Author

xjungyoox

Main Cast

Jung Daehyun x Yoo Youngjae

a.k.a. DaeJae

Other Cast

Ms.Yoo, Kim Himchan, Bang Yongguk, Kim Hyera yang lain akan menyusul

NOTE: Maafkan jika banyak typo segala macem ini pemula. Maklumlah ff pertama publish.. hehe semoga diterima. Ini asli dari pemikiran sendiri yang datang secara tbtb'-'

.

.

.

.

.

Daejae

Daehyun gelagapan melihat adegan yang baru saja terpampang jelas didepanya, benar-benar membuat hatinya rapuh.

"La... lanjukan, saja. iya, aku akan keluar" Daehyun langsung pergi sebelum akhirnya seseorang berteriak dan menahan pergelangan tangannya.

"Tunggu hyung, empp-"

"Maafkan aku,seharusnya aku mengetuk pintu terlebih dahulu" Daehyun memotong kalimat Youngjae dan mencoba terlihat baik-baik saja.

"Ayo, kita mulai belajar sekarang. Ujian tengah semester-ku sudah mulai dekat" Youngjae menarik Daehyun masuk kedalam rumahnya lagi. Mencoba melupakan semua yang telah terjadi.

"Dia siapa Youngjae-ya?" Hyera bertanya pada Youngjae.

"Dia guru pribadiku, namanya Jung Daehyun Hyung" Youngjae memperkenalkan gurunya tersebut.

"Halo, aku Kim Hyera. Calon tunanganya Yoo Youngjae" Hyera menyodorkan tanganya bermaksud ramah pada seseorang didepannya, Dan jangan lupakan senyuman itu, senyuman yang menurut Daehyun senyuman mengejek bahwa dia berhak memiliki Youngjae.

"Daehyun, Jung Daehyun" Daehyun benar-benar malas meladeni perempuan yang mengaku calon tunangan Youngjae tersebut.

"Baiklah, sekarang aku akan belajar deng-"

"Aku akan disini menemanimu, tidak masalahkan?" Kalimat Youngjae terputus ketika Hyera tiba-tiba menyahut dengan entengnya.

"oh tuhan, singkirkanlah wanita menjijikan ini" Daehyun bergumam dalam hatinya.

"Tapi-.."

"Bolehkan Daehyun oppa?" Hyera kini bertanya pada Daehyun.

"eeuhh??" Daehyun berpikir apakah akan terjadi hal baik jika dia mengijinkan Hyera ikut gabung diacara Pdkt-annya pada Youngjae. Jika ia menolak akan ada rasa tidak enak dan akan terlalu terlihat jika dia hanya ingin berdua saja dengan Youngjae -memang- opsi yang sulit.

"Ya... bolehh,." Jawab Daehyun.

"Baiklah, ayo kita mulai. Oh ya hyung, Tugas yang kemarin yang kau berikan padaku aku sudah mengerjakannya, ini" Youngjae menyodorkan buku tugasnya.

"Hari ini kau hanya mendengarkan materi baru dariku, dan ada latihan-latihan kecil dijam terakhir nanti" Daehyun terus mencoba tetap tenang, tapi matanya tidak bisa berpaling dari tangan Hyera yang terus brgelayut manja disana.

"Oh, Baiklah" Youngjae mencoba fokus, dia sebenarnya tidak enak karena ada Hyera disampingnya. Ini bisa mengganggu acara belajarnya tapi dia juga tidak mungkin harus mengusir Hyera juga.

.

.

.

.

Daejae

Daehyun masih berkumat kamit menjelaskan materi yang ia berikan pada Youngjae. Namun sejak 20 menit yang lalu Hyera terus mengajak Youngjae berbicara dan membuatnya kesal. Sudah kali ke empat dia memperingati Hyera tapi tetap saja tidak ada yang berubah.

"Youngjae-ya, kau belum makan siang bukan?," Hyera bertanya untuk yang kesekian kalinya. Youngjae tidak menjawab ia hanya fokus pada apa yang Daehyun jelaskan padanya.

"Ehmm... maaf bisakah anda membiarkan Youngjae untuk tetap fokus pada pelajarannya?" Ujar Daehyun sedikit memahan emosi.

"Aku hanya peduli pada kekasihku, apa salah?Hyera mencoba membela diri.

"Kau mengajaknya diwaktu yang salah"

"Kenapa jadi kau yang protes?"

"Aku gurunya dan untuk kali ini aku berhak mengaturnya" Daehyun mulai emosi, namun masih dalam nada bicara yang lembut.

"Sudah, maafkan dia hyung.. aku akan berbicara padanya sebentar" Youngjae menarik Hyera membawanya jauh dari Daehyun.

"Yakkk.. Sakiitt, " Hyera memukul tangan Youngjae yang masih setia menariknya.

"Kenapa kau cerewet sekali? biarkan aku belajar dengan fokus"

"Kau membelanya?"

"Dengar, diposisi saat ini memang kaulah yang salah, aku jdi tidak enak padanya"

"Ck... alasan, lagi pula kenapa harus ada guru pengajar tambahan macam dia, kau kan bisa belajar denganku yang jelas lebih pintar darinya"

"Dia lebih pintar darimu, kau tidak tau saja siapa dia. Sudahlah, sekarang kau pulang besok kita bertemu lagi" Bujuk Youngjae.

"Yak, kau memgusirku?"

"Bukan seperti itu-"

"Ehmm.. Maaf mengganggu, Youngjae-yaa aku rasa aku tidak bisa lama-lama hari ini, aku ada jam pertemuan dengan dosen" Daehyun menghampiri Youngjae dan menengahi perdebatan mereka.

"Eh,. tapi hyung, setidaknya kau beri aku tugas untuk minggu depan"

"Kurasa tidak dulu, kau pelajari saja materi yang sudah aku berikan minggu kemarin dan yang tadi"

"Emm..aku minta maaf soal tadi," Youngjae meminta maaf dengan nada merasa berslahnya.

"Tidak apa-apa, aku pergi dulu"

"Hati-hati hyung" Ujar Youngjae.

Daehyun hanya mengangguk dan pergi begitu saja. Sejujurnya ia muak dengan melihat tingkah Hyera yang so perhatian pada Youngjae. Ia memutuskan untuk pergi saja mungkin itu lebih baik, sepertinya Youngjae juga butuh istirahat setidaknya untuk hari ini. Begitulah oikuran Daehyun.

"Akhirnya pergi juga" Hyera yang tadi hanya diam saja kini membuka mulutnya.

"Dan lihatlah gara-gara kau dia pergi,Akkh.. Kau ini benar-benar" Kesal Youngjae.

"Terus saja kau membelanya, aku jadi curiga. jangan-jangan kau tertarik padanya" ketus Hyeri

"Yakk, kau gial? Dia laki-laki aku juga laki-laki" Youngjae mendorong kepala Hyera lembut.

"Acchhh.. Yak, apa salahnya? Mungkin nanti, minggu depan, bulan depan, tahun depan kau akan menyukainya".

"Cukup, aku malas mendengar nya, terserah kau saja berpendapat seperti apapun. Aku tidak peduli"

"Kau kenapa?" Heran Hyera "Aaiishh... Kenapa kau tidak peka padaku sih aiishh...?" Lajutnya lagi kesal

"Apa?" Youngjae menjawab dengan balik brtanya..

"Aiishh.. kau menyebalkan"

"Ahkk.. Jangan bilang kau cemburu padanya?" Tebak Youngjae. Hyera hanya memutar bola mata hitamnya jengah.

"Mpptt.. Hahahaaa... kau ini aneh sekali, bisa-bisanya kau cemburu pada guruku sendiri" Youngjae tidak bisa menahan tawanya, dan terus memegang perutnya sakit.

"Bisa jadi, apa yang tidak mungkin di dunia ini? Aku lihat dri tatapan matanya sepertinya dia menyukaimu" Hyera masih dengan emosinya.

"Hahaha.. Pikiran mu terlalu jauh nyonya Kim, terserah kau sajalah,." Youngjae malas meladeni Hyera kali ini. Dan pergi ke kamarnya meninggalkan Hyera

"Yak Jangan meremehkan pendapatku, Yakk Yoo Youngjaee,... Aishh"

"Awas saja kalo sampai kau menyukainya" Hyera berdesis pelan.

.

.

.

.

Daejae

Hembusan angin terasa begitu menggelitik di setiap inci tubuh seseorang yang kini tengah asyik berbincang hangat di atas atap kampus mereka -YonggukHimchan- tidak lupa disana juga ada pria manis dengan tatapan bosannya dan duduk manja di bangku sebelah Himchan.

"Sampai kapan kalian terus bermesraan seperti itu didepanku?" Youngjae menatap malas pada dua pria yang tengah asyik dengan dunianya.

"keke.. Maaf ya, Hey lagi juga kemana Hyera? Dia tidak menguntit mu lagi?" Tanya Himchan.

"Ckk.. paling dia sedang reuni dengan teman-teman, -nya"

"Bagaimana hubungan kalian? baik-baik saja bukan?" Himchan mencoba mengajak Youngjae berbincang.

"Aku sedang berusaha mencoba membuka hatiku lagi padanya"

"lalu?"

"Entahlah hyung, aku bingung.Disisi lain aku akui aku menyukainya, tp terkadang hatiku berkata bahwa dia tidak cocok denganku" Keluh Youngjae.

Tiba-tiba terlintas pikiran spontan Himchan "Aku tau siapa yang cocok denganmu?" Youngjae hanya melirik penasaran.

"Jung Daehyun, guru mu itu" Lanjut Himchan

"Ahh,. dia lagi" keluh Youngjae

"Kenapa? kurasa kalian ya memang cocok"

"Aku tidak sepertimu hyung! Lagi juga dia berpendidikan tinggi mana ada dia menyukai pria"

"Semua bisa saja terjadi, kenapa tidak? Ingat kau dan Hyera hanya dijodohkan, kalian tidak akan bahagia jika cinta dari salah satu kalian tidak didasari dari hati"

"Maksudmu pemaksaan?"

"Iya semacam itu"

"Cinta harus didasari dari hati kecilmu, jika kau tidak menyukai seseorang lalu kau tetap memaksa untuk menyukai-nya tetap saja kau tidak akan bahagia nantinya" Yongguk menimpali

"Jangan bilang kalian sedang mencoba menjerumuskanku? "

"aku menasehatimu Yoo Youngjae" Ujar Himchan.

"Tidak ada yang salah dalam cinta, selagi kalian saling mencintai satu sama lain, dan bahagia bersama kenapa tidak?" Lanjut Yongguk.

"Apa itu dasar cinta kalian juga?" Youngjae bertanya.

"Bisa dibilang begitu" Himchan menimpali. Tiba-tiba suara khas dari aplikasi kakao talk Youngjae berbunyi nyaring.

From: Jung Daehyun

"Ini aku Daehyun, Jika jam kelas terakhirmu selesai bisa kau datang kesebuah taman kota dekat kampusmu. Aku ada disana sekarang!! Aku ingin memberimu materi sisa kemarin"

To: Jung Daehyun

"Tunggu aku 15 menit lagi, aku akan kesana"

SEND*

"Ehmm.. aku pulang duluan ya hyung, kalian tidak apa-apakan aku tinggal?" Ujar Youngjae

"Buru-buru sekali, ada apa?" Tanya Himchan.

"Tidak ada apa-apa, aku pergi dulu ya bye.." Youngjae pergi begitu saja meninggalkan Himchan dan Yongguk disana.

"Dasar anak itu".

.

.

.

.

Daejae

Taman Kota*

Seorang pria tengah duduk dipinggiran danau kecil dengan kacamata yang menggantung di hidung mancungnya, serta tangannya yang terus membolak balik tiap lembaran buku ditanganya. Baru saja ia akan melihat jam yang melingkar ditangannya tiba-tiba suara seorang pria lain mengagetkannya.

"Ehmm.. maaf membuatmu menunggu lama"

"Ahh,. Youngjae, kau mengagetkanku saja. Duduklah" Daehyun mengeser duduknya untuk mempersilahkan Youngjae duduk si sampingnya. Tiba-tiba Youngjae merasa terpaku diam seperti patung melihat ada yang aneh dengan penampilan gurunya kali ini.

"Youngjae-yaa??" Panggil Daehyun, karena Youngjae tak kunjung duduk disampingnya.

"Ahh, iya... aku duduk" jawab Youngjae gugup

"Ini, aku sudah menyalin semua materinya, Tolong untuk sering kau baca dan pelajari lagi. Aku rasa ini nanti akan keluar ketika Ujian tengah semestermu" Ujar Daehyun.

"Oh, iya aku akan mempelajarinya, tenang saja" Masih dengan gugup nada berbicara Youngjae. Youngjae terus menatap Daehyun dalam diam, Youngjae bersumpah demi apapun Daehyun berlipat-lipan tampan saat ini, lihatlah baju kaos yang Ia gunakan dengan kancing kameja yang ia biarkan terbuka menambah kesan ketampanannya. Dan tolong kacamata yang yang bertengger sempurna dihidung mancungnya itu susungguh membuat Daehyun terlihat sempurna, Sangat berbeda pada biasanya ketika Daehyun mengunjungi rumah Youngjae untuk mengajarnya, selalu saja baju rumahan biasa yang selalu menempel ditubuh berisinya. Membuat kesan guru nya jelas tak terlihat. Persetan dengan pikiran itu semua Youngjae mencoba bertanya.

"Boleh aku bertanya sesuatu,?" Ujar Youngjae. "Tapi ini bukan tentang pelajaran" Lanjut Youngjae.

"Tanyakan saja," Jawab Daehyun santai

"Ehhmm... ngomong-ngomong kau terlihat beda hari ini, emm maksudku kacamata yang kau pakai itu,.. yaa ituu.. Bagus, Hehe" Youngjae membuang mukanya malu. Apa maksud kalimatnya barusan? dan apa itu kalimat hehe diakhir benar-benar memalukan.

"Kenapa aku jadi gugup seperti ini hanya gara-gara melihat stlye-nya yang beda akkhh" Youngjae bergerutu didalam hatinya.

"Ahkk.. kau menyukai kacamata ini? Aku memang jarang sekali memakainya hanya ketika kuliah saja,itu pun ya karena kebutuhan mataku. Aku sebenarnya tidak suka memakai kacamata membuat hidungku pegal menahannya, kekeke" Tidak ada nada curiga dari kalimat Daehyun, ia menjawab santai pertanyaan Youngjae.

"Tapi kau telihat lebih bagus saat menggunakannya" Ujar Youngjae.

"Ahh,.. kau ini bisa saja" Daehyun senyum samar, ada nada bahagia saat mendengar kalimat Youngjae barusan.

"Kau sudah makan? aku membeli roti sandwich tadi tapi aku tidak nafsu lagi untuk memakannya, kau mau?" Daehyun menawarkan jajanan yang ia beli tadi.

"Kau benar tidak mau?" Tanya Youngjae lagi.

"Sudah makan saja, ini" Daehyun memberikan rotinya pada Youngjae.

"Gomawoo,..!!" Youngjae mulai memakan roti yang Daehyun berikan, Ya perlu diakui memang jika dia benar-benar lapar kali ini.

"Pelan-pelan saja, jangan terburu-buru aku tidak akan meminta rotinya lagi" Canda Daehyun. Daehyun terus memperhatikan Youngjae melihatnya sedekat ini membuatnya tersenyum samar, Tingkahnya lucu sekali, membuat Daehyun terus tersenyum bahagia. Terlalu bersemangat Youngjae dalam acara memakan rotinya, gigitan kecil mulai berjatuh mengenai baju Youngjae.

"Aaiisshh" Desis Youngjae.

"Aku sudah bilang pelan-pelan saja, sini biar aku bersihkan" Tawar Daehyun. Belum sempat menolak Youngjae terpaku melihat Daehyun mendekatinya dan mulai membersihkan kotaran pada bajunya. Ini terlalu dekat bahkan wajah Daehyun beberapa senti lagi mendekati wajah Youngjae. Kali ini Youngjae tidak bisa berbohong ia mengakui bahwa Daehyun sangatlah... Tampan.

"Siall... Ternyata dia Tampan juga dilihat dari dekat, Akkh"

"Selesai" Ujar Daehyun.

"ehmm.. Gomawo!" Daehyun hanya tersenyum kemudian dia melihat jam yang melingkar ditanganya menunjukan waktu 04:16 PM.

"Ah.. ini sudah sore, sebaiknya kita pulang"

"Aku menunggu Himchan hyung menjemputku" Ujar Youngjae beralasan, Ia tau itu adalah alasan konyol., Ia hanya asal menjawab karena entah kenapa dia selalu gugup setengah mati ketika mata elang Daehyun bertemu dengan mata cantiknya. Padahal Himchan juga sepertinya masih betah diatas rooftop kampusnya. mana mau juga dia menjemputnya sekarang.

"Aku yang akan mengantarmu, tenang saja"

"Mwoo???"

"Ayoo,.. cepatlah"

.

.

.

.

Daejae

Youngjae membantingkan tubuhnya dia atas kasur empuk yang berukuran king size itu. Ia menatap langit-langit kamarnya dan seketika bayangan-bayangan yang ia lakukan hari ini terngiang-ngiang dipikirannya,.

"Jung Daehyun, gurumu itu"

"ku rasa kalian yaa memang cocok"

Tampan,. dia sangat tampan..

"Tampan.. ia, aku baru tau jika dia setampan itu dari dekat" Youngjae tiba-tiba bergumam kecil.

"Aish apa yang aku katakan barusan?" Youngjae terperanjat kaget. "tidak.. tidak, tidak mungkin, jauhkan pikiran-pikiran itu Yoo Youngjae jauhkan, lebih baik aku membersihkan diri. Ugghhh,. kenapa terasa cape sekali hari ini" Youngjae menggeliat merasakan betapa capenya ia hari ini. Youngjae sekilas melirik jam disudut kamarnya kemudian dia menghela nafasnya dan langsung pergi menuju kamar mandi.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

/TBC/

NOTE: Btw Hyera disini seumuran ama Youngjae. Gimana??? Udah mulai tercium nih bau-bau Youngjae bakal suka ama Daehyun :D. Tunggu chap selanjutnya ya...

Terima kasih buat yang udah review, gk sempet bls krena bnyaknya tugas negara(?) ini aja umpet-umpetan buat bisa di update lagi.. Makasihh ya~~ :)))