Aku kasih saran sebelum baca ini silakan baca ulang chap sebelumnya takutnya kalian keburu lupa sama ceritanya karena aku terlalu lama apdet :( hehe tapi buat yang mau aja yaa ;)

Chapter 13 [My Angel]

Happy Reading^^

Heechul, Sehun dan Kai sudah berada di apartemen Chanyeol padahal jam baru menunjukkan pukul 7 pagi. Tidak sulit untuk mereka masuk ke dalam apartemen ini tanpa seijin pemiliknya karena ada Heechul yang tahu passwordnya. Mereka telah bertekad untuk membantu kesembuhan Chanyeol. Ah ya... saat ini Kai juga sudah mengetahui semua cerita Chanyeol.

"astaga apa yang kalian lakukan di apartemenku sepagi ini?" Chanyeol tentu saja kaget saat melihat Ketiga Pria tampan duduk di sofa ruang tv yang tepat berada di depan kamarnya sambil menonton tv dengan santai seolah dirumah sendiri.

Chanyeol baru bangun tidur dan ia berniat untuk mengambil minum di dapur.

"Hay Chan, baru bangun?" ucap Heechul sedikit basa basi.

"apa yang kalian lakukan disini ?"

"duduklah dulu, kami punya penawaran menarik untukmu" ucap Sehun sambil tersenyum menggelikan. Chanyeol sempat bergindik melihatnya.

"aku tanya apa yang kalian lakukan disini? Untuk apa kalian datang sepagi ini ke apartemenku?"

"Sehun Hyung hanya memintamu duduk dulu baru kami akan menjelaskan semuanya. Apa kau mau kami memaksamu dulu baru kau mau duduk begitu? ayolah Hyung jangan bertingkah seperti seorang gadis" Chanyeol membelalakan matanya mendengar ucapan Kai. Berani sekali si bocah tengik ini.

Tapi akhirnya dia pun mengalah dan duduk di depan ketiga Pria tampan ini.

"Park Chanyeol kami ingin menawarkan sebuah metode baru untuk menyelamatkanmu karena seperti yang kita tahu bahwa Kau tidak benar-benar mencintai Byun Baekhyun si gadis malang itu jadi kami bertekad untuk membantumu, kau tidak kasihan apa pada Baekhyun?" Ucap Heechul sambil tersenyum menyindirnya. Dia duduk di tengah sambil menyilangkan kaki dan melipat tangan di dada seolah berperan sebagai pemimpin dari ketiganya, sedangkan Sehun dan Kai berada disisi kanan dan kirinya mengangguk-anggukan kepalanya bersamaan seolah setuju dengan ucapan Heechul. Mereka pasti sudah berlatih sebelumnya.

"Kami punya beberapa metode untukmu. Kami yakin ini pasti berhasil, jika tidak berhasil juga pilihan terakhirnya adalah kami akan mengantarmu untuk operasi ganti kelamin lalu kami akan melemparkanmu pada 'seme-seme' tampan pengganti Kris" Sehun ternyata lebih kurang ajar lagi dibanding Kai. Sepertinya Heechul sudah mencuci otak mereka.

"aku tidak tertarik, aku bisa mengatasinya sendiri" Chanyeol berucap kesal. Dia merasa harga dirinya baru saja di injak-injak oleh tiga pria tidak jelas ini. Kenapa untuk mencintai wanita dia harus di ajari segala?

"kau tidak usah malu pada kami, kita semua sudah saling kenal sejak lama kan ? aku bahkan sudah mengenalmu dari sejak kau pertama kali melihat dunia. Aku tahu kau perlu bantuan dan kami disini bersedia menolongmu secara sukarela" ucap Heechul

"yep, kau serahkan saja semuanya pada kami Hyung" ucap Kai meyakinkan.

"jadi... bagaimana perkembangan hubunganmu dengan Baekhyun?" Sehun mulai memancing Chanyeol dengan memberinya pertanyaan.

Chanyeol terdiam beberapa saat. Mereka memang orang-orang terdekatnya jadi tidak mungkin mereka berbuat macam-macam padanya. Mungkin sudah saatnya dia belajar terbuka pada orang lain. Dia juga sebenarnya merasa butuh bantuan untuk hal ini. Tapi yang membuat dia sedikit ragu adalah Kim Heechul yang pasti berperan sebagai pemimpin mereka. kalian harus tahu pria ini memang baik dan cerdas tapi saking 'cerdasnya' kadang di otaknya itu muncul ide-ide aneh yang tidak masuk akal.

Chanyeol merasa harus sedikit berwaspada karena dia akan menjadi pemeran utama di dalam ide Heechul kali ini. dan Chanyeol yakin yang memiliki ide untuk membawanya operasi ganti kelamin jika metode mereka tidak berhasil itu bukan ide Sehun yang sebenarnya melainkan ide Heechul, dan Heechul tidak pernah main-main dengan idenya. Bukankah Pria itu cukup mengerikan ?

"Sejak Kris Hyung pergi, Baekhyun tidak pernah mengungkit masalah itu lagi, dia juga tidak menuntut apapun padaku padahal sebelum kepergian Kris Hyung dia selalu meledak-ledak. Perempuan memang aneh, aku bahkan tidak bisa mengerti mereka…"

"lalu apa yang Hyung lakukan untuknya?" Kai menatap Chanyeol penasaran.

"akhir-akhir ini aku hanya berusaha untuk berperan sebagai seorang kekasih sebagaimana mestinya, tapi aku tidak tahu apakah aku sudah melakukannya dengan baik atau tidak. Aku hanya menelpon Baekhyun sesekali begitu pun dengan dirinya. kami akan bertukar kabar dan berbagi cerita tentang apa saja yang kami lakukan hari itu.. yaaa begitulaah" Chanyeol sepertinya tidak bisa menolak karena dia sadar bahwa dia memang membutuhkan bantuan dan dia tidak mau menyakiti Baekhyun lebih lama lagi.

"Hyung, Jika kau tidak mampu membahagiakan Baekhyun, kau serahkan dia pada kami saja. Kami yang akan menjaga dan membahagiakannya, kasihan dia jika kau begini terus. kami ak-"

"YAK APA MAKSUDMU SIALAN" Chanyeol berdiri dan hendak menarik kerah kemeja Kai tapi Heechul langsung menahannya.

"kau tidak perlu memukulnya" Heechul mendorongnya sampai Chanyeol duduk lagi

Chanyeol menatap Kai tidak senang. Entah kenapa Kai menyebalkan sekali hari ini. Apa maksudnya dia mau mengambil Baekhyun darinya?! Chanyeol masih bisa menahan diri untuk tidak marah saat tadi Kai mengatainya seperti seorang gadis tapi dia tidak terima jika Kai sampai membawa-bawa nama Baekhyun apalagi berniat 'mengambil'nya. Sepertinya otak Kai benar-benar sudah di cuci oleh Heechul.

"Jaga ucapanmu!" seru Chanyeol pada Kai.

"sudah-sudah, kau mandi dulu sana aku beri waktu 20 menit, Kami tunggu di basement. Jika kau tidak datang dalam 20 menit ke basement... kami akan menelanjangimu" ucap Heechul lalu ia segera berdiri di ikuti oleh kedua anak buah barunya dan meninggalkan Chanyeol yang langsung berlari ke kemar mandi. Dia takut di telanjangi.

.

.

.

"Sepertinya dia sudah mulai mencintai Baekhyun. Dia terlihat marah sekali saat Kai bilang mau mengambil Baekhyun" Ucap Sehun saat mereka sudah berada di mobil Heechul untuk menunggu Chanyeol mandi.

"Chanyeol memang sudah mencintai Baekhyun. dia hanya terlalu bodoh untuk menyadari perasaannya sendiri" sahut Heechul.

"tapi aku rasa Chanyeol Hyung belum benar-benar mencintai Baekhyun karena setidaknya di hatinya itu masih ada nama Kris Hyung. Dia tidak akan semudah itu melupakan Kris Hyung" elak Kai.

Mereka sepertinya sedang mengadakan meeting di dalam mobil.

"ya memang, maka dari itu kita harus membantunya untuk hanya mencintai Baekhyun. tidak ada Kris lagi atau siapapun. Kris hanya masa lalunya, sekarang dia hanya sebatas teman Chanyeol saja" ucap Heechul.

"Aku rasa Baekhyun juga perlu berperan dalam rencana kita ini, kalian dengar tadi ? Chanyeol mengatakan jika Baekhyun tidak pernah membahas masalah Kris lagi, gadis itu juga sepertinya terlalu baik pada Chanyeol"

"tidak usah bawa-bawa Baekhyun. biar nanti dia menikmati hasil kerja keras kita kali ini saja. Dan Sehun benar, akhir-akhir ini Baekhyun jadi terlalu baik padanya. Chanyeol jadi menyalah artikan kebaikan Baekhyun itu, mungkin dia pikir Baekhyun tidak masalah jika Ia tidak benar-benar mencintainya karena gadis itu tidak pernah protes lagi"

"sepertinya kita harus membuatnya terpukul dan sadar jika Baekhyun benar-benar berarti untuknya. Chanyeol Hyung juga harus sadar jika hidupnya tidak akan lebih baik tanpa Baekhyun"

"yaps, dia juga harus tahu jika sebenarnya Pria tidak lebih baik dari wanita. Dia sepertinya masih Trauma dan sedikit takut untuk memberikan sepenuh hatinya pada seorang wanita, dia takut disakiti lagi dia pikir semua wanita itu hanya manis di awal. Dan lagi, dia mengenal sosok Kris yang terlalu baik dan dia merasa sangat nyaman akan itu jadi dia menganggap semua Pria itu baik. Sepertinya kita harus menunjukkan sisi buruk seorang Pria juga padanya agar dia bisa perpikir berpuluh-puluh kali atau bahkan tidak mau berpikir untuk berhubungan dengan pria lagi"

"Ide bagus, kita bisa bekerja sama dengan Kyungie, Luhan Noona dan Puff Noona untuk menunjukkan jika Wanita bisa jauh lebih baik di banding Pria"

"dan Kau Kim Jongin. Kau bisa menjadi contoh Pria tidak baik pada Chanyeol kau harus membuat Chanyol tidak suka pada Pria"

"YAK kenapa aku? Hyung bahkan lebih terlihat bukan pria baik-baik di banding aku"

"KURANG AJAR KAU"

"sudah-sudah, kalian ini malah bertengkar. Sebaiknya kita mulai susun strategi saja" Lerai Sehun.

"sebenarnya inti dari semuanya adalah kita harus membuatnya mengerti kalau dia tidak akan cocok hidup dengan seorang pria. Lalu saat dia mulai sadar kita harus membuatnya mengerti juga kalau hidup dengan seorang perempuan akan jauh lebih baik. Pokoknya dia harus mencintai seorang perempuan, dan perempuan itu adalah Baekhyun. Itu bukan hal yang sulit jika Chanyeol mau bersungguh-sungguh" jelas Heechul.

"yap Heechul Hyung benar, apalagi selama ini Chanyeol Hyung juga sering berkonsultasi pada Kyuhyun Hyung dan Siwon Hyung. Mereka pasti sering memberinya tips-tips untuk merubah diri. Jadi jangan berlebihan sampai kita harus membuat strategi segala Sehun Hyung. Kau ini lebay sekali" astaga Kai benar-benar menyebalkan hari ini.

Sehun mendelik kesal padanya "ah terserah kau saja, jadi apa yang akan kita lakukan hari ini?"

"kita akan makan siang di rumahku, aku sudah menelpon Luhan dan Kyungsoo juga. Chanyeol harus melihat jika wanita bisa lebih baik dari pada Pria. Dan tugas kita adalah membuatnya tidak nyaman untuk berlama-lama dengan Pria, kita bisa sedikit menindasnya" jelas Heechul lagi, dia memang gudang ide dari mereka bertiga.

"ah sepertinya aku akan suka bagian ini" Kai sedikit menyeringai sedangkan Sehun hanya memutar bola matanya melihat calon adik iparnya itu. Dia masih heran kenapa adiknya yang manis itu mau saja pada Pria menyebalkan, berkulit tidak putih dan wajah yang menurut Sehun biasa saja.

Oh Sehun tidak tahu kah kau di balik semua itu ada ribuan wanita yang selalu meneriaki nama KAI ketika ia berada di atas panggung? dia adalah Pria yang penuh dengan pesona. Bahkan Oh Kyungsoo adik-mu yang manis itu pun bisa terjerat oleh pesona sang Rapper berkulit Tan ini. dan kau juga harus tahu jika Kim Jongin sangat ahli meluluhkan hati seorang gadis dan memperlakukan mereka dengan baik.

"Bagaimana caranya Hyung?" Tanya Sehun.

"kita bisa menjadikan istriku, Luhan dan Kyungsoo sebagai contoh wanita baik yang patut untuk dicintai dan di jadikan istri, kita juga harus meyakinkan Chanyeol jika Baekhyun juga sama seperti mereka . tidak seperti mantan pacarnya yang dulu"

"lalu bagaimana dengan Kita yang harus membuat Chanyeol merasa tidak nyaman dengan Pria?" Sehun masih belum paham.

"Oh Sehun tadi kan aku sudah bilang kita bisa sedikit menindasnya. Ya seperti tadi saja, meledeknya lah, mengatainya seperti seorang gadis lah pokoknya kita harus membuatnya tidak suka dan tidak nyaman dengan Pria. Bukankah aku sudah mengajari kalian kemarin?" Heechul mulai kesal.

Dan... ya apa aku bilang, Heechul pasti sudah mencuci otak mereka sebelum mereka beraksi hari ini. Kai bahkan sangat jelas terlihat telah di cuci otaknya oleh heechul, dia tambah menyebalkan saja.

"Hyung bagaimana jika kita tidak berhasil?" sepertinya Sehun masih belum terlalu yakin.

"Astaga Sehun Hyung ! Kenapa pakai tanya lagi sih?! Heechul Hyung bahkan sudah menjelaskannya tadi ! Kau ini dari tadi hanya bertanya, masa begini saja kau tidak bisa?! Dan jika ini tidak berhasil Kau yang akan menggantikan Chanyeol Hyung ganti kelamin lalu aku dan Heechul Hyung akan melemparmu pada para Gay yang haus kasih sayang !" gertak Kai yang juga ikut geram.

"YAAAAK! Lihat saja Kim Jongin aku akan menghasut ibuku agar tidak lagi merestui hubunganmu dengan Kyungsoo. Biar Kyungsoo di jodohkan dengan Myungsoo tetangga kami yang tampan, bersahaja dan kaya raya itu saja. cih" Sehun menyeringai melihat wajah Kai yang sedikit memucat. "Kau tahu ? Myungsoo dan Kyungsoo itu sahabat dari kecil mereka sangat dekat, lagi pula nama mereka juga hampir sama sepertinya mereka juga ditakdirkan untuk bersama"

"Hyung!" pekik Kai. Dia tau siapa Myungsoo yang di maksud oleh Sehun itu, sangat tahu karena dia adalah salah satu pria yang diwaspadai oleh Kai. "Hyung ampuni aku... aku tadi kelepasan,, sungguh Hyung kau boleh bertanya apapun sesukamu Hyung aku mohon jangan lakukan itu padaku"

"berhentilah membuat percakapan bodoh seperti itu, kalian membuatku mual" Heechul berdecak kesal. "sudah 22 menit dan dia belum juga datang, dia pikir aku hanya bercanda dengan ancaman akan menelanjang-"

Heechul tidak meneruskan kalimatnya karena Ia melihat Chanyeol yang baru keluar dari lift dan berjalan menuju mobilnya. Mereka bertiga langsung memutar badan ke arah posisi masing-masing.

"Kita mau kemana?" tanya Chanyeol sembari duduk di jok belakang samping Kai. Heechul duduk di belakang kemudi sedangkan Sehun duduk di sebelahnya.

"Kau masih ingat tadi aku berkata apa ?" tanya Heechul tanpa mengalihkan wajahnya untuk melihat Chanyeol.

Chanyeol menghela nafas lalu melihat jam tangan yang melingkar di tangan kirinya "Aku hanya telat 3 menit, tadi aku harus menunggu Lift dulu hyung maafkan aku"

"aku tidak menerima alasan apapun"

"aku kan tidak sengaja Hyung" Chanyeol mulai memelas

"kau pikir aku hanya bercanda dengan ancamanku tadi?"

"..."

"Sehun, Kai. Telanjangi dia"

"Hey! Apa yang kalian lakukan, jangan main-main!" Chanyeol memelototi kedua pria yang malah tersenyum menjijikan kearahnya.

"Kalian berani ?" Chanyeol mengangkat kepalan tangannya tinggi-tinggi untuk mengancam Sehun dan Kai yang malah semakin mendekat kearahnya.

Sedetik kemudian Sehun dan Kai langsung beraksi sesuai intruksi dari Heechul. Kai yang berada disamping Chanyeol langsung berusaha membuka ikat pinggangnya sedangkan Sehun harus membalikan posisi duduknya dulu tapi dia sudah berhasil melepas beberapa kancing kemeja pria malang itu.

Chanyeol terus berontak membuat kedua Pria kurang ajar ini sedikit kesulitan. Ia juga terus menjerit seperti seorang gadis yang akan di lecehkan oleh pria-pria hidung belang. Heechul berusaha menahan tawanya sekuat tenaga. Dia benar-benar gila.

"oke sudah cukup" Heechul kembali mengintruksi saat melihat Sehun dan Kai hampir membuat Chanyeol telanjang bulat.

Chanyeol terlihat sangat berantakan seperti korban pemerkosaan. Rambutnya kusut karena banyak bergerak, kancing kemejanya sudah terbuka semua dan Sehun sudah berhasil melepas satu tangan kemejanya dari tubuh atletis adik iparnya itu. Tugas Kai juga hampir selesai, dia berhasil melorotkan celana jeans Chanyeol hingga lututnya. Untung saja Chanyeol selalu memakai boxer sebagai dalaman lagi, bagaimana coba jika dia tidak memakainya ?

Chanyeol langsung membenarkan letak celananya lalu mengancingi kembali kemejanya dengan cepat. Setelah semuanya kembali terpasang Chanyeol langsung menggeser duduknya hingga benar-benar menempel dengan pintu mobil dia memeluk tubuhnya sendiri dan merapatkan kakinya. Wajahnya juga mulai pucat.

Siapa juga yang tidak takut di perlakukan seperti itu ? hampir di telanjangi di dalam mobil oleh dua Pria Kurang Ajar ! bagaimana jika ada yang melihat mereka ? Hey Chanyeol tidak mau tertimpa skandal menjijikan jika ada wartawan yang tahu dan salah paham dengan adegan barusan.

Heechul menoleh kearahnya sebelum mulai mengemudikan mobil "Kau kenapa ? seperti seorang gadis yang takut keperawanannya akan di ambil saja. Percayalah kita semua masih nomal. Memangnya Kau" Chanyeol mempelototinya tapi Heechul hanya berdesis. Sehun tertawa pelan mengejeknya dan Kai menggeleng pelan seakan mengatakan "ya ampun, kami tidak sepertimu Hyung"

Chanyeol tidak membalas apa-apa. Percuma juga 3 lawan 1 pasti kalah, jadi biarkan saja mereka berbuat sesukanya. Dia akan berusaha untuk tidak peduli. Suasana mulai hening, Heechul sudah mulai melajukan mobilnya. Tapi sepertinya Kai masih belum puas mengerjai Chanyeol.

"Hyung tadi sepertinya kau ketakutan sekali, memangnya Kris Hyung tidak pernah melakukan itu padamu?" tanya nya dengan wajah sok polos.

"YAK APA MAKSUDMU?" Chanyeol kembali terpancing.

"ya yang aku tahu sih pasangan Gay itu kebanyakan suka melakukan... ya kau tahu sendiri lah Hyung, atau mungkin kau juga pernah melakukannya ? berapa kali? Kau tidak jijik apa Hyung ?" Sehun dan Heechul sudah berusaha menahan senyuman mereka dengan menggigit bibir bawahnya. Kai sepertinya memang senang sekali dengan bagian 'menindas Chanyeol'.

"Jaga mulutmu Kim Jongin, aku dan Kris Hyung tidak pernah berbuat macam-macam"

"ah yang benar? Kalian bahkan pacaran lama sekali. Ayolah Hyung ceritalah padaku jangan malu-malu. Bagaimana jika kau menceritakan pengalaman ciuman pertamamu dengannya" Kai masih belum menyerah.

"aku bilang aku dan Kris Hyung tidak pernah berbuat macam-macam. Kau perlu menyekolahkan mulut mu agar bisa bicara lebih sopan, Kim"

"mana ada sekolah untuk mulut, hahaha Hyung kau ini bodoh sekali"

"sekali lagi kau bicara macam-macam akan aku adukan Kau pada Kyungsoo"

"cih, dasar gadis belia bisanya main mengadukan saja"

"YAAK"

Kai melakukan tugasnya dengan baik, bahkan mungkin sedikit berlebihan.

.

.

.

Baekhyun sudah kembali ke Pohang beberapa saat setelah Kris pergi juga. Ia harus kembali ke kota asalnya karena harus kuliah. Dia hanya bisa berada di Seoul 2-3 hari dalam satu minggu. Tentunya saat dia libur kuliah saja.

Kris memang sudah pergi. Dia tidak ada lagi di antara Baekhyun dan Chanyeol tapi Baekhyun masih belum merasa tenang. Bagaimana jika Chanyeol masih tetap tidak bisa mencintai Baekhyun seutuhnya? Apa yang harus dia lakukan? Baekhyun tidak mungkin kan memaksakan Chanyeol untuk hanya mencintainya ? Dia seorang perempuan, kalau Chanyeol tidak mau dia bisa apa?

Mungkin yang bisa Ia lakukan sekarang adalah melakukan yang terbaik sebagai kekasih Chanyeol dan menunggunya. Tapi harus berapa lama lagi Baekhyun menunggu? Kalau selamanya Chanyeol seperti ini bagaimana ? hidup sebagai Park Chanyeol yang hanya mencintainya dengan terpaksa ? apa Baekhyun juga harus hidup seperti ini terus ? Mengemis cinta Park Chanyeol seperti orang bodoh.

Kalau nanti datang 'Kris-Kris' yang lain, apa yang harus Baekhyun lakukan? Saat ini Baekhyun hanya bisa berusaha membuat Chanyeol untuk hanya 'melihat'-nya sebelum ada orang lain yang lebih menarik di mata Chanyeol. Baekhyun memberikan perhatian dan kasih sayang penuh pada Chanyeol dan berharap Chanyeol bisa merasakannya. Dia tidak mau membiarkan Chanyeol merasa kurang di perhatikan atau disayangi sehingga membuat ia mencari orang lain lagi.

Baekhyun benar-benar menekan rasa gengsinya yang sangat tinggi untuk Chanyeol. yaa.. semoga semua yang ia lakukan kali ini tidak sia-sia.

"masih galau gara-gara Chanyeol Oppa?"

Baekhyun mendongkakkan kepalanya melihat Tao yang baru saja datang sambil membawa dua gelas minuman. Baekhyun tidak menjawab pertanyaannya, dia hanya menghela nafas lalu kembali melamun. Panda China ini memang selalu tahu apa yang Baekhyun rasakan.

"sudahlah Baek, Chanyeol Oppa kan sudah memilihmu apalagi yang kau ragukan darinya ?" tanya Tao yang kini sudah duduk di hadapannya. Mereka sedang berada di kantin kampus.

"dia memilihku bukan berati karena dia mencintaiku" keluh Baekhyun.

"lalu karena apa ? karena dia takut pada Luhan eonni lagi begitu? hey bukankah kau sudah memberinya penawaran jika dia benar-benar memilih pria bernama Kris itu kau tidak masalah dan kau sendiri yang akan menghadapi Luhan eonni ? berarti Luhan eonni bukan lagi masalah untuknya. dia memilihmu karena hatinya Baek. hatinya yang mengatakan jika dia harus memilihmu"

"tapi tetap saja dia tidak benar-benar mencintaiku"

"bukan tidak, tapi belum. Chanyeol Oppa juga butuh proses untuk benar-benar mencintaimu seutuhnya, bahkan kau sendiri yang mengatakan itu padaku lalu kenapa sekarang kau sering mengeluh begitu ?"

"..."

"dari cerita yang aku dengar darimu pria bernama Kris itu benar-benar baik bukan ? dan mereka sudah menjalin hubungan selama bertaun-taun. Kau pikir melupakan seseorang yang begitu berarti dalam hidupmu itu mudah ? tidak kan? Berilah ia waktu untuk menghilangkan perasaannya pada Kris itu, setelah itu dia baru bisa mencintaimu sepenuhnya"

"Kau berkata seolah aku yang salah. Kenapa kau selalu membela Chanyeol ? sebenarnya sahabatmu itu aku atau Chanyeol?" Baekhyun mulai merasa kesal pada Tao yang selalu menganggap Chanyeol benar.

"astagaaa bukan itu maksudku. Aku sama sekali tidak menyalahkanmu. Aku hanya memintamu untuk memberinya sedikit waktu lagi kenapa kau sensitif sekali" Baekhyun mendengus kesal mendengarnya.

"dengarkan aku baik-baik Baek, Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah di kecewakan. kepada mereka yang masih percaya walaupun mereka telah di khianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai walaupun mereka telah di sakiti sebelumnya. Dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk bangun kembali kepercayaan..."

"... kau sudah mengalami semuanya Baek, yakinlah cepat atau lambat Chanyeol Oppa pasti akan membalas semua perasaanmu. Tuhan itu Maha Adil, percayalah padaku" entah sejak kapan Tao menjadi bijak begini. Baekhyun pun heran melihatnya.

"dari mana kau mendapatkan kalimat-kalimat bijak itu?"

"dari internet hehe"

Baekhyun menatapnya sinis "Kau tahu Zitao ? kau menasehatiku seolah kau adalah pakar Cinta padahal kau sendiri belum pernah merasakan cinta kan? Hahaha"

"aku pernah merasakannya pada Chanyeol Oppa tapi kau merebutnya dariku"

"YAK aku tidak merebutnya lagi pula rasa cinta dari fans pada idola dengan rasa cinta dari wanita pada seorang pria itu beda rasanya Tao" Baekhyun tersenyum penuh arti.

"yayayaya aku tahu kau kan sudah merasakannya. Rasa cintamu pada Kai Oppa dan Chanyeol Oppa memang beda. Bahkan sekarang Chayeol Oppa bisa membuatmu lebih gila karena cinta di banding kegilaanmu pada Kai Oppa dulu"

"Kau menyebalkan Zitao"

"apa bedanya denganmu?"

Dan setelahnya mereka pun tertawa bersama. Baekhyun dan Tao memang sama-sama menyebalkan. Tapi mereka saling menyayangi. Dan hal seperti pertengkaran atau perdebatan kecil itulah yang membuat sepasang sahabat itu selalu lengket.

.

.

.

Luhan dan Kyungsoo sudah berada di rumah Heechul sejak satu jam yang lalu. Mereka juga sudah selesai membantu istri Heechul memasak untuk makan siang mereka dan ke empat Pria lainnya. Beberapa menit yang lalu Puff pamit pada keduanya untuk menjemput Casey dari sekolah. Jadi sekarang hanya ada Luhan dan Kyungsoo di rumah ini.

"ng... Eonni apa pria bernama Kris itu tidak akan kembali lagi? Apa dia benar-benar sudah pergi? Bagaimana kalau nanti dia kembali lagi?" tanya Kyungsoo saat dia dan Luhan sedang duduk di sofa depan TV. Kyungsoo juga sudah mengetahui semuanya.

"Tidak, tidak mungkin. Aku kenal Kris sejak lama. Dia Pria yang baik, dia tidak pernah mengingkari ucapannya" Luhan berucap yakin. "Lagi pula tidak masalah kalau dia kembali jika Chanyeol sudah bisa melupakannya dan mencintai Baekhyun. Dia tidak akan tergoda dengan Kris lagi"

"tapi bagaimana jika Chanyeol Oppa tidak bisa melakukannya, nggg maksudku... yaa eonni tahu sendiri tidak akan mudah untuk melupakan seseorang yang sangat berarti untuk hidup kita dan menggantinya dengan orang lain"

"maka dari itu, kita harus membantunya. Seperti apa yang sedang dilakukan suamiku, Kai dan Heechul Oppa. Cinta Baekhyun pada Chanyeol yang begitu tulus dan dalam hanya akan berakhir mengenaskan kalau tidak diperjuangkan. Chanyeol harus tahu seberapa besar Baekhyun menyayanginya dan Chanyeol harus membalas cinta Baekhyun sama tulusnya. Seberat dan sebesar apapun kendala yang menghambatnya, Chanyeol harus berhasil menang melawan dirinya sendiri dan disini kita akan berusaha membantunya. Kau mau ikut membantu Chanyeol juga kan?" ucap Luhan sambil tersenyum penuh arti pada adik iparnya.

"tentu saja eonni, Baekhyun juga teman baikku. Aku akan melakukan yang terbaik sebisaku" Kyungsoo membalas senyumannya.

"terima kasih Kyunggie"

.

.

.

Chanyeol duduk di sofa ruang tv di rumah Heechul. Mereka baru saja selesai makan siang. Chanyeol merasa sangat kesal karena sedari tadi dia didiamkan oleh semua orang yang malah sibuk dengan pasangan mereka masing-masing. Sehun dan Kai asik bermanja-manja pada Luhan dan Kyungsoo sedangkan Heechul terlihat sangat menikmati momentnya bersama istri dan anaknya.

Chanyeol mendengus kesal entah untuk yang keberapa kalinya. Jujur saja Ia merasa sedikit iri pada mereka. Heechul berjalan mendekatinya dengan cengiran menyebalkan. Casey baru saja tidur dan istrinya akan memindahkan anak mereka ke kamarnya dulu.

"hay Pria kesepian" sindir Heechul.

"jadi kalian mengajakku kemari hanya untuk pamer kemesraan, begitu?"

"tumben kau pintar"

"aku akan pulang saja" Chanyeol berdiri berniat untuk pergi tapi Heechul langsung menahannya.

"tunggu dulu kau ini sensitif sekali sedang PMS?"

"aku sedang tidak ingin bercanda"

"eyyy ternyata kau memang sedang PMS. Ayolah Chan kami hanya ingin mengajarimu tentang kehidupan percintaan"

"mengajari apanya? Kalian hanya pamer kemesraan di depanku" Heechul malah terkikik mendengarnya.

"baiklah ayo kita mulai" ucapnya sambil membenarkan posisi duduknya senyaman mungkin.

"Kau lihat mereka?" Heechul menunjuk Sehun yang sedang tiduran di kursi dengan paha Luhan sebagai bantalnya, Luhan mengelus surai suaminya penuh sayang. Mata Sehun memang terpejam tapi dia tidak tidur. Mereka telihat sedang asik berbagi cerita dan sesekali tertawa bersama, manis sekali.

"kau mau seperti mereka?" Tanya Heechul sambil melihat ke arah Chanyeol. Pria itu tidak menjawab apa-apa dan Heechul hanya tersenyum melihatnya. "atau kau mau seperti Kai dan Kyungsoo?"

Kini Heechul menunjuk kearah dapur, disana ada Kyungsoo yang sedang membuat cemilan dan Kai yang terus mengganggu dan menggodanya sambil memeluk kekasih mungilnya itu dari belakang. tapi Kyungsoo tidak terlihat marah sedikitpun ia hanya tersenyum manis mendengar celotehan Kai yang kebanyakan tidak pentingnya. Mereka juga terkadang saling menyuapi untuk mencoba rasa makanan yang baru Kyungsoo buat.

"bukankah wanita-wanita itu terlihat manis? Mereka adalah sosok lembut yang sangat indah. Kau tidak akan menyesal jika kau bisa mencintai mereka"

"kalau begitu ajari aku untuk mencintai wanita Hyung"

Hening beberapa saat. Heechul kembali memperhatikan Chanyeol yang masih melihat kearah HunHan atau KaiSoo dengan mata berbinar membuat Heechul tersenyum lagi melihatnya.

"Mencintai seorang wanita itu mudah. Tapi kau harus bisa membedakan wanita seperti apa dulu yang ingin kau cintai. Kau tidak bisa membuat mereka terlihat sama. Kau juga harus bisa membedakan Baekhyun dengan Nami mantan kekasihmu itu. mereka jelas berbeda Chan, apa kau pernah merasa Baekhyun akan menyakitimu seperti apa yang dilakukan Nami? Yang ada kau yang selalu menyakitinya"

"jangan sebut-sebut nama wanita itu lagi Hyung, aku muak mendengarnya"

"kau harus mendengarnya. Kau harus terus memikirkan wanita itu, aku tidak peduli dan tidak mau tahu yang penting kau harus terus mengingatnya sampai kau muak semuak-muaknya dan menyingkirkannya dari kepala sempitmu itu. jangan menghindari kenyataan percayalah, sampai pada 'kesakitan' yang berlebihan kau akan merasa muak dan membebaskan dirimu sendiri, jadi ikuti saja saranku."

Chanyeol sangat ingin menolak tapi Ia sadar Heechul melakukan ini untuknya juga. Untuk membantunya agar bisa cepat 'sembuh'.

"dulu kau tidak bisa melampiaskan amarahmu kau hanya diam di perlakukan seperti itu kau malah menangisinya bahkan kau sulit untuk melupakannya kau pikir gadis seperti itu patut di tangisi? Kau bahkan malah memilih pergi bersama Kris. seharusnya kau selesaikan masalahmu saat itu juga, luapkan semua amarahmu pada wanita itu agar dampaknya tidak berlarut-larut seperti ini."

"aku tahu aku memang pengecut hyung"

"kau yang bilang sendiri ya, bukan aku" chanyeol mendengus kesal mendengarnya.

"oke sekarang coba kau bayangkan ketika dulu kau begitu mencintai wanita itu. kau memberikan apapun yang dia mau kau memberikan segalanya untuknya saat itu hanya ada dia di hati dan pikiranmu, tidak ada yang lain"

"cukup Hyung aku tidak mau mengingatnya"

"aku bilang kau harus mengingatnya! Lalu bayangkan lagi saat kau sedang sangat mencintainya tapi dia malah mengkhianatimu" sekeras apapun Chanyeol menolak tapi otaknya seolah berpihak pada Heechul. Kenangan kelam yang selama ini berusaha ia kubur kembali muncul di ingatannya.

"bukankah ketika itu kau datang ke apartemennya untuk memberikannya kejutan tapi malah kau yang diberikan kejutan olehnya... ya kejutan yang sangat menakjupkan"

"HYUNG CUKUP!" pekik Chanyeol, tubuhnya bergetar dan keringat mulai keluar dari sekujur tubuhnya, dia ketakutan. Chanyeol selalu berusaha untuk tidak mengingat kejadian mengerikan dalam hidupnya itu tapi heechul dengan seenak jidatnya malah kembali membahasnya.

"kejutan itu adalah pemandangan yang sangat menjijikan. Kau melihatnya bercinta dengan om-om berperut buncit di depan matamu sendiri. Dan saat ia menyadari kehadiranmu dia tidak peduli dan malah melanjutkan aktivitasnya. Kau hany-"

"AAAAAARRGGGGHHH" Chanyeol menggeram frustasi membuat Heechul kaget melihatnya. Tapi inilah yang dia mau, melihat Chanyeol melampiaskan kekesalannya. Dia berharap Chanyeol akan merasa sedikit lega setelah melampiaskan amarahnya.

"GADIS BRENGSEEEEKK"

PRAANGG

Chanyeol melempar gelas yang ada di atas meja membuat semua orang yang ada di rumah itu kaget. Terutama Heechul. Ia tidak menyangkan Chanyeol akan sampai seperti ini.

"AAARRRGGG DASAR BIADAB KAU HARUSNYA MATI SAJA" Chanyeol terus mengamuk. Ia melempar semua bantalan sofa, menendang meja dan memukuli sofa sekuat tenaganya.

"astaga, Chan... Chanyeol sadarlah" heechul mulai panik melihat reaksi Chanyeol.

"Oppa apa yang kau lakukan pada Chanyeol?" Luhan berlari kearah mereka dengan wajah khawatir.

"aku hanya mempraktekan apa yang aku baca di internet. Aku ingin menyembuhkan trauma yang Chanyeol alami dengan me-"

"sudah-sudah cepat hubungi Kyuhyun Hyung saja siapa tahu dia bisa menenangkan Chanyeol" Sehun sama paniknya melihat Chanyeol seperti orang stress dengan terus melemparkan benda-benda yang ada disekitarnya. Ia berharap Kyuhyun bisa menolongnya.

"Kyuhyun Hyung sedang di luar kota" Kai juga ikut panik setelah menelpon Kyuhyun dan ternyata Kyuhyun tidak bisa membantu.

"Siwon.. hubungi Siwon nomornya ada di ponselku" ucap Heechul sambil mencoba menenangkan Chanyeol yang terlihat masih sangat emosi. Sedangkan Sehun sedang menenangkan Luhan yang menangis melihat adiknya seperti ini.

.

.

.

Chanyeol sekarang sedang duduk di ranjang yang berada di kamar tamu rumah heechul. Keadaannya juga sudah mulai tenang. Untung saja Siwon segera datang untuk menangani kejadian tadi, dia langsung memberi Chanyeol obat penenang. Chanyeol menarik nafas lalu menghembuskannya kembali secara berulang ulang untuk menenangkan dirinya. Siwon duduk di kursi dekat ranjang sambil tersenyum melihatnya.

"Sudah mulai tenang?" tanyanya pelan.

"ya Hyung"

"sudah siap bercerita?" Chanyeol mengangguk memberi jawaban. "Oke kau bisa mulai menceritakan semuanya padaku"

"tadi pagi sekali... Heechul Hyung, Sehun Hyung dan Kai datang ke apartemenku. Mereka bilang mereka ingin memberikan metode penyembuhan untukku, mereka ingin membantuku untuk cepat sembuh. Tapi mereka aneh sekali, mereka terus memojokkanku sepanjang jalan, mengataiku seperti seorang gadis lah pokoknya mereka menyebalkan sekali. Mereka bahkan hampir menelanjangiku Hyung. Mereka gila"

Siwon sedikit tertawa mendengarnya "mereka tidak gila Chan, mereka hanya berusaha untuk membantumu"

"membantu apa yang ada aku malah geli sendiri pada mereka"

"nah itulah yang mereka mau. Mereka ingin membuatmu merasa tidak nyaman dengan Pria. Tujuan mereka sebenarnya baik, agar kau tidak tertarik lagi pada Pria tapi sepertinya metode mereka sedikit berlebihan"

"ya mereka memang berlebihan, sangat berlebihan! Lagi pula... aku juga tidak berniat untuk memiliki hubungan dengan Pria lagi, aku kan sudah punya Baekhyun"

"aku senang sekali mendengarnya. Lalu apa yang Heechul lakukan sampai kau kacau seperti tadi?"

Chanyeol terdiam beberapa saat lalu menghela nafas panjang "Heechul Hyung membahas wanita itu lagi"

"wanita siapa?"

"mantan kekasihku" nada bicara Chanyeol mulai bergetar.

"kau belum pernah bercerita tentang ini padaku Chan. Apa Kyuhyun tahu tentang ini?"

"ya, dia tahu tapi aku memintanya untuk tidak mengatakannya pada siapa-siapa lagi"

"apa aku boleh tahu tentang wanita itu juga?"

"sebenarnya aku takut setiap menceritakan tentang hal ini tapi... ya dulu dia adalah wanita yang sangat aku cintai, dia mengkhianatiku dengan.. Hyung aku tidak bisa meneruskannya"

"oke tidak apa-apa jadi intinya dia mengkhianatimu dan itulah penyebab kau trauma untuk kembali menjalin hubungan dengan wanita dan malah menjadi 'gay' begitu?" Chanyeol mengangguk pelan.

Selama ini Siwon memang belum tahu pasti apa penyebab Chanyeol menjadi 'Gay' dulu dia menangani Chanyeol saat pria itu depresi saja. Dia hanya sebatas tahu Chanyeol seorang Gay yang ingin sembuh dan malah depresi karena di jauhi dan di tinggalkan oleh orang-orang terdekatnya yang seharusnya menjadi penguatnya.

"ya Kyuhyun hyung juga hanya tahu sebatas itu. dia hanya membantuku untuk berusaha kembali normal . Dia juga sebenarnya tidak tahu jika aku masih memiliki trauma untuk berhubungan dengan wanita"

"chan kau tahu semua yang Kau dan Kyuhyun usahakan selama ini akan sia-sia jika ternyata kau masih memiliki trauma seperti itu. kau mungkin akan sembuh dari Gay dan tidak mencintai Pria lagi. Tapi jika Trauma itu tidak ditangani kau juga tidak akan bisa mencintai wanita"

"lalu aku harus bagaimana Hyung?"

"kau harus menghilangkan traumamu itu. Aku yakin trauma itu juga lah yang membuatmu sulit untuk memberikan seluruh hatimu pada Baekhyun kan?" Chanyeol mengangguk lagi.

"jika kau terus menyimpan traumamu sampai kapanpun kau tidak akan pernah bisa benar-benar mencintainya. kau tidak kasihan pada Baekhyun? kau akan terus menyakitinya jika kau terus seperti ini"

"aku tidak mau menyakitinya lagi hyung, tolong aku"

"tadi sebenarnya Heechul sudah menolongmu meski lagi-lagi dengan cara yang cukup berlebihan dan malah membuatmu seperti tadi tapi itu ada bagusnya juga. Bagaimana perasaanmu setelah apa yang Heechul lakukan padamu tadi?"

"jujur saja... aku merasa sedikit lega. Setidaknya aku bisa melampiaskan kekesalanku yang terpendam selama ini"

Siwon tersenyum mendengarnya. "sadar atau tidak sadar sebenarnya tadi Heechul telah mengajarimu untuk menghadapi Trauma mu itu"

Chanyeol mengerutkan keningnya "maksud Hyung?"

"kau harus berani menghadapi rasa traumamu itu Chan. Kau selalu mengelak untuk mengingat sesuatu yang buruk yang mungkin telah meninggalkan bekas yang begitu mendalam secara psikologis padamu dan menyebabkan ketakutan yang berlebih untuk kembali menjalin hubungan dengan wanita. Ketakutan itu hanya akan mengurungmu dalam trauma berkepanjangan. Hal itu akan membuatmu pesimis dalam memandang dan menjalani hidup, tidak kah kau merasakannya?"

Chanyeol termenung beberapa saat "kau benar Hyung"

"semuanya ada ditanganmu 'take it or leave it'. Jika kau memilih menjadi seperti seekor burung yang terus terkurung didalam sangkarnya.. maka kau tidak akan bisa melihat indahnya dunia, kau tidak akan bisa mensyukuri nikmat yang sudah kau dapatkan sampai saat ini karena kau terus terkurung oleh rasa takutmu..."

"...tapi jika kau memilih untuk meninggalkan trauma itu.. itu berarti kau telah memperbaharui hidupmu. Kau bisa memperbaiki semuanya dan memulai semuanya dari awal. Kau akan bebas dan bisa menikmati keindahan dunia yang selama ini tertutupi oleh rasa traumamu. Pilihan itu ada pada dirimu sendiri"

Suasana tiba-tiba hening. Siwon pun memberi waktu pada Chanyeol untuk mencerna semua ucapannya.

"Hyung..."

"ya?"

"I'll leave it"

"great" Siwon tersenyum lebar sambil menepuk-nepuk pundak Chanyeol "kita bisa melakukan hipnoterapi juga untuk membantu mengatasi trauma mu itu"

"ya, aku mau melakukannya Hyung"

.

.

.

Baekhyun duduk di balkon apartemen Chanyeol. hari ini adalah hari jum'at dan dia berencana untuk memberi kejutan pada Chanyeol dengan datang ke Seoul lebih awal. Biasanya Baekhyun akan datang hari sabtu tapi apa yang ia dapatkan ? Chanyeol tidak ada di apartemennya.

Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam tapi Chanyeol belum juga pulang. Bukankah jadwal Chanyeol selama beberapa minggu kedepan masih kosong ? lalu kemana dia sekarang ? bahkan ponselnya tidak aktif. Baekhyun khawatir sekali. Selain khawatir karena takut terjadi apa-apa pada Chanyeol, dia juga khawatir jika Chanyeol... kembali seperti dulu. Tidak menutup kemungkinan bukan ?

Baekhyun takut sekali Chanyeol menemukan "kris-kris" lain yang mungkin akan semakin menggeser posisinya di hati Chanyeol, jika itu benar-benar terjadi dia harus bagaimana ? lebih baik dia mati saja.

Bukankah ini sangat menyebalkan? Baekhyun sudah melakukan banyak hal untuk Chanyeol. dia sudah berusaha mengubah diri dari gadis yang cuek jadi gadis yang peduli pada penampilan, dia selalu membiasakan untuk merawat diri agar tetap terlihat cantik seperti apa yang di sarankan Heechul tapi nyatanya Chanyeol malah lebih suka pria tampan seperti Kris. Dia juga sudah berusaha untuk pengertian dan sabar menunggunya tapi Chanyeol seolah tidak menghargai semua usahanya itu.

Kadang Baekhyun berpikir untuk menjadi seorang pria saja. Kalau dia pria pasti Chanyeol bisa mencintainya dengan mudah. Mungkin dia sedikit aneh tapi Baekhyun memang selalu ingin merubah dirinya seperti yang disukai Chanyeol.

Baekhyun ingin sekali Chanyeol melihatnya tanpa paksaan. Tanpa ada tekanan dari siapapun. Apa sebegitu sulitnya kah untuk Chanyeol mencintainya?

.

.

.

Chanyeol berjalan dengan gontai menuju apartemennya. Ia lemas sekali, batinnya juga lelah. Ia baru selesai berkonsultasi lagi pada Siwon dan Kyuhyun. Ya Kyuhyun juga sudah pulang dari luar kota dan dengan senang hati ia juga mau ikut membantu Chanyeol menghilangkan rasa traumanya.

Tapi bagaimanapun juga Chanyeol sangat berterima kasih pada psikolog dan psikiaternya itu termasuk pada Heechul, Sehun, Kai, Luhan, Kyungsoo dan yang lainnya. Mereka seolah tidak pernah lelah untuk membantu dan menyemangatinya. Dia merasa lebih lega sekali karena sudah sedikit bisa menghadapi ketakutannya selama ini. Jujur saja Chanyeol memang masih selalu di hantui oleh bayangan masa lalunya. Setiap ia ingin mencoba memberikan Baekhyun perasaan yang lebih ia akan tiba-tiba teringat pada gadis masa lalunya itu. dan ia jadi takut untuk mencintai Baekhyun.

Baekhyun tersadar dari lamunannya saat mendengar suara pintu terbuka. Itu pasti Chanyeol. akhirnya dia pulang juga. Baekhyun menghentikan langkahnya untuk mendekati Chanyeol saat ia melihat wajah Chanyeol yang sangat lemas .

"Chanyeol kau baru pulang?" tanya Baekhyun.

Chanyeol mendongkakkan kepalanya yang tertunduk untuk melihat kearah Baekhyun. ia tersenyum simpul melihat gadis itu "sejak kapan kau disini baek? kenapa tidak bilang ? aku kan bisa menjemputmu"

"tadinya aku ingin memberimu kejutan, tapi... yah ternyata kau tidak ada disini. Kau dari mana saja ?"

"aku dari tempat Siwon Hyung" jawabnya lalu tiba-tiba dia memeluk Baekhyun. Dia menyembunyikan kepalanya di leher Baekhyun cukup lama. Baekhyun tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi dia tahu Chanyeol pasti sedang ada masalah apalagi ia baru pulang dari tempat Siwon.

"Kau kenapa?" tanya Baekhyun pada akhirnya. Chanyeol melepaskan pelukannya dan menggeleng pelan. Dia berjalan ke arah dapur begitu saja meninggalkan Baekhyun sendirian di ruang tamu seperti orang bodoh dengan pertanyaan besar.

"Chanyeol!" Baekhyun kembali memanggilnya.

Chanyeol menghentikan langkahnya. Dia menghadap Baekhyun dengan alis terangkat seakan bertanya 'apa?'.

"Kau kenapa?" tanya Baekhyun, tapi Chanyeol malah tersenyum kecil dan menggeleng.

"Tidak apa-apa." Jawabnya seperti menghindari Baekhyun.

"Kau tidak mau cerita padaku?" Chanyeol tidak menjawab apa-apa dia hanya diam di tempatnya.

Baekhyun tiba-tiba merasa memang tidak penting untuknya, entah kenapa Baekhyun merasa marah padanya. Baekhyun sudah berusaha untuk mendekat padanya, mengalah dengan menekan segala gengsinya, selalu mencoba terbuka padanya tapi Chanyeol tidak pernah mau bicara tentang dirinya sedikitpun. Baekhyun merasa ini tidak adil.

"Seharusnya aku memang tidak menanyaimu. Kau tidak pernah mau berbagi masalahmu padaku, aku memang hanya orang lain yang tidak penting. Kau mungkin hanya mau berbagi dengan teman-teman Priamu. Kris Oppa sudah pergi tapi kau tetap saja seperti itu. Sekarang siapa lagi ? Cho Kyuhyun psikolog itu ? atau Choi Siwon psikiater-mu ? kau mau menggantikan Kris Oppa dengan mereka begitu ? Aku selalu berusaha untuk mengerti dan bersabar akan semua kelakuanmu tapi aku juga bisa lelah Chanyeol" Suara gadis itu memang bergetar tapi dia bersumpah tidak akan menangis. Dia tidak mau menangis untuk Chanyeol lagi.

"Astaga, buk- bukan begitu. Baekhyun, aku bukan tidak mau cerita padamu. Lagi pula aku juga tidak ada hubungan lebih, baik itu dengan Kyuhyun Hyung mau pun Siwon Hyung aku dan mereka hanya-" chanyeol berhenti bicara. Dia memijit keningnya seakan sakit di kepalanya menemui puncak dan akan pecah kalau dia tidak menenangkan diri, tapi Baekhyun tidak peduli. Kalau kalian mau tahu Baekhyun jauh lebih dari sekedar meledak dalam kekesalan kali ini.

Dia datang jauh-jauh dari Pohang dengan niat untuk memberi kejutan dan malah disambut dengan keadaan seperti ini ? sudah menunggu lama karena Chanyeol malah pulang malam, Pria itu malah menambah kekesalannya dengan bersikap seperti ini.

"Kau tidak perlu menjelaskan apapun lagi Park Chanyeol. Aku sudah tahu semuanya, kau memang tidak benar-benar mencintaiku dan mungkin akan selamanya begitu. aku sudah lelah aku tidak mau seperti ini terus, menjadi wanita malang yang mengemis cinta kekasihnya. semuanya ada batasnya Chan, termasuk kesabaranku untuk menunggumu. Kalau kau mau, kita bisa mengakhiri semuanya" Baekhyun tidak tahan lagi, ia pikir untuk saat ini perpisahanlah yang terbaik. Dia tidak mau terus memaksa Chanyeol untuk mencintainya, menyedihkan sekali.

Chanyeol tiba-tiba limbung, tapi untungnya ia masih bisa menjaga keseimbangan tubuhnya. Perlahan air di matanya penuh, tapi belum menetes sedikitpun karena ia berusaha untuk menahannya. Bibir Baekhyun bergetar, bukannya ingin menangis, dia bahkan hampir tertawa.

Baekhyun bukannya senang melihat Chanyeol seperti ini tapi dia sangat senang saat tahu ternyata Chanyeol juga bisa menangis karenanya.

"Kau bisa bebas setelah kita putus. Kau tidak perlu memaksakan dirimu untuk mencintaiku lagi, kau bebas mencintai siapapun sesukamu. kau tidak usah khawatir dengan Luhan eonni aku yang akan menjelaskan semua padanya. Aku akan bilang padanya jika aku tidak bisa menjalani hubungan jarak jauh atau aku telah mencintai pria lain atau alasan apapun yang bisa membuatnya tidak menyalahkanmu. Mulai saat ini Kau bisa mencintai siapapun yang kau mau, kita tidak perlu terluka seperti ini lagi , kau lelah aku juga lelah"

Chanyeol terus berusaha menahan tangisnya susah payah sampai melenguh. Tapi percuma karena airmatanya tidak bisa ditahan lagi. Chanyeol memandangi Baekhyun dengan wajah yang memerah, dia tidak menutupi sedikitpun air matanya yang akhirnya jatuh juga di wajah tampannya. Dia berusaha bicara tapi air matanya terus jatuh. Baekhyun memberinya waktu untuk menguasai diri. Chanyeol mulai bicara saat air matanya berhenti jatuh.

"Kumohon jangan akhiri hubungan kita. Ini sangat sulit untukku Baek. Aku bukan tidak mau cerita padamu, aku belum siap untuk membagi semuanya denganmu. Aku malu Baekhyun. aku malu karena aku belum bisa melakukan yang terbaik seperti apa yang kau lakukan padaku selama ini. Kau muak padaku, aku bahkan lebih muak pada diriku sendiri..."

"...Aku baru saja berusaha menyembuhkan trauma itu dari dalam hidupku. Kau yang membuatku ingin berubah, karena ada kau aku mau mencoba hidup normal tapi kau malah ingin kita mengakhiri semuanya. Aku harus bagaimana Baekhyun?..."

"...Mungkin dulu aku kurang ajar karena mengkhianati kepercayaanmu, percayalah aku tidak pernah bermaksud begitu. Saat aku melihat yang lain bisa bahagia dengan pasangan mereka masing-masing aku hanya jijik dengan diriku sendiri yang seperti ini. Kau telah memberiku banyak kesempatan untuk berubah tapi aku tidak menggunakannya dengan baik. Aku bahkan malu untuk meminta kesempatan lagi padamu" Chanyeol bicara panjang lebar sambil sesegukan.

Kalau dalam keadaan normal Baekhyun pasti akan tertawa melihatnya seperti anak kecil yang sesegukan karena dimarahi ibunya. Tapi Baekhyun tetap tidak akan percaya begitu saja pada Chanyeol. Baekhyun tidak yakin Chanyeol mengatakan yang sebenarnya atau hanya untuk pemanis saja.

"Kau memang seperti itu. Kukira setelah Kris Oppa pergi kau akan mencintaiku. Setidaknya kau berusaha untuk itu. Kau tahu aku buru-buru pergi dari Pohang kesini untuk menemuimu tapi apa yang kau lakukan? Kau hanya bisa membuatku kesal saja"

"Sudahlah Baek, kau tidak akan mengerti" Chanyeol menggigit bibirnya, dia menghapus sisa airmata di wajahnya dengan tangan yang jelas-jelas gemetaran hebat.

"Aku lelah, aku butuh istirahat jika kau mau menginap disini kau tidurlah di kamar tamu seperti biasa" Chanyeol tersenyum sekilas dan pergi ke kamarnya meninggalkan Baekhyun begitu saja.

Pria sialan itu lagi-lagi membuatnya seperti orang bodoh. Bagaimana mungkin Baekhyun bisa mengerti kalau dia saja tidak mau cerita padanya?! Chanyeol bicara seakan-akan dia yang tertindas, bukan Baekhyun. Dia yang membuat Baekhyun marah tapi dia juga yang menangis lalu dia juga yang meninggalkan Baekhyun seolah Baekhyun yang salah disini.

"Kenapa kau sepercaya diri itu sampai menyuruhku menginap disini ? Kau pikir aku mau? Apa selanjutnya kau berharap aku akan merasa bersalah atas adegan drama malam ini dan tiba-tiba minta maaf padamu esok hari begitu? TIDAK AKAN! Kau lihat saja Park Chanyeol" Baekhyun langsung keluar dari apartemen Chanyeol setelah membanting pintunya dengan keras.

TBC

Curahan Hati Penulis *yailaah wkwk* :

Hehe maaf banget ya sebelumnya ma'aaaaaaaaaaf banget baru bisa update sekarang... ampun banget deh hiks sebenernya aku bikin chapter ini juga agak maksain sih. Jadi tolong di maklum kalau ga nyambung atau jelek banget hasilnya :(

Aku udah mulai kembali sibuk, udah mulai masuk semester 5 udah mulai gabisa santai-santai. Deadline tugas ga bisa di nanti-nanti lagi pokoknya... ya gitulaah, belum lagi aku juga jadi penanggung jawab acara fakultas yang bisa dibilang cukup gede pikiran jadi kebagi-bagi belum lagi nyiapin proposal untuk skripsi yaaah namanya juga hidup... jadi mohon maklum ya hiks :') aku juga lanjutin ini nyolong waktu nugas :(

Tadinya aku udah pasrah aja ga akan ngelanjutin FF ini hehe tapi pas liat banyaknya review ataupun PM dan banyak yang nangih aku jadi merasa dapet semangat baru lagi *ahelaah* wkwk jadi makasih banyak buat support kalian guuysss *peluk satu-satu*

Oh ya ternyata abis chapter kemaren... jadi banyak juga yang pada simpati sama Kris. Emang kasian juga ya dia hiks (padahal sendirinya yg bikin Kris kaya gitu wkwk)

Dan Chanbaek kayanya baru bisa rukun di chap selanjutnya.. jadi tungguin lagi aja ya ;)

Langsung balesin review kalian deh...

Hunhanrakaisoo : Makasih udah review^^ jangan yg nyesek-nyesek terus dong, mereka juga kan butuh kebahagiaan hihi *sendirinya yg bikin mereka menderita* wkwk

Baexian ree : Makasih udah review^^ sekarang juga hubungan mereka kan belum tenang :') tunggu chap depan ya ;)

RLR14 : Makasih udah review^^ taunya aku ga updatenya lebih lama ya dibanding sibuk 17'an wkwk maapin. Chanbaeknya di tahan dulu chapter depan yaaak. Tuh kan nyeselkan udah jelek-jelekkin Kris hiks :'(

LuXiaoLu : Makasih udah review^^ hahhaa chanbaeknya di tahan dulu buat chap depan yaaa ;) waaaah makasih banget infonya maklum deh aku belum terlalu paham juga sebenernya hehe. Maap ya aku gabisa cepet apdet udah lewat 2 minggu malah, maap banget :(

Iyou : Makasih udah review^^ apa ff ini sebegitu sedihnya ? maaf kalau bikin nangis ya :') tuhkaaaan Kris itu sebenernya baik tauuk :D Chanbaeknya ditahan dulu buat Chap depan yaaak ;)

ViviPExotic46 : Makasih udah review^^ waaaah makasih banget looh :3 kalau gitu dibaca dulu ding ya chap-chap sebelumnya ;) hihihi

Sniaanggrn : Makasih udah review^^ iya Kris hatinya emang sekuat baja :') . ketemu "wanitanya" spesialnya jangan di canada dong kan si panda ga ada disana *eh* hihi

Teleporters Earthlings : Makasih udah review^^ konflik cinta segitiganya emang udah selesai. Tinggal "nyembuhin" Chanyeol aja :) ini kan ffnya Chanbaek jadi maklum kalau couple yg lain cuman dikit-dikit. Kaisoo nanti aku bikinin FF khusus deh kalau sempet ya kebetulan aku ada ide dan lagi cinta banget sama si ayang Do Kyungsoo :3

PCYloveBBH : Makasih udah review^^ hahaha gpp ketinggalan juga asal dibaca aja semuanya biar nyambung hihi. Aku ga tega bikin Kris lebih jahat nantia dia makin banyak aja antifansnya di ff ini. Kalau aku bikin dia baik kan jadi banyak yg nyesel udah jelek-jelekin dia di ff ini wkwkwkwk. Itung-itung ngembaliin citra dia aja hihi

Nelishawolslockets : Makasih udah review^^ nahloooh kasian juga kan sama Kris haha. Iya kayanya ga akan lama lagi bakal ending hehe kita sembuhin Chanyeol nya dulu yaaa. Abis itu kita chanbaekkan deh :3

Ggranie : Makasih udah review^^ belum ending kok kita sembuhin dulu Chanyeolnya yaa :D hahaha iya iya di maafin deh. Asal baca terus lanjutannya yaa ;)

YJYSCKCBShipper : Makasih udah review^^ iyaaa kan kamu pasti ngefans kan sama Kris abis chap kemaren :3 om heechul kan emang gitu ;;) masih ada yg belum beres tauuk, Chan kan belum sembuh total hehe iya orang baik pasti ada balesannya kok tenang aja :3

Exoel : Makasih udah review^^ wkwkwk ngga lah masa iya Chan ampe segitunya. Hahaha belum end kok kita sembuhin dulu Chanyeolnya, abis itu kita Chanbaekkan yaak ;)

Kachimato : Makasih udah review^^ keren banget kan diaa, pasti ngefans kaaaan hihi maap ya belum bisa nyelipin Kris disini mungkin bisa di chap-chap selanjutnya yaaa ;)

Lalaa fanessa agustin : Makasih udah review^^ chanbaek-annya ditahan dulu buat Chap depan yaaak :3

Byunyeolliexo : Makasih udah review^^ dia bukan sok tapi emang dewasa beneran wkwk

Senpaice : Makasih udah review^^ waaaaah ampe bikin nangis ternyata :')

Zarahime5 : Makasih udah review^^ nahloh ngefans kan akhirnya sama Kris dichap kemaren haha Chanbaek-nya ditahan buat chap dulu ya . Kris juga nanti ada balesannya kok atas semua kebaikkannya :')))

Indaaaaaahhh : Makasih udah review^^ iya disini Chan sama Kai pada panggil 'Hyung' ke Sehun wkwk. Tuhkaaaaaan pada ngefans juga akhirnya sama Kris :3

Shallow Lin : Makasih udah review^^ iya emang bener juga sih ya wkwkwk. Nanti kris juga dapet balesannya kok atas perilaku baiknya *eaaak wkwk'

Shiyon61 : Makasih udah review^^ cieeee fansnya Kris nambar teroooosss :3 chanbaek moment nya di tahan buat chap depan yaaak ;)

Roroputri7692 : Makasih udah review^^ makasih udah suka :D

Mrblackj : Makasih udah review^^ cie apme terhura :')

AegyaCho : Makasih udah review^^ yaaak bikin nangis lagi, maapin huhu. Nanti juga ada balasan untuk TaoRis atas prilaku baik mereka wkwkwk.

Orenjiyuuyake: Makasih udah review^^ makasih udah suka :D

Younlaycious88 : Makasih udah review^^ belum selesai tau konfliknya kan chan belum sembuh total hihi. Beluuum lulu hamil kok, dia kan baru sembuh juga abis kecelakaan waktu itu masa ia langsung. Mana skrg si Sehunnya juga skrg lg rempong jadi anak buahnya Heechul lg wkwk.

Balckwhite1214 : Makasih udah review^^ iyaaa Chan udah buka uke labil lagi skrg :D semuanya udah damai sentosa tinggal nunggu Chan sembuh :D

WinDeerDoBacon-dkl : Makasih udah review^^ nahloooh nambah terus nis fans Kris di ff ini wkwk fluffy nya tahan buat di chap depan yaa :D ga janji ceritanya bakal sepanjang itu yaak hehe.

Lativa akatsuki : Makasih udah review^^ adaaaa, kan Chanbelum sembuh kita sembuhin dulu dia yaak :D

Followbaek : Makasih udah review^^ udah ga kesel kan sama Kris malah jadi ngefans kan ? hayoloooh ngaku haha

Zahee : Makasih udah review^^ kris terlalu baik, nanti dia bakal dapet balesan atas kebaikkannya kok :') chanbaeknya chap depan ya :D

Anisyawurjaning : Makasih udah review^^ nahloh suka juga kan sama Kris wkwk. Nanti akan indah pada waktunya kok :D

Rezztu yutha : Makasih udah review^^ hahaha belajar aja deh sama Om heechul enak tau ngomong ceplas-ceplos gitu tapi ngeselin wkwk. Kris baliknya ke canada bukan ke china hehe yeeeps bener banget, mereka masih harus sabar untuk nunggu Chan sembuh :D

Fanoy5 : Makasih udah review^^ yakin kalau dia normal mau sama kamu ? ga akan ada Taoris dong nanti :3

Re-Panda68 : Makasih udah review^^ abis ini mereka masih harus nunggu Chanyeol sembuh dulu :D . nanti deh mereka ketemu, kalau mood wkwk.

HunHanCherry1220 : Makasih udah review^^ belum selesai, itu si Chan nya masih belum sembuh banget kan kkk. Kungfu pandanya kan di korea bukan di kanada :p

Anggi32897 : Makasih udah review^^ naaah emang itu sih sebenarnya alesan aku bikin Kris baik disini. Aku ga mau menjatuhkan nama Kris aku mau bikin nama dia bersih lagi di FF ini biar di ff ini ga ada yg jahatnya hehe. Sayangnya di Chap ini masalah mereka masih belum beres, chanbaeknya di tahan untuk chap depan yaaa :D hihi iya sama-sama maaf ya ga bisa bales mentionnya aku balesnya di dm hehe :D

Hanbyeol267 : Makasih udah review^^ Taonya kan udah di Korea, biarkan Kris nyembuhin dulu dirinya sendiri di kanada ya :D'

Mery leonaihizhiz : Makasih udah review^^ iya akar masalahnya emang karena ketidak jujuran Chanyeol sih :') masih lanjut kok tp aku ga janji bisa apdet cepet, mohon di maklum yaaa ;')

Dhita : Makasih udah review^^ iyaaa dia nanti balik lagi ke Korea, biarin dia tenangin diri dan sembuhin diri sendiri dulu di kanada ya :D

Rika maulina94 : Makasih udah review^^ wah sampai terharu ya :') iya mau selesai beberapa chap lagi kayanya tinggal bikin chan sembuh terus ChanBaek-an deh :3

Ekf faridah004 : Makasih udah review^^ wiih keren kan Kris B)

Baekkiepyon : Makasih udah review^^ belum bisa full chanbaek tahan sampe chap depan ya :D iya penderitaan baekhyun emang belum selesai :')

Byunhyeonkkaeb : Makasih udah review^^ maap gabisa fast update :( bakal end beberapa Chap lagi nih kayanya :D

Chanbaekship : Makasih udah review^^ makasih udah suka banget :3

Hunhan aegy : Makasih udah review^^ yailaaah yg di tunggunya malah adegan kissing wkwkwk.

Exindira : Makasih udah review^^ baek masih kuliah masih belum mau nikah dia wkwk.

Kaisoolovers : Makasih udah review^^ belum selesai, Chan belum sembuh lohh :')

Leeyeol : Makasih udah review^^ iya kasian banget ya Kris :'(((

Kaysaiko : Makasih udah review^^ dia kan psikolog, udah seharusnya dia bisa ngontrol dirinya sendiri :') nanti aku usahain bikin semuanya happy deh, kalau mood wkwk

Dan makasih yang sebesar-besarnya untuk

Baeklinerbyun Sefan sunsehunee Shin Yo Yong sarimulyani94 Haru3173 | Ms Yeremia | Ikki Ka Jung99 baekyeoljung | JungKimCaca | Doaddict | Oh Lana | ParkByun | ByunAud | wina | Guest | rillakuchan thestarbaek0506 | Kyungie Baby | chanbaek shipper | nur991fah | Guest | PCYeol | byunbaek | Guest | baekki04 | channie | santri | dodyoleu | luhannieka | 90Rahmayani | Syifa Nurqolbiah | yeolla handayani luhan princessfannyeunrim16 | Kai4do | ChanBaekLuv afnia2495 rachel suliss | biezzle | park suchy | Sita zi fan | ftmzhr | hyebyungl Hyomilulu Choi Hyun Young | febri annisa | indrisaputri albinoyehet LuXiaoLu | ParkByun | Shin | DZL-an | kaisoo's half

Maaf ga bisa balesin semuanya karena keterbatasan waktu *yailah* wkwk tapi aku baca semua kok sumpah deh :3

sekali lagi makasih banyak buat kalian semua yang udah review jangan lupa review lagi yaak^^ buat reader lain yang belum sempat review aku tunggu juga reviewnya, tapi aku ga akan maksa kok segimana keikhlasan kalian aja mau ngasih review atau ngga soalnya dengan kalian udah mau baca ff aku yang mungkin sangat biasa aja ini aku udah seneng hehe, oke cukup sampai ketemu di chapter depan paipaiiiii^^

maaf kalau ada nama yg salah tulis atau ada yg kelewat ga ada unsur kesengajaan kok enelan deh hihi

selamat datang buat para readers baru dan buat readers lama jangan bosen buat baca ff ini yaa :3