Chapter sebelumnya
FLASHBACK
Taehyung dan Jimin tampak berjalan melewati rumah rumah megah disekitar komplek rumah mereka dengan pakaian putih biru khas anak sekolah menengah pertama (anggep aja kayak di Indo .). Taehyung menghembuskan nafas bosannya dan menendang krikil krikil kecil yang di depannya sambil berjalan pelan. Jimin yang melihat taehyung bosan segera menepuk pundak taehyung.
"taehyungie. mau seru-seruan gak?"tanya jimin sambil menaik-turunkan alisnya dengan tersenyum licik. Taehyung mengernyit bingung
"maksud jiminie apa?" jawab taehyung bingung
"ituloh…" jimin menunjuk salah satu rumah dan menunjuk sebuah benda putih dengan gambar lonceng tertempel di dekat pagar. Taehyung yang mengerti langsung tersenyum dan memandang jimin dengan wajah liciknya.
"ne.. aku hitung satu sampai tiga.."
"satu"
"dua"
"tiga!"
TING TONG TING TONG TING TONG !
Suara bel berisik yang ditekan berkali kali mengundang sang pemilik rumah keluar dan memasang raut wajah kesal. Taehyung dan Jimin yang melihatnya cekikikan dan tertawa keras mendengar gerutuan bapak-bapak tua gemuk yang sedang berjalan kearah mereka sambil mengamuk
"dasar anak kecil kurang ajar kalian! Sini !"
"KABURRR!" jimin dan taehyung berlari sekencang kencangnya menghindari amukan bapak tersebut.
Flashback off
Now Chapter
Jimin yang sedang asyik bermain dengan taejin dan juga seojin yang sedang membaca Koran di teras rumahnya dikejutkan dengan suara klakson mobil berasal dari balik pagar megah rumahnya. Kemana satpam rumahnya?-pikir jimin
Dengan terpaksa ia membuka pagar rumahnya sendiri dan meninggalkan taejin yang ditemani seokjin diteras.
"hello jimin!" jimin kaget melihat seseorang menggunakan mobil Lamborghini dengan kacamata melekat di matanya. Jimin tersenyum
"annyeong daehyun appa!" jimin membuka pagar dengan semangat , namja yang dipanggil daehyun tersebut memasukkan mobilnya ke area rumah megah tersebut.
Daehyun turun dengan ditemani istrinya yang bernama Youngjae dan tersenyum saat melihat seokjin yang sedang menggendong taejin.
"annyeong daehyun appa, youngjae eomma" seokjin melepaskan gendongan taejin dan membungkuk hormat.
"annyeong jin-ah, kau semakin tampan saja ya sepertiku hahaha!" seokjin dan daehyun tertawa bersama , youngjae yang melihat kepedean suaminya itu hanya tersenyum harap maklum.
"appa!" jimin memeluk daehyun senang. Ia sudah menganggap daehyun seperti ayahnya sendiri. Menurutnya daehyun adalah sosok appa yang tak kalah baik dengan appa kandungnya dan memiliki kharakter yang hampir sama dengan dirinya. Tak jarang jimin sering curhat dahulu dengan daehyun jika chanyeol sedang keluar kota.
"yo! Jimin" daehyun menepuk punggung jimin pelan
"aigooo… ini taejin? Imut sekali" youngjae yang melihat taejin menatap bingung area sekitarnya segera menggendong taejin dan menatapnya gemas
"kalian ciapa? apakah ini youngjae halmoni?" tanya taejin sambil menunjuk wajah youngjae
"ne sayang.. aigoo ternyata kau mengetahuiku" youngjae tersenyum puas dan mencubit pelan pipi gembul taejin
"halmonie cantik sepelti baekhyun halmonie ya .. ternyata halmonie taejin cantik cantik" ujar taejin polos. Penuturan itu membuat jimin , youngjae, seokjin serta daehyun terkejut. Dan youngjae semakin gencar mencubiti pipi taejin
"aigooo darimana kau sudah bisa menggombali seseorang? Astaga ! seokjin jangan bilang kau yang mengajarinya" daehyun berujar heboh mendengar penuturan taejin. Taejin hanya menatap daehyun polos melihat keanehan sang harabojinya. Sedangkan seokjin hanya meggaruk kepala belakangnya yang tak gatal
"appa, eomma lebih baik kita masuk dulu" ujar jimin mencairkan suasana kehebohan daehyun (Wkwk geli sendiri akunya _)
Chanyeol yang melihat daehyun dan youngjae datang segera bangkit dari sofa dan menyalami mereka.
"yo! Whatsup !" chanyeol dan daehyun melakukan toss seperti anak muda membuat sekeliling mereka sweatdrop
"annyeong haseyo baekhyun-ah" youngjae menyapa baekhyun yang tampak sibuk didapur
"eh kau sudah datang?!annyeong youngjae-ah!" baekhyun dan youngjae saling tersenyum dan berpelukan sebentar.
"sedang apa ?sibuk sekali. Tak usah repot repot baek" youngjae membantu baekhyun yang tampak memotong sayuran
"hehe tak apa.. jarang jarang aku ingin memasak langsung. Mumpung kalian datang sekalian makan malam bersama" ucap baekhyun
"taehyung kemana?" Tanya youngjae bingung, pasalnya ia tidak melihat taehyung sedaritadi
"eomma!" Taehyung berlari dari lantai atas begitu mengetahui youngjae sudah sampai. Youngjae tersenyum lalu segera memeluk Taehyung
"aigoo.. anak eomma sudah besar" Youngjae mengelus rambut Taehyung yang sedang bermanja dengan dirinya
"ne eomma.. eomma sudah lama tidak menghampiriku sih" Taehyung mengerucutkan bibirnya, membuat Youngjae dan Baekhyun tertawa kecil melihat keimutan anak mereka
"eomma sibuk sayang, maafkan eomma ne"
"tidak apa-apa eomma hehe. Eh iya? Kunie gak datang ya ?"
"datang kok. Dia sedang dijalan sekarang" Jawaban Youngjae membuat Taehyung melirik kesal kepada Baekhyun
"ternyata ada yang berbohong padaku" sungut Taehyung, Baekhyun hanya tertawa
"eomma hanya ingin mengerjaimu" jawab Baekhyun sambil membawa makanan yang sudah disajikannya ke meja makan
"oh ya.. dae appa dimana?" taehyung memutar pandangannya mencari keberadaan sang appa
"diruang tamu sepertinya dengan seokjin dan jimin atau dengan chanyeol mungkin" Taehyung mengangguk mendengar penjelasan Youngjae dan segera keruangan tamu rumahnya
Baekhyun, Youngjae dan Taehyung segera ke ruangan tamu mereka untuk berkumpul bersama. Taehyung tersenyum senang melihat keluarganya ramai. Hatinya menjadi hangat, jarang-jarang keluarganya bisa berkumpul. Walaupun ia sudah senang dengan keadaannya sekarang
"omo dae appaaaa bogosipeoo" taehyung yang melihat Daehyun sedang mengobrol dengan Seokjin pun segera memeluknya
"aigoooo.. uri taehyungie uuu" daehyun membalas pelukan anaknya itu dan mengelus rambut taehyung lembut
"ternyata uri taehyung masih manja ya" ucap daehyun terkekeh pelan
"anio appa aku hanya kangen appa" taehyung mengerucutkan bibirnya imut
"bagaimana kabarmu? seokjin merawatmu dengan baik ?"
"ne appa sangat baik" jawab taehyung tersenyum senang membuat eyesmile terbentuk di mata nya
"baguslah, jika tidak akan ku cincang si tukang masak itu" seokjin yang mendengarnya hanya memutar bola matanya malas, mertuanya satu ini memang sama spesiesnya dengan taehyung- pikir seokin
"anakmu si satu itu kemana , dae?" tanya chanyeol bingung karena tidak melihat keponakannya yang berisik itu
"siapa ? kunie ? uri bambam ? dia lagi dijalan, sebenarnya dia sudah berada dikorea sudah seminggu yang lalu bersama pacarnya" jawab daehyun santai
"OMO?" taehyung dan Chanyeol membulatkan mulutnya. Yang benar saja daehyun melepas anaknya dengan pacarnya, astaga
"kau memang spesies yang berbeda, dae" Chanyeol bertepuk tangan salut
"ey ey. Bambam bersama orang yang tepat asal kalian tau, nanti kalian melihatnya"
semua hanya menggeleng melihat sikap Daehyun yang absurdnya.
Taehyung, Daehyun. Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya, bukan?
TBC / END ?
Annyeonghaseyeo yeorebeun ._. balik lagi sama ff yang makin gak jelas ini /?
maafkan daku ini ff makin gak jelas T_T
soalnya lagi belum ada feel buat lanjutin ff ini T_T
karena belum ada lagu yang pas buat lanjutin ff ini._.
aku sih gitu orangnya, buat ff selalu berasal dari feel lagu._.v
tapi aku janji bakal lanjutin ff ini sebisa dan sebagus mungkin sesuai dengan kemampuan aku._.
maaf lanjutinnya dikit banget soalnya ya itu tadi... belum ada feel drpd nanti di hapus ffn ? ._. dan aku masih save beberapa rahasia lagi kok buat ff ini
thankseu buat reviewnya ne ! gak nyangka udah 40 aja :')
maafkan author amatir ini, pyeong ~
