ChanBaek's Story
Chapter : 4
-150611-
Waiting For Me Baek~
=48BemyLight=
Cast : Park Chanyeol & Park Baekhyun
- Do Kyungsoo I Oh Sehun I Kim Minseok I Kim Jong Dae I Huang Zitao I Kim Jong In I Xi Luhan
Genre : Romance I School Life I Friendship
Rate : T
Warning : Boys Love I Yaoi
Cerita ini hanyalah fiktif belaka, bila ada kesamaan nama, latar itu murni kesengajaan, tapi jika ada kesamaan cerita itu bukan disengaja karena ini asli hasil pemikiran saya. Thanks EXO and Reader
.
.
.
Author POV
Kring Kring Kring
Jam waker berbunyi nyaring memenuhi kamar dari seorang namja mungil yang masih terlelap dalam tidurnya. Bahkan cahaya matahari pagi yang memantul ke jendela kamarnya juga tak membantu untuk mengusik tidur cantik dari namja manis itu. Dengan asyik dan damainya namja mungil itu mengeratkan selimutnya supaya tidurnya bertambah lelap.
Tin Tin
Suara Klakson mobil ikut berdengung dari luar rumah namja cantik itu. Tapi tetap sana Namja mungil itu enggan untuk membuka matanya.
"Baekhyun Hyung! Jika kau tidak segera turun aku akan benar-benar memukulmu dan menyeretmu ke bandara sekarang juga" teriakan seorang namja panda yang sedari tadi membunyikan klakson mobilnya yang dengan perlahan membuat Baekhyun tersadar dari tidur cantiknya.
"Baekhyun Hyung" teriaknya sekali lagi.
Baekhyun yang merasa namanya dipanggil segera membuka matanya, bunyi jam waker juga membuat kesadarnya bertambah. Dengan sebal ia mendecakan lidahnya karena alam mengusik tidur cantiknya. Diraihnya jam waeker yang berada di nakas sebelah tempat tidurnya. Ia mengerjapkan matanya sekali lagi saat melihat jarum jam menunjukkan pukul 08.30.
"Baekhyun Hyung, kau ingin benar-benar aku menyeretmu ke bandara? Kau ingin Luhan gege juga menendangmu dengan kaki hello kitynya?" terikan Tao yang bertambah keras seolah memukul kepalanya dan mengembalikan ingatanya pada beberapa hari lalu saat ia dipanggil oleh Kepala sekolah.
"Luhan? Bandara?" YA TUHAHH TAO" dengan segera Baekhyun menyibakkan selimutnya dan berlari ke kamar mandi untuk mencuci mukanya dan menyikat giginya. Tak sampai 5 menit Baekhyun keluar kamar mandi dan segera mengganti bajunya tanpa mandi terlebih dahulu. Dengan sandal swalow di kakinya, Baekhyun segera berlari kearah mobil Tao dengan Tao yang berdiri disamping mobilnya dengan tangan yang ia letakkan di samping kedua pinggangnya dan menatapnya seolah benar-benar ingin menyeretnya.
"tak ada waktu untuk memarahiku Tao, kau ingin Luhan Hyung benar-benar menendang kita?" dengan seenaknya Baekhyun mendorong Tao ke dalam mobil untuk segera menyalakan mesinnya. Tao yang diperlakukan semena-mena oleh Hyung cantiknya hanya memanyunkan bibirnya sebal.
"kau fikir karena siapa kita akan ditendang oleh Luhan gege?" gerutu Tao tak terima.
"mian panda, cepatlah kau jalankan mobilnya jika begitu"
"huh"
.
.
Terlihat seorang namja cantik dengan kaca mata yang menutupi mata rusanya mendengus keras karena merasa bosan sudah duduk berjam-jam dan orang yang ditunggunya belum juga menampakkan batang hidungnya. Berkali-kali ia menatap jam yang bertengger di tangan kirinya bergantian dengan menatap SmartPhonenya yang sedari tadi ia remas dengan gemas.
Karena ia sudah lelah menunggu, akhirnya ia mengemasi kopernya dan memeutuskan untuk pulang dengan taksi saja.
"Luhan Hyung" teriakan dari seorang namja mungil membuat aktivitas di bandara itu berhenti sesaat, orang yang menyebabkan hal itu malah tertawa dan segera berlari menuju orang yang ia maksud tadi tanpa menghiraukan pandangan orang-orang yang menatapnya aneh dan gemas.
"siapa kau?" Luhan yang mendapatkan pelukan tiba-tiba itu berusaha melepaskan pelukan seorang namja mungil yang sudah membuatnya malu dan sesak nafas. Luhan benar-benar malu karena mendapat tatapan aneh dan geli dari penggunjung lain karena tingkah Baekhyun.
"kenapa Luhaen jahat sekali padaku eoh?" dengan bibir yang menerucut Baekhyun memukul kepala Luhan kesal.
"sakit bodoh, salah siapa kau membuatku menunggu berjam-jam dan membuatku malu"
"Luhan Ge" Tao mengintrupsi pertengkaran LuBaek
"oh, kau yang bernama Tao?" dengan senyum malaikatnya Luhan bertanya pada Tao yang masih sedikit canggung dengan Luhan.
Luhan dan Tao memang baru bertemu sekali ini, tapi Baekhyun sering bercerita soal teman-temanya kepada Luhan dan Tao juga pernah ikut Video Call Baekhyun dan Luhan, sehingga Tao sedikit mengenal Luhan.
"ne, ternyata gege memang cantik seperti yang Baekhyun jelek ceritakan" puji Tao yang mendapat senyuman dari Luhan dan cubitan kecil dipingganya dari siapa lagi jika bukan Baekhyun.
"huh menyebalkan, ayo sebaiknya kita segera pulang, kau tahu Luhaen aku belum sarapan" Baekhyun membantu menarik koper kecil Luhan meninggalkan bandara.
"sudah berapa kali kukatakan jangan memanggilku dengan nama Luhaen Baek, namaku Luhan dasar Bacon gulung"
Dan pertengkaran merekapun berlanjut hingga mereka berhenti disebuah restoran untuk sarapan bersama.
Luhan, sahabat Baekhyun saat JHS yang 2 tahun lalu pindah ke China, kini kembali lagi ke Korea untuk melanjutkan sekolahnya di sekolahan yang sama seperti Baekhyun dan Tao.
"besok aku kenalkan pada teman-teman kami yang lain Hyung, kau harus ikut kami makan-makan besok dirumah Kyungsoo"
"kau masih bersama Kyungsoo?" tanya Luhan menatap wajah Baekhyun dengan binar-binar cahaya kecil di sekitar wajahnya.
"ne, tentu saja Hyung, kau masih ingat dengannya?"
"ne ,masih, dia orang yang lucu"
Tao dan Baekhyun menatap Luhan aneh, Kyungsoo lucu? Wajah datar itu lucu? Batin Tao aneh.
"kenapa kalian menatapku dengan wajah aneh kalain?"
"dari mana kau tahu jika Kyungsoo lucu Hyung?" tanya Tao masih dengan wajah anehnya.
"satu bulan lalu saat aku menghubungi Baekhyun tapi yang mengangkat Kyungsoo karena Baekhyun sedang mandi"
"oh waktu itu" jawab Baekhyun pendek tak memusingkan perkataan Luhan yang lainnya karena ia sibuk dengan sarapannya.
.
.
.
"perkenalkan ini sahabatku saat JHS Luhaen, cantik kan" dengan cengiran lebarnya Baekhyun memperkenalkan Luhan pada teman-temanya yang saat ini sedang berkumpul di rumah Kyungsoo untuk penyambutan liburan mereka setelah ujian kenaikan kelas.
"awww appo" dengan lucu Baekhyun mengelus kepalanya yang terkena pukulan dari Luhan. Orang yang menjadi pelaku hanya tersenyum polos ke teman-teman Baekhyun tanpa mempedulikan Baekhyun yang kesakitan, hei jika Luhan memukul Baekhyun itu tidak ada kata main-main, rasanya pasti akan sangat sakit.
"annyeong, Luhan imnida" Luhan membungkukan sedikit badanya.
"ne cantik sekali Hyung, seperti rusa" gumam Sehun, tapi tentu saja teman-temanya masih bisa mendengar dengan jelas apa yang diucapkan oleh Sehun.
"ne Rusa memang nama China ku" ucap Luhan malu-malu. Baekhyun yang mendapati pipi temanya meronapun hanya memutar bola matanya malas.
"hei hei bukan karena Sehun juga kan kau menjadi merona, aku juga tampan tapi kau tidak pernah merona setiap aku memanggilmu rusa" goda Baekhyun mendapat tatapan menggelikan dari teman-temanya.
"ha ha ha kau tampan Baekkie?" tawa Chanyeol yang paling mendominasi ruangan tersebut membuat Baekhyun jengah.
"oh ayolah, kalian harus mengakui itu" rajuk Baekhyun.
" ne ne ne baiklah biarkan Princess Baekkie dan segala khayalannya" candaan Chen membuat tawa teman-temanya semakin menjadi "perkenalkan aku Chen" Chen mengulurkan tangannya kearah Luhan.
"kau orang China?" Luhan membalas uluran tangan Chen dan bertanya dengan mata berbinar merasa mendapatkan teman yang juga berdarah China lagi selain Tao.
"annieyo, itu sebenarnya nama panggilanku dari Baekhyun, tetapi teman-teman menjadi suka memanggilku seperti itu" jelasnya.
"ne dan aku Xiumin" dengan senyum keibuannya Xiumin menjabat tangan Luhan.
"apa babi gulung itu juga yang memberikanmu nama China?"
"YAAK AKU BUKAN BABI GULUNG LUHAN" teriak Baekhyun dan langsung dibekap oleh Sehun yang duduk disebelahnya. –mereka duduk melingkar Baekhyun-Tao-Sehun-Chen-Xiumin-Kyungsoo-Chanyeol-Luhan dan Baekhyun lagi.
"ya katakan itu pada lemak yang tertimbun diperutmu itu Byun" ucap Luhan cuek yang menggundang tawa lagi dari teman-temanya. Sepertinya akan menyenangkan mempunyai teman lagi yang juga suka membully Baekhyun" kata mereka dlam hati masing-masing.
"oh dan kau pasti Kyungsoo kan? Pacar babi guling itu" ucapan Luhan seketika membuat ruangan terdiam. Senyum manis Luhan dan Kyungsoo pun juga menghilang di gantikan raut binggung dan juga gugup.
"siapa?-
Ucapan Tao terpotong oleh ucapan Kyungsoo yang menampilkan wajah gugup. "anni, ini pacarku Chanyeol" ucap Kyungsoo semakin membuat ruangan itu canggung.
"oh ah ne aku pacarnya Kyungsoo" Chanyeol tersadar dari kekagetanya karena perutnya disenggol oleh Kyungsoo, ia menjawab dengan sedikit tergagap dan segera mengubah nadanya menjadi ceria setelahnya.
"oh ah ne mian" Luhan menjadi merasa tidak enak karena membuat suasana menjadi canggung. Sepertinya ada sesuatu yang Luhan tidak ketahui tentang Baekhyun dan teman-temanya, terutama Kyungsoo dan tentu saja Baekhyun sendiri.
.
.
.
o0{TBC}0o
lama y updatenya? nggak banget kan,,
aku lagi sibuk nih Jumat aku ujian (nggak nanya) dan juga aku juga lagi sibuk nayari info soal Date Baek tahun lalau
kalian tahu aku jadi inget skandal itu lagi pas temen2 ig ngomongin it lagi
Baek yg saat itu kurus sekarang tambah semok y hihihi seneng kan y liatnya, yg BT Shipper maaf y nggak bermaksud. I Just Happy If Baby Baekhyun Happy.
Kalo Review ampe 35 an bakalan langsung di update Chap selanjutnya karena yg ini pendek banget.
ini Chap pendek banget kah?
Selalu berterima kasih buat reader yang udah nyempetin Review, baca Fav/Foll dan baca walau Siders,
Akunya lagi males cuap2 jadiii See U Next Chap Okey! CHU *3* Bibir Baekhyun.
