Chapter 2 : Meet Copy Cat!
Endless Love © Asia Tetsu
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kuroko No Basuke © Fujimaki Tadoshi,
.
.
.
.
.
.
.
.
Kuroko Tetsuya X OC (Readers/You) Sligth You x Kiseki No Sedai/Himuro Tatsuya
.
.
.
.
.
.
Rate : T
Genre : Romance, Sport, School Life, Comedy (Maybe), And Many Other!
Warn: Banyak!
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Chapter 2 : Meet Copy Cat!
Di sekolah SMU Seirin, Terlihat ada yang tak biasa disana. Semua murid-murid melihat keluar jendela kearah lapangan sekolah. Suara berisik dari murid-murid, Kagami dan Kau yang baru saja datang akhirnya ikut penasaran dan melihat keluar jendela,
"ada rebut-ribut apaan nih?" ucap Kagami. Kau menggeleng kepala Mu, kembali menoleh keluar jendela, bibir tipis Mu terulas senyum tipis,
Ternyata ada sebuah tulisan di atas tanah seukuran lapangan sepak bola yang tertulis, K
MENJADI NOMOR SATU DI JEPANG.
Kagami dan Kau tersenyum melihatnya, Kau dan kakak Mu seperti sudah tahu siapa yang membuat tulisan itu, Kau melirik kearah Kuroko yang duduk di kursinya sambil membaca buku, seakan tidak tahu apa yang terjadi. Kau terkekeh kecil, "Dasar."bisik Mu tersenyum kecil dan kembali berjalan ketempat duduk Mu.
di kelas lain, seseorang gadis manis berRambut coklat pekat pendek yang sedang duduk manis dan bibir tipisnya mengucap sesuatu,
"sepertinya hal menarik akan segera terjadi," ucap Aida tersenyum penuh keyakinan yang ada di ruang kelasnya.
Di Ruangan Ganti terlihat pemain Team seirin berkumpul, Dimana Kau dan Aida, Kalian berdua sedang membeli kebutuhan bulanan Team jadi tidak berada disana,
"Hah? Ini…majalah basket bulanan."Ucap Hyuga memegang sebuah majalah olahraga, Semua yang ada disana langsung melir
"edisi ini membahas saat Kuroko masih di Teikou kan?"tanya salah satu mereka,
"setiap pemainnya di bahas satu-persatu. Emm Kuroko…tidak ada?" ucap Hyuga yang sudah memeriksa demi lembar majalah tersebut untuk mencari artikel tentang Kuroko.
"padahal kau anggota keenam, memangnya mereka tidak mewawancaraimu?" ucap Kogenai pada Kuroko yang kebetulan ada disitu.
"mereka melakukannya, tapi sepertinya mereka melupakanku." Sahut Kuroko tanpa beban, dan sepertinya ucapan nya belum selesai,
"sakiiit~…."pekik koganei menangis,
"selain itu aku berbeda dengan mereka berlima, mereka adalah pemain yang benar-benar berbakat. " ucap Kuroko lagi.
Brakk! Tiba-tiba seseorang datang memberitahukan sesuatu..
"dia sudah datang! coach sudah kembali! Kita akan melakukan latih tanding!" ucap kawahara dengan penuh semangat.
"dengan siapa kita kan bertanding?"tanya Izuki melirik kawahara,
"aku masih belum tahu. Tapi, entah kenapa dia melompat-lompat kegirangan."
"MELOMPAT KEGIRANGAN?!"Hyuga terlihat kaget sendiri dengan ekspresi anehnya. Sementara anak kelas satu menatap Kapten nya heran,
Sementara itu terlihat Aida memang sedang melompat-lompat kegirangan dan bersenandung kecil melalui koridor menuju ruang klub basket.
"semuanya bersiaplah, kalau dia melompat-lompat kegirangan , berarti lawan kita kali ini sangatlah tangguh." Ucap Hyuga dengan wajah seriusnya.
Tap, Tap, Tap.
Di Depan Gerbang Sekolah Seirin, Terlihat pemuda bersurai kuning cerah sepertinya bukan dari sekolah itu karena memakai seragam sekolah yang berbeda. "aaahh, disini rupanya Seirin?. Sekolah baru memang hebat, masih bersih dan terawat." Ucap orang tersebut sambil menatap kearah gedung sekolah.
"hidoii~, Riko-senpai meninggalkan ku sendirian di supermaket."Decak Mu sebal, tangan Mu berisi kepentingan Team Mu, Kau hanya mendengus sebal
Kau berjalan kearah Gedung sekolah Mu, Bibir Mu melempar sumpah serampah untuk kakak Kelas Mu yang satu itu, tanpa melihat didepan ada pemuda bersurai kuning itu,
BRUK!
"ahh, gomen-ssu! aku tidak melihat Mu,"Ucap Pemuda bersurai Kuning membantu Mu berdiri dari Jatuh Mu,
Kau menggeleng Kepala Mu kecil dan tersenyum kecil, "iie, aku tidak apa-apa Kise Ryouta-san."Kata Mu tersenyum simpul kearah Pemuda bersurai kuning cerah yang bernama Kise Ryouta yang terkejut saat Kau mengetahui Nama Mu.
"Kau tau Nama ku-ssu!?" Tanya Kise menatap Mu dengan Raut terkejut, Kedua Sudut bibir Mu sedikit tertarik dan membentuk Seringaian yang tipis,
"Hehh, Siapa yang tak kenal Kau.. Kise Ryota-san.. Kau adalah Salah satu Anggota Kiseki No Sedai.. Yang memiliki Kemampuan Meniru Gerakan Seseorang Sekali melihat atau disebut Copy Cat. Dan Kau.." Jeda Mu, Kau melihat Kise yang melihat diri Mu dengan Serius, Sudut Bibir Mu semakin tertarik. Seringaian mengerikan Mu itu semakin melebar.
"...Dan Kau memasuki Dunia Basket saat Kelas Dua SMP, Kau tertarik bermain basket Karena melihat Anggota Kiseki No Sedai lainnya yang bernama Aomine Daiki sedang bermain." Lanjut Mu menyeringai, Raut Wajah Kise yang tadi serius memudar, Sudut bibir Kise tertarik keatas membuat seringaian kecil.
"Sugoi, Analisa Mu sangat Tepat seperti Momoi-cchi." Kata Kise melihat Mu yang tersenyum tipis.
"Tidak-tidak, Dia itu lebih Hebat Dari pada aku yang payah Ini." Ucap Mu merendah, Kau menatap Kise dengan serius ehh, Tunggu.. Kondisi Kesehatan nya Kurang baik? Tingkat Kesehatan nya Sedikit Menurun.
Kise yang melihat Mu seperti itu, semakin heran. ".. E-etto, Daijoubu Ka?" Tanya Kise Gugup. Kau menggeleng kecil.
"Iie, Daijoubu... Ohya Ryouta-san Setelah Kau dari sini sebaiknya Kau minum Obat untuk menyembuhkan Flu Mu, Tidak Baik. Jika Kondisi Mu seperti Itu. Kalau Kau bertanding Nanti Kau kondisi Mu akan Melemah dan Kau akan menyusahkan Team Mu." Ucap Mu Menasehati Kise, Bibir Mu mengulas Senyum Manis. Pemuda
Bersurai Kuning cerah menatap senyum Manis Mu hanya terpatung senjenak dengan wajah bersemu, Dia menyadari sesuatu, Bagaimana Kau tau jika dia sedang Flu?!
"Ch-chotto Matte. Bagaimana Kau tau Jika aku sedang Flu -ssu?!" Pekik Kise terkejut, Kau menggaruk Tengkuk Mu yang tidak Gatal dengan gugup.
"Ia, aku melihat Kesehatan Mu yang sedikit menurun." Jelas Mu tertawa canggung, Iris Salju Mu melirik kearah Kise yang menatap Mu serius, Seperti Kau adalah Bom yang akan meledak kapan saja.
"Kau.. Bisa melihat Kesehatan Ku-ssu?" Tanya Kise lagi, Kau mengaguk dan tersenyum tipis.
"H-ha'i. Aku hanya bisa melihat Skill, Tingkat kesehatan, dan Tingkat Stamina.." Jawab Mu, Tangan Kanan Mu mengambil Kantung Plastik ukuran sedang yang ada di Sebelah Kaki Mu. Dan. Jujur Saja. Kau harus pergi dari sini, Bila tak mau diceramahi oleh Kakak Mu itu karena terlambat.
Kise terdiam mencerna Jawaban Mu, Seulas Senyuman Lebar tercipta di Wajah Kise, "ne, Nama Mu siapa? Aku berbicara dengan Mu tidak tau Nama Mu-ssu." Ucap Model Muda ini menggaruk Pipi nya dengan jari telunjuk.
"Watashiwa Kagami (Name) Yorushiku," Saut Mu tersenyum manis,
'Sudah Ku duga, Dia... Adalah gadis itu.'
Kise mengaguk dan tersenyum lebar, "Ha'i, Yorushiku Ka-"
"Sumimasen, Panggil Aku (Name), Nanti Kau akan repot Memanggilnya Nanti."Potong Mu, Kise yang mendengar perkataan Mu tersentak dan mengernyitkan Dahinya bingung.
"Apa Maksud Mu?" Kise menatap Mu heran, Kau menggeleng kecil dan tersenyum tipis.
Kau mulai melangkah mendekati Kise yang masih heran dengan perkataan Mu, "Tidak Usah di Fikirkan. Aku harus pergi dulu. Ryota-san."Kata Mu melenggang Pergi meninggalkan Kise, Tetapi ada Tangan Kekar itu menggegam Tangan Mu.
"Chotto, Apa Kau Manager Team Basket sekolah Ini?"
Pertanyaan Ini, Pertanyaan yang membuat Mu ingin Menyeringai Lebar, Kau tersenyum Tipis, "Entahlah, Aku harus pergi dulu Ryota-san. Mungkin Besok Kita akan bertemu Lagi." Ucap Mu melepaskan Tangan Kise dari pergelangan tangan Mu.
"Jaa~ Ryouta-san." Kau pergi meninggalkan Kise, Tangan Kanan Mu terangakat menandai salam Perpisahan untuk Kise dan kemudian kembali berjalan kearah Gedung Utama Sekolah. Iris Topaz madu itu memandangi Mu yang sudah menjauh darinya.
"Kalau ... Dia menjadi benar-benar Manager Team basket ini, Aku harus lebih berhati-hati."
"Hahh." Kau menghela nafas kesal, Aura membunuh mencengkam menguar dari tubuh Mu, Bagaimana Tidak kesal. Ia di tinggal oleh Aida, Dan sekarang Ia di suruh oleh Megi-sensei untuk menaruh Kertas yang berisi Tugas Journalist keruangan Klub Journalist yang sangat Jauh dari Gyminasium. Kedua Tangan berisi Kantung besar dan tumpukan Kertas yang tebal. Kenapa Megi-sensei tidak peka, Jika ia itu sudah terlambat masuk Gyminasium, Dan. Chotto, Kenapa Kise Ryota ada di Seirin High? Ahh. tentang Kise itu, Mungkin dia ingin bertemu Kuroko dan mengajak Kuroko memasuk Team nya.
Drrt. Drrt. Drrt. "Sekarang Apa Lagi?!"Pekik Mu kesal, Kau mengambil Ponsel Mu yang bergetar di dalam Saku Rok Mu.
Kau melihat layar Ponsel Mu, Nama Itu terpajang di layar ponsel Mu dia menelphone Mu. Seulas senyum tipis terukir dari sudut bibir Mu, Klik. Kaupun mengangkat Panggilan di ponsel itu. "Moshi-moshi, Heika?"Sapa Mu riang,
"Hm, Bagaimana Kabar Mu Gami?!"Tanya Suara Seseorang Gadis yang di Ponsel Mu, Suara Dingin tetapi terkesan Lembut dan Khawatir terdengar dari Suara itu.
"Hiee. Shizu Heika, Dengar.. Jangan panggil Dengan Sebutan itu. Dasar.."Dengus Mu sebal, Suara kekehan terdengar dari telinga kanan Mu, Kau kembali mendengus.
"Ha'i.. Maafkan Aku (Name). Jadi Kau baik-baik Saja, Ku dengar dari Mayura Kau menjadi Manager?!"Kata Shizu , Kau tercekat mendengar ucapan Shizu.
(( YOUR POV ))
Aku menghela Nafas dengan perlahan, Aku tak menyangka Kana memberi tahu itu semua kepada Heika, menyebalkan sekali. "Iaa, Begitulah, Aku ingin membantu Taiga dan Tetsuya-kun.."Ucap Ku lemah.
"Apa?! Maksud Mu Kuroko Tetsuya?!" Aku terdiam, Kenapa? Kenapa, Heika tersentak seperti itu? Apa ada yang salah dengan Tetsuya-kun, Apa ada yang salah Jika aku bicara seperti itu, Ugh! Kepala Ku terasa Pening, Kenapa.. Sahabat Lama Ku dan Keluarga Ku, Selalu menutupi apa yang terjadi kepada diri Ku, dan Tetsuya-kun.. Menyebalkan.
"Iya, Memang kenapa Heika?!"Tanya Ku, Hening. Di Ponsel Ku hanya terdengar helaan Nafas dari Heika, Kuso! Aku benci ini.. Sangat.
"Tidak."Jawab Heika singkat.
"Kalau Begitu.. Apa yang ingin Kau bicarakan Heika." Sudahlah, Aku tidak ingin mengurusi itu. Biarkan.. Mereka pasti memberitahu Ku Nanti, Jika Waktu tepat dan Kalau belum memberi tau Ku. Aku yang akan mencari Tau nanti.
"Kau.. Nanti melawan Team Pria Cerewet itu ya."Tanya Heika, Apa Maksudnya Pria Cerewet? Ahh. Aku Tau.
"Sepertinya, Kau punya dendam tersendiri dengan nya Heika. Te-he." Ucap Ku mengejek,
"Begitulah."
Terlihat sebuah pertandingan mini game antara kelas satu dan kelas menguasai bola dan dengan tekniknya, ia mencetak poin dengan Dunk, Semua orang terpengah melihat Kemampuan Kagami, Semua rekan-rekan Team seirin memuji.
"nice shoot!"
Pemuda bersurai kuning tadi terlihat setengah wajahnya dan nampaknya, ia tersenyum kecil saat melihat permainan Kagami tadi.
"menakjubkan! Bisa berbalik arah dan melakukan dunk secepat itu! Dia memang bukan orang biasa!"
"apa mungkin dia sudah bisa mengalahkan Kiseki No Sedai ya?"
"dengan gerakan yang barusan mungkin saja dia bisa mengalahkan mereka! Gerakan seperti itu tidak bisa dilakukan oleh orang biasa! Malahan mungkin saja dia sudah lebih hebat dari mereka!"
Kuroko mengingat saat di trotoar saat ia mengatakan bahwa Kagami yang sekarang tidak akan bisa disejajarkan dengan mereka para Kiseki No Sedai.
"aku memang memang bilang begitu,tapi…" gumam Kuroko kecil.
"semuanya ayo berkumpul!"
"Baik!"
….
"LATIH TANDING DENGAN SMA KAIJOU?!"Hyuga terkejut. Semuanya Pun terkejut terkecuali Kuroko dan Kagami.
"benar. Mereka tidak akan mengecewakan kelas satu juga akan turun dalam pertandingan itu!" jelas Aida dengan penuh semangat walau sebenarnya lawan mereka sangatlah kuat.
"mengecewakan kita? Mereka lebih kuat daripada kita"
"sekuat itukah mereka?"
"klub basket mereka sudah masuk dalam tingkat nasional. Mereka selalu lolos sampai kejuaraan tahun ini SMA kaijou menerima salah satu anggota Kiseki No Sedai, Kise Ryota."Jelas Aida lagi.
"Eh?!"
"Apa?! Salah satu seorang Kiseki No Sedai?"
Kagami terlihat tersenyum puas "tak kusangka aku akan bertanding melawan mereka secepat ini, ini mukjizat. Aku jadi bersemangat!." Gumam Kagami dalam hati.
"sepertnya Kise Ryota juga bekerja sebagai model." Ucap Hyuga.
"beneran?! Gila!" ucap Izuki tersentak
"udah keren, jago main basket lagi!. Enak banget dia!" tambah Kogenai.
"Baka." gumam Aida melihat Pemainnya seperti itu.
Kagami menoleh ke Kanan-ke kiri, Ia baru sadar kalau dari tadi tidak melihat adik manisnya, "E-etto, Coach. Dimana (Name)? Aku tidak melihat nya Dari Kau sampai? Bukan nya Kau dan Dia pergi bersama?!"tanya Kagami panjang Lebar, Aida yang mendengar pertanyaan Kagami, langsung tertawa canggung, Semua Pemain Team Seirin mengaguk menyetujui pertanyaan Kagami, Benar juga. Mereka tidak melihat Manager mereka.
"Hahahah. Aku meninggalkan nya Di supermaket tadi, karena aku sangat senang sekali, kalau Kita akan melawan Kise-kun ." Jawab Aida tertawa canggung, Semua yang melihat itu langsung Sweatdrop.
"Ehh?!"
Aida mellihat sekumpulan siswi berkumpul di gedung sedang mengerumuni seseorang untuk minta tanda tangan.
"Hah?! Apaan nih?!"
"kenapa tiba-tiba banyak orang yang berkerumun disini?"
"aaah~, aku tidak bermaksud hal seperti ini terjadi" ucap orang asing yang telah membuat para siswi berkumpul tersebut.
"dia kan…" gumam Hyuga.
"apa yang sedang dilakukan Kise Ryota disini?" gumam Aida yang mengenal orang tersebut yang tak lain Kise Ryota.
"salah seorang Kiseki No Sedai ada disini" gumamnya lagi dalam hati.
"Lama tak bertemu." Sapa Kuroko kepada Kise.
"lama tak bertemu juga," Kise menyapa balik, bibir tipisnya terukir senyuman.
"Kise Ryota,.." gumam Hyuga terkejut melihat Kise.
"maaf, begini, sebenarnya, E-etto maukah kalian menunggu 5 menit?" ucap Kise pada para siswi.
.
.
.
"HUP~"
Kise melompati pembatas lapangan dan kursi penonton.
"a-ada urusan apa kau kesini?" Tanya Hyuga kepada Kise.
"yah, karena lawan kami berikutnya adalah Seirin dan kudengar Kurokocchi juga ada disini jadi aku datang untuk menyampaikan salam. Saat SMP kita berdua teman dekat Loh," Seru Kise bangga.
"Perasaan biasa aja deh." Saut Kuroko datar.
"hiii….Hidoii ssu~! Uhuhu" Kise menangis buaya.
"Kise Ryota. Sepertinya dia mulai main basket saat kelas 2 SMP, kemampuan fisik serta permainannya yang luar biasa membuatnya dengan mudah masuk dalam tim inti di Teikou. Walau pengalamannya masih jauh dibawah keempat anggota lainnya, ia adalah pemain all-rounder yang sangat cepat beradaptasi." Jelas salah satu anak kelas satu yang membaca artikel di majalah.
"baru main dikelas dua?!" Hyuga terkejut.
"yah, sebenarnya..menurutku artikelnya sedikit agak berlebihan. Memang aku juga senang disebut sebagai Kiseki No Sedai, tapi akulah yan paling lemah diantara mereka itulah, aku dan Kurokocchi selalu di ganggu oleh lainnya."Jelas Kise.
"perasaan aku enggak deh." Sahut Kuroko.
"uwaa…Eh? Jadi Cuma aku ?"Pekik Kise tersentak.
"!"
BUK!
Tiba-tiba bola basket melesat kearah Kise namun dengan mudah dan cepat Kise menangkapnya.
"aduh! Apaan sih?" ucap Kise kesal.
"Kagami!" seru Aida pada Kagami yang ternyata melempar bola itu kearah Kise..
'Kagami?! Oh maksudnya Dia, aku mengerti!'
"maaf mengganggu reuni kalian, tapi mana mungkin kau kemari hanya untuk mengucapkan salam bukan? Ayo bertanding denganku sebentar, Ikemen?"Seru Kagami mennatang Kise utuk bertanding one on Kise.
"hah? Memangnya siapa yang berpikiran begitu? Kalau begitu yang barusan,…emmmh oke baiklah! Aku juga ingin membala perbuatanmu yang barusan." Kise menjawab tantangan Kagami dan melemparka bolanya kembali pada Kagami.
"dasar dia itu…" gumam Aida pasrah.
"mungkin ini bisa gawat." Kuroko tiba-tiba ada disamping Aida.
"Eh?"
"Huahh.. Ramainya." Iris Mata Mu terbuka lebar melihat kerumunan siswi-siswi di pintu Gym, Kau menghela Nafas pasrah. Benarkan tebakan diri Mu. Kise bertemu dengan Kuroko.
"Kagami-chan.. Gawat?!"Seru Gadis yang berlari kearah Mu, Kau menautkan Alis Mu, Gadis itu menggoyang-goyang kan Bahu Mu, Sebenarnya Gadis ini, Sudah di bilang, Jangan memanggilnya dengan Marga Mu. Tapi, Bilang dia sudah nyaman memanggil Mu dengan Marga.
"Yuu, ada apa?!" Tanya Mu menepuk pipinya, Gadis yang bernama Harui Yuu,
"Kagami-kun.. Ia mengajak One-on-One Kise Ryouta.." Jawab Harui, Iris salju Mu terbelalak lebar, Kaupun berlari kearah Pintu Masuk Gym di ikuti Harui. Aura membunuh keluar saat Siswi-siswi menghalangi jalan Mu,
"Bisakah kalian minggir dari sini.. Apa kalian tidak punya kerjaan hehh?!"Ucap Mu menyindir siswi-siswi, Semua siswi memandangi Mu tak senang.
"Memang Kau juga untuk Apa kemari?"Pekik Salah satu siswi. Kau pun menyeringai iblis kearah siswi yang berbicara seperti.
(Your Pov)
"Hmm?, Aku kemari ingin MEMBUNUH Idola Mu." Tukas Ku menyeringai, Terkutuklah. Siswi-siswi menyebalkan. Kau telah membangunkan setan di dalam diri Ku.
"Kagami-chan. Kau berlebihan." Bisik Yuu kepada Ku. Aku hanya menghela Nafas kecil. Mungkin ucapan Yuu benar, tatapan horor dari siswi-siswi menyebalka itu tertuju kepada Ku.
"Baiklah. Maafkan aku. Bisakah kalian menyingkir dari sini. Aku manager Team basket ini. Ingin masuk." Ucap Ku halus. For God's Sake. Aku ingin sekali membentur kepala Ku ke tembok. Bagaimana, bisa aku melakukan seperti itu. Ohh God's Kill Me Now!
Mereka baru mengizinkan Ku masuk, Ahh. Masa bodo. Imageku turun atau apalah, yang penting melihat perbuatan kakak ku yang bodoh menantang Ryouta. Aku pun Masuk ke ruangan Gym, Aku berlari ke arah Tetsuya-kun dan Riko-senpai. Meninggalkan Yuu sendirian.
"Senpai, Tetsuya-kun. Sebenarnya ada apa?!" Tanya Ku. Riko-senpai dan Tetsuya-kun tersentak melihat Ku ada disebelah Mereka. Riko-senpai menceritakan apa yang terjadi. Aku mengerti. Sudut bibir Ku terlukis seringaian Tipis. Aku tahu Kakak Ku yang bodoh ini akan kalah telak.
Permainan-pun dimulai, Kagami berposisi pertahanan sedangkan Kise mendrible bola. Dengan wajah penuh keyakinan keduanya terlihat sangat menikmati permainan tersebut. Mata tajam Kise mulai bergerak, Kagami terkecoh dengan gerakan Kise. akhirnya Kise berhasil melewati Kagami dengan sangat cepat. Kagami mengejar Kise seakan tak akan membiarkan Kise memasukkan bola. Dan, yang mengejutkan ialah, baru saja Kise meniru gerakan Kagami saat berlatih tadi. Gerakan memutar dengan cepat untuk membuat lawan lengah dan dengan cepat melakukan dunk hingga akhirnya Kise berhasil memasukkan bola dalam ring basket, hanya saja terlihat Kise lebih menguasai teknik itu. Kaupun melihat itu hanya tersenyum tipis.
Aida yang sadar akan hal itu menjadi terkejut,
"dia itu, bisa meniru gerakan dan permainan yang baru ia lihat." Ucap Kuroko melihat permainan Kise.
"apalagi level permainannya itu, jelas di atas gerakan Kagami-kun barusan!" ucap Aida dalam hati.
"mustahil! Dia melakukan persis sama seperti yang aku lakukan! Sial! Jangan seenaknya!" ucap Kagami dalam hati.
Kise hampir memasukkan bola kedalam ring namun Kagami tidak menyerah. Ia mencegah bola masuk dengan melompat untuk menepis bola di tangan Kise.
"Kagami juga hebat!" ucap Kawahara melihat Kagami yang ingin menepis bola dari tangan Kise.
"Kau salah Koichi-kun. Taiga-nii tidak akan Kuat menahan bola itu."Saut Mu.
"Ehh?!" semua orang melihat Mu bingung, Kaupun tersenyum tipis dan menyuruh mereka melihat apa yang terjadi.
Namun, di luar dugaan, Ucapan Mu benar. tangan Kise ternyata lebih kuat. Kagami tidak berhasil menahan bola dan akhirnya bola masuk ke dalam ring.
"Kau benar. (Name)-chan.. Daya Analisa Mu sangat Tepat.." Ucap Aida melirik Mu.
"Daya Analisa Ku tidak seperti Kau bilang Riko-senpai."Saut Mu, Kau pun beranjak dari tempat duduk Mu kemudian mendekati Kakak Mu.
"dia lebih cepat! Lebih kuat dari aku!" gumam kagami yang kemudian terjatuh dilantai setelah gagal menghentikan Kise.
"inikah Kiseki no sedai? Kuroko temanmu itu terlalu hebat."
"Aku tidak mengenal orang itu."Saut Kuroko serius.
"Hah?"
"sebenarnya, aku juga meremehkan dia tadi, tak kusangka hanya dalam beberapa bulan Kiseki no sedai berkembang lebih pesat dibanding yang kuperkirakan." Ucap Kuroko dengan wajah serius.
"Hmhh, Cuma segini doang ya," ucap Kise yang terlihat kecewa.
"Hah?"
"setelah dikecewakan seperti ini, mana bisa aku langsung pulang hanya dengan mengucapkan salam."Ucap Kise.
Prok. Prok. Prok.
Sebuah tepukan tangan menggema di ruangan Gym lebar ini. Semua orang menoleh kearah suara tepukan itu. Termasuk Kagami, Kuroko dan Kise. Ternyata Kau yang sedang tersenyum manis kearah Kise yang terkejut.
"Hahh. Kau.. Emhh. (Name)-san.."Seru Kise tersenyum lebar.
"Ha'i.. Maaf, Kakak Ku bertingkah konyol kepada Mu. Ryota-san.." Ucap Mu tersenyum manis dan membantu Kagami bangun.
"Hahh, Tidak apa-apa (Name)-san." Model muda ini menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.
Senyuman Manis mu berubah menjadi seringaian lebar. "Bagaimana, Jika kita One-On-One, sebagai permintaan Maaf Ku karena Kakak Ku telah membuat Mu kecewa." Ucap Mu, Semua yang mendengar ucapan Mu terkejut Termasuk Kagami, dan Kuroko.
"Hmm. Bagaimana ya?! Baiklah.. Jika Kau memaksa.."Ucapan Kise membuat semua kembali tersentak. Senyuman Mu semakin lebar mendengar ucapan Kise. Kau dan kise berjalan ke tengah lapangan.
"(Name)..." Panggil Kagami, Kau menoleh kepala Mu dan melihat Kakak Mu yang menatap Mu khawatir.
"Daijoubu.. Aniki.." Ucap Mu tersenyum kecil.
Kuroko melihat Kagami yang khawatir dengan diri Mu. "ada apa Kagami-kun?!"tanya Kuroko kepada Kagami.
"Iie.. Aku hanya khawatir." 'Iyaa.. Khawatir dengan keadaannya nanti..' lanjut nya dalam hati.
Kuroko mengaguk mengerti, kembali melihat Kau dan Kise berada di tengah lapangan untuk bermain.
Bunyi Pluit terdengar dari Aida, Kau dan Kise berada di posisi. Bola di lemparkan keatas, Kau dan Kise melompat untuk mendapatkan bola itu,
"Lompatan (Name).. tinggi juga... hampir menyamai Kise."Pekik Koganei melihat lompatan Mu.
'Shitt! Tidak sampai.'Gumam Mu dalam hati, Saat Kise sudah mendapatkan bola,
'Apa yang di fikirkan nya? Atau.. Aku salah orang?!' Tanya Kise dalam hatinya. Kise berada di Depan Ring Mu, Kise menjinjit Kaki dengan cepat ia melompat tinggi.
HUP~
Tanpa di duga, Kau sudah ada di berada di depan Kise, "Doumo. Ryouta."Sapa Mu tersenyum manis, Lengan Kanan nya menahan Bola oranye itu masuk ke Ring Mu.
Iris Topaz Kise terbelalak lebar, 'Sejak Kapan Dia ada di depan Ku.' Seru Kise dalam hati melihat mu tersenyum manis.
"Ryouta.. Jatuhlah.."Bisik Mu di telinga kise.
Brukk!
Dukk!
Kise terjatuh bersamaan dengan bola, Semua siswi berteriak histeris melihat Kise terjatuh, Kau mendecih kecil mendengar teriakan yang memekkan telinga mu, "Berisik!" Desis Mu keras. Semua siswi bungkam seribu bahasa. Kaupun mendarat dan berlari mengejar Bola yang mau keluar dari garis lapangan. Kau berlari dengan cepat untuk mendapatkan Bola.. Tangan Mu menggapai bola itu tetapi tubuh mu hampir terjungkal keluar lapangan. Kaupun berfikir cepat kemudian bola oranye itu, Kau lempar sebelum tubuh Mu keluar dari Lapangan. Kise pun melompat berusaha menghalang bola itu masuk ke ring,
"Kau tidak akan bisa menghalang bola itu.."Seru Mu melihat tangan Kise hampir mengenai bola itu.
Tanpa, di duga bola itu menghilang sekejap Mata. Semua orang terkesiap melihat bola itu menghilang, Kaupun tersenyum kecil setelah terlempar dari lapangan, dan kembali bola nya muncul dari belakang Kise yang melayang kearah Ring Kise. "Kena Kau."pikir mu.
"Apa itu?! Bola nya muncul lagi.."Seru Hyuga.
Srakkk!
Dukk! Dukk! Dukk!
Bola itu dengan mulus masuk ke dalam ring, Semua terdiam termasuk Kagami melihat bola itu masuk dengan mulusnya. Kau yang terlungkepkarena terlempar dari lapangan hanya tersenyum puas.
"D-Dia mencetak Tiga point.."
"He-Hebat.. Dia mencetak angka saat hampir terlempar kelapangan.."
"Itte! Punggung Ku terbentur lantai lapangan," Desis Mu bangkit dari jatuh Mu, Kaupun mendekati Kise yang shock melihat Mu mencetak angka.
Sebuah tepukan lembut terasa di bahu Kise, Kise mengerjap pelan mata nya melihat Mu tersenyum manis,"Come on.. Kise Ryota bangkit Kalahkan aku. Bukan nya Kau punya balas dendam dengan Ku dam teman-teman Ku saat Kalian Kami kalahkan.."Seru Mu. Semua Orang membulatkan Matanya termasuk Kagami, Kau tidak pernah Bicara kalau kau mengalahkan Kisedai. Kau hanya bicara kalau Kisedai memiliki kemampuan yang di luar batas kemampuan manusia. Dan Kuroko juga tak menyangka kalau Kisedai pernah di kalahkan oleh Diri Mu dan Teman-teman Mu. Tapi.. Kapan? Dia tak pernah tau, Jika Kau pernah bertanding dengan Kisedai.
"Hehh. Ternyata Kau gadis itu. Soalnya wajah Mu tertutup saat itu ssu.."Jelas Kise tersenyum lebar, tangan kanan nya mendrible bola. Kau mengaguk dan tersenyum, Kau dan Kise kembali bertanding, Sampai Kau memiliki Skor 27 dan Kise 25 beda tipis, Kau tersenyum terengah-engah tentu saja Melakukan ini tak mudah karena kondisi Mu saat ini memburuk karena saat kecelakan di amerika dulu.
"Aku Kalah." Lirih pemuda bersurai Kuning ini, Rasa perih, Sedih, Kesal. Bercampur aduk dalam perasaan Nya. Kau mendekati Kise yang terduduk dengan perasaan Kacau.
"Dengar Kise Ryota.. Aku Kagami (Name) dan Team ini.. Akan mengalahkan Mu Dan Anggota Kisedai lainnya. Mengajarkan kalian rasa kekalahan.. Aku tau aku bermulut besar tapi Ku percaya pada Team ini bisa menang, mengalahkan diri Kalian yang tak punya rasa Semangat dan Kerja Team.. Dan, Juga kecintaan dengan Basket.." Jelas Mu panjang lebar menatap Kise yang diam mencermati ucapan Mu, Semua hening Melihat Mu berbicara Serperti itu kecuali Team Mu yang tersenyum melihat Mu yang percaya pada mereka, Jika Mereka bisa mengalahkan Kisedai.
"Jadi, apakah Kau sudah tidak kecewa lagi Ryota?.."Tanya Mu tersenyum Manis.
Kise mengaguk dan membalas senyuman Mu dengan senyuman lebar, Kau berjalan ke arah Kagami dan menerima Air Ion dari Kagami.
"Ku rasa begitu, Arigatou.. (Name)cchi."Seru Kise tersenyum.
Kau tersendak air ion mendengar embel-embel aneh dari Kise, Ia berjalan mendekati Kuroko.
"Kurokocchi, ikutlah bersama kami."Ucap Kise lagi.
"HEH?!" semua orang terkejut kecuali Kuroko dan Kau. Kau sudah menebak bahwa Kise akan mengajak Kuroko untuk masuk Teamnya.
"ayo ikut bersama kami. Ayo kita main basket sama-sama lagi." Ajak Kise,
"HAH?!" lagi lagi semua orang semakin terkejut.
"aku ini sebenarnya sangat mengagumi permainan Kurokocchi! Sangat disayangkan kalau kau membuang-buang bakatmu disini. Jadi, bagaimana?" ajak Kise,
Oke. Ucapan Kise yang satu ini membuat Mu geram, Apa maksudnya membuang bakat Kuroko. Kami-sama sabarkan Hamba mu ini, Ingin sekali Kau melempar Kise ke laut, Jadi. Dia meremahkan Team ini. Kuroko melihat Mu geram menepuk kepala Mu, Kau terbelalak Mata Mu melihat senyum lembut Kuroko, Wajah Mu bersemu merah mudar Kepala terasa pening, Senyum itu sangat familliar dari diri Mu.
"aku merasa terhormat mendengar ajakanmu. Tapi maaf, aku harus menolak permintaanmu." Ucap Kuroko sambil membungkukkan badannya hingga membuat semua orang termasuk Kise dan Kau terkejut melihatnya. Tetapi, rasa terkejut Mu berganti senyum Manis yang mengembang.
"cara nolak macam apa itu?!" ucap Izuki melihat Kuroko menolak seperti itu.
"selain itu kau seperti bukan dirimu. Bukankah menang adalah segalanya? kenapa kau tak pergi kesekolah yang lebih kuat?"Ucap Kise bersikeras pada Kuroko. Pemuda bersurai Baby blue juga menoleh kearah Mu dan mengaguk.
"aku sudah berubah dari saat itu. Apalagi aku telah berjanji dengan Kagami-kun. Kami berdua akan mengalahkan Kiseki no Sedai!." Saut Kuroko,
"bercanda seperti ini seperti bukan dirimu saja…" Kata Kise,
"Hahh, Menang adalah segalanya? Aku sangat percaya seperti itu Pendirian Kisedai itu, Dan Sudah.." Jeda Mu tersenyum kecil, Kise menatap Mu serius, Kau mununjuk kuroko dengan jemari Mu.
"Dia bilang bukan?, Tetsuya-kun, dan Taiga akan Mengalahkan Mu dan Kisedai lain-nya, oh iya! , Aku juga bilang seperti itu tadikan Ryouta.."Ucap Mu tersenyum manis, Kise tau bahwa senyuman Mu itu palsu.
"hahaha…" tiba-tiba Kagami sudah berada di belakang Kise, Pemuda bersurai kuning itu melirik kebelakang. "inikah Kiseki no sedai? Mereka sangat kuat! Apalagi masih ada empat orang lagi yang lebih kuat jadi bersemangat!" ucap Kagami sambil tersenyum puas.
"dasar, apa yang kau lakukan! padahal aku baru mau mengatakannya (Name), Kuroko!" ucap Kagami kesal.
"Soalnya Kau lambat Baka Taiga."Ejek Mu di belakang Kuroko, Karena Kau takut di jitak oleh Kagami.
Kuroko melirik Mu dan Kagami hanya tersenyum kecil, dan kembali menatap Kise, Iris biru mudanya memancarkan rasa percaya diri yang dalam. "aku masih tidak mempunyai selera humor seperti dulu. Aku bersungguh-sungguh."
-Tsudzuku-
(A/N) : Gomenne, Baru Update... Maaf jika alur dan semua cerita ini ancur lebur... Hmm..Chapter depan saya akan menambahkan extra scane.. dan terima kasih yang sudah baca dan review.. Arigatou..
please.. kritik dan saran..
Next Chapter : Pratice Match
"Tck! mereka meremehkan kami ternyata!"
"Woah! Dunk yang bagus Aniki!"
"Sumimmasen.. Keliatannya Kami sudah merusak ringnya. Apakah kalian keberatan menggunakan lapangan lain nya?"
"Memang Gemini sedang ada urutan terakhir nanodayo"
"Tetsuya-kun, Dimana Kau!?"
"Sekali-kali.. Jangan melakukan seperti itu lagi!"
"Jaa~ Kagamicchi, Kurokocchi, (Name)cchi!"
(Asia Tetsu)
RnR Please..
