MY HERO [chap 8 – Pertarungan dimulai ]
By : Kimyhoney
Rated : T
Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.
Genre : Romance, Humor, Family.
Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.
Summary : Jongwoon menantang Kyuhyun berkelahi untuk memperebutkan Ryeowook. Ada apa sebenarnya?
Bruk
Ryeowook meletakkan tas sekolahnya sembarangan begitu masuk ke klub Kendo. "Menyebalkan dasar nenek peyot." Ryeowook masih saja menggerutu tentang yeoja dijuluki Ryeowook nenek peyot itu siapa lagi kalau bukan Hyorin.
"siapa yang kau sebut nenek peyot itu manis?" tanya Heechul penasaran.
"Yeoja gila dengan rambut panjang dan mengatakan aku jelek, apa matanya buta? Aku manis begini dibilang jelek." jawab Ryeowook masih dengan rasa kesalnya. Heechul tertawa mendengar jawaban polos Ryeowook.
"Kau memang jelek, akuilah itu." ejek Jongwoon menyulut kemarahan Ryeowook.
"YA! Aku tidak tanya pendapatmu. DIAMLAH!" bentak Ryeowook .
"Manis tenanglah jangan dengarkan ucapan Jongwoon ne, dia sedang bercanda." Heechul mencoba menenangkan Ryeowook sebelum terjadi pertengkaran.
"Aku tidak peduli, aku kesini mau menngatakan bahwa aku ingin membatalkan pertunangan ini." kata Ryeowook dengan lantang. Membuat Jongwoon dan Heechul cengo.
"Apa katamu?" tanya Jongwoon. "Tidak bisa! Semua juga telah setuju, dan satu sekolah juga sudah tahu kalau kau tunanganku." kata Jongwoon dengan wajah merah menahan marah.
"Apa peduliku, aku juga tidak meminta pertunangan ini." ujar Ryeowook sinis.
Jongwoon menarik krah baju Ryeowook, menatap mata Ryeowook dengan pandangan tajamnya "Berikan satu alasan yang masuk akal kenapa kau menolak pertunangan ini!" ujar Jongwoon penuh penekanan membuat nyali Ryeowook menciut.
'Aduh gimana ini? Aku takut~ siapapun tolong aku' batin Ryeowook. Ryeowook melirik sekilas kearah Heechul berharap dia membantunya, tetapi kenyataannya heechul sibuk dengan dirinya sendiri dan cermin ajaibnya.
Brakk
Pintu klub Kendo kembali terbuka dengan kasarnya membuat semuanya memandang kearah asal suara.
'Lilac' gumam Ryeowook riang saat menyadari siapa yang datang.
"Wookie!" teriak Kyuhyun.
Kedatangan Kyuhyun membuat Jongwoon melepaskan cengkramannya kepada Ryeowook dan beralih memandang tidak suka pada namja yang baru saja datang.
"Kamu siapa?" teriak Jongwoon.
"Aku Cho Kyuhyun, Aku. . ." belum selesai Kyuhyun memperkenalkan diri Ryeowook sudah memotongnya terlebih dahulu.
"Dia pacarku! Aku sudah berjanji dengan Kyuhyun tentang masa depan." Ryeowook membalas perkataan Jongwoon dengan berteriak pula.
"APA!" pekik Jongwoon tidak percaya.
"Wookie . ." lirih Kyuhyun, yang tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi dengan Ryeowook dan namja yang berada didepannya. Mengapa Ryeowook mengenalkan dirinya sebagai pacarnya bukan sepupunya.
"Janji masa depan? Apa itu?" tanya Jongwoon dengan wajah merah karena menahan marah dan cemburu tentu saja. Bagaimana tidak? Tiba-tiba namja yang disukainya mengaku sudah punya janji masa depan dengan namja selain dirinya.
"Kyu . . bukankah kita sudah berjanji untuk selalu bersama."kata Ryeowook sambil memeluk lengan Kyuhyun dengan eratnya.
"Eh. .Wookie." Kyuhyun tidak tahu harus berkata apa.
"Tidak bisa, bahkan Paman Choi bilang kalau kau tidak mempunyai namjachingu." gertak Jonwoon.
"Tapi kenyataannya memang begitu." ucap Ryeowook dengan sinis.
"Baiklah kalau begitu. Suruh pacarmu itu untuk melawanku!" Jongwoon menyambar pedang yang berada di dekat pintu masuk klub Kendo dan mulai mengayunkannya kepada Kyuhyun.
Takk
Dengan sigap Kyuhyun menyambar pedang kayu dan menangkis serangan dari Jongwoon. Kini tatapan mata Jongwoon dan Kyuhyun beradu.
"Jongwoon! Sebaiknya tidak disini, tentukan tempat dan harinya saja." usul Heechul.
"Kyuhyun, kamu tidak apa-apa?" tanya Ryeowook penuh kekhawatiran. Membuat Jongwoon semakin terbakar cemburu.
"Baiklah, kita tentukan tempat pertarungan kita." ujar Jongwoon pada Kyuhyun.
"Baiklah terserah kamu saja." jawab Kyuhyun dingin.
"Besok sore aku tunggu di belakang pabrik ban. Jika kau menang akan ku serah Wookie padamu."
Jongwoon keluar dari klub Kendo, menoleh sekilas pada Ryeowook dan Kyuhyun. "Aku tunggu kedatanganmu!" Jongwoon mengingatkan lagi sebelum berlalu bersama Heechul di belakangnya.
"Hah" Ryeowook menghela nafas, lega rasanya.
"Wookie. . kamu tidak apa-apa?" tanya Kyuhyun cemas.
"Tidak apa-apa Kyu. Kenapa kau bisa tahu aku di sini Kyu?" tanya Ryeowook setelah menjawab pertanyaan Kyuhyun.
"Tadi kebetulan aku ketemu Sungmin dan mengatakan bahwa kau ada disini. Kajja kita pulang." Kyuhyun menarik pelan tangan Ryeowook untuk mengajakknya pulang bersama.
"Ne Kyu, aku juga sudah lapar."
"Jadi namja yang bernama Jongwoon itu tunangan Wookie?" tanya Kyuhyun ketika mereka sedang bersantai di ruang tengah sambil menonton televisi.
"Iya, Daddy yang menjodahkanku dengannya tanpa minta persetujuanku terlebih dahulu." cerita Ryeowook dengan mulut penuh biskuit."Tapi aku tidak mengira kejadiannya akan seperti ini. Uhuk. .uhuk."
"Minumlah! Jangan makan sambil bicara! Muncrat kemana-mana." Kyuhyun menyodorkan segelas minum untuk Ryeowook yang tersedak karena makan sambil bicara.
"Gomawo. .uhuk."
"Telan dulu!" perintah Kyuhyun.
Kyuhyun meraih PSP-nya yang tergeletak diatas meja. "Kamu sih pakai ngomong tentang janji masa depan dengan Jongwoon. Jadi aku yang kena imbasnya." kata Kyhyun lalu menekan tombol 'on' pada PSP-nya.
"Habis aku tidak kepikiran cara lain." komentar Ryeowook.
"Dan itu membakar amarah Jongwoon, terpaksa besok aku harus berkelahi dengan dia." ucap Kyuhyun sambil asyik memainkan PSP-nya.
"Jadi kau besok akan datang?" tanya Ryeowook.
"Iya demi sepupuku yang manis dan manja ini."
"Kyaaa . . terima kasih. Senangnya." teriak Ryeowook seraya menubruk tubuh Kyuhyun dan memeluknya.
"YA! Wookie apa yang kau lakukan? Kau mengangguku bermain game." teriak Kyuhyun karena Ryeowook tiba-tiba saja memeluknya.
"Eh maaf. Hehehehe." cengir Ryeowook.
'Hihihi..Kyuhyun memang baik, benar-benar seperti Pangeran Lilac' inner Ryeowook dengan senyum tidak jelasnya.
"Wookie! Kenapa senyum-senyum sendiri? Seperti orang gila saja." ucap Kyuhyun ketika melihat Ryeowook tersenyum sendiri.
"Bukan urusanmu! Aku ke kamar dulu." pamit Ryeowook sambil melemparkan boneka yang sedari tadi ia pegang.
Bugh
"Ya! Choi Ryeowook! Cari mati kau!"
"Apa! Kyuhyun dan Jongwoon mau berkelahi?" pekik Sungmin. "Tidak! Bagaimana jika sampai Kyuhyu terluka?" Sungmin sangat mengkhawatirkan Kyuhyun ternyata.
"Aku juga tidak mengira kalau kejadiannya akan seperti ini hyung." ucap Ryeowook penuh penyesalan.
"Kenapa dua orang itu berkelahi demi namja cengeng sepertimu Wookie." Sungmin masih tidak terima Kyuhyun berkelahi untuk membela Ryeowook. Kyuhyun sepupu Ryeowook jadi wajar jika Kyuhyun membela saudaranya.
"Itu karena aku adalah sepupunya Kyuhyun, lumrah kalau dia membela saudaranya." kilah Ryeowook tidak terima dengan ucapan Sungmin.
"Iya-iya Kyuhyun sepupumu, hyung tahu itu. Oh ya Wookie, kasih tahu dong jam mandinya Kyuhyun!" pinta Sungmin dengan aegyo andalannya.
"YA Sungmin hyung! Bisa tidak hapus pikaran kotor dari otakmu itu." tolak Ryeowook.
Jam sudah menunjukkan pukul 4 kurang 10 menit. Mereka berempat Ryeowook, Jongwoon, Heechul dan Sungmin sudah cemas menunggu kedatangan Kyuhyun di lapangan.
"Wookie mana namja masa depanmu?" tanya Heechul setelah melihat jam sudah menunjukkan pukul empat lebih lima belas menit.
"Dia pasti datang." kata Ryeowook menyakinkan.
Satu jam berlalu begitu saja
"Wookie! Nama namja-mu itu? Kenapa belum datang!" teriak Jongwoon dihadapan Ryeowook.
"Mana aku tahu!"balas Ryeowook sengit.
"Mungkin namja-mu itu sedang berkencan dengan wanita lain. Dasar pengecut." ujar Jongwoon seraya meninggalkan lapangan.
"Kyuhyun bukan seperti itu!Tak mungkin ia melakukan ini padaku! Aku akan mencarinya." Ryeowook berlari meninggalkan lapangan untuk mencari Kyuhyun.
"Wookie! Tunggu! Heechul hyung aku kejar Wookie dulu. Bye." Sungmin berlari menyusul Ryeowook setelah berpamitan pada Heechul.
"Ryeowook-ah! Tunggu hyung." teriak Sungmin supaya Ryeowook menghentikan larinya. Dan berhasil, Ryeowook berhenti berlari karena melihat pemandangan yang tidak ingin dilihatnya.
Pemandangan dimana Kyuhyun sedang berjalan bersama dengan seorang yeoja, dan terlihat begitu mesra.
'Jadi benar yang dikatakan Jongwoon. Kyuhyun tidak datang ke lapangan karena berkencan dengan yeoja.' gumam Ryeowook.
"Wo-Wokie!" gagap Kyuhyun begitu melihat Ryeowook sudah ada didepannya.
tbc^.^
Hallo~~ sahabatku semua, chap 8 sudah datang. mianhe kalo masih banyak typo. Review kalian aku tunggu jangan cuma like ya~~. Terima kasih~~ sampai jumpa di chap selanjutnya. Byeeeee
