MY HERO [chap 6 – Primitif ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Ryeowook tidak bisa membantah lagi perintah Jongwoon. Penganggu sudah mulai muncul.

Ryeowook dan Sungmin berjalan beriringan menuju sekolah yang terletak tidak begitu jauh dengan rumah mereka. Sungmin masih saja mengeluarkan celotehan-celotehan ke-tidakpercaya-annya terhadap Kyuhyun yang begitu mirip Pangeran Lilac.

"Wookie, hyung masih tidak percaya sepupumu begitu ganteng seperti Lilac. Kalau seperti itu nilainya bisa labih dari 100%." oceh Sungmin.

"Ck, kau berlebihan sekali hyung. Bilang saja kau naksir Kyuhyun." kata Ryeowook to the point.

"Iya aku naksir Kyuhyun, tumben tebakanmu benar Wookie." ledek Sungmin setelah mengaku bahwa dia naksir Kyuhyun..

"Kenapa sih semua orang meremehkanku?" kesal Ryeowook.

"Siapa yang meremehkanmu manis?" kata Heechul yang muncul tiba-tiba di depan mereka.

Chupp

Heechul mencium pipi Ryeowook kemudian. "Morning Kiss dari hyung manis." bisik Heechul di samping telinga Ryeowook.

"Kyaaaaaaaa.." teriak Ryeowook lalu bersembunyi di belakang Sungmin sambil memegangi pipinya yang baru saja di sentuh Heechul.

"Ming hyung~~"rengek Ryeowook.

"Kamu kenapa manis? Seperti melihat hantu saja." tanya Heechul seraya membetulkan tatanan rambutnya.

"Hyung sih muncul tiba-tiba. Kemana temanmu hyung?" tanya Sungmin menayakan keberadaan Jongwoon.

"Dia sedang berkelahi dengan berandalan yang menganggu kalian kemarin." jelas Heechul.

"Kenapa hyung tidak membantu Jongwoon malah menggodaku." Ryeowook angkat bicara.

Heechul menghentikan aksinya membetulkan rambut. "Hyung tidak mau kuku hyung patah karena berkelahi manis, dan menggodamu lebih mengasyikkan bagi hyung."

"Cih, bilang saja hyung tidak bisa berkelahi." ujar Ryeowook.

" KIM HEECHUL KEMARI!"seorang guru yang berada di depan gerbang sekolah berteriak dengan lantang ketika melihat kemunculan Heechul.

Heechul mendekati guru yang memanggilnya tadi. "Ada perlu apa seonsaengnim? Kenapa anda berteriak?" tanya Heechul dengan gaya cool-nya.

"YA! Kenapa rambutmu masih merah? Bukankah kemarin sudah diperingatkan untuk mengganti warna seperti semula. Aku akan mengguntingnya sekarang." ujar guru tersebut dengan nada kesalnya sambil mengayunkan gunting untuk memangkas rambut merah Heechul.

Srett

Heechul berhasil menghindar ketika guru ingin memotong rambutnya, berlari masuk ke dalam sekolah meninggalkan sang guru yang meneriakinya.

"Dasar anak nakal! Anak sekolah gayanya harus seperti anak sekolah, bukan seperti model." teriak sang guru kepada Heechul, namun entah didengar atau tidak karena Heechul sudah mengihalang diantara kerumunan siswa.

"Dasar Heechul hyung." umpat Ryeowook dan Sungmin bersamaan.

"Hei kau! Choi Ryeowook! Tunangannya Jongwoon! Nasehatilah tunanganmu dan temannya itu supaya tidak berkelahi dan membuat masalah!" perinta guru Jung pada Ryeowook.

"Mwo? Gu-guru Jung tahu saya tunangannya Jongwoon?" tanya Ryeowook tidak percaya.

"Semua orang juga sudah tahu Choi Ryeowook." jawab Guru Jung.

"OMG Ming hyung~ ottoke?"tanya Ryeowook bingung. Bagaimana bisa Guru Jung tahu jika Jongwoon adalah tunangannya.

"Terimalah nasibmu Wookie." ujar Sungmin seraya merangkul Ryeowook menuju kelas mereka.

Sepanjang koridor menuju kelas semua siswa menatap Ryeowook dengan pandangan tatapan tajam.

"Ming hyung, mengapa mereka menatapku begitu? Apa aku telah berbuat salah?" tanya Ryeowook dengan polosnya.

"Iya, kau telah mencuri pangeran mereka."

Ryeowook bigung dengan jawaban Sungmin "Mencuri? Pangeran? Pangeran yang mana hyung?" Ryeowook menggaruk kepalanya yang tidak gatal tidak paham dengan kata-kata Sungmin.

"Kim Jongwoon tunanganmu itu. Memang siapa lagi?" jawab Sungmin gemas.

"Cih, Jongwoon seperti itu dibilang pangeran. Apa mereka buta?" kesal Ryeowook.

Sungguh, dengan kejadian yang menimpa Ryeowook dari awal masuk SMU hingga pertemuannya dengan Kyuhyun membuat Ryeowook tidak konsentrasi dalam belajar. Ryeowook sering kedapatan melamun saat pelajaran, sehingga tidak mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.

"Choi Ryeowook sebagai hukumannya kerjakan soal halaman 12 – 15, dan dikumpulkan besok pagi!" perintah Guru Jung saat mendapati Ryeowook bengong ketika pelajaran.

Itulah kalimat terakhir yang diucapkan Guru Jung wali kelas Ryeowook sebelum meninggalkan kelas.

"Sungmin hyung~~ bantu aku mengerjakannya~~huweee" pinta Ryeowook dengan jurus andalannya. Menangis.

"Itu salahmu wookie, siapa suruh bengong ketika pelajaran. Apalagi saat pelajaran Guru Jung. Jangan menangis! Seperti yeoja saja." kata Sungmin dengan sedikit membentak, kadang Sungmin kehilangan kesabaran juga ketika menghadapi sifat kekanak-kanakan Ryeowook.

"Hyung~~" pantang menyerah Ryeowook membujuk Sungmin agar mau membantu mengerjakan tugas dari Guru Jung.

"Baiklah nanti aku bantu, sekarang kerjakan dulu tugasmu di klub Kendo! Hyung mau ke klub Astronomi dulu." perintah Sungmin setelah menyetujui permintaan Ryeowook.

"Eh? Bukankah Sungmin hyung kemarin sudah berjanji akan menemaniku ke klub Kendo hari ini." kata Ryeowook mengingatkan.

"Kapan aku berjanji? Kau mengada-ada wookie. Kau pergi sendiri ya manis, hyung sudah ditunggu Eunhyuk. Nanti malam hyung bantu kau mengerjakan tugas. Bye wookie." pamit Sungmin setelah mengacak rambut Ryeowook hingga berantakan.

"Ming hyung~~ kau tega meninggalkanku dengan orang primitif yang tidak tahu sopan santun itu!" teriak Ryeowook pada Sungmin yang telah menjauh darinya.

"Siapa yang kau sebut PRIMITIF EOH?"

Glekk

Ryeowook menoleh kebelakang, dimana sumber suara itu berasal. "Jo-Jongwoon hy-hyung?" gagapnya. "Hehehe . ." Ryeowook nyengir sambil membuat tanda 'peace' dengan jarinya.

Jongwoon meraih pergelangan tangan Ryeowook, dan menariknya menuju klub Kendo. "Tugasmu hari ini adalah mencuci baju latihan kami!" perintah Jongwoon dengan gaya bosky-nya.

"WHAT! Mencuci baju katamu? Memang aku pembantumu?" jerit Ryeowook.

"Tidak mau mengerjakannya? Bagaimana kalau paman Choi tahu anaknya membantah perintah tunangannya." ancam Jongwoon sambil mengeluarkan ponselnya seolah hendak menelpon Choi Siwon.

"Cih, beraninya hanya mengancam." dumel Ryeowook. "Baik, aku akan mencucinya. PUAS!" teriaknya tepat di depan muka Jongwoon.

"Belum, setelah mencuci baju lalu bersihkan klub Kendo baru aku puas TUAN MUDA CHOI RYEOWOOK." kata Jongwoon penuh penekanan diakhir kalimatnya. Kemudian meninggalkan Ryeowook begitu saja.

"Dasar tunangan menyebalkan, tidak ada sisi romantisnya sama sekali." gerutu Ryeowook sambil berjalan membawa setumpuk pakaian kotor milik anggota klub Kendo untu dicuci.

Srett

Bught

"Kyaaa..." teriak Ryeowook setelah terjatuh karena seseorang menjegal kakinya. "Siapa yang jahat padaku?" gumamnya.

"Hallo anak manis." ucap yeoja yang telah menjegal kaki Ryeowook.

"Siapa kamu? Kenapa mengangguku eoh?" tanya Ryeowook seraya membersihkan bajunya yang kotor akibat terjatuh.

"Kau belum tahu aku? Aku HIORIN dari grup Mawar Hitam. Aku peringatkan! Menjauhlah dari Jongwoon kalau tidak ingin terluka." kata Hyorin kemudian berlalu meninggalkan Ryeowook yang masih terbengong-bengong.

"Dasar nenek lampir! Beraninya cuma mengancam, padahal tidak ada cantik-cantiknya sama sekali. Huh." dumel Ryeowook. "Menganggu saja." Ryeowook memunguti pakaian kotor yang tercecer di tanah akibat ulah Hyorin tadi.

"Manis~~" sapa seseorang yang sudah familiar di telinga Ryeowook semenjak masuk SMU. "Sedang apa hemm?" tanya Heechul.

Ryeowook hanya melirik Heechul sekilas, lalu kembali melanjutkan aktifitasnya. "Ck sudah tahu apa yang aku lakukan masih tanya." gerutu Ryeowook lirih, namun masih terdengar oleh Heechul.

"Hahahaha, kau lucu sekali manis. Hyung suka denganmu."

"Aku tidak suka dengan hyung. Namja kok wajahnya cantik seperti yeoja begitu, sudah aneh narsis pula." Ryeowook sedikit salah paham dengan pernyataan Heechul. Ryeowook mengira kata 'suka' yang diucapkan oleh Heechul sama dengan kata 'cinta'.

"Kau polos sekali manis~~ hyung tambah suka."

Chup.

Heechul mengecup kening Ryeowook lalu memeluknya erat.

"Kyaaa. . hyung apa yang kau lakukan!" teriak Ryeowook.

"YA HEECHUL HYUNG! Jangan memeluk tunanganku!" suara baritone itu mengehentikan kegiatan Heechul memeluk Ryeowook.

Tbc^.^

. . . dan menghentikan pula aktivitasku mengetik FF hehehehe. Mianhe agak lama updatenya banyak tugas yang harus aku selesaikan terlebih dahulu. Nah reviewnya ya teman, mianhe untuk typo yang bertebaran. terima kasih semuanya~~~ byeeee.