MY HERO [chap 1- Pangeran Lilac ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Yesung, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humour, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Ryeowook seorang namja manis yang suka membaca dongeng. Kegemarannya membuat ia jatuh cinta pada tokoh dalam dongeng tersebut. Bayangan Pangeran Lilac tidak pernah hilang hingga ia masuk SMU.

Inilah kisah Wookie, atau Choi Ryeowook, namja kecil nan mungil yang begitu manis seperti yeoja. Ketika ia berumur 6 tahun, ia menemukan sebuah buku cerita yang berjudul 'Pangeran Di Antara Bunga-Bunga' dalam sekejap Wookie jatuh cinta pada pangeran tampan bernama Lilac yang berada dalam buku cerita tersebut.

10 tahun berlalu . . .

"Wookie! Sungmin sudah datang menjemput." teriak bibi pengasuh Wookie.

"Iya bibi, aku segera turun." balas Wookie dari kamar dengan suara tenornya.

Ryeowook berhenti sejenak sebelum membuka pintu kamarnya. Pandangannya tertuju pada sebuah buku cerita yang telah pudar warna sampulnya. Buku cerita dengan sampul Pangeran Lilac impiannya.

"Mulai hari ini Wookie jadi murid SMU yang ceria, doakan semoga hari ini menyenangkan." ocehnya pada buku ceritanya.

Ryeowook membuka pintu kamarnya untuk segera berangkat ke sekolah, belum genap tiga langkah Ryeowook berhenti kemudian berbalik untuk mengambil buku ceritanya.

"Aku akan membawamu ke sekolah Pangeran Lilac-ku." batin Wookie. Memasukkan buku cerita ke dalam tas dengan buru-buru, lalu segera berlari menemui Sungmin yang sudah menunggunya.

"Minnie hyung~~ maaf sudah menunggu lama. Hehehe" Ryeowook bergelayut manja pada pemuda yang lebih tua beberapa bulan tersebut supaya Sungmin tidak memarahinya.

"Ck dasar lamban! Ayo kita berangkat sebelum terlambat!" Sungmin menarik pergelangan kurus Wookie dan menyeretnya menuju mobil.

"Minnie hyung~~~ kita sekelas lagi." girang Ryeowook saat melihat daftar pengumuman pembagian kelas.

"Padahal aku bosan sekelas terus denganmu sejak SD!" dengus Sungmin.

"Yak hyung!" teriak Wookie sebal sambil mencubit lengan Sungmin.

"Appo Wookie-ah." keluh Sungmin setelah mendapat cubitan dari Ryeowook. "Jja kita cari tempat duduk dulu!" Sungmin kembali menyeret Ryeowook untuk mencari kelas dan tempat duduk.

"Ayo Wookie kita cari pacar yang tampan 100%" teriak Sungmin dengan semangatnya.

"Ne hyung, kita cari pacar yang tampan seperti Pangeran Lilac" ucap Wookie tidak kalah semangatnya dengan Sungmin seraya mengeluarkan buku cerita favoritnya.

"MWO! Wookie-ah, kau masih membawa buku itu kemana-mana? Aish jinja, kau sudah SMU Wookie-ah." Sungmin mengacak rambutnya dengan kasar, heran bagaimana bisa Wookie masih setia pada pangeran impiannya ketika kecil.

"Memangnya kenapa hyung? Habisnya aku tidak tega meninggalkan dia sendirian dirumah." jawab Wookie dengan polosnya.

"Aigooo Wookie . . ingat umurmu dong." Sungmin menelangkupkan kepalanya di meja tempat duduknya mendengar betapa polos sahabatnya itu.

"Karena hanya dia idolaku hyung, jadi mau gimana lagi." Wookie mengerjabkan mata dengan senyum tersungging di bibirnya, pikirannya kembali membayangkan sesosok Pangeran Lilac impiannya.

"Kau ini, kajja kita ke aula untuk upacara penerimaan siswa baru sebelum kau membayangkan yang tidak-tidak tentang Pangeran Lilac-mu itu." Sungmin menarik tangan Ryeowook menuju aula sekolah untuk mengikuti upacara penerimaan siswa baru.

Ryeowook hanya menurut saja ketika Sungmin menyeretnya ke aula "Kenapa minnie hyung tahu kalau aku sedang membayangkan Pangeran Lilac." tanya Ryeowook polos.

"Terlihat begitu jelas di wajahmu." jawab Sungmin asal.

"Benarkah? Ada wajah Pangeran Lilac di wajahku hyung?"

Sungmin hanya bisa mendengus sebal melihat sahabatnya yang kelewat polos dan kekanak-kanakan itu.

Ryeowook memilih berangan-angan tentang Pangeran Lilac, daripada mendengarkan Kepala Sekolah ceramah di podium. Sungmin melihat apa yang sedang dilakukan Wookie kemudian timbul niatnya untuk menjahili sahabatnya itu.

Sungmin menyenggol pelan lengan Ryeowook dan mengatakan sesuatu dengan pelan juga "Wookie-ah, disana ada yang seperti Pangeran Lilac."

"Kyaaaa . . . mana? Mana Minnie hyung?" teriak spontan Ryeowook tanpa mengingat lagi dimana ia berada sekarang.

Shinggg!

Semua orang yang berada di aula menatapnya termasuk kepala sekolah yang sedang berpidato di podium. Menatap pada Ryeowook yang tiba-tiba berdiri dan berteriak menanyakan keberadaan Pangeran Lilac.

"Daddy~~" rengek Wookie kepada ayahnya. Sejak peristiwa siang tadi, Ryeowook kesal dan ngambek tidak mau berangkat sekolah karena malu.

"Ada apa sayang hemm?" Siwon mengusap kepala anak kesayangannya yang sedang merajuk padanya.

"Wookie tidak mau berangkat ke sekolah besok." ucapnya, menyamankan tubuhnya dalam pelukan sang ayah.

"Kenapa anak Daddy yang manis ini tidak mau sekolah eoh?" tanya Siwon denga sabarnya.

"Minnie hyung jahat Daddy, Minnie hyung membuatku malu di depan semua siswa baru tadi. Huhuhu~~" adu Ryeowook disertai tangisannya.

"Aigo~~ benarkah? Coba ceritakan masalahnya pada Daddy." pinta Siwon.

Ryeowookpun menceritakan kronologi kejadian tadi pagi saat upacara penerimaan siswa baru yang membuatnya malu di muka umum. Siwon berusaha menahan tawanya setelah mendengar cerita Ryeowook. sungguh Ryeowook sekarang sudah SMU tetapi mengapa masih terosebsi dengan dongeng ketika ia kecil.

"Daddy~~, Daddy menertawakan Wookie-kan?" tebak Ryeowook. "Daddy jahat. Daddy sama menyebalkan seperti Minnie hyung. Huhuhu. "

Bught

" Aww, kenapa kau memukul Daddy sayang?" Ryeowook memukul dada ayahnya membuat Siwon sedikit meringis menahan sakit akibat pukulan anaknya tersebut.

"Daddy menyebalkan." sunggut Ryeowook dengan mulut monyongnya.

"Kau juga salah baby. Kau sudah besar mengapa masih terosebsi dengan Pangeran Lilac? Jadi jangan salahkan Sungmin jika dia mengerjaimu." jelas Siwon pada namja mungil yang berstatus sebagai anaknya itu.

"Huhuhu, kenapa Daddy juga menyalahkanku? Apa salahnya mengagumi Pangeran Lilac. Huhuhuhu . ."

"Tidak salah baby, kau hanya perlu meninggalkan dunia imajinasi kekanak-kanakanmu itu. Paham?" Siwon membawa Ryeowook dalam dekapan hangat seorang ayah yang sangat menyayangi anaknya.

"Ne Daddy, Wookie paham. Wookie sayang Daddy." ucapnya. Membalas pelukan Siwon dengan erat. Hanya ayahnya yang dia miliki sekarang setelah ibunya pergi meninggalkan Ryeowook untuk selamanya.

"Daddy juga menyayangimu. Jadi besok tidak boleh bolos sekolah, Daddy akan menngantarmu besok bagaimana?" usul Siwon.

"Ne Daddy, gomawo. I Love you Daddy." gumam Ryeowook sebelum terlelap dalam pelukan Siwon.

Hup

Siwon mengangkat tubuh mungil anaknya yang sudah tertidur dalam pelukannya. Anak yang sangat ia sayangi melebihi apapun yang ia punya. Siwon merebahkan tubuh Ryeowook di ranjang yang berbalut sprei hijau dengan motif Kura-Kura Ninja. Siwon mengecup pelan kening anaknya.

"Kelak kau akan tahu siapa sebenarnya Pangeran Lilac dalam dongeng tersebut." Gumam Siwon, kemudian pergi meninggalkan kamar tidur anaknya setelah mematikan lampu terlebih dahulu.

Tbc ^.^

Anneyong... aku kembali membawa FF baru. Tapi maaf sebelumnya FF ini hanya remake dari komik jadul yang judulnya 'MY HERO' semoga kalian menyukainya.

Mohon reviewnya, tentang apa saja yang ada dalam FF ini, baik dari segi tulisan, bahasa maupun ceritanya...

Okee.. sampai jumpa di chap berikutnya..gomawoo...bye-bye.