Asrama Yeongshin adalah sebuah asrama yang berisi siswa dan siswi yeongshin senior high school, disana terdapat dua asrama dalam satu bangunan. Yaitu, asrama perempuan di lantai atas dan asrama pria dilantai bawah, asrama putri mempunyai ketua asrama yaitu lee sungmin dan asrama pria memiliki ketua asrama yaitu cho kyuhyun.

Mereka penghuni asrama yeongshin mempunyai teman baru yang akan menempati asrama itu. Yaitu xiu luhan. Luhan adalah sesosok perempuan berparas cantik bak boneka yang berasal dari cina, ia melanjutkan sekolah di korea dengan harapan bisa mempunyai teman banyak, ia mempunyai sikap yang polos karena saat dicina ia belajar dengan home schooling karena ayahnya tidak ingin anaknya terjun kedunia bebas, tetapi karena melihat anaknya sering murung sebab hanya mempunyai teman huang zi tao, ia mengijinkan anaknya itu bersekolah seperti anak-anak lain dengan syarat ia harus bersekolah dikorea, dan bersekolah di sebuah sekolah milik sepupunya yang tinggal dikorea, serta tinggal di asrama yeongshin agar bisa dipantau oleh lee sungmin yang notabenya adalah anak dari sepupunya.

Saat kedatangan luhan dikorea, sehun dibuat terpesona oleh paras cantik luhan, tapi semenjak insiden luhan telanjang dia menjadi takut kepada luhan alias takut memakan luhan, luhan sudah menyukai sehun saat pertama kali bertemu Karena sehun adalah teman pertamanya dikorea.

-0-0-0-0-

"sehunnie~ bangunkan luhan untuk sarapan pagi"suruh sungmin nuna yang sedang memasak untuk sarapan dan dibantu oleh kyungsoo yang saat itu sedang memotong bawang merah "aniyaa~ aku tak mau"tolak sehun cepat

"Ck yasudah, nuna akan memanggil kai untuk membangunkan lu-"

"TIDAKKK~! Aku yang akan membangunkan luhan"sehun segera beranjak menuju keatas, menuai tatapan bingung dari sungmin

"mana mungkin mengijinkankan si Kai mesum iuh itu bangunin luhan, yang ada nanti luhan digrepe-grepe ama si Kai gegara luhan yang suka telanjang kalo tidur " gerutu sehun kesal

"YA Luhan bangun!"sehun menggedor-gedor pintu kamar luhan dengan tidak sabar

Cklek, pintu terbuka, menampilkan luhan dengan tubuh yang sudah terbaluti seragam

"Eh kau memakai baju?"sehun menatap luhan bingung

"tentu, kau ingin aku bertelanjang kesekolah eoh? Otak mesum kau! Ck dan tak perlu menggedor-gedor pintu kamarku. Berisik! "luhan menatap sinis sehun lalu berjalan menuju kebawah dan dengan sengaja menyenggol bahu sehun yang saat itu terdiam ditempat, sehun hanya menatap kepergian luhan dengan dahi yang mengernyit

"Kenapa Luhan Tiba-tiba berubah? Dimana si luhan polos itu"gumam sehun pelan yang hanya bisa didengar oleh telinganya saja

-'-'-'-'-'-'-'

Sehun menatap luhan yang duduk berhadapan dengannya sedang menyantap ayam goreng dengan lahap, luhan makannya sangat rapih, tidak ada satupun nasi yang berantakan dipipinya seperti luhan yang kemarin, tak ada sikap manja kepada sehun, yang ada sikap dingin kepada setiap orang dimeja makan itu. Hal ini membuat penghuni asrama merasa bingung dengan sikap luhan, kecuali sungmin yang terlihat biasa-biasa saja.

"aku selesai, aku berangkat"luhan mendorong piringnya kedepan lalu berdiri sambil menyampirkan tas selempangnya

"kau tidak berangkat dengan sehun?"kyungsoo menatap luhan bingung, yang dibalas dengan tatapan datar luhan

"tidak"singkat, padat, jelas yang langsung kena dihati sehun, sehun menatap kepergian luhan dengan tatapan terluka dan bingung menjadi satu 'luhan kenapa sih'batin sehun

"kalian pasti bingung ada apa dengan luhan"sebuah suara mengalihkan perhatian itu menjadi kesosok yang tak lain adalah sungmin

"Dia Alter ego, sekarang dia akan menjadi luhan yang dingin, dan besok akan menjadi luhan polos"sungmin mengumpulkan piring-piring kotor

"kenapa bisa begitu?"Tanya sehun penasaran

"Entahlah, tapi itu adalah alasan kuat ayah luhan melakukan home schooling untuk luhan waktu dicina, kalian tau ? kalian harus berhati-hati dengan luhan yang dingin, dia bisa saja menghilangkan nyawa kalian jika kalian melakukan sesuatu yang tidak disukai kepadanya"

Sehun berkeringat dingin dibuatnya, 'apalagi ini, setelah luhan polos, sekarang luhan yang dingin'batin sehun

'-'-'-'-'-'-'

Sehun menjauhkan tempat duduknya dari luhan saat anak itu mengeluarkan sebuah pisau lipat dari saku bajunya dan memainkan dengan diputar-putar dimeja, sehun menatap hal itu ngeri

"luhan, bisa kah berhenti memainkan pisau itu?"

Luhan berhenti, lalu menatap sehun tajam, mereka terdiam sesaat sebelum sebuah seringaian luhan yang membuat sehun bergidik, luhan mengambil pisau lipat itu dari meja lalu menempelkannya kedada sehun, nafas sehun tercekat

"Sehun bisa kah kau diam? Atau… "luhan merubah posisi pisau lipat itu menjadi diperut sehun

"pisau lipat ini akan menusuk perutmu, cusss"luhan menekan perut sehun dengan jarinya, membuat sehun menjerit tertahan, luhan tertawa senang melihatnya, luhan bangkit dari duduknya dan menaruh pisau lipat itu kembali kesakunya, lalu berjalan keluar kelas

"hei luhan kau mau kemana? Sebentar lagi pelajaran akan dimulai"tegur kai yang berpaspasan dengan luhan dipintu

"bukan urusanmu"ucap luhan tampa menatap kai dan tetap melangkah kan kakinya keluar kelas

'ck dasar kepribadian ganda'batin Kai

'-'-'-'-'-'

Sehun tidak focus belajar sejak kejadian tadi, dia sangat bersyukur luhan membolos pelajaran pagi ini, ia tidak ingin mati terduduk dibuatnya, bel istirahat menggema di seluruh penjuru sekolah, murid-murid termasuk sehun yang bersama kai segera menuju kantin. Sesampai dikantin sehun segera mengantri untuk mendapatkan jatah makanan, tetapi langkah sehun terhenti saat melihat luhan yang juga berada diantrian itu.

"kai! Kau saja yang mengantri aku yang mencari tempat duduk"ucap sehun yang lalu pergi menuju salah satu meja, membuat kai berdecak sebal, tapi tetap melakukan apa yang dikatakan sehun

Sehun menunggu kai dan sekali-sekali melirik luhan yang saat itu terlihat mencari tempat duduk, tatapan luhan dan sehun saling bertemu dan sehun yakin ia melihat luhan memasang seringaian kepadanya, badan sehun menegang saat luhan berjalan kearah mejanya dan duduk didepannya

"k-kenapa kau duduk disini?"sehun bertanya dengan nada terbata

"makan"jawab luhan santai, sambil memakan makananannya

"Sehun ini maka- Oh! Hei luhan! Kau makan bersama kami juga?"pekik kai heboh, yang dibalas lirikan singkat oleh luhan, kai mendudukan dirinya disamping sehun, setelah menaruh makanan dimeja

"kalian tadi berbicara apa? Sepertinya seru melihat ekspresi sehun tadi"kai masih bersemagat berbicara, membuat luhan berdecak sebal dan membanting sendok makannya

"bisakah kau diam? Mulut busuk mu ini, membuat napsu makanku hilang! Dan membuataku ingin membunuhmu dengan memotong-motong tubuhmu menjadi beberapa bagian dan menjahit bibirmu lalu menarik benang itu sehingga bibirmu tak berbentuk"kai syok dia terdiam ditempat mendengar ucapan luhan, dan sehun terlihat menutup mulut menahan dirinya untuk tidak memuntahkan makanan saat mendengar perkataan luhan, luhan bangkit dari tempat duduknya dan pergi dengan wajah datar seakan tidak terjadi apa-apa

"lebih baik kau tidak banyak berbicara dengan luhan yang dingin kai"ucap sehun setelah berhasil menelan makanannya, kai tidak menyahut, dia masih kaget dengan ucapan luhan yang frontal

Sehun hanya mengehela nafas melihat tingkah kai

T.B.C

Haiii aku chap 3 nya udh di updet ni, maaf ceritanya makin gaje, sumpah ini ide tiba-tiba keluar dari otakku dan tanganku gak bisa dihentikan untuk menulis ff ini xD jadi mohon review nya jika ingin dilanjut, PLEASEEE