My Lovely Teacher

Cast :

Byun Baekhyun (17)

Park Chanyeol (24)

Do Kyungsoo (17)

Kim Jongin - Kai (16)

Oh Sehun (16)

etc (tokoh lain akan muncul seiring jalannya cerita)

Rating : T menyerempet M

Genre : Friendship, School-life, Romance, Fluff, BxB

Happy Reading!!

7

-:-

Kata orang, masa SMA itu masa yang paling berkesan, karena banyaknya momen-momen saat kita usia remaja.

Bagi Baekhyun juga seperti itu, dia tidak akan pernah melupakan bahwa dia pernah menyukai guru di sekolahnya. Tidak tahu akhirnya bagaimana, terbalaskan atau tidak ia berjanji tidak akan melupakan masa-masa dimana ia berjuang untuk Pak Chanyeol.

Sebut saja Baekhyun itu bodoh karena masih mengejar seseorang yang jelas-jelas sudah bertunangan dan akan menikah sebentar lagi, dan Pak Chanyeol naif karena ia merasa bahwa ia tidak menyukai Baekhyun tetapi ia selalu ingin Baekhyun ada di sekitarnya, menggodanya, memanggilnya, tersenyum kepadanya, atau bahkan menghabiskan waktu bersamanya.

Seperti saat ini,

DeLight Cafe

"Jadi Baek kau akan melanjutkan kemana setelah lulus?" Pak Chanyeol bertanya sambil memegang cangkir panasnya yang berisi kopi.

"Entah, aku belum sempat memikirkannya mungkin akan meneruskan kuliah atau bekerja" Jawab Baekhyun sambil menjilati ice cream rasa strawberry yang sudah dibelinya tadi.

Ya. Mereka berdua sedang bersama di cafe depan sekolah. Bagaimana bisa?

Oh, itu karena awalnya Baekhyun dan Kyungsoo sedang duduk-duduk disana menghabiskan waktu luang setelah pulang sekolah, namun tiba-tiba Jongin menyeret Kyungsoo pergi. Baekhyun sebenarnya tidak rela tapi ia pasrah saja mungkin mereka ingin berkencan selagi ada waktu luang sebelum Kyungsoo mulai disibukkan ujian-ujian yang akan datang, Baekhyun adalah penganut, datang, kerjakan, dan lupakan. Jadi ia santai-santai saja sampai Pak Chanyeol menghampirinya dan duduk di meja yang sama dengannya. Baekhyun sedikit terkejut namun ia berusaha bersikap seperti biasanya, pikirnya biarlah ini terjadi sampai ia lulus sehingga ada cukup banyak momen dalam memperjuangkan cintanya pada usia yang terpaut jauh dengannya.

-Flashback

"Hai Baek, Bapak ikut duduk ya" setelah membeli kopi Pak Chanyeol menghampiri Baekhyun yang sedang duduk sendirian di dekat jendela, dan ikut duduk bersamanya

"Iya Pak" Baekhyun hanya menatap Pak Chanyeol dan menganggukan kepalanya.

"Tumben sendirian Baek, biasanya sama Kyungsoo" Pak Chanyeol mulai membuka percakapan dengan Baekhyun yang terlihat murung beda dari biasanya

"Sedang kencan bersama Kai, Pak" Baekhyun menjawab pertanyaan Pak Chanyeol tanpa menatap wajah Pak Chanyeol

"Kamu lagi kenapa Baek? tumben murung?" Akhirnya Pak Chanyeol bertanya karena penasaran dan ada rasa sedikit khawatir

"Ah Pak Chanyeol jangan terlalu baik sama saya, nanti saya makin cinta sama Bapak gimana, baru ditanyain kaya gini aja saya udah senang Pak, Bapak kan udah tunangan, gamungkin sama saya, jadi biarin aja saya tetap ngejar-ngejar Bapak selama tahun terakhir saya di SMA dan Bapak seperti biasa saja, biarin Bapak jadi momen terindah selama SMA buat Baekhyun" setelah Baekhyun berbicara kepada Pak Chanyeol ia tersenyum tipis lalu melanjutkan pembicaraannya,

"Tapi, hari ini saya lagi kurang baik Pak, jadi saya tidak mau godain Bapak dan ngejar-ngejar Bapak, nanti aja ya Pak liat besok, mudah-mudahan mood saya kembali baik" kali ini Baekhyun berbicara sambil menatap mata Pak Chanyeol.

Darimana Baekhyun mendapatkan keberanian seperti itu mengungkapkan segalanya. Pak Chanyeol yang mendengar Baekhyun berbicara seperti itu hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

Selanjutnya bisa kalian tebak, hanya terjadi beberapa obrolan singkat sambil menghabiskan waktu luang mereka.

-end flashback

"Sudah sore Baekhyun, mau saya anterin pulang?" keduanya berjalan keluar cafe setelah melihat jam sudah menunjukkan angka 5, mereka tidak menyangka obrolan singkat mereka berlangsung selama 4 jam lebih

"Ga usah Pak, Makasih" Baekhyun menggelengkan kepalanya singkat

"Yaudah, langsung pulang ya Baekhyun belajar, sebentar lagi akan banyak ujian" Pak Chanyeol menepuk kepala Baekhyun lalu tersenyum manis lalu mulai meninggalkan Baekhyun yang berdiri disamping pintu cafe menuju motornya yang terparkir rapih bersama motor lain.

"Dah Baekhyun" Pak Chanyeol pamit pulang pada Baekhyun, sedangkan Baekhyun hanya menganggukkan kepalanya sambil mulai ikut meninggalkan cafe dan berjalan pulang kerumahnya.

Baekhyun sedang memikirkan bagaimana caranya ia melupakan fakta bahwa Pak Chanyeol - guru yang sangat di cintainya- sudah bertunangan dengan gadis lain, supaya ia masih tetap mengejarnya tanpa rasa tidak enak hati. Ia sungguh sangat ingin membuat kenangan SMA nya dipenuhi oleh Pak Chanyeol.

setelah sampai didepan pintu rumahnya Baekhyun menggelengkan kepalanya dan mulai melepas sepatu, pikirannya 'nanti sajalah sekarang Baekkie mau makan terus tidur sore'

*Chanyeol side

Aku hanya merasa nyaman berada disekitarnya, dan apa yang terjadi hari ini sedikit kurang membuatku nyaman, bagaimana yang biasanya ia secara gamblang berteriak menyatakan cinta padaku, sebaliknya tadi ia mengatakan bahwa moodnya hancur dan tidak ingin melakukan hal seperti biasa padaku, kira-kira siapa ya yang membuat mood Baekhyun hancur seperti itu.

Baekhyun berkata bahwa ia akan menjadikan ku momen berkesannya selama masa SMA, mungkin aku juga akan menjadikannya ia murid yang akan ku ingat selalu selama aku menjadi guru SMA.

-;-

"Hyung! tadi Hyung sama Baekhyun ya di cafe DeLight" Sehun yang sedang duduk di sofa bertanya pada Chanyeol yang baru melepas sepatunya dan sedang menuju sofa yang diduduki Sehun.

Chanyeol hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya.

"Hyung kenapa gamau sama Baekhyun?" Sehun mulai bertanya sambil menatap sepupunya itu.

"Tidak bisa Hun, pertama Hyung dan Baekhyun adalah seorang guru dan murid, kedua usia kita terpaut cukup jauh, ketiga Hyung sudah bertunangan jika kau lupa" Chanyeol menjawab pertanyaan Sehuj sambil menatap kosong TV dihadapannya

"Bukan karena ia laki-laki?" Sehun tampak mulai penasaran dalam obrolan mereka kali ini

"Ya. Aku straight" Chanyeol menjawab singkat tetapi Sehun melihat ada sedikit keraguan ketika Chanyeol mengtakannya tadi

"Tapi tadi Hyung tidak menyebutkan itu ketika pertanyaanku yang pertama, Hyung tidak kasihan melihat Baekhyun mengejar Hyung seperti itu?" Sehun kembali bertanya pada Chanyeol

"Kasihan, kenapa Kau banyak bertanya? Sudahlah Hyung ingin mandi dulu" Chanyeol mulai beranjak dari tempat duduknya dan masuk ke kamar, tanpa ia ketahui bahwa Sehun merekam pembicaraan mereka dan mengirimkannya ke Baekhyun untuk menunjukkan bahwa saat Chanyeol berbicara ia straight ada keraguan dalam matanya dan nada suaranya, tanpa ia sadari dalam percakapan itu ada kata-kata yang membuat Baekhyun sakit hati.

-;-

Baekhyun room's

TING!

Baekhyun yang baru selesai mandi membuka Smartphone nya ketika terdengar bunyi suara pesan masuk, setelah Baekhyun cek ternyata ada pesan suara dari Sehun dan beberapa pesan yang berkata untuk mendengarkannya bahwa ada keraguan saat Pak Chanyeol berbicara.

Baekhyun mulai memutar pesan suara yang Sehun kirim setelah duduk bersandar diatas kasurnya,

"Hyung tadi Hyung sama Baekhyun ya di cafe DeLightBaekhyun mengetahui itu adalah suara Sehun

"Hyung kenapa gamau sama Baekhyun?" Itu juga suara Sehun, mungkin Pal Chanyeol tadi menjawabnya dengan gesture tubuh.

"Tidak bisa Hun, pertama Hyung dengan Baekhyun adalah seorang guru dan murid, kedua usia kita terpaut cukup jauh, ketiga Hyung sudah bertunangan jika kau lupa" Nah, itu suara Pak Chanyeol tapi Baekhyun mulai menggigit bibir bawahnya mendengar perkataan Pak Chanyeol

"Bukan karena ia laki-laki?" Suara Sehun mulai terdengar lagi

"Ya. Aku Straight" memang terdengar jelas ada nada sedikit keraguan disana, namun itu membuat Baekhyun cukup sakit mendengar perkataan Pak Chanyeol, ia merasa bahwa ia tidak normal karena menyukai guru dan ia berjenis kelamin laki-laki yang artinya sama sepertinya.

"Tapi tadi Hyung tidak menyebutkan itu ketika pertanyaanku yang pertama, Hyung tidak kasihan melihat Baekhyun mengejar Hyung seperti itu?" terdengar lagi suara Sehun mulai bertanya

"Kasihan. Kenapa kau banyak bertanya? sudahlah Hyung ingin mandi dulu" itu jawaban Pak Chanyeol atas pertanyaan Sehun

Baekhyun meletakkan ponsel pintarnya itu diatas meja samping tempat tidurnya, ia mulai merebahkan dirinya dan memikirkan lagi percakapan Sehun dengan Pak Chanyeol tadi, ia tahu Sehun hanya ingin ia mengetahui bahwa Pak Chanyeol tidak sepenuhnya laki-laki normal, tapi tidak menyadari bahwa ada percakapan lain yang membuat Baekhyun sakit hati. Air matanya sedikit keluar namun Baekhyun cepat-cepat menghapus kasar. Setelah itu ia bangun dari tidurnya dan mulai mengambil HP nya mencari nama dikontak HP nya dan mulai meneleponnya.

"Halo, ada apa Baekhyun?" terdengar suara Pak Chanyeol dari seberang ketika panggilannya diangkat

"Temui saya di cafe DeLight, sekarang" Setelah Baekhyun berbicara seperti itu ia langsung menutup sambungan teleponnya dan mulai bersiap lalu menuju cafe tadi.

-;-

19.00

Baekhyun sudah duduk di dekat jendelan sama seperri tadi setelah memesan air mineral, menunggu Pak Chanyeol datang. Tak lama kemudia Pak Chanyeol datang dan mulai menghampiri Baekhyun ketika netranya menemukan Baekhyun sedang duduk ditempat tadi dan menghadap jalanan.

"Hai Baek ada apa? bukannya ini waktu belajar?" Pak Chanyeol mulai duduk didepan Baekhyun

"Saya tidak perlu rasa kasihan Bapak, cinta itu tidak butuh di kasihanin, toh saya yang mencintai Bapak, saya yang berjuang, tidak merugikan Bapak bukan? yang di benci juga saya oleh anak-anak sekolahan yang suka dengan Bapak, jika itu merugikan Bapak saya akan berhenti, saya tahu Bapak sudah bertunangan, saya tahu usia kita terpaut cukup jauh dan saya tahu status kita guru dengan murid, tapi apa salah jika saya ingin menjadikan Bapak kenangan saat saya masih SMA? Saya tidak meminta balasan cinta saya pada Bapak bukan? Saya mungkin terlihat murahan ketika mengejar-ngejar Bapak, menyatakan secara gamblang di kelas kalau saya cinta dengan Bapak, tapi untuk dikasihani saya rasa tidak, saya tidak serendah itu sampai perlu dikasihani, saya memang sering merasa sakit ketika Bapak mengabaikan saya, ketika saya mengetahui Bapak sudah bertunangan, ketika saya dihina karena saya gay, ketika saya di hina karena saya mencintai Bapak, saya tahu Anda juga seorang straight tidak seperti saya, tapi saya tekankan sekali lagi pada Bapak, bahwa saya tidak butuh rasa kasihan dari Bapak atau dari siapapun" Setelah berkata seperti itu Baekhyun beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan Pak Chanyeol tanpa berpamitan

"Hyun, Baekhyun!" Pak Chanyeok sedikit berteriak ketika memanggil Baekhyun yang sudaj berjalan keluar kafe

"Tenang Pak, besok saya ngejar Bapak lagi kok, Saya pulang dulu ya Pak" Baekhyun berlari menuju rumahnya setelag berkata seperti itu, sedangkan Pak Chanyeol hanya memandang heran.

-;-

TBC

Haiii thankyouuu yaa yang udah review dan cuma mau ngasih tahu, sebenarnya ini ada beberapa yang diambil dari kisah saya di SMA, saya menyukai guru saya, hanya saja bedanya yang asli sudah menikah yang ini baru bertunangan :v

intinya ini cerita diambil dari pengalaman saya dan imajinasi saya :v