MY HERO [chap 16 –Mulai Cemburu ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Jongwoon tidak jadi berhenti sekolah. Ryeowook merasakan sakit di dadanya ketika melihat Jonhwoon dan Hyorin berlatih bersama.

"Jo-Jongwoon hyung apa yang kau lakukan?" gumam Ryeowook sambil menutup mulutnya sebagai ekpresi terkejutnya atas perbuatan Jongwoon.

Jongwoon berlutut di depan Ryeowook sambil mengucapkan permintaan maafnya pada namja mungil tersebut.

"Maafkan aku yang telah banyak membuatmu menderita, Mianhe."

"H-Hyung. . apa yang kau lakukan? berdirilah! Aku tidak merasa kau menyusahkanku hyung. Kumohon berdirilah!" perintah Ryeowook seraya menarik lengan Jongwoon untuk berdiri.

"Ta-tapi kumohon hyung jangan berhenti sekolah, karena Daddy-ku tetap akan membantu hyung meskipun kita tidak terikat dalam tunangan." ujar Ryeowook, namun malah disalah artikan oleh Jongwoon.

"Berhenti sekolah atau tidak itu urusanku, kuharap kau jangan mencampuri urusanku." marah Jongwoon seraya berbalik dan meninggalkan Ryeowook begitu saja.

"Dasar namja tidak tahu sopan santun! Setelah meminta maaf kenapa malah memarahiku lagi." omel Ryeowook. "Apa memang Jongwoon hyung tidak suka padaku?" tanyanya pada dirinya sendiri.

"Jangan sedih manis, mungkin Jongwoon hanya tidak tahu harus berbuat apa denganmu, dengarkan hyung ne, Jongwoon itu belum pernah punya pacar jadi dia tidak tahu cara memperlakukan pacar apalagi tunangan sepertimu." Heechul menenangkan Ryeowook dengan sedikit memberikan rahasia Jongwoon pada Ryeowook.

"Hihihi . . sama dengan Wookie, Wookie juga belum pernah punya pacar hyung." gantian Sungmin membeberkan rahasia Ryeowook.

"Ming hyung!" rengek Ryeowook.

"Hehehe . . maaf Wookie, tapi menurutku kalian memang sangat cocok, bukan begitu Heechul hyung?" tanya Sungmin sedikit menggoda Ryeowook.

"Ne benar yang dikatakan Sungmin kalian berdua sangat cocok." timpal Heechul diiringi tawanya bersama Sungmin.

"HUH! Kalian memang menyebalkan! Lebih baik aku masuk kelas saja!" Ryeowook berlalu meninggalkan dua namja yang tengah menertawakannya. "Aku benci kalian." teriaknya sebelum benar-benar meninggalkan mereka.

Seperti biasa usai berakhirnya jam pelajaran Ryeowook bergegas menuju ke klub Kendo menjalankan tugasnya membersihkan klub Kendo.

Tak Tak

Tak Tak

Bunyi suara pedang beradu terdengar dari dalam ruang klub Kendo, Ryeowook berlari kecil mendekati ruangan tersebut. Ryeowook bukannya membuka pintu klub Kendo, tetapi memutar mencari cendela untuk mengintip apa yang terjadi didalam klub Kendo sebelum ia masuk ruangan tersebut.

"Jongwoon hyung dan Hyorin berlatih bersama?" gumam Ryeowook cengo. "Apa Jongwoon hyung menyukai Hyorin? Dia tampak senang sekali berlatih bersama Hyorin."

Gubrakk

Tidak sengaja Ryeowook menginjak kaleng bekas yang berada disitu sehingga menyebabkan dirinya tergelincir.

"Akhh. . ." pekik Ryeowook saat merasakan nyeri di kakinya saat hendak berdiri.

"Wookie! Apa yang kau lakukan disitu eoh?"teriak Jongwoon yang menemukan Ryeowook terduduk di samping ruang klub Kendo.

"A-Aku ha-hanya tergelincir h-hyung." jawab Ryeowook pelan.

Jongwoon mendekati Ryeowook dan mengulurkan tangannya untuk membantunya berdiri. "Berdirilah!"

Ryeowook menerima uluran tangan Jongwoon dan mencoba berdiri. "Akh . .appo hyung." adunya ketika merasakan sakit di kakinya.

Hupp

"Kyaa . . Jongwoon hyung apa yang kau lakukan?" teriak Ryeowook saat Jongwoon menggendongnya ala bridal.

"Diamlah! Bukankah kakimu terluka, kajja kita obati didalam." ucap Jongwoon dengan lembut.

"Hyung . ." lirih Ryeowook, ia menyamankan dirinya dengan menyandarkan kepalanya didada Jongwoon. 'Nyaman' innernya.

"Kenapa bisa jatuh eoh?" tanya Jongwoon penasaran.

Ryeowook tidak menjawab pertanyaan hanya semakin menenggelamkan kepalanya didada Jongwoon. Tangannya meremas baju depan Jongwoon.

"Wookie, kau kenapa?" tanya Heechul terkejut mendapati Ryeowook berada dalam gendongan Jongwoon.

"Hyung tolong obati dia, dia terjatuh barusan." jawab Jongwoon seraya mendudukan Ryeowook dikursi pojok ruangan klub Kendo.

"Wookie-ah kenapa bisa jatuh eoh? Sini hyung obati lukanya biar tidak infeksi." Heechul mengambil kotak P3K yang tidak jauh dari tempat duduknya, berjalan mendekati Ryeowook kemudian mengobati luka namja manis tersebut.

"Hyung, aku titip Ryeowook ne, aku mau melanjutkan latihan dengan Hyorin." Jongwoon pergi meninggalkan Heechul dan Ryeowook untuk kembali latihan Kendo bersama Hyorin.

"Hyung apa Jongwoon hyung menyukai Hyorin?" tanya Ryeowook pelan, matanya terpejam menahan perih ketika Heechul mengoleskan obat antiseptik pada lukanya.

"Anniya, Jongwoon tidak menyukainya. Jongwoon hanya menganggap Hyorin teman berlatih Kendo saja, tidak lebih. Kamu tidak perlu khawatir." jawab Heechul seraya merapikan kembali kotak P3K.

Heechul berdiri dari tempat duduknya. Mengacak rambut Ryeowook asal, membuat namja mungil itu sedikit cemberut oleh perlakuaanya.

"Kau pulang saja manis, atau perlu hyung menyuruh Jongwoon untuk mengantarmu pulang?"

"Tidak usah hyung, aku bisa pulang sendiri." tolak Ryeowook. "Aku pulang dulu hyung, sampai ketemu besok." pamitnya.

Ryeowook berdiri lalu mengambil tasnya dan keluar dari ruangan klub Kendo tanpa berpamitan kepada Jongwoon. Pikiran Ryeowook kembali terisi oleh bayang-bayang Jongwoon yang tengah berlatih Kendo dengan Hyorin. Dadanya begitu sesak serasa sulit untuk bernafas saat melihat Jongwoon nampak begitu menikmati berlatih Kendo dengan Hyorin.

Ryeowook memegangi dadanya yang berdenyut sakit. 'Ada apa denganku? Apa ini yang namanya cemburu?' batin Ryeowook. 'Ah, tidak-tidak bukankah aku tidak mencintainya?' batinnya lagi. Logika dan perasaannya berperang antara mencintai dan tidak mencintai Jongwoon.

"Hah . ." Ryeowook menghembukan nafasnya keras. 'Kenapa jadi rumit seperti ini?' inner Ryeowook.

"Oh my baby boy Daddy sudah pulang~" sambut Siwon ketika melihat Ryeowook muncul dari balik pintu utama rumah mewahnya.

"Mengapa baby Daddy wajahnya kusut begitu?" tanya Siwon heran, biasanya Ryeowook akan senang dengan jika ia disambut oleh Daddy-nya ketika pulang sekolah. Pandangan Siwon menelisik dari ujung rambut sampai ujung kaki anak kesayangannya.

Ryeowook menghambur dalam pelukan Siwon yang tepat berada didepannya. Daddy~~, sakit. . dadaku rasanya sesak sekali. Daddy~~" rengeknya dalam dekapan sang Daddy.

"Mwo! Kalau begitu Daddy panggilkan dokter ne, Daddy tidak ingin kau kenapa-napa." ucap Siwon penuh kekhawatiran.

"Anniya Daddy, aku baik-baik saja, hanya . . ." Ryeowook menggantungkan kalimatnya.

"Hanya apa sayang? Katakan pada Daddy." desak Siwon, wajahnya tidak luput dari kecemasan.

"Tadi aku melihat Jongwoon hyung dengan yeoja, lalu disini rasanya sakit sekali ketika memikirkan itu Daddy." ujar Ryeowook dengan polosnya.

Siwon tersenyum mendengar penuturan Ryeowook, tenyata bukan sakit seperti yang ia banyangkan. Ia bahagia kini anaknya sudah sedikit dewasa dan merasakan jatuh cinta.

"Itu namanya cemburu sayang, kalau baby merasakan cemburu berarti baby mencintai Jongwoon. Aigo~ ternyata Daddy tidak salah memilih Jongwoon sebagai tunanganmu." jelasnya seraya mengusap lembut rambut anaknya.

"Jinja Daddy? Tapi bagaimana jika Jongwoon hyung tidak menyukaiku?" tanya Ryeowook yang masih berada dalam dekapan Siwon.

"Berusalah, baby boy Daddy pasti bisa. Fighting!" siwon melepaskan pelukannya pada Ryeowook, menangkup wajah manis putranya, jemarinya yang kokoh mengusap lembut pipi putra kesayanganya itu.

Ryeowook tersenyum pada Siwon, paham pada apa yang dikatakan Daddy-nya tersebut. "Ne Daddy aku akan berjuang. Fighting!" ucapnya penuh semangat.

"Nah begitu dong, sekarang mandilah! Habis ini kita jalan-jalan, bukankah kita sudah lama tidak jalan-jalan eoh?"

"Kyaa . . asyikkk. Ah Wookie jadi semakin sayang sama Daddy~"

Chup Chup

Ryeowook mencium kedua pipi Siwon sebelum berlalu meninggalkannya untuk mandi dan bersiap memenuhi ajakan Daddy-nya untuk jalan-jalan.

"Wookie, nanti pulang sekolah aku jemput ya, aku punya tiket nonton pameran hari ini. Bagaimana? Kau bisa." tanya Kyuhyun saat mereka bertiga dengan Siwon sedang menikmati sarapan pagi sebelum berangkat sekolah.

Ryeowook meletakkan sendoknya dan memandang Kyuhyun sejenak. " Tidak salah mengajakku Kyu? Mengapa tidak mengajak Ming hyung atau dengan Jesica?" tanya Ryeowook balik.

"Kalau Sungmin bisa aku tidak akan mengajakmu Wookie-ah, sayangkan tiketnya kalau tidak digunakan. Bagaimana? Kamu bisa?" tanya Kyuhyun lagi untuk meminta kepastian dari Ryeowook.

"Oke! Aku tunggu nanti sepulang sekolah." jawab Ryeowook bersemangat.

"Heechul hyung!" teriak Ryeowook sambil berlari mendekati Heechul yang terlihat berjalan menuju klub Kendo.

Usai sekolah Ryeowook buru-buru ke klub Kendo untuk menemui Heechul atau Jongwoon. Ia ingin meminta ijin kalau hari ini tidak bisa membersihkan klub Kendo karena ada janji dengan Kyuhyun.

"Ada apa manis?" tanya Heechul.

"Hari ini tidak bisa membersihkan klub Kendo, karena ada perlu dengan Kyuhyun." jawab Ryeowook pelan karena takut jika Heechul tidak memberinya ijin.

"Kyuhyun? Berkencankah?" tanya Heechul lagi.

"Anniya, dia bukan pacarku hyung." elak Ryeowook.

"Pergilah dengan Kyuhyun!" Heechul memberikan ijin kepada Ryeowook, sebenarnya Heechul ingin melihat reaksi Jongwoon jika mengetahui Ryeowook pergi dengan Kyuhyun. Sebenarnya Jongwoon dan Heechul belum tahu jika Kyuhyun adalah sepupu Ryeowook.

"Gomawo hyung." teriak Ryeowook dengan riangnya.

"Tidak ke klub karena kencan ya?" kata seorang namja yang tiba-tiba sudah berada dibelakang Heechul dan Ryeowook.

"Jo-Jongwoon hyung!" kaget Ryeowook.

Tbc

Hahaha . . TBC dulu biar semakin penasaran. Terima kasih atas komentar kalian selama ini. Ayo jangan lupa komentar lagi di chap 16 ini, maaf jika masih muncul typo disana-sini. Terimakasih. Bye~~~