya menikmati moment manis yang ia lakukan bersama Chanyeol, dia sangat berharap waktu berjalan lambat malam ini. berharap Chanyeol tidak pernah melapaskan pelukan di pinggangnya, tersenyum manis hanya untuknya, mengecup keningnya lembut penuh kasih sayang lalu membisikkan kata-kata cinta yang mesra ditelinganya. Seharusnya ia sadar mengkhayal juga tidak usah muluk-muluk.
Tapi khayalan manisnya itu langsung buyar saat Chanyeol tiba-tiba melepaskan tangannya di pinggang Baekhyun dan malah merogoh saku dalam tuxedo putihnya. Baekhyun membuka mata lalu sedikit mencuri pandang pada ponsel Chanyeol yang berdering tanda ada panggilan masuk. Ia bisa melihat nama 'WYF' di layar ponsel pria itu.
"Baek, aku tinggal sebentar ya?" Chanyeol langsung meninggalkannya sendiri di tengah lantai dansa itu.
Baekhyun mematung di tempatnya, hatinya mencelos saat melihat punggung tegap Chanyeol yang semakin menjauh. Siapa WYF itu sampai Chanyeol tega meninggalkannya sendirian disini seperti orang bodoh?
Heechul yang melihat adegan miris itu langsung menghampiri Baekhyun setelah meminta ijin pada Istrinya. Ia tidak tega melihat Baekhyun yang terdiam seorang diri di tengah pasangan-pasangan lain yang masih berdansa di sekitarnya. Heechul langsung menarik tangan Baekhyun untuk menjauh dari kerumuhan itu.
"Oppa apa yang kau lakukan?" tanya Baekhyun karena Heechul terus saja menariknya untuk keluar dari gedung tempat pesta pernikahan HunHan.
"aku sedang menyelamatkanmu" jawab Heechul datar, Baekhyun mengerutkan keningnya tanda bahwa ia tak mengerti "disini lebih baik" ucap Heechul sedikit melembut, mereka pun duduk di bangku taman yang berada di belakang gedung
"apa maksud Oppa membawaku kesini?"
"kau bisa membuka topengmu disini" jawab Heechul yang membuat Baekhyun semakin mengerutkan keningnya "Kau pikir aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi ? aku itu tahu semua tentang hubunganmu dengan Chanyeol. Kau jangan meremehkanku" lanjutnya sedikit bercanda untuk mencairkan keadaan dan sepertinya Baekhyun mulai mengerti arah pembicaraan Heechul
"haaaah tenyata Oppa memang sangat mengerti aku" ucap Baekhyun sambil sedikit memaksakan tawanya
"menangislah jika kau ingin menangis" ucap Heechul lembut sambil mengusap puncak kepala Baekhyun, dia memang sudah menganggap Baekhyun seperti adiknya sendiri.
"aku tidak selemah itu" elak Baekhyun sambil mempoutkan mulutnya lucu membuat Heechul gemas melihatnya.
"benarkah ?" Heechul tersenyum mengejek membuat Baekhyun semakin mempoutkan mulutnya "lalu kenapa kau sering melamun akhir-akhir ini ? pasti ada yang mengganggu pikiranmu kan?"
Baekhyun terdiam beberapa saat ia menggigit bibir bawahnya lalu mengangguk beberapa kali, Ya Tuhaaan imut sekali dia. Chanyeol benar-benar idiot telah menyianyiakan makhluk seimut ini.
"mau bercerita ?" Baekhyun kembali mengangguk setelah mendengar pertanyaan Heechul.
Baekhyun pun menceritakan semua hal yang mengganggu pikirannya akhir-akhir ini, tentang kecurigaannya pada Chanyeol yang sekarang semakin terlihat jelas tapi Baekhyun belum memiliki bukti kuat untuk membuktikan kecurigaannya itu.
"apa pria bernama Kris itu sudah kembali ke Korea?" tanya Baekhyun dengan nada lirih.
Heechul terdiam sambil memandang lurus ke depan, Pria ini menghela nafas panjang "yaa, Kris telah kembali dan Chanyeol kembali berhubungan dengannya"
Baekhyun memandang Heechul dengan mata berkaca-kaca "j-jadi selama ini ?" bibirnya bergetar untuk menahan tangis
"Maaf aku tidak memberi tahumu secara langsung Baek, tadinya aku ingin Chanyeol yang bicara langsung padamu tapi dia terlalu idiot dan malah menutupi semuanya sampai kau mengetahuinya sendiri"
Baekhyun menundukkan kepalanya, hatinya benar-benar sakit saat tahu jika hal yang paling ia khawatirkan akhir-akhir ini benar-benar terjadi "Luhan eonni sudah tahu?"
Heechul menggeleng "jangan sampai Luhan tahu, setidaknya untuk saat ini. biarkan ia menikmati kebahagiaan atas pernikahannya dulu."
Baekhyun mengangguk mengerti "Apa Oppa tahu siapa itu WYF? Tadi Chanyeol meninggalkanku saat menerima panggilan dari nama kontak itu"
"WYF? Wu Yi Fan mungkin" Heechul mengangkat bahunya
"Wu Yi Fan ?"
"ya, nama China Kris"
"..."
"menangislah, aku janji tidak akan ada yang bisa melihatmu menangis disini selain aku dan Tuhan" ucap Heechul lembut sambil menarik Baekhyun kedalam dekapannya, Baekhyun nampak sedikit ragu tapi karena sudah tidak tahan (?) diapun membalas pelukan Heechul dan mulai menangis di dalam pelukannya.
Baekhyun langsung menangis tersedu-sedu di pelukan Heechul ia selalu menahan air matanya selama beberapa hari kebelakang tapi sekarang ia sudah tidak tahan lagi untuk menahannya, semuanya terlalu menyakitkan.
"aish ini sangat memalukan aku pasti terlihat sangat bodoh sekarang" ucap Baekhyun sambil menghapus airmatannya dengan kasar
"tidak, ini wajar kok. Jika aku berada di posisimu sekarang aku juga mungkin akan seperti ini" ujar Heechul menenangkan
"terima kasih Oppa" ucap baekhyun lirih sambi melepaskan pelukannya
"jangan berterima kasih padaku, apa kau lupa ? aku juga salah satu orang yang membuatmu seperti ini. karena bagaimanapun aku adalah dalang utama dalam cerita cintamu selama ini" balas heechul tersenyum lembut sambil mengelus rambut baekhyun.
"hehe tidak apa, aku sayang Oppa" baekhyun kembali memeluk Heechul namun tangisnya tadi sudah berganti menjadi sebuah senyuman manis yang membuat hati heechul sedikit tenang melihatnya.
"Oppa juga menyayangimu"
Yaa, perasaan sayang mereka hanya sebatas kakak-adik.
.
.
.
Setelah melangsungkan pesta pernikahan Luhan dan Sehun langsung pergi ke Paris untuk berbulan madu, mereka akan pergi selama 2 minggu ke kota paling romantis di dunia. Nyonya dan Tuan Park pun kembali pergi China untuk urusan pekerjaan mereka hanya kesini beberapa minggu untuk merayakan pesta pernikahan Hunhan.
Baekhyun juga masih bertahan di Seoul, ia menjalani sisa-sisa harinya di kota ini dengan cukup sulit. Chanyeol terasa semakin jauh darinya, Pria itu terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai selebritis, Baekhyun sama sekali tidak masalah dengan kesibukkan Chanyeol itu tapi yang menjadi masalahnya adalah sekarang Chanyeol juga selalu sibuk dengan handphonenya. Kemanapun dan dimanapun mereka berada Chanyeol selalu sibuk sendiri dengan handphonenya bahkan saat kencan bersama Baekhyun sekalipun. Entah dengan siapa ia berchatting ria, dengan kekasihnya yang tampan itu mungkin dan hal ini benar-benar membuat Baekhyun semakin Muak, ya dia benar-benar sudah sangat MUAK.
Tapi sayangnya, Cinta keparat ini sudah hampir membutakannya. Baekhyun terlanjur mencintai Chanyeol. Dia sudah tahu Chanyeol bermain api dibelakangnya tapi ia selalu pura-pura tidak tahu dan bersikap seolah semuanya baik-baik saja. Ia hanya ingin tahu sampai kapan Chanyeol akan seperti ini, dan dia akan pergi dari kehidupan Chanyeol jika ia merasa sudah tidak tahan dengan kelakuan pria itu.
Siang ini Baekhyun berencana untuk datang ke apartemen Chanyeol untuk membawakannya makan siang seperti kebiasaannya selama beberapa minggu ini. Heechul bilang jika Chanyeol sedang Free, dia baru akan ada jadwal pukul 3 sore nanti jadi Pria itu pasti sedang berada di apartemennya.
Baekhyun sengaja tidak menghubungi Chanyeol terlebih dahulu, ingin memberi kejutan katanya. Baekhyun memang sedikit berubah akhir-akhir ini dia berusaha untuk tidak lagi menjadi gadis yang galak, sewot dan mudah meledak-ledak. Ia belajar untuk menjadi gadis yang lebih lembut karena menurut informasi yang ia dapat dari Heechul, Kris Wu itu adalah tipe pria yang sangat lembut pada Chanyeol dan ia melakukan semua ini hanya untuk menarik perhatian Chanyeol, meski ia tahu kemungkinan berhasilnya hanya sedikit.
Baekhyun menghela nafas beratnya, segalanya terasa berat. Bahkan untuk bernafas saja rasanya seperti mengangkat berton-ton beban di punggunggnya. Hidup memang kejam, seumur hidup ia tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini. dia hanya pernah merasakan cinta antara Fans pada Idolanya ya siapa lagi jika bukan Kai. Tapi kali ini jelas berbeda rasa cinta yang ia rasakan pada Chanyeol sekarang adalah perasaan cinta dari seorang wanita pada seorang Pria. Dan sekali ia merasakan perasan itu semua ia harus menelan kenyataan jika pria yang dicintainya itu tidak normal, pria ini 'sakit'. Bagaimana bisa pria itu lebih asik dengan pria lain dibanding dirinya sendiri?
Lalu apa artinya hubungan yang mereka jalani selama ini? apa hanya untuk menutupi semua 'Penyakit' Chanyeol dari orang-orang disekitarnya saja? Jika memang iya, bukankah rasanya ini terlalu menyakitkan dan tidak adil bagi Baekhyun?
Mengingat itu semua membuat Baekhyun merinding, rasanya ia ingin menghilang saja dari permukaan bumi ini. Ia merasa seperti menjadi makhluk yang tidak pantas untuk hidup, terlalu menyakitkan dan memyedihkan.
Baekhyun masuk kedalam apartemen Chanyeol dengan mudah, ia sudah sangat hapal password apartemen ini. Baekhyun membawa beberapa kantung kecil berisi makan siang yang ia bawa itu menuju dapur apartemen Chanyeol namun baru ia akan belok menuju dapur ia merasa mendengar suara Chanyeol sayup-sayup. Baekhyun berjalan mengikuti arah suara itu, rasa penasaran membawanya semakin dekat pada suara yang terdengar sedikit melembut itu.
Dan ternyata disana memang ada Chanyeol yang sedang berdiri di pojok balkon. Pria itu sedang bertelpon dengan seseorang, dan Baekhyun tau betul siapa orang yang sedang tersambung dengan Chanyeol itu. Mendengar suara Chanyeol yang terdengar lebih lembut membuat Baekhyun sangat menyesali keputusannya untuk menguping, ia merasa semakin buruk sekarang. Tapi ia juga tidak berniat untuk pergi, ia sangat penasaran dengan apa yang dibicarakan kedua manusia itu, dan sudah sampai mana tahap permainan mereka.
"Hahaha, Kau bisa saja Hyung" Mendengar suara tawa Chanyeol saja seperti menyilet perasaannya sendiri, sebahagia itu kah Chanyeol ketika sedang bersama dengan Kris ?
Ada spasi pembicaraan diantara mereka, pasti sekarang giliran Kris yang bicara. Kaki Baekhyun terasa sangat lemas, sekujur tubuhnya seakan menjadi bubur, ia benar-benar ingin menghilang dari muka bumi ini.
"apa maksud Hyung?" suara Chanyeol terdengar agak kaget tapi tetap terdengar beberapa kali lipat lebih halus dari nada yang biasanya digunakan untuk bicara dengan orang lain termasuk dengan Baekhyun "Hyung aku tidak bermaksud untuk menghindarimu, percayalah aku hanya mencintaimu"
DEG!
Baekhyun menggigit bibir bawahnya hendak menangis, ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan sekarang. Ini adalah penolakan secara tidak langsung dari Chanyeol untuknya. Baekhyun menutup mulutnya dengan telapak tangan agar suara tangisnya tidak terdengar, makanan yang dimakannya tadi sebelum kesini terasa mendesak untuk dikeluarkan, ia merasa muak sekali, sangat muak sampai ingin muntah dihadapan wajah Chanyeol. Lupa kah ia dengan janjinya waktu itu?
"aku berjanji meskipun saat ini aku masih belum bisa memberikan seluruh perasaanku padamu tapi suatu saat nanti kau pasti akan menjadi pemilik hatiku seutuhnya, aku juga akan selalu berusaha untuk membahagiakan dan menjagamu Baek, aku janji" Baekhyun bahkan masih sangat ingat dengan jelas jika Chanyeol pernah mengatakan janji itu sambil memeluk tubuhnya erat ketika mereka berada di wahana Aeronauts Ballon Ride.
"aku memang mencintai hyung tapi aku tidak bisa ikut Hyung kembali ke Kanada dan tinggal disana, ada beberapa alasan yang tidak bisa membuatku pergi kesana lagi" Suara Chanyeol terdengar lagi, sekarang agak lebih lirih tapi Baekhyun masih bisa mendengarnya.
Baekhyun jadi harap-harap cemas apa mungkin Chanyeol ingin mengatakan jika alasannya itu adalah dirinya ? mengatakan pada Kris jika dia sudah memiliki Baekhyun juga sehingga tidak bisa menuruti permintaan Kris?
"Aku bingung harus berkata apa pada Luhan Noona, dia tidak mungkin mengijinkanku" dan ternyata alasannya itu adalah Luhan, bukan dirinya. Jadi apa jika Luhan mengijinkannya ia akan pergi bersama pria itu tanpa memperdulikan Baekhyun begitu?
Baekhyun langsung berlari ke ruang TV, sejahat itu kah Chanyeol padanya?
Ia bahkan tidak mengakui jika ia sudah memiliki Baekhyun disini. Jadi selama ini Chanyeol menganggap dirinya apa? Hanya seongok daging yang menjadi tameng untuk menjaganya dari seluruh aib-nya?
Ingin rasanya Baekhyun menampar Chanyeol dan meminta mengakhiri semuanya, ia sudah tidak tahan lagi. Ini sudah keterlaluan dan terlalu menyiksa, tapi dilain sisi ia tidak bisa. Ia terlanjur mencintai Chanyeol. Memuakan sekali bukan ? bahkan Baekhyun muak pada dirinya sendiri.
.
.
.
Baekhyun benar-benar sakit hati, amat sangat sakit. Ia tidak bisa merasakan lagi seluruh organ tubuhnya, yang bisa ia rasakan hanya detakan jantung dan hatinya yang seperti ditusuk oleh ribuan pedang tajam.
Baekhyun pikir setelah ia menjalin hubungan sungguhan dengan Chanyeol semua masalah akan dilewati dengan mudah dan mereka akan hidup bahagia bersama. Tapi ternyata? Semuanya berbanding terbalik. Andai saja ia bisa memutar waktu, ia akan merasa lebih baik menjadi Byun Baekhyun yang dulu seorang mahasiswi sekaligus fangirl labil yang hidup bebas dan bahagia. Bukan menjadi Byun Baekhyun yang mencintai Park Chanyeol dan merasa sakit hati setiap harinya
Kemana janji Chanyeol yang mengatakan jika ia akan berusaha untuk mencintainnya? Berjanji untuk berusaha membahagiakan dan menjaganya ? Yang ada dia malah menyakiti Baekhyun setiap hari, entah dia sadar atau tidak.
"Aku bisa gila jika seperti ini terus.." dari kejauhan Baekhyun bisa mendengar suara Chanyeol, semakin lama semakin terdengar jelas.
Suaranya semakin mendekat, beberapa detik lagi pasti sudah sampai didepan mata Baekhyun, otak Baekhyun terus berputar memikirkan tentang perlakuan Chanyeol padanya selama ini. Tiba-tiba baekhyun jadi sangat muak, dia bertambah kesal, marah, dan Baekhyun sangat ingin meneriakinya!
"Aku bisa gila, yah aku memang bisa gila jika-"
"Kau memang sudah gila!" reflek Baekhyun memotong ucapan Chanyeol.
Mereka saling berpandangan satu sama lain. Chanyeol terdiam sambil melihat kearah Baekhyun dengan ekpresi bingung. Baekhyun tidak bisa menutupi tatapan kesalnya, matanya memerah bertanda jika ia sedang sangat marah.
"baek? Sejak kapan kau ada disini?" Chanyeol bertanya dengan nada baik-baik, tidak ada sedikitpun nada bicara ataupun mimik wajahnya yang mengajak ribut atau ingin mencari masalah dengan Baekhyun tapi Baekhyun merasa tidak ingin membalas ucapannya dengan baik-baik juga.
"KAU BENAR-BENAR SUDAH GILA PARK CHANYEOL!" tiba-tiba saja baekhyun menyalak marah.
Mata Chanyeol melotot kaget. Keningnya berkerut menandakan jika ia kebingungan, dan baekhyun tidak peduli sama sekali. Memangnya Chanyeol juga peduli padanya ?
"Baekhyun apa kau baik-baik saja?" Chanyeol mendudukkan dirinya disamping Baekhyun dan menempelkan tangannya didahi Baekhyun, tapi Baekhyun langsung menepisnya dengan kasar.
"Aku tidak sedang sakit, aku tidak sedang demam, aku tidak sedang tidak enak badan, aku tidak sedang salah makan obat, aku tidak sedang terbentur atau apapun itu yang ada di otak idiotmu !"
"Kau kenapa ? kau baik-baik saja?" Chanyeol semakin mengerutkan keningnya
"Aku sedang tidak baik-baik saja! Aku sedang merasa buruk! Kau ini bodoh atau idiot sih?!"
"Baekkie kau-" Chanyeol baru saja akan mengulangi pertanyaan yang sama untuk ketiga kalinya membuat Baekhyun semakin emosi.
"HARUS KU ULANG BERAPA KALI AKU SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA PARK CHANYEOL! AKU SEDANG TIDAK BAIK, KAU TAU? MASALAH ! YA MASALAH YANG SANGAT BESAR"
"Bicarakanlah denganku, kau kenapa? Masalah apa? Tentang temanmu ? atau apa?"
"Aku tidak bicara soal orang lain keparat ! aku membicarakan soal kita! Tentang kita ! "
"Kita? Memangnya kita kenapa?"
"Kenapa? Kau tanya kita kenapa? Oh, kau benar-benar tidak tau diri. Bisa-bisanya Kau malah bertanya kenapa padaku?"
"Kumohon baekhyun-ah bicaralah baik-baik." Chanyeol membelai punggung sempit Baekhyun, menatapnya dengan tatapan lembut seolah-olah dia sangat mencintai gadis itu, cih Baekhyun benar-benar sudah sangat muak dengan Pria ini, ingin rasanya ia menampar pipi mulus dihadapannya itu.
"Apa kau pikir aku masih bisa bicara baik-baik saja saat aku melihat KAU MASIH BERHUBUNGAN DENGAN PRIA ITU" urat-urat di sekitar leher Baekhyun muncul ke permukaan kulitnya, wajahnya berubah merah, tangannya dikepal kuat-kuat sembari ia berteriak.
"Kau ini bicara apa? Jangan aneh-aneh Baek, kau―"
"Aku sedang mengada-ada maksudmu? Begitu? Aku tidak mengerti kenapa kau masih bisa seperti ini. berpura-pura tidak tahu apa-apa dan terus bertindak seolah aku yang salah disini karena tiba-tiba datang dan langsung marah-marah padamu. Kau pikir aku ini orang gila yang tiba-tiba marah tanpa sebab ? tidak akan ada asap jika tidak ada api ! Kau tahu semuanya, kau yang melakukan semua itu. Kau jauh lebih mengerti semuanya dibanding aku yang hanya tahu sedikit dari apa yang kau lakukan di belakangku. Aku sudah muak dengan semua kepura-puraanmu Park Chanyeol! Kau tidak pernah berusaha untuk bicara jujur padaku sekali pun!" Baekhyun terengah-engah mengatur kesadarannya sendiri, dia masih berusaha mengontrol emosinya meski hal itu sangat sulit untuk di lakukan.
Chanyeol menggeleng pelan, mengelak semua yang dikatakan Baekhyun. Dia masih terlalu terkejut dengan apa yang terjadi saat ini. "Baekhyun aku mohon, kita bisa bicara baik-baik" ucap Chanyeol dengan nada memohon.
"Kau mau bicara apa lagi? Mengelak lagi? Aku sudah lelah Chanyeol! Aku sudah menunggumu cukup lama! Tapi apa balasan darimu? Aku juga bisa lelah…" Baekhyun memalingkan wajahnya dari Chanyeol, air matanya mulai mendesak keluar tapi sebisa mungkin ia menahannya agar tidak jatuh.
"Baekhyun… aku mengerti, aku-"
"APA ? APA YANG BISA KAU MENGERTI DARIKU ?! APA !? Kau hanya bisa bicara, kau tidak pernah membuktikan semua janjimu padaku sekalipun! Lalu apa artinya aku selama ini ?! Kau hanya menjadikanku sebagai tamengmu di depan orang lain kan? Kau keterlaluan! Kau benar-benar Bajing*n Sejati Park" Baekhyun langsung mendorong Chanyeol menjauh, membuat Chanyeol menatapnya lama matanya juga ikut memerah entah karena apa.
"Kenapa kau tidak bisa mengerti aku?! Aku butuh waktu Bakehyun-ah ! aku tidak bisa berubah begitu saja"
"Lalu kau kira kau bisa mengerti perasaanku?! Kenapa aku harus mengerti mu sedangkan kau juga tidak pernah berniat untuk mengerti aku ? Jadi aku yang salah? Begitu? Bagus! Memang aku yang selalu salah, JADI BIAR AKU SAJA YANG PERGI!" dengan satu gerakan Baekhyun langsung beranjak menuju pintu setelah kembali mendorong tubuh Chanyeol yang berusaha mencegahnya untuk pergi sampai pria itu terjatuh, entahlah siapa yang peduli? Baekhyun sudah benar-benar muak!
BRAAKK
Baekhyun membanting pintu apartemen Chanyeol dengan sangat keras. Dia benar-benar marah.
Chanyeol terdiam di tempatnya, dia masih terduduk di atas sofa akibat di dorong oleh Baekhyun tadi. Ingin rasanya ia mengejar Baekhyun, tapi sepertinya ini bukan waktu yang tepat. Baekhyun sedang di penuhi emosi. Biarkan gadis itu menenangkan pikirannya dulu dan setelah itu Chanyeol akan menemuinya lagi.
Pria itu menghela nafas berat, ia merasa sesak melihat Baekhyun seperti tadi. Sejahat itu kah dia ? ia bahkan melihat Baekhyun menahan tangisnya dengan susah payah tadi, Chanyeol jadi merasa ikut sakit hati juga melihatnya. Oh Tuhaaan apa yang ia lakukan pada gadis itu ?
"Baekhyun-ah... maafkan aku" Lirihnya dengan airmata yang tiba-tiba keluar dari mata indahnya.
.
.
.
Baekhyun berjalan tergesa-gesa menuju lift ia berjalan sambil menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan wajahnya yang kini sudah bergerai air mata. Ini terlalu sakit, benar-benar sakit. Apa Chanyeol tidak punya otak ? tidak ingatkah ia berapa banyak pengorbanan Baekhyun untuknya ? apakah tidak pernah terlintas sedikitpun di otaknya untuk memikirkan perasaan Baekhyun ?
BRUK
Baekhyun jatuh terduduk setelah menabrak seseorang yang berjalan berlawanan arah dengannya, padahal ia tidak terlalu keras menabrak orang itu. tubuhnya sudah terlalu lelah dan lemas sehingga ia tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya.
Gadis itu sama sekali tidak berniat untuk bangkit dari posisi terduduknya. Ia masih menundukan kepalanya dengan bahu yang semakin berguncang karena menangis membuat Pria yang tertabrak olehnya tadi merasa khawatir melihat keadaan Baekhyun saat ini.
"nona, kau baik-baik saja ?" tanya Pria itu sambil menepuk pundak Bakehyun pelah ia sedikit menundukkan tubuhnya agar sejajar dengan tubuh Baekhyun.
Baekhyun langsung mendongkakkan kepalanya, ia sangat hafal dengan suara ini. ya Pria ini adalah Heechul.
"Op.. hiks Oppa" ucap Baekhyun lirih masih sambil menangis
"astaga Baekhyun apa yang terjadi padamu? Kau kenapa?" Heechul langsung memeluk tubuh mungil itu, dia benar-benar khawatir melihat keadaan Baekhyun. Ia pun mengelus-elus punggung Baekhyun untuk sekedar menenangkan gadis ini
"Oppa maafkan aku hiks maafkan aku" Baekhyun masih terus menangis sambil membalas pelukan Heechul
"ada baekkie? Ada apa? katakan padaku"
"Aku... Aku menyerah Oppa hiks aku sudah tidak kuat" Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya di dada bidang heechul.
Heechul mencoba untuk membuat kesimpulan sendiri "Kau sudah melihatnya sendiri?"
Baekhyun mengangguk lemah membuat Heechul menghela nafas berat, ia benar-benar tidak habis pikir dengan kelakuan Chanyeol "aku mengerti. Aku juga tidak bisa memaksamu. Sudah sekarang biar aku antar kau pulang saja ya?"
Baekhyun kembali mengangguk. Heechul pun membantunya untuk berdiri dan merapikan kembali penampilan gadis itu lalu ia menuntun Baekhyun menuju lift. Tadinya ia berniat untuk menjemput Chanyeol karena aktor itu ada jadwal sebentar lagi, tapi sekarang dia tidak peduli biarkan saja pria itu mengurus semuanya sendiri, Heechul juga jadi ikut muak pada Chanyeol. Beraninya dia membuat Baekhyun seperti ini.
TBC
Gimana gimana ? :3 ehehe karena di chap kemaren banyak yang gedeg sama Kris jadi di Chap ini aku sembunyiin dulu dia, takut di amuk masa meski namanya tetep kesebut biar greget ^^
Ini chap bener-bener paling panjang loh, mungkin kalau kedepannya mood aku makin bagus buat nulis nanti bisa lebih panjang lagi dari ini, ampe jari keriting juga aku rela deh asal kalian ga bosen bacanya :3 kkk~
Langsung balas review aja kali yaah, oh ya maaf sebelumnya tapi aku disini balesnya review di chap 7 aja ya tapi yang lainnya juga di baca semua kok beneran deh, maapin banget yah soalnya kalau dibales juga udah ga nyambung sama chapter kemarennya gitu hehe maapin maapin *bow*
AegyaCho : Makasih udah review^^ iya emang sebenernya Chan sih yang kasian, tapi dia juga salah sih ah namanya juga manusia ga ada yang sempurna *apaan* wkwkwk. Ini udah di lanjut aku usahain lanjutnya setiap sabtu/minggu ya^^
PCYloveBBH: Makasih udah review^^ ya sengaja dibikin gitu biar greget :3 Heechul juga udah mulai gedeg kok sama si Chanyeol kkk~ jangan galau lagi ya, ini udah di lanjut. SEMANGAT :D
Kachimato : Makasih udah review^^ jangan gigit Chanyeol :( dia punya aku :3 wkwkwk
BabyRennie : Makasih udah review^^ Chanyeol emang ga bisa ngerti yah :')
fafifufefoo : Makasih udah review^^ udah aku simpen nih dia di chap ini takut di amuk masa kkk~
exoel : Makasih udah review^^ kamu sadis banget :( ampuni aku :'( wkwkwk kris udah aku amanin kok di chap ini. tapi namanya tetep kesebut biar greget kkk~
LynKim : Makasih udah review^^ maaf udah bikin Kris jadi pemait di ff aku yah :( maapin hihi. Ini udah lanjut semoga suka ya :D
Shallow Lin : Makasih udah review^^ dia udah ketahuan tapi sama Luhan belum, mungkin di chap depan hehe waaah sukur deh kkk~ aku sekarang mau apdet sesuai jadwal aja ah (sabtu/minggu) :3 kkk~
KimKyungIn1214 : Makasih udah review^^ kan kemaren emang sengaja di banyakin krisyeolnya dulu ehehe sengaja juga dibikin lebih banyak plotnya biar pembaca bisa lebih mengerti perasaan Chanyeol *apaan* kkk~ ini udah lanjut semoga suka yaaa :D
meryleonahizhiz : Makasih udah review^^chap ini lebih ngenes ga ? kkk~ hunhan emang ada tapi nyempil dikit doang maapin :( aku mau fokus ke chanbaek dulu *apaan* kkk~ mereka akan bersatu kok, semua indah pada waktunya wkwkwk FIGHTING !
Oh Lana : Makasih udah review^^ haha iya gpp, skip aja kalau gatahan bacanya (?) wkwkwk
younlaycious88 : Makasih udah review^^ ayooo siksa aja si Chan biar tau rasa dia kkk~ ya tergantung mood sih *kebiasaan* kkk~
mrblackJ : Makasih udah review^^ kesel kan sama Chanyeol ? (yesyesyes) kkk~ nih nasib baekhyun setelahnya *nunjuk ke atas* ini lanjut kok hehe
Hwang Yumi : Makasih udah review^^ belum saatnya Kris ketemu tao, lagian entah ketemu atau ngga kkk~ Haaay New Reader semoga sukaa yaaa kkk :D *lambailambai* chanyeol emang sakit hati, tapi baekhyun sama kris jauh lebih sakit hati :')
Haru3173 : Makasih udah review^^ ya aku sengaja bikin dia jadi psikolog biar greget kkk~ maapin aku taotao :( tapi kalau aku ada ide buat mempersatukan mereka juga aku usahain deh hihi nih kamu bisa liat gimana kecewanya baek di chap ini, kalau kris ga dateng nanti kalian ga pada kesel *apaan* haha astaga ini reader pada sadis banget mau pake nodong aku segala :( wkwkwkw HWAITING *ketjup
kaysaiko : Makasih udah review^^ dia kan uke labih, harap maklum yaa :D
Anggi32897 : Makasih udah review^^ skip aja kalau gakuat bacanya dari pada muntah kkk~ disini lumayan banyak Chanbaeknya tapi maap aku bikin nyesek dulu yaa kkk~ aku apdetnya sesuai jadwal aja ah (sabtu/minggu) :3 kkk~
RLR14 : Makasih udah review^^ dia bodoh karena di butakan oleh cinta *elaaah kkk~adegan di atas sesuai sama bayangan kamu ga ? apa masih kurang nyesek nya ? kkk iya ff ini apdetnya aku usahain tiap sabtu/minggu yaa :D eh kamu jangan coba-coba godain Chanyeol ya, aku tabok nih... wkwkwk Chanyeol cuman punya AKU :P
indrisaputri : Makasih udah review^^ iya kalau dipikir-pikir kasian juga yah dia :( *barumikir* kkk~ kris ga ganggu org dia cuman mau nemuin pacarnya doang kok :') yah maklum lah chanyeol kan uke labih hihi, aku lanjutnya sesuai jadwal yaa sabtu/minggu :D
indaaaaaahhh : Makasih udah review^^ karakter Kris disini emang lebay terlalu dibutakan oleh cinta kkk~ Luhan belum tau, liat aja ntar kalau dia udah tau apa yang akan terjadi *sok misterius* kkk~ ini udah di lanjut semangaaaat :D
Fuji jump910 : Makasih udah review^^ dianya mau pacaran dulu sama Chanyeol katanya *ditabok* kkk~
LuXiaoLu : Makasih udah review^^ move on itu tidak semudah mengucapkannya :')
byun nova : Makasih udah review^^ dia cuman terlalu seneng bisa ketemu ukenya lagi jadi over gituu :3 ueeeek haha semuanya ada balasannya kok :") ini udah lanjut Fighting!
Yuan Lian : Makasih udah review^^ ini udah apdet semoga suka ya :D
HunHanCherry1220 : Makasih udah review^^emang raja PHP bgt itu si Chanyeol kkk~ iya sengaja emang kemaren di banyakin yg krisyeolnya dulu skrg lumayan banyak chanbaeknya tapi malah berantem maapin hihi ini udah lanjuuuut FIGHTING!
followbaek : Makasih udah review^^ yagabisa gitu dong, kris kan juga pacarnya kkk~ aku lanjutinnya sesuai jadwal aja yaa (sabtu/minggu) hihi fighting :D
luhannieka : Makasih udah review^^ yesss UKE LABIL hihi ini udah next semoga suka Fighting !
Ririn Cross : Makasih udah review^^ emang kurang ajar banget kan si Chan itu udah gausah suka sama dia biar aku aja yang suka kkk~ ini udah di lanjuuut semoga suka yaaah :D
Rnine21 : Makasih udah review^^ aku tabok beneran nih wkwkwk waaaah baru kamu loh yang mikir kaya gini :3 coba nanti kita liat kedepannya ya *apaan* kkk~
sayakanoicinoe : Makasih udah review^^ sudah diteruskan :D
rillakuchan : Makasih udah review^^ tuhkhaaaaaan udah siapain kresek belum sebelumnya ? kkk~ yaa kita liat kedepannya aja deh yaa kkk~
ccdtksexoot12 : Makasih udah review^^ aku apdet tiap sabtu/minggu aja yaa :D urusan taoris kita liat kedepannya aja deh kkk~
rachel suliss : Makasih udah review^^ udah siapin keresek sebelumnya ? kkk~ liat kedepannya aj deh yaa wkwkwk
Marry Cho : Makasih udah review^^ mohon maklum yaa diakan uke labil :')
ViviPExotic46 : Makasih udah review^^ kris balik ke korea kangen sama pacarnya katanya kkk~ ini udah lanjut kok semoga suka yaaa :D
IYou : Makasih udah review^^ tapi heechul nya keburu males ngasih pencerahan gimana dong ? kkk~ belum semua, baru Baekhyun sama Heechul aja yang tau hehe aku juga gatau mau ampe berapa Chap, tapi paling belasan doang hehe
melissaluph : Makasih udah review^^ semua ini bukan salah kris doang kok, percaya deh sama aku :') sesuai harapan kamu, baekhyun pergiii :')))) biar chanyeol tau rasa kkk~
oxverdoxe : Makasih udah review^^ kris nya ga ngeselin kok, Chanyeol yg ngeselin :( wkwkwk Hay pembaca baru *lambailambai* kkk~ gapapa yang penting tetep review hihi
jengkyeol : Makasih udah review^^ jangan coba-coba godain Chanyeol ya, aku tabok nihh... wkwkwk ini kan Chanyeol si raja php kkk~
exindira : Makasih udah review^^ jangan bejek Kris :( wkwkwk kapan kapan aja deh ya mereka ketemunya hihi
Zahee : Makasih udah review^^ emang uke labil kan dia kkk~ ketemu sih belum kalau ketauan udeh wkwkwk ini udah apdet lagiii, aku usahain apdet tiap sabtu/minggu yaa :D
fxjnriw : Makasih udah review^^ iyaa gaakan lama kok asemnya paling sampe end *canda kkk si chanyeol kan raja php haha ini udah apdet aku usahain apdet tiap sabtu/minggu yaa :D
Shin Yo Yong : Makasih udah review^^ nah kerasa kan gimana galau nya chanyeol kkk~ dia emang bener-bener uke labil :D
blackwhite1214 : Makasih udah review^^ emang uke paling labil dia kkk~ Heechul pengennya Chanyeol sendiri yang jelasin gicuuu, kalau itu sih tergantung chanyeolnya *apaan* kkk~ hahaha bagus deh aku juga ngebias Kris kok, malah semuanya di exo aku biasin kkk~ tapi tetep dong kesayangannya cuman Park Chanyeol seorang :3
lolitasylva23 : Makasih udah review^^ tuh liat nasib Baekhyun di atas aja kkk~ ini udah lanjut, aku apdet tiap sabtu/minggu yaaa :D
YJYSCKCBShipper : Makasih udah review^^ belum saat nya luhan muncul ntar kalau udah waktunya dia pasti muncul kok kkk~ tapi kan Baekhyun emosian orangnya, jadi aku bikin dia ngamuk :( hehe liat kedepannya aja yaaa :D
nur991fah : Makasih udah review^^ maklum uke labil :') dia mulai galau nih kayanya besok-besok hihi
fanoy5 : Makasih udah review^^ ini udah lanjut~ kris cuman terlalu dibutakan oleh cinta :')
devrina : Makasih udah review^^ dia hanya uke yang masih labil :') ini udah next, ada kok jadwalnya tiap sabtu/minggu aku usahain apdet tiap hari itu :D
sarimulyani94 : Makasih udah review^^ tuh ekspresi baekhyun tuh *nunjuk ke atas* kkk~ chanyeol masih labil sih makanya susah
thestarbaek0506 : Makasih udah review^^ iya kasian ya Baekhyun *pelukbaek* kkk~ tapi Baekhyun ga punya mantan dia kan belum pernah pacaran gimana dong :( wkwk ini udah lan to the jut. FIGHTING!
KaiSooLovers : Makasih udah review^^ masih penasaran sama reaksi Baek ? tuh udah ada di chap ini :D udah aku suruh siapin kresek kan sebelum nya buat jaga-jaga kkk~
KimChanBaek : Makasih udah review^^ ayo marahin chanyeol ayooo kkk~ tapi kan disini baekhyun jadi cewek -_- kkk~ tapi yang duluan tau malah baek bukan kris, gimana dong ? hihi
Luhanna : Makasih udah review^^ aku cuman berusaha apdet sesuai jadwal hihi aku ga akan jahatin kris kok nanti aku kan juga sayang sama dia *apaan* kkk~ psikolog sterss emang dia wkwkwk
90Rahmayani : Makasih udah review^^ yesss harapan kamu terkabul baekhyun mau mundur dan mau pergi hihi. Fighting :D
Sonia : Makasih udah review^^ gampar aja gampar gapapa kok :') nah emang itu tujuan aku, sengaja bikin Krisyeol biar lebih kerasa 'GAY' nya coba kalau aku bikin kyungsoo, luhan atau uke lain yang jadi pasangan Gay nya Chan disini mungkin ga akan terlalu geli kaliannya karena mereka emang udah biasa di jadiin uke dan bisa dibayangin jadi cewek *ngomongapaansih* wkwkwk aku apdet tiap sabtu/minggu yaa Hwaiting :D
cheinnfairy : Makasih udah review^^ ayoook tonjok Chanyeol biar otaknya jalan kkk~ semangaaat!
Kyungie Baby : Makasih udah review^^ maap nih tapi Kris ga akan tertarik sama Baekhyun dia kan cinta mati sama Chan *muntah* wkwkwk
Parklili : Makasih udah review^^ maklumin aja diakan uke labil :') hobinya juga bikin kesel orang wkwkwk
LeeEunin : Makasih udah review^^ emg chan kuntilanak pake di tancepin paku di palanya wkwkwk Kris balik kan mau ketemu pacarnya :3 di ganjen juga karena dibutakan oleh cinta wkwkwk
Chanbaekalwayshee : Makasih udah review^^ yeheeeet :D iya dia kasian banget aku aja ga tega *padahal gue yg bikin dia kaya gitu wkwk* aku apdet tiap sabtu/minggu yaaa^^
Guest : Makasih udah review^^ ya makanyaa judulnya ajakan My Angel (CHANBAEK) jadi mau lebih fokus ke chanbaek hehe *tos*
Stephanie : Makasih udah review^^ emang uke labil kan dia wkwk baek emang mau ninggalin dia kok biar tau rasa :') tapi Luhannya kan lagi bulan madu, baek juga belum ketemu kris cuman mergokin chanyeol telponan aja kkk~ maap kalau kurang greget :D FIGHTING^^
KaiSoo Daughter : Makasih udah review^^ tuh kaaaan sebenernya Kris juga kasian disini, wkwkw ini udahlanjut aku apdet tiap sabtu/minggu yaaa :D
Dobichan : Makasih udah review^^ hahaha liat kedepannya yaa. Ini udah lanjut semoga suka :D
Kai4d.o : Makasih udah review^^ pertemuan kris tao tergantug ntar aja yaaa hehe :D
Guest : Makasih udah review^^ cekek aja gpp kok :D baek emang mau pergi kok. Dan aku juga pengen banget liat Chanyeol nyesel kabina-bina wkwkwk
anisyawurjaning : Makasih udah review^^ tuh nasib baekhyun *nunjukatas* wkwk ini udah lanjut yaaaa :D
biezzle : Makasih udah review^^ chanyeol emang hobinya bikin kesel orang wkwk ini udah lanjut dan sesuai permintaan kamu ini lebih panjaaang kkk~
Ikki Ka Jung99 : Makasih udah review^^ lah malah jadi bawa-bawa daehyun dia kan mau aku umpetin dulu buat entar *opskeceplosan* wkwkwk ini udah di next FIGHTING!
ByunAud : Makasih udah review^^ tuh Baek udah tahu dan dia sedih banget :( kalau Lulu sih belum dia masih bulan madu ama lakinya kkk~ aku apdetnya tiap sabtu/minggu yaaa :D Hwaiting !
Baekhimchan : Makasih udah review^^ kris belum bisa berpaling sama siapapun dia terlanjur cinta mati ama Chan *muntah* wkwkwk lah kok sama Sehun kan sehun udah jadi lakinya Luhan haha. Ini udah lanjut semoga suka yaah :D
Nia : Makasih udah review^^ iyaa :') nah tahu kan sekarang gimana ribetnya jadi Gay wkwkwk
Baekkiechan : Makasih udah review^^ emang iyaa, Baekhyun tersakiti disini wkwkwk
kaisoo's noona : Makasih udah review^^ emang uke labil kan dia wkwk ini udah lanjut yaaaa Fighting :D
chanyeolja : Makasih udah review^^ mereka ga ketemu tapi udah ketauan sama baek wkwkwk iniudah apdet ya aku apdetnya tiap sabtu/minggu :D
ParkByun : Makasih udah review^^ ini udah lanjut semoga suka yaaa :D
Choi Min Gi : Makasih udah review^^ uke labil kan dia wkwk
Tifaah : Makasih udah review^^ dia bukan abg labil, dia kan uke labil wkwk nanti kalau udah tau rasa dia pasti sadar kok hihi. Ini udah next Fighting :D
lilykurniati77 : Makasih udah review^^ kan udah aku suruh siapin kresek sebelumnya wkwk Kris ga sejahat hellokity kok tenang aja wkwkwk
sekali lagi makasih banyak buat kalian semua yang udah review jangan lupa review lagi yaak^^ buat reader lain yang belum sempat review aku tunggu juga reviewnya, tapi aku ga akan maksa kok segimana keikhlasan kalian aja mau ngasih review atau ngga soalnya dengan kalian udah mau baca ff aku yang mungkin sangat biasa aja ini aku udah seneng hehe, oke cukup sampai ketemu di chapter depan paipaiiiii^^
