My Lovely Teacher
Cast :
Byun Baekhyun (17)
Park Chanyeol (24)
Do Kyungsoo (17)
Kim Jongin - Kai (16)
Oh Sehun (16)
etc (tokoh lain akan muncul seiring jalannya cerita)
Rating : T menyerempet M
Genre : Friendship, School-life, Romance, Fluff, BxB
Happy Reading!!
12
-;-
Beberapa rangkaian ujian sudah dilewati Baekhyun dan angkatannya, dan minggu ini adalah ujian terakhir di masa SMA nya.
Baekhyun belajar dengan sangat rajin ketika mendekati ujian-ujian, hanya saja jika ada Pak Chanyeol di hadapannya kalau tidak ada ia tetap belajar kok, sayang yang dipelajari bukanlah pelajaran sekolah tapi pelajaran dalam meningkatkan skill di game dan belajar cara hibernasi yang cocok dan nyaman. Baekhyun sebenarnya cukup muak dengan yang namanya ujian-ujian tapi tak apalah lagipula ini adalah rintangan terakhir di masa SMA nya, Baekhyun juga sering latihan bernyanyi sendiri ketika di kamar, di kamar mandi saat mandi atau buang air besar untuk lagu perpisahan yang akan ia nyanyikan nanti. Baekhyun membawakan dua lagu untuk perpisahan nanti yang pertama untuk teman-teman angkatannya dan yang kedua untuk Pak Chanyeol tentu saja. Semoga saja nanti Pak Chanyeol langsung bisa memainkan aransemennya dalam sekali lihat.
Saat ini Baekhyun duduk diruang tamu, ini masih siang dan hari minggu yang artinya hari libur dan besok sudah ujian
WhatsApp Chat Room
(SooKyung)
13.00
Baekhyunee : P
Baekhyunee : Soo
SooKyung : Apa?
Baekhyunee : Keluar yuk temenin Baekkie nyari kado buat Pak Cey nanti
SooKyung : Masih lama Baek
Baekhyunee : Iya gapapa. Ayo
SooKyung : Datang aja ke Myeongdong. Aku lagi disini sama Jongin
Baekhyunee : Duh pacaran aja ih, ntar Baekkie jadi nyamuk disana gamau ah
SooKyung : Tadi kata Jongin, Sehun mau kesini kamu bareng Sehun aja okay
Baekhyunee : Oke deh Baekkie chat Sehun dlu ya soo
Baekhyun keluar dari ruang chat bersama Kyungsoo lalu mencari kontak Sehun dan mulai menghubunginya
WhatsApp Room Chat
(Thehunie)
13.20
Baekhyunee : Hun
Baekhyunee : Hun
Thehunie : Lagi on the way Hyung tunggu depan rumah ya, Sehun bawa mobilnya Chanyeol Hyung
Baekhyunee : Kok kamu udah tau Hun?
Thehunie : Iya tadi dikasih tahu Jongin, siap-siap Hyung Sehun bentar lagi sampai
Baekhyunee : Hati-hati Thehunie jangan main HP, Baekkie udah nunggu di depan rumah
Tin Tin
Bunyi klakson mobil terdengar oleh telinga Baekhyun ia langsung mendongakkan kepalanya karena tadi ia sedang menunduk melihat sepatunya yang bersih tanpa cela baru di cuci pakai sabun colek.
"Baekkie Hyung" Panggil Sehun menurunkan kaca mobilnya
"Hai Thehun" Kata Baekhyun sambil melambaikan tangannya pada Sehun yang di tanggapi wajah datar dari Sehun
"Hyungg~" Oh lihat Sehun sedang merajuk karena Baekhyun memanggil Sehun seperti itu.
"Haha iya iya Baekkie naik ya panas nih" Kata Baekhyun tertawa sambil berjalan memasuki mobil Sehun, duduk disamping Sehun
"Kok kamu boleh bawa mobil Hun? Kamu kan belum punya Surat Izin Mengemudi" Tanya Baekhyun begitu sudah duduk dengan nyaman di dalam mobil
"Chanyeol Hyung sedang tidur, kunci mobilnya ada diatas meja jadi aku ambil diam-diam dan boom Sehun membawa mobilnya, lagian mobilnya juga jarang dipakai, kan sayang terus Sehun udah bisa nyetir mobil" Cerita Sehun sambil mulai menjalankan mobilnya menuju tempat Kyungsoo dengan Jongin di Myeongdong.
"Dasar anak jaman sekarang" Baekhyun sedikit menggerutu ketika mendengar alasan Sehun
Dibutuhkan waktu sekitar 45 menit dari perumahan Baekhyun menuju Myeongdong karena lokasi yang cukup ramai membuat jalanan sedikit macet, Sehun pun menitipkan mobilnya didekat area Pom Bensin selanjutnya Baekhyun dan Sehun berjalan kaki memasuki Myeongdong lebih dalam untuk menemukan Kyungsoo dan Kai yang katanya ada di depan toko yang menjual pernak-pernik khas Korea, tapi lihatlah disini kan begitu banyak toko yang menjual pernak-pernik khas Korea
Whatsapp Chat Room
(SooKyung)
14.35
Baekhyunee : Soo dimana?
SooKyung : Depan toko pernak-pernik Korea
Baekhyunee : Ada banyak Soo disini
SooKyung : Pakai baju apa ?
Baekhyunee : Siapa?
SooKyung : Kai
Baekhyunee : Kan Kai lagi sama kamu Soo
SooKyung : Dih jangan temenan sama saya lagi ya anda.
Baekhyunee : Jahat kamu sayang, jadi dimana?
SooKyung sedang mengetik...
"DOOR!!!!"
"EH ANAK AYAM COPOT KEPALANYA"
"TIDAKK!!"
PLAK PLAK PLAK
Iya Kai dan Kyungsoo yang sudah melihat Baekhyun dan Sehun menghampirinya dan begitu sampai dibelakang mereka Kai mengagetkan Baekhyun yang langsung dijawab latah oleh Baekhyun dan Sehun yang tidak terima kalau saudaranya dibilang lepas kepalanya dan diakhir dengan Kyungsoo yang memukul mereka bertiga. Capek deh jadi Kyungsoo.
"By the way, kamu mau beli apa buat Pak Cey Baek?" Tanya Kyungsoo sambil berjalan menyusuri jalan Myeongdong diikuti oleh Kai dan Sehun dibelakang anggap saja sebagai bodyguard Kyungsoo dan Baekhyun.
"Entahlah, kira-kira apa ya Soo?" Tanya Baekhyun balik meminta saran dari Kyungsoo
"Beli hadiah yang bisa langsung pakai, jadi Pak Chanyeol selalu ingat kamu kalau memakai pemberian kamu" Saran Kyungsoo pada Baekhyun. Baekhyun hanya menganggukkan kepalanya setuju dengan saran dari Kyungsoo
"Tapi kira-kira apa ya Soo?" Tanya Baekhyun lagi
"Underware" Itu Jongin yangmong tiba-tiba nyambung
"Serius Jongin" Baekhyun meminta keseriusan Jongin karena memang ia sedang sangat bingung saat ini
"Iya Hyung, kalau kamu ngasih underware ke Pak Cey kamu bakal selalu di ingat karena akan selalu dipakai, dibawah lagi makainya" penjelasan seorang Jongin yang sangat konyol
"Sepatu Olahraga aja Hyung" Sehun memberi saran pada Baekhyun, Baekhyun yang akan membalas perkataan Jongin terdiam memikirkan saran dari Sehun, menurutnya benar juga karena Pak Chanyeol adalah seorang guru Penjaskes jadi belilah barang yang sesuai dengan apa yang Pak Chanyeol butuhkan, tapi masalahnya ia tidak yakin dengan ukuran kaki Pak Chanyeol
"Kamu tau ukurannya Sehun?" Tanya Baekhyun pada Sehun
"Berbeda 3cm denganku Hyung" Kata Sehun menjawab pertanyaan Baekhyun
"Berapa nomor sepatu kamu?" Tanya Baekhyun lagi
"43" Jawab Sehun singkat
"Berarti Pak Chanyeol 46?" Tanya Baekhyun lagi yang hanya dijawab anggukkan kepala oleh Sehun
"Hitam" Lagi Sehun menjawab dengan singkat sedangkan Kyungsoo dengan Kai hanya mendengar percakapan mereka berdua sambil melihat-lihat toko barangkali menemukan toko sepatu
"Selain hitam, yang berwarna cerah hun" Baekhyun membuat Sehun berpikir sedikit keras mengingat apalagi warna yang disukai sepupunya itu.
"Biru atau merah?" Kata Sehun sedikit tidak yakin
"Baiklah akan ku campurkan warna itu" kata Baekhyun semangat
"Soo kau sudah melihat toko sepatu yang bagus?" tanya Baekhyun pada Kyungsoo yang terlihat sedang memperhatikan sekitar Myeongdong
"Coba yang itu" kata Kyungsoo sambil menunjuk toko diseberang mereka
"Ayo kita coba masuk saja" Ajak Kai sambil berjalan merangkul Sehun yang tentunya diikuti oleh Baekhyun dan Kyungsoo
-At Shoes Store-
"Mau beli yang kayak gimana Baek?" Tanya Kyungsoo sambil melihat-lihat sepatu yang terpajang sedangkan Kai dengan Sehun berpencar dibagian lain setelah Kai dan Sehun meminta izin pada Kyungsoo dan Baekhyun yang diangguki oleh mereka berdua
"Slip on atau yg talian?" Tanya Baekhyun meminta pendapat Kyungsoo
"Sepatu olahraga bagus yang talian kayaknya deh, tapi yang slip on juga bagus simple pakainya" Kata Kyungsoo mengutarakan pendapatnya
"Kayaknya bagus yang slip on deh Soo" Kata Baekhyun pada Kyungsoo, sambi menyusuri rak sepatu dan melihatnya
Sudah dua jam Baekhyun dan Kyungsoo menyusuri toko sepatu di Myeongdong tetapi belum menemukan yang pas, sampai Kai dan Sehun bisa membeli banyak makanan tetapi Kyungsoo menamani Baekhyun yang tak kunjung menemukan sepatu sesuai seleranya.
"Baek ini sudah 7 toko yang kita datangi apakah belum ketemu?" Tanya Kyungsoo sambil menggerutu pelan
"Sabar Soo" Baekhyun menjawab sekenanya sambil terus menyusuri rak sepatu yang ada
Sampai..
"Yashh!! Dapat!!" Baekhyun berteriak kecil seperti anak kecil ketika melihat sepatu yang sesuai dengan seleranya dengan paduan warna hitam, biru, dan merah yang begitu bagus apalagi jika dikenakan oleh Pak Chanyeol akan menambah kadar ketampanannya meskipun ia sudah sangat tampan. Sedangkan Kai, Kyungsoo, dengan Sehun menghela nafas lega karena Baekhyun sudah menemukan pilihannya.
"Permisi, sepatu ini ada yang nomor 46?" Tanya Baekhyun pada seorang perempuan, pegawai toko tersebut
"Sebentar akan saya carikan" kata pegawai tersebut lalu meninggalkan Baekhyun dan kawan-kawannya
"Hyung beliin buat Sehun juga ya?" Pinta Sehun sambil memasang tampang memelas
"Tidak ada uang, minta sana ke Pak Chanyeol" Kata Baekhyun menatap Sehun sebal sedangkan Kai dengan Kyungsoo sedang duduk di sampingnya, mereka kelelahan setelah berjalan-jalan sekian lama.
Pegawai itu kembali membawa kotak sepatu, sepertinya ada itu yang ada dipikiran Baekhyun
"Ini Tuan sepatunya" Kata pegawai itu sambil memberikan sebelah sepatu kepada Baekhyun setelah dikeluarkan dari kotak sepatu
Baekhyun memegang sepatunya dan memperhatikan secara detail
"Bagus tidak soo, kai, hun?" Tanya Baekhyun pada ketiga orang yang sedang duduk kelelahan yang hanya dijawab anggukan oleh mereka bertiga.
"Baiklah saya ambil ini satu" Kata Baekhyun sambil menyerahkan sepatu tadi kepada pegawai dan pegawai itu langsung memberikan nota dan meminta untuk melakukan pembayaran dikasir dekat pintu keluar
"Ayo kalian anak-anak pemalas, kita bayar lalu pulang okay? aku tahu kalian sudah lelah" kata Baekhyun sambil memperhatikan Kyungsoo, Kai, Sehun sebentar kemudian meninggalkan mereka berjalan menuju kasir yang tak lama kemudian di ikuti oleh Kyungsoo dan anak-anaknya
Setelah melakukan pembayaran mereka keluar toko, Baekhyun sebenarnya sebelum keluar rumah tadi sudah mengambil uang yang ia tabung selama ini untuk Pak Chanyeol jadi saat ini tabungannya benar-benar habis karena sepatu Pak Chanyeol mempunyai harga yang cukup mahal. Tapi Baekhyun tidak menyesali itu. Dan semoga Pak Chanyeol menyukai pemberian Baekhyun dan selalu memakainya.
Selanjutnya mereka membeli beberapa camilan dan langsung kembali ke rumah karena waktu sudah mulai malam dan mereka harus mempersiapkan diri untuk ujian besok, ujian yang terakhir di masa Sekolah Menengah Atas.
-;-
TING!!
TING!!
Baekhyun baru saja selesai memakai baju tidurnya setelah mandi, ia berjalan menghampiri ranjangnya lalu duduk diatas ranjang dan mengambil HP di atas meja, disampingnya untuk melihat dari siapa chat yang masuk
Whatsapp Chat Room
(SirChanyeollie)
19.30
SirChanyeollie : Malam Baekhyun
SirChanyeollie : Besok ujian terakhir di SMA, kamu udah belajar?
Baekhyunee : Malam Pak Chanyeol
Baekhyunee : Belum, Bapak mau ajarin saya?
SirChanyeollie : Kamu malas sekali sih Baek?
Barkhyunee : Tidak kok, saya kan sudah belajar selama 12 tahun, 6 tahun di SD, 3 tahun di SMP, dan 3 tahun di SMA, besok kan ujian ya saya tidak perlu belajar dong Pak, Saya butuh waktu istirahat
SirChanyeollie : Banyak alasan kamu Baek
Baekhyunee : Saya juga tadinya mau belajar sebentar tapi pas lihat HP, Pak Chanyeol nge-chat saya, jadi keinginan saya untuk belajar sirna sudah
SirChanyeollie : Ck. Bilang saja malas
Baekhyunee : Hehe tau saja Pak
Baekhyunee : By the way, tumben Bapak nge-chat saya duluan, ada apaan Pak?
Baekhyunee : Tunangan Bapak ga nge-chat Bapak ya, jadi Bapak ngerasa kesepian terus nge-chat saya
SirChanyeollie : Tidak, saya hanya mau memastikan saja anak didik saya belajar untuk ujian besok
Baekhyunee : Ah masa? Bapak perhatian banget. Love you Pak!! Hehehe
read
SirChanyeollie off
Baekhyun melihat tulisan offline di aplikasi WhatsApp nya tepatnya di ruang obrolan antara dia dengan Pak Chanyeol, ia sedikit mendengus melihat Pak Chanyeol offline ketika ia mengirim pesan terakhir, kemudian tertawa kecil karena ia pikir ia pasti akan merindukan masa-masa yang seperti ini. Bagaimana ia selalu menggoda Pak Chanyeol, bagaimana ia selalu mencoba berada disekitar Pak Chanyeol, bagaimana ia selalu mencoba mengutarakan semua isi hatinya kepada Pak Chanyeol. Jujur, ia merasa sedikit bangga mengetahui bahwa Pak Chanyeol tidak lagi menganggap cintanya hanyalah bercandaan. Meski ia tahu sampai kapanpun cintanya tidak akan terbalaskan. Ia akan tetap bangga pernah berjuang untuk guru yang dicintainya, berjuang untuk orang yang saat ini mengambil seluruh perasaan Baekhyun. Ia hanya tahu bagaimana mencintai Pak Chanyeol tanpa memikirkan rasa sakit akibat mencintai Pak Chanyeol. Ia hanya menuruti kata hatinya, meski di beberapa waktu ia merasa sedih karena cintanya diremehkan beberapa anak di sekolahnya.
-;-
.
Baekhyun sudah melewati minggu-minggu yang membuat kepala hampir pecah, untungnya Baekhyun tidak merasakan itu, ia tetap belajar kok walau hanya sebentar juga ia lancar-lancar saja dalam ujiannya, bahkan sampai ujian yang terakhir. Sebenarnya Baekhyun itu penganut 'datang, kerjakan, lupakan' Jadi hidup Baekhyun terasa begitu ringan tanpa beban tidak seperti anak lain yang memikirkan banyak hal tentang bagaimana hasil akhirnya, bagus atau tidak, lulus atau tidak. Baekhyun sih pengennya lulus cuma ya kalau terpaksa ngulang lagi ia berjanji akan terus mengejar Pak Chanyeol sampai dapat meskipun harus jadi orang ke tiga.
Baekhyun itu cukup sukit ditebak jalan pikirnya, kemarin ia bilang tidak akan menjadi orang ketiga dalam hubungan, tapi sekarang ia berjanji jika mengulang tahun depan ia akan rela menjadi orang ketiga yang memutuskan hubungan Pak Chanyeol dengan tunangannya dan menjadikan Pak Chanyeol miliknya seorang.
-;-
Jeda untuk perpisahan dari ujian terakhir berjarak dua minggu. Dalam 2 minggu itu Baekhyun selalu berangkat ke sekolah walaupun seharusnya anak kelas 12 tidak ada kepentingan lagi disekolah, tiap kali ditanya kenapa, Baekhyun pasti selalu menjawab ingin menemui Kai dan Sehun karena ia juga membawa Kyungsoo yang suka kesal karena pagi-pagi Baekhyun datang kerumah Kyungsoo, menyuruh bersiap-siap lalu menariknya ke sekolah. Sebenarnya Kyungsoo cukup malas karena akhirnya ia dapat libur setelah hari-harinya dipenuhi berbagai macam ujian. Ah yang soal Baekhyun tadi, benar kok ia mau ketemu Kai dan Sehun, hanya beberapa menit selanjutnya tentu mencari Pak Chanyeol bahkan sampai memutari semua kelas yang ada disekolah dan melihat kantor guru, jika ketemu ia akan selalu menggoda dan mengikutinya dan saat Pak Chanyeol sedang mengajar ia akan menunggu bersama Kyungsoo di perpustakaan lalu seperti biasa, pulang sekolah sudah menjadi kegiatan yang rutin meski hanya 20-30 menit, Baekhyun sudah senang, sangat senang. Ia lakukan terus selama 2 minggu itu sampai hari perpisahan.
-;-
TBC
