ChanBaek's Story

Chap 6 END

-150611-

Waiting For Me Baek~

=48BemyLight=

Cast : Park Chanyeol & Park Baekhyun

- Do Kyungsoo I Oh Sehun I Kim Minseok I Kim Jong Dae I Huang Zitao I Kim Jong In I Xi Luhan

Genre : Romance I School Life I Friendship

Rate : T

Warning : Boys Love I Yaoi

Cerita ini hanyalah fiktif belaka, bila ada kesamaan nama, latar itu murni kesengajaan, tapi jika ada kesamaan cerita itu bukan disengaja karena ini asli hasil pemikiran saya. Thanks EXO and Reader

.

.

.

Ada yang nunggu FF ini? Maaf banget ya baru bisa update,soalnya Laptopnya lagi sibuk terus jadi nggak bisa update, buat yang sudah mau nunggu FF ini makasih banget ya. Langsung aja selamat membaca!

.

.

Author POV

"apa maksud kalian dengan Kyungsoo yang sebenarnya menyukai Baekhyun? Mata Chanyeol berkilaT nyalang menatap satu persatu teman-temannya, dan berhenti tepat pada kedua retina mata Kyungsoo "Kau bisa menjelaskannya Kyung?" ucap Chanyeol dingin, bukan hanya ucapanya saja yang terasa dingin, tapi tatapanya yang mengarah pada Kyungsoo juga dingin, sangat dingin hingga hilang semua image konyol Chanyeol selama ini.

Semua yang mendapati Chanyeol keluar dari dapur secara tiba-tiba hanya bisa bungkam dengan mata yang melotot kaget. Kyungsoo yang menjadi tokoh utama pada saat itu hanya terdiam merunduk.

"kau membohongiku Kyung?" tanya Chanyeol lirih "kau memanfaatkanku! Jawab aku BRENGSEK" teriak Chanyeol. Mereka semua terkaget dengan teriakan Chanyeol termasuk dua orang yang sedang berdiri dengan tubuh yang seakan kaku karena mendengar perdebatan didalam. Tak menyangka jika Chanyeol akan menjadi sangat mengerikan jika sedang marah.

Flashback On

"ne apa maksudmu Lu, kau berkata seolah mengetahui sesuatu dari Kyungsoo?" Xiumin ikut menatap Luhan penasaran.

"an anieyo, aku hanya mengira, soalnya dulu Kyungsoo pernah menyukai Baekhyun" ucapan polos Luhan membuat semua mata yang mendengar pembicaraan mereka melotot.

"apa? Benarkah?" pekik Tao, Xiumin dan Chen bersamaan.

"ne, apa kalian tidak pernah tahu soal ini?" tanya Luhan dan hanya mendapatkan jawaban gelengan kepala dari Tiga orang lainya.

"apa Kyungsoo tidak menunjukkan atau bercerita pada kalian soal dia yang menyukai Baekhyun?" lagi-lagi hanya gelengan kepala yang Luhan dapat.

"Luhan, bisakah kau menjelaskan ceritamu dengan jelas, kami tidak dekat dengan Kyungsoo sebelumnya dan karena Baekhyun yang berteman dengan Kyungsoo dari JHS lah yang juga membuat kami juga bersahabat dengan Kyungsoo walaupun kami tidak dekat secara hati karena Kyungsoo sangat tertutup" pinta Xiumin pelan takut Kyungsoo yang sedang berada didapur mendengar, padahal tanpa mereka sadari orang yang mereka bicarakan semua mendengar termasuk dengan Chanyeol yang sedang berada dibalik tembok yang menjadi sekat antara dapur dan ruang tengah sedang menahan tangan Kyungsoo supaya tidak keluar dan mencegah teman-temanya bercerita tentang sesuatu yang memang membuat dirinya tak yakin dengan Kyungsoo.

Begitu juga dengan Baekhyun yang kini tengah berdiri di balik dinding yang menghubungkan Ruang tengah dan ruang tamu, ia juga menyuruh Sehun diam supaya mereka dapat mendengarkan apa yang teman-temanya bicarakan karena membawa-bawa namanya dan Kyungsoo.

"baiklah, tapi bisakah kalian juga menceritakan keadaan saat ini yang membuatku Bingung?"

Setelah mendapat anggukan dari teman-temannya, Luhan mulai bercerita.

"dulu saat kelas 3 JHS aku dan Baekhyun bersahabat, hanya aku dan Baekhyun karena memang aku berbeda kelas dengan Kyungsoo yang sekelas dengan Baekhyun ,aku dekat dengan Baekhyun karena ia pernah mentertawakanku karena aku terjatuh, tapi semakin lama kami semakin dekat walau seringnya hanya mengejek satu sama lain, jadi aku tidak pernah mengenal Kyungsoo sampai Baekhyun mengajakku menjenguk Kyungsoo yang saat itu berada di Rumah sakit karena tifus. Kami hanya sekali itu bertemu, itupun aku tidak langsung bisa dekat dengan Kyungsoo, sampai beberapa bulan kemudian, saat aku menghubungi Baekhyun dan ternyata yang mengangkat Kyungsoo , ia menceritakan padaku bahwa ia menyukai Baekhyun, saat aku bertanya bagaimana bisa ia hanya tertawa kecil dan menjawab jika hanya Baekhyun yang boleh mendengar alasannya kenapa ia bisa menyukai Baekhyun.

Dan terakhir aku menghubungi Baekhyun bulan lalu, Kyungsoo juga yang mengangkatnya, saat aku bertanya lagi padanya apa ia masih satu sekolah dengan Baekhyun dan bagaimana hubungan mereka, ia hanya menjawab tidak dan belum, dan Tao, kau ingat saat kemarin aku bertanya pada Baekhyun tentang Kyungsoo?" Tao yang diberi pertanyaan hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.

"saat itu aku berfikir jika Baekhyun dan Kyungsoo sudah menjadi sepasang kekasih" jelas Luhan panjang lebar "jadi, bisa kalain ceritakan keadaan yang terjadi saat ini?"

Tao, Xiumin dan Chen saling bertatapan seolah sedang berunding memutuskan siapa yang harus menjelaskan. Akhirnya Xiumin hanya mengangguk dan mulai membuka bibirnya.

"selama ini Kyungsoo yang kami tahu adalah orang yang cuek dan datar, bahkan dengan Baekhyun atau dengan Chanyeol yang sekarang menjadi pacarnya sekalipun kami tak pernah melihat ketertarikan diantara mereka, jadi kami tidak tahu apa yang sedang Kyungsoo pikirkan. Dan beberapa hari lalu saat Kyungsoo dan Chanyeol berkata jika mereka berpacaran kami hanya bisa membulatkan mata terkejut, entahlah, aku hanya berfikir jika Kyungsoo tidak menyukai Chanyeol begitu pula sebaliknya, yang kami tahu hanya Baekhyun dan Chanyeol yang saling menyukai jelas Xiumin. Mereka terdiam beberapa saat karen fikiran mereka terhanyut dengan fikiran mereka masing-masing.

"apa Kyungsoo hanya ingin memisahkan Baekhyun dan Chanyeol karena ia menyukai Baekhyun tapi tidak bisa mendapatkannya?" simpul Chen membuat fikiran mereka terpusat pada ucapan Chen.

ChanSoo Side

"apa yang mereka katakan benar Soo?" tanya Chanyeol dingin, saat tak mendapati respon apa-apa dari Kyungsoo, Chanyeol memutuskan keluar dari tempat persembunyian mereka dengan tangan kanan yang menarik lengan Kyungsoo.

Flashback OFF

"jadi, bisa jelaskan apa maksudmu selama ini pada kami Do Kyungsoo?" Chanyeol mengulang pertanyaannya lagi dengan nada yang masih dingin danh penuh penekanan .

Kyungsoo menatap satu persatu teman-temanya lalu menghembuskan nafasnya pelan "apa lagi yang harus aku jelaskan? Bukankah kau tadi juga mendengarkanya?" ucapan santai Kyungsoo membuat teman-temanya membulatkan matanya lebih lebar.

"ne aku memang hanya memanfaatkamu, aku hanya ingin memisahkanmu dengan Baekhyun saat aku tahu jika kalian saling menyukai dan aku sadar jika aku tak akan pernah bisa mendapatkan hati Baekhyun" jelas Kyungsoo masih dengan datar, tak ada yang bisa membaca matanya karena di dalam mata itu hanya terlihat kosong dan banyak perasaan yang tidak dapat ditebak.

Kyungsoo menarik nafasnya berat.

"kau tidak tahukan bagaimana rasanya tidak pernah dilihat oleh orang yang kau sukai? Dulu aku menyukai seseorang, tapi ternyata orang itu menyukai Baekhyun, tapi saat aku berhasil mencari seseuatu dalam diri Baekhyun yang membuat orang-oarng menyukainya dan aku juga menyukainya, Baekhyun dengan hati kerasnya masih memperjuangkan dan menunggu cinta dimasa lalunya hingga tak mau melihat orang lain yang menyukai dan menyayanginya"

Semuanya terdiam mendengar ucapan Kyungsoo, bahkan Baekhyun menangis didalam pelukan Sehun -mereka masih mendengarkan dari balik tembok. Baekhyun tak menyangka jika ternyata Kyungsoo mempunyai perasaan padanya, dua kali ia menyakiti perasaan Kyungsoo. Dia merasa menjadi sahabat yang sangat buruk karena tidak mau mencoba lebih keras lagi untuk bisa memahami Kyungsoo. Ia hanya diam karena merasa takut dengan perasaan bersalahnya.

"dan saat SHS, saat pertama kali aku melihat Baekhyun tersenyum didalam rangkulan seorang Namja yang tidak aku kenal, itu kau, kau datang dan aku mulai merasa jika kaulah orang yang selama ini Baekhyun tunggu, aku menyukai Baekhyun , aku men-

BRUK

Dengan erat Baekhyun memeluk Kyungsoo dari belakang, posisi Kyungsoo yang membelakanginya membuat Kyungsoo tak mengetahui keberadaan Baekhyun. Kyungsoo terkejut, tentu saja. Bukan hanya Kyungsoo tapi juga teman-temnnya yang lain.

Baekhyun menangis terisak dibelakang Kyungsoo. Tanpa dia ketahui jika ternyata Kyungsoo juga menahan air matanya.

"mianhae mianhae mianhae" lirih Baekhyun terus menerus dengan isakan yang juga tak berhenti.

"mianhae Kyungsoo, aku tak pernah tahu perasaanmu dan apa yang kau rasakan, aku jahat karena tak pernah tahu perasaan sahabatku sendiri"

Kyungsoo hanya terdiam dengan pikiran yang kalut, lama ia berfikir hingga ia memilih keputusannya, Kyungsoo melepas lengan Baekhyun yang memutari dadanya, ia membalikkan badannya dan membalas pelukan Baekhyun.

Tangisan Baekhyun semakin keras, Kyungsoo juga mulai terisak di leher Baekhyun.

.

.

Mereka ber Delapan duduk melingkar di ruang tengah, dengan Kyungsoo yang masih belum ingin melepaskan pelukan Baekhyun dari tubuhnya. Entah sudah berapa tahun mereka tidak saling memeluk seperti saat ini, rasanya sudah sangat lama. Chanyeol hanya terdiam dengan perasaan yang bercampur aduk. Terlalu banyak pikiran yang memenuhi otaknya. Teman-temannya yang lain hanya menatap BaekSoo haru.

"sudah ingin bercerita?" tanya Baekhyun melepas pelukannya dan Kyungsoo.

"apa lagi yang harus aku ceritakan?"

"bagaimana bisa kau menyukai Byun Barbie Baekhyun?" ucap Sehun mengelurkan uneg-unegnya yang sedari tadi ia pendam. Sebenarnya ia juga sedikit bingung dengan Kyungsoo yang setatusnya uke menyukai Baekhyun yang mempunyai wajah yang bahkan lebih cantik darinya.

"apa maksud mu Oh Sehun?" sungut Baekhyun.

"aku hanya penasaran dengan Kyungsoo Hyung yang bisa menyukai Baekhyun Hyung yang tidak ada manly-manly nya sedikit pun"

"huh menyebalkan" Kyungsoo yang melihat Baekhyun hanya tersenyum tipis dan merona bersamaan saat dengan santainya Baekhyun merangkul bahunya mendekat ke arah Baekhyun sendiri.

"saat itu, setelah Kai menyatakan perasaanya padamu-

"apa? Kai? Jadi Kai juga menyukaimu Baek?" pekik Chanyeol kerasa, Sehun yang berada di sampingnya hanya bisa mengusap telinganya yang mendengung.

"aisshh, jangan memotong cerita orang bodoh!" teriak Baekhyun

"aishh baiklah, tapi kau berhutang cerita padaku" Chanyeol mengerucutkan bibirnya sebal hingga membuat Chen dan Sehun mendengus geli.

" dia menceritakan kepadaku, dari awal kita masuk JHS dia memang sering menceritakan segala tentang Baekhyun, hingga saat Baekhyun menolaknya Kai juga bercerita kepadaku tanpa tahu perasaanku untuknya-

Flashback On

"kau tahu Kyung, ternyata susah sekali mengalihkan hati Baekhyun dari sahabat kecilnya" ucap Kai dengan senyum miris yang terpatri di wajah tampannya.

"harusnyya aku tahu jika Baekhyun tak mungkin menyukaiku, karena seluruh hatinya sudah penuh diisi oleh orang lain, tapi, aku akan meerelakannya karena aku juga sudah menyiapkan hatiku, aku menyukainya, aku menyayanginya, aku men-

"tapi aku juga mencintaimu" potong Kyungsoo dengan suara lirihnya. Kai menghentikan ucapannya, ia mengatupkan bibirnya yang bergetar karena tak percaya, matanya memandang mata Kyungsoo yang sudah berkaca-kaca.

"kau men-

"ya aku menyukaimu, aku menyayangimu, aku mencintaimu sejak pertama kau tersenyum kepadaku" air mata Kyungsoo mengalir melalui mata kirinya terlebih dahulu disusul dengan mata kanannya.

Kai hanya terdiam menatap Kyungsoo yang terus menangis, matanya tersirat sebuah perasaan yang sulit untuk dijelaskan, antara kaget, tidak percaya, menyesal, merasa bersalah dan lainnya.

" tapi aku-

" yak kau mencintai Baekhyun kan? Kau dari dulu menyuk-

"tapi kau tidak pernah mengatakan apapun padaku Kyung" sepertinya Kai masih dalam mode terkejutnya, bahkan ia tak sadar dengan apa yang ia ucapkan pada Kyungsoo, tatapan matanya terkesan kosong.

Plakk

Kyungsoo menampar pipi kiri Kai pelan, tapi masih dapat mengembalikan Kai ke alam sadarnya.

"selama kita berteman, pernahkan hiks pernakah kau membiarkanku untuk berbicara? Kau hiks bahkan selalu bercerita tentang Baekhyun tanpa henti sampai kau tak pernah mempunyai waktu untuk mendengarkanku"

Kai terdiam, Kyungsoo masih terisak disampingnya. Keterdiamanlah yang membuat suasana diantara mereka hening untuk sesaat.

"mianhae, maaf Soo, aku tak pernah tahu apa yang kau rasakan, aku menjadi sahabat yang jahat untukmu" Kai mencengkram kedua bahu Kyungsoo lembut. " maafkan aku yang tak pernah memahamimu, aku egois-

"anni, aku tak apa, sedari awal aku sudah sadar jika akan seperti ini jadinya, kau tak salah Kai hati ki yang sa-

" perasaan cinta seseorang tak pernah salah Soo, aku tersakiti oleh cintaku pada Baekhyun, kau tersakiti olehku, aku yakin pasti Baekhyun juga sakit jika ia sadar jika telah menyakitimu"

Kyungsoo terdiam memikirkan Baekhyun dan Kai, tapi lebih ke seperti ini Kai juga masih sempat memikirkan Baekhyun batin Kyungsoo seperti teriris.

Kai yang sudah ia anggap sebagai orang yang paling dekat dengannya ternyata malah tidak mengerti sama sekali tentang perasaanya yang sedang tersakiti karena ia malah membicarakan orang yang sudah membuat Kai jauh darinya.

"sebenarnya, apa yang kau lihat dari Baekhyun kai?" tanya Kyungsoo lirih. Kai ragu-ragu ingin menjawab, ia takut jika Kyungsoo beranggapan jika dirinya seolah membela Baekhyun.

"apa Kai, kenapa cinta masa lalu Baekhyun juga seolah begitu menyayanginya?" desak Kyungsoo. Kai menatap mata Kyungsoo ragu, mata itu memancarkan sebuah emosi, tapi bukan kemarahan, dan Kai tahu apa itu. Kai tersenyum tipis untuk Kyungsoo dan karena Kyungsoo.

"Baekhyun itu tulus"

Flashback Off

"Beberapa hari setelah Kai berpamitan untuk pergi ke China, aku sakit Tifus, lalu saat di Ruamh Sakit kau masih mau menjengukku dan menghawatirkanku, walau beberapa hari sebelumnya aku mendiamkanmu dan tak mempedulikanmu, tapi kau masih mau datang dan menjengukku, saat itu aku sepertinya mulai merasakan sama seperti apa yang Kai rasakan saat menatap matamu" Kyungsoo menatap Baekhyun lembut "kau tulus Baek, mulai saat itu aku juga ingin memilikiku untukku seorang, tapi,,, tentu saja tak semudah itu untuk mengalihkan hatimu dari seorang pria bodoh yang sudah meninggalkanmu" nada bicara Kyungsoo berubah menjadi sinis saat mengatakan kalimat terakhirnya, ia mentapa Chanyeol yang berpura-pura tak melihatnya dengan sebal.

"lalu kenapa kau sangat dingin kepadaku Kyung, kau tahu jika kau sahabatku satu-satunya-

"ehem" deheman keras Luhan membuat Baekhyun meringis pelan.

-sahabatku satu-satunya dikelasku maksudnya" Baekhyun menyengir lucu kearah Luhan yang sudah menampilkan wajah asam.

"entahlah, aku hanya sebal saja padamu, kau sudah merebut Kai, tapi kau juga tak mungkin menyukaiku, makanya aku binggung harus bagaimana, aku hanya tak siapa untuk sakit hati lagi Baek"

"dan Chanyeol?" Chen menyerukan pertanyaannya. Kyungsoo beralih menatap Chanyeol dengan pandangan bersalahnya.

" oh ya dan Chanyeol, aku ingin meminta maaf padamu" Kyungsoo menghirup nafas dengan berat, sangat sulit mengakui kebohongan yang sudah kau buat "maaf karena aku sudah memanfaatkanmu, aku tak ingin kau dan Baekhyun menjadi sepasang kekasih, kau sudah tahukan jika aku menyukai Baekhyun, makanya aku melakukan itu" Kyungsoo menatap Chanyeol dengan pandangan takut-takut, ia masih terbayang dengan Chanyeol saat ia marah tadi, begitu menakutkan.

Chanyeol menghela nafasnya pelan "aku sebenarnya ingin marah karena kau sudah membohongiku, tapi, sepertinya aku akan menganggap semua itu tak pernah terjadi setelah mendengar penjelasanmu-

"wowo kau snagat dewasa nyeol" ucap Baekhyun membuat kening Chanyeol berkerut lagi.

"dasar kurcaci cebol" gerutu Chanyeol pelan "dan bagaimana soal penyakitmu?"

"MWO? SIAPA YANG SAKIT" teriak mereka semua – minus Kyungsoo dan Chanyeol tentunya.

"maafkan yang itu juga yeol" Kyungsoo tersenyum canggung.

"dan soal kau akan pindah ke China?"

"APA?"

"ya lusa aku akan pindah ke China teman-teman, aku akan melanjutkan sekolahku disana, karena orang tuaku ingin tinggal bersama anaknya" jelas Kyungsoo.

"kenapa mendadak sekali Kyung?" tanya Baekhyun dengan bibir yang mengerucut.

"tidak mendadak Baek, aku memang sudah merencanakanya setelah aku mengungkapkan perasaanku padamu aku akan pindah ke China"

"baiklah, ayo sebaiknya kita makan,anggap saja makan bersama kita saat ini sebagai acara perpisahan kita" ucap Chen yang sudah berjalan mendahului menuju dapur diikuti yang lainya.

"ide yang bagus" Sehun ikut beranjak menuju dapur diikuti dengan Luhan yang mengekori Sehun.

Semua makan bersama dengan suasana yang hangat. Mereka bercanda dan tertawa tanpa canggung. Bahkan teman-temanya baru menyadari jika sebenarnya Kyungsoo itu cukup cerewet jika berbicara dengan Baekhyun yang terus menggodanya, dan akhirnya hanya akan ada Chanyeol yang terdiam dengan wajahnya yang tertekuk sebal melihat keakraban Baeksoo.

"who sepertinya sedanga ada yang cemburu disini" Tao berseru senang saat melihat wajah Chanyeol yang tak layak tampil. Acara makan mereka pun terhenti sesaat dan mengalihkan tatapan mereka semua jatuh kearah Chanyeol.

"kenapa kalian semua menatapku?" bentak Chanyeol sebal.

"kau juga tidak ingin mengakui sesuatu?" tanya Sehun dengan wajah menggodanya(?).

"memang aku menyembunyikan apa?" tanya Chnayeol cuek.

"huh aku berdoa supaya akan ada Kai dan Kyungsoo yang lain supaya Baekhyun dimiliki mereka" ucap Xiumin sebal.

" tetap akan percuma, Baekhyun juga tak akan pernah berpaling dariku" ucapan santai Chanyeol membuat Baekhyun merona, dan yang lainnya tersedak dengan ludah mereka sendiri.

"apa maksudmu?" sungut Baekhyun gugup.

"benarkan Baek? Bahkan sudah bertahun-tahun hatimu tetap untukku"

"huh besar kepala seklai kau, aku juga bisa mempunyai pacar dengan cepat jika aku mau"

"ne, tapi kau tetap tak mau kan jika bukan aku?" Chanyeol menaik turunkan alisnya menggoda Baekhyun.

"kenapa kalian tak pacaran saja jika begitu, kalian saling menyukaikan?" tanya Kyungsoo penasaran, huh sepertinya hatinya sudah mulai kebal.

"aku tak mau berpacaran dengan kurcaci cebol itu-

"YAAKK" teriak Baekhyun. Chanyeol menatap Baekhyun yang langsung tertunduk dan memilih pura-pura memakan makananya yang masih tersisa. Chanyeol tahu Baekhyun kecewa padanya.

-tapi kami akan langsung menikah" lanjut Chanyeol dalam hati. Walau Chanyeol merasa ia memang sangat bersalah pada Baekhyun karena membiarkan Namja mungil iu terus menunggunya tanpa kepastian, bukan tanpa kepastian juga sih, salalahkan juga Baekhyun yang tak peka dengan semua sikap Chanyeol yang hanya ia tunjukkan kepadanya saja. Walau begitu, Chanyeol akan selalu memastikan jika hati Baekhyun dan hatinya sendiri tentu saja akan saling menjaga hanya terisi nama mereka masing-masing. Biarlah ini akan menjadi kejutan yang akan dilakukan Chanyeol untuk Baekhyun selanjutnya dimasa depan.

.

.

.

o0{END}0o

maaf lagi ya baru bisa update sekarang, karena laptopku sibuk banget dipake sama yang lainnya, udah mau update dr kemarin2 tapi baru bisa sekarang megang laptopnya.

Yang ingin ada Epilog 1 Chapter Khusus ChanBaek ketik keyboard kalian dan silahkan Review. He He He

Rencananya aku sudah buat Chap yang khusus Full ChanBaek, karena masih ada rahasia yang Chanyeol belum ungkapin ke Baekhyun tentang kepindahannya ke Jepang dulu, jadi,,, Want It?

Di tunggu lagi Review nya, yang sudah review makasih dan dinantikan lagi Reviewnya.

BIG THANKS TO :

BabayWolfJonginnieKim, VampirDPS, BaekkkChannD'Light92, indrisaputri, hunniehan, CNS1913, chanie ya, yoorara, ByunViBaek, azizozo, , Guest1, Guest2,meliarisky7, ThatXX94, Dhl, sugarlight, immrsparkchannie, yehetohorat794, ckck, jiae, Guest3, larva, takpenting, Amanda Syifa, sujuM, ChanHyun, helsy, Guest4, Guest5, Blacjims, Peterbyeol0627, Vita Yanti, SHINeexo, EuRa Park, byunbyun, Just Bi, indahrahma, byunyeolliexo, septianaditya1997

Terima kasih yang sudah beberapa kali Review di setiap Chap. Dan yang udah Review Fav Foll makasih FF ini nggak berlanjut kalo kalian nggak ngasih respon.