My Lovely Teacher
Cast :
Byun Baekhyun (17)
Park Chanyeol (24)
Do Kyungsoo (17)
Kim Jongin - Kai (16)
Oh Sehun (16)
etc (tokoh lain akan muncul seiring jalannya cerita)
Rating : T menyerempet M
Genre : Friendship, School-life, Romance, Fluff, BxB
Happy Reading!!
6
-:-
Chanyeol side
Baekhyun itu murid yang baik, penurut, tidak bikin onar dan sebagainya. Mungkin sedikit berubah ketika masuk kelas 11, dia sedikit jadi lebih berani, sedikit dalam artian dia masih menghormati orang yang lebih tua darinya dan sekitarnya. Banyak yang bilang Baekhyun itu suka sama saya, saya hanya menanggapi nya sebagai lelucon, bagi saya dia murid yang lucu, ketika dia mengatakan dia menyukai saya di depan semua anak kelas ketika saya mengajar, dengan tubuh mungilnya dia berteriak mengatakan cinta pada saya. Mungkin terdengar konyol, bagaimana bisa seorang murid jatuh cinta dengan gurunya, dengan usia yang cukup terpaut jauh.
Mungkin kalian bertanya, apa saya juga menyukai Baekhyun?
Ya. Saya menyukainya.
Sayangnya, tidak seperti suka dia terhadap saya, saya menyukainya hanya sebatas dia adalah seorang murid yang cukup baik dan lucu.
Saya sudah mempunyai tunangan, dan rencananya akan menikah akhir tahun ini, dia cinta pertama saya, tidak mungkin saya meninggalkannya, entah karena apa saya akan tetap memilihnya, biarpun Sehun sudah megatakan berkali-kali dia tidak baik seperti kelihatannya, saya hanya perlu tutup telinga. Saya mempercayai cinta saya dan tidak akan berkhianat.
Sejujurnya, saya laki-laki normal, sekalipun saya suka dengan Baekhyun itu sangat tidak mungkin, dia laki-laki sama seperti saya. Saya tidak menyukai Baekhyun, tapi entah saya hanya merasa sedikit kehilangan ketika dia tidak ada disekitar saya, ketika dia tidak menggoda saya, ketika dia mengabaikan saya, ketika dia sedang bersama pria lain.
Apakah saya cemburu?
Saya pikir saya merasa kehilangan karena Baekhyun selama ini selalu ada disekitar saya dan selalu merecoki saya, jadi ketika ia sudah memilih hal baru saya hanya belum terbiasa. Ya, saya harap seperti itu.
Tapi sayangnya, saya suka ketika Baekhyun mentapan saya dengan tatapan memuja.
Kalian mungkin akan mengatakan saya naif.
Tapi, memang seperti itu keadaannya saya hanya menyukai Baekhyun sebatas guru dan murid kesayangan bukan sebagai kekasih.
-;-
"Kris Hyung~" Baekhyun sedikit merajuk ketika Kris mulai menjalankan mobilnya menjauh dari kedai Ice cream tadi
"Hyung, apakah aneh Baekkie menyukai Pak Chanyeol?" Baekhyun bertanya dengan nada lirih, namun Kris masih bisa mendengarnya
"Apa? Kamu suka sama guru kamu?" Kris tidak terlalu terkejut karena tadi dia sudah melihat pancaran mata Baekhyun ketika melihat muka gurunya itu.
Baekhyun hanya menatap jendela mobil sambil menganggukan kepalanya tanpa tahu Kris melihatnya atau tidak
"Hmm, jangan terlalu dalam Baek, kamu tidak tahu bukan dia gay atau tidak, dia sudah mempunyai kekasih atau belum, dia suka atau tidak sama kamu, jangan terlihat murahan hanya untuk mendapatkan cinta dari seseorang Baekhyunee" Kris mengangkat tangannya sambil menepuk-nepuk kepala Baekhyun
"Tapi kalau dia pantas untuk diperjuangkan, itu terserah kamu" Kris melanjutkan omongannya sambil tersenyum tipis melihat adiknya yang sedang jatuh cinta itu, dia jadi mengingat masa saat dia jatih cinta pertama kali dengan Tao sangat menggelitik perut jika diingat kembali. Bagaimana ia harus berjuang susah payah demi mendapatkan Tao dan restu dari kedua orangtua Tao. Hah, dia jadi merindukan pandanya yang sedang mengejar ilmu di negara tirai bambu itu.
Baekhyun yang mendengar perkataan Kris hanya tersenyum tipis, dia akan memikirkannya nanti.
-;-
Senin, 07.00 KST
Baekhyun sudah sampai sekolah diantar Appa-nya, sekarang dia sedang jalan menyusul Kyungsoo yang tertangkap netranya bahwa sahabatnya itu juga baru datang dan sedang menuju kelasnya. Suasana koridor sekolah masih sepi karena memang masih cukup pagi
"Pagi Kyungie~" Baekhyun menyapa Kyungsoo sambil merangkul pundaknya disertai senyuman tipis
"Pagi Baek" Tentu saja Kyungsoo membalas sapaan Baekhyun hanya saja dengan mada sedikit malas tidak seceria Baekhyun tadi.
Ketika melewati toilet Baekhyun sedikit mendengar suara laki-laki sedang berbicara, entah perasaannya mengatakan itu seperti suara Pak Chanyeol, jadi dia menarik tangan Kyungsoo dan berdiri disamping pintu kamar mandi siswa
"Ada apaan Baek" Kyungsoo bertanya dengan sedikit kesal ketika Baekhyun menarik tangannya lumayan keras
"Sttt, dengarkan soo itu suara Pak Chanyeol bukan? apakah aku salah dengar?" Baekhyun meminta Kyungsoo ikut mendengarkan suara di dalam kamar mandi
"Iya sayang, aku akan menemuimu nanti"
"kita sudah sepakat sayang, aku akan tetap menjadi guru sampai aku menikah denganmu"
"Kau sudah tahu aku mencintai pekerjaanku ini sayang"
"Hmm, nanti aku akan menelpon mu lagi, sekarang aku harus siap-siap untuk mengajar"
"Bye sayang, love you too"
Cklek
Benar. Itu Pak Chanyeol. Pak Chanyeol berjalan keluar kamar mandi menuju kantor tanpa mengetahui di sebelah kamar mandi itu ada tembok yang sedang digunakan oleh Baekhyun dan Kyungsoo bersembunyi.
Baekhyun hanya terdiam. Kyungsoo menatap khawatir dan sedikit menggoyangkan tangan Baekhyun
"Hey Baek" Panggil Kyungsoo
"Aku baik-baik saja Kyungie" Baekhyun berkata dengan pandangan sendu dan sedikit menyunggingkan senyum. Senyum miris.
"Kau tidak" Kyungsoo menarik Baekhyun kepelukannya, tubuh Baekhyun sedikit bergetar ketika Kyungsoo memeluknya
"Menangis saja tak apa Baek, keluarkan semuanya, tapi setelah kau menangis berjanjilah padaku kau tidak akan menangis seperti ini lagi karena Pak Chanyeol, kau sahabatku dan tentu aku tidak ingin kau terluka, saat masuk kelas nanti, aku harap kau terlihat kuat Baek" Kyungsoo menenangkan Baekhyun sambil mengelus punggung Baekhyun
"Aku baik Soo, dari awal memang cinta ini tidak wajar, bagaimana mungkin aku bisa jatuh cinta dengan seorang yang lebih tua dariku dan ia adalah seorang guru ku sendiri dan lebih parahnya kita sama-sama lelaki, aku selalu bersikeras aku bisa mendapatkan nya, tapi aku lupa Pak Chanyeol adalah pria dewasa normal yang menyukai wanita, sedangkan aku hanyalah murid SMA yang sedang dalam masa pubertas bisa-bisanya menyukai guruku sendiri, aku terlalu lancang" Baekhyun melepas pelukan dan sedikit mengusap lelehan air mata diwajahnya.
"Tak ada yang salah dari cinta Baek" Kyungsoo membalas perkataan Baekhyun kemudian menyuruh Baekhyun mencuci muka dan masuk ke kelas untuk mengikuti pelajaran.
Tanpa menyadari Pak Chanyeol ada disisi tembok satunya, mendengarkan perkataan Baekhyun yang cukup terdengar sangat jelas dari tempatnya.
TBC
