Episode sebelumnya:
"Kau berbicara pada Siapa,Sakura-chan?"Tanya Naruto yang sudah berada di belakangnya.
"Tidak sedang ya!bergumam"jawab Sakura tanpa menoleh.
Naruto berjalan mendekati Sakura.
"Aku mau mengembalikan Bukumu yang tertinggal di Kolong mejamu,Saku-Chan."kata Naruto seraya memberikan Buku berjudul "Refrain".
Sakura langsung mengambilnya,"Terima Kasih"ucanya singkat.
Hening.
"Sakura,ada yang mau aku bicarakan denganmu"akhirnya Naruto bersuara setelah seabad hening(?)
"Hinata menyatakan perasaannya padaku"ucap Naruto kemudia,
Sakura tampak berseri seri.
"O ya?dia membencimu?oh itu sudah pasti,ya kan?'Sakura berseru dengan kencang membuat seisi sekolah menjadi berhenti melakukan aktivitasnya, menatap Sakura Aneh.
"ssst.. aja ,dia tidak membenciku"ujar Naruto.
"Menyayangimu?"
"Bukan"
"Mengasihimu?"
"Tidak"
"menghinamu?"
"Aduh,Salah."
"Lalu apa?"
"lebih dari menyayangi."
Deg!
Entah kenapa dada Sakura terasa Sesak.
"Me-mencintai?"Tanya Sakura berusaha agar suaranya tidak bergetar.
Naruto mengangguk.
"Menurutmu aku perlu menerima nya sebagai kekasih?Atau bagaimana?"Tanya Naruto.
I Want To Dream With You Forever Chapter 2
Sakura duduk Termenung di bangku kelasnya,ia menyesal telah menjadi Sahabat Naruto.
Tunggu!seharusnya ia senang karna Naruto akan berhenti mengganggu hari harinya dan ia bisa mendapatkan hati Pemuda Uchiha itu tanpa ada kerusuhan yang dibuat oleh Naruto.
Tapi...entah kenapa ada sedikit sesak di Hatinya.
Sakura mengelap Air Matanya karna Siswa Siswi mulai memasuki kelas XII-A.
Terlihat Hinata berwajah berseri seri.
"Saku-Chan!"Sapa Hinata.
Sakura menengadahkan pandangannya ke arah Hinata yang menghampirinya.
"Tebak"Ucap Hinata riang.
"Apa?"tanya Sakura lesu.
Disclaimer:Kishimoto Masashi
Rated:T
Genre:Romance/Friendship
Title:I Want To Dream With You Forever:Kencan?
Pair:Sakura H.& Naruto U.
Sedikit mirip dengan Novel Winna Efendi-Refrain
Warning:OOC,OC,abal,jelek,dan warning lainnya
Maaf baru mempublish Chapter 2 sekarang,soalnya Modemnya kemarin Habis,jadi harus diisi dulu,Sekali lagi Maaf ya?
Don't Like?Don't Read!
Simple And Practical!
Enjoy It!
"Baiklah,Kalau Sakura-Chan tidak bisa akan memberitahunya -Kun tidak menerimaku,jadi aku malah di tembak oleh Sasuke"ucap Hinata panjang lebar.
"Iya sejak kapan kau menjadi Tukang Pamer?"ucap Sakura sedikit kesal.
"Kok kamu kayaknya nggak suka banget lihat temannya bahagia?kamu iri ya?"ujar Hinata kesal.
Sakura terdiam.
"Enggak,aku Cuma lagi nggak enak badan,jadinya sedikit berkata pedas padamu,maaf ya?"Sakura tersenyum palsu.
"Selamat Pagi"sapa Hatake Kakashi.
Hinata buru buru duduk di tempat duduknya.
"selamat Pagi,Sensei"sapa Siswa/i
"Kumpulkan Buku Kumpulan Sejarah tentang Nippon(Jepang) yang Sensei pinjamkan"ucap Kakashi.
Sakura mengambil Buku Sejarah Nippon di tasnya dan berjalan menuju Meja Guru.
"Arigato,Kakashi-Sensei"ucap Sakura.
Kakashi mengangguk.
Sakura kembali duduk di bangkunya.
"Semuanya sudah terkumpul,sekarang buka Buku Fisika kalian Halaman 80 dan langsung menengerjakan Soal"ujar Kakashi datar.
Naruto memandang Sakura sejenak.
'Aku merasa bersalah pada Sakura-Chan'Pikir Naruto.
Naruto berdiri dan menghampiri Sakura,"Sakura,sepulang sekolah nanti bisa temui aku di Taman belakang Sekolah?"tanya Naruto sambil Tersenyum.
Sakura menatap Naruto,kening nya berkerut,ia menghela Napas"Baiklah".
"Arigatou"Naruto tersenym dan kembali duduk di bangkunya.
.
.
.
"Kemana Sakura ya?"Naruto bergumam.
Ia langsung tersenyum begitu melihat Gadis mengenakan Seifuku Kotak kotak menghampirinya.
"Hai,"Sakura tersenyum"Ada apa sampai kau menyuruhku ketaman belakang Sekolah?"tanya Sakura.
"Kau sudah mendengar soal Malam Perpisahan Sekolah tangga 1 Januari XXXX?"Sakura mengangguk.
'Sebenarnya Aku ...ah yasudahlah nanti saja'Pikir Naruto.
"Bunda mengundang kamu makan Malam bersama di Rumahku,kamu mau kan,Saku?"tanya Naruto.
"Kapan?"Tanya Sakura balik.
"Jam 7,malam ini"jawab Naruto.
"Okay,aku terima ,ayo pulang,kau tidak ingin dihukum Kakashi-Sensei karna tidak mengerjakan Pr kan?"ujar Sakura.
"Iya iya aku tahu."Kata naruto,Sakura tertawa seraya melangkah meninggalkan Naruto yang mematung.
"Hoi!"Seru Kiba pada Naruto,Naruto menoleh.
"Ada apa?"tanya Naruto heran,
"Aku mau mentraktir mu makan Ramen di Ichiraku nanti malam,kau mau kan?"ucap Kiba berteriak dari atas atap.
'Aduh,padahal aku ada janji dengan Sakura-chan soal makan malam bersama,disisi lain Kiba mengajakku makan Ramen,Aku harus memilih yang mana?'Pikir Naruto gusar.
"Maaf,Kiba!Aku tidak bisa,malam ini Bunda dan Ayahku mengajakku makan malam di luar"seru Naruto.
"Oh,yasudah,tidak apa apa"Seru Kiba.
"Aku duluan ya"Seru naruto kencang.
"YA!"
Naruto berlari menengejar Sakura,"Mana Sakura-chan?Cepat sekali menghilangnya"Gumam Naruto sambil celingak celinguk.
"Aha!itu dia"seru Naruto.
"Sakura!"panggil Naruto.
Sakura yang tengah mengobrol dengan Ino,Temari,Tenten,dan Hinata menoleh.
"Ah,aku duluan ya?"ucap Sakura pada Teman temannya.
"Okay!Hati hati"jawab Temari.
"Ayo pulang"ajak Naruto pada Sakura.
"Iya Iya"Sakura tersenyum bersahabat.
"Kau mau mengantarku ke Butik ibuku dulu kan?"Kata Sakura,"Untuk Apa?"
"Aku mau mengambil Baju yang diberikan Bibiku,"jawab Sakura.
"Iya"Naruto menaiki Sepedanya.
"Ayo!"Naruto tersenyum Licik dan menggoesnya dengan kecepatan penuh.
"jangan kencang kencang!"Sakura berseru jengkel.
"Santai saja,Sakura!begini gini aku sudah handal lho!"ucap Naruto.
Krieeeet!
"Sampai!"
Sakura masih mematung.
"Sakura-chan,kita sudah sampai"ucap Naruto.
Jduakh!
"Ittai...-,"Naruto meringis begitu merasakan benjol di kepalanya.
"Aku Sampai Mau Jantungan Tahu!"Sakura berseru Jengkel.
"ehehe,Maaf deh."Naruto meminta Maaf.
Sakura langsung turun dari Boncengan dan memasuki Butik.
Klining!
"Sore,bu!"Sapa Sakura pada Ibunya,Mebuki Haruno.
"Sore juga,kau mau mengambil Baju yang diberikan Bibimu itu kan?"Sapa Mebuki.
"Iya."
Mebuki meraih Sebuah Kotak berkertas kado Batik.
"Isinya bagus lho,kalau kamu pakai pada saat Malam Perpisahan pasti teman temanmu banyak yang kepingin"Mebuki berujar hangat.
"O ya?Aku tidak sabar untuk memakainya"Ucap Sakura senang.
Sakura langsung berjalan keruang ganti,5 menit berlalu Sakura keluar dari Ruang ganti dengan mengenakan Dress selutut berwarna Putih bercorak batik,dibagian pinggangnya ada Pita,dan lengannya berenda.
"ini Indah Sekaliiiii!"Sakura memutar tubuhnya senang.
"Iya,itu sangat bagus sekali,Sakura-chan!kau pantas memakainya"Puji Naruto.
"Putriku sangat Cocok memakainya"Puji Mebuki.
Sakura tersenyum.
"Terima Kasih"
.
.
.
"Terima Kasih,karna mau mengantarku kebutik Ibuku,Naruto"Ucap Sakura.
"Sama Sama"Naruto tersenyum lembut.
"Aku duluan ya?"Sakura merona pipinya begitu melihat senyuman lembut Naruto.
Naruto mengangguk.
Sakura melangkah memasuki rumahnya.
Grep!
Cup!
Naruto tersenyum senang,sedangkan Sakura wajahnya memerah,bagaimana bisa Naruto Namikaze mencium Pipinya?Apa Arti dari semuanya?
"Selamat Sore"Naruto langsung melesat memasuki Rumahnya.
"NAMIKAZE NARUTO!"Sakura Berteriak Kencang.
Sedangkan Naruto di dalam Rumah tertawa terbahak bahak.
"Apa yang kau lakukan pada Sakura-chan,Naru?"tanya Bunda Naruto,Uzumaki Kushina.
"Ahahaha,tidak hanya menciumnya"Naruto mengelap Air matanya yang sempat keluar karna banyak tertawa.
"KAU!Menciumnya dibibir?"Kushina berseru frustasi.
"Tidak,aku hanya mencium pipinya saja,kok"Ucap Naruto santai.
Kushina menghela napas lega.
"Ayah,dimana?"tanya Naruto kemudian.
"Masih di Kantor,entah pulangnya jam berapa"jawab Kushina.
"tapi benar kau tidak menciumnya kan?"
"Hanya di pipi,bunda!"seru Naruto jengkel.
"Syukurlah"
Kediaman Haruno~~
"Naruto-Baka itu mencium pipimu,Saku?"tanya Ino dari sebrang sambungan.
"Iya,tandanya apa ya?"tanya Sakura.
"Sepertinya dia menyukaimu"ucap Ino.
"Hush,mana mungkin!?"
"Siapa tahu,kan?"
Sakura terdiam.
"Halo?"
Masih terdiam.
"Saku?"
Tetap terdiam.
"HALO!"Seru Ino membuat Sakura melompat kaget.
"Eeh?iya"jawab Sakura.
"Kau melamun ya?"tebak Ino.
"Sepertinya,"terdengar helaan Napas dari Gadis bermarga Yamanaka tersebut.
"Sakura,Kalau kamu Suka katakan saja,jangan dipendam,entah hasilnya ditolak atau diterima,kamu harus bisa tersenyum dan bahagia"ucap Ino.
Sakura terdiam untuk kesekian kalinya,Perkataan Ino ada benarnya juga.
"akan aku usahakan."
" mulai memanggilku untuk menjaga Toko bunga,Sampai Jumpa"
Tuuut!
Pip!
Sakura melempar Ponselnya ketempat tidur.
Perkataan Ino masih terngiang di kepalanya.
Sakura berjalan ke arah Lemarinya dan memilah baju yang dikiranya cocok untuknya.
"Acaranya kan nggak formal ini,aku pakai baju ini saja lah"gumam Sakura seraya mengambil Kaos lengan pendek dengan Corak bunga Sakura dan Jeans selutut berwarna Hitam dan Jaket berwarna Putih Salju juga Sepatu Kets yang berhak berwarna Hitam Cokelat Putih.
Pukul 19.00/07.00Pm
Tok!Tok!
Sakura mengetuk pintu rumah kediaman Namikaze tersebut.
klek!
Keluarlah pemilik dari Rumah Namikaze tersebut.
"Ah,Sakura!ayo silahkan masuk"sambut Kepala Keluarga Namikaze,Namikaze Minato.
Sakura mengangguk dan berjalan memasuki Mansion tersebut.
"Naruto ingin mengajakmu kemana,Saku?"tanya Minato.
Kali ini Sakura bingung bagaimana menjawabnya.
'Aduh,aku jawab mau kemana ya?'pikir Sakura
"katanya sih mau mengajak ke Konoha Park,"jawab Sakura akhirnya.
Minato mengangguk.
"Sebentar ya?"ucap Minato seraya tersenyum dan berjalan meninggalkan Sakura sendirian di Ruang Tamu.
"Sakura-chan!"Sapa Kushina.
"Malam,Bibi"sapa Sakura sambil membungkuk.
"Apa kabar?"tanya Kushina seraya tersenyum.
"Syukurlah,aku baik baik saja,Bi"jawab Sakura.
"Katanya Naruto mau mengajakmu ke Konoha Park,ya?bisa disebut ini Kencan,iya'Kan?"goda Kushina.
Wajah Sakura memerah.
"M-mungkin"
Kushina menggenggam tangan Sakura.
"Saku-chan,Rasa Suka dan Sayang,itu muncul nggak diduga,dan nggak tahu kapan itu muncul,tau tau kita merasa dialah orang yang special di hati kita,dan kita ingin diri kita sendiri special di hatinya,Jadi kalau kamu merasakan hal ganjil atau mulai menyukai seseorang jangan dipendam katakan yang sebenarnya walaupun itu menyakitkan"pesan Kushina.
"Maksud,Bibi?"tanya Sakura heran.
"Maksud bibi,kamu pasti lagi suka sama seseorang,katakan yang sebenarnya kamu rasaiin walaupun mungkin itu menyakitkan"jawab Kushina seraya tersenyum.
'Kok,kayaknya Bibi Kushina kesannya tahu kalau aku suka sama Naruto'Pikir Sakura
"Sekarang kamu pikirin baik baik tentang perasaan kamu sama orang itu"kata Kushina.
Sakura mengangguk.
"tuh,Narutonya udah siap"ujar Kushina,Sakura menoleh ke arah bibir tangga.
Naruto mengenakan Kaos lengan pendek berwarna Putih di padukan dengan Jaket Hitam Oranye dan celana Jeans berwarna Hitam,juga sepatu Kets berwarna Putih.
"Maaf menunggu lama,Saku"ucap Naruto.
"Ti-Tidak Ma-Masalah"Kata Sakura sedikit gugup.
Naruto menghampiri Sakura yang tengah mematung.
"Bunda,aku berangkat dulu ya?"ucap Naruto pada Kushina.
"Ya,Hati hati"jawab Kushina.
Naruto menarik lengan Sakura dan berjalan keluar dari Mansion.
"Naruto,katanya mau makan malam bersama di Rumahmu"ujar Sakura.
"Sebaiknya kita berjalan jalan ke Konoha Park saja,Kan sebentar lagi kamu mau pergi ke Paris untuk Kuliah di sana kan?"Kata Naruto sambil menaiki Motor Sportnya.
Sakura berencana melanjutkan Sekolahnya di Paris,karna menurutnya Kuliah di Luar Negri pasti Ilmu nya lebih bagus.
Sakura mengangguk.
"Ayo naik,nih pakai Helm dulu"Naruto memberikan Helm nya kepada Sakura.
"Siap yah?"tanya Naruto.
Sakura menganggukk sambil berpegangan erat pada Naruto.
Bruuum!
Sakura hanya diam di sepanjang jalan,Kata Kata Temari bulan lalu kembali terlintas di Memorinya.
"Mimpi itu bukan Deadline, seseuatu yang nggak bisa Sesuatu yang datang dan pergi begitu saja"ucap Temari pada Saat Ujian Musik bulan lalu,Ketika ia menceritakan Mimpinya.
FlashBack~~~~~
"Temari!"Sapa Sakura.
Temari menoleh.
"Ada apa Sakura?"tanya Temari.
"Aku ingin bercerita tentang Mimpiku"jawab Sakura.
"Mimpi apa kali ini?"Temari melipat kedua tangannya di depan dada.
"Aku bermimpi Naruto menciumku Saat di Konoha Park,"Sakura mulai bercerita.
Temari menghela Napas.
"Kau selalu saja bercerita tentang Cowok,kenapa tidak bercerita soal Keluargamu atau Impianmu?"balas Temari.
"Ih,kau selalu saja berkata seperti itu"ujar Sakura kesal.
'Sepertinya aku harus mengatakan itu'Pikir Temari.
"Mimpi itu bukan DeadLine, sesuatu yang nggak bisa sesuatu yang datang dan pergi begitu saja"pesan Temari.
Sakura menatap Temari bingung.
"Maksud,Tema?"tanya Sakura.
"Kamu akan mengerti Maksud aku ketika kamu mulai merasakannya"Jawab Temari tersenyum.
Sakura terdiam,apa maksud Temari?
FlashBack End!`````
"Sakura"Panggil Naruto.
Sakura tersentak.
"Iya?"
"mikirin apa sih?"
"Enggak ada,kamu Fokus aja sama jalanan,aku nggak mau mati muda tau"jawab Skaura setengah bercanda.
Naruto tertawa.
"Okay"
20 menit berlalu,Sakura dan Naruto akhirnya sampai di Konoha Park,malam ini sungguh Ramai.
"Kita duduk di Bangku itu saja"tunjuk Sakura.
Naruto menoleh ke arah bangku yang di tunjuk.
"Jangan!aku punya tempat yang bagus untuk memandang langit berbintang malam ini"ucap Naruto seraya tersenyum Misterius,"tapi sebelum itu kita beli Makanan yang ada di Stand,"Naruto melanjutkan ucapannya.
To Be Countiuned!
Akhirnya selesai.
Berapa Word ya?
Segini Cukup nggak?
Aku soalnya orangnya agak sedikit gampang Bosenan.
Aehehe.
Terima Kasih untuk Kedelapan Reviewnya.
Give Me R
Give Me E
Give Me V
Give Me I
Give Me E
Give Me W
Give Me P
Give Me L
Give Me E
Give Me A
Give Me S
Give Me E
And
Give Me Five!
:D
Tertanda: Yuko Maeda
