Hidden
by Rein Hiirota
Kuroko no Basuke tentu milik Fujimaki Tadatoshi-sensei~
Riddle yang ada disini juga bukan milik Rein
Warning: possible OOCness, bahasa ngawur, entah apalagi
.
.
Happy Reading and Thinking!
.
.
Lift
Takao bercerita..
Ia tinggal di gedung apartemen tinggi. Karena ia tinggal di lantai 14, ia harus menggunakan lift.
Suatu hari, pada tengah malam, ia pulang dari kerja. Ia naik lift dan memencet tombol 14.
Sesaat setelah pintunya tertutup dan elevator mulai bergerak, tombol 8 menyala. "Hmm, siapa ya yang mau naik lift di tengah malam begini?"
Segera setelah ia berkata begitu, ia menyadari sesuatu dan cepat-cepat memencet tombol lantai 2, 3, 4, dan 5 secara tergesa-gesa. Pintu lift melewati lantai 2, tetapi untungnya lift berhenti pada lantai 3 dan kemudian ia memaksa keluar lewat pintu lift yang lambat terbukanya, kemudian ia berlari keluar.
Ia turun dengan tangga dan meninggalkan gedung, dan kemudian ia menghabiskan waktu semalaman untuk membaca majalah di minimart dekat gedungnya sampai pagi.
"Mungkin bukan apa-apa, tetapi kau tidak pernah tahu."
Ia tersenyum ketika menceritakannya, tetapi bahkan sampai hari ini, ia masih menghindari menggunakan elevator di tengah malam.
.
.
.
Ada
Beberapa hari ini ada orang yang selalu iseng sms mengajak berkenalan, dan tidak pernah Kise pedulikan, karena tidak jelas itu nomor siapa.
Hingga suatu malam tiba-tiba mati lampu dirumahnya, nomor itu sms lagi.
Daripada bingung mati lampu tidak ada kerjaan, ia tanggapi sms tersebut. Ternyata orang yang sms itu namanya Kuroko, sejak itu mereka saling berbalas sms karena ternyata Kuroko orangnya asik diajak berbicara.
Beberapa hari kemudian Kise meminta untuk saling bertukar foto karena ia penasaran sekali
dengan wajah Kuroko. Ia mulai kirim foto duluan via mms, tidak lama Kuroko membalas mengirim foto.
Ketika ia buka ternyata yang dikirim Kuroko adalah foto yang ia kirim tadi. Kise langsung meng-sms Kuroko, "Ah curang.. mana foto kamu? Kok malah foto ku yang dikirim?"
Dan Kuroko membalas sms tersebut, "Aku benar- benar ada difoto itu.."
.
.
.
Siapa
Karena bosan, Takao dan Izuki berjanjian di sebuah rumah yang dikatakan angker untuk 'menguji nyali'.
Saat Takao datang, Izuki sudah menunggunya. Keadaan dirumah itu sangat tidak terawat, dan tentunya tidak ada penerangan.
Mereka sengaja berjanjian di malam hari, agar lebih 'menantang' katanya.
Setelah menyalakan senter yang mereka bawa masing-masing, mereka pun memasuki rumah itu bersama. Mereka sepakat untuk berpencar, Takao ke kanan, dan Izuki ke kiri.
Takao pun memasuki sebuah kamar besar, dan mendapati sebuah jendela. Ia pun menoleh ke jendela itu,
Dan mendapati Izuki yang berdiri di depan pagar rumah itu, menungguinya.
.
.
.
Angka
Aomine diminta bantuannya oleh pihak kepolisian. Kasus kali ini adalah pembunuhan seorang mahasiswa kaya jurusan bahasa inggris. Ada 4 orang tersangka:
a. Momoi, seorang guru berumur 40 tahun. Ia sudah bekerja selama 10 tahun. Ia sangat meyukai korban atas bakat yang dimilikinya.
b. Riko umur 21 tahun, mahasiswi jurusan seni, seorang pianist yang sangat berbakat, dikatakan dia memiliki hubungan dengan korban
c. Haizaki, 25 tahun teman sang korban yang memiliki hutang akibat berjudi.
d. Miyaji, 40 tahun satpam universitas. Dia pernah melihat sang korban melakukan pelecahan terhadap bbrp mahasiswi di universitas tersebut.
Ada sebuah surat kematian yang ditemukan dan bisa menujukan identitas pelaku :
I am a 7 letter word
123 is a liquid
3456 is a pain
567 is a girl
67 is a section in hospital
.
.
.
Flu
"Halo apa kabar?"
"Halo, lama tak bertemu. Bagaimana kabarmu?"
"Apa kau baik-baik saja? Suaramu sedikit berubah."
"Yah, jadi seksi ya?"Himuro tertawa, "Aku sedang sakit flu."
"Oh benarkah? Kau harus beristirahat dan minum obat!"
"Ya, aku seharian ini tidur terus kok."
"Oh ya, aku ingin mengingatkanmu, Himuro. Kau sudah baca berita belum? Ada pembunuh berkeliaran di kota ini. Ia suka membunuh korbannya diam-diam dengan masuk ke rumah mereka dan mencekik mereka dari belakang. Kau harus berhati-hati!"
"Tenang, aku selalu mengunci rumahku kok."
"Kau tinggal sendirian kan? Lagian kau juga lagi sakit begitu. Bagaimana jika kau ke rumahku saja biar aman?"
"Oh, tak apa-apa? Nanti kau tertular?"
"Ah, aku sudah kebal. Bagaimana? Paling tidak ada yang merawatmu di sini."
"Oke. Eh, aku lupa dimana rumahmu hehehe. Maaf, aku pusing sekali, tak bisa berpikir."
"Bagaimana sih, kita kan tetangga? Aku tinggal di Blok B nomor 5 di kompleks barat rumahmu."
"Oke tunggu aku kesana, bye!" dengan itu, Kagami pun memutuskan panggilan itu dan menunggui Himuro datang.
.
.
.
A/N: Yaak, ini update hari ini~ Kali ini, yang bikinan Rein adalah yang Siapa.
Balasan Review~:
Dee Cavallone: Hehe, serem ya? Bagus deh /woi Selamat sudah memecahkan semuanya! Terima kasih juga atas review di setiap chapternya, dan ini update-annya..
Len Crimson: Another congrats, sudah memecahkan semuanya. Nah lho, bonekanya Riko ajaib(?)
AiKi Aeru: Selamat yang ketiga! Dan ini dia lanjutannya~
IzumiTetsuya: Selamat yang ke.. empat! Nah lho merinding~ hehe, ini lanjutannya~
Acio: Yup, bener, selamat yang kelima~ yang ketawa itu Rein, omong-omong /dibuang
Who: Hehe, benar~! Congrats yang ke.. enam! Terima kasih semangatnya~
Nozomi Rizuki 1414: Hehe, merinding ya? Congrats yang ketujuh atas pencapaian merindingnya(?) dan terima kasih pujiannya x)
zhichaloveanime: Yap, terima kasih~
gihae: Mungkin Midoricchi lelah(?) /dilempar3p ini update-annya
Progammer69: Mengaku Backpacker? Wah Rein gak ngambil dari situ sih'-' baru denger sekarang
hibiya's phone: Dek(?), saya tidak tanggung jawab atas apapun efek yang anda alami :v Ada lanjutannya dong, dan ini dia!
Rikako Yuuki: Halo, Rikako-san! Iya sih, memang, Rein juga merasa begitu. Semoga ini jdi lebih susah ditebak, ya. Terima kasih~!
Akane Miyahara: Congrats entah yang keberapa! /dibuang
Oke, jadi.. ya itulah(?).
Berhubung Rein sudah lelah dan A/N ini mulai kepanjangan
Jangan lupa, review dan pecahkan riddle kali ini~
.
.
Rein Hiirota
