MY HERO [chap 10 – Salah paham ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Hyorin datang menganggu Ryeowook. Alasan ketidak-hadiran Kyuhyun di lapangan mulai terkuak.

'Ternyata dia begitu tampan~' inner Ryeowook sambil tersenyum. 'Ternyata dia baik juga.' innernya lagi.

"Emm karena aku orangnya kasar dan tidak peka maka aku tidak tahu bagaimana harus bersikap." ucap Jongwoon.

Ryeowook bangkit dari posisi tidurnya dan duduk disamping Jongwoon sambil sesekali meliriknya.

"A-aku . ." gagap Ryeowook.

Jongwoon memotong ucapan Ryeowook "Aku akan berusaha menjadi tunangan yang baik untukmu." Jongwoon beranjak dari duduknya "Hari ini kau tidak perlu membersihkan klub Kendo, pulang dan istirahatlah dirumah!"

"Ne, aku akan menjemur bajumu dulu, gomawo untuk hari ini." jawab Ryeowook pelan.

Setelah yakin bahwa Ryeowook tidak apa-apa, Jongwoon meninggalkannya munuju klub Kendo untuk menggantikan tugas Ryeowook membersihkan ruangan itu.

'Ternyata Jongwoon hyung baik' gumam Ryeowook seraya menyunggingkan senyum manisnya. Ryeowook menjemur baju Jongwoon dengan bersenandung riang.

"Sepertinya berduaan tadi sangat menyenangkan?" suara yeoja menghentikan kegiatan Ryeowook.

Ryeowook menoleh kebelakang "Mau apa kau kemari?" sinis Ryeowook.

Ryeowook bergidik ngeri saat melihat Hyorin datang bersama gerombolannya. "Ayo kita seret bocah ini ketempat yang sepi!" perintah Hyorin pada anak buahnya.

Anak buah Hyorin menyeret Ryeowook menjauh dari ruang klub Kendo supaya tidak ketahuan Jongwoon ataupun Heechul.

"Heechul hyung. Bukankah yang bersama Hyorin itu Ryeowook?" tanya Donghae saat akan menuju ruang klub Kendo setelah berbelanja keperluan klub.

Heechul mengikuti arah pandang Donghae, dan memang benar Ryeowook sedang bersama dengan Hyorin dan anak buahnya. Heechul merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi pada Ryeowook. "Hae-ah, tolong panggil Jongwoon! Aku akan mengikuti mereka." perintah Heechul.

"Ya Hyorin! Apa yang akan kau lakukan hah?" teriak Ryeowook pada Hyorin dan anak buahnya.

Hyorin menarik krah baju Ryeowook. "Bukankah sudah kuperingatkan untuk menjauhi Jongwoon?"

"Dia tunanganku apa salah kalau aku dekat-dekat dengannya?" jawab Ryeowook dengan sinisnya.

"Salah! Karena Jongwoon milikku!Kalau begitu siap-siap saja wajah jelekmu ini tergores pisau." ujar Hyorin sambil mengayunkan tangannya yang telah memegang pisau lipat.

"Kyaa! Apa yang akan kau lakukan pada wajahku?" teriak Ryeowook panik, spontan Ryeowook menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan.

Srett

Takk

"Auw.." rintih Hyorin saat sebuah batu mengenai tangannya. "Siapa yang berani mengangguku!" teriaknya dengan galak.

"Maaf jika aku menganggumu Hyorin." Heechul bersandar pada pohon sambil melambaikan tanganya dan tersenyum dengan gaya cool-nya.

"Heechul hyung." panggil Ryeowook. "Untunglah kau datang. Hyung mereka akan merusak wajah manisku." adu Ryeowook. "Nanti hyung tidak akan bisa menciumku lagi kalau wajahku rusak."

"Tidak akan hyung ijinkan mereka merusak wajah manis kesanyangan hyung. HYORIN!BISA KAU LEPAS DIA SEKARANG!" kata Heechul dengan penuh penekanan.

"Tapi ingat! Aku tidak akan melepaskan Jongwoon, aku menyukainya sejak SMP." Hyorin melepas cengkramannya pada Ryeowook dengan kasar hingga Ryeowook terjengkang kebelakang.

"Bukankah Jongwoon telah memilih Ryeowook sebagai tunangannya? Kau bisa apa?" tanya Heechul

"Pokoknya aku akan merebutnya! Aku tidak akan membiarkan namja jelek ini merebutnya." teriak Hyorin.

"Ya apa kau bilang? Apa kau tidak bercermin hah! Sehingga tidak tahu betapa jeleknya wajahmu." marah Ryeowook pada Hyorin yang selalu menyebut dirinya jelek dan selalu ingin melukai wajahnya hanya karena Jongwoon.

"Hyorin!"

"Jongwoon!" teriak Heechul dan Hyorin bersamaan.

"Hyung~" panggil Ryeowook pada Jongwoon.

"Tidak kusangka kau selicik itu Hyorin, mengancam dan mengeroyok Ryeowook." geram Jongwoon.

"Licik katamu?" sahut Hyorin.

Plakk

Hyorin mendaratkan tangannya di pipi mulus Jongwoon membuat Heechul dan Ryeowook kaget.

"Kurang Ajar." omel Hyorin sambil melangkah pergi meninggalkan ketiga namja tersebut.

"Ya dasar Nenek Lampir! Aku yang ditampar mengapa dia juga yang mengataiku kurang ajar!" geram Jongwoon. Tangan kanannya sibuk mengusap pipinya yang baru saja ditampar oleh Hyorin.

"Manis, Hyorin tidak melukaimukan?" Heechul menelusuri tiap inchi wajah Ryeowook dengan seksama. "Ah syukurlah wajah manismu tidak terluka."

Chup

Seperti biasa Heechul selalu tergoda untuk mencium pipi atau kening Ryeowook dan . . .

"Hyung! Apa yang kau lakukan!" teriak dua namja yang berada di depan Heechul siapa lagi kalau bukan Ryeowook si pemilik pipi yang baru saja dicium Heechul. Dan namja yang satu lagi adalah Jongwoon yang sudah mematenkan bahwa Ryeowook adalah tunangannya.

"Kenapa kepalaku sakit lagi, menyesal sekali menolak tawaran Jongwoon untuk mengantarkanku pulang." sesal Ryeowook.

Ryeowook berjalan tanpa memperhatikan jalanan disekelilingnya. Tanpa Ryeowook sadari, ia menyeberang jalan tanpa menoleh kanan kiri terlebih dahulu.

"Wookiee awasss!" teriak Kyuhyun sambil menyambar tubuh Ryeowook yang hendak tertabrak mobil.

Brugh

Kyuhyun dan Ryeowook jatuh tepat diatas trotoar. "Wookie kau tidak terluka?" tanya Kyuhyun masih dengan nafas terengah-engah.

"K-Kyu, gomawo. Aku tidak apa-apa." lirih Ryeowook. ryeowook berdiri dari posisi jatuhnya, menepuk-nepuk bajunya yang kotor terkena tanah ketika jatuh tadi. Kemudian menarik tangan Kyuhyun untuk mengajaknya pulang.

"Kajja kita pulang Kyu."

"Aght.." rintih Kyuhyun ketika Ryeowook menarik tangan kanannya.

"Ka-kamu kenapa Kyu?" tanya Ryeowook khawatir.

"Tidak apa-apa, lebih baik kita cepat pulang saja. Kajja." Kyuhyun segera menyeret Ryeowook untuk pulang sebelum namja mungil itu bertanya lebih banyak lagi tentang luka di tangan kanannya.

"Kyu kenapa tanganmu bisa terluka seperti ini?" tanya Ryeowook panic saat berhasil membujuk Kyuhyun untuk menunjukkan tangannya yang terluka ketika mereka telah sampai di rumah. Ternyata tangan Kyuhyun terluka akibat sayatan sebuah pisau.

"Kemarin ada yang mengeroyokku ketika aku akan pergi ke lapangan, makanya aku tidak bisa datang, maaf telah mengecewakanmu Wookie." jelas Kyuhyun. "Padahal aku sudah berjanji denganmu."

"Jadi kau tidak datang karena itu? Ah tidak, aku yang seharusnya minta maaf padamu." ujar Ryeowook. "Karena menuduhmu yang tidak-tidak." lanjut Ryeowook sambil menundukkan kepalanya.

"Sudahlah tidak perlu dibahas lagi, yang penting kau dan Sungmin sudah tahu kalau aku tidak datang bukan karena berkencan dengan yeoja yang kalian lihat."

"Sungmin hyung sudah tahu?" tanya Ryeowook dengan wajah imutnya.

"Ne, tadi aku menemuinya. Sungmin juga bilang kalau kau sedang tidak enak badan. Istirahatlah! Aku juga mau mandi dan bermain PS setelahnya." Kyuhyun meninggalkan Ryeowook yang masih asyik dengan dunianya sendiri.

Puk

Sebuah boneka kelinci mendarat di kepala Ryeowook, membuyarkan lamunan namja mungil tersebut.

"YA! Cho Kyuhyun!" teriak Ryeowook tanpa dipedulikan oleh Kyuhyun tentunya.

Ryeowook berlari menyongsong kedatangan Sungmin yang hendak menjemputnya untuk berangkat sekolah bersama-sama.

"Wow tumben kau sudah menyambut hyung di depan, biasanya jika hyung datang kau masih mandi." ejek Sungmin.

Ryeowook mempoutkan mulutnya. "Aish kau mengejekku hyung."

"Hahaha memang benar begitukan? Nah apa yang ingin kau ceritakan pada hyung hemm?" pinta Sungmin.

"Apa kemarin hyung bertemu dengan Kyuhyun? Apa yang kalian lakukan?" selidik Ryeowook.

"Itu rahasia manis, urusan orang dewasa anak kecil tidak boleh tahu." jawab Sungmin sambil mencubit gemas hidung Ryeowook.

"Ya hyung aku bukan anak kecil lagi!" sanggah Ryeowook.

"Hahahahaha... kau masih kecil Wookie. Bukankah kau masih suka tidur dengan Daddy-mu itu?" ledek Sungmin seraya berlari meninggalkan Ryeowook yang sedang menghentakkan kakinya dijalan karena sebal.

"Dasar Sungmin hyung menyebalkan!" teriak Ryeowook.

"Hahahahaha.. tapi hyung benarkan Wookie?" Sungmin masih saja menertawakan tingkah Ryeowook yang memang masih sangat kekanak-kanakan.

"Hyung~~ tunggu!" akhirnya Ryeowook ikut berlari mengejar Sungmin yang sudah meninggalkannya.

"Minumlah!" Sungmin menyodorkan sekaleng minuman dingin kepada Ryeowook begitu mereka sampai disekolah. "Kemarin hyung bertemu dengan yeoja yang kita lihat bersama Kyuhyun tempo hari."

"Benarkah?" tanya Ryeowook penasaran "Lalu?"

Sungmin meletakkan kaleng minumannya di meja setelah meneguk habis isinya. " Dia bernama Jesica, kata Jesica Kyuhyun terluka karena diserang anak buahnya Jongwoon." ucap Sungmin yang otomatis membuat bola mata Ryeowook membulat tidak percaya.

Tbc ^.^

Halloooo~~~ Chap 10 sudah update, maaf atas keterlambatan updatenya. Disini ada karakter baru yang muncul yaitu Jesica, apa Jesica baik atau jahat?
terima kasih atas semua komentar kalian di chap sebelumnya. Dan maaf jika saya masih menghadirkan banyak typo FF ini. T.T