CELEBRITY

Cast : - Jung Yunho (37 Tahun)

- Kim Jaejoong (27 Tahun)

- Go Ahra (36 Tahun)

- Shim Changmin = Jung Changmin (17 Tahun)

- Choi Siwon (30 Tahun)

Last Chapter :

"Yaak.. Apa apaan sih kau ini!" Maki Jaejoong

"Seharusnya kau berterima kasih padaku. Kalau aku tidak mengakui kau sebagai kekasihku, pasti akan ada berita berita seperti 'Kim Jaejoong ternyata diam diam datang ke hotel bersama Jung Yunho' atau 'Putri konglomerat Kim ternyata berubah menjadi wanita panggilan bagi para eksekutif dan artis' ataupun…." Kata kata Yunho pun dipotong

"Cukuuupppp… Aku tidak mau dengar lagi" Potong Jaejoong

"Agasshi, untuk sementara ini anda tidak bisa keluar karena diluar para wartawan masih tetap mengincar anda dan Yunho shi" Lapor kepala Kang

"Oppa, aku mohon sekali. Aku harus keluar dari sini, Changmin sedang menungguku" Bisik Jaejoong kepada kepala Kang

"Saya usahakan agasshi" Ucap Kepala Kang

Chapter 3

Setelah peristiwa di Hotel Hyatt itu nama Jaejoong dan Yunho muncul di daftar nomor satu pencarian internet dengan kata kunci "Kim Jaejoong dan Jung Yunho resmi berpacaran" Namun Jung Yunho yang menyebabkan peristiwa ini terjadi tiba tiba menghilang ke Jepang. Dan karna itu semua orang mengincar Jaejoong dan karna itu pengamanan untuk Jaejoong ditingkatkan. Jaejoong sudah mencoba untuk menghubungi Yunho tapi tidak aktif.

Mulai banyak komentar komentar tentang hubungan Jaejoong dan Yunho diantaranya :

"Jaejoong unnie lebih cocok dengan Siwon oppa, kenapa putus?"

"Kembalikan Yunho oppa kami!"

"Mereka cocok sekali"

Yang paling parah adalah "Yunho hanya penjilat harta keluarga Kim"

Jahat sekali para haters itu ckckck

"Ih, bagaimana sih dia itu?" Gerutu Jaejoong diruang kerjanya

"Terserah mau ke Jepang, Amerika atau Afrika terserah. Yang jelas beri tahu dulu bagaimana cara menyelesaikan masalah ini" Umpat Jaejoong lagi. Jaejoong benar benar jengkel pada Yunho

"Nuna" Ucap Changmin yang tiba tiba masuk keruangannya

"Changmin? Kenapa kesini?" Tanya Jaejoong

"Aku belikan makan siang untuk nuna. Nuna pasti belum makan kan" Jelas Changmin

"Terima kasih Changmin" Ucap Jaejoong

"Nuna, kau mantannya Choi Siwon kan?" Tanya Changmin

"Nde. Waeyo?" Tanya Jaejoong

"Bacalah ini" Ucap Changmin sambil menyerahkan sebuah majalah dengan artikel

"Pemilik S-W Mall, Choi Siwon telah mengumumkan tanggal pernikahannya dengan actor terkenal Kim Kibum"

"Jadi dia benar benar sudah coming out" Ucap Jaejoong lirih

"Nuna kenapa mau saja sih pacaran dengan gay seperti dia?" Tanya Changmin

"Dulu dia memintaku untuk menyebuhkannya min" Jelas Jaejoong

"Tapi ternyata, cinta dia kepada Kibum lebih besar dari keinginannya yang untuk sembuh" Lanjut Jaejoong lirih

"Nuna baca juga artikel dibawahnya" Suruh Changmin

Jaejoong pun terbelalak melihat judul artikel itu

"Choi Siwon dan Kim Jaejoong putus karena Jung Yunho atau Kim Kibum?"

"Nuna yang sabar ya. Mereka itu tidak tau apa yang sebenarnya terjadi. Sudah lah ayo makan nuna" Ucap Changmin

"Baiklah" Ucap Jaejoong

Jaejoong dan Changmin pun makan siang bersama diruangan Jaejoong. Tapi tiba tiba Changmin menghentikan makannya dan menatap Jaejoong

"Nuna" Panggil Changmin

"hmm?" gumam Jaejoong yang masih sibuk dengan makanannya

"Nuna tidak benar benar berhubungan dengan Yunho samcho kan?" Tanya Changmin

"Sebelum aku jawab, boleh aku tanya sesuatu?" Tanya Jaejoong

"oke" Ucap Changmin

"Apa hubunganmu dengan Yunho?" Tanya Jaejoong

"Sudah jelas kan? Aku keponakannya dan dia pamanku. Jadi kami keluarga" Jelas Changmin

"Sungguh? Bukan seperti sebuah hubungan tersembunyi yang tak boleh diungkapkan? Misalnya…" Tanya Jaejoong

"Misalnya apa?" Tanya Changmin

"Maksudku.. hubungan yang seperti itu…" Gantung Jaejoong

"seperti itu apa?" Tanya Changmin

"ituu.. saling suka mungkin" Tebak Jaejoong dengan suara yang mengecil

Tapi reaksi Changmin hanya diam lalu tertawa terbahak bahak

"Mianhe, aku bercanda. Bagaimanapun sepertinya ada sesuatu dalam hubungan kalian berdua. Karna Yunho sangat khawatir padamu" Ucap Jaejoong

"Ya memang ada" Ucap Changmin tiba tiba

"Apa?" Jaejoong menatap Changmin kaget

"sebetulnya Jung Yunho bukanlah pamanku dan aku bukan keponakannya" Jelas Changmin

"Jadi?" Tanya Jaejoong

"Sebenarnya dia itu…." Changmin menggantung kata katanya

Brukk

"awww" Keluh Jaejoong. Ternyata dia jatuh dari kursinya sendiri karena terlalu asik memperhatikan Changmin

"Nuna? Kau tidak apa apa?" Tanya Changmin sambil menolong Jaejoong berdiri

"Kau harus bertanggung jawab. Aku tidak pernah seperti ini" Ucap Jaejoong

"Benarkah?" Tanya Changmin

Jaejoong pun mengangguk

"kalau begitu, anggap saja sebuah kehormatan" Ucap Changmin sambil tertawa

Mereka berdua pun menghabiskan makanan mereka dan setelah selesai Changmin pun memilih untuk pulang.

"Aku pulang ya nuna" Ucap Changmin

"Pulanglah dengan kepala Kang" Ucap Jaejoong

"Tidak usah nuna, aku kesini membawa mobil nuna" Ucap Changmin sambil tertawa

"Kau ini! Kau seharusnya izin dulu" Ucap Jaejoong kesal

"Maaf nuna, sudah yaa. Daahh" Ucap Changmin sambil keluar

"Anak itu, tidak sopan sekali sih" Ucap Jaejoong saat dirinya telah sendiri

ooOoo

"Changmin?" Panggil Jaejoong begitu sampai dirumah dan menuju kamar Changmin

"Kenapa nuna?" Tanya Changmin

"Katakan lah min" Ucap Jaejoong

"Katakan apa?" Tanya Changmin

"Hubungan mu dengan Jung Yunho itu sebenarnya apa? Dan apa sebenarnya rahasia dibalik kejadian kemaren" Ucap Jaejoong

"Apa nuna membuat kesepakatan?" Tanya Changmin

"Bukan kesepakatan yang penting" Jawab Jaejoong

"Karna itulah Yunho Samcho membuat mu terjebak pada situasi ini" Jelas Changmin

Keduanya pun berdiam diri, entah memikirkan apa tapi salah satu diantara mereka nampak gelisah. Dalam waktu yang cukup lama Changmin mulai berbicara dengan ragu ragu

"Maafkan aku nuna" Ucap Changmin

"Maaf?" Tanya Jaejoong

"Iya, semua itu terjadi karna aku. Hari itu, seharusnya aku tidak mencari nuna" Lanjut Changmin

"Mencari?" Tanya Jaejoong

Seketika Jaejoongpun teringat dengan pertanyaan penting lupa ditanyakan Jaejoong pada Changmin: Kenapa Changmin bisa tertidur di depan gerbang mansionnya?

"Iya nuna. Hari dimana aku tertidur di depan gerbang mansion nuna adalah hari dimana aku mencari nuna" Jelas Changmin

"Tapi kenapa? Kau sudah mengenalku? Tidak ini tidak mungkin! Jung Yunho punya keponakan saja aku tidak tau. Jadi tidak mungkin aku mengetahui tentangmu" Ucap Jaejoong bingung

"Aku memang tidak kenal nuna. Waktu itu aku bertengkar dengan Yunho samcho karna sebuah peristiwa. Dan aku melihat kartu nama nuna di ruang istirahat Yunho samcho" Jelas Changmin

"Sebuah peristiwa? Peristiwa apa?" Tanya Jaejoong

"Jadi gini. Waktu itu aku menguping pembicaraan Yunho samcho yang marah marah kepada manajernya" Jelas Changmin

"Apa yang dia bicarakan?" Tanya Jaejoong

"Katanya pemilik majalah PlusTen berhasil mengambil fotonya dengan Im Yoon Ah. Dan katanya perempuan itu sepertinya juga mengenal kakek" Jelas Changmin

"Ka… Kakek?" Tanya Jaejoong gugup

"Iya, kakek"

"Oke teruskan" Ucap Jaejoong

"Dan karna itu aku mencari kantin. Pertama, aku pergi ke kantor yang tertera dikartu nama. Aku menunggu di depan kantor. Tapi nuna tidak keluar keluar. Lalu aku bertanya pada satpam, dimana alamat rumah nuna tapi satpam itu tidak memberitahu ku. Akhirnya aku cari saja nama nuna di internet dan keluarlah alamat nuna" Jelas Changmin

"Lalu kenapa bisa sampai tertidur?" Tanya Jaejoong

"Karna aku takut untuk menekan bel mansion nuna, jadi aku putuskan untuk menunggu diluar dan ternyata aku ketiduran" Jelas Changmin

"Tapi, kenapa mencariku?" Tanya Jaejoong

"Itu disebabkan oleh peristiwa itu." Ucap Changmin lirih

"Aku bermaksud balas dendam kepada Yunho samcho. Bagaimanapun aku memerlukan alat. Siapa yang telah mengambil fotonya bersama Im Yoon Ah yang juga mengenal kakek. Jadi aku

bermaksud memanfaatkan nuna" Jelas Changmin

Jaejoongpun hanya terdiam

"Tidak marah?" Tanya Changmin

"Jadi kau sudah berhasil memanfaatkann ku?" Tanya Jaejoong

Changmin pun menggeleng

"Sekarang nuna katakan, nuna kenal dengan kakek kan?" Tanya Changmin

Jaejoongpun hanya diam

"Nuna tidak tau? Bahkan keberadaan kakek juga tidak tau?" Tanya Changmin

Jaejoongpun menggeleng

"Astaga, kenapa Yunho samcho tertipu oleh nuna?"

Changminpun menghela napas panjang dan menatap Jaejoong

"Aku tau nuna bukan orang yang jahat. Tapi Yunho samcho itu orang yang sangat jahat" Ucap Changmin

Changmin pun berpikir sebentar sementara Jaejoong tetap terdiam

"Nuna mau tidak sekali saja menggoda Yunho samcho?" Tanya Changmin

"Nde?" Jaejoong sangat kaget

"Nuna boleh saja memikirkannya. Kalau iya, nanti aku beritahukan semua hal hal penting dan fatal bagi Yunho samcho. Bagaimana?" Tanya Changmin

"Saat ini nuna hanya memiliki kartu palsunya, tetapi aku memegang kartu aslinya" Lanjut Changmin

"Jadi apa yang harus aku lakukan?" Tanya Jaejoong tenang

"Hanya menggodanya saja. Dan aku akan memberitahu semua tentang Yunho samcho" Ucap Changmin

"Tentang apa?" Tanya Jaejoong

"Makanan kesukaannya, buku kesukaannya, film yang ditontonnya lebih dari 10 kali sambil menangis" Jelas Changmin

"Benarkah? Film apa itu?" Tanya Jaejoong

"Nuna masih ingin tau yang lain? Dia suka tertawa sendiri ketika membaca komik. Aku tau seperti apa perempuan yang disukainya. Jika nuna tau itu semua, bukan kah menjadi mudah untuk menggodanya? " Ucap Changmin panjang lebar

Jaejoongpun merenungkan semua ucapkan Changmin, dia tidak percaya bahwa sosok Jung Yunho yang digandrungi seluruh cewek sesungguhnya hanyalah seorang pria biasa yang seperti di ceritakan Changmin. Tiba tiba ponsel Jaejoongpun bunyi

"Halo" Ucap Jaejoong

'Dimana?'

Jaejoongpun kaget dan menatap Changmin

"Yunho?"

'iya ini aku'

"Ada apa?"

'Kau sedang bersama Changmin?'

Jaejoongpun memandang Changmin, tetapi Changmin menggeleng

"Tidak"

'Kau akan menjaga rahasiakan?'

"Tentu saja"

'Besok aku pulang ke Korea'

"Lalu?"

'Masalahku denganmu ternyata jadi sebesar ini. Jadi mungkin pertama tama kita harus berakting'

"Apa? Akting?"

'Besok akan ku ceritakan. Setelah urusanku selesai, aku akan menelpon mu'

Sebelum Jaejoong membalas perkataan Yunho, Yunho telah menutup telponnya terlebih dahulu

"Memang tidak punya sopan santun" Ucap Jaejoong dalam hati

"Lihatkan, dia memang brengsek! Oh ya nuna. Bagi Yunho samcho, keberadaan nuna bukan hal yang dibencinya" Ucap Changmin

"A…apa?" Tanya Jaejoong

"Kalau dia membenci nuna, dia tidak akan membuat kesepakatan dengan nuna" Jelas Changmin

Jaejoongpun mendekat kearah Changmin dan menatapnya intens

"Kau! Kenapa membenci Yunho?" Tanya Jaejoong

"Nanti akan kuceritakan" Ucap Changmin misterius

"Juga rahasia tentang hubunganmu dan dia?" Tanya Jaejoong

Changminpun mengangguk. Changminpun diam sesaat lalu bertanya kepada Jaejoong

"Ngomong ngomong, bagaimana dengan tawaranku?" Tanya Changmin

"Berkencan dengan Yunho?" Tanya Jaejoong

Changminpun mengangguk

"Baiklah" Putus Jaejoong

ooOoo

"Ini nuna, list hal hal tentang Yunho samcho" Ucap Changmin sambil memberikan sebuah kertas

Jaejoong pun membaca sambil mendengarkan Changmin menjelaskan hal hal dikertas itu

" Yang pertama, Yunho samcho itu sebenarnya menyukai Cheong Guk Jang/ Sup fermentasi pasta kacang. Tapi demi menjaga imagenya, dia memilih masakan Perancis. Mungkin saja dia akan tertarik dengan perempuan yang bisa memasak Cheong Guk Jang." Jelas Changmin

"Lalu?" Tanya Jaejoong

"Yang kedua. Rumor pacarannya dengan Im Yoon Ah itu memang benar, tetapi hanya dua bulan dan akhirnya mereka putus karena perbedaan selera" Jelas Changmin

"Tapi kenapa Im Yoon Ah masih dekat dekat dengannya?" Tanya Jaejoong

"Itu hanya untuk meningkatkan popularitas Im Yoon Ah" Jelas Changmin

"Baiklah, lanjut" Ucap Jaejoong

"Yang ketiga, film yang membuatnya menangis adalah Titanic. Yang keempat, Yunho samcho tidak suka pesta pesta dan clubbing."

"wow, Titanic. Aku sungguh tidak percaya. Lanjutkan" Ucap Jaejoong

"Yunho samcho sangat menyukai game dan yang terakir dia menyukai perempuan yang ramah dan baik hati" Ucap Changmin

"Baiklah bukan hal yang sulit. Tapi kau belum memberitahuku tentang rahasia yang paling penting" Rengek Jaejoong

"Itu ku beritahu nanti terakhir terakhir saja" Ucap Changmin

ooOoo

Siang itu Jaejoong terlihat sedang sibuk dikantornya. Dia terlihat sedang memeriksa beberapa dokumen yang tampaknya penting. Tiba tiba, ponsel Jaejoong pun bergetar

"Aku sudah dibandara. Satu Jam lagi. Di depan kantor –Yunho"

Jaejoongpun hanya menatap sekilas kearah ponsel itu. Lalu kembali melakukan kegiatannya yang sempat tertunda

"Kenapa belum keluar? –Yunho"

Jaejoongpun segera mengemasi barang barangnya dan keluar dari ruangannya

"Agasshi?" Tanya Kepala Kang

"Aku akan pergi dengan Yunho, Jangan awasi aku dari jauh" Ucap Jaejoong tegas

"Baiklah agasshi" Kata Kepala Kang sambil membungkuk

Jaejoongpun melangkah kearah lift. Dan ketika pintu lift itu terbuka diapun langsung keluar dan berjalan keluar kantor dan menghampiri sebuah mobil audy berwarna hitam

"Kenapa tidak masuk? Tidak mengenali mobil yang kau tabrak?" Tanya Yunho dari dalam mobil

"Memangnya mobil seperti ini hanya satu" Ucap Jaejoong sambil membuka pintu mobil dan masuk

Setelah memakai sabuk pengaman, Jaejoongpun menatap Yunho.

"ada apa?" Tanya Jaejoong

"Lihat kursi belakang" Ucap Yunho

Jaejoongpun melihat kearah belakang, ada sebuah kotak berwarna krem dengan tulisan PRADA.

"Oleh oleh untukmu" Ucap Yunho

"Terima kasih" Ucap Jaejoong

"Apa Changmin baik baik saja?" Tanya Yunho

"Chang….Changmin, emm sudah lama aku tidak melihatnya" Ucap Jaejoong berbohong

"Jagalah dia baik baik. Kelihatannya dia menyukaimu" Ucap Yunho

"Aku punya sebuah permintaan, jadi terimalah itu sebagai imbalan"