MY HERO [chap 17 – Perkelahian ]

By : Kimyhoney

Rated : T

Cast : Jongwoon, Ryeowook, Kyuhyun, Sungmin, Siwon, Heechul, dll.

Genre : Romance, Humor, Family.

Warning : Typo bertebaran, Gaje dan sebagianya.

Summary : Jongwoon dan Kyuhyun berkelahi karena Jongwoon telah membuat Ryeowook menangis.

"Tidak ke klub karena kencan ya?" kata seorang namja yang tiba-tiba sudah berada dibelakang Heechul dan Ryeowook.

"Jo-Jongwoon hyung!" kaget Ryeowook.

"Silahkan jika mau berkencan dengan Kyuhyun." sinis Jongwoon.

"Bu-bukan kencan hyung, hanya. . ."

Perkataan Ryeowook terpotong oleh ucapan Jongwoon. "Kalau Heechul hyung memberimu ijin silahkan pergi kencan." ucapnya masih dengan nada sinisnya.

"Pergilah bersenang-senang, kau cocok dengan Kyuhyun." ucap Jongwoon lagi.

Deg

Hati Ryeowook terasa begitu sakit mendengar perkataan Jongwoon. Tidak terasa air mata Ryeowook menetes membasahi pipinya. 'Kenapa semuanya jadi begini?Apa Jongwoon benar-benar tidak menyukaiku?' inner Ryeowook.

Ryeowook membalikkan badan dan berlari secepat mungkin meninggalkan Heechul dan Jongwoon. Lagi, dadanya terasa sangat sakit.

Pletakk

"Kalau bicara jangan sembaranngan! Dasar pabo." marah Heechul setelah menjitak kepala Jongwoon, kemudian berlalu meninggalkan Jongwoon untuk mengejar Ryeowook.

"Memangnya apa yang kukatakan?" bingung Jongwoon. Dasar tidak peka#plak.

"Memang kamu orangnya kurang peka ya?" tanya seorang namja yang berada di belakang Jongwoon.

Jongwoon membalikkan badannya untuk melihat siapa yang mengatainya. " Kau! Mau apa kemari? Oh lupa, bukankah kau mau menjemput pacarmukan?" ucap Jongwoon dengan tampang dinginnya.

"Iya, tapi ku batalkan karena saat ini aku sudah tidak berminat lagi untuk pergi denganmu, aku akan menghajarmu karena kau telah membuatnya menangis." jawab Kyuhyun dengan muka tidak kalah dingin dengan Jongwoon. Keduanya saling menatap dalam ketidak sukaan.

"Boleh juga, tapi lebih baik tidak disini." usul Jongwoon.

"Oke, baiklah jika itu maumu." Kyuhyun menuruti ajakan Jongwoon. Ia mengikuti Jongwoon kemana membawanya pergi untuk duel.

Sementara itu, Heechul telah berhasil mengejar Ryeowook. ia mendapati Ryeowook duduk sambil menyandarkan kepalanya dikedua lututnya yang ia tekuk.

"Wookie –ah. Kau baik-baik saja?" tanya Heechul meskipun ia tahu jawabanya bahwa Ryeowook sedang tidak baik-baik saja.

"Heechul hyung . ." lirih Ryeowook sambil mendongak memandang wajah Heechul yang berada didepannya.

Heechul mendudukkan dirinya disamping Ryeowook, membelai lembut rambut sahabat mungilnya itu.

"Hyung . . ada apa denganku? Mengapa rasanya sakit sekali saat Jongwoon hyung berkata bahwa aku cocok dengan Kyuhyun?" tanya Ryeowook masih dengan airmata yang mengalir.

"Hyung kenapa aku begitu memikirkan Jongwoon sekarang!" teriak Ryeowook kalut. Benar, entak kapan mulainya yang jelas pikiran Ryeowook selalu terisi oleh Jongwoon.

"Wookie, tenanglah." Heechul membawa Ryeowook dalam pelukannya, 'mengapa ia sekarang menjadi rapuh begini jika menyangkut tentang Jongwoon, apa ia benar-benar telah jatuh cinta pada Jongwoon?' batin Heechul seraya mengusap punggung Ryeowook.

"Heechul hyung!" teriak Donghae dari kejahuan, membuat Ryeowook dan Heechul memandangnya dengan kaget.

"Ada apa Hae?" tanya Heechul.

"Jongwoon hyung berkelahi dengan anak dari SMU SJM ditepi sungai, kalau tidak salah namanya Kyuhyun." jelas Donghae.

"MWO!" teriak Ryeowook dan Heechul bersamaan, tanpa di komando keduanya bergegas ketempat yang disebutkan Donghae tadi.

"Bukankah sudah kukatakan supaya tidak membuatnya menangis!" teriak Kyuhyun sambil melayangkan tinjunya kemuka Jongwoon.

Bugh

Jongwoon hampir tersungkur oleh pukulan Kyuhyun, namun ia mampu bertahan. "Itu bukan urusanmu!" Jongwoon membalas pukulan Kyuhyun sama kerasnya.

Bugh

Tidak puas dengan tinju yang mereka layangkan pada lawannya, namun tendanganpun ikut andil dalam pertandingan yang seimbang ini. Dimana Jongwoon dan Kyuhyun sama-sama kuat, bahkan perkelahian mereka sudah lebih dari lima belas menit, namun tidak ada tanda-tanda mereka akan mengakhiri perkelahiannya.

"Ini pukulan yang terakhir!" seru Jongwoon sebelum menyerang Kyuhyun.

Bugh

Bugh

Keduanya tersungkur ditanah setelah menerima tinju dari lawannya. Nafas mereka memburu.

Hosh

Hosh

"Apa kau sudah menyerah?" tantang Kyuhyun mencoba untuk berdiri dan menyiapkan kuda-kuda.

"Tidak akan." Jongwoonpun bangkit dan melakukan hal yang sama dengan Kyuhyun.

"JONGWOON HYUNG, KYUHYUN! BERHENTI!" teriak namja manis dari kejahuan sambil terengah-engah karena berlari.

Deg

Ryeowook berdiri agak menjauh dari keduanya, pikirannya mendadak kalut memikirkan dirinya akan menoloong siapa? Jongwoon adalah orang yang disukainya sedangkan Kyuhyun adalah sepupunya.

'Aku harus kemana? Kyuhyun atau Jongwoon hyung?' batinnya.

"Ok, kita akhiri saja hari ini, lain kali kita bertanding lagi." ucap Jongwoon setelah melihat kedatangan Heechul dan Ryeowook.

"Baiklah aku tunggu!" jawab Kyuhyun sambil mengusap sudut bibirnya yang berdarah.

"Apa kau senang pacarmu membelamu Choi Ryeowook?" sinis Jongwoon pada Ryeowook yang masih terpaku dalam diam.

"Wookie-ah aku tidak akan membiarkanmu bertunangan dengan namja seperti dia!" ucap Kyuhyun yang malah menambah panas suasana.

"Ka-kalian jahat! Hanya suka berkelahi tanpa memikirkan perasaan orang lain. Kalian semua egois!" pekik Ryeowook sebelum berbalik pergi meninggalkan tepi sungai tempat Jongwoon dan Kyuhyun berkelahi.

Brakk

Ryeowook membuka kasar pintu rumahnya, tidak mempedulikan Shin ahjuma yang terkejut mendengar suara pintu dibanting. Ia hanya ingin segera sampai kamarnya dan menangis sepuasnya.

Ryeowook merebahkan tubuhnya di kasur Queen size yang dipenuhi oleh boneka-boneka lucunya. Ryeowook membalikkan tubuhnya menjadi posisi tengkurap, tangannya memeluk 'kiki' boneka kesayangannnya. Airmatanya mulai sudah tidak terbendung lagi, keluar begitu saja tanpa diperintah.

Hiks

"semuanya egois" lirih Ryeowook.

Ryeowook terus menangis sampai lelah hingga tertidur. Tidak peduli hari sudah malam, ia tidak mau keluar dan bertemu Kyuhyun. Tidak peduli juga pada luka yang diderita sepupunya pasca perkelahiannya dengan Jongwoon. Bukankah ada Sungmin yang akan menolongnya nanti.

Klek

Pintu kamar Ryeowook terbuka, menampakkan namja tampan yang dipanggil Ryeowook dengan sebutan Daddy.

"Baby~Ireona. Bangunlah sayang dan makanlah! Daddy tidak ingin kau sakit." ucap Siwon sambil menepuk nepuk pantat Ryeowook dengan pelan.

Ryeowook mengerjapkan matanya mendengar panggilan dari Daddy-nya, mencoba membuka matanya dengan pelan, membiasakan matanya dengan cahaya lampu yang telah dinyalakan.

"Daddy~" panggilnya lirih. "Pusing~" adunya manja.

Siwon menempelkan telapak tangannya pada Kening Ryeowook untuk mengecek suhu tubuh anaknya, menghela nafas lega setelah tidak didapati hawa panas dikening Ryeowook. "Bangunlah dulu sebentar untuk makan terus minum obat supaya tidak pusing lagi." Siwon membantu Ryeowook bangun dari tidurnya, mengusap pelan kepalanya dan mencium kening Ryeowook sekilas.

"Basuhlah mukamu, dan ganti bajumu dulu sayang. Daddy tunggu di ruang makan!"

"Anniya! Daddy menungguku disini saja!Aku ingin Daddy menggendongku keruang makan." ucap Ryeowook seraya memeluk lengan Siwon agar tidak beranjak dari kamarnya.

"MWO!Kau sudah besar sayang, dan tentu kau juga semakin berat." Keluh Siwon.

"Kalau Daddy tidak mau aku tidak ingin makan, aku kan hanya minta di gendong sampai ruang makan saja." Ryeowook mempoutkan bibirnya tanda bahwa ia kesal dengan Daddy-nya.

"Aigoo~ Baby Daddy benar-benar manja eoh? Cepat sana ganti bajumu dan cuci muka Daddy tunggu disini!"

"Apa Jongwoon tidak tahu kalau Kyuhyun itu sepupumu?" tanya Siwon setelah usai makan malam berdua dengan Ryeowook. Kyuhyun sudah tidur dari tadi, mungkin kelelahan akibat berkelahi dengan Jongwoon.

"Belum." jawab Ryeowook enteng.

"Nah itu dia masalahnya, kenapa tidak berterus terang saja kalau Kyuhyun sepupumu. Jadi masalahnya tidak akan serumit ini." saran Siwon.

"Sudah terlanjur Daddy, hehehe." Ryewook hanya nyengir menjawab pertanyaan Siwon.

Akhirnya Siwon tahu apa masalah sebenarnya yang dialami Ryeowook setelah mendengar Ryeowook berceloteh tentang Jongwoon dan Kyuhyun. Dua namja yang menyebabkan dia menangis hari ini.

"Menurut Daddy alasan Jongwoon berkelahi dengan Kyuhyun karena dia cemburu sayang." Siwon menyimpulkan setelah mendengar cerita Ryeowook.

"Cemburu Daddy? Bukankah dia tidak menyukaiku?" tanya Ryeowook sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Dari mana kau menyimpulkan Jongwoon tidak menyukaimu?" Siwon balik bertanya.

"Dia sering membentakku, dan sikapnya tidak ada manis-manisnya sama sekali." ujar Ryeowook. "Tapi dia juga yang menolongku kemarin, Ja-jadi menurut Daddy Jongwoon juga menyukaiku?" muka Ryeowook memerah saat menanyakan itu pada Siwon.

"Itu yang dapat Daddy simpulkan."

Perkataan Siwon membuat Ryeowook semakin merona 'jadi cintaku tidak bertepuk sebelah tangan, kekekeke' batin Ryeowook sambil tersenyum tidak jelas.

Tbc ^.^

Anneyong~~ mianhe updatenya lama dan pendek pula, author lagi flu berat efek debu Kelud kemarin. Mohon komentarnya meskipun masih banyak typo. Hehehehe
Gomawo. . .bye~~`