MY HERO [chap 11 – Salah Pukul ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Ternyata memang bukan Jongwoon yang menyerang Kyuhyun tempo hari. Kyuhyun mendatangi Jongwoon untuk membicarakan masalah Ryeowook. Ada apa sebenarnya?

Sungmin meletakkan kaleng minumannya di meja setelah meneguk habis isinya. " Dia bernama Jesica. Kata Jesica, Kyuhyun terluka karena diserang anak buahnya Jongwoon." ucap Sungmin yang otomatis membuat bola mata Ryeowook membulat tidak percaya.

"M-Mwo! Benarkah?" Ryeowook hampir menyemburkan minumnya yang belum sempat ditelannya.

"Itu yang hyung dengar dari teman-teman klub Astronomi SMU SJM. Mereka melihat anak buah Jongwoon ada disekitar situ." jelas Sungmin.

"Dasar Jongwoon jahat! Padahal aku sudah berusaha baik padanya. Aku harus memberinya pelajaran karena telah menyakiti Kyuhyun." Ryeowook menggebrak meja sebagai ekpresi kesalnya terhadap Jongwoon.

"Betul nanti hyung temani." Sungmin ikut mengobarkan semangat Ryeowook untuk membuat perhitungan pada Jongwoon karena telah membuat orang yang dicintainya terluka.

"Gomawo hyung, sepulang sekolah nanti aku akan menghajarnya." kata Ryeowook dengan semangat 45.

Setelah pelajaran berakhir Ryeowook langsung berlari menuju ruang klub Kendo diikuti Sungmin.

"Wookie! Apa tidak lebih baik kalau dibicarakan dulu baik-baik? Siapa tahu bukan anak buah Jongwoon yang melakukannya." usul Sungmin.

"Kenapa hyung jadi berubah pikiran? Hyung takut dengan Jongwoon?" tanya Ryeowook tidak suka. "Jongwoon menyuruh anak buahnya untuk menyerang Kyuhyun agar Kyuhyun tidak jadi melawannya dan otomatis aku tetap menjadi tunangannya. Bukankah itu sangat licik hyung?"

"iya hyung tahu itu sangat licik wookie, tapi . ." perkataan Sungmin langsung dipotong oleh Ryeowook.

"Tidak bisa hyung, hyung jangan mencegahku sekarang!" perintah Ryeowook seraya berlalu meninggalkan Sungmin.

"YA Wookie! Tunggu hyung!" teriak Sungmin segera menyusul Ryeowook ke klub Kendo.

Brakk

Ryeowook membuka pintu dengan kasar,"JONGWOON HYUNG! AKU INGIN BICARA DENGANMU!" teriak Ryeowook dengan lantang karena Jongwoon beserta anak buahnya sedang latihan menggunakan pedang, jadi kalau teriaknnya tidak keras pasti tidak kedengaran.

"KALAU INGIN BICARA TUNGGU DI LUAR ATAU TIDAK SAMA SEKALI!" jawab Jongwoon dengan teriakan yang tidak kalah kerasnya.

Brakk

Ryeowook menutup dengan kasar seperti ketika masuk tadi, lalu berjalan dengan mengehentak-hentakkan kakinya karena kesal. "Kita menunggu dimana hyung?" tanya Ryeowook pada Sungmin yang masih setia berada disampingnya.

Sungmin menarik tangan Ryeowook mengajaknya keluar dari lingkungan sekolah "Kita tunggu di kedai es krim depan sekolah saja. Kajja." ajak Sungmin.

"Ah baiklah kalau begitu, aku juga ingin makan es krim." teriak Ryeowook girang.

"Wookie lihat! Jongwoon dan Heechul hyung sudah keluar. Ayo kita kesana!" ajak Sungmin, lalu keduanya menuju kasir terlebih dahulu untuk membayar makanan mereka sebelum meninggalkan kedai es krim tersebut.

"Ayo hyung cepat, keburu mereka pergi." ujar Ryeowook sudah tidak sabar.

Sungmin dan Ryeowook menghentikan langkahnya ketika melihat Kyuhyun mendekati Jongwoon dan Heechul.

"Wookie, lebih baik kita tunggu disini dulu, kita lihat apa yang akan terjadi." usul Sungmin dan mengajak Ryeowook bersembunyi di balik pohon sambil mencuru dengar dari percakapan antara Jongwoon, Kyuhyun, dan Heechul yang berdiri tidak jauh dari tempat persembunyian Ryeowook dan Sungmin.

"Mau apa kau kemari?" tanya Jongwoon pada Kyuhyun yang menghampirinya saat ia akan pulang. "Kalau kau datang hanya untuk mengatakan alasan mangkir dari duel kemarin aku tidak mau dengar." sambung Jongwoon dengan dinginnya.

"Bukan itu maksud kedatanganku. Aku hanya ingin memintamu untuk bersikap baik padanya. Wookie memang anak yang cengeng, manja dan semaunya sendiri. Tolong jangan membuatnya menangis jika kau memang tunangannya." pinta Kyuhyun.

"Siapa kau? Apa hakmu memintaku." tanya Jonwoon tidak suka. Bagaimana tidak suka, jika musuhnya datang dan menyuruhnya untuk mematuhi perintahnya.

"Aku memang tidak punya hak untuk itu, tapi harus kulakukan karena aku sangat menyayangi Wookie." Kyuhyun tidak mau mengaku kalau ia adalah sepupu dari Ryeowook.

"Apa urusanmu! Kalau kau menyayanginya kenapa kau tidak datang kemarin hah?" teriak Jongwoon yang sudah mulai terpancing emosinya.

"Itu juga bukan urusanmu!" jawab Kyuhyun tidak kalah dinginnya dengan Jongwoon.

"Dasar sok tahu! Kau minta di hajar rupanya!" jongwoon mengayunkan kepalan tangannya untuk menyerang Kyuhyun karena merasa di gurui oleh namja yang menjadi musuhnya.

"Kalau kau bisa boleh saja." Tantang Kyuhyun.

"Apa katamu! Baiklah! Bersiaplah." Jongwoon mengepalkan tangannya hendak menyerang Kyuhyun.

"JONGWOON HYUNG! JANGAN PUKUL KYUHYUN!"Ryeowook keluar dari persembunyiannya sambil berteriak dan berlari untuk mencegah Jongwoon agar tidak memukul Kyuhyun.

Akan tetapi semuanya terjadi sangat cepat, hingga akhirnya Ryeowooklah yang terkena pukulan Jongwoon karena ingin melindungi Kyuhyun.

Bhugt

"WOOKIEEE!" pekik keempat namja secara bersamaan begitu melihat Ryeowook terkena pukulan Jongwoon dipipinya.

"Huweeee..." tangis Ryeowook sambil memegangi pipinya yang terkena pukulan Jongwoon.

Dengan panik Jongwoon langsung membopong Ryeowook dan membawanya ke ruang klub Kendo diikuti Heechul, Sungmin dan Kyuhyun.

"Huhuhu . .sakit~~ Heechul hyung pipiku tidak mulus lagi~~" adu Ryeowook sambil mengusap pipinya yang sekarang lebam.

Heechul dan Sungmin menatap horor pada Jongwoon yang telah memukul Ryeowook. "Jongwoon, inilah akibatnya jika kau tidak bisa menahan emosimu." kata Heechul dengan sebal karena Jongwoon telah melukai pipi 'kesayangannya'.

"Aku tidak sengaja melakukannya." Jongwoon masih saja bungkam tidak mau meminta maaf kepada Ryeowook atau sekedar menanyakan keadaanya Ryeowook.

"Ck, kau ini sangat pengecut Jongwoon hyung. Mana permintaan maafmu untuk Wookie, dan lagi kau yang menyuruh anak buahmu untuk mengeroyok Kyuhyun kan?" Sungmin akhirnya angkat bicara karena geram melihat sikap Jongwoon yang hanya diam saja, apalagi sampai melukai Ryeowook seperti ini.

"Ming! Tenanglah!" perintah Kyuhyun agar Sungmin tidak terpancing emosi.

"Bagaimana aku bisa tenang Kyu! Kalau keadaannya seperti ini!" jawab Sungmin sambil mengompres pipi Ryeowook yang lebam.

"Baiklah!" Jongwoon berjalan mendekati Ryeowook. "Ryeowook sebagai tunanganmu aku minta maaf karena telah memukulmu." ucap Jongwoon dengan sangat jelas sambil membungkkan badan.

Semua yang berada di dalam ruangan sangat terkejut terutama Ryeowook. Ryeowook hanya bisa menatap Jongwoon yang tengah membungkuk meminta maaf didepannya.

"Sudahlah hyung, ini bukan salahmu." lirih Ryeowook.

Jongwoon memandang sejenak wajah Ryeowook yang terdapat luka akibat ulahnya tadi. "Sekali lagi maafkan aku." ucap Jongwoon sebelum berlalu dan pergi meninggalkan ruangan klub Kendo.

"Oh ya." Jongwoon menatap Sungmin, Kyuhyun, dan Ryeowook bergantian "Aku tidak pernah menyuruh anak buahku untuk mengeroyok Kyuhyun. Aku pergi dulu, Heechul hyung ayo kita pergi!" ucap Jongwoon sebelum akhirnya menghilang dari pandangan ketiga namja yang masih berada di ruangan klub Knedo.

"Wookie! Akhirnya Jongwoon meminta maaf kepadamu secara gentle." girang Sungmin sambil memeluk Ryeowook yang berada didepannya.

"Iya, gomawo hyung. Ini semua berkat hyung." Ryeowook membalas pelukan Sungmin dengan gembira. Sebuah peristiwa langka Jongwoon secara gentle meminta maaf kepada Ryeowook secara formal dan sopan seperti tadi, mengingat sikap Jongwoon yang sering seenaknya sendiri kepada Ryeowook.

"Hyung, Kyu . . kalau bukan anak buah Jongwoon yang menyerangmu, lalu siapa?" tanya Ryeowook bingung.

"Entalah, besok kita selidiki bersama." jawab Kyuhyun. "Kajja kita pulang." ajak Kyuhyun kemudian.

Bught

Jongwoon memukul batang pohon yang berada didepannya, Heechul dan Jongwoon tengah berbincang tentang kejadian yang telah mereka alami, apalagi sejak pertunangannya dengan Ryeowook diketahui oleh seantero sekolah.

"Jongwoon, jangan lukai tanganmu! Bukankah besok kau harus bertangding?" Heechul mencegah Jongwoon yang hendak memukul lagi batang pohon yang tidak bersalah.

"Hyung, . aku hanya sedang kesal pada diriku sendiri. Mengapa aku bisa memukul tunanganku sendiri." keluh Jongwoon.

"Maka dari itu, mulailah belajar mengendalikan emosimu. Terutama pada Ryeowook." nsehat Heechul. "Yang aku khawatirkan jika sampai ayah Wookie tahu mengenai kejadian tadi apa yang akan dilakukan terhadapmu?"

"Mollayo hyung, ah sebaiknya aku pulang dan bersiap untuk pertandingan menghadapi SMU SJM besok." pasrah Jongwoon terhadap apa yang akan dilakukan ayah Ryeowook kelak. Bukankah ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tbc ^.^

Hehehe udah dulu ya,,lanjut next chap ya. Terima kasih semua atas koment dan sarannya. Sekali lagi maaf jika typonya masih bertebaran. komennya lagi yaaa...byeee