CHAP 12 (9'-')9
PENDEKKKKKKKKKKKKKKK~~ LAGI MALES =_=
BENER BENER MALES
ENTAH KENAPA
FF HANCHUL YANG BERIKUTNYA BIKIN GUE GA BISA BERPALING
WKWKWKWKWKWK
########################################################################
########################################################################
MISTAKE & LOVE
Cast
- Kim Heechul
- HanGeng
- Choi Siwon
Other cast
- Lee Hyukjae
- Lee Donghae
- Leeteuk
- Jungmo
(real story belong to LadyVampAsia)
########################################################################
########################################################################
Heechul menggigit bibir bawahnya, berjalan mondar-mandir gelisah.
"Ini, minumlah." Jungmo menawarkan segelas soju. "Mungkin itu akan membantumu memberikan keberanian."
Heechul meminumnya sekali teguk. Dia menghela nafas dan tersenyum kecil.
"Aku tidak akan minum malam ini," Heechul mencoba menghilangkan kegugupannya. "Aku tidak ingin mabuk dan kembali melakukan kesalahan,"
"Jangan gugup Heechul," Jungmo menyatakan, "Kau bintang malam ini."
"Aku tidak merasa seperti bintang," keluh Heechul. "Aku hanya memikirkan Hannie. Jika dia tidak ada di antara penonton, aku mungkin akan berteriak."
"Tidak akan ada yang berteriak, dia pasti datang." Jungmo menggoda dan tersenyum pada Heechul.
Lampu club mulai redup dan terdengar suara Jay yang sedang membuka acara malam ini. Heechul mengintip dari balik tirai panggung. Mata indahnya mencari-cari di antara keramaian penonton.
"Ini dia, mari kita sambut Jungmo dan Heechul!" suara Jay terdengar melalui pengeras suara. Heechul terlihat semakin gugup.
"Jangan gugup, Heechul." Jungmo berbisik sambil mendorongnya kedepan panggung
Heechul melangkah ke tengah panggung dengan senyum kecil. Matanya masih mencari-cari sosok Hangeng. Samar-samar Heechul mendengar para penonton berbicara dalam bahasa inggris, membuat Heechul semakin gugup. Inggrisnya saja sangat standar dan dia sama sekali tidak berbicara. Beruntung Jungmo yang memperkenalkan lagu dan menyapa para penonton.
Musik terdengar dan Jungmo mulai memainkan gitar listriknya. Mereka menyanyikan lagu berbahasa Korea, berjudul Midnight & Down. Heechul mulai tenggelam dalam musik, dia bernyanyi dengan sempurna dan sangat terlihat nyaman, dia tersenyum bahagia. Ketika sampai di akhir lagu, dia melirik ke bangku VIP untuk tamu undangan berharap menemukan Hangeng disana. Heechul terlihat sangat sedih ketika dia tahu bahwa Hangeng tidak datang.
"Kau luar biasa Heechul," Jay memujinya di belakang panggung setelah mereka selesai membawakan lagu. "Kau akan perform kembali di akhir acara Heechul,"
"Iya,"
"Heechul, mengapa kau terlihat begitu sedih?" tanya Jungmo. "Ada apa?"
"Hannie tidak datang." Heechul berbisik, suaranya terdengar lirih."Aku ingin dia datang. Aku ingin menunjukkan bahwa aku bisa menangani diriku sendiri, tapi dia tidak memberikanku kesempatan untuk menunjukkannya."
"Pulanglah nanti dengan keadaan tidak mabuk dan tersenyumlah, mungkin dia akan berbubah pikiran."
"Aku pikir kau benar," Heechul setuju dan dia menghela nafas panjang. "Aku hanya berharap dia bisa melihatku. Ini membuatku sangat baik. Aku tidak perlu minum untuk melupakan masa laluku, aku hanya perlu bernyanyi. Jungmo, aku akan melakukan hal ini setiap minggu."
"Aku yakin Jay akan senang dengan hal itu."
Heechul kembali keluar dan menuju panggung untuk perform akhir. Dia kembali menikmati setiap lirik yang dia nyanyikan. Saat dia bersiap untuk bait terakhir, Heechul kembali mengamati kerumunan penonton untuk memastikan kehadiran Hangeng sekali lagi, tetapi matanya mendarat di wajah orang lain, wajah yang sangat familiar untuknya. Orang itu bersandar pada meja bar dan fokus menatap dirinya dengan seringai yang membuat Heechul gemetar. Orang yang tidak ingin Heechul lihat lagi dalam hidupnya, Choi Siwon.
"Aku harus pergi." Heechul menyatakan saat dia dan Jungmo melangkah ke belakang panggung. "Aku harus pulang. Aku tidak mau berada disini."
"Apa yang salah?" tanya Jungmo melihat Heechul yang panik menuju ruang ganti. "Heechul, kita harus tetap disini sampai acara selesai."
"Aku tidak bisa," Heechul membantah. "Aku harus pulang."
"Heechul!" Jungmo berteriak dan memegangi bahu Heechul. "Katakan apa yang salah."
"A…aku….aku melihat Siwon," suaranya gemetar dan ketakutan. "Dia menemukanku, bubblegum. Aku tidak tahu bagaimana dia bisa tahu aku disini."
"Baiklah, tenang Heechul," Jungmo menenangkan, "Ganti pakaianmu, dan bersiaplah untuk pulang. Aku akan memberitahu Jay bahwa aku akan mengantarmu pulang."
"Baiklah," Heechul setuju, dia mengambil nafas dalam-dalam dan mencoba menenangkan hatinya dari kepanikan.
Jungmo keluar dari ruang ganti dan mencari Jay. Heechul mengganti pakaiannya secepat yang dia bisa. Dia tidak akan membiarkan Siwon menemukan dirinya. Ini adalah mimpi buruk baginya.
Ketukan di pintu ruang ganti membuat Heechul kaget. Dia menghela nafas dan membuka pintu perlahan.
"Heechul-ssi, pacarmu disini." Salah satu staff acara memberitahunya dari balik pintu sambil tersenyum manis. "Dia membawakanmu sebuah bunga."
"Hannie?" Heechul berharap bahwa itu adalah pria china nya.
"Bukan, dia mengatakan namanya adalah Siwon." Orang itu mengoreksi, "Oke aku permisi Heechul-ssi, jangan lupa 15 menit lagi acara kita selesai dan kau harus berada di panggung."
"Tunggu!" Heechul berteriak, tapi kata-katanya terhalang oleh pintu yang ditutup oleh Siwon. Siwon memegang buket mawar merah dan berjalan kearahnya.
Raut wajah Siwon berubah marah dan dia melemparkan bunga ke lantai. Dia meraih rambut Heechul dan melemparkan dirinya ke dinding. Heechul berteriak kesakitan saat kepalanya membentur dinding dengan keras.
"Beraninya kau pergi tanpa memberitahuku!" Siwon berteriak kepadanya. dia meraih dagu Heechul dan mencengkramnya. "Aku khawatir berminggu-minggu, Heechul-ah."
"B-Bagaimana kau menemukanku?" Heechul meringis kesakitan saat dirinya didorong keras oleh Siwon hingga punggungnya membentur meja rias.
"Eunhyuk akhirnya bicara," Siwon menyeringai. "Butuh beberapa pukulan untuk membuatnya jujur."
"Kau bajingan, Siwon-ah,"
"Aku akan membawamu pulang!"
"Aku tidak ingin pulang," bisik Heechul, Siwon menonjok perut Heechul hingga Heechul terduduk lemas memegangi perutnya yang sakit.
"Aku akan membawamu kembali ke Seoul."
"Aku tidak akan pulang denganmu,"
Siwon menarik rambut Heechul dan berusaha membuatnya berdiri. Heechul melihat iron hair di meja rias yang masih terpasang. Dia menempelkan iron hair ke wajah Siwon. Siwon menjerit kesakitan dan kesempatan ini digunakan Heechul untuk keluar dari ruang ganti.
Heechul berlari keluar dan dia melihat Jungmo sedang berjalan kearahnya bersama Hangeng.
"Hannie!" Heechul berteriak.
Siwon mengejar Heechul, dia hendak mendapatkan Heechul. Tapi sepasang tangan kuat meninju wajah Siwon. Heechul menyaksikan bagaimana Hangeng memukul dan menendang Siwon.
"Jangan pernah menyentuhnya lagi." Hangeng memerintahkan. "Kembali ke Seoul sebelum aku membunuhmu!"
"Hannie…" Heechul merintih memegangi perutnya.
"Ayo, Heechul-ah." Hangeng menggendong Heechul di punggungnya. "Kita pulang,"
"Bubblegum, terima kasih."
"Aku akan mengantar barang-barangmu besok pagi, kau pulanglah dengan pria china mu,"
########################################################################
########################################################################
"Aku tidak bisa bernafas." Heechul terlihat ketakutan saat dia tiba di apartemen Hangeng dan duduk di sofa. "Hannie, a-aku takut…"
"Tenang, Heechul-ah." Hangeng menenangkan, dia mengusap punggung Heechul. "Dia sudah pergi, kau aman disini."
"Dia menemukanku, Hannie….dia menemukan ku dan…." Heechul terisak dan tubuhnya gemetar dalam pelukan Hangeng. "Aku pikir aku bisa melarikan diri darinya. Aku pikir…."
"Kau melarikan diri darinya dan kau akan baik-baik saja." Hangeng meyakinkan, "Kau sempurna malam ini, Heechul-ah. Kau terlihat seperti bintang. Aku bangga padamu."
"Kau melihat penampilanku?" Heechul perlahan menatap Hangeng. "Aku tidak melihatmu di area VIP. Aku pikir kau tidak datang."
"Aku terlambat beberapa menit, jadi aku berdiri di dekat pintu masuk. Kau sudah bernyanyi ketika aku datang," Hangeng menjelaskan. "Suaramu bagus, Heechul-ah, dan kau tampak begitu percaya diri. Kau sangat nyaman berada disana."
"Aku…aku tidak bisa kembali ke club. Siwon bisa menemukanku disana."
"Aku tidak akan membiarkan dia mengambil hal itu, Heechul-ah." Hangeng berjanji
"Kenapa? Aku pikir kau tidak suka aku bernyanyi di club."
"Senyum." Jawab Hangeng. "Kau tersenyum sangat indah dipanggung. Aku bisa melihat kau sangat menyukai bernyanyi. Ini pertama kalinya aku melihatmu tersenyum seperti itu."
"Aku tidak minum Hannie," Heechul meyakinkan. "Aku juga tidak menyentuh siapapun, dan juga tidak ada yang menyentuhku. Aku hanya ingin disentuh olehmu."
Kata-kata Heechul membuat Hangeng melunturkan ego nya. Dia tahu bahwa Heechul berusaha sangat keras untuk berubah. Hangeng menggendong Heechul layaknya pengantin baru. Dia membawanya ke kamar dan membaringkannya diranjang.
"Apa yang kau lakukan?" tanya Heechul
"Aku akan bercinta denganmu, Heechul." Hangeng menyatakan, dia melepaskan sepatu Heechul satu persatu dan membuka pakaian Heechul, kemudian melemparkannya ke lantai.
"Tapi, Siwon…."
"Lupakan Siwon malam ini. Kita aman disini, dia tidak tahu dimana kita tinggal." Hangeng mendekatkan wajahnya ke wajah Heechul. "Aku merindukanmu Heechul-ah."
"Aku selalu ada di depanmu, pria china." Heechul tersenyum. "Hanya tinggal keputusanmu saja untuk menjagaku atau tidak."
"Aku akan menjagamu Heechul," Hangeng berjanji. "Sekarang dan selamanya."
"Berhenti melihatku seperti itu, pria china."
"Seperti apa?"
"Seperti kau sangat mencintaiku."
"Ketika kau mencintai seseorang, kau tak bisa menutupinya."
"Pria china," Heechul memanggilnya dengan lembut. "Maafkan aku meragukan ini, meragukan hubungan kita."
"Aku juga minta maaf." Hangeng mengelus pipi Heechul. "Seharusnya aku memaafkanmu, tapi aku khawatir kau akan menyakitiku lagi."
"Aku berharap aku bisa berjanji bahwa aku tidak akan pernah menyakitimu lagi. Tapi, kita berdua tahu bahwa itu bohong. Kita akan tetap saling menyakiti, itulah cinta." Heechul menjelaskan, "Tapi, aku akan berusaha keras untuk tidak menyakitimu, aku akan mencobanya, Hannie."
"Aku juga, Heechul-ah."
TO BE CONTINUED...
Heemalbub/Chocoball Sun Hi
########################################################################
########################################################################
