MY HERO [chap 3 – Kim Jongwoon ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Ryeowook sudah mengetahui siapa Kim Jongwoon dan ternyata ia seperti . . .

Siwon tertawa mendengar ucapan Wookie yang mengatakan dirinya seperti anak kucing yang bisa diberikan begitu saja.

"Daddy sudah cukup mengurusmu selama ini, apalagi sepeninggal Mommy-mu. Lagi pula suka atau tidak kau akan menikah jaga baby." Siwon memandang wajah anaknya yang sudah mulai bisa mengerti maksud perkataannya.

"Jadi Daddy memilihkan calon suami untukmu baby. Dengan sifatmu yang seperti ini Daddy takut kamu tidak laku baby." Siwon memasang wajah sedihnya.

"Yak! Daddy senang ya kalau aku tidak laku!" teriak Ryeowook kesal. Daddy-nya suka sekali menggodanya.

"Hehehe mianhe baby, Daddy hanya bercanda. Nah besok temuilah Kim Jongwoon, baby tidak akan menyesal dengan pilihan Daddy." Siwon menepuk-nepuk pelan kepala anak semata wayang yang manja setengah mati itu.

"Baiklah, aku akan menemuinya Daddy. Siapa tahu dia mirip Pangeran Lilac." Ryeowook menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya, wajahnya sangat sumringah membayangkan tunangannya setampan Pangeran Lilac.

Pagi ini ada pemeriksaan kesehatan untuk kelas 1-A, kelas Ryeowook dan Sungmin di UKS. Ryeowook terlihat begitu ceria hari ini,

"Wookie-ah, kau kelihatan senang sekali hari ini. Apa karena memakai baju baru eoh?" selidik Sungmin seraya membuka kemejanya, ia heran meihat Ryeowook senyam-senyum sejak pagi.

"Aniya hyung, ini masalah tunangan kemarin. Kata Daddy aku harus menemuinya, karena kata Daddy ia sangat pantas untukku." terang Ryeowook mengungkapkan alasan mengapa di senang hari ini.

"Jangan katakan kalau kau membayangkan tunanganmu itu seperti Pangeran Lilac." tebak Sungmin, sepertinya lama bergaul dengan Ryeowook membuat Sungmin bisa membaca isi pikiran Ryeowook.

"Hyung hebat bisa membaca pikiranku." ucap Ryeowook dengan polosnya.

"Jangan mengkhayal terlalu tinggi, nanti jika tidak sesuai dengan kenyataan jatuhnya akan sakit." Sungmin mengingatkan Ryeowook supaya bisa berpikir realitas, mana ada orang seperti dalam cerita-cerita.

Brakkk

"Kyaaaaaaa. . ." teriak Ryeowook dan penghuni UKS lainnya ketika pintu UKS terbuka secara paksa.

"Kau! Apa tidak melihat tanda di larang masuk karena sedang ada pemeriksaan!" marah petugas UKS kepada namja pembuka pintu tersebut, yang tak lain adalah namja yang menabrak Ryeowook kemari.

"Aku melihatnya, tapi dia sedang membutuhkan pengobatan." Namja penabrak Ryeowook kemarin menunjuk temannya yang ia papah karena banyak luka di tubuhnya, mungkin akibat berkelahi.

"Iya, tapi sebaiknya kau tunggu di luar dahulu." perintah penjaga UKS.

"Ck, bukankah UKS untuk mengobati orang sakit!" balasnya dengan sedikit berteriak.

"Dasar namja kasar, tidak tahu sopan santun, suka membantah pula." gumam Ryeowook sambil menutup tubuh bagian atasnya yang terbuka dengan bajunya yang baru saja ia lepaskan sebelum namja kasar itu masuk.

Gumaman Ryeowook ternyata di dengar oleh namja penabraknya kemarin. "YA! Kau yang mengataiku barurusan!" teriaknya.

Namja tersebut berjalan mendekat kearah Ryeowook setelah meletakkan temannya begitu saja di tempat tidur. Menatap Ryeowook dengan tatapan tajamnya. "Dasar namja cengeng dan JELEK." kemudian berlalu meninggalkan Ryeowook yang entah apa ekspresinya saat ini.

Setelah pemeriksaan badan Sungmin dan Ryeowook pergi ke katin untuk istirahat. Ryeowook masih saja mengoceh tidak terima karena dikatakan jelek oleh orang yang tidak dikenalnya.

"Apa namja 10% itu buta mengatakan aku jelek, jelas-jelas aku manis begini. Huh." dengus Ryeowook sebal.

"Sudahlah Wookie kau sudah mengatakannya berkali-kali, hyung bosan mendengarnya. Lebih baik cepat habiskan makananmu, dan kita pergi ke aula untuk menyaksikan perkenalan klub yang ada di sekolah ini." Sungmin membuka novel yang selalu ia bawa dan mulai membacanya daripada harus mendengarkan Ryeowook.

"Aniya, kenapa kita harus ke Aula? Bukankah tidak wajib." Ryeowook menolak ajakan Sungmin untuk ke aula.

"Dasar pabo! Bukankah kau ingin melihat wajah ketua klub Kendo tunanganmu itu heh?" Sungmin meletakkan novelnya dengan sedikit kasar, benar-benar harus ekstra sabar menghadapi sahabatnya ini.

"Oh iya aku lupa hyung, kita bisa melihat wajah Kim Jongwoon." ucapnya dengan wajah tanpa dosa, dan membuat sebal Sungmin tentu saja.

Di aula sudah penuh dengan siswa-siswa kelas satu yang ingin menghadiri presentasi dari setiap klub yang ada di sekolah.

Dengan semangat Sungmin dan Ryeowook mengikuti setiap presentasi dari dari berbagai kelompok, menilai berapa persen ketampanan mereka tentu saja. Misalnya saja ketika ketua klup Astronomi tampil, Sungmin dan Ryeowook menilai ketampanan ketua tersebut dengan nilai 50%.

"Hyung, sekarang giliran klub Kendo." kata Ryeowook sumringah, tidak sabar untuk melihat wajah Kim Jongwoon sebenarnya.

Sungmin menoleh kearah Ryeowook sejenak. "Iya, hyung juga penasaran seperti apa Kim Jongwoon itu. Kenapa dia belum muncul juga?"

Suara-suara gaduh mulai terdengar karena ketua klub Kendo belum muncul. Banyak yang berpikir klub Kendo mengundurkan diri, karena mengingat tempat latihan mereka saja seperti kandang Ayam.

BRAAAKKKKK

"RIBUT SEKALI SIH KALIAN!"

SHIIINGGGGGGGGG

Mendadak suara hening setelah seorang namja menggebrak meja yang ada dipodium.

"Langsung saja, aku Kim Jongwoon dari klub Kendo. Kami tidak akan bermanis-manis, siapa yang mau bergabung dengan klub Kendo harus bersiap mati!" teriak Kim Jongwoon dengan tampang garangnya. Kemudian turun dari podium dengan santainya.

Siswa-siswa kembali gaduh setelah Kim Jongwoon turun dari podium. Banyak dari mereka yang mengomentari perilaku kasar dan tidak sopan dari ketua klub Kendo. Sementara Ryeowook . .

"Di-dia Kim Jongwoon?" ucapnya lirih. Angannya tentang Kim Jongwoon yang tampan bak Pangeran Lilac lenyap begitu saja, seperti kepingan puzzle yang belum tersusun. Ternyata namja yang menabrak dan mengatainya jelek adalah KIM JONGWOON.

Ryeowook tidak percaya jika tunangannya adalah Kim Jongwoon, apa Daddy-nya sudah rabun? Ryeowook masih saja menangis dan ngedumel tidak jelas. Sejak dari aula hingga sekarang dalam perjalanan pulang sekolah.

"Sungmin hyung~~huhuhu" tangis Ryeowook menangisi nasibnya mempunyai tunangan namja yang begitu kasar dan tidak sopan.

"Terima saja nasibmu Wook-ah, atau kau minta Daddy-mu untuk membatalkan pertunanganmu." usul Sungmin.

"Benar hyung, aku akan protes dengan Daddy, masa anak manis seperti aku dikasih tunangan namja kasar dan tidak sopan seperti Kim Jongwoon." Ryeowook mempoutkan bibirnya lucu, sebal dengan kelakuan Daddy-nya menjodohkan anaknya tanpa meminta pertimbangannya terlebih dahulu.

"Aku akan memukul Daddy jika sampai rumah nanti." teriak Ryeowook sambil menendang botol minumnya yang telah kosong.

Pukk

"Aww! Siapa yang berani melempar botol kepadaku." teriak namja yang tidak sengaja terkena botol yang Ryeowook tendang tadi.

"Dasar kurang ajar!" teriak namja bersama gerombolannya, kemudian berjalan mendekati Ryeowook dan Sungmin.

"Ma-maafkan saya, saya be-benar-benar tidak sengaja." gagap Ryeowook.

"Wow hyung, mereka manis sekali!" teriak namja lain yang berada dibelakang namja yang sedang mendekati Ryeowook dan memengang wajah Ryeowook yang sudah ketakutan.

"YAK! Apa yang kau lakukan? Lepaskan dia!" Sungmin menarik paksa Ryeowook dari namja yang memegangnya dan menyembunyikan Ryeowook di balik punggungnya.

"Ouh rupanya kau mau melawan kami?" ujar pimpinan gerombolan tersebut sambil menyerang Sungmin.

"Wookie-ah, lari! Cari bantuan segera, aku tidak sanggup kalau harus melawan mereka sendiri!" perintah Sungmin.

Ryeowook menuruti perintah Sungmin untuk mencari bantuan, namun kakinya sudah dijegal dahulu oleh salah satu dari gerombolan tersebut.

"Mau lari kena manis?"

"Ja- Jangan menyentuhku, Ming hyung . .hiks." tangis Ryeowook saat namja yang menjegalnya tadi menangkup wajah Ryeowook dan bersiap untuk menciumnya.

"APA YANG KAU LAKUKAN PADA TUNANGANKU? CARI MATI?"

Tbc^.^

Segini dulu aja ya? Ga usah banyak-banyak biar rajin update-nya..hehehehe. maaf jika masih banyak typo. Reviewnya ya. . .
Sampai jumpa di chap selanjutnya . .byeeee