Fingertips
Cast:
• Yoon Jeonghan (girl)
• Choi Seungcheol (boy)
• Hong Jisoo (girl)
Warn:
Gs, alur membingungkan, TYPOS
Enjoy~
Jisoo POV
Hai~ aku kembali lagi. Aku sedang berada di atap sekolah dengan kekasihku kkkkk... Kali ini aku akan bercerita tentang bagaimana kita (terutama uri cheonsa Jeonghanie) bertemu dengan Seungcheol.
Jeonghan POV
05 Oktober 2009
Hari ini merupakan hari terakhir liburan Chuseok, dan besok aku harus masuk sekolah lagi. Sebenarnya aku bosan pergi ke sekolah apalagi kalau Jisoo tiba-tiba meninggalkanku (dia ditarik oleh adik kelasku yang agak gila+hiperaktif buat makan siang bareng huft).
Hari ini aku berencana untuk pergi ke Lotte World dengan Jisoo (tentu dengan pacar Jisoo -_-). Tapi ini sudah jam 10 Jisoo belum juga datang. Yang benar saja dia yang buat janji tapi yang mengingkari. Kebiasaan buruk!
"YOON JEONGHAN! CEPAT TURUN!"
"IYA!"
Aku segera menuruni tangga dan memakai sepatuku lalu keluar dan masuk ke dalam mobil Jisoo.
"Jeonghanie~ Mian lama hehehehe..."
"Kebiasaan dah kamu Soo-ya. Kyeom! Aku nanti pinjam pacarmu ya? Kamu sama..."
Aku menggantungkan ucapanku. Siapa ya yang menyetir mobil? Setelah ku perhatikan itu seperti Seungcheol tapi aku tidak yakin.
"Choi Seungcheol?"
Kulihat dia memutar kepalanya mengarah ke aku.
"Apa Jeonghan-ah?"
Ya ampun dia kok bisa jadi setampan ini?! Gak mungkin ini Seungcheol. Dia kan dulu jelek banget, hitam, aneh lagi. Kok sekarang dia bisa flawless begini?
Sadar Jeonghan-ah! Dia itu juga salah satu rivalmu. Jangan sampai kamu jatuh!
"Jeonghan noona emang kenal sama Seungcheol hyung?"
"Kenal lah! Ini anak dulu suka merebut Jisoo dari aku!"
"Enak saja aku yang duluan kenal sama Jisoo kok!"
"Aku sahabat paling dekatnya kok! Wek!"
"Aku!"
"Aku!"
"Aku!"
"Aku!"
"Aku Seungcheol!"
"Aku nona Yoon!"
"KALIAN BISA DIAM TIDAK!" Teriak Jisoo.
Kami berdua pun diam seketika.
"Gara-gara kamu sih!" Ujar anak gila itu ke aku.
"Itu gara-gara kamu kali!" Balasku sambil mencubit lengannya.
"Auch! Sakit Yoon!" Protesnya
"Biarin wek!"
Akhirnya kami semua diam dan mendengarkan radio.
Sesampainya kami di Lotte World kami langsung membeli tiket dan masuk.
"Seokmin! Aku sama Jisoo ke toilet dulu ya!"
"Yak! Jangan ditarik dong tanganku! Sakit" protes nona Hong sambil mengelus pergelangan tangannya yang memerah.
"Mian Jisoo-ya sini aku obatin."
"Gak usah! Sana cepetan buang hajatnya!"
Sebenarnya alasan aku menarik Jisoo adalah kok bisa anak aneh itu bersama kita.
"Kapan Seungcheol ke Seoul?
"2 Hari yang lalu. Kenapa?"
"Apa dia pindah disini?"
"Iya kenapa?"
"Satu sekolah dengan kita?"
"Iya kenapa nona Yoon yang terhormat?!"
"Cuma bertanya saja."
Berarti sainganku bertambah dong! Huh!
"Sekarang dia tinggal dengan siapa?"
"Aku kenapa?"
What the?! Ngapain itu anak tinggal sama Jisoo coba?! Pingin mati kali ya?! Bener-bener ruh bocah!
"Suruh dia pindah rumahku aja. Dirumahkukan gak ada orang, masa aku sendirian?"
"Kamu gila ya mana ada yeoja sama namja cuma hidup berdua, satu rumah lagi? Nanti apa yang diomong orang lain coba?"
"Kan masih ada adikku."
"Adikmu perempuan Yoon."
"Ada Samchon kok"
"Ya sudah nanti kamu bilang saja sendiri ke orangnya. Ayo keluar masa daritadi di toilet cuma nanya tentang Seungcheol doang, bosen tau. Mending mainan sama Seokie~" ujar Jisoo sambil ketawa-ketawa gak jelas.
Kayaknya Jisoo ketularan sifat gilanya Seokmin deh. Aku jadi takut.
Kami berdua keluar dari toilet dan melihat bocah-bocah itu beli minuman warna-warni. Dengan romantisnya Jisoo dan pacarnya minum berdua. Iri banget *jones*. Aku lihat Seungcheol dan mata kami bertemu. Mata itu benar-benar cantik, bulu mata panjangnya yang menghiasi mata bulat itu. Kami bertatapan sesaat sampain Jisoo berteriak memanggil kami. Lalu suasana kami berdua menjadi sangat awkward.
"Cheol"
"Apa?" Jawabnya melihatku
"Kamu tinggal dirumah Jisoo?"
"Iya emangnya kenapa? Jealous?"
"Nggak. Aku sudah merelakan Jisoo ke Seokmin dari dulu."
"Oh gitu ya? Emang sudah move on?"
"Belum sih tapi kayaknya aku bisa deh."
"Kalau gak yakin jangan dulu hahahaha!"
"Aku serius kok kamu malah bercanda sih?!"
Ucapku sambil mencubit tangannya lagi.
"Aku serius Yoon! Lagipula Jisoo keliahatannya sangat bahagia sama Seokmin. Mereka bahkan sudah 4 tahun pacaran."
"Dari SMP?!" Dan dijawab dengan anggukan oleh Seungcheol.
"Heol! Bahkan dia tidak bilang ke aku berapa lama mereka sudah berhubungan."
"Biarin saja lagipula semua orang punya privasi kan?"
Benar juga sih. Tapi kok mereka menyembunyikannya ya? Curiga aku. Tapi biarin lah yang penting mereka bahagia.
Tidak aku sadari kami berdua pisah dengan couple itu. Jadi aku punya waktu buat mengintrogasi Seungcheol sedalam-dalamnya.
"By the way kenapa kamu tadi nanya tentang tempat tinggalku?"
"Ya cuma ingin tau saja Cheol"
"Kamu mau aku pindah dirumahmu?"
"Kalau kamu mau sih."
"Nanti aku kasih tau lah."
"Aku tunggu jawabannya. Ok? Tapi mikirnya jangan lama-lama ya?" *wink*
Ring~ ring~ ring~
Terdengar bunyi hp seseorang tapi disini kan hanya aku dan Seungcheol.
"Yoboseyo? Appa?"
Hei... dari tadi bunyi baru diterima sekarang yang telpon appanya lagi huh. Dasar anak gak peka.
"Aku sedang bersama Jeonghan sekarang. Appa mau bicara dengan Jeonghan?"
Yang benar saja Cheol! Masa aku harus bicara dengan Choi ajeoshi? Aku belum siap huaaaa.
"Oh ya appa, Jeonghan menyuruh Cheolie tinggal dirumahnya, bolh tidak?"
"Tentu saja boleh! Lagipula dulu kenapa kamu pilih tinggal sama Jisoo? Padahal Jisoo kan sudah punya pacar."
"Ya sudah nanti aku kabari appa waktu pindah ke rumah Jeonghan."
"Ok! Nanti appa akan bicara ke appanya Jisoo kalau kamu pindah ke rumah Jeonghanie. Appa titip salam ya buat anak-anak yang lain."
"Ne appa! Ittabwa~ Saranghae!"
"Nado Cheolie!"
"Sudah telponnya? Sudah ditelpon Jisoo tau."
"Ya udah ayo ke Jisoo."
"Eung~"
Kita berdua berjalan menuju cafeteria dan mencari pasangan aneh itu. Mataku melihat ke pojok-pojok cafeteria dan menemukan mereka duduk di dekat jendela. Lalu kita berdua berjalan ke arah mereka. OMG lihat kelakuan mereka, seperti tidak ada orang lain saja. Mending aku kagetin Jisoo aja hihihi...
"JISOO-YA!" Teriakku sambil memeluk Jisoo dari belakang dan mencium pipinya.
"Kkamjakiya! Yak! Kamu sudah gila ya?!"
"Hehehe mian hehehehe... Jangam marah dong~ Mianhae Jisoo-ya~ Maafin aku ya?"
"Gak mau! Kamu sudah keterlaluan Yoon!"
"Jisoo noona jangan gitu dong. Kita harus memaafkan orang yang bersalah kepada kita. Terutama dengan sahabat kita noona. Sahabat kan penting."
"Jadi, Soonyoung lebih penting daripada aku?!"
"Bukan begitu chagi~"
"Sudah kita pulang saja!" Lerai Seungcheol sambil mengelus kepala Jisoo.
Dasar sok perhatian. Gitu aja dilerai. Lagipula merekakan bisa baikan sendiri.
"Ayo pulang sekarang! Biarin mereka berdua pulang sendiri kalau masih bertengkar!" Ucapku sambil menarik Seungcheol menjauh dari mereka.
"YOON JEONGHAN TUNGGU!" Teriak Jisoo sambil berlari ke arahku sambil menarik tangan Seokmin juga.
Kami berempat telah sampai di rumah masing-masing. Aku langsujg mandi dan makan makanan yang di masak adikku tadi. Meskipun sudah dingin masakannya masih enak hahahaha... atau aku yang kelaparan?
Setelah makan dan cuci piring aku menelpon Seungcheol lagi untuk memastikan dia pindah disini.
"Yeoboseyo?"
"Apa nona Yoon? Kangen ya?"
"Ih apaan sih kamu! Ya gak lah! Masa cewek secantik aku kangen anak aneh, jelek, sok perhatian lagi!" Teriakku
"Nona Yoon?"
"Apa?!" Nyebelin banget ini anak
"Cemburu ya?"
"Ya Gak Mungkin lah! Ngapain aku cemburu?" Ini anak bener-bener gila kali ya?
"Terus ngapain telpon jam segini? Kok kamu belum tidur chagi?" Ya ampun dia ngomong apaan sih?!
"SUDAHLAH AKU MALAS BICARA SAMA KAMU!" Ahhh! Lama-lama aku bisa menua dengan cepat kalau dia tinggal disini.
"Ei~ Bentar aku mau bicara."
"Apaan?!" Jawabku jutek
"Katanya Jisoo aku hari minggu sudah boleh pindah ke rumahmu."
"Ok! Nanti aku siapin kamar buat kamu. Tapi isi barang kamu sendiri ya?"
"Neee... Jeonghan agassi. Kalau bawa cewek ke rumahmu boleh gak?" WHAT THE?!
"Terserah!" Aku sudah bener-bener males ngomong sama kamu.
"Ya sudah. Sampai ketemu besok disekolah baby~ Jaljayo nae sarang!"
"Eung jalja."
Mati kau Choi Seungcheol! Mati kau! Anak itu suka banget sih ngerjain orang. Gak dulu gak sekarang sama saja. Bikin kesel saja. Dasar kepedean tuh anak padahal Choi ajjushi gak seperti itu, Choi ajjumah juga gak seperti itu, hyungnya juga. Terus dia anak siapa?
Sudahlah mending aku siap-siap buat sekolah lalu tidur. Ngantuk banget, mental juga capek lagi. Aku ke kamar adikku untuk memastikan kalau dia sudah tidur. Lalu aku kekamar dan tidur.
Jeonghan POV END
Jisoo POV
Lucukan cerita mereka? Hahahaha! Apalagi yang waktu di Lotte hahahaha! Mereka berdua cocok ya? Hehehe... Lain kali aku ceritakan yang menurut Seungcheol yaaaa... Aku pergi kencan dulu dengan kudaku! Annyeong~
Note:
Annyeong~ Gamsahabnida buat review , fave dan following nya ❤(ӦvӦ。)
Tgl 25 SVT comeback! Yay! Manse! Jeonghan eomma tambah cantik ya? Kkkkk...
Review juseyou~ kritik+saran selalu aku terima (^・^) Gamsahabnida readernimdeul
Saranghae ٩( ε )۶
