I Want To Dream With You Forever
Sakura segera menghabiskan Makan Malamnya, lalu segera menaiki Tangga menuju Kamarnya dilantai atas.
Klek!
Sakura memutar Kenop Pintu dan memasuki Kamarnya.
Melirik sedikit kearah SmartPhonenya yang berisi satu Message dan Message Call.
Sakura menghela napas dan langsung berbaring di Kasur empuknya.
Tok!Tok!
"Masuk"
Rin masuk dengan 2 mangkuk Makaroni Keju kesukaan Sakura, Sakura bangkit dari tidurannya dan duduk di lantai kamarnya yang berlapis Karpet.
"Onee-Chan, Ada masalah dengan Naruto-Onii?"tanya Rin sambil memberikan semangkuk Makaroni kepada Sakura yang tengah berusaha membuka Message Call nya.
"Ehm"Sakura berusaha mencari kata yang tepat untuk menjawab, wajahnya kelihatan sangat sedih.
"Begitulah."
"Oh"
Hening.
"Naruto..."Rin dapat mendengar gumaman yang sangat pelan dari mulut Sakura itu.
"Sakura, aku tahu kau marah padaku soal ditaman tadi. Aku sempat melihatmu duduk sambil meminum Softdrink. Tapi, aku... Gomennasi... Hotou ni Gomennasai, Sakura-chan."
Disclaimer:Kishimoto Masashi
Rated:T
Title:I Want To Dream With You Forever Chapter 4:I'm Sorry
Genre:Romance
Pair:NaruSaku
Maaf telat Update, lagi focus sama Pelajaran dan Fic special untuk Pair FugaMiko yang jarang ada Ficnya.
Langsung aja baca deh.
Don't Like Don't Read!
Enjoy It!
Sakura melempar ponselnya ke tempat tidur, sambil menangis.
" ONEE-CHAN!"Seru Rin panic.
Sakura tersentak.
" A-Apa?"
" Kenapa dengan dirimu?kau menangis?"Pertanyaan itu membuat Sakura memegang Wajahnya.
Ia segera menghapus Air Matanya, Sakura hanya diam tidak mengubris.
"Di dalam hatimu juga, ada sungai mengalir luas se~buah sungai yang besar"ponsel Sakura berdering.
Panggilan dari Temari.
Pip.
"Halo?"
"Saku-Chan, hari ini Sasuke kan ulang tahun. Kenapa kau tidak datang ke rumahnya, sedang di adakan Pesta lho"bSakura tersandar lemas.
"tapi, kenapa aku tidak diundang?"
" Hinata ingin memberitahumu, tapi kau langsung menyelonong pulang."
" Aku segera kesana"
" Aku tunggu, ya?"
Sakura memutuskan sambungannya dan segera berdiri berjalan kearah lemarinya. "Mana yang cocok, Rin?"Rin menatap Dress berwarna Hijau Kotak kotak dengan model tangan berenda dan Dress berwarna Cokelat kotak kotak dengan bagian Rok berenda.
"dengan suasana hati Nee-chan, jadi lebih cocok mengenakan Dress Cokelat kotak kotak"Sakura meletakkan Dress Hijau nya di lemari dan berlari ke Kamar Mandi.
Rin berdiri dan keluar dari Kamar Sakura.
.
.
.
.
.
Disinilah sekarang Sakura, ditengah tengah ramainya para tamu Pesta dari ulang tahun Sasuke.
Ia memandang Hinata, gadis Hyuuga itu terbalut dengan dress diatas lutut berwarna Ungu dengan lengan lekton.
Sakura menghela napas, ia sangat berharap tidak bertemu dengan Naruto untuk malam ini.
Namun, sepertinya Kami-sama*Atau lebih tepatnya Author* belum mengabulkan permohonannya.
"Sakura."sapa tenten, Ino, dan Temari, Sakura menoleh menatap ke 3 sahabatnya.
"Kata Ino, tadi kau menangis, ya?"tanya Tenten sambil memberikan segelas syrup pada Sakura.
"Bukan apa apa. Aku hanya sedang latihan untuk pensi"sahut Sakura menyesap minumannya.
"Bohong, pasti karena Naruto-baka itu"ucap Temari, Sakura menghela napas lalu tersenyum.
"Bukan karena Naruto, kok,"Sakura melihat Naruto sedang berjalan kearahnya.
"Permisi, boleh aku pinjam sebentar, Sakura-chan?"Tanya Naruto sambil tersenyum.
Ino, Tenten, dan Temari bertukar pandang lalu menatap Sakura yang menggeleng geleng, "Hm… Baiklah, tapi jangan kau apa apakan dia, ya?"kecam Ino, Naruto bergidik, dia hanya mengangguk sambil tersenyum kikuk.
"Ayo, Ten, Tem"ketiga gadis itu berjalan menjauhi Naruto dan Sakura. Sakura membuang mukanya kearah lain.
"Sakura-chan, boleh kita bicara berdua?"Tanya Naruto pelan.
"Bicaralah"sahut Sakura dingin.
"Tidak bisa disini"kata Naruto sedikit kesal. Sakura bangkit dan berjalan menjauhi Naruto diikuti oleh Cowok blonde itu.
"Disini sepi, sekarang kau mau bicara apa?"Tanya Sakura masih mempertahankan nada dinginya termasuk tatapan dinginya pada cowok itu.
"Aku mau minta maaf soal ditaman tadi…"ucap Naruto.
"tadi itu cuma salah paham, Hotaru yang mencium paksa. Sakura, Gomennasi"Naruto melanjutkan kata katanya lalu meraih tangan Sakura yang ditepis kasar oleh Sakura, padangan Sakura sedikit memburam karena air mata yang menumpuk di pelupuk mata emerald nya.
"Salah paham?! Cih, kau seharusnya tahu bahwa Aku menyukaimu sejak Hinata menyatakan perasaanya padamu, tapi kau bersikap seolah olah aku tidak pernah menyukaimu. Aku sungguh kecewa padamu, Naruto." Ucap Sakura, Air matanya sukses mengaliri wajah cantiknya.
Naruto tersentak, lalu meraih wajah mungil Sakura yang menunduk.
"Hontou ni gomennasai, Sakura" ucap Naruto, Sakura menepis tangan Naruto.
"Sakujo shimasu, Naruto!"Sakura segera berlari keluar dari halaman belakang rumah Sasuke, Hinata yang melihat tampak terkejut.
"Sakura!"seru Hinata, saking sedihnya Sakura, dia tidak mengubris seruan Hinata.
.
.
.
Konoha International High School..
Hari ini Sakura tampak berjalan sendirian dikoridor sekolah yang sepi, dia sudah terbiasa datang pagi yah sekedar untuk membaca buku di perpustakaan atau latihan Cheerleader sendirian.
Gadis cherry itu menghela napas lalu membuka pintu ruang perpustakaan, dia tersentak mendapati cowok blonde yang sangat dikenalnya tengah membaca buku novel western tahun 1885, Sakura terpaku ditempat dia berdiri.
Cowok itu menyadari adanya orang lain di tempat itu langsung saja dia menoleh kearah pintu masuk perpus. Dia tersenyum tipis dan kembali mengalihkan pandangannya pada Novel yang ada ditangannya tanpa menyapa cewek itu.
Sakiit…
Itu yang saat ini Sakura rasakan, baru pertama kali ini Sakura merasakan sakit saat Naruto tampak tak peduli padanya, dia berjalan ke barisan buku sejarah dan mengambil salah satu buku membacanya sambil bersender di rak buku besar itu sambil mencuri curi pandang kearah Naruto.
"Kalau ingin mencuri curi pandang. Jangan sampai ketahuan"ucap Naruto tiba tiba tanpa mengalihkan pandangannya dari Novel membuat wajah Sakura semerah kepiting rebus.
Dalam hati Sakura mengutuki dirinya sendiri yang ketahuan mencuri curi pandang pada cowok itu.
To Be Countiuned…
Gomennasai, baru update chapter baru lagi hari ini, maaf pendek nih.
Soalnya Feelnya lagi dikit banget. Aku usahaiin untuk update cepet deh tapi nggak janji lho.
Hehehe*dijitak readers*
