My Lovely Teacher
Cast :
Byun Baekhyun (17)
Park Chanyeol (24)
Do Kyungsoo (17)
Kim Jongin - Kai (16)
Oh Sehun (16)
etc (tokoh lain akan muncul seiring jalannya cerita)
Rating : T menyerempet M
Genre : Friendship, School-life, Romance, Fluff, BxB
Happy Reading!!
15
-;-
Baekhyun masih ke sekolah, sambil menunggu pengumuman.
Hanya saja ada yang berbeda dihari ini, seperti biasa Baekhyun menemui Pak Chanyeol, ia berjalan menuju kantor guru, saat diperjalanan ia bertemu dengan Pak Chanyeol, Baekhyun berjalan semakin dekat dengan wajah tersenyum bahagia mendekati Pak Chanyeol yang menatapnya dengan tatapan datar.
"Pagi Pak!" Baekhyun menyapa Pak Chanyeol dengan semangat
Tapi..
Pak Chanyeol melewatinya begitu saja, tanpa membalas sapaan Baekhyun atau membalas dengan senyuman, padahal jelas-jelas Baekhyun yakin keduanya sempat bertatapan saat Baekhyun mendekatinya. Apakah ia sudah mati sehingga menjadi tak kasat mata, itulah yang ada dipikiran Baekhyun saat ini.
Baekhyun mendesah kecewa, ada apa sebenarnya dengan Pak Chanyeol.
Ah mungkin saja ia sedang banyak pikiran, nanti ia harus berbicara dengan Baekhyun di cafe seperti biasa.
Baekhyun pergi ke sekolah juga tidak diam saja, ia masih belajar untuk mengikuti seleksi perguruan tinggi nanti.
Seperti saat ini, ia sedang belajar Akuntansi dengan gurunya yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Sekolah.
Saat sedang belajar, seorang guru memasuki kelasnya dan mendekati sang Kepala Sekolah, guru yang masuk tadi adalah Pak Chanyeol.
Dari tempat duduk Baekhyun ia melihat Pak Chanyeol yang sedang mengobrol dengan Kepala Sekolah, Oh lihatlah, Baekhyun terus menatap Pak Chanyeol ketimbang menatap kertas soal yang saat ini berada di genggaman tangannya. Ia melihat Pak Chanyeol begitu intens dengan senyuman mengembang di bibirnya, berharap Pak Chanyeol menengok kearahnya dan membalas dengan senyuman manisnya. Ia akan menunggu itu.
Tapi selang beberapa menit setelah kedua guru itu mengobrol, hanya kekecewaan yang didapat oleh Baekhyun, Pak Chanyeol berjalan meninggalkan kelas Baekhyun tanpa melihat Baekhyun, meskipun tadi Baekhyun merasa ketika Pak Chanyeol ditatap olehnya ia sedikit melirik ke arah Barkhyun, sebenarnya ada apa dengan guru yang satu itu? menjadi pertanyaan besar bagi Baekhyun. Apakah Pak Chanyeol putus dengan tunangannya? meskipun Bakhyun akan senang mendengarnya tapi ia tetap tidak ingin hal seperti itu terjadi.
-;-
Jam belajar Baekhyun sudah selesai lebih dulu daripada adik kelasnya, hari ini Kyungsoo tidak menemaninya karena tadi katanya ia sedang sakit perut karena memakan makanan basi yang masih tersimpan didalam kulkas.
Baekhyun keluar dari sekolahnya, berjalan menuju cafe, tempat biasa ia dengan Pak Chanyeol berbagi cerita.
Baekhyun melihat jam di layar ponsel pintarnya, masih 3 jam sampai Pak Chanyeol pulang dari sekolah, Baekhyun tersenyum ia akan menunggu Pak Chanyeol. 3 jam tidaklah lama jika menunggu orang yang di cinta.
Ia membuka aplikasi WhatsApp di ponsel pintarnya lalu mencari kontak Pak Chanyeol dan mulai mengirimkan pesan
WhatsApp Chat Room
(SirChanyeollie)
10.30
Baekhyunee : Pak Chanyeol, Baekkie ada di cafe nanti ketemu ya..
Setelah mengirimkan pesan ke Pak Chanyeol, Baekhyun memesan minuman sambil berselancar ria di media sosial.
Dari tempat duduk Baekhyun ia bisa melihat gerbang sekolahnya, jadi ia akan mengetahui apakah Pak Chanyeol sudah keluar atau belum
Mari kita lihat meja Baekhyun yang sudah dipenuhi dengan piring dan gelas kosong, saat ini hanya tersisa satu gelas yang berisi setengah susu strawberry, Baekhyun sudah menunggu selama 3 jam, tapi Pak Chanyeol belum muncul juga dari gerbang sekolah, ia juga belum membalas pesan Baekhyun.
Baekhyun menghela nafas dan meminum sedikit susu strawberry di gelasnya, 'mungkin beberapa menit lagi' pikir Baekhyun mencoba menenangkan hatinya yang sedikit gelisah.
Baekhyun terus menatap gerbang sekolah yang sudah mulai sepi, hanya beberapa anak kelas 10 dan 11 yang masih menunggu bus atau menunggu jemputan
Vroom Vroom
Sampai terdengar suara motor yang cukup keras sampai terdengar ke sebrang jalan, Baekhyun melhat Pak Chanyeol keluar dari gerbang sekolah dengan motor ninjanya, yang mulai berjalan meninggalkan sekolah tapi bukan menuju tempat Baekhyun saat ini namun berlawanan arah. Hati Baekhyun sedikit mencelos, buru-buru ia membuka ponsel pintarnya, membuka ruang obrolannya dengan Pak Chanyeol diaplikasi Whatsapp, ia melihat Pak Chanyeol sudah membacanya sejak 14:30.
Apakah ia lupa?
Mata Baekhyun terlihat sedikit memerah, Baekhyun beranjak dari tempat duduknya setelah menunggu Pak Chanyeol yang ia lihat pergi 20 menit yang lalu, barangkali Pak Chanyeol berbalik arah, tapi ternyata tidak, ia meletakkan uang pembayarannya diatas meja kemudian berdiri, berjalan meninggalkan cafe dengan tatapan kosong berjalan menuju rumahnya dengan perlahan.
-;-
Baekhyun duduk di ranjangnya setelah membersihkan diri, ia mengambil HP nya dan mulai mengirim pesan kepada Pak Chanyeol karena ia masih penasaran,
Whatsapp Chat Room
(Sir Chanyeollie)
Online
18.25
Baekhyunee : Selamat malam Pak Chanyeol.
read
Baekhyunee : Pak?
read
SirChanyeollie : Ada apa?
Baekhyunee : Bapak kenapa?
SirChanyeollie : Maksud kamu?
Baekhyunee : Tadi saya sapa, Bapak diam saja dan pesan saya cuma di baca
SirChanyeollie Ah maaf ya Baekhyun, saya harus mengerjakan rekap nilai kelas 11 dulu.
SirChanyeollie offline
Brugh
Baekhyun melemparkan HP nya kesembarang arah, ia mulai menidurkan badannya, membenamkan wajahnya di bantal dan beberapa detidetik kemudia terdengar isak tangis yang di tahan.
-;-
-PakChanyeol side-
'Huftt..' Pak Chanyeol menghela nafas panjang setelah meletakkan HP nya diatas meja ruang tamu. Ia menyenderkan tubuhnya pada sofa, baru saja ia menyelesaikan chatting dengan Baekhyun. Ah, Sehun sedang pulang ke rumah orang tuanya.
Sejujurnya Pak Chanyeol juga terlihat sedikit gusar, ia tidak ingin mengabaikan Baekhyun seperti ini, tapi itu harus ia lakukan ia tidak ingin membuat Baekhyun semakin mencintainya biarpun seringkali ia dengar Baekhyun berkata baik-baik saja, ia tahu dengan jelas bahwa Baekhyun tidak pernah merasa baik dengan memcintainya, ia pernah melihat Baekhyun menangis bahkan ikut menenangkan Baekhyun, ia pikir cara ini mungkin terlalu kejam, tapi harus ia lakukan, Baekhyun harus mencari bahagianya sendiri.
Pak Chanyeol membuka casing HP nya disitu ia menyelipkan sebuah surat, Pak Chanyeol mengambil dan membukanya, lalu mulai membaca lagi isi surat itu
"Pak saya tidak akan meminta maaf karena sudah dengan beraninya menyukai anda sebagai seorang pria.
Saya juga tidak perlu tahu apakah anda risih ketika tahu saya menyukai anda atau anda menyukainya, sejujurnya saya tidak butuh anda mengetahuinya.
Awalnya saya memang hanya main-main dengan anda, tapi saya tidak tahu kenapa dan dari mana rasa ini datang, rasa yang sesungguhnya ada diantara dua orang pasangan yang saling mencinta, sayang konteks kita berdua berbeda, saya mencintainya sebagai seorang kekasih pada umumnya sedangkan anda mencintai saya hanya sebatas orang tua di sekolah, hanya sebatas guru dan muridnya.
Apakah saya sakit? Jawaban orang diluar sana pasti bilang YA
Tapi untuk saya sendiri mencintai anda tidak membuat saya sakit sedikitpun.
Mengetahui orang yang saya cintai adalah seorang guru,
Mengetahui orang yang saya cintai ternyata memiliki umur yang cukup terpaut jauh
Mengetahui orang yang saya cintai ternyata adalah seorang pria dewasa yang sayangnya adalah orang yang mencintai anda juga seorang pria yang baru saja lulus SMA
Mengetahui orang yang saya cintai ternyata sudah memiliki seorang tunangan
Mengetahui orang yang saya cintai ternyata sangat mencintai tunangannya.
Saya akan mencoba baik-baik saja.
Mungkin ada suatu momen dimana saya cukup lelah dengan keadaan, tapi saya tetap tidak bisa berhenti untuk memikirkan Bapak, mencintai Bapak.
Anda sendiri sudah seperti udara yang harus selalu saya hirup setiap hari jika tidak maka saya akan mati.
Saya akan mencoba baik-baik saja Pak. Anda akan selalu menjadi kenangan yang saya simpan rapih di ruang khusus dalam hati saya. Mungkin pikir anda ini terdengar konyol tapi sungguh saya mencintai anda dengan sangat tulus. Dikehidupan selanjutnya saya tetap akan meminta seperti ini, saya yang tergila-gila dengan anda, saya yang mengejar-ngejar anda dan pada akhirnya kita tetap tidak akan bersatu, karena saya cukup bangga dengan cerita hidup saya ini.
Pak Chanyeol hiduplah bahagia dengan pilihan hati Bapak, tempat hati Bapak menaruh segala suka maupun duka. Saya harap anda akan selalu bahagia, maka saya akan ikut bahagia.
Pak Chanyeol kenyataan saya sangat berat dan sulit melepas Bapak
Tapi, jalan saya masih panjang didepan sana.
Sampai jumpa lagi Pak Chanyeol, saya mempunyai banyak kenangan dengan anda yang saya buat sendiri tapi ada beberapa bantuan dari anda hahaha.
Bye Sir, My Lovely Teacher."
Itu surat yang ditulis Baekhyun, yang mulai Pak Chanyeol simpan di tempat ia bisa menjangkau nya. Untuk selalu mengingatkan dia agar menjaga jarak dengan Baekhyun, sampai Baekhyun melupakannya.
Dia tidak ingin Baekhyun semakin sakit, biarpun Baekhyun berkata akan mencoba baik-baik saja. Ia tidak sekejam itu.
