CHAP 6 (9'-')9
KEMANA HANCHUL SHIPPER? =_=
CHAPTER 6 DIKIT AJA AH~ RESPON NYA... =_= HUFT~
########################################################################
########################################################################
MISTAKE & LOVE
Cast
- Kim Heechul
- HanGeng
- Choi Siwon
Othercast
- Lee Hyukjae
- Lee Donghae
- Leeteuk
- Jungmo
(real story belong to LadyVampAsia)
########################################################################
Heechul kembali berusaha kabur, dia mencoba menghampiri pintu, tapi Siwon lebih cepat dan menahan dirinya ke dinding, menyematkan kedua tangan Heechul diatas kepala. Silauan marah terlihat di mata Siwon, nafasnya memburu dan raut mengancam di wajahnya. Heechul menahan nafasnya dan mencoba untuk tidak menangis melihat Siwon dihadapannya.
"Kita perlu bicara," Siwon geram, menyipitkan matanya
"Tentang apa?" tanya Heechul
"Dimana kau sepanjang malam?" tanya Siwon, mengencangkan cengkraman tangannya pada pergelangan tangan Heechul.
"Aku tinggal dengan seorang teman," Heechul menjawab
"Kau tidak bersama dengan Eunhyuk. Aku pergi ke tempatnya dan dia menolak memberikan informasi tentang mu,"
"Aku tidak bersama dengan Eunhyuk. Karena aku tahu itu adalah tempat pertama yang akan kau cari," Heechul mengakui
"Dimana kau, Heechul-ah?! Apakah kau dengan pria yang ada di hotel waktu itu? Apakah kau membiarkan dia memilikimu,"
"Lepaskan aku Siwon! Aku akan berhenti bekerja dari café!"
"Kau berhenti?" ulang Siwon, melepaskan pergelangan tangan Heechul dan melangkah mundur, "Heechul-ah, kemarin itu hanya kesalahan. Aku seharusnya tidak bereaksi seperti itu. Maafkan aku, kau tak perlu keluar dari café."
"Lihat wajahku, Siwon-ah!" pekik Heechul. "Lihat bekas tanganmu dileherku. Aku hampir mati kemarin dipukuli olehmu. Aku tidak bisa terus seperti ini."
"Aku tahu aku telah melakukan hal yang buruk, tapi aku minum kemarin dan…"
"Jangan menggunakan alkohol sebagai alasan untuk menyakitiku,Siwon-ah. Aku lelah hidup dalam ketakutan. Aku lelah mengalami mimpi buruk tentang masa lalu ku."
"Aku tidak bisa Heechul-ah," Siwon menggelengkan kepalanya. "Aku tidak akan membiarkanmu pergi menjauhiku,"
Siwon menarik rambut Heechul dan menyeretnya ke kamar. Rasa dejavu membayangi Heechul saat dia dilemparkan ke ranjang.
"Ceritakan tentang pria yang berada di hotel waktu itu. Apakah dia pacarmu?"
"Siwon-ah, please…." Heechul memohon, pergelangan tangannya sakit karena cengkraman Siwon di ranjang. "Kau menyakitiku,"
"Siapa dia, Heechul-ah?"
"Dia bukan siapa-siapa," Heechul terisak, menutup matanya dan mencoba berbohong. "Dia hanya seorang pria yang bertemu denganku di bar. Dia tidak berarti apa-apa bagi ku,"
"Apakah kau menyukainya?" Siwon bertanya. "Apa dia penting untukmu, atau kau membiarkan dia bebas menyentuhmu?"
"Aku mabuk, aku tidak ingat apa yang sudah ku lakukan," Heechul mengaku. "Aku memikirkan ini sepanjang waktu. Aku merindukanmu, Siwon-ah…"
"Kau merindukanku?" ulang Siwon, dia terkejut dengan jawaban Heechul. "Aku tidak pernah meninggalkanmu, Heechul-ah…"
"Aku hanya takut kau akan menyakitiku lagi," Heechul terus berbohong. "Tapi, aku masih mencintaimu,"
"Kau masih mencintaiku?" suara Siwon melembut, dia melepaskan cengkramannya. "Aku juga mencintaimu, Heechul-ah."
Heechul membuka matanya, menatap Siwon yang kini tengah memandanginya dengan ekspresi lembut.
"Lalu, berhenti menyakitiku,"
"Aku tidak bermaksud melakukannya," bisik Siwon di telinga Heechul, tangannya bergerak untuk melepaskan celana Heechul. "Maafkan aku, Heechul-ah…. Aku sangat menyesal,"
"Apa yang kau lakukan?" Heechul panik. "Lepaskan aku!"
"Aku sudah sangat merindukanmu," Siwon mulai menarik paksa baju Heechul, melepaskannya dan membuangnya ke sembarang arah. "Aku sudah sangat merindukanmu…."
"Siwon-ah….hentikan!" Heechul memohon, mendorong Siwon putus asa. "Lepaskan aku…kumohon."
Air mata Heechul mengalir, dia merasa tak berdaya dibawah Siwon. Tangan Siwon ditubuhnya dan bibirnya di kulitnya membuat Heechul ingin menjerit. Tetapi jika ia berteriak dia akan dipukuli habis-habisan.
"Siwon-ah…tolong…" bisik Heechul
Heechul menutup matanya, dia takut. Dia takut bergerak, takut berbicara, dan takut mendorong Siwon pergi. Bagaimana jika Siwon menyakitinya lagi? Bagaimana jika dia mencekik nya lagi? Bagaimana jika saat ini tidak bisa melarikan diri lagi?
Siwon melepaskan celana Heechul dan melebarkan kaki nya, dengan paksa Siwon memasuki Heechul, dia tidak perduli dengan Heechul yang menangis dan merintih kesakitan dibawahnya. Heechul hanya bisa menggigit bibir bawahnya, mencengkram seprai dan menahan sakit di setiap dorongan Siwon yang keras.
########################################################################
########################################################################
Ketika Siwon selesai menggunakan tubuhnya, dia memberikan ciuman selamat tinggal kepada Heechul dan menyuruhnya beristirahat. Heechul berbaring di tempat tidurnya, menatap kosong pintu kamar nya. Siwon mengoceh tentang café dan seberapa bahagia dirinya mengetahui bahwa mereka kembali lagi bersama-sama. Heechul tidak menjawab pernyataan Siwon. Dia berada dalam shock, pikirannya kosong, dan mata tidak fokus. Ketika Heechul mendengar pintu apartemen nya ditutup, dia ditinggalkan sendirian, ia terhuyung-huyung keluar dari kamarnya dan berjalan ke dapur.
Dia berdiri di depan lemari minuman. Dia mengambil botol soju dan langsung meminumnya. Heechul meringis saat alkohol yang kuat meluncur ke tenggorokannya. Dia malu pada dirinya sendiri atas apa yang terjadi tadi, dan satu-satunya hal yang dia tahu adalah, minum.
Heechul duduk di lantai dan bersandar pada sofa, dia menatap kosong lampu di langit-langit apartemennya. Matanya sembab karena tak berhenti menangis. Di sampingnya 3 botol soju kosong berjejer sembarangan. Setelah beberapa saat, terdengar ketukan di pintu dan membuat hati Heechul berdetak kencang. Dia berdiri perlahan untuk melihat siapa yang datang. Hangeng kini berdiri di depan pintu apartemen mengenakan setelan abu-abu yang bagus. Dia menatap Heechul dengan mata lebar, Heechul tak memakai pakaian sehelai pun, Hangeng melepaskan jas nya dan berjalan menghampiri Heechul, dia menutupi bagian bawah tubuh Heechul.
"Hannie, aku butuh bantuan," Heechul terisak, dia memeluk erat Hangeng, Hangeng membalas pelukannya dengan hangat. "Bawa aku pergi dari sini, bawa aku kemanapun Hannie,"
########################################################################
########################################################################
/PLAK/ FF APA INI! DIKIT AMATTT! WKWKWKWKWKWKWKWKWK~
TO BE CONTINUED...
Heemalbub/Chocoball Sun Hi
########################################################################
########################################################################
